• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERMASALAHAN HUKUM DI PENGADILAN TATA US

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERMASALAHAN HUKUM DI PENGADILAN TATA US"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PERMASALAHAN HUKUM DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA

SEWILAYAH HUKUM PENGADILAN TINGGI TUN MAKASSAR

BAHAN RAKERNAS MAHKAMAH AGUNG RI DENGAN EMPAT PERADILAN DI BAWAHNYA

PTUN MAKASSAR

No.

PERMASALAHAN

USUL PEMECAHAN MASALAH

PEMECAHAN MASALAH OLEH

MA - RI

1

Perihal : Permasalahan Penyelesaian Sengketa

Pemilukada di PTUN.

Sejak terbitnya SEMA No.7/2010 ttg Petunjuk Teknis Sengketa Pemilukada, kasus2 pemilu-kada yg menyangkut administratif dapat diajukan ke PTUN lagi.

Permasalahan :

a. Masalah tenggang waktu pengajuan gugatan sengketa pemilukada di PTUN yg mengikuti ketentuan Pasal 55 UU Peratun (90 hari) dan penyelesaian perkara 6 bulan (SEMA No.6/1996) dirasakan terlalu lama dan sering menimbulkan masalah, misalnya proses pemilukada sudah selesai dan hasilnya sudah ditetapkan, ternyata baru muncul gugatan di : PTUN dan proses penyelesai-annya menunggu putusan "inkrachf' sampai ber-tahun2.

Dalam hal ada gugatan menyangkut administrasi

Mengingat Pilkades tidak termasuk kriteria UU Pemilu yang diikuti oleh Parpol, maka harus diperjelas (dalam SEMA/Juklak) apakah sengketa

hasil Pilkades dipersamakan dengan sengketa Pemilukada yang menjadi wewenang MK, atau wewenang PTUN, atau Peradilan Umum sbg perbuatan melawan hukum.

1.

a. Setuju usulan pemecahan segera

dipergas lagi penyelesaian

seng-keta terkait menjadi wewenang

dalam Peradilan yang mana

(Mahkamah

Konstitusi,

Pengadilan Tata Usaha Negara

atau Pengadilan Negeri)

(2)

2.

pemilukada (mis : penolakan bakal calon oleh KPUD) tetapi gugatan baru didaftarkan ke PTUN setelah pemilukada selesai dan telah ditetapkan calon terpilih hasil penghitungan suara, apakah gugatan tsb patut di- dismissal atau tetap diterima? Jika diterima, pada umumnya gugatan/putusan PTUN akan sia2 (diabaikan) krn hasil pemilukada sudah ditetapkan.

c. Penetapan schorsing PTUN untuk menunda proses

pemilukada sering diabaikan oleh KPUD dengan alasan selain akan menghambat jadwal pemilukada, Juga putusan PTUN belum inkracht (karena diajukan banding, kasasi, PK dsb yg cukup lama). Akibatnya penetapan/putusan PTUN akan sia-sia saja. Bagaimana jalan keluarnya ?

Perihal: Sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di dalam SEMA No.7/2010 tidak disebutkan tentang wewenang mengadili gugatan/sengketa yg menyangkut hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), yg tidak termasuk kriteria Pemilu/Pemilukada yang diikuti oleh Parpol, apakah dipersamakan dengan sengketa Pemilukada

Menurut Juklak MARl No.41/Td.TUN/VII/1996 angka V, dalam hal diajukan gugatan terhadap sertipikat ganda (aspal), Hakim TUN tidak harus

menunggu penyelesaian perkara

Perdata/pidananya, melainkan dapat langsung

b. Dapat diajukan gugatan ganti

rugi/Perbuatan

Melawan

Hukum di Pengadilan Negeri.

c. Penundaan/schorsing

seyogyanya

tidak

perlu

dilakukan,

karena

terkait

Kepentingan Umum yang lebih

dominan.

(3)

3.

Daerah (Gubernur, Bupati/Walikota), ada 2 jenis:

a. SK Pegawai Negeri Sipil Daerah yang diangkatl

diberhentikan oleh Kepala Daerah ; dan

b. SK Jabatan Politis tertentu seperti Ketua DPRD yang

ditetapkan oleh DPRD dan disahkan/diberhentikan

dengan SK Kepala Daerah.

