• Tidak ada hasil yang ditemukan

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SKRIPSI"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

PENGARUH PELATIHAN KADER DENGAN METODE SIMULASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER TENTANG PELAYANAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS

BANUA LAWAS KALIMANTAN SELATAN

PEN ELITIAN QUASY EXPERIMENTAL

Oleh: FITRIANI NIM. 131311123081

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NERS

FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIR LANGGA SURABAYA

(2)

SKRIPSI

PENGARUH PELATIHAN KADER DENGAN METODE SIMULASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER TENTANG PELAYANAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS

BANUA LAWAS KALIMANTAN SELATAN

PEN ELITIAN QUASY EXPERIMENTAL

Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep) dalam Program Studi Pendidikan Ners

pada Prog ram Studi Pendidikan Ners Fak ultas Keperawatan UNAIR

Oleh: FITRIANI NIM. 131311123081

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NERS

FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIR LANGGA SURABAYA

(3)
(4)
(5)
(6)

UCAPAN TERIMA KASIH

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena hanya dengan berkah

dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan skripsi de ngan judul “Pengaruh Pelatiha n

Kader Dengan Metode Simulasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Kader Tentang

Pelayanan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Banua Lawas Kalimantan

Selatan”. Penelitian ini merupakan salah satu syarat unt uk memperoleh gelar Sarjana

Keperawatan (S.Kep) pada Program Studi S1 Pendidikan Ners Fakultas Keperawatan

Universitas Airlangga. Bersama ini perkenankan peneliti menyampaikan rasa syukur

dan pe nghargaan yang sebesar-besarnya, serta ucapan terima kasih kepada yang

terhormat:

1. Ibu Purwaningsih, S.Kp., M.Kes sebagai Dekan Fakultas Keperawatan Universitas

Airlangga yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas kepada kami untuk

mengikuti dan menyelesaikan pendidikan Program Studi Pendidikan Ners

2. Ibu Mira Triharini, S.Kp., M.Kep selaku Wakil Dekan I Fakultas Keperawatan

Universitas Airlangga Surabaya

3. Bapak Makhfudli, S.Kep., Ns., M. Ked Trop sabagai pembimbing ketua yang telah

meluangka n waktunya sepenuh hati memberikan arahan, motivasi, bimbingan dan

masuka n dalam penyusunan skripsi.

4. Ibu Eka Misbahatul M.Has., S.Kep., Ns., M.Kep sebagai pembimbing II yang

penuh kesabaran memberikan arahan, bimbingan, saran demi kesempurnaan

penelitian ini.

5. Bapak Dr. Joni Haryanto, S.Kp., M.Si sebagai penguji sekaligus memberikan

(7)

6. Ibu Elida Ulfiana, S. Kep., Ns., M. Kep sebagai penguji dan yang telah memberikan

arahan bimbingan demi perbaikan penyusunan skripsi ini.

7. Seluruh Staf Dosen dan Tata Usaha di lingkungan Fakultas Keperawatan

Universitas Airlangga Surabaya yang telah membantu menyelesaikan segala

persyaratan administrasi yang berkaitan dengan penyelesaian penelitian ini.

8. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas)

Kabupaten Taba long yang telah memberikan perizinan kepada peneliti untuk

mengadakan penelitian di wilayah kecamatan Banua Lawas.

9. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong beserta staf yang telah memberikan

perizinan, data dan saran kepada peneliti.

10. Kepala UPT Puskesmas Banua Lawas beserta staf yang telah memberikan

perizina n da n mendukung pe laksanaan penelitian ini.

11. Para Bidan Desa di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas yang telah

mendukung pe laks anaan pe nelitian ini.

12. Responden penelitian yang telah meluangkan waktu dan bersedia berpartisipasi

dalam penelitian ini.

13. Keluarga tercinta atas do’a, dukungan dan kasih sayang serta semangat kepada

peneliti.

14.Reka n-rekan seperjuangan mahasiswa Pendidikan N ERS Fakultas Keperawatan

Universitas Airlangga Angkatan B16 Kelas Pagi yang senantiasa memberikan

dukungan da lam suka da n duka.

15.Semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu yang telah memberikan

(8)

Sebagai manusia biasa, peneliti menyadari bahwa skripsi penelitian ini masih

jauh dari kesempurnaan. O leh karena itu, saran dan kritikan yang sifatnya membangun

sangat diharapka n guna pe nyempurnaan skr ipsi penelitian ini selanjutnya.

