21 Mei 2015
Market Review
Euro Cemaskan Tenggat Waktu Pembayaran Utang Yunani.
Euro terpuruk terhadap dollar pada hari Rabu seiring dibebani kecemasan atas prospek default Yunani menjelang tengat waktu penting tanggal 5 Juni untuk Athena mencapai kesepakatan dengan para krediturnya. Athena sedang berjuang untuk mencapai kesepakatan dengan para kreditur internasional atas reformasi ekonomi yang mereka katakan harus diimplementasikan sebelum dikucurkannya bantuan awal sebesar 7.2 miliar euro dari total dana bantuan sebesar 240 miliar euro untuk negara tersebut. Juru bicara parlemen pemerintah Yunani pada hari Rabu mengatakan bahwa Athena tidak akan melakukan pembayaran kepada IMF yang akan jatuh tempo tanggal 5 Juni kecuali mereka telah mencapai kesepakatan dengan para kreditur pada saat itu.
Abaikan Data Sentimen, Aussie Melemah.
Dollar Australia melemah pada hari Rabu walaupun sebuah hasil survei terhadap sentimen konsumen menunjukkan lonjakan tajam yang lebih tinggi. Sentimen konsumen Australia dari Westpac untuk bulan Mei melonjak 6.4% menjadi 102.4, itu adalah level tertinggi sejak Januari 2014. Kepala ekonom Westpac, Bill Evans mengatakan bahwa minutes dari pertemuan RBA bulan Mei menunjukkan bahwa mereka masih terus mengandalkan belanja rumah tangga untuk mendorong pebisnis dalam berinvestasi dan pekerja, yang dilihat dalam perekonomian berada di jalur untuk penurunan tingkat pengangguran dan pertumbuhan tahun 2016 yang di atas tren.
Minutes BoE Memulihkan Sterling.
Sterling diperdagangkan menguat versus Dollar AS dan Euro pada hari Rabu pasca minutes pertemuan Bank of England menunjukkan 2 pembuat kebijakan menilai keputusan antara menaikkan atau mempertahankan suku bunga memiliki peluang yang seimbang. Minutes rapat Monetary Policy Committee bulan Mei menunjukkan ke-9 anggota sepakat untuk menahan suku bunga pada rekor rendah 0,5%. Namun terdapat perbedaan pendapat mengenai resiko penurunan pengangguran, dimana sebagian dari mereka berpendapat hal itu bisa memicu akselerasi pertumbuhan upah dan pada gilirannya mendorong kenaikan inflasi yang lebih cepat dari harapan.
Fed's Evan: Kenaikan Suku Bunga Sebelum 2016 Tidak Tepat.
Kenaikan suku bunga AS sebelum awal tahun 2016 bisa menjadi langkah yang tidak tepat, menurut Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Charles Evans pada hari Rabu. Evans, yang telah sejak lama menyerukan penundaan kenaikan suku bunga guna menghindari resiko terhambatnya pemulihan ekonomi, mengatakan jika bank sentral AS tidak harus merubah kebijakan suku bunga sampai muncul keyakinan yang lebih besar bahwa target inflasi akan dapat tercapai dalam 1 atau 2 tahun. "Inflasi terlalu rendah. Federal Open Market Committee (FOMC) harus menahan diri untuk menaikkan suku bunga setidaknya sampai ada tanda-tanda lebih lanjut jika inflasi akan memenuhi target 2% dalam 1 atau 2 tahun ke depan," kata Evans dalam sebuah acara di Munich. "Kenaikan tingkat suku bunga sebelum awal 2016 mungkin tidak tepat," tambah Evans, yang merupakan anggota voting kebijakan Fed tahun ini dan salah satu sosok paling dovish di bank sentral AS.
Nikkei Berakhir di Level Tertinggi 15 Tahun.
Bursa saham Asia berakhir variatif pada hari Rabu, jelang rilis notulen rapat kebijakan moneter Federal Reserve AS. Indeks Nikkei ditutup di level tertinggi 15 tahun, naik 0,85% menjadi 20196,56, ditopang oleh data pertumbuhan ekonomi Jepang kuartal pertama yang tumbuh lebih tinggi dari ekspektasi. Ekonomi terbesar kedua di Asia tersebut tumbuh 2,4% dari tahun sebelumnya, lebih tinggi dari estimasi 1,5%, yang mengindikasikan Jepang menuju pertumbuhan yang lebih baik. Indeks Hang Seng melemah 0,4% terseret penurunan saham sektor energi akibat harga minyak mentah yang turun tajam. Indeks Kospi Korsel (KS200) naik 0,93% menjadi 265,36, ke level tertinggi tiga pekan, terangkat saham unggulan Samsung Electronics dan saham perusahaan broker yang banyak diminati investor. Fokus Pada Yunani, Bursa Eropa Mix.
