• Tidak ada hasil yang ditemukan

FM-UDINUS-PBM-08-04/R0

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "FM-UDINUS-PBM-08-04/R0"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 1 dari 13

Revisi : 2

Tanggal Berlaku : Maret 2014

A. Identitas

1. Nama Matakuliah : A14. 17641/ Film Animasi 1 2. Program Studi : Desain Komunikasi Visual

3. Fakultas : Ilmu Komputer

4. Bobot sks : 2 SKS

5. Elemen Kompetensi : Animasi 6. Jenis Kompetensi : Animasi 7. Alokasi waktu total : 14 X 100 Menit B. Unsur-unsur Silabus

Kompetensi Dasar Indikator Pokok Bahasan/Materi Strategi Pembelajaran Alokasi

Waktu Referensi Evaluasi

• Mahasiswa memahami rancangan proses belajar mengajar dan tujuan mata kuliah.

• Mahasiswa memahami perkembangan animasi 2D, fenomena dan trend terkini dalam industri animasi 2D.

• Mahasiswa memahami aturan dan kebijakan perkuliahan. • Mahasiswa mampu

merencanakan kegiatan yang akan dilakukan selama perkuliahan diselenggarakan. • Mahasiswa mampu

mendeskripsikan perkembangan mutakhir dalam industri film animasi 2D, baik secara nasional maupun internasional. • Mahasiswa mampu

membedakan genre dan style dalam animasi 2D.

a. Sosialisasi kontrak kuliah b. Penjelasan konsep dan

definisi gambar digital c. Penjelasan

perkembangan industri film animasi 2D. d. Penjelasan genre dan

style dalam animasi 2D.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

100 menit 1, 2, 3 Melakukan tanya jawab

pemahaman mahasiswa tentang cakupan kajian bahasa visual iklan

(2)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 2 dari 13

• Mahasiswa memahami tahapan produksi film animasi 2D.

• Mahasiswa memahami kompetensi yang diperlukan dalam produksi film animasi 2D.

• Mahasiswa memahami program aplikasi yang diperlukan untuk mendukung produksi film animasi 2D.

• Mahasiswa mampu menjelaskan tahapan produksi dalam film animasi 2D. • Mahasiswa mampu

merancang tim produksi untuk pengembangan film animasi 2D. • Mahasiswa mampu

mengenali dan memilih program aplikasi untuk mendukung produksi film animasi. • Mahasiswa mampu

menyimulasikan kebutuhan anggaran untuk produksi film animasi 2D. • Mahasiswa mampu

merencanakan jadwal produksi film animasi 2D.

• Mahasiswa mampu membuat proposal produksi film animasi 2D.

a. Penjelasan tahapan produksi film animasi, meliputi pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. b. Penjelasan kru produksi. c. Penjelasan budget produksi. d. Penjelasan jadwal produksi. e. Penjelasan program aplikasi pendukung produksi film animasi, seperti Adobe

Photoshop, CorelDraw, Adobe Illustrator, Adobe Flash, Adobe After Effects, Adobe Premiere, CoolEdit, Adobe Audition, dan yang lainnya. f. Penjelasan proposal

produksi film animasi 2D.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 2,5,9,11,12 ,17 a. Refleksi

b. Melakukan evaluasi hasil tanya jawab atau umpan balik pemahaman mahasiswa terhadap materi

Mahasiswa mampu merancang pipe line produksi film animasi 2D.

• Mahasiswa mampu memahami kondisi dan situasi dalam produksi film animasi, termasuk kendala-kendala dalam prosesnya.

• Mahasiswa mampu memahami dan

mendefinisikan pipe line

a. Penjelasan gambaran kondisi dan situasi dalam produksi film animasi 2D. b. Penjelasan

kendala-kendala dalam produksi film animasi 2D. c. Penjelasan pipe line

produksi.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

100 menit

4,9,15,18 a. Refleksi

b. Melakukan evaluasi hasil tanya jawab atau umpan balik pemahaman mahasiswa terhadap materi

(3)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 3 dari 13

produksi film animasi 2D.

• Mahasiswa mampu merancang pipe line produksi film animasi 2D.

materi pertemuan selanjutnya.

Mahasiswa dapat mengolah skenario untuk produksi film animasi 2D.

