• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab I Perencanaan Usaha atau Bisnis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bab I Perencanaan Usaha atau Bisnis"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL PERKULIAHAN

Bab I

Perencanaan Usaha

atau Bisnis

Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

Desain & Teknik Kreatif

Desain Produk

(2)

Bab I. Perencanaan Usaha atau Bisnis

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, para mahasiswa diharapkan mampu:

 Berani memulai untuk berwirausaha sesuai dengan Perencanaan usaha atau bisnis yang telah dibuat

 Membuat Rencana Bisnis dengan menuangkan Ide Bisnis dalam bentuk dokumen sederhana yang tertulis.

 Dapat memutuskan untuk memulai berwirausaha berdasarkan perencanaan usaha atau bisnis yang telah dibuat

Materi yang dibahas :

1. Pertimbangan Pembuatan Rencana Bisnis 2. Rencana Bisnis dan Perencanaan Bisnis 3. Memulai Bisnis

4. Rencana Bisnis( Business Plan) 5. Cakupan Rencana Bisnis

(3)

Pertimbangan Pembuatan Rencana Bisnis

Bisnis merupakan seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industri yang menyediakan barang dan jasa untuk mempertahankan dan memperbaiki standard kualitas hidup mereka.

Entrepreneur adalah seseorang (Individu) yang berusaha menggunakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis.

Perencanaan Bisnis merupakan alat yang sangat penting bagi pengusaha dalam pengambil keputusan kebijakan perusahaan.

Menurut Rhenaldi Khasali “ Gagalnya calon pengusaha atau pengusaha diawal usaha mereka adalah akibat tidak mampu merancang perencanaan bisnis(business plan) yang baik. Maka, begitu memasuki dunia bisnis, banyak hal yang tak terduga muncul dan tak tahu apa yang harus dilakukan.”.

Pertimbangan Pembuatan Rencana Bisnis yaitu : 1. Risiko Bisnis

2. Kerumitan proses produksi dan transaksi bisnis 3. Pembaca rencana bisnis

4. Langkah awal menjadi wirausaha

(4)

Rencana Bisnis dan Perencanaan Bisnis

Menurut Berry (2000), pengertian perencanaan bisnis adalah mengenai semua rencana kerja perusahaan dimasa yang akan datang, dimana berguna untuk mencapai tujuan akhir perusahaan.

Menurut Zimmerer et al (2004), rencana usaha adalah ringkasan tertulis dari usulan pendiriian perusahaan wirausaha, rincian kegiatan operasi dan rencana keuangannya, peluang pasar dan strategi serta ketrampilan dan kemampuan manajer. Perencanaan tersebut adalah bukti tertulis bahwa wirausaha telah melakukan penelitian tentang peluang usaha. Singkatnya rencana usaha adalah jaminan terhadap kegagalan dan kekeliruan manajemen bagi perusahaan yang berhasil.

Perbedaan Rencana Bisnis dan Perencanaan Bisnis

Dimensi Rencana Bisnis Perencanaa Binsis

Waktu Pembentukan organisasi baru (organisasi, produk ataupun jasa

Pengembangan

organisasi,produk ataupun jasa yang dimiliki

Kompleksitas Sederhana Sangat kompleks dan holistik

Struktur Fokus pada 3 hal utama yaitu Ide Bisnis, Pemasaran dan keuangan(sumber modal)

Menyeluruh, mencakup pengembangan semua struktur dan fungsi organisasi

Jangka Waktu Perencanaan jangka pendek ( 3-7 tahun) Perencanaan strategis jangka panjang ( lebih dari 10 tahun ).

(5)

Memulai Bisnis

Bisnis adalah setiap kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan konsumen yang tentunya menghasilkan keuntungan. Pengertian ini juga menandaskan dalam setiap kegiatan bisnis, selain konsumen , hal yang paling utama adalah pencapaian kesejahteraan masyarakat.

Wirausaha menjalankan perannya dengan tujuan tercapainya kesejahteraan tidak hanya bagi individu tapi juga tetap memberi nilai tambah bagi masyarakat melalui kegiatan inovasi dan kreasi baru.

