PEUBAH KUALITAS AIR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) DI TAMBAK TANAH SULFAT MASAM KECAMATAN ANGKONA KABUPATEN LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari tiga siklus budidaya menunjukkan bahwa bibit rumput laut hasil kultur jaringan memiliki performa pertumbuhan, produksi, dan kandungan agar yang lebih tinggi
Berdasarkan kriteria kelayakan lahan tambak t anah sulfat m asam di Malili, Luwu Tim ur, Sulawesi Selatan didapatkan potensi lahan pert am bakan seluas 5.617,9 ha dan yang
Rumput laut yang telah direndam pada pupuk organik dan telah diaklimatiasi di tambak kemudian dilakukan perbanyakan pada waring berukuran 3x3x1 m yang ditancapkan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zat hara yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut Gracilaria verucosa hasil kultur jaringan pada beberapa
Faktor- faktor dalam budidaya rumput laut adalah pemilihan lokasi yang memenuhi persyaratan budidaya, penyediaan bibit yang baik dan cara pembibitan, metode
Kesimpulan kegiatan ini adalah pengetahuan dan teknologi budidaya Gracilaria sp di tambak telah diintroduksi ke masyarakat dan pembudidaya rumput laut di Desa Kaung..
Hasil nilai perhitungan matriks kelayakan lahan tambak di Kecamatan Sinjai Utara untuk budidaya rumput laut Gracilaria sp diketahui bahwa pada stasiun I yakni tambak
+ 62 411 37154 E-mail: [email protected] Tersedia online di: http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jra ESTIMASI KEBUTUHAN KAPUR UNTUK TAMBAK TANAH SULFAT MASAM TSM DI