SERBA SERBI PENGOBATAN DAUN SIRSAK
23 Manfaat Daun Sirsak Untuk Kesehatan dan Kecantikan!
Tahukah Anda?
Ternyata daun sirsak 10.000 kali lebih kuat kandungan dan kehasiatnya dari kemoterapi dalam mencegah dan mengobati penyakit kanker. Hal tersebut sudah dibuktikan berdasakan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan. Sekitar tahun 1965, berbagai studi para ilmuwan membuktikan bahwa kandungan daun sirsak memiliki khasiat yang lebih baik daripada kemoterapi, bahkan ekstrak tersebut bisa memperlambat pertumbuhan kanker. National Cancer Institute telah melakukan suatu penelitian ilmiah yang hasilnya menyatakan bahwa batang dan daun sirsak efektif untuk menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker dalam tubuh. Hal tersebut terjadi karena sangat tingginya senyawa proaktif dalam daun sirsak bagi tubuh kita. Senyawa tersebut merupakan senyawa yang jarang / susah ditemukan pada tumbuhan lain.
Bahkan negara Korea juga telah melakukan penelitian terhadap daun sirsak dan mereka menemukan senyawa kimia yang berperan selektif membunuh sel kanker usus besar serta 10.000 kali lebih berpotensi sebagai obat kemoterapi yang ditemukan dalam sirsak. Namun dibalik khasiatnya itu ternyata senyawa ini selektif memilih sel target kanker sehingga tidak merusak sel-sel yang sehat. [http://id.wikipedia.org/wiki/Sirsak]
Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh para ilmuwan tersebut diatas, akhirnya diketahui berbagai macam khasiat daun sirsak. Ingin tahu apa saja? silahkan simak berbagai macam manfaat daun sirsak bagi kesehatan berikut ini :
Beberapa Khasiat Daun Sirsak Untuk Kesehatan : 1. Mencegah dan Menyembuhkan Kanker
2. Mencegah dan menyembuhkan kanker payudara, prostat, paru-paru, pankreas 3. Mampu menghambat pertumbuhan bakteri jahat
4. Membantu menghambat mutasi gen
5. Membantu menghambat perkembangan virus 6. Membantu menghambat perkembangan parasit 7. Membantu menghambat pertumbuhan tumor 8. Membantu merileksasi otot
9. Sebagai obat anti kejang 10. Membantu meredakan nyeri 11. Mampu menekan peradangan 12. Menurunkan kadar gula darah 13. Menurunkan demam
16. Membantu menyehatkan jantung
17. Membantu meningkatkan produksi asi pada itu hamil 18. Membantu melebarkan pembuluh darah
19. Membunuh cacing parasait 20. Mengurangi stres
21. Menguatkan pencernaan dan meningkatkan nafsu makan 22. Menghambat pengkriputan kulit
23. Mengobati Bisulan
Cara Mengobati Penyakit Kanker dengan Daun Sirsak (dll) :
Sediakan 10 lembar daun sirsak yang sudah tua (berwarna hijau tua), kemudian rebus dengan 3 gelas air dan tunggu hingga tersisa 1 gelas. Setelah itu minumlah 2 kali per hari selama 2 minggu/sampai penyakit anda benar-benar sembuh. Untuk mengetahui apakah ada perkembangan atau tidaknya, silahkan anda lakukan konsultasi dengan dokter.
Cara Mengobati Luka Luar dengan Daun Sirsak (bisulan, bekas jatuh dsb.) :
Sediakan daun pisang secukupnya, kemudian tumbuk hingga halus, atau bisa juga diblender. Setelah itu tempelkan pada bagian tubuhh/kulit yang terlukan atau bisulan.
Bagaimana, luar biasa bukan? Bagi anda yang mempunyai anggota keluarga yang menderita penyakit kanker, mungkin terapi daun sirsak ini bisa menjadi solusi. Cobalah untuk rutin mengkonsumsi air rebusan daun sirsak, sambil melaukan pemeriksaan ke dokter agar anda dapat mengetahui bagaimana perkembangannya. Siapa tahu bisa sembuh tanpa biaya mahal.
MEMBUAT THE DAUN SIRSAK
Teh Daun Sirsak kini sudah banyak dikonsumsi untuk berbagai manfaat kesehatan terutama untuk melawan penyakit kanker. Khasiat Daun Sirsak dalam memerangi sel kanker sudah banyak dibuktikan melalui penelitian lokal maupun internasional. Dengan semakin terkenalnya manfaat daun sirsak ini, semakin banyak permintaan akan teh daun sirsak sehingga kini banyak teh daun sirsak yang beredar dipasaran bebas. Namun tahukah bahwa untuk membuat teh daun sirsak ini lumayan mudah. Berikut ini cara membuat teh daun sirsak untuk kanker
Seleksi daun sirsak, pilih daun sirsak yang tidak terlalu tua atau muda, pilih daun yang memiliki bentuk sempurna tanpa ada bekas gigitan ulat.