Bursa Eropa berakhir mix seiring kecemasan kebangkrutanYunani yang semakin hari peluangnya semakin tinggi. Salah seorang pejabat Yunani yang dikutip Reuters menuturkan, tanpa kesepakatan dengan para kreditur, pemerintah Athena mungkin tidak bisa membayar cicilan 300 juta Euro ke IMF yang jatuh tempo tanggal 5 Juni. Agen pemeringkat, Moody's, bahkan memprediksi, mungkin akan terjadi pengaturan modal dan pembekuan deposit seiring tingginya peluang nasabah akan menarik depositnya dari bank karena takut pada kebangkrutan nasional dan keluarnya Yunani dari zona Euro. Enam bank besar didenda hampir $6 miliar dalam penyelesaian terkait manipulasi pasar valuta. Trader lega akhir investigasi telah dicapai dan berita ini membawa beebrapa saham bank utama menjadi lebih tinggi.
Wall Street Terkoreksi Pasca Minutes FOMC.
Wall Street ditutup mix pada hari Rabu, gagal bertahandekat rekor tinggi, setelah minutes the Fed mengkonfirmasi ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga di semester kedua tahun ini. Indeks utama sempat menguat sebelum berbalik turun, dengan S&P 500 mencetak rekor tinggi harian baru dan Nasdaq sempat diperdagangkan di atas rekor tinggi penutupannya. Minutes the Fed menunjukkan sebagian besar petinggi the Fed mengabaikan pelemahan ekonomi AS di awal tahun 2015, mengatakan bahwa pelemahan diakibatkan faktor sementara yang akan segera mererda. Hanya sejumlah petinggi yang mendukung kenaikan suku bunga di bulan Juni. Fokus investor juga akan tertuju pada pidato dari gubernur the Fed hari Jumat untuk petunjuk waktu kenaikan suku bunga pertama kalinya oleh bank sentral.
Emas Rebound Berkat FOMC Minutes.
Emas berfluktuasi, namun tetap di area positif, setelah rilisnotula rapat dari pertemuan Federal Reserve di bulan April yang menunjukkan para pejabat meragukan kekuatan perekonomian untuk menaikkan suku bunga di bulan Juni. Perlambatan perekonomian di kuartal pertama belum meyakinkan para pejabat Fed adanya bebrerapa data yang memuaskan sebagai alasan untuk menaikkan suku bunga di bulan Juni. Mayoritas pejabat Fed juga menilai kenaikan inflasi juga diimbangi pasar tenaga kerja dan data-data lain yang lemah. Minutes FOMC mengisyaratkan penundaan kenaikan suku bunga dan hal ini menjadi dukungan bagi perdagangan emas. Namun prospek pengetatan kebijakan moneter AS masih terbuka dan seharusnya dapat menjadi tekanan pada perdagangan emas dalam jangka panjang.
Penurunan Persediaan Menopang Perdagangan Minyak.
Harga minyak rebound setelah persediaan mingguan AS kembali turun. Meskipun demikian gain minyak masih terbatasi melimpahnya persediaan global dan penguatan Dollar. Minyak mentah turun hampir 2,7 juta barel pada pekan lalu, berkurang selama tiga pekan beruntun, berdasarkan data lembaga pemerintah Energy Information Administration (EIA). Walau dilaporkan lebih tinggi hampir tiga kali lipat dari estimasi pasar, namun masih sekitar setengah dari penurunan 5,2 juta barel yang dilaporkan asosiasi swasta American Petroleum (API). Penguatan minyak mentah juga terdorong data ekonomi yang kuat dan ketegangan geopoiltik di Asia, Jepang, perekonomian terbesar ketiga dunia, tumbuh 2,4% di kuartal I tahun ini. Sementara itu ketegangan masih berlanjut di Yaman dan ini meningkatkan harapan pasar minyak akan penurunan persediaan di pasar global karena Yaman terletak dekat jalur utama distribusi minyak.