Surabaya, Januari 2015 Peneliti

(9)

ABSTRACT

THE EFFECT OF TRAINING BY USING SIMULATION METHOD ABOUT POSYANDU LANSIA’S SERVICES TO HEALTH VOLUNTEER’S KNOWLEDGE AND ATTITUDE AT PUSKESMAS

BANUA LAWAS

Quasy Experimental Research By: Fitriani

The health volunteer’s training is very impo rtant to improve their knowledge and attitude. Training by using simulation method can be one of effective way to improve health volunt eer’s know ledge and attitude about pos yandu lansia’s services. The purpose of this research was to analyze the effect of training by using simulation method to health volunt eer’s knowledge and attitude about Posyandu Lansia’s services (Integrated health care center for elderly).

This research used an quasy experimental design. Population were health volunteer’s at Puskesmas Banua Lawas Sout h Kalimantan, 34 respondents involved taken by using purposive sampling, devided into experiment and control group. The independent variable was training by using simulation method. The dependent variables were knowledge and attitude of health volunt eer. Data collected by using questionnaires, then were analyzed by using Wilcoxon signed ranks test and Mann Whitney U-test with a level of significance α ≤ 0.05.

Results has showed that there was an effect of by using simulation method to knowledge and attitude of health volunt eer. O n the experimental group, there were significant differences between pre and post test know ledge of health volunt eer (p=0,001) and pre and pos t test attitude (p=0,004). O n the control group, the results of pre and post test knowledge was (p = 0,65) and pre and post test attitude (p=0,41). The comparison of post test of knowledge between the two groups was p=0,009 and pos ttest attitude was p=0,05.

It can be concluded that health volunt eer’s training by us ing simulation method influe nce the knowledge and attitudes of health volunteer about Pos yandu Lansia services at Puskesmas Banua Lawas. It is recommended for community health nurses to use the simulation method as an alternative method to provide training on health volunt eer. Further research can examine variables that can influence the knowledge and attitudes of Pos yandu Lansia’s services.

Keywords : training, health volunteer, Pos yandu Lans ia, simulation, knowledge, attitude.

(10)

DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Judul ... i

Halaman Judul dan Prasyarat Gelar ... ii

Lembar Pernyataan... iii

Lembar Persetujuan ... iv

Lembar Penetapan Panitia Penguji... v

Ucapan Terima Kasih ... vi

Abstract ... ix

Daftar Isi... x

Daftar Tabel... xii

Daftar Gambar ... xiv

Daftar Lampiran ... xv

Daftar Singkatan... xvi

BAB 1 PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Identifikasi Masalah ... 5 1.3 Rumusan Masalah ... 6 1.4 T ujuan Penelitian ... 6 1.4.1 Tujuan umum ... 6 1.4.2 Tujuan khusus ... 6 1.5 Manfaat Penelitian ... 6 1.5.1 Manfaat teoritis ... 6 1.5.2 Manfaat praktis... 7

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 8

2.1 Konsep Dasar Komunikasi Kesehatan, Pendidikan Kesehatan, Pelatihan, Metode Pembelajaran, da n Simulasi ... 8

2.1.1 Komunikasi kesehatan dan pendidikan kesehatan ... 8

2.1.2 Konsep dasar pelatihan... 12

2.1.3 Metode pembelajaran ... 17

2.1.4 Simulasi ... 23

2.2 Konsep Dasar Kader Posyandu, Posyandu Lansia dan Lansia ... 29

2.2.1 Kader ... 29

2.2.2 Posyandu Lansia... 33

2.2.3 Lanjut usia (Lansia)... 42

2.3 Domain Perilaku... 58

2.3.1 Kognitif atau pengetahuan (cogn itive) ... 59

2.3.2 Afekt if atau sikap ... 60

2.3.3 Tindakan atau praktik (psikomotor) ... 63

2.4 Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat ... 64

2.4.1 Konsep keperawatan ... 66

2.4.2 Keperawatan komunitas ... 67

2.4.3 Peran dan fungsi perawat komunitas... 69

(11)

BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL D AN HIPOTESIS ... 80

3.1 Kerangka Konseptual ... 80

3.2 Hipotesis Penelitian... 81

BAB 4 M ETODE PENELITIAN ... 82

4.1 Desain Penelitian ... 82

4.2 Populasi, Sampel, Besar Sample Dan Sampling ... 82

4.2.1 Populasi ... 82

4.2.2 Sampel ... 82

4.2.3 Besar sampel ... 83

4.2.4 Sampling ... 83

4.3 Identifikasi Variabel Dan Definisi Operasional ... 84

4.3.1 Identifikasi variabel ... 84

4.3.2 Definisi operasional ... 85

4.4 Instrumen Penelitian... 87

4.4.1 Uji validitas dan reabilitas ... 87

4.5 Lokasi Dan Waktu Penelitian... 91

4.6 Prosedur Pengumpulan Data ... 91

4.6.1 Tahap persiapan prosedur pengumpulan data... 92

4.6.2 Tahap pelaksanaan pengambilan data ... 93

4.7 A nalisa Data ... 96

4.7.1 Analisis deskriptif ... 96

4.7.2 Analisis statistik ... 97

4.8 Kerangka Operasional ... 98

4.9 Masalah Etik (Ethical Clearance)... 99

4.10 K eterbatasan Penelitian ... 100

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 101

5.1 Hasil penelitian... 101

5.1.1 Gambaran umum lokasi penelitian... 101

5.1.2 Karakteristik responden... 103

5.1.3 Data variabel penelitian... 105

5.2 Pembahasan ... 112

5.2.1 Pengaruh pelatihan posyandu lansia dengan metode simulasi terhadap pengetahuan kader ... 112

5.2.2 Pengaruh pelatihan posyandu lansia dengan metode simulasi terhadap sikap kader ... 117

5.2.3 Pengaruh pelatihan kader dengan metode simulasi terhadap perubahan pengetahuan dan sikap kader ... 122

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ... 125

6.1 Kesimpulan... 125

6.2 Saran ... 126

DAFTAR PUSTAKA ... 127 LAMPIRAN

(12)

DAFTAR TABEL

Tabe l 2.1 Kategori Model pembelajaran dengan pendekatan student center learning…… 20

Tabe l 2.2 Kategori Matrik Kegiatan Pelayanan Kesehatan Di Posyandu Lansia (Depkes, 2006) ………...

39

Tabe l 2.3 Keaslian Penelitian ……….. 78

Tabe l 4.1 Definisi Operasional Pengaruh Pelatihan Kader Pos ya ndu Lans ia Dengan Metode Pembelajaran Simulasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kader tentang pelayanan Posyandu lansia di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014……….

85

Tabel 4.2 Hasil uji validitas pengetahuan tentang pelayanan posyandu lansia……… 89

Tabel 4.3 Hasil uji validitas sikap tentang pelayanan pos yandu lansia………... 89

Tabel 4.4 Hasil uji reabilitas instrument penelitian pelatihan kader pos yandu lansia……. 91

Tabel 5.1 Distribusi responden berdasarkan umur kader posyandu lansia di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014………

103

Tabel 5.2 Distribusi responden berdasarkan umur kader posyandu lansia di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014………

104

Tabel 5.3 Distribusi responden berdasarkan lama sebagai kader posyandu di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014………

104

Tabel 5.4 Distribusi identifikasi tingkat pengetahuan kader posyandu lansia sebelum intervensi pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014………..

105

Tabel 5.5 Distribusi identifikasi tingkat pengetahuan kader posyandu lansia sesudah intervensi pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014………..

105

Tabel 5.6 Identifikasi pengetahuan kader posyandu lansia sebelum dan sesudah diberika n intervensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014……….

(13)

Tabe l 5.7 Distribusi identifikasi sikap sebelum pelatihan kader dengan metode simulasi pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014……

108

Tabel 5.8 Distribus i ide ntifika si sikap sesudah pelatihan kader dengan metode simulasi pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014……

109

Tabel 5.9 Identifikasi sikap kader sebelum dan sesudah diberikan pelatihan kader tentang posyandu lansia dengan metode simulasi di wilayah kerja UPT Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014……

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Bagan identifikasi masalah pengaruh pelatihan kader dengan metode simulasi terhadap pengetahuan dan sikap kader Tentang Pelayanan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Banua Lawas ………...

5

Gambar 2.1 Mekanisme Pelayanan Posyandu Lansia dengan Sistem Tiga Meja………… 36

Gambar 3.1 Kerangka Konseptual Pengaruh Pelatihan Kader Posyandu Lansia Dengan Metode Pembelajaran Simulasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kader Tentang Pelayanan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Banua Lawas tanggal 22 November – 07 Desember 2014………..