• Mahasiswa dapat memahami proses terciptanya skenario. • Mahasiswa dapat memahami format penulisan skenario. • Mahasiswa dapat merancang produksi film animasi 2D berdasarkan skenario.

a. Penjelasan konsep dan definisi skenario. b. Penjelasan proses penciptaan skenario. c. Penjelasan format penulisan skenario. d. Penjelasan pengolahan

skenario untuk produksi filma animasi 2D.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

100 menit

9,16 a. Refleksi

b. Memberi tugas individu kepada mahasiswa untuk dikerjakan dirumah c. Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya.

(4)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 4 dari 13 Mahasiswa dapat memahmai karakter berdasarkan karakterisasi dalam skenario. • Mahasiswa mampu mendeskripsikan karakter berdasarkan penokohan dan cerita. • Mahasiswa mampu

mempelajari karakter berdasarkan skenario.

a. Penjelasan karakter dan karakterisasi.

b. Pemberian gambaran karakter berdasarkan contoh karakter yang populer. c. Penjelasan teknik memahami watak karakter. • Ceramah • Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 1,3,5,9,10, 13,15,16,1 7 a. Refleksi b. Melakukan evaluasi hasil tanya jawab atau umpan balik pemahaman mahasiswa terhadap materi c. Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya. Mahasiswa dapat memvisualisasikan karakter berdasarkan bukti karakterisasi dalam skenario. • Mahasiswa dapat memvisualisasikan karakter. • Mahasiswa dapat merancang ekspresi, gestur, dan gaya bicara karakter. a. Penguasaan menggambar karakter. b. Penguasaan menggambar karakter dalam berbagai ekspresi. c. Penguasaan menggambar gestur karakter. d. Penguasaan menggambar gaya bicara karakter. Tugas I: Memvisualisasikan karakter, meliputi ekspresi, gestur, dan gaya bicara.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 1,2,3,4,5,6, 7,8,9,10,11 ,12,13,14,1 5,16,17,18 1. Refleksi

2. Memberi tugas kelompok (analisis) kepada mahasiswa untuk dikerjakan di rumah. 3. Menginformasikan bahasan pada pertemuan selanjutnya.

(5)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 5 dari 13

Mahasiswa dapat memahami konsep dan format story board.

• Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dan definisi story board. • Mahasiswa dapat

merancang format story board.

a. Penjelasan konsep dan definisi story board. b. Penjelasan style story

board, rancangan berbasis informasi dan rancangan berbasis ilustrasi.

c. Penjelasan format penulisan story board, meliputi panel dan informasi di dalamnya.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 1,2,3,4,5,6, 7,8,9,10,11 ,12,13,14,1 5,16,17,18 1. Refleksi

2. Penilaian hasil presentasi tugas kelompok yang diberikan

3. Memberikan pengarahan atau prosedur dan sistem pelaksanaan UTS pada pertemuan

berikutnya

Mahasiswa dapat memahami aturan sinematografi dalam camera shot, camera angle, dan camera movement.

• Mahasiswa dapat menjelaskan camera shot, camera angle, dan camera movement. • Mahasiswa dapat

merancang story board berdasarkan aturan sinematografi. a. Penjelasan camera shot. b. Penjelasan camera angle. c. Penjelasan camera movement. • Ceramah • Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 1,3,4,6,9,1 6,18 1. Refleksi

2. Melakukan evaluasi hasil tanya jawab atau umpan balik pemahaman mahasiswa terhadap materi 3. Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya. Mahasiswa dapat mengeksekusi skenario ke dalam story board dengan menggunakan aturan sinematografi, dan aturan transisi.

• Mahasiswa dapat merancang panel story board.

• Mahasiswa dapat menentukan camera shot, camera angle, dan camera movement untuk setiap clip. • Mahasiswa dapat menentukan durasi setiap clip.

a. Penjelasan

implementasi skenario ke dalam story board. b. Penjelasan

perancangan story board berdasarkan durasi film yang akan diproduksi.

Tugas II:

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 1,4,6,9, 16,18 1. Refleksi

2. Melakukan evaluasi hasil tanya jawab atau umpan balik pemahaman mahasiswa terhadap materi 3. Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya.

(6)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 6 dari 13

• Mahasiswa dapat menentukan transisi antar-clip.

• Mahasiswa dapat merancang story board berdasarkan durasi film yang akan diproduksi.

