• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III GAMBARAN UMUM PT GUWA TIRTA SEJAHTERA DI KARANGPANDAN. saham 4 orang, masing-masing: Bp. R Soejono, Ibu Dwi Maryati, Bp. H

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III GAMBARAN UMUM PT GUWA TIRTA SEJAHTERA DI KARANGPANDAN. saham 4 orang, masing-masing: Bp. R Soejono, Ibu Dwi Maryati, Bp. H"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

37 A. Sejarah Perusahaan

Direncanakan sejak tahun 1995 dengan pendirian PT, dengan pemegang saham 4 orang, masing-masing: Bp. R Soejono, Ibu Dwi Maryati, Bp. H Soekamso, dan Ibu Hj. Siti Aminah.

Landasan hukum pendirian PT Guwa Tirta Sejahtera meliputi: § Kelembagaan

Akte notaris RM. Soegeng Soemarjo No. 13 Oktober 1995 SK Dep. Keh. No. C2-16297-HT01. Th.1995

Akte notaris Dewi cahyani Edy Sud, SH no. 62, 7 Maret 1999 § Usaha SIUP No. 03/11-34/PB/X/1999 TDP No. 112311500177 TDI No. 15/DPPK/2/X/1999 NPWP No. 1.752.057.8-526 NPWPD No. 2.0122393.08.06

Visi, misi dan tujuan pendirian perusahaan adalah § Visi : Hadir sebagai aset daerah yang bermanfaat

(2)

§ Misi : Menjadikan air mineral utra sebagai kebutuhan pokok konsumen

§ Tujuan : Memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya secara lestari dan dinamis demi kesejahteraan bersama dan kemajuan perusahaan.

Dalam rapat pemegang saham menetapkan komposisi kepengurusan PT Guwa Tirta Sejahtera sebagai berikut:

1. Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Bp. R Soejono Anggota Komisaris : Bp. H. Soekamso 2 Dewan direksi

Direktur Utama : Dwi Maryati

Direktur : Hj. Sri Umiyati, SH.

Pengelolaan operasional perusahaan, termasuk didalamnya pengadaan, pengaturan dan penetapan karyawan dipercayakan sepenuhnya kepada dewan direksi. Pembangunan pabrik dilakukan mulai tahun 1996 s/d 1997 dan operasional pabrik dimulai Juli 1998 dengan rekruitmen, seleksi penerimaan karyawan diteruskan dengan pelatihan-pelatihan baik tentang mutu produk, operasional mesin beserta pemeliharaannya. Pelatihan sampai dengan penyusunan dokumen mutu dipandu langsung dari Balai Penelitian dan Pengembangan Industri, Laboratorium Pengujian Limbah Lingkungan dan aneka

(3)

komoditi, Departemen Perindustrian dan perdagangan RI, Jawa Tengah serta Pusat Standartisasi dan Akreditasi Nasional Deperindag RI.

Pada tanggal 22 Agustus 1999 dimulai dengan produksi promo dengan menghasilkan satu jenis produk yaitu galon 19 liter. Pada bulan November 1999 dimulai produksi komersial dengan prioritas pasar Karanganyar- Solo, kemudian pada bulan Desember 1999 mulai memproduksi cup 220 ml dan botol 500 ml.

B. Lokasi perusahaan

PT Guwa Tirta Sejahtera terletak di desa Milir, kelurahan Salam, kecamatan Karangpandan, kabupaten Karanganyar. Alasan pemilihan lokasi tersebut antara lain :

- Dekat dengan bahan baku, sehingga mengurangi biaya transportasi - Ditinjau dari tujuan sebagai tempat produksi tergolong representatif - Areal perusahaan yang luas

- Dapat memberi lapangan kerja, khususnya bagi masyarakat sekitar lokasi perusahaan

C. Struktur Organisasi

1. Bagan struktur organisasi PT Guwa Tirta Sejahtera dapat dilihat pada gambar 7.

(4)

