1. Pengertian Umum Energi
2. Permasalahan di Bidang Energi
3. Energi Baru dan Terbarukan (EBT) : • Energi Biofuel
• Energi Biomassa • Energi Panas Bumi • Energi Air
• Energi Surya
• Energi Pasang Surut • Energi Ombak
• Energi Angin • Energi Osmosis • Energi Magnet • Energi Gravitasi • Energi Radiasi
4. Dasar Konversi Energi
Energi dari
Magnet Tetap
Energi dari
Energi yang tersimpan pada batang magnet
• Magnet : benda (logam) yang bisa menarik benda
(logam tertentu) lainnya.
• Bahan feromagnetik : bahan ditarik magnet dengan
kuat. Contoh: besi, baja, besi silikon, nikel, kobalt.
• Bahan non magnetik :
a. Paramagnetik : bahan ditarik sangat lemah oleh magnet. Contoh: alumunium, magnesium, wolfram, platina dan kayu.
b. Diamagnetik : bahan ditolak oleh magnet. Contoh: Bismuth, tembaga, emas, perak, seng, garam
Jenis Magnet
1. Magnet Permanen Campuran : sifatnya keras dan memiliki gaya tarik sangat kuat. Magnet permanen campuran dibagi menjadi: 1. Magnet alcomax : dibuat dari campuran besi dan almunium 2. Magnet alnico : dibuat dari campuran besi dengan nikel 3. Magnet ticonal : dibuat dari campuran besi dengan kobalt 2. Magnet Permanen Keramik : disebut magnadur, terbuat dari
serbuk ferit, bersifat keras, memiliki gaya tarik kuat.
3. Magnet Besi Lunak : disebut stalloy, terbuat dari 96% besi dan 4% silicon. Sifat kemagnetannya sementara.
Alcomax
Alnico
Ticonal
Prinsip Magnetisme
• Magnetisme : fenomena di mana material mengeluarkan gaya menarik atau menolak pada material lainnya.
• Nyaris seluruh material yang ada di dunia terpengaruh walaupun sedikit saja oleh kehadiran medan magnet,
meskipun dalam kebanyakan kasus pengaruhnya sangat kecil. • Magnetisme terlihat ketika partikel bermuatan dalam gerak.
Ketika sebuah partikel bermuatan bergerak melalui sebuah medan magnet B, dia merasakan sebuah gaya
F diberikan oleh perkalian silang:
di mana q = muatan listrik dari partikel, = vektor kecepatan
Prinsip Pemanfaatan Magnetisme
1. Memanfaatkan efek
gaya
untuk menghasilkan
gerak
mekanik (motor).
2. Memanfaatkan
gaya
gerak dan medan magnet untuk
membangkitkan energi
listrik
.
Magnet Sebagai Sumber EBT
1. Sumber energi primer yang ajeg, gratis dan tahan
lama (hingga 400 tahun).
2. Ramah lingkungan.
3. Tidak terpengaruh cuaca.
4. Bentuknya ringkas.
5. Tidak memerlukan perawatan yang rumit.
Magnet berpotensi besar menjadi sumber primer
Beberapa Hasil Penelitian
• Peneliti Pakistan Wasif Kahloon pada 2014 membuat
purwarupa mesin PLTMn dengan menggunakan magnet
neodymium dan berhasil membangkitkan listrik hingga 3,5 kW segera dipasarkan !
• Prinsip kerja : menyusun
magnet tetap dengan susunan yang unik
Prinsip Kerja Motor Magnet Tetap
• Sebuah motor didesain khusus dengan magnet tetap sebagai rotor dan kumparan induktor sebagai stator. • Motor memutar generator dengan energi awal dari
baterai. Putaran generator menghasilkan energi listrik yang sebagian digunakan untuk mengisi ulang baterai. • Sistem pengendali elektronik akan mengendalikan
pengkutuban kumparan sehingga memberikan gaya tarik dan gaya tolak yang tepat pada magnet rotor sehingga motor terus berputar.
• Putaran motor dan generator semakin cepat hingga mencapai maksimumnya.
Generator/Motor
Motor Bowman
• Menggunakan roda gigi presisi untuk memutar rotor pendorong dan penarik ke posisi yang tepat.
• Tidak memerlukan
kumparan dan
switching
.
• Motor akan berputar
Motionless Pulsed Systems
• Medan magnet berputar/bergerak sejauh ini selalu
menggunakan bagian yang berputar (seperti pada motor dan generator)
• Namun medan magnet juga bisa dihasilkan tanpa komponen bergerak sehingga efisiensi lebih baik. • Peningkatan fluks magnetik bisa diperoleh dari
penggunaan pengaturan seperti ini:
Prinsip Thane C. Heins.