Mengimplementasikan skenario ke dalam story board. Mahasiswa mampu merancang proses dubbing. • Mahasiswa mampu menjelaskan konsep perancangan dubbing. • Mahasiswa mampu

merancanga teknik dan prosedur pengisian suara berdasarkan karakter dalam skenario. a. adadf b. Penjelasan teknik merancang pengisian suara untuk film animasi.

c. Penjelasan dubbing menggunakan dummy. d. Penjelasan pemilihan

tipe suara berdasarkan karakter.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

100 menit

8,10,11 1. Refleksi

2. Memberi tugas kepada mahasiswa untuk dikerjakan di rumah. 3. Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya. Mahasiswa mampu merekam dialog dalam skenario ke dalam format suara.

• Mahasiswa mampu merekam suara untuk dubbing, dalam format dummy atau asli. • Mahasiswa mampu mengolah hasil rekaman. a. Perekaman suara menggunakan editor pengolah suara b. Pemberian efek untuk

mengontrol hasil rekaman.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 8,9,10,11,1 4 1. Refleksi

2. Melakukan evalusi hasil tanya jawab atau umpan balik pemahaman mahasiswa terhadap materi 3. Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep, definisi, dan tipe animatic expression.

• Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan definisi animatic expression untuk produksi film animasi.

a. Penjelasan konsep dan definisi animatic expression

b. Penjelasan tipe animatic expression.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 8,9,10,11,1 4 1. Refleksi

2. Melakukan hasil evaluasi tanya jawab atau umpan balik pemahaman mahasiswa terhadap

(7)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 7 dari 13

• Mahasiswa mampu merancang animatic expression untuk film animasi. c. Penjelasan perancangan animatic expression. materi 3. Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya.

UJIAN TENGAH SEMESTER

Mahasiswa mampu mengeksekusi story board ke dalam animatic expression • Mahasiswa mampu merancang animatic expression. • Mahasiswa mampu membuat animatic expression untuk film animasi 2D. a. Penjelasan tool/program aplikasi untuk pembuatan animatic expression. b. Pembuatan animatic expression. • Ceramah • Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 100 menit 1,2,3,4,5,6, 7,8,9,10,11 ,12,13,14,1 5,16,17,18 1. Refleksi

2. Pemberian tugas analisis (kelompok) untuk dikerjakan dirumah 3. Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya. Mahasiswa dapat: • Mengkomunikasikan hasil analisis tema pada tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya • Bekerjasama dan berkoordinasi dengan kelompok dalam pemecahan suatu masalah pada lingkungan.

Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat: • Mahir dalam

mengkomunikasikan hasil analisis tema pada tugas kelompok yang diberikan pada

pertemuan sebelumnya • Mampu bekerjasama dan

berkoordinasi dengan kelompok dalam pemecahan suatu masalah pada lingkungan. KOMUNIKASI HASIL ANALISIS TUGAS KELOMPOK TENTANG MEDIA LINI ATAS

1. Memilah dan menganalisis satu iklan yang terkait dengan media lini atas terkait dengan eksploitasi anak dalam periklanan 2. Terampil

mempresentasikan tugas kelompok hasil dari analisis pengamatan terhadap media tersebut di lapangan. 1. Menjelaskan dan membahas cakupan analisis dan fungsi presentasi tugas pada pertemuan ke-14. 2. Presentasi mahasiswa mengenai tugas kelompok yang diberikan 3. Melakukan diskusi tanya-jawab dan umpan balik terhadap hasil analisis perkelompok 100 menit 1,2,3,4,5,6, 7,8,9,10,11 ,12,13,14,1 5,16,17,18 1. Refleksi

2. Memberikan umpan balik dan diskusi terhadap hasil tugas kelompok 3. Penilaian hasil presentasi

tugas kelompok yang diberikan

Mahasiswa mampu membuat animasi untuk

Mahasiswa mampu membuat animasi

a. Mempelajari story board, dubbing, dan

• Ceramah • Menggunakan media LCD, 100 menit 1,2,3,4,5,6, 7,8,9,10,11 1. Refleksi

(8)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 8 dari 13

film animasi 2D. berdasarkan story board, dubbing, dan animatic expression.

animatic expression. b. Implementasi story

board, dubbing, dan animatic expression ke dalam gambar sekuen.

papan tulis, notebook • Praktik

,12,13,14,1 5,16,17,18

dan diskusi terhadap hasil tugas kelompok 3. Penilaian hasil presentasi

tugas kelompok yang diberikan

4. Memberikan pengarahan atau prosedur dan sistem pelaksanaan UAS pada pertemuan

berikutnya Mahasiswa mampu

membuat animasi untuk film animasi 2D.