Penjualan Meningkat, Laba Target Lampaui Estimasi.
Target Corp pada hari Rabu melaporkan kenaikan lebih besar dari ekspektasi pada laba kuartalan, terkait tingginya penjualan online dan tingkat permintaan untuk produk sebagai pusat rencana pertumbuhannya. Peritel terbesar ke-4 di AS tersebut menaikkan batas bagian bawah outlook tahun fiskalnya dan mengatakan telah membeli kembali sahamnya senilai 562 juta dollar di kuartal pertama. Ini merupakan keberlanjutan buybacks setelah hampir selama 2 tahun dalam sinyal terkini bahwa Target telah pulih dari perampasan data di akhir tahun 2013. Meski demikian, CFO Target John Mulligan mengatakan sentimen konsumen masih "labil" dan sulit untuk mengatakan apakah Target dapat mengambil alih bagian pasar dari Wal-Mart Stores Inc, yang mana melaporkan hasil yang mengecewakan pada hari Selasa. Saham Target menguat sebanyak 0.4% di kisaran $78.23 pada sesi pagi hari. Di luar biaya restrukturisasi dan barang lainnya, earnings naik menjadi $1.10 per lembar saham di kuartal pertama yang berakhir tanggal 2 Mei dari 92 sen pada setahun sebelumnya. Analis memperkirakan earnings sebeasr $1.03 per lembar saham. Target mengatakan penjualan pada toko yang sudah dibuka setidaknya selama 1 tahun naik sebanyak 2.3%, sesuai estimasi pasar.
Masuki Pasar TV Kabel AS, Altice Akuisisi Suddenlink.
Grup telekomunikasi asal Eropa, Altice telah sepakat untuk membeli perusahaan TV berbayar asal AS, Suddenlink Communications dalam kesepakatan senilai 9.1 milyar dollar, menandai langkah pertama ke seberang Atlantik di mana Altice juga berminat untuk membeli Time Warner Cable. Akuisisi Altice terhadap Suddenlink tidak memupuskan niatnya untuk membeli Time Warner Cable, menurut salah satu sumber dekat. Langkah mengejutkan tersebut merupakan bukti lebih lanjut bahwa Patrick Drahi, milyuner penemu Altice, ingin mendirikan perusahaan TV berbayar dan mobile raksasa setelah melakukan empat kesepakatan besar tahun lalu.Technical Outlook
EUR/USD.
Bias netral dalam jangka pendek dengan kisaran perdagangan terlihat diantara area 1.1220 -1.1000, harus menembus salah satu area tersebut untuk temukan petunjuk lebih lanjut. Untuk sisi atasnya, area 1.1220 adalah level resisten terdekat, break di atas area tersebut dapat mendorong harga lebih tinggi menguji ke 1.1320. Untuk sisi bawahnya, level support terdekat terlihat di kisaran 1.1000, break di bawah area tersebut dapat menyarankan untuk pergerakan bearish lanjutan menargetkan ke area 1.0880.
GBP/USD.
Bias sideways dalam jangka pendek dengan kisaran perdagangan terlihat di antara 1.5630 -1.5450, diperlukan menembus salah satu sisi untuk dapatkan petunjuk lanjutan, Untuk sisi atasnya, level resisten terdekat terlihat dikisaran 1.5630, break di atas area tersebut dapat memicu bullish lanjutan menuju ke 1.5725. Dan untuk sisi bawahnya, break di bawah 1.5450, dapat memicu pergerakan bearish lanjutan menuju ke 1.5340.
USD/JPY.
Bias bullish dalam jangka pendek selama harga dapat ditutup di atas MA 50-100-200 di grafik 4 jam. Level resisten terdekat berada di 121.45, break di atas area tersebut dapat lanjutkan pergerakan bullish menuju ke 122.00. Untuk sisi sebaliknya, level support terdekat terlihat dikisaran 120.40, break di bawah area tersebut seharusnya merubah momentum menjadi bearish menargetkan ke 119.80. USD/CHF. Bias cenderung bullish meskipun masih dibutuhkan clear break di atas area 0.9405 untuk memicu
momentum bullish lanjutan menuju area 0.9440 atau bahkan MA-200 di sekitar 0.9460. Sebaliknya, support terdekat berada di area 0.9355. Break kembali di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, kemungkinan menguji area 0.9325. MA-100 di sekitar 0.9295 bertindak sebagai support berikutnya.
