EVALUASI KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR JALUR PEJALAN KAKI DI UNIVERSITAS INDONESIA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada indikator 5 yang terdiri dari 2 deskriptor yang kemudian dijabarkan dalam 7 pernyataan bentuk skala likert menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis mahasiswa berada
Kuesioner yang dilakukan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala Likert untuk menanyakan tanggapan responden terhadap nilai Harga, Kualitas Produk dan Fitur
Selanjutnya untuk mengisi setiap butir pernyataan dalam instrumen penelitian menggunakan model skala likert, responden dapat memilih salah satu jawaban dari 5 alternatif
Berdasarkan data jawaban 100 responden dengan menggunakan skala likert dimana mayoritas menjawab setuju dari setiap pernyataan yang diberikan oleh peneliti dan hasil
Persentase tertinggi mengenai tempat penyeberangan di jalur pedestrian dinilai tidak aman (TA) oleh responden dengan nilai 46,7%, penilaian tersebut dikarenakan terdapat
Pada indikator 4 yang terdiri dari 4 deskriptor yang kemudian dijabarkan dalam 4 pernyataan bentuk skala likert menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis
Histogram Lebar dan Tinggi Jalur Pejalan Kaki Berdasarkan Skala Penilaian Persepsi Nyaman Variasi tinggi jalur pejalan kaki terhadap posisi jalan kendaraan bermotor pada kedua rute
Metode Analisis Deskriptif Untuk mengolah data yang didapatkan dari kuesioner yang diberikan pada responden, peneliti menggunakan skala likert sebagai penilaian Sekaran dan Bougie,