Pemilihan jenis usaha pada masa sekarang ini harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Hal ini disebabkan oleh perilaku konsumen yang sangat sulit ditebak dan cenderung cepat bosan sehingga banyak produk yang cepat sekali mati. Kepastian para investor dalam memilih kegiatan bisnis sangat ditentukan oleh pengembalian modal yang cepat dan disertai dengan besarnya keuntungan yang berkelanjutan.

Rencana Bisnis pada dasarnya adalah sebuah gambaran rinci mengenai usulan bisnis.Adapun hal-hal yang harus ada didalamnya adalah deskripsi bisnis, jenis pelanggan (sasaran pasar) yang akan dilayani dan situasi persaingan (pemasaran),sarana dan prasarana untuk membuat produk/jasa(produksi), sumber dan pengelolaan keuangan serta sumber daya manusia (sebagai pelaku bisnis ).

(6)

Rencana Bisnis ( Business Plan )

Rencana Bisnis pada umumnya terdiri dari tujuan bisnis, strategi yang digunakan untuk mencapainya, masalah potensial yang kira-kita akan dihadapi dan cara mengatasinya, struktur organisasi (termasuk jabatan dan tanggungjawab) dan modal yang diperlukan untuk membiayai perusahaan serta bagaimana mempertahankannya agar berhasil berproduksi diatas titik impas ( break even point ).

Rencana bisnis akan baik apabila mengikuti pedoman yang berlaku dalam dunia bisnis, baik dari segi susunan maupun isi. Ada 3 bagian utama dari sebuah Rencana Bisnis yaitu :

1. Konsep Bisnis

Menjelaskan secara rinci mengenai industry yang digeluti,struktur bisnis, produk dan jasa yang ditawarkan dan bagaimana cara menyukseskan bisnis.

2. Pasar (Market )

Membahas dan menganalisa konsumen potensial yaitu siapa dan dimana mereka berada dan apa yang menyebabkan mereka mau membeli serta menjelaskan persaingan yang akan dihadapi dan bagaimana kita memposiiskan diri untuk memenangkannya.

3. Rencana Keuangan

Menjelaskan estimasi pendapatan dan analisis break even.

Ketiga bagian utama tersebut dapat dibagi lebih rinci menjadi 7 Komponen kunci yaitu : 1) Ringkasan

2) Deskripsi Bisnis 3) Strategi Pasar 4) Analisis Kompetisi

5) Rencana Desain dan pengembangan 6) Rencana Operasi dan manajemen 7) Analisis Rencana Keuangan

Panjang pendeknya sebuah rencana bisnis sangatlah tergantung dengan fungsi rencana bisnis itu sendiri. Biasanya rencana bisnis tebalnya antara 15 s/d 20 halaman. Namun jika kita mengajukan sebuah bisnis baru atau bahkan industry baru yang berisiko tinggi maka kita akan memerlukan penjelasan lebih rinci untuk menyampaikannya bahkan mungkin

(7)

sampai 100 halaman lebih. Demikian pula jika kita membutuhkan investasi baru sebesar jutaan dollar, maka kita perlu menyampaikan penjelasan yang detail untuk meyakinkan. Namun jika kita hanya ingin menggunakan rencana bisnis tersebut untuk tujuan internal seperti untuk mengatur bisnis kita maka sebuah versi singkat sudah cukup memadai.

Proses Kewirausahaan dapat di illustrasikan pada gambar sbb :

Peluang Sumber Daya

T I M

Kekuatan yang mendorong kesuksesan suatu bisnis terdiri dari 3 komponen yaitu Peluang, sumber daya dan Tim . Ide yang baik tidak selalu merupakan peluang yang baik. Peluang yang berpotensi tinggi terkadang memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada ketersediaan sumber daya atau tim pendukung yang ada saat itu.

Berdasarkan proses kewirausahaan maka dapat disimpulkan bahwa rencana bisnis merupakan komunikator kualitas dan status keseimbangan antara ketiga kekuatan tersebut pada saat tertentu. Sebuah rencana bisnis yang baik,cepat menjadi using begitu ia selesai dicetak. Oleh karena itu entrepreneur harus melatih kebiasaan berencana dan berekasi secara cepat dan mengombinasikan logika dan intuisi dalam segala situasi.

