• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM MANAGEMENT PARKIR BERBASIS SMS GATEWAY DI KRATON PLAZA MOJOKERTO.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SISTEM MANAGEMENT PARKIR BERBASIS SMS GATEWAY DI KRATON PLAZA MOJOKERTO."

Copied!
79
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Prasyar at Dalam Memperoleh Gela r Sar ja na Komputer

Pr ogr am Studi Teknik Infor matika

Oleh : Anggi Prasetyo

0734010250

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNOLOGI I NDUSTRI

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”

J AWA TIMUR

(2)
(3)
(4)

Halaman

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

UCAPAN TERIMA KASIH ... iv

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR TABEL ... xiii

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 2

1.3 Batasan Masalah ... 2

1.4 Tujuan ... 3

1.5 Manfaat ... 3

1.6 Metode Penelitian ... 4

1.7 Sistematika Penulisan ... 5

(5)

2.4 Komponen Sistem Informasi ... 8

2.5 Elemen Sistem Informasi ... 11

2.6 Visual Basic.Net ... 14

2.7 SQL Server ... 14

2.8 Power Designer 11 ... 16

BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Analisis Sistem... 28

3.2 Pengumpulan Data ... 28

3.3 Analisis Data ... 29

3.4 Perancangan Sistem ... 29

3.4.1 Konteks Diagram ... 30

3.4.2 Data Flow Diagram Level 0 ... 31

3.5 Conceptual Data Model (CDM) ... 33

3.6 Physical Data Model (PDM) ... 34

3.7 Create Database ... 35

3.8 Struktur Table ... 36

(6)

3.9.3 Desain Menu Master Denda ... 42

3.9.4 Desain Menu Master Petugas ... 43

3.9.5 Desain Transaksi Kendaraan Masuk ... 44

3.9.5 Desain Transaksi Kendaraan Keluar ... 45

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Spesifikasi sistem ... 46

4.2 Perangkat Sistem ... 46

4.2.1 Perangkat Keras (Hardware) yang Digunakan ... 46

4.2.2 Perangkat Lunak (Software) yang Digunakan ... 47

4.3 Implementasi Desain Antarmuka ... 47

4.3.1 Halaman Menu Utama ... 47

4.3.2 Halaman Setting SMS Gateway ... 49

4.3.3 Halaman Master Kota ... 50

4.3.4 Halaman Master Biaya ... 51

4.3.5 Halaman Master Denda ... 51

(7)

4.3.9 Halaman Transaksi Masuk (in) ... 54

4.3.10 Halaman Transaksi Keluar (out)... 55

4.4 Uji Coba Sistem ... 56

4.4.1 Uji Coba Proses Login ... 56

4.4.2 Uji Coba Input Master Data ... 57

4.4.3 Uji Coba Transaksi Parkir Masuk ... 59

4.4.4 Uji Coba Sms Info Parkir ... 61

4.4.5 Uji Coba Transaksi Parkir Keluar ... 62

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan ... 63

6.2 Saran ... 63

(8)

Halaman

Gambar 2.1 interaksi Sistem Informasi... 10

Gambar 2.2 Retribusi Penyelenggaraan Parkir ... 13

Gambar 2.3 Form New Conceptual Data Model (CDM) ... 18

Gambar 2.4 Membuat New Entity ... 19

Gambar 2.5 Pengisian Atribut pada Entity Mahasiswa ... 20

Gambar 2.6 Membuat Relasi ... 21

Gambar 2.7 Form Relationship ... 22

Gambar 2.8 Kebenaran Relasi ditunjukkan report 0 Error, 0 Warning .... 23

Gambar 2.9 Generate Database ... 24

Gambar 3.1 Konteks Diagram ... 30

Gambar 3.2 DFD Level 1 DFD Level 1 Sistem Informasi Parkir Kraton Plaza ... 31

Gambar 3.3 DFD Level 1 sistem Informasi Parkir Kraton Plaza ... 32

Gambar 3.4 Conceptual Data Model ... 34

Gambar 3.5 Physical Data Model ... 35

(9)