Mahasiswa mampu membuat animasi berdasarkan story board, dubbing, dan animatic expression.

a. Mempelajari story board, dubbing, dan animatic expression. b. Implementasi story

board, dubbing, dan animatic expression ke dalam gambar sekuen.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

5.

Mahasiswa mampu membuat animasi untuk film animasi 2D.

Mahasiswa mampu membuat animasi berdasarkan story board, dubbing, dan animatic expression.

a. Mempelajari story board, dubbing, dan animatic expression. b. Implementasi story

board, dubbing, dan animatic expression ke dalam gambar sekuen.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

6.

Mahasiswa mampu membuat animasi untuk film animasi 2D.

Mahasiswa mampu membuat animasi berdasarkan story board, dubbing, dan animatic expression.

a. Mempelajari story board, dubbing, dan animatic expression. b. Implementasi story

board, dubbing, dan animatic expression ke dalam gambar sekuen.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

(9)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 9 dari 13

Mahasiswa mampu menggambar latar belakang film animasi.

Mahasiswa mampu menggambar latar belakang untuk film animasi berdasarkan story board. a. Menentukan style gambar. b. Menggambar latar belakang. Tugas III: Membuat animasi karakter dan latar belakangnya

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

8.

Mahasiswa mampu menentukan tema warna berdasarkan skenario, gambar karakter dan latar belakang.

Mahasiswa mampu menjelaskan tema warna untuk produksi film animasi.

a. Penjelasan tema warna. b. Penjelasan teknik

memproduksi warna.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

9.

Mahasiswa mampu mengeksekusi ide dan pilihan tema warna dalam gambar.

Mahasiswa mampu mewarnai gambar sesuai ide dan tema warna yang ditentukan. a. Mewarnai gambar sekuen. b. Memanipulasi warna gambar sekuen. • Ceramah • Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

10.

Mahasiswa mampu menentukan tema warna berdasarkan skenario, gambar karakter dan latar belakang.

Mahasiswa mampu menjelaskan tema warna untuk produksi film animasi.

a. Mewarnai gambar latar belakang.

b. Memanipulasi warna gambar latar belakang.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik 11. Mahasiswa mampu merencanakan proses cleaning gambar. Mahasiswa mampu merancang proses cleaning gambar dalam produksi film animasi. a. Penjelasan cleaning gambar. b. Penjelasan teknik cleaning gambar. c. Penjelasan perencanaan dan prosedur cleaning gambar. • Ceramah • Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

(10)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 10 dari 13

Mahasiswa mampu merencanakan dan merancang penggunaan audio dalam film animasi.

• Mahasiswa mampu menentukan tema audio untuk film animasi. • Mahasiswa mampu

mengimplementasikan audio effect dan background music dalam film animasi. • Mahasiswa mampu

merencanakan dan merancang prosedur kerja dalam mengolah audio untuk produksi film animasi.

a. Penjelasan tema audio dalam film. b. Penjelasan sound effect. c. Penjelasan background music. d. Penjelasan komposit audio. e. Penjelasan perencanaan pengolahan audio dalam produksi film animasi.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

13.

Mahasiswa mampu mengimplementasikan special effect untuk video.

Mahasiswa mampu membuat berbagai effek untuk video.

a. Penjelasan perencanaan dan perancangan implementasi special effect dalam produksi film animasi.

b. Implementasi special effect dalam produksi film animasi.

Tugas IV:

Membuat special effect untuk animasi dan menerapkan audio.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

14.

Mahasiswa mampu mengimplementasikan special effect untuk video.

Mahasiswa mampu membuat berbagai effek untuk video.

a. Penjelasan perencanaan dan perancangan implementasi special effect dalam produksi film animasi.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

(11)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 11 dari 13

b. Implementasi special effect dalam produksi film animasi.

Mahasiswa mampu mengimplementasikan special effect untuk video.

Mahasiswa mampu membuat berbagai effek untuk video.

a. Penjelasan perencanaan dan perancangan implementasi special effect dalam produksi film animasi.

b. Implementasi special effect dalam produksi film animasi.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

16.