(8)

Cakupan Rencana Bisnis

Terdapat berbagai macam format penulisan Rencana Bisnis, meskipun informasi didalamnya mencakup hal-hal serupa. Komponen-komponen yang sebaiknya adalah :

1. Ringkasan Eksekutif

Ringkasan eksekutif memuat intisari dari rencana bisnis yang disampaikan secara ringkas,,jelas dan memberikan gambaran peluang bisnis. Informasi yang harus ada meliputi:

 Konsep bisnis yang akan dibangun  Misi perusahaan

 Produk/jasa  Persaingan

 Target dan ukuran pasar  Strategi pemasaran  Tim Manajemen

Pentingnya ringkasan eksekutif sering dijadikan alat bagi para pembaca, terutama investor untuk mengambil keputusan dan menilai apakah rencana bisnis kita layak atau tidak.

2. Konsep Bisnis ( Industri, Struktur bisnis, cara berbisnis ) 3. Gambaran Pasar

Gambaran Perusahaan memuat informasi-informasi sebagai berikut :  Identitas Perusahaan

Memuat data tentang nama,lokasi dan status badan hokum perusahaan yang akan diidirikan

 Visi dan Misi perusahaan.

Sering kali visi dan misi perusahaan dijadikan bahan pertimbangan oleh pembaca rencana bisnis yang ingin menjadi rekan atau partner bisnis.

 Gambaran sekilas tentang produk/jasa

Bagian ini memuat gambaran sekilas tentang produk yang akan dibuat. Produk harus ditampilkan semenarik dan serealistis mungkin untuk lebih menarik perhatian pembaca.

(9)

 Perkembangan sampai saat ini

Pembaca akan mencoba mencari informasi tentang apa yang telah kita lakukan atau perkembangan yang ada sampai pada saat kta membuat rencana bisnis tersebut.  Status hukum dan kepemilikan

Hal ini penting diketahui dan diinformasikan dalam rencana bisnis yang dibuat agar pembaca lebih yakin akan kelangsungan baisnis yang direncanakan.

4. Target Pasar

Untuk bisa menganalisis apakah sebuah rencana bisnis layak atau tidak, tentu saja data tentang bisnis yang direncanakan harus didukung dengan analisis mengenai industry dimana bisnis kita berada. Informasi yang harIus ditampilkan meliputi :

 Tren dan pertumbuhan Industri. Informasi keyakinan akan kelangsungan bisnis bisa lebih meyakinkan

 Gambaran Pasar. Informasi tentang kondisi pasar dari produk ataupun industry,kecendrungan dan perkembangan terakhir.

 Ukuran,pertumbuhan dan tren pasar  Peluang untuk pemain baru yang inovatif

 Perubahan perilaku konsumen terkait dengan bisnis atau usaha yang akan dijalankan.

5. Pesaing dan kondisi persaingan

Pesaing dan bagaimana kondisi persaingan yang ada. Informasi yang ditampilkan dapat berupa :

 Pesaing . Pesaing dalam hal ini bisa berupa pesaing langsung dan maupun pesaing tidak langsung. Pesaing langsung adalah pesaing yang memiliki produk yang bentuknya sama dengan produk kita. Sedangkan Pesaing Tidak langsung adalah pesaing yang memiliki produk yang bentuknya berbeda dengan produk kita tapi fungsinya sama.

 Potensi Persaingan

 Posisi dalam persaingan. Informasi ini penting agar kita bisa membuat asumsi yang lebih nyata.

(10)

6. Organisasi dan Manajemen

Gambaran mengenai calon pelanggan yang berisi karakteristikdari calon pelanggan,gaya hidup, kelas sosial dan aspek geo-demografinya.