Gambar 3.9 Rancangan Menu Mater Denda ... 43

Gambar 3.10 Rancangan Menu Mater Petugas. ... 43

Gambar 3.11 Rancangan Form Transaksi Kendaraan Masuk ... 44

Gambar 3.12 Rancangan Form Transaksi Kendaraan Keluar ... 45

Gambar 4.1 Halaman Menu Utama ... 47

Gambar 4.2 Halaman Menu Login Admin... 48

Gambar 4.3 Halaman Menu login Operator ... 49

Gambar 4.4 Halaman Setting SMS Gateway ... 49

Gambar 4.5 Halaman Master Kota ... 50

Gambar 4.6 Halaman Master Biaya ... 51

Gambar 4.7 Halaman Master Denda ... 51

Gambar 4.8 Halaman Master Member ... 52

Gambar 4.9 Halaman Master Petugas ... 53

Gambar 4.10 Halaman Master Tempat Parkir ... 53

Gambar 4.11 Halaman Tranksasi Masuk (in) ... 54

Gambar 4.12 Halaman Tranksasi Keluar (out) ... 55

(10)

Gambar 5.4 Informasi Sukses Uji Coba Input Biaya Parkir ... 59

Gambar 5.5 Uji Coba Transaksi Parkir Masuk ... 60

Gambar 5.6 Tampilan Karcis Pakir Bukti Hasil Uji Coba Transaksi

Parkir Masuk ... 61

Gambar 5.7 Sms Info Parkir ... 61

(11)

Tabel 2.1 Table Atribut Entity Mahasiswa. ... 20

Tabel 2.2 Table Atribut Entity Buku. ... 21

Tabel 3.1 Keterangan Tabel Biaya ... 37

Tabel 3.2 Keterangan Tabel Denda ... 37

Tabel 3.3 Keterangan Tabel Kota ... 38

Tabel 3.4 Keterangan Tabel Petugas ... 38

Tabel 3.5 Keterangan Tabel Member ... 39

Tabel 3.6 Keterangan Tabel Absensi ... 39

Tabel 3.7 Keterangan Tabel masuk ... 40

(12)

Pembimbing II : Wahyu S.J. Saputra, S.Kom, M. Kom. Penyusun : Anggi Prasetyo.

ABSTRAK

Kraton Plaza merupakan pusat perbelanjaan yang berdiri pada awal 2012 Kraton plaza terletak di tengah kota Mojokerto di jl. Mojopahit. Kawasan ini terkenal sebagai pusat komersial di kota Mojokerto. Letak yang baik ini membuat daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke Kraton Plaza. Dengan daya tarik masyarakat yang besar diperlukan tempat parkir yang di dukung sistem parkir yang baik, agar management dan keamanan parkir Kraton plaza memuaskan pengunjung. Pihak management parkir Kraton Plaza saat ini masih menggunakan sistem parkir berbasis manual yang kurang efektif. Sistem parkir saat ini tidak mampu mendata kendaraan pengunjung yang masuk ke dalam area parkir dan melakukan perhitungan uang parkir yang harus dibayar pengunjung saat keluar.

Dalam Tugas Akhir ini, penulis merancang dan membuat suatu Aplikasi yang sesuai dengan keinginan pihak management parkir Kraton Plaza. Untuk memperbarui sistem parkir saat ini dengan penambahan smsgateway yang berfungsi sebagai sarana pengunjung untuk mengetahui tempar parkir yang tersedia di area Kraton Plaza. Pada Sistem parkir yang baru terdapat member area, member area ini di berikan kepada pengunjung yang berkeinginan parkir berlangganan dan dapat parkir pada area member yang strategis dengan pintu masuk mall. Sehingga member tidak kesulitan untuk mencari parkir yang dekat dengan pintu masuk mall.

(13)

Puji syukur penyusun panjatkan kehadiran Allah SWT, yang telah

melimpahkan rahmat serta berkat-Nya, sehingga pelaksanaan Tugas Akhir yang

berjudul “Sistem Management Parkir Berbasis SMS Gateway Di Kraton Plaza

Mojokerto” dapat dilaksanakan dengan lancar, sehingga laporan ini dapat

diselesaikan tepat pada waktunya.

Adapun tujuan daripada pembuatan laporan Tugas Akhir ini adalah untuk

menambah wawasan, kreatifitas, ilmu pengetahuan mahasiswa dan mempelajari

lebih dalam lagi tentang pembuatan aplikasi yang baik dan benar sehingga dapat

menghasilkan program yang dapat digunakan dengan mudah dan dalam jangka

waktu yang lama. Tak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen

pembimbing, Bapak M. Irwan Afandi, ST, M.Sc. dan Bapak Wahyu S.J. Saputra,

S.Kom, M. Kom. yang telah membimbing penulis dalam melaksanakan Tugas

Akhir.