Cuci daun sirsak dengan air bersih agar kotoran yang menempel seperti tanah atau debu dapat hilang.
Setelah sisa air hilang, rajang atau potong-potong daun sirsak menjadi kecil-kecil. Hal ini bertujuan agar kandungan pada daun sirsak dapat keluar dengan mudah pada saat diseduh, dan membantu proses pengeringan agar lebih cepat.
Keringkan daun sirsak yang telah dirajang dengan cara dijemur pada matahari selama 3-4 hari sampai kandungan air tidak lebih dari 8 persen, Pastikan membolak-balik daun selama proses penjemuran agar daun kering secara merata. Bila ingin menggunakan oven, gunakan suhu 60 derajat Celcius selama 30 menit.
Teh daun sirsak telah siap untuk dikemas dan dikonsumsi.
Masukkan 2 sendok teh dalam 200ml air, tambahkan madu untuk menambah rasa
Kombinasikan Khasiat Daun Sirsak untuk Kanker!
Saat ini, beredar begitu banyak obat herbal yang dianggap memiliki khasiat anti-kanker. Hal tersebut mungkin membuat Anda bertanya-tanya herbal mana yang paling ampuh untuk membantu orang-orang tercinta Anda menang dalam pertempuran melawan kanker.
Sehubungan dengan penggunaan obat herbal, ada beberapa orang yang memilih mengombinasikan penggunaan herbal dengan obat medis. Tetapi ada pula yang merasa cemas mencoba pengobatan medis seperti operasi dan kemoterapi sehingga memutuskan hanya menggunakan obat-obatan alami berupa herbal.
Sebelum memutuskan mana yang terbaik bagi Anda dan keluarga Anda, penting untuk mengetahui cara kerja obat herbal pilihan Anda. Herbal dapat memerangi kanker secara langsung dan juga baik digunakan sebagai komplementer (pelengkap) pengobatan konvensional.
Herbal dapat meningkatkan kekebalan, mengurangi efek samping atau komplikasi penyakit dan pengobatannya serta meningkatkan kualitas hidup. Secara spesifik, ada 2 herbal yang belakangan ini begitu banyak dicari oleh orang-orang yang mencari alternatif pengobatan kanker karena dikabarkan ampuh untuk melawan berbagai jenis kanker.
Khasiat Daun Sirsak dan Sarang Semut
Dokter sekaligus herbalis dr. Paulus Wahyudi Halim menyatakan pendapatnya di majalah Trubus sehubungan dengan pengobatan kanker, "Tak ada peluru ajaib untuk menembak kanker. Tanaman obat harus campuran sehingga sinergis dan hasilnya maksimal. Sinergisme juga menetralisir efek samping."
Dari kutipan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengobatan secara alternatif akan lebih efektif jika mengonsumsi herbal yang sinergis sehingga saling melengkapi dalam membantu pengobatan.
Sarang Semut dan Daun Sirsak sangat bagus jika digunakan secara bersamaan untuk saling melengkapi dalam membantu pengobatan kanker. Cara kerja kedua herbal yang sinergis ini dapat membantu efektifitas pengobatan yang Anda atau keluarga Anda jalani. Berikut ini paparan mengenai bagaimana khasiat Sarang Semut dan khasiat Daun Sirsak bekerja sama dalam melawan kanker.
Sejak tahun 2006 herbal Sarang Semut sudah digunakan oleh ribuan orang untuk membantu pengobatan berbagai jenis kanker, dan khasiatnya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, baik sebagai herbal tunggal maupun pelengkap.
Rata-rata, mereka yang menggunakan herbal ini merasakan perbaikan-perbaikan yang signifikan dalam waktu satu sampai dua bulan penggunaan saja.
Jenis Sarang Semut yang sering dipakai sebagai obat tradisional adalah: Hydnophytum Formicarum Myrmecodia tuberosa, Myrmecodia Pendans (semut genus Ochetellus). Di Indonesia hanya kapsul ekstrak kering atau campuran ekstrak kental dengan bahan pengering yang diizinkan POM untuk dijual.
Kapsul bubuk kering tanpa proses ekstraksi berbahaya lantaran senyawa-senyawa aktif di dalam kapsul tidak dengan serta merta terlepas di lambung atau usus sehingga ada ampas yang menyebabkan hati dan ginjal bekerja ekstra keras untuk detoksifikasi.