Gambar 7

STRUKTUR ORGANISASI PT. GUWATIRTA SEJAHTERA

2. Deskripsi pekerjaan masing-masing bagian v Direktur

Tugasnya adalah mengkoordinir, mengatur dan mengawasi kinerja departemen dan atau institusi non departemen di lingkup tanggung jawabnya. Bertanggung jawab atas operasional perusahaan sesuai

PRODUKSI PROCESSING DIREKTUR UTAMA DIREKTUR QUALITY CONTROL

MARKETING KEUANGAN&AKUNTING UMUM

FINISHING GUDANG RT & PEMBELIAN

MEKANIK K

(5)

kewenangan yang didelegasikan oleh direktur utama, melakukan pengaturan koordinasi dan evaluasi kinerja untuk mencapai tujuan perusahaan serta memberikan laporan kepada direktur utama sesuai tugasnya. Berwenang dalam mengatur tata kerja dan mekanisme kerja serta evaluasi kinerja departemen, memberikan pendapat kepada direksi perihal departemen dan personalnya.

v Quality Control

Tugasnya melakukan pengujian terhadap: bahan baku, bahan penolong, proses produksi, produk jadi, dan produk retur. Tugas lainnya adalah membuat analisis atas kasus yang diluar seharusnya dan mengusulkan tindakan korektif dan perbaikan. Bertanggung jawab atas mutu barang yang digunakan, diproses dan diproduksi secara fisik dan laboratories sesuai SNI. Bertanggung jawab atas terealisirnya komitmen manajemen dan sasaran mutu. Berwenang dalam menetapkan kesesuaian bahan baku dan proses produksi produk air mineral utra.Berwenang melakukan pemusnahan produk yang tidak sesuai dengan standart perusahaan. v Produksi

Bertugas menyusun rencana produksi, melaksanakan produksi sesuai rencana baik dalam kuantitas maupun kualitas, memelihara peralatan produksi. Bertanggung jawab dalam mengkoordinir kinerja produksi baik secara individual maupun melalui koordinator profesi dan koordinator operasional, mencapai sasaran mutu dan komitmen

(6)

manajemen yang sudah ditetapkan. Berwenang dalam mengatur tata kerja dan mekanisme produksi, melakukan koordinasi produksi, menyusun rencana belanja produksi dan melakukan evaluasi kinerja di departemennya.

v Marketing

Bertugas melakukan evaluasi kinerja pemasaran secara periodik, menyiapkan kebijakan pemasaran. Bertanggung jawab membentuk, membina dan mengembangkan jaringan pasar, mengkoordinir kinerja distributor, melakukan monitoring dan evaluasi pasar baik bagi utra maupun kompetitor secara berkala. Berwenang mengatur tata kerja dan mekanisme kerja pemasaran, mengevaluasi dan mengusulkan kebijakan pemasaran kepada direksi serta mengevaluasi kinerja perangkat pemasaran.

v Umum

Bertugas melaksanakan kegiatan administrasi kantor, mempersiapkan dan mengatur kegiatan rapat-rapat, mempersiapkan sumber daya manusia sesuai klasifikasi yang dibutuhkan.Bertanggung jawab dalam mengkoordinir kepala bidang, mengelola dokumen dan arsip perusahaan serta melakukan penataan ruang, penyimpanan dan mobilitas barang perusahaan. Berwenang mengatur tata kerja dan mekanisme kerja di departemennya dan mengevaluasi kebijakan perusahaan di departemennya.

(7)

v Keuangan dan akunting

Bertugas membuat laporan harian dan penjualan, membuat laporan dan pembayaran gaji ke semua karyawan serta menyetorkan hasil penjualan ke bank. Bertanggung jawab atas pengeluaran dan penerimaan uang. Berwenang dalam menolak laporan yang tidak sesuai dengan kwitansi yang ada.

D. Personalia

Pada saat ini PT Guwa Tirta Sejahtera memiliki 65 orang karyawan dengan rincian berdasarkan tingkat pendidikan sebagaimana Tabel I berikut.