Mahasiswa mampu merancang output produksi film animasi.

• Mahasiswa mampu menerapkan prosedur komposit dalam produksi film animasi. • Mahasiswa mampu

melakukan validasi dan review akhir.

• Mahasiswa mampu mempublish animasi ke berbagai format file video.

a. Penjelasan prosedur komposit dalam produksi film animasi. b. Penjelasan teknik

validasi dan review akhir.

c. Penjelasan teknik publish film animasi 2D.

• Ceramah

• Menggunakan media LCD, papan tulis, notebook • Praktik

17.

(12)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 12 dari 13

2. Effendy, Onong Uchjana. 1993, Dinamika Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya. 3. Kasali, Rhenald. 1995, Manajemen Periklanan, Jakarta: Grafiti.

4. Lee, Monle, Carla Johnson. 2004, Prinsip-prinsip Pokok Periklanan dalam Perspektif Global, Jakarta: Prenada Media. 5. Madjadikara. 2004, Bagaimana Biro Iklan Memproduksi Iklan, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

6. Mangkunegara, Anwar Prabu. 2002, Perilaku Konsumen, Bandung: Refika

7. Noviani, Ratna. 2002, Jalan Tengah Memahami Iklan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

8. Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia. 1996, Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia yang Disempurnakan, Jakarta: Komisi Periklanan Indonesia 9. Pujiyanto, 2013. Dialektika Estetik Desain Periklanan, Malang: Graha Pena Gemilang

10. Pujiyanto, 2014. Estetika Hegemoni Media Lini Atas (Above The Line), Malang: Graha Pena Gemilang 11. Amir, Mafri. 1999, Etika Komunikasi Masa, Jakarta: Logos

12. Berger, Roloff & Ewoldsen. 2011, The Handbook of Communication Science Bandung: Nusa Media.

13. Frascara, Jorge. 2004, Communication Design: Principles, Methods, and Practice, New York: Allworth Press. 14. Hidayati, Arini. 1998, Televisi dan Pengembangan Sosial Anak, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

15. Jefklin, Frank. 1997, Advertising, London: Ptman Publishing.

16. Lewis, Herschell Gardon. 1996, Iklan yang Efektif, Semarang: Dahara Prize. 17. Panuju, Redi. 1995, Komunikasi Bisnis, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

(13)

Silabus Bahasa Visual Iklan Hal: 13 dari 13

Disusun oleh : Diperiksa oleh : Disahkan oleh :

Dosen Pengampu

Dzuha Hening Yanuarsari, M.Ds

Penanggungjawab Keilmuan

Bowo Nurhadiyono, S.Si., M.Kom

Ketua Program Studi

Ir. Siti Hadiati Nugrahani, M.Kom, Ph.D

Dekan

Referensi

Dokumen terkait

LUAS (m 2 ) Provinsi Lampung Jumlah 14 Pengujian kendaraan bermotor tahun 2007 yang beroperasi sebanyak 10 unit dengan rincian. Selengkapnya dapat dilihat pada Tabel

Untuk menilai kelayakan tersebut perlu disusun suatu instrumen akreditasi yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagaimana ditetapkan melalui

Setelah guru selesai menyajikan materi pembelajaran, maka siswa disuruh bekerja berkelompok untuk mengerjakan LKS.Siswa bekerja dalam kelompok, peneliti memberikan

6 Joni Kurniawan Saputra, Pelayanan Jaminan Kesehatan Daerah di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Abdul Moeloek Bandar Lampung,(Lampung: Skripsi Fakultas Hukum

memiliki attitude toward the behavior yang berbeda-beda dari favorable hingga unfavorable, subjective norms yang berbeda-beda dari positif hingga negatif dan

Sentral Reseller Pewangi Laundry Finishing juga Bahan Setengah Jadi seperti Produk: Bibit Parfum Laundry Parfum Laundry Alkohol/Metanol maupun Yang Dicampur Air ﴾Water Base...

Yang jelas korban telah kehilangan penghidupan, hancurnya sumberdaya alam, dirapuhkannya kekuatan sosial dan keberdayaan komunitas, hilangnya kesejarahan dan ruang hidup (spatial),

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh yang signifikan variabel Kecerdasan Emosional, Perilaku Belajar, dan Kepercayaan Diri terhadap Tingkat