1/12
STRATEGI OPTIMALISASI PENDAPATAN DAERAH DI KABUPATEN PEMALANG
Nama Diklat : Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan IVTahun : 2018
Ruang lingkup inovasi : Kabupaten/Kota
Cluster inovasi : Keuangan, Anggaran & Pendapatan Inovator : Bejo Suwarno, S.IP
Jabatan : Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Instansi : Kabupaten Pemalang
Latar Belakang
II. LATAR BELAKANG
Pengesahan Undang-undang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah nomor 28 Tahun 2009 (UU PDRD) sangat strategis dan mendasar dibidang desentralisasi fiskal, karena terdapat perubahan kebijakan yang cukup fundamental dalam penataan kembali hubungan keuangan antara pusat dan daerah. Sejalan dengan kewenangan tersebut, Pemerintah Daerah diharapkan lebih mampu menggali sumber-sumber keuangan khususnya untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pemerintahan dan pembangunan didaerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tuntutan peningkatan PAD semakin besar sering dengan semakin banyaknya kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan kepada daerah disertai pengalihan personil, peralatan, pembiayaan dan dokumentasi (P3D) ke daerah dalam jumlah besar, sementara itu sejauh ini dana perimbangan yang merupakan transfer keuangan oleh pusat kepada daerah dalam rangka mendukung pelaksanaan otonomi daerah meskipun jumlahnya relatif memadahi yaitu sekurang-kurangnya sebesar 25% dari penerimaan dalam APBN, namun daerah harus lebih inovatif dalam meningkatkan PAD
2/12
Masalah PAD dituntut mampu secara cepat dan tepat dalam menggali semua potensi dalam peningkatan PAD, hal ini sejalan dengan upaya pelayanan kebutuhan masyarakat yang tertuang dalam visi dan misi pemerintah Kabupaten Pemalang yaitu :
Visi “TERWUJUDNYA PEMALANG HEBAT YANG BERDAULAT, BERJATIDIRI, MANDIRI DAN SEJAHTERA”
Misi
1. Meningkatkan akses masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah berdasarkan azas musyawarah mufakat, dan gotong royong.
2. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, derajat kesehatan masyarakat, keluarga berencana, serta peningkatan keberdayaan perempuan, perlindungan sosial dan anak.
3. Mengembangkan ekonomi kerakyatan dan kedaulatan pangan berbasis sumberdaya lokal untuk menanggulangi kemiskinan dan pengangguran.
4. Meningkatkan sarana prasarana dasar serta memperkuat sentra-sentra produksi berbasis kewilayahan sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayah.
5. Mewujudkan kehidupan masyarakat yang agamis, toleran, harmonis, dan saling menghormati.
6. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, penegakan supremasi hukum serta kemudahan investasi dan daya saing daerah.
7. Menumbuhkan kembali budaya asli daerah sebagai landasan pembentukan jati diri dan kepribadian masyarakat.
Sesuai dengan Peraturan Bupati Pemalang nomor 70 tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organissai, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Pemalang mempunyai peran yang penting dalam pelayanan pendapatan daerah, sesuai dalam lampiran Peraturan Bupati Pemalang nomor 16 tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Pemalang Nomor 98 Tahun 2016 tentang Uraian Tugas Jabatan Struktural Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Pemalang mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
1. Menetapkan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) Penunjang Urusan Pemerintah bidang pengelolaan pendapatan daerah dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai pedoman penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA);
3/12
Rencana Kerja (Renja) penunjang urusan Pemerintahan bidang pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
3. Merupakan rencangan kebijakan teknis pengelolaan Pendapatan Asli Daerah sebagai pedoman pelaksanaan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD);
4. Mengarahkan penyelenggaraan program dan kegiatan bidang pengelolaan pendapatan daerah sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) bidang Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar penyelenggaraannya sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditentukan;
5. Menetapkan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) dan menindaklanjuti permohonan keberatan atas besaran ketetapan pajak oleh wajib pajak sesuai prosedur pengelolaan pajak daerah sebagai dasar pengenaan pajak daerah;
6. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Bapenda dengan instansi atau pihak terkait sesuai dengan program kerja agar target kerja tercapai sesuai rencana;
7. Merumuskan inovasi daerah urusan pemerintah bidang pengelolan pendapatan daerah sesuai dengan perkembangan tehnologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik;
8. Mengarahkan penyediaan dan pelayanan informasi publik yang berkaitan dengan Penunjang Urusan Pemerintahan bidang pengelolaan pendapatan berdasarkan hasil analisa dan atau pemanfaatan tehnologi guna efektifitas pelaksanaan pekerjaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik;
9. Mengarahkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Penunjang Urusan Pemerintahan bidang pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan indikator Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dalam rangka mencapai sasaran da tujuan organisasi;
10. Mengevaluasi pelaksanaan tugas Penunjang Urusan Pemerintahan bidang pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan rencana program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam rangka perbaikan kinerja;
11. Menyusun laporan pelaksanaan tugas Penunjang Urusan Pemerintahan bidang pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berdasarkan data dan analisa sebagai informasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsi dalam rangka tertib pelaksanaan tugas.