AUD/USD.
Bias bearish terutama jika harga mampu break di bawah area 0.7860. Yang bisa memicu momentum bearish lebih lanjut menguji MA-200 di sekitar 0.7830, sebelum mengincar area 0.7800. Sebaliknya, area 0.7910 akan bertindak sebagai resistensi terdekat. Break kembali di atas area tersebut berpotensi memicu skenario koreksi bullish menguji ulang area 0.7945 atau bahkan area 0.7970.
XAU/USD.
Dalam grafik 4-jam, emas berpotensi sideways untuk jangka pendek dalan rentang area 1205 dan 1214. Tren penguatan membutuhkan konfirmasi penembusan resisten 1214 sebelum harga bisa membidik area yang lebih tinggi di kisaran 1219 – 1225. Di sisi lain, tren pelemahan dapat terpicu jika harga mampu menembus support 1205. Support berikutnya terlihat di kisaran 1199 dan 1193.
Hang Seng Futures.
Bias netral dalam jangka pendek seperti diindikasikan oleh MACD pada grafik 4 jam, untuk bertahan di sekitar area 27500. Dibutuhkan pergerakan konstan di atas area ini untuk memicu momentum bullish lanjutan kembali menguji area 28000 sebelum menuju area 28400. Untuk arah turun, pergerakan konstan di bawah area 27500 akan menambah tekanan bearish menuju area 26815 yang dapat mengubah bias menjadi bearish menuju area 26250.
Nikkei Futures.
Bias masih bullish dengan potensi koreksi bearish seiring RSI pada grafik 4 jam mengindikasikan kondisi overbought yang dalam. Target bullish selanjutnya ada pada area 20500. Sementara itu, untuk pergerakan turun, support terdekat masih terdapat pada area 20000, break ke bawah area ini dapat memicu koreksi bearish menuju area 19800 sebelum menguji area 19650.
Kospi Futures.
Mengacu dari grafik 4-jam, bias bullish meskipun masih diperlukan penembusan konsisten di atas area 266.45 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 267.45 atau bahkan area 268.15. Sebaliknya, support terdekat dapat dijumpai di area 264.55. Break kembali di bawah area tersebut bisa memicu skenario koreksi bearish menguji ulang area 263.70, sebelum mengincar area 262.80.Pivot Levels
Support PIVOT Resistance Trend
EUR/USD 1.0922 1.1012 1.1053 1.1102 1.1143 1.1192 1.1282 Sideways USD/JPY 119.34 120.24 120.80 121.14 121.70 122.04 122.94 Bullish GBP/USD 1.5301 1.5416 1.5477 1.5531 1.5592 1.5646 1.5761 Sideways USD/CHF 0.9233 0.9302 0.9337 0.9371 0.9406 0.9440 0.9509 Sideways AUD/USD 0.7743 0.7816 0.7846 0.7889 0.7919 0.7962 0.8035 Bearish Hang Seng 26910 27225 27362 27540 27677 27855 28170 Bullish Nikkei 19860 20040 20145 20220 20325 20400 20580 Bullish KOSPI 259.85 262.40 264.10 264.95 266.65 267.50 270.05 Sideways FTSE 6852.5 6917.5 6957.5 6982.5 7022.5 7047.5 7112.5 Bullish DAX 11638.5 11743.5 11803.5 11848.5 11908.5 11953.5 12058.5 Bullish DOW 18112 18193 18225 18274 18306 18355 18436 Bullish Gold 1188.28 1198.53 1204.12 1208.78 1214.37 1219.03 1229.28 Bullish OIL 56.75 57.69 58.23 58.63 59.17 59.57 60.51 Bullish
Upcoming Data and Events Wednesday, May 20th
WIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last
06.50 JP Prelim GDP q/q Q1 High 0.6 0.4 % 0.4