Tabel I

Keadaan Jumlah karyawan PT Gua Tirta Sejahtera menurut Tingkat Pendidikan tahun 2003

No Tingkat Pendidikan Jumlah (orang) Persentase (%) 1 Sarjana (S1) 8 12,3 2 Sarjana Muda (D3) 9 13,8 3 SLTA 40 61,53 4 SLTP 6 9,2 5 SD 2 3,07 Jumlah 65 100

(8)

Penerimaan karyawan PT Guwa Tirta Sejahtera menjadi tanggung jawab bagian personalia, setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan perusahaan. Adapun spesifikasi karyawan yang diterima sebagai staff perusahaan adalah:

a. Persyaratan umum - Umur - Jenis kelamin - Pendidikan akhir - Pengalaman kerja b. Persyaratan khusus

- Kemampuan dan ketrampilan kerja - Kedisiplinan - Pengetahuan - Kesehatan - Inisiatif - Kepribadian - Hubungan sosial

Penilaian calon karyawan dilakukan oleh bagian staff personalia yang selanjutnya atas persetujuan direktur ditetapkan sebagai karyawan. Penerimaan karyawan dan pemberhentianya diatur dengan mekanisme perjanjian kerja. Peraturan yang dibuat dalam akta kontrak kerja yang ada di perusahaan meliputi:

(9)

1. Gaji karyawan

Gaji karyawan dibayarkan sebagai gaji bulanan. Selain itu karyawan juga berhak atas upah lembur, tunjangan kesehatan, tunjangan hari raya dan uang pesangon.

2. Tata tertib

Meliputi tata tertib jam kerja, kewajiban umum karyawan, petunjuk teknis pelaksanaan tugas dan pekerjaan serta mekanisme operasional perusahaan.

3. Ijin cuti dan meninggalkan perusahaan

Cuti yang diberikan berupa cuti tahunan serta ijin libur kerja selama waktu tertentu dengan upah penuh, seperti:

- Ijin perkawinan - Kematian keluarga

- Cuti hamil dan melahirkan

4. Jaminan kesehatan dan keselamatan kerja 5. Pakaian dan perlengkapan kerja

6. Tindakan disiplin, ganti rugi, skorsing dan pemecatan

E. Aspek produksi

Air mineral utra bahan bakunya berupa air yang berasal dari sumber mata air di Semprong, Ngargoyoso. Diperlukan studi yang cukup lama dalam memilih sumber mata air sehingga dipenuhi syarat-syarat mata air, yaitu:

(10)

- Bebas E-coli

- Kondisi tetap sepanjang tahun - Debit air cukup

- Kandungan mineral sesuai standart Depkes

Utra adalah air mineral murni,. proses produksi air mineral utra hanya di sanitasi melalui tahap-tahap penyaringan dan ozonisasi. Untuk melakukan proses produksinya, perusahaan mempergunakan alat-alat dan mesin antara lain:

1. Mesin SIDEL 2. Tank Sand filter 3. Tank carbon filter 4. Tank membran filter 5. Ozonator

Alat-alat dan mesin yang selengkapnya ada pada lampiran 1. Sedangkan untuk komposisi mineral produk utra adalah:

Komposisi Bobot (dalam Mg/1)

Sodium (Na) Kalsium (Ca) Magnesium (Mg) Jodisium (I) Khlorida (Cl) Fluorida (F) Bikarbonat (CaCo3) Besi (Fe) 18,90 29,06 10,62 0,30 16,50 0,55 134,50 0,08 Sumber: PT Guwa Tirta Sejahtera

(11)