Disadari bahwa dalam menyusun laporan ini masih jauh dari kata

sempurna, namun penulis tetap berharap semoga isi dari laporan ini dapat berguna

baik untuk penulis dan para pembaca, maka dari itu saran yang membangun

sangat penulis harapkan.

Surabaya, Mei 2013

(14)

atas terselesainya Tugas Akhir ini. Ucapan terima kasih ini penulis tujukan

kepada:

1. Allah SWT yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran pada waktu

pengerjaan Tugas Akhir ini sampai terselesaikan dengan tepat waktu.

2. Kedua orang tua, Bapak dan Ibu tercinta dan adik saya yang selalu

memberikan dukungan serta doa untuk saya sehingga Laporan Tugas Akhir

ini terselesaikan dengan tepat waktu.

3. Bapak Ir. Sutiyono, MT selaku Dekan Fakultas Teknologi Industri UPN

“Veteran” Jawa Timur.

4. Ibu Dr.Ir Ni Ketut Sari, MT selaku ketua Jurusan Teknik Informatika UPN

“Veteran” Jawa Timur..

5. Bapak M. Irwan Afandi, ST, M.Sc. selaku Dosen Pembimbing I yang sudi

meluangkan waktunya disela – sela jadwalnya yang padat dan memberi

masukan tentang program yang telah saya buat sehingga dapat menjadikan

pembelajaran bagi saya dalam membuat sebuah aplikasi yang baik dan benar.

6. Bapak Wahyu S.J. Saputra, S.Kom. M.Kom. selaku Dosen Pembimbing II

yang telah memberikan masukan – masukan dan juga banyak membimbing

penulis dalam menyelesaikan Laporan Tugas Akhir ini.

7. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Teknik Industri khususnya Teknik Informatika

(15)

9. Semua teman – teman kost PS2D 31 atas waktunya untuk membantu dan

menemani saya dalam menyelesaikan laporan Tugas Akhir.

10. Semua teman – teman kontrakan ceria MA3 Blok O28 atas waktunya

menemani saya dalam menyelesaikan Tugas Akhir.

11. Pita Titah Utami yang telah berkenan meminjamkan laptop kepada saya

untuk menyelesaikan Tugas Akhir.

12. Kraton Plaza Mojokerto sebagai tempat study kasus pada tugas akhir ini.

Semoga Allah SWT membalas ketulusan dan budi baik mereka yang telah

banyak memberikan bantuan, bimbingan ataupun nasihat – nasihat kepada

penulis.

Penulis menyadari bahwa Laporan Tugas akhir ini jauh untuk

dikatakan sempurna baik isi maupun penyajiannya. Oleh karena itu, penulis

mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun bagi perbaikan

Laporan Tugas Akhir di masa yang akan datang. Akhir kata semoga Laporan

Tugas Akhir ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang

berkepentingan.

Surabaya, Mei 2013

(16)

1 1.1 LATAR BELAKANG

Kraton Plaza merupakan pusat perbelanjaan yang berdiri pada awal 2012 Kraton plaza terletak di tengah kota Mojokerto di jl. Mojopahit. Kawasan ini terkenal sebagai pusat komersial di kota Mojokerto. Letak yang baik ini membuat daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke Kraton Plaza.

Dengan daya tarik masyarakat yang besar diperlukan tempat parkir yang di dukung system parkir yang baik, agar management dan keamanan parkir Kraton plaza memuaskan pengunjung. Pihak management parkir Kraton Plaza saat ini masih menggunakan system parkir berbasis manual yang kurang efektif. Sistem parkir saat ini tidak mampu mendata kendaraan pengunjung yang masuk ke dalam area parkir dan melakukan perhitungan uang parkir yang harus di bayar pengunjung saat keluar.

(17)

dengan pintu masuk mall. Sistem parkir yang baru ini juga diperlengkapi layout parkir kraton plaza dan petugas dapat mengetahui slot parkir mana saja yang terisi atau kosong. Terdapat juga penambahan koneksi camera CCTV untuk mengambil gambar plat nomor kendaraan pengunjung saat masuk dan di cocokkan saat keluar. Dengan adanya penambahan CCTV ini di harapkan keamanan dapat di tingkatkan dan terjamin.