4/12
IV. MANFAAT PROYEK PERUBAHAN
Dengan strategi penerimaan pendapatan daerah, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi :
1. Bagi Project Leader :
a. Memenuhi persyaratan dalam pendidikan dan pelatihan kepemimpinan Tingkat II angkatan IV tahun 2018
b. Sebagai wujud inovasi dalam melaksanakan tugas pada Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Pemalang
2. Bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang:
a. Menjadi peluang baru dalam peningkatan potensi pajak dan restribusi secara rasional dan terukur sesuai dengan potensi yang ada
b. Dengan adanya payung hukum dalam tata kelola pajak dan restribusi akan memberikan peluang peningkatan pendapatan dari pajak dan restribusi melalui sop yang jelas dan terukur
c. Meningkatkan transparasi dan akuntabilitas pelaksanaan pelayanan penerimaan pajak daerah
3. Bagi Masyarakat/Wajib Pajak:
a. Memberikan informasi yang jelas bagi masyarakat tentang tata cara dan pembayaran pajak dan restribusi
5/12
c. Mengetahui kejelesan SOP pelayanan pajak dan restribusi daerah
4. Bagi Stakeholder:
a. Peningkatan koordinasi dalam data base perpajakan dan restribusi
b. Kecepatan dalam pelayanan kepada masyarakat
Milestone
Milestones/pentahapan proyek perubahan
No Tahapan Capain Utama Jangka Waktu I. Jangka Pendek
6/12 1
Rapat persiapan proyek perubahan /koordinasi Stakeholder :
a. Penyusunan materi rapat koordinasi
b. Rapat koordinasi dengan stakeholder internal c. Penandatanganan kesepakatan dukungan stakeholder Sosialisasi proyek perubahan dan kesepakatan dukungan stakeholder 5 (Lima) hari, minggu ke 4 bulan April 2018
7/12
2
Pembentukan Tim Efektif
a. Penyusunan draf SK Tim Efektif
b. Perumusan dan pembagian Tugas Tim Efektif
c. Penyusunan jadwal kegiatan tim Efektif
d. Pengesahan draft SK Tim Efektif
Terbentuknya Tim Efektif dengan SK Sekretaris Daerah serta penjelasan tugas dan jadwal
8 (Delapan) hari, minggu ke 1 s.d minggu ke 2 bulan Mei 2018
3
Pengunyusunan Peraturan Bupati
a. Menyiapkan materi perbub
b. Rapat koordinasi
c. Pembahasan draf perbub
d. Penyempurnaan draf perbub dengan bagian hukum
e. Pengesahan perbub
Tersedianya perbub pajak dan restribusi daerah
8 (delapan) hari, minggu ke 2 s.d minggu ke 3 bulan Mei 2018
8/12
4
Penyusunan Juklak
a. Menyusun draf juklak
b. Penyempurnaan juklak
c. Penandatangan juklak
Tersedianya juklak pajak dan restribusi daerah
4 (empat) hari, minggu ke 3 Mei 2018
5
Penyusunan SOP
a. Menyiapkan materi SOP
b. Rapat koordinasi
c. Uji coba draf SOP
d. Penyempurnaan draf SOP
e. Penandatangan SOP
Tersedianya SOP pajak dan restribusi daerah
8 (delapan) hari minggu ke 4 bulan Mei 2018
6
Penyusunan Sistem
a. Rapat koordinasi Tim
b. Pembuatan sistem
Tersedianya sistem informasi pengolahan data
2 (dua) hari minggu ke 1 bulan Juni 2018
9/12
7
Uji Coba Implementasi Sistem PBB-P2
a. Persiapan uji coba aplikasi
b. Uji coba aplikasi
Tersedianya aplikasi PBB-P2 2 (dua) hari minggu ke 3 bulan Juni 2018 8
Simulasi dan pelatihan sistem kepada petugas
a. Persiapan simulasi peluncuran aplikasi
b. Sosialisasi dan simulasi aplikasi
Terlaksananya simulasi dan peluncuran aplikasi
4 (dua) hari minggu ke 4 bulan Juni 2018
9
Evaluasi Pelaksanaan dan Pelaporan
a. Rapat koordinasi dan evaluasi dengan Tim efektif
b. Menyusun laporan dan pengesahan
Terlaksananya evaluasi pelaksanaan dan pelaporan
3 (tiga) hari, minggu ke 4 bulan Juni 2018
10/12
1.
Terlaksananya input data potensi untuk semua jenis pajak dan restribusi daerah
a. Penyusunan basis data pajak dan retsribsi daerah
b. Penyusunan input data dari basis data manual ke basis data sistem
Terwujudnya model pembayaran pajak daerah secara online
6 bulan (Juli s.d Desember 2018)
2
Penyempurnaan sistem informasi pengelolaan pajak dan restribusi daerah
a. Instal aplikasi pelayanan pajak dan restribusi daerah.
b. Pelatihan bagi operator pelayanan pajak dan restribusi daerah
c. Sosialisasi dan simulasi kepada stakeholder
Terlaksanya uji coba aplikasi penerimaan pajak
daerah secara online 6 bulan (Juli s.d Desember 2018)
11/12
1. Penyusunan data potensi pajak dan retsribusi daerah dengan
penggunaan SIMDA pendapatan online :
a. Penyiapan perangkat aplikasi dan buku panduan tentang pajak dan restribusi daerah
b. Instal aplikasi SIMDA pendapatan secara online
c. Sosialisasi penggunaan SIMDA pendapatan secara online
d. Pengunaan SIMDA pendapatan secara online Terwujudnya pengembangan SIMDA pendapatan online di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Pemalang 1 tahun (Januari 2019 s.d Desember 2019) 2
Penggunaan Aplikasi SIMDA Pendapatan oleh semua OPD pendapatan dengan :
a. Sosialisasi aplikasi pendapatan secara online kepada seluruh OPD pendapatan
b. Penggunaan SIMDA pendapatan secara online diseluruh OPD
c. Monitoring dan evaluasi atas SIMDA pendapatan secara online diseluruh OPD
Terwujudnya Aplikasi SIMDA pendapatan secara online di seluruh OPD pendapatan yang ada
1 tahun (Januari 2019 s.d
12/12
Dicetak melalui website E-Proper BPSDMD Provinsi Jawa Tengah (https://bpsdmd.jatengprov.go.id/eproper) pada 30 Aug 2021 06:03:36