Apakah sengketa tersebut termasuk yang dapat diajukan

kasasi atau bukan

?

Perihal: Soft Copy Putusan Kasasi/PK

Berdasarkan S.E. Tuada Uldiltun MARl tgl.

12

Juli

010

No.43/Td.TUN/VII/2010, pengiriman berkas perkara dan

salinan putusan Pengadilan Tkt Pertama dan Banding

ke MARl diharuskan.

memberikan putusan tentang sah/batal atau tidaknya penerbitan sertifikat tsb.

Menurut ketentuan Pasal 45-A huruf (c), perkara

TUN yg obyek gugatannya berupa keputusan

pejabat daerah yg jangkauannya berlaku di

wilayah daerah ybs, adalah termasuk perkara yg

tidak bisa kasasi.

Demi kepastian hukum dan agar tidak menim-

bulkan multi tafsir, seharusnya dibuat kriteria

yang jelas (bukan "grey area') mengenai perkara

yang dimaksud oleh Pasal 45-A UU No.5/2004.

Mengingat bahwa satker yg mengeluarkan

salinan putusan kasasi/PK kpd para pihak

adalah Pengadilan Tkt Pertama, maka untuk

keperluan pengecekan dan menghindari

kemungkinan

4. –Untuk memperbanyak putusan

maka Mahkamah Agung cukup

dengan

cara

memfotocopy

putusan aslinya, dan salinan

tersebut

dilakukan

(4)

menyertakan soft copy/CD, sedangkan untuk

pengiriman salinan putusan kasasi/PK dari MARl

ke Pengadilan Tkt Pertama tidak disertakan soft

copy/ CD dimaksud

adanya kekeliruan/kekurangan/ pemalsuan pada

isi salinan putusan kasasi/PK yg dikirim oleh

Mahkamah Agung ke Peradilan Tingkat

Pertama,

dipandang perlu disertakan soft copy/CD ROM

(5)

PTUN PALU

No.

PERMASALAHAN

USUL PEMECAHAN MASALAH

PEMECAHAN MASALAH OLEH

MA - RI

1

2

Komponen atau rincian biaya yang harus dimasukkan

dalam acara sidang pemeriksaan setempat/lokasi (PS)

perlu dipertegas. Menurut TIM badan pemeriksa

Mahkamah Agung RI pada Pengawasan Audit Kinerja

Tanggal 27 Agustus 2012 di PTUN Palu, bahwa uang saku

tidak boleh dimasukkan sebagai biaya pemeriksaan

setempat

Kewenangan Pengadilan Tinggi Tata Usaga Negara sesuai dengan Pasal 51 ayat 3 UU nomor 5 Tahun 1986 agar dialihkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara sebagai Pengadilan tingkat pertama mengingat semakin banyaknya sengketa kepegawaian didaerah, dan juga dihubungkan dengan asas cepat, biaya ringan dan mudah dalam pemeriksaan perkara/sengketa tata usaha negara

Pemeriksaan setempat disamakan dengan

perjalanan dinas pegawai sehingga biaya yang

ditimbulkan disesuaikan dengan peraturan

tentang perjalanan Dinas Pejabat Negara dan

Pegawai dan Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 36/PMK.02/2012 Tentang Perubahan

atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor

84/PMK.02/2011 tentang Standar Biaya Tahun

2012

Revisi undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986

pasal 51 ayat 3.

1.Tidak boleh dimasukkan dalam

komponen

biaya

pemeriksaan

setempat.

2. Supaya tetap di pedomani tahapan

“Keberatan”

dan

“Banding

administrasi”

Ilustrasi:

(6)

PTUN KENDARI

No.

PERMASALAHAN

USUL PEMECAHAN MASALAH

PEMECAHAN MASALAH OLEH

MA - RI

1

Perkara No. 15/G.TUN/2010/PTUN-KDI, Dalam putusan

TK.I dinyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima.

Dalam Tingkat Banding NO.03/B.TUN/2011/PTTUN MKS

amarnya menguatkan putusan TK I

Dalam Tin kat Kasasi No 190K/TUN/2011 dikeluarkan

putusan sela marnya berbunyi sebagai berikut :

Mengadili :

1. Memerintahkan PTUN Kendari untuk membuka

kembali persidangan dalam perkara ini selanjutnya

memutuskan pokok perkara.