Berdasar rancangan di atas diperlukan pembuatan sistem parkir yang berbasis sms gateway dan terkoneksi camera.

1.2 PERUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, masalah yang ada dapat dirumuskan dengan Bagaimana membangun sistem parkir berbasis sms gateway di Kraton Plaza ?

1.3 BATASAN MASALAH

Dari uraian latar belakang dan perumusan masalah di atas, maka dibuat batasan masalah sebagai berikut :

a. Aplikasi ini merupakan aplikasi desktop yang di buat dengan visual basic.net 2008 dan database sql server 2005

(18)

c. Layout parkir berdasarkan tempat studi kasus yaitu Kraton Plaza.

d. Sistem akan menggunakan kamera hanya untuk mengambil gambar pada plat nomor kendaraan pengunjung saat masuk.

1.4 TUJ UAN

Tujuan dari tugas akhir ini adalah menghasilkan sistem parkir berbasis sms gateway di Kraton Plaza Mojokerto.

1.5 MANFAAT

Adapun manfaat yang diperoleh dari penyusunan tugas akhir ini adalah :

a. Untuk memberikan rasa aman terhadap kendaraan pengunjung Kraton Plaza. b. Memberikan manfaat terhadap management Kraton Plaza dalam reporting

yang lebih lengkap dan pemberian fasilitas member yang memberi tambahan pendapatan bagi management Kraton Plaza.

c. Dengan adanya fasilitas CCTV membantu management Kraton Plaza untuk menyelidiki jika terjadi kehilangan.

(19)

1.6 METODE PENELITIAN

a. Studi Literatur

Dalam mendapatkan dan mengumpulkan data yang disusun untuk menyelesaikan penulisan ilmiah ini, Penulis melakukan pengumpulan data, yaitu dimana penulis mendapatkan bahan – bahan untuk penulisan ilmiah ini dengan cara melakukan searching ke internet, melakukan tanya jawab dengan pengguna aplikasi, wawancara dengan management Kraton Plaza, pencarian sumber-sumber lain sehingga diperoleh gambaran dalam pembentukan suatu aplikasi yang penulis butuhkan.

b. Studi Kasus

Membuat sebuah sistem management parkir berbasis sms gateway di Kraton Plaza. Dimana di dalam aplikasi tersebut terdapat fasilitas SMS gateway yang dapat membantu pengunjung mengetahui dengan mudah dan cepat jumlah parkir di Kraton Plaza.

c. Analisa Permasalahan Dan Perancangan

(20)

permodelan tersebut akan diproses sehingga terbentuk sebuah permodelan fisik basis data yang akan digunakan.

d. Pengembangan Sistem

Dalam pengerjaan program ini digunakan aplikasi Visual Basic. Net dengan koneksi database menggunakan MySQL. Setelah perancangan bangun dalam bentuk pemodelan data, kemudian pemodelan tersebut diterapkan kedalam sistem. Sistem dibangun berdasarkan informasi data dan inputan yang telah didapatkan sebelumya.

e. Pengujian Sistem dan Evaluasi

Apabila program telah selesai dibuat maka dilakukan pengujian sistem atau program untuk dapat mengetahui bagaimana kinerja dari program kita ketika dijalankan. Dan apabila setelah dijalankan masih belum seperti yang diharapkan, maka dilakukan proses evaluasi untuk dapat mengetahui dan melakukan pembenahan dari program tersebut agar dapat digunakan seperti yang diharapkan.

1.7 SISTEMATIKA PENULISAN

Pada penyusunan laporan Tugas Akhir ini, dibagi menjadi beberapa pokok bahasan, diantaranya adalah sebagai berikut :

BAB I PE NDAHULUAN

(21)

BAB II LANDASAN TEORI

Pada bab ini menjelasan tentang teori – teori pemecahan masalah yang berhubungan dan digunakan untuk mendukung dalam pembuatan Tugas Akhir ini.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

Bab ini berisi tentang analisis dari sistem yang akan dibuat dan perancangan sistem yang meliputi antara lain : deskripsi umum sistem, kebutuhan sistem, pemodelan sistem berorientasi objek, perancangan proses latar dan perancangan antarmuka aplikasi.

BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM

Bab ini berisi hasil implementasi dari perancangan yang telah dibuat sebelumnya yang meliputi : implementasi form antarmuka aplikasi.