07.30 AU Westpac Consumer Sentiment May Med 6.4 - % 2.4
13.00 DE German PPI m/m Apr Low 0.1 0.2 % 0.1
15.30 GB MPC Offcial Bank Rate Votes May High 0-0-9 0-0-9 - 0-0-9 GB MPC Asset Purchase Facility Votes May Med 0-0-9 0-0-9 - 0-0-9 16.00 CH ZEW Economic Expectations Apr Low -0.1 - Ind -23.2 19.30 CA Wholesale Sales m/m Mar High 0.8 0.9 % -0.4 21.30 US Crude Oil Inventories w/e Med -2.7 -1.3 Mln -2.2
Thursday, May 21st
WIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last
08.00 AU MI Inflation Expectations Apr Med - % 3.4
08.35 JP Flash Manufacturing PMI May Low 49.5 Ind 49.9 08.45 CN HSBC Flash Manufacturing PMI May High 48.6 Ind 48.9 11.30 JP All Industries Activity m/m Mar Low -0.4 % 0.1 14.00 FR French Flash Manufacturing PMI May High 48.6 Ind 48.0
FR French Flash Service PMI May Med 52.0 Ind 54.1 14.30 DE German Flash Manufacturing PMI May High 51.9 Ind 52.1 DE German Flash Service PMI May Med 53.9 Ind 54.0 15.00 EU Flash Manufacturing PMI May Med 51.8 Ind 52.0
EU Flash Service PMI May Med 53.9 Ind 54.1
EU Current Account Mar Med 26.1 Bln 26.4
15.30 GB Retail Sales m/m Apr High 0.4 % -0.5
17.00 GB CBI Industrial Order Expectation May Med 3 Ind 1 18.30 EU ECB Monetary Policy Meeting Accounts Apr Med - -
-19.30 US Unemployment Claims w/e High 271 K 264
20.45 US Flash Manufacturing PMI May Med 54.6 Ind 54.1
21.00 EU Consumer Confidence Apr Low -5 Ind -5
US Phily Fed Manufacturing Index May High 8.3 Ind 7.5
US Existing Home Sales Apr Med 5.23 Mln 5.19
US CB Leading Index m/m Apr Low 0.3 % 0.2
AGENDA ON MAY 21st2015
Sintra, Portugal - Forum European Central Bank (sampai 23 Mei). Pembicara: Presiden ECBMario Draghi, dan anggota dewan Peter Praet, IMF Economic Counsellor Olivier Blanchard, Gubernur BoE Mark Carney, Gubernur Central Bank of Mexico Agustin Carstens, Gubernur Central Bank of Ireland Patrick Honohan, Kepala Ekonom Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Catherine Mann, dan Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda.
New York - U.S. Treasury Assistant Secretary for Economic Policy Karen Dynan berpartisipasi dalam "Panel C: Implications for monetary policy and financial stability" dalam acara konfrensi
Mortgage Contract Design: Implications for Households, Monetary Policy, and Financial Stability yang diadakan Federal Reserve Bank New York - 00.30 WIB (Jumat).
London - Wakil Gubernur Bank of England, Jon Cunliffe, berbicara di London. Tokyo - Rapat Kebijakan Moneter Bank of Japan (Sampai 22 Mei).
EARNINGS & FACTORS TO WATCH FOR INDICES ON THURSDAY
DIARY GOVERNMENT DEBT AUCTIONS
Jepang : Lelang Discount Bill tenor 3 bulan, lelang Enhanced-liquidity Inggris : Lelang 4¾% Treasury Gilt 2030
Perancis : Lelang BTAN/Index-linked Securities
THE HIGHEST AND LOWEST LEVEL 2015
A Week May Year 2015
CUR HIGH LOW RANGE HIGH LOW HIGH LOW
EUR 1.1445 1.1061 384 1.1465 1.1061 1.2108 1.0461 JPY 121.47 119.32 215 121.47 118.87 122.01 115.84 GBP 1.5744 1.5445 299 1.5813 1.5087 1.5813 1.4564 CHF 0.9404 0.9152 252 0.9411 0.9070 1.0238 0.8058 AUD 0.8050 0.7860 190 0.8162 0.7786 0.8295 0.7531 IDR 13185 13080 105 13212 12969 13244 12380 GOLD 1232.29 1203.20 29.09 1232.29 1169.80 1307.49 1147.94