Informasi lain yang akan sering menjadi perhatian utama dan terutama oleh investor adalah Tim. Tim yang ada akan menjadi acuan apakah secara organisasi kita layak, apakah kita memiliki tim yang mempunyai kompetensi yang diperlukan untuk membuat produk. Untuk memulai sebuah aktivitas bisnis, formasi tim minimum terdiri atas :

 Personel diposisi kunci  Pegawai

 Struktur organisasi dan gaya manajemen

7. Rencana keuangan

Salah satu kelemahan lain yang sering menjadi kendala bagi para pebisnis pemula adalah bagaimana mereka bisa membuat proyeksi keuangan. Sering kali asumsi yang dibuat tidak berdasarkan kondisi nyata yang ada di lapangan. Oleh karena itu, informasi dibawah ini akan membantu untuk lebih meyakinkan apakah rencana bisnis kita layak atau tidak.

 Biaya modal yang diperlukan  Proyeksi pendapatan/penjualan  Proyeksi aliran kas

 Kinerja keuangan yang ditargetkan.

Data-data yang sebaiknya cukup ditampilkan dilampiran adalah :  Kontrak

 Rekomendasi  Foto-foto.

 Rincian keuangan.  Resume

Tip Penulisan rencana bisnis yang perlu diperhatikan:

 Penampilan. Rencana bisnis sebaiknya diketik/dicetak, bisa dijilid atau ring binding minimalkan kesalahan ketik

 Panjang halaman biasanya antara 10-20 halaman, hindarkan lebih dari 40 halaman kecuali untuk proyek-proyek yang komplek dan berisiko tinggi.

(11)

 Halaman muka (cover) dan judul. Pada Halaman muka harus dicantumkan nama perusahaan,alamat,telepon dan tanggal pembuatan rencana bisnis

 Ringkasan. Pada bagian ringkasan ini berisi 1-2 halaman berisi status bisnis,produk/jasa, konsumen/pasar. Proyeksi keuangan, target 3-7 tahun kedepan , jumlah modal yang dibuuthkan dan keuntungan bagi calon investor.

 Daftar Isi. Untuk mempermudah pembaca rencana bisnis dalam mencari informasi yang mereka perlukan, maka cantumkan seluruh bagian dalam daftar isi beserta nomor halamannya.

Satu hal yang perlu anda ingat : “Jangan terlalu memaksa untuk membaut rencana bisnis yang sempurna. Sebuah rencana bisnis yang sukses diatas kertas tidak menjamin akan sukses dalam kenyataannya. Buatlah rencana bisnis yang terbaik tetapi jangan terlalu membuang energy disitu, simpanlah energy yang besar untuk menjalankan aktivitas bisnis yang sebenarnya. ( Sahar & Bobby Hashem )

(12)

Daftar Pustaka

Prof. Rhenald Kasali,PH.D, Ir.Arman Hakim Nasution,M,ENG., Boyke R.Purnomo,S.E.,M.M, Agustina Ciptarahayu,S.T, M.B.A. Modul Kewirausahaan Hikmah Zaman Baru

Referensi

Dokumen terkait

Terdapat sejumlah alasan berbeda mengapa perusahaan perlu menyusun rencana bisnis, termasuk: menyajikan laporan pada lembaga keuangan ketika menegosiasi

Hasil analisis terhadap aspek eksospol apakah mendukung rencana bisnis, shg layak or

Rencana bisnis ini disusun dengan tujuan penulis dalam analisis, identifikasi, dan memilih strategi yang tepat dalam menjalankan kegiatan pengembangan bisnis yang akan

Berdasarkan analisis data pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembukaan bisnis bengkel sepeda motor Cahaya Mega Motor yang diteliti peneliti layak

Karena luasnya pembahasan mengenai perencanaan bisnis, maka tulisan ini akan lebih menekankan pada bagaimana menyusun rencana bisnis dalam artian membuat proposal,

(2005), studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidaknya bisnis itu dibangun, tetapi juga

Tujuan adanya penelitian ini yaitu untuk menganalisis usaha kedai kopi “Photocoffee” ini layak atau tidak untuk dijalankan dilihat dari aspek studi kelayakan bisnis dan juga dari

Andi membutuhkan rencana bisnis untuk keberhasilan usaha