BAB V UJ I COBA DAN EVALUASI

Bab ini berisi penjelasan lingkungan uji coba aplikasi, skenario uji coba, pelaksanaan uji coba dan evaluasi dari hasil uji coba yang telah dilakukan untuk kelayakan pemakaian aplikasi.

BAB VI PENUTUP

(22)

BAB II

TINJ AUAN PUSTAKA

2.1 KONSEP DASAR SISTEM

Suatu sistem pada dasarnya adalah sekolompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersamasama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana, suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu.(Herlambang, Soendoro dan Tanuwijaya, Haryanto. 2005.)

Dari defenisi ini dapat disimpulkan pengertian sistem secara umum, yaitu : a. Setiap sistem terdiri dari unsur – unsur.

b. Unsur – unsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan. c. Unsur sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem.

d. Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar.

2.2 KONSEP DASAR INFORMASI

(23)

2.3 KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat managerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.

Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya. (Lonnie D.Bentley. 2004)

2.4 KOMPONEN SISTEM INFORMASI

Sistem informasi terdiri dari komponen – komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.

a. Komponen input.

(24)

b. Komponen model

Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

c. Komponen output

Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.

d. Komponen teknologi

Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

e. Komponen hardware

Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi. Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.

f. Komponen software

Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi. g. Komponen basis data

(25)

menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

h. Komponen kontrol

Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, tenperatur, air, debu, kecurangan, kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal – hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

(26)

2.5 ELEMEN SISTEM INFORMASI

Sistem informasi terdiri dari elemen – elemen yang terdiri dari orang, prosedur, perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini merupakan komponen fisik.

A. Orang

Orang atau personil yang di maksudkan yaitu operator komputer, analis sistem, programmer, personil data entry, dan manajer sistem informasi/EDP

B. Prosedur

Prosedur merupakan elemen fisik. Hal ini di sebabkan karena prosedur disediakan dalam bentuk fisik seperti buku panduan dan instruksi. Ada 3 jenis prosedur yang dibutuhkan, yaitu instruksi untuk pemakai, instruksi untuk penyiapan masukan, instruksi pengoperasian untuk karyawan pusat komputer. C. Perangkat keras

Perangkat keras bagi suatu sistem informasi terdiri atas komputer (pusat pengolah, unit masukan/keluaran), peralatan penyiapan data, dan terminal masukan/keluaran.

D. Perangkat lunak

Perangkat lunak dapat dibagi dalam 3 jenis utama :

1. Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem pengoperasian dan sistem manajemen data yang memungkinkan pengoperasian sistem komputer.

2. Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model analisis dan keputusan.

(27)

E. Basis data merupakan file yang berisi program dan data dibuktikan dengan adanya media penyimpanan secara fisik seperti diskette, hard disk, magnetic tape, dan sebagainya. File juga meliputi keluaran tercetak dan catatan lain diatas kertas, mikro film, an lain sebagainya.

F. Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel – kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data.

G. Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer - komputer dan piranti – piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital. Komunikasi data merupakan bagian vital dari suatu sistem informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer - komputer dapat berkomunikasi satu sama lain. PERATURAN DAERAH KABUPATEN MOJ OKERTO MENGENAI RETRIBUSI PARKIR

Pasal 1

(28)

A. Ketentuan Pasal 1 diantara angka 15 dan 16 disisipkan angka 15a. dan 15b. “baru” yang harus dibaca sebagai berikut :

15a. Retribusi parkir berlangganan, adalah pembayaran atas pelayanan penyediaan tempat parkir yang dipungut sekaligus 12 (dua belas) bulan. 15b. Tanda parkir berlangganan, adalah tanda yang diberikan kepada wajib

retribusi yang telah melunasi pembayaran yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah.

B. Ketentuan Pasal 6 ayat (2) huruf a, pada nomor 3 diubah dan ditambah nomor 4 “baru” dan harus dibaca sebagai berikut :

Ga mbar 2.2 Retribusi penyelenggaraan parkir C. Pasal 8 ayat (2) diubah dan harus dibaca :

(29)

Pasal 2

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Mojokerto.

2.6 VISUAL BASIC.NET

Microsoft Visual Basic .NET adalah sebuah software untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC. Dengan menggunakan alat ini, para programmer dapat membangun aplikasi Windows Forms, Aplikasi web berbasis ASP.NET, dan juga aplikasi command-line. Alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET. Bahasa Visual Basic .NET sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic versi sebelumnya yang diimplementasikan di atas .NET Framework. Peluncurannya mengundang kontroversi, mengingat banyak sekali perubahan yang dilakukan oleh Microsoft, dan versi baru ini tidak kompatibel dengan versi terdahulu.(Supriyanto, Dodit. 2008.)