80

Gambar 4.1 Kerangka Operasional Pengaruh Pelatiha n Kader Pos yandu Lansia Dengan Metode Pembelajaran Simulasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kader Tentang Pelayanan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Banua Lawas tanggal 22 November – 07 Desember 2014………..

(15)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat permohonan uji validitas dan reabilitas……… 129

Lampiran 2 Surat permohonan fasilitas pengambilan data penelitian………... 130

Lampiran 3 Surat pemberitahuan izin pe nelitian dari Kesbanglinmas Kabupaten Tabalong………...……….. 131 Lampiran 4 Surat keterangan selesai melaksanakan penelitian dari UPT Puskesmas Banua Lawas………...………... 133 Lampiran 5 Sertifikat kaji etik………...……… 134

Lampiran 6 Lembar penjelasan penelitian………...………….. 135

Lampiran 7 Lembar Persetujuan Menjadi Responden………... 141

Lampiran 8 Lembar Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Kader Terhadap Pelayanan Posyandu Lansia ………... 142 Lampiran 9 Satuan Acara Pembelajaran (SAP)……… 146

Lampiran 10 Materi pelatihan simulasi ………...………... 150

Lampiran 11 Leaflet ………...………. 153

Lampiran 12 Daftar hadir peserta pelatihan………...………... 155

Lampiran 13 Tabulasi da ta………...………... 157

Lampiran 14 Hasil analisis SPSS………...………. 164

(16)

DAFTAR SINGKATAN

ANA = American Nurses Asociation

BPPK = Buku Pedoman Pemeliharaan Kesehatan

BPS = Badan Pusat Statistik

Depkes RI = Departemen Kesehatan Republik I ndo nesia

Hb = haemoglobin

ICN = International Council of Nurses

IMT = Indeks Massa Tubuh

IQ = Intelligence Quotient

KMS = Kartu Menuju Sehat

KomNasLansia = Komisi Nasional Lansia

Lansia = Lanjut usia

PHC = Primary Health Care

PKMD = Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa

PMT = pemberian makanan tambahan

Posyandu = Pos Pelayanan Terpadu

prokes = promotor kesehatan desa

Puskesmas = Pusat Kesehatan Masyarakat

SD = Standar Deviasi

UKBM = Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat

UPT = Unit Pelayanan Terpadu

UU = Undang-Undang

WHO = World Health Organization

SMP = Sekolah Menengah Pertama

Gambar

Tabe l 5.7  Distribusi identifikasi  sikap sebelum pelatihan kader dengan metode simulasi  pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen  di wilayah kerja UPT  Puskesmas Banua Lawas pada tanggal 22 November - 07 Desember 2014……
Gambar 1.1  Bagan  identifikasi  masalah pengaruh pelatihan kader dengan metode  simulasi  terhadap pengetahuan dan sikap kader Tentang Pelayanan  Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Banua Lawas ……………..

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh gender, kompetensi, tipe kepribadian yang diproksikan dalam introvesion, etika profesi, independensi, penaksiran

Dari penjelasan mengenai pragmatik menurut para ahli, dapat didefinisikan bahwa pragmatik merupakan cabang ilmu bahasa yang mempelajari struktur bahasa

Hasil ini menunjukkan besarnya pengaruh pengalaman kerja, tingkat pendidikan, kesadaran etis, gender, profil fraud, independensi, kompetensi, dan risiko audit

Selain itu pentingnya penelitian ini adalah untuk menghasilkan bukti faktor apa yang mempengaruhi burnout di KAP Semarang, terbukti interaksi ketiga indikator dari role stress

Reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan. indikator dari variabel

PERBEDAAN EVALUASI ETIS, INTENSI ETIS, ORIENTASI ETIS DAN SIFAT MACHIAVELLIAN DILIHAT DARI GENDER DAN DISIPLIN ILMU PADA AUDITOR BPK RI.. PERWAKILAN PROVINSI

Menurut Djajasudarma (1994: 7), wacana lisan wujudnya berupa: (1) sebuah percakapan atau dialog yang lengkap dari awal sampai akhir, misalnya obrolan di warung, seperti warung

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan teknik wacana rumpang dapat meningkatkan sikap rasa ingin tahu dan prestasi belajar bahasa