F. Proses produksi

Proses produksi yang dilakukan oleh PT Guwa Tirta Sejahtera meliputi beberapa tahapan yaitu, penyaringan, disinfeksidan tahap pengisian botol. Bahan baku air yang disuplai PDAM dengan mengambil dari sumber mata air dari Ngargoyoso di simpan dalam bak penampungan dan bak pengendapan. Selanjutnya air dalam bak, dialirkan dengan waterpump ke tangki I (Antrasite Filter) yang berfungsi untuk menghilangkan bau dan racun. Dari tangki I, dilanjutkan ke tangki II (carbon Filter) yang berfungsi untuk menghilangkan bau, mengurangi zat besi dan mengurangi bakteri. Setelah melalui melalui antrasite filter dan carbon filter, dilanjutkan dengan filterisasi di 3 buah mikron filter masing-masing mulai 1 mikron, 0,5 mikron hingga 0,2 mikron yang berfungsi untuk mengurangi kotoran dengan ukuran yang terkecil (0,2 mikron). Proses selanjutnya adalah ozonisasi, dimana proses ini berfungsi untuk merusak sel atau bakteri. Ozon ini dihasilkan dari udara luar (O2) yang dikeringkan oleh air dyer dengan sistem pemampatan. Ultra violet (UV) berfungsi untuk membunuh bakteri yang tidak mati oleh ozone, sekaligus untuk mengurangi bau ozone. Proses selanjutnya adalah tangki mixing yang berfungsi utnuk mencampur ozone dengan air. Air yang telah diproses melalui berbagai filter diatas kemudian ditampung dalam storage tank, sebelum air siap dialirkan ke kemasan melalui conveyer pengisian.

Untuk lebih jelasnya akan diberikan skema proses produksinya pada lampiran 2.

(12)

G. Aspek-aspek pemasaran perusahaan

1. Segmentasi Pasar

Dasar-dasar yang di pakai PT Guwa Tirta Sejahtera untuk mengadakan segmentasi pasar adalah:

§ Segmentasi Geografis

Segmentasi geografis dilakukan dengan membagi pasar menjadi unit unit geografis, misalnya propinsi , kabupaten, kota dan sebagainya. Pada awalnya PT Guwa Tirta Sejahtera hanya memasarkan produknya di wilayah kabupaten Karanganyar dan eks karesidenan Surakarta, tetapi seiring dengan perkembangan, PT Guwa Tirta Sejahtera mulai melebarkan segmen pasarnya dengan tetap memperhatikan perbedaan kebutuhan dan selera yang ada di masing-masing wilayah.

§ Segmentasi Demografi

Segmentasi jenis ini memisahkan pasar ke dalam kelompok-kelompok yang didasarkan pada variabel demografi seperti umur, jenis kelamin, besarnya keluarga, penghasilan, pekerjaan dan lain sebagainya. Pada saat ini PT Guwa Tirta Sejahtera membagi pasar ke dalam kelompok atas dasar kepedulian terhadap konsumen yang berpenghasilan menengah ke bawah.

§ Segmentasi Sosiologis

Pada jenis segmentasi ini, para konsumen dibagi dalam beberapa kelompok yang berlainan menurut kelas sosial, gaya hidup atau berbagi

(13)

ciri kepribadian. Produk dari PT Guwa Tirta Sejahtera ditujukan untuk kelas sosial menengah kebawah ataupun bagi konsumen yang memiliki gaya hidup praktis dan serba instan.

2. Pasar Sasaran

PT Guwa Tirta Sejahtera mengidentifikasikan segmen pasar dengan membagi ke dalam dua kelompok yaitu:

- Kelompok umum

Perusahaan menawarkan produk kepada masyarakat umum - Kelompok khusus

Perusahaan merancang saluran distribusi dengan harga khusus kepada sekolah-sekolah, perusahaan-perusahaan, instansi pemerintah yang diajak kerjasama.

3. Daerah Pemasaran

Area pasar produk dari PT Guwa Tirta Sejahtera sampai dengan bulan Juli 2003 meliputi eks karesidenan Surakarta, Yogyakarta, magelang, Wonosobo, Purworejo, Semarang, Ngawi, Madiun, Surabaya dan Sidoarjo.