2.7 SQL SERVER

(30)

client/server dapat digunakan untuk merujuk kepada konsep yang sangat umum atau hal yang spesifik dari perangkat keras atau perangkat lunak. Pada level yang sangat umum, sebuah client adalah setiap komponen dari sebuah sistem yang meminta layanan atau sumber daya (resource) dari komponen sistem lainnya. Sedangkan sebuah server adaah setiap komponen sistem yang menyediakan layanan atau sumber daya ke komponen sistem lainnya.

Sistem client/server adalah dirancang untuk memisah layanan basisdata dari client, dengan penghubungnya menggunakan jalur komunikasi data. Layanan basisdata diimplementasikan pada sebuah komputer yang berdaya guna, yang memungkinkan manajeman tersentralisasi, keamanan, dan berbagai sumber daya. Oleh karena itu, server dalam client/server adalah basisdata dan layanannya. Aplikasi-aplikasi client diimplementasikan pada berbagai flatform, menggunakan berbagai kakas pemrograman.

(31)

informasi dan kolom dan baris. Tabel-tabel saling berhubungan dengan mesin database ketika dibutuhkan.

SQL Server mendukung beberapa tipe data yang berbeda, termasuk untuk karakter, tanggal (datetime) dan uang (money), SQL Server digunakan untuk menggambarkan model dan implementasi pada database. Keuntungan menggunakan SQL Server dapat didefinisikan menjadi dua bagian yaitu satu bagian untuk menjalankan pada server dan bagian lain untuk client. Keuntungan Client menggunakan sql server adalah :

1. Mudah digunakan.

2. Mendukung berbagai perangkat keras.

3. Mendukung berbagai aplikasi perangkat lunak. 4. Biasa untuk digunakan

Keuntungan Server menggunakan sql server adalah : 1. Dapat diandalkan (Reliable)

2. Toleransi kesalahan (Fault Tolerant)

3. Performa tingggi dalam perangkat keras (High-performance Hardware) 4. Pengendalian terpusat (Centralized Control)

5. Penguncian yang canggih (Sophisticated Locking).

2.8 Power Designer 11

(32)

efektif. Sybase Power Designer 12 mendukung beberapa pemodelan sebagai

5. Application Modelling dengan UML 6. Information Liquidity Modelling

Pada tutorial ini akan mencoba menggunakan Power Designer untuk melakukan pemodelan data (data modeling) untuk kemudian akan digunakan untuk melakukan perancangan basis data. Secara sederhana, untuk melakukan pemodelan data pada Power Designer, kita harus memulainya pada

level Conceptual Data Model, dimana pemodelan data dilakukan dengan menggunakan metode Entity Relationship Diagram. Pada CDM, tipe data yang dipergunakan bersifat general, dan tidak spesifik terhadap suatu database tertentu. Tahap kedua adalah membuat Physical Data Model (PDM), PDM merupakan bentuk spesifik dari CDM yang telah kita bangun. Power Designer memiliki banyak dukungan target database, sehingga kita tidak perlu bingung mengenai tipe – tipe data yang dipergunakan karena Power Designer akan menyesuaikan seperti pada tipe data yang didefinisikan sebelumnya pada tahap CDM.

(33)

dieksekusi ke software database lain seperti Oracle atau MySQL, atau dapat juga dibuat koneksi dan mengeksekusinya langsung via Power Designer.

A. Conceptual Data Modelling

Pada tahap ini akan membuat CDM dengan studi kasus adalah relasi antara Anggota Perpustakaan dengan Buku pada Sistem Informasi Perpustakaan. Sampai tahap ini, diasumsikan anda sudah paham mengenai konsep ERD dan pemodelan data. Tahapan pembuatan CDM pada Power Designer 11 adalah sebagai berikut : a) Pilih menu pada gambar 2.3 file > new > pada dialog new pilih new model dan

Conceptual Data Model kemudian klik OK.

Gambar 2.3 Form New Conceptual Data Model (CDM). (Ayub Subagtyas. 2008.)