2. Memerintahkan PTUN Kendari untuk mengirimkan

kembali berkas perkara itu ke MARI.

Atas dasar putusan sela tersebut, majelis hakim yang

sama dalam TK.I menjatuhkan putusan baru intinya

gugatan tidak dapat diterima.

Selanjutnya atas dasar putusan baru tersebut pihak

penggugat mengajukan upaya banding, Sekarang dalam

proses sebelum berkas dikirim ke Pengadilan Tinggi TUN

PTTUN Makassar seperti proses banding

biasa)

3.

Penulisan/pencatatan buku register keuangan

sudah ditutup pada TK i dan TK Banding ,

sehingga biaya TK.I dan TK

Banding yang baru diajukan penggugat

harus dicatat dimana

?

4. Pelaporan perkara bersangkutan sudah

dinyatakan putus, bagaimana pencatatannya

dalam register ?

(sementara dicatat dikolom tambahan)

1.Sudah benar berkas perkara di

kirim ke PT karena banding setelah

substansi

diperiksa,

walaupun

putusan tetap NO.

Walaupun

ada

amar

“memerintahkan

untuk

mengirimkan kembali berkas ke

MA’ , maka idealnya putusan

terhadap pokok perkara juga harus

diperiksa oleh pengadilan tingkat

banding sehingga hal tersebut tidak

melanggar

asas

pemeriksaan

peradilan dua tingkat.

2.Tidak masalah,karena sejak ada

Putusan Mahkamah Agung

diterima

oleh

Pengadilan

Pengaju maka PTUN membuka

register lagi

(7)

4.

PTUN JAYAPURA :

No.

PERMASALAHAN

USUL PEMECAHAN MASALAH

PEMECAHAN MASALAH OLEH

MA - RI

1

2

Pengamanan siding dalam perkara di Jayapura

perluditambahkan biaya dalam DIPA, karena tingkat

kerawanan dalam persidangan terkait dengan perkara

Pemilukada rupiah) sangat tinggi .

Mengenai penanganan sengketa Pemilukada, sampai

dimana kewenangan PTUN (Pasal 2 huruf (g) UU

No.9Tahun 2004 Jo. SEMA No. 7 Tahun 2010) agar tidak

bersinggungan dengan kewenangan MK? Karena dalam

Putusannya MK juga mempertimbangkan tahapan-tahapan

Pemilukada sebelum pemungutan dan perhitungan suara?

Sedangkan Putusan MK bersifat final dan mengikat. Dan

apakah PTUN dapat memeriksa sengketa Pemilukada

yang mana sengketa tersebut juga sedang diperiksa di MK

berkaitan dengan kewenangan penyelenggaraannya?

Contoh PemiluGubernur dan Wakil Gubernur Provinsi

Papua;

Untuk biaya pengamanan di Jayapura diusulkan

nimimal sejumlah Rp. 100.000,- (Seratus juta

rupiah)

1. SEMA No.7 Thun 2010 ditinjau kembali

dan dibuat aturan baru dan terkini untuk

memperjelas batasan-batasan

kewenangan penanganan sengketa

Pemilukada.

2. SEMA No.7 Tahun 2010 dicabut dan

pemeriksaan sengketa pemilukada

dihapus/dikecualikan dari kewenangan

PTUN.

> Sesuaikan dengan Pagu/ Besaran

Anggaran dalam DIPA.

-Setuju dengan jawaban PTTUN

Makasar

(8)

3

4

5

Berdasarkan Ketentuan Pasal 85 ayat (4) Undang-Undang

Nomor 5 Tahun 1986 Haim Ketua Majelis telah mengirimkan bukti surat suatu perkara ke Penyidik (polda Papua) terkait dengan adanya dugaan pemalsuan bukti surat dan menunda persidangan sampai adanya Putusan Pidana yang berkekuatan hokum tetap. Namun telah lewat 2 (dua) tahun sejak dikirimkannya surat tersebut belum ada pemberitahuan resmi dari pihak penyidik menyangkut tindak lanjut pemeriksaan surat tersebut.

