BAB II PENGATURAN ANAK SEBAGAI PEKERJA BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL A. Pekerja Anak Berdasarkan Hukum Internasional - Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Anak Berdasarkan Hukum Internasional
Teks penuh
Dokumen terkait
(convention) dan rekomendasi (recommandation) yang menetapkan suatu standar minimum. Konvensi-konvensi ILO merupakan traktat internasional yang perlu diratifikasi oleh
Mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 30, Tambahan Lembaran
Pasal 6 dari Konvensi jenewa tahun 1958 menegaskan bahwa kapal yang berlayar dalam wilayah laut lepas harus menunjukkan bendera negara kapal dan dengan demikian memiliki
1) Konvensi I tentang Penyelesaian Damai Persengketaan Internasional. Konvensi ini untuk mencegah adanya perang atau paling tidak menentukan secara sangat terbatas persayaratan
dapat dikategorikan sebagai pekerjaan terburuk bagi anak. Hal ini sudah diatur dalam Pasal 74 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang
tertarik untuk menulis dan menyusun skripsi dengan judul: PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA ANAK BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL. Berdasarkan uraian latar belakang di atas,
Konvensi Hak Anak (KHA) Perserikatan Bangsa-Bangsa 1989 merupakan perjanjian yang mengikat secara yuridis dan politis di antara berbagai Negara yang mengatur hal-hal yang berhubungan
Negara-negara anggota Perserikatan Bangsa- Bangsa diharuskan untuk meratifikasi konvensi ini untuk mentransformasikan dari bahasa hukum ke dalam kebijakan, strategi,