Engineers of Hitachi Magnetics Corp. of
California have stated that a motor-generator
run solely by magnets is feasible and logical but
the politics of the matter make it impossible
for them to pursue developing a magnet motor
“Although originally suggested by Nikola Tesla in
1905, only a few permanent magnet
motors-generators have been designed, that is, magnet
motors where the power comes from the
magnets, not an external, exaustable supply of
• Energi Radiant adalah istilah Dr. Thomas Henry Moray untuk menggambarkan sumber energi yang berasal dari cosmos ke bumi dan memancar dari bumi kembali ke cosmos.
• Energi ini mirip dengan partikel-partikel
yang melingkupi semua ruang.
• Energi Radiant dari Cosmos, seperti materi partikel bercahaya, yang terdiri dari suatu kuantitas yang sangat kecil yang perilakunya sangat mirip dengan gelombang listrik.
• Pada intinya, energi radiant merupakan hasil reaksi fissi dari bintang-bintang.
• Menurut Moray, energi yang datang ke bumi setiap saat
berjumlah sangat besar : bisa menghidupkan lampu berdaya 600 watt sebanyak 1.193.600 buah untuk setiap orang yang hidup di dunia !
• Energi itu tak memerlukan bahan bakar jenis apa pun dan bisa dipanen untuk menjalankan semua jenis moda
transportasi yang ada dan keperluan energi lainnya. • Apakah ini semua dongeng atau mimpi saja ?
• Tesla, Moray, dan banyak penemu lainnya sudah
membuktikan adanya energi ini, dan berhasil memanen serta mengubahnya menjadi energi listrik yg operasional ! • Semua dari cosmos !
• Nikola Tesla berhasil membangun perangkat antena yang menangkap energi radiasi dan dipatenkan pada 21 Mei 1901.
• Prinsipnya disebut “Apparatus for the
Utilisation of Radiant Energy”, US Patent No. 685,957.
• Hermann Plauson tahun 1925 berhasil
membangun pembangkit listrik energi radiasi sebesar 100 kilowatt.
• Thomas Henry Moray pd tahun 1936 berhasil mendemonstrasikan energi listrik dari radiasi hingga 50 kilowatt.
Prinsip Penerima Energi Tesla
• Kapasitor terbuat dari
mika berupa
kapasitor listrik statik berkualitas tinggi.
• Tegangan yang dihasil-kan ekstra tinggi.
• Kapasitor termuati
listrik statis, sebuah saklar vibrasi
membuang muatan
kapasitor lewat trafo penurun tegangan.
Prinsip Penerima Hermann Plauson
• Tiga kapasitor seri “a1”, “b1” and “c1” membentuk kapasitor tegangan tinggi tunggal.
• Ada 3 buah “blob” untuk pengaman apabila ada petir.
• Sebuah spark gap akan mengubah listrik statis menjadi listrik dinamis. • Sebuah trafo digunakan
Prinsip Penerima Moray
• Seutas kabel tunggal sepan-jang 60 meter atau lebih ditempatkan seperti antena radio dengan ketinggian 2 meter atau lebih.
• Muatan yang diterima dideteksi dan disimpan pada sebuah kapasitor. • Sirkuit ini mampu
Energi
Gravitasi
• Saat piringan berputar, bola jatuh ke bawah sepanjang tabung. Pada salah satu sisinya tabung memiliki tutup yang keras yang mengakibatkan tekanan yang keras saat bola menghantamnya. Piringan mulai berputar.
• Ujung tabung yang lain diberi bantalan lunak dengan tebal
tertentu yang mengakibatkan bola menghantam dengan lembut dan jarak yang lebih pendek sehingga pukulan yang dihasilkan tidak sebesar ujung yang keras.
• Piringan akan terjaga putarannya.
• Purwarupa yang dibuat oleh Tseung ternyata tidak sempurna karena putaran berhenti setelah 5 menit.
• Masalahnya adalah : rotasi tabung terlalu pelan untuk bisa efektif sehingga jatuhnya bobot bola akibat gravitasi dan percepatan yang timbul terlalu kecil sehingga tekanannya kurang kuat.
• Bola tidak berguling sampai posisinya hampir vertikal shg memberikan akselerasi dan tekanan yang jauh lebih besar.
• Ujung berbantal juga harus diatur agar bola tidak memberikan efek balik negatif.
Difungsikan sebagai Generator
• Bisa ditambahkan piringan dengan perbedaan sudut 22,5o
antara tabung dikedua piringan.