CURRENCY MARKET RANGE TRADING on May 20th2015
Currency Open High Low Close Range Change Previous
EUR 1.1141 1.1151 1.1061 1.1094 90 -0.49% 1.1149 JPY 120.64 121.47 120.57 121.37 90 0.56% 120.69 GBP 1.5508 1.5586 1.5471 1.5537 115 0.17% 1.5511 CHF 0.9370 0.9404 0.9335 0.9373 69 0.03% 0.9370 AUD 0.7916 0.7933 0.7860 0.7875 73 -0.49% 0.7914 CAD 1.2230 1.2255 1.2165 1.2207 90 -0.20% 1.2231 SGD 1.3355 1.3398 1.3334 1.3370 64 0.10% 1.3357 IDR 13180 13180 13140 13180 40 0.46% 13120 GOLD 1208.08 1213.45 1203.20 1209.70 10.25 0.20% 1207.30 SILVER 17.08 17.27 16.93 17.11 0.34 0.12% 17.09 OIL 58.32 59.04 58.10 58.76 0.94 2.55% 57.30
CURRENCY CROSSES RANGE TRADING
Currency Open High Low Close Range Change Previous
EUR / JPY 134.42 134.85 133.90 134.63 95 0.04% 134.57 EUR / CHF 1.0443 1.0447 1.0388 1.0399 59 -0.48% 1.0449 EUR / GBP 0.7181 0.7185 0.7125 0.7144 60 -0.61% 0.7188 CHF / JPY 128.70 129.64 128.62 129.49 102 0.53% 128.81 AUD / JPY 95.56 95.87 95.25 95.56 62 0.04% 95.52 GBP / CHF 1.4537 1.4610 1.4510 1.4560 100 0.19% 1.4532 GBP / JPY 187.13 188.60 187.08 188.55 152 0.73% 187.18 EUR / CAD 1.3624 1.3634 1.3519 1.3544 115 -0.69% 1.3638 EUR / AUD 1.4062 1.4113 1.4012 1.4087 101 -0.01% 1.4089 GBP / AUD 1.9577 1.9760 1.9554 1.9728 206 0.68% 1.9594 AUD / NZD 1.0762 1.0800 1.0742 1.0777 58 0.01% 1.0776
GLOBAL MARKET INDICES RANGE TRADING
Currency Open High Low Close Range Change Previous
SSIamM5 20125 20295 20115 20205 180 0.87% 20030 SSIpmM5 20190 20265 20160 20250 105 0.22% 20205 .N225 20175.59 20278.89 20148.51 20196.56 130.38 0.85% 20026.38 NIYM5 20210 20305 20120 20275 185 0.65% 20145 KSM5 263.70 265.80 263.25 265.80 2.55 0.89% 263.45 HSIK5 27718 27719 27404 27498 315 -0.55% 27651 .HSI 27751.44 27751.44 27490.33 27585.05 261.11 -0.39% 27693.54 .JKSE 5288.210 5312.904 5278.101 5292.749 34.803 0.44% 5269.371 FFIM5 6985.5 7007.5 6942.5 6998.0 65.0 0.35% 6973.5 FDXM5 11846.5 11893.5 11788.5 11863.0 105.0 0.36% 11820.0 DJM5 18282 18324 18243 18256 81.0 -0.15% 18284 .DJI 18315.06 18350.13 18272.56 18285.40 77.6 -0.15% 18312.39 NQM5 4501.75 4534.00 4482.25 4505.50 51.8 0.09% 4501.25 .IXIC 5072.438 5097.517 5050.214 5071.743 47.3 0.03% 5070.034 ESM5 2124.25 2132.25 2119.25 2122.50 13.0 -0.09% 2124.50 USD 95.320 95.837 95.257 95.576 0.6 0.30% 95.291
US Market Movers
Most ActivesStocks Price % Change
Prima Biomed 5.91 +269.38%
Bank of America 16.74 -0.18%
Yahoo! 42.79 +4.42%
American Airlines Group 43.06 -10.01%
IsoRay 3.12 +93.79%
Top Gainers
Stocks Price % Change
Prima Biomed 5.91 +269.38% IsoRay 3.12 +93.79% Code Rebel 25.50 +60.88% Sarepta Therapeutics 26.24 +60.20% CymaBay Therapeutics 4.45 +31.66% Top Losers
Stocks Price % Change
Lpath 0.3451 -79.82%
EVINE Live 3.65 -35.17%
CNinsure 8.62 -21.57%
Skyline Medical 3.35 -21.18%
DISCLAIMER:
Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
Composed by:
Research and Analysis Team Email:[email protected] www.monexnews.com