Apakah Pengadilan TUN dapat mengajukan pemeriksaan perkara tanpa menunggu Putusan Pidana terhadap surat bukti tersebut agar pemeriksaan dan penyelesaian perkara tersebut tidak berlarut-Iarut?

Buku Register Perkara tahun 2012 yang tercetak dan dibagikan ke PTUN Jayapura ukuran tabelnya tidak proporsional sehingga petugas pencatat register kesulitan dalam mencatat buku register;

Ketentuan Pasal 63 ayat (2) huruf a menyangkut batas waktu pemeriksaan persiapan dibatasi 30 (tiga puluh) hari saja. Disisi lain dalam wilayah hokum PTUN Jayapura ada banyak Kabupaten yang bar dimekarkan sebagian besar

Pengadilan perlu menyurat kepada pihak penyidik untuk menanyakan tindak lanjut pemeriksaan perkara yang dilimpahkan dan tetap menunggu sampai pemeriksaan perkara pidananya selesai atau telah ada Putusan Pidana yang berkekuatan uokum tetap kemudian pemeriksaan perkara tersebut dilanjutkan oleh Pengadilan TUN.

Untuk buku register tahun 2013 perlu diperhatikan ukuran table/kolom agar sesuai/proporsional.

Penentuan batas I tenggang· waktu pemeriksaan persiapan dan pengiriman surat panggilan perlu ditentukan secara kasuistis namun tetap

Setuju usulan Pemecahan kalau perlu

diberi Kode Tertentu untuk Mendapat

Perhatian Pihak Terkait.

-Penerpannya

Kasuistis,

bila

itu

merupakan satu-satunya bukti maka

ditunggu.

Acc.

Untuk

dibiicarakan

dalam

BINTEK.

-Tetap berlaku batas waktu 30 hari

karena hal tersebut merupakan batas

(9)

6

berada diwilayah pegunungan yang belum memiliki Kantor

Pos sehingga pengiriman surat panggilan kepada para

pihak terutama pihak Tergugat (Badan/Pejabat TUN)

dapat memakan waktu lebih dari 30 hari. Apakah

ketentuan pasal 63 ayat (2) huruf a ini mutlak dilaksanakan

meski dalam kondisi seperti di wilayah hokum PTUN

Jayapura ataukah perlu disesuaikan?

Terhadap Penetapan Penundaan yang dikeluarkan pada

Pengadilan Tingkat Pertama khususnya dalam sengketa

pertanahan. Dalam beberapa kasus di PTUN Jayapura,

sering pihak Tergugat (Kantor Pertanahan) mencatat

adanya Penetapan Penundaan yang dikeluarkan oleh

PTUN dalam warkah tanah.

Apabila para pihak mengajukan upaya hukum sampai

pada tingkat Kasasi atau PK, Penetapan Penundaan

tersebut tidak dipertimbangkan lagi oleh Majelis Hakim

tingkat Kasasi atau PK, hal ini berdampak pada

mengambangnya status penundaan yang telah tercatat

dalam warkah (akibatnya Sertifikat dalam keadaan status

quo tanpa batas waktu yang jelas).

Bagaimana sikap Pengadilan Tingkat Pertama jika pihak

mengedepankan asas sederhana, cepat dan

biaya ringan dalampemeriksaan perkara.

1. Dalam Putusan MA, perlu dipertimbangkan

dalam pertimbangan hokum menyangkut

Penetapan Penundaan yang telah

dikeluarkan oleh Pengadilan Tingkat I atau ;

2. Pengadilan mengeluarkan surat keterangan

yang dikirimkan kepada pihak Tergugat

yang intinya menyatakan bahwa Penetapan

Penundaan secara otomatis tidak berlaku

ketika telah ada Putusan yang Berkekuatan

Hukum Tetap (in kracht);

1. Putusan Penundaan apabila

dikabulkan berlaku terus hingga

putusan “”BHT” demikian juga

sebaliknya.

2. Usul adanya surat keterangan

(10)

7

Tergugat meminta adanya ketegasan dalam Putusan

Kasasi atau PK terhadap Penetapan Penundaan yang

telah dikeluarkan?