Penggunaan dalam waktu lama dapat mengakibatkan kerusakan pada hati dan ginjal. Kalau sudah diekstrak, senyawa aktifnya mudah terlepas dan diserap usus sehingga aman bagi hati dan ginjal.
Senyawa aktif yang sudah berhasil diidentifikasi antara lain adalah flavonoid glikosida, tanin, stigmasterol, dan inhibitor histone deacetylase (HDAC). Senyawa-senyawa itu memang dikenal luas sebagai golongan senyawa anti-kanker.
Diduga kuat flavonoid glikosida dan stigmasterol berperan dalam mekanisme sitotoksik sedangkan tanin lebih mengarah ke induksi apoptosis. Sarang Semut juga menghambat enzim xantin oksidase sehingga tak terjadi radikal bebas.
Enzim lain yang dapat dihambat agar tidak kelebihan produksi antaran lain dismutase, glutation, dan reduktase. Dismutase berlebih misalnya menyebabkan organ hati gagal mendetoksifikasi racun. Dampaknya hati terserang lever atau kanker hati.
Sebagai herbal pelengkap Sarang Semut, dilaporkan khasiat daun Sirsak bersifat kemoterapi tetapi dengan kekuatan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan kemoterapi konvensional.
Menurut dr. Sidi Aritjahja, dokter yang juga herbalis di Yogyakarta, sebaiknya daun Sirsak untuk kanker diresepkan bukan dalam bentuk tunggal.
Daun Sirsak bersifat asam. Jika diberikan kepada pasien kanker yang kondisi tubuhnya sedang lemah, dikhawatirkan dapat merusak dan memperparah kondisi lambung karena keasamannya meningkat.
Bagus jika dipadukan dengan herbal yang dapat melindungi dinding lambung dari keasaman tinggi. Dalam hal ini Sarang Semut berperan besar dalam melindungi lambung dari keasaman daun Sirsak.
Khasiat daun Sirsak melawan kanker dikarenakan senyawa aktifnya yaitu acetogenins. Acetogenins hanya menyerang sel kanker dengan menghambat ATP (adenonsina trifosfat) yang memberi energi pada sel kanker. Dampaknya, mitosis atau pembelahan sel kanker terhambat.
Sel kanker membelah sangat cepat yakni setiap 2-5 jam, sedangkan sel normal 7-14 hari. Pembelahan cepat memerlukan energi besar dari ATP. Jika pasokan energi berkurang akibat ATP terhambat, maka aktivitas sel kanker melamban dan terjadi apoptosis alias program bunuh diri sel.
Padukan Khasiat Daun Sirsak dengan Sarang Semut
Dari paparan di atas, khasiat Sarang Semut dan khasiat daun Sirsak jika digunakan secara sinergis akan memiliki kekuatan yang sangat besar dalam menggempur sel-sel kanker dan mencegahnya untuk tumbuh kembali.
Para pengguna daun Sirsak melaporkan merasa panas di seluruh tubuh selama beberapa hari pertama menggunakan herbal tersebut. Sarang Semut dapat mengurangi efek samping tersebut.
Mereka yang mengonsumsi Sarang Semut melaporkan mengalami efek-efek positif seperti berkurangnya rasa lelah, menambah kebugaran, meningkatkan nafsu makan, mengurangi komplikasi terhadap organ lain, dan membuat tidur lebih nyenyak karena radang dan demam terkendali.
Obat herbal sifatnya individual. Jadi efek dan khasiat yang dirasakan berbeda-beda dari orang yang satu dengan yang lainnya. Setelah memilih herbal yang paling tepat, konsumsilah teratur dan konsisten.
Jangan berharap kesembuhan dalam hitungan hari. Walau ada testimoni spektakuler yang sembuh hanya dalam beberapa hari. Khasiat satu herbal belum tentu berlaku sama bagi setiap orang.
Dalam penyembuhan, herbal memperbaiki sistem metabolisme tubuh secara keseluruhan. Dampaknya memerlukan waktu lebih lama dibandingkan dengan obat-obatan konvensional.
Oleh karena itu, jangan berganti-ganti herbal secara cepat. Perkembangan penyakit perlu dimonitor terus dalam 1-3 bulan. Bila tidak ada perkembangan berarti, baru beralih ke herbal atau sistem pengobatan lain.
Pilihan yang cocok bergantung pada jenis penyakit, kondisi awal penyakit, kecocokan dan keamanan obat-obatan herbal. Selain khasiat dari obat-obatan herbal itu sendiri, banyak faktor lain yang juga memiliki andil dalam menentukan sukses tidaknya suatu pengobatan alternatif yaitu sikap, gaya hidup, dan kondisi kejiwaan.