4. Bauran pemasaran § Produk

Perusahaan ini memproduksi air mineral dengan label “Utra”. Kualitas produk PT Guwa Tirta Sejahtera telah dijamin dengan sertifikasi yang dikeluarkan oleh Pustan Deperindag Jakarta dan Badan POM Jakarta, yaitu:

(14)

§ SNI. 013553- 1996 dengan sertifikat No. D116/Pustan/SNI- BW/V/1999, tanggal 08 Mei 1999.

§ MD No. 249111001221 dengan sertifikat No. 01.02.51.526.PKPI/MD/10/01/871, tanggal 19 Juni 1999. Adapun jenis produknya meliputi:

- Cup = 220 ml - Botol plastik = 500 ml - Gallon = 19 L § Harga

Harga harga produk air minum PT Guwa Tirta Sejahtera sebagai berikut: - Utra 19 liter = Rp. 3500,00

- Utra 500 = Rp. 700,00 - Utra cup = Rp. 400,00

Keadaan yang mempengaruhi penetapan harga antara lain:

- Biaya yang dikeluarkan untuk gaji, administrasi, promosi dan biaya lainnya.

- Keadaan perekonomian secara umum, segmentasi pasar dan harga dari pesaing.

§ Promosi

Kegiatan promosi perusahaan dimaksudkan untuk meningkatkan volume penjualan. Tujuan minimalnya adalah paling tidak mempertahankan volume penjualan tertinggi yang pernah dicapai perusahaan. Biaya yang

(15)

diperlukan bagi kegiatan promosi pada PT Guwa Tirta Sejahtera diambil dari total penjualan perusahaan.

§ Distribusi

Dalam hal ini perusahaan memasarkan sendiri produknya dan menggunakan distributor, dimana distributor ini berlaku sebagai konsumen sekaligus sebagai pengecer yang selanjutnya berhubungan langsung dalam kegiatan penjualan dengan konsumen. Di dalam kegiatan distribusi ini, perusahaan mengambil kebijaksanaan untuk menyalurkan produk kepada distributor yang akan menjual lagi kepada agen-agen dibawahnya. Gambar 8.

Gambar 8.

Saluran distribusi air minum utra

Pabrik

Distributor

Agen

Konsumen

Dalam mengirimkan produknya kedaerah pemasaran, perusahaan menyediakan sarana pengangkutan yang berupa mobil box sebanyak 8 buah. Mobil-mobil ini digunakan untuk mengirim produk dari dalam ke luar kota. Jenis kendaraan yang dimiliki antara lain 5 L300 rak dan 3 L300 box.

Referensi

Dokumen terkait

“Sistem Informasi Perpustakaan adalah suatu cara yang digunakan untuk mempermudah pihak manajemen/karyawan dalam proses pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan

Faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumokoniosis pekerja tambang batu bara diantaranya adalah umur, lama pajanan, penggunaan masker dan kelainan faal paru. Faktor

Panitia Pembangunan GKI Karawaci atas nama Majelis Jemaat GKI Karawaci menyampaikan ucapan terima kasih kepada jemaat yang telah tergerak untuk membantu

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai kajian yuridis pemidanaan terhadap tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak di Pengadilan Negeri

Tinggi badan ibu yang pendek berisiko 1,3 kali memiliki balita stunting dibandingkan dengan dengan ibu yang memiliki tinggi badan yang tinggi Bila orang tua pendek

Dengan tayangan video/kartun contoh penerapan tataran bahasa dan unggah- ungguh siswa dapat memahami penerapan tutur kata dalam bahasa jawa sesuai dengan unggah-ungguh

usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak; menyalah gunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau pengukuhan pengusaha kena pajak; tidak menyampaikan SPT;

Jika dibandingkan dengan jaringan statis, dengan jalur interkoneksi antar terminal yang pasif, konfigurasi jalur dalam sebuah jaringan interkoneksi dinamis merupakan fungsi