Pada sengketa Tahapan Pemilukada dalam beberapa

perkara di PTUN, setelah adanya Putusan Tingkat

Pertama yang memenangkan Pihak Penggugat pihak

Tergugat (KPU Provinsi/Kabupaten/Kota) sebagai pihak

yang kalah mengajukan upaya hukum (Banding/Kasasi).

Namun di samping mengajukan upaya hukum pihak

Tergugat tetap melanjutkan tahapan Pemilukada sampai

dengan ditetapkannya Gubernur atau BupatiIWalikota

terpilih tanpa menunggu Putusan Peradilan TUN yang

berkekuatan hukum tetap. Setelah ada Putusan Peradilan

TUN yang berkekuatan hukum tetap yang memenangkan

pihak Penggugat selanjutnya pihak Penggugat memohon

Penetapan Eksekusi.

Apakah terhadap permohonan Eksekusi Pihak Penggugat

dapat ditindaklanjuti oleh PTUN walaupun telah ada

Kandidat lain yang telah terpilih dan ditetapkan oleh

T ergugat (KPU)?

PTUN harus menindaklanjuti permohonan

Eksekusi tersebut dengan mengeluarkan

Penetapan Eksekusi sebagaimana dimaksud

dalam Pasal 116 Undang-Undang Nomor 51

Tahun 2009;

-Sudah beberapa putusan MA

tentang

kasus

Sengketa

(11)

PTUN MANADO.

No.

PERMASALAHAN

USUL PEMECAHAN MASALAH

PEMECAHAN MASALAH OLEH

MA - RI

1

Dalam berkas perkara Kasasi dan PK yang dikirimkan

kembali oleh MARl ke Pengadilan Pengaju, tidak atau

Putusan PK. melampirkan Soft Copy untuk Putusan Kasasi atau Putusan PK ; Yang ada hanya Kasasi atau PK

putusan yang sudah di print dan dijilid ;

Penerapan Pasal 117 UU No. 9 Tahun 2004 ; Dimana

tidak ada kemauan dari Tergugat yang kalah untuk

melaksanakan putusan yang telah mempunyai kekuatan

hukum tetap ;

Masalahnya :

Bahwa Penetapan Ketua tersebut dapat diajukan oleh

Penggugat atau Tergugat kepada MARl untuk dimintakan

Penetapan Kembali.

Mohon dikirimkan Soft Copy untuk putusan

Kasasi atau Putusan PK.

Ketua Pengadilan TUN yang bersangkutan

memanggil Pihak Penggugat dan Tergugat dan

memberikan penjelasan ; Akan tetapi bila tidak

tercapai kata sepakat, maka Ketua tersebut

tetap membuatkan Penetapan yang menentukan

jumlah uang atau kompensasi lainnya ;

1. Sebaiknya Penetapan dari Ketua PTUN

tersebut, oleh Ketua yang bersangkutan

juga memintakan kepada MARl untuk

dikuatkan atau disetujui, kemudian

dilaksanakan oleh Tergugat ;

Atau Klausal bunyi pasal 117 ayat 5

tersebut, dihilangkan / dihapus saja ;

-Soft copy tidak perlu dikirim ke

Pengadilan

Pengaju,

karena

Mahkamah

Agung

telah

mengirimkan salinan putusan yang

disahkan oleh Panitera Muda.

(12)

PTUN AMBON

No.

PERMASALAHAN

USUL PEMECAHAN MASALAH

PEMECAHAN MASALAH OLEH

MA - RI

1

2

3

Pada Kepaniteraan Hukum PTUN Ambon belum

tersedianya fasilitas-fasilitas penunjang dalam proses

penyimpanan dan penataan arsip berkas perkara in-aktif

antara lain:

- Tidak tersedianya ruangan penyimpanan arsip

berkas perkara in-aktif;

- Tidak tersedianya rak/lemari penyimpanan/

penataan arsip berkas perkara in-aktif ;

Belum adanya buku register Induk pengaduan, register

Induk informasi, buku bantu penerimaan surat kuasa,

pengaduan, dan informasi;

Dengan adanya proses Upload data Putusan melalui

Website yang dilaksanakan oleh Mahkamah Agung RI

pada Direktori putusan Mahkamah Agung RI, maka secara

tidak langsung para Pihak dapat mengetahuinya, namun

Untuk mencapai sasaran yang diharapkan

dalam proses proses penyimpanan dan

penataan arsip berkas perkara in-aktif perkara

in-aktif, maka sangat diperlukan ruangan

penyimpanan arsip dan rakJlemari yang layak

dan diharapkan agar realisasi anggaran dapat

disesuaikan dengan usul perencanaan yang

disampaikan oleh PTUN Ambon;

Pengadaan buku-buku register tersebut perlu

diadakan untuk kelancaran pelaksanaan tugas

dalam rangka pencapaian tujuan yang

diharapkan;

Dimohonkan agar perkara-perkara yang telah

diputus, proses pengirimannya dapat dipercepat

sehingga para pihak yang berperkara tidak

terlalu lama menunggu dan bertanya - tanya

tentang keberadaan perkara tersebut ;

Acc

Acc.

(13)

4

5

proses pengiriman berkas perkara Salinan putusan

tersebut ke Pengadilan pengaju sering terlambat,

mengakibatkan para Pihak sering bertanya, bahkan meminta

pendapat hukum tentang keberadaan Amar putusan yang

ada pada Direktori putusan Mahkamah Agung RI tersebut.

Belum tersedianya Register Induk Perkara Kasasi dan

Register Induk perkara Peninjauan Kembali untuk tahun 2012

sampai dengan saat ini, walaupun telah disurati

keMahkamah Agung RI dengan surat tertanggal 08 Februari

2012 Nomor : W4-TUN3/143/PL.01.10/1l1 2012 sehingga

proses pengisian data tersebut masih mempergunakan buku

bantu.

Pemohon Peninjauan Kembali

I

Termohon Peninjauan

Kembali kadang kala mengirimkan Memori

I

Kontra

Memori melalui Pos, tanpa disertai dengan Soft Copynya

sehingga menyulitkan kami dalam membuat Tanda Terima

maupun melampirkan Soft Copy dalam berkas untuk

dikirimkan ke Mahkamah Agung RI

Untuk mempermudah proses pengisian data-data

yang berkaitan dengan perkara Kasasi maupun

Peninjauan Kembali maka buku-buku Induk

tersebut perlu direalisasikan sesuai kebutuhan.

Perlu adanya petunjuk pelaksanaan tentang tata

cara penerimaan memori atau kontra memori

yang . diajukan melalui Kantor Pos untuk

mempermudah petugas meja III dalam

pembuatan tanda terima dan bagaimana jika soft

copy tidak dilampirkan oleh Pemohon atau

Acc.

(14)

Termohon saat pengiriman memori/kontra memori

melalui Kantor Pos tersebut.

Makassar, 17 September 2012

KETUA :

TTD.

IAMAIL BATUIRANTE, SH. MH.

Referensi

Dokumen terkait

Setelah melihat cara kerja masing-masing serangan, dapat disimpulkan bahwa kata sandi yang kuat adalah kata sandi yang cukup panjang, menggunakan kombinasi setidaknya

Krisis global dan krisis Yunani berpengaruh contagion berpotensi muncul pasar dengan dua cara utama yaitu ekspor negara-negara emerging market turun menjadi negara maju

(Sugiyono,2009).Data primer dalam penelitian ini yaitu pengetahuan ibu hamil dan paritas yang diperoleh dari jawaban kuesioner tentang kunjungan ibu hamil. b) Sumber sekunder

Berdasarkan uraian di atas dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pelumuran pasta kunyit pada permukaan daging sapi terhadap total bakteri proteolitik, pH, kadar

Kapital (dana) boleh dikata adalah “darah” bagi bisnis. Kekurangan kapital akan menyebabkan bisnis lesu. Oleh karena itu, uang harus dikelola dengan benar agar bisnis dapat

Terdapat beberapa tahapan dalam membuat aplikasi media interaksi dengan deteksi wajah dan kedip mata. Gambar 2 menjelaskan mengenai tahapan tersebut. Alur

Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan bermakna antara asupan sugar-sweetened beverages dengan indeks massa tubuh pada anak usia

5 Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari dan data sekunder, dimana data primer didapatkan dari wawancara dengan pengunjung, unit usaha, tenaga kerja,