(34)

pallete dan klik ikon panah lalu klik dua kali ikon entity atau klik kanan kemudian pilih properties untuk membuka “properties” nya seperti pada gambar 2.4 di bawah :

Gambar 2.4 Membuat New Entity. (Ayub Subagtyas. 2008.) c) Pada tab general, dapat memberi nama entitas tersebut yaitu “mahasiswa”. d) Kemudian pada tab attributes, dapat menambahkan atribut pada entitas ini

(35)

Table 2.1 Table Atribut Entity Mahasiswa.

e) Untuk atribut NIM kita set sebagai primary key, sehingga centang checkbox P untuk mengeset Primary Key; Selain itu NIM juga tidak boleh kosong sehingga centang juga M untuk Mandatory, kemudian klik OK.

(36)

f) Langkah selanjutnya adalah membuat entitas buku. Untuk membuat entitas buku, langkah – langkah yang dilakukan sama dengan tahapan pembuatan entitas mahasiswa dengan atribut sbb :

Table 2.2 Table Atribut Entity Buku.

g) Kemudian Set Kode Buku sebagai Primary Key dan Mandatory.

h) Berikutnya membuat relasi antara kedua entitas ini, untuk itu klik icon relationship pada pallete, kemudian hubungkan kedua entitas tersebut.

Gambar 2.6 Membuat Relasi.

i) Kemudian klik dua kali atau klik kanan dan pilih menu properties untuk melihat properties nya.

(37)

k) Kemudian pada tab detail, dapat memilih tipe relasi antara kedua entitas tersebut, dalam hal ini pilih 1 to many.

l) Pada relasi mahasiswa to buku pilih cardinality 1,n dan centang pada checkbox mandatory.

m) Sedangkan pada relasi buku to mahasiswa, pilih cardinality 1,1 dan centang pada checkbox mandatory kemudian klik OK.

Gamba r 2.7 Form Relationship. (Ayub Subagtyas. 2008.)

(38)

Ga mbar 2.8 Kebenaran Relasi ditunjukkan report 0 Error, 0 Warning. (Ayub Subagtyas. 2008.)

B. Ta hap 2 : Physical Data Modelling.

1. Setelah membuat CDM, maka tahapan selanjutnya adalah membuat PDM. Untuk membuat PDM, maka pilih tools > generate physical data model.

2. Pada tab general dapat memilih generate new physical data model.

3. Pada pilihan database, dapat memilih database yang akan digunakan, karena dalam tutorial menggunakan Oracle 10g XE, maka dapat memilih database Oracle 10g.

4. Kemudian berilah nama pada PDM ini dengan PDM perpus

5. Pada tab detail, akan terdapat beberapa pilihan, untuk table prefix, isi dengan TBL_

(39)

7. Kemudian, dapat mengecek kebenaran model dengan cara yang sama saat mengecek kebenaran model CDM.

C. Ta hap 3 : Data Definition Language Generation.

1. Tahap terakhir dalam perancangan database dengan menggunakan Sybase Power Designer 11 ini adalah perancangan DDL script yang nantinya dapat diimpor pada database server.

2. Untuk itu pilih database > generate database.

Ga mbar 2.9 Generate Database. (Ayub Subagtyas. 2008.)

3. Pada dialog database generation, pilih script generation pada pilihan generation type.

(40)

6. Untuk tab dan pilihan lain dapat kita biarkan dalam kondisi default.

7. Kemudian klik OK dan untuk melihat DDL script yang telah digenerate klik edit, dibawah ini adalah DDL script untuk relasi mahasiswa – buku yang telah dibuat :

if exists(select 1 from sys.sysforeignkey where

role='FK_BUKU_RELATIONS_MAHASISW') then alter table BUKU

delete foreign key FK_BUKU_RELATIONS_MAHASISW end if;

if exists(

select 1 from sys.sysindex i, sys.systable t where i.table_id=t.table_id

and i.index_name='BUKU_PK'

select 1 from sys.sysindex i, sys.systable t where i.table_id=t.table_id

and i.index_name='RELATIONSHIP_1_FK' and t.table_name='BUKU'

) then

drop index BUKU.RELATIONSHIP_1_FK end if;

if exists(

select 1 from sys.sysindex i, sys.systable t where i.table_id=t.table_id

and i.index_name='MAHASISWA_PK' and t.table_name='MAHASISWA' ) then

drop index MAHASISWA.MAHASISWA_PK end if;

if exists(

(41)

where table_name='BUKU' where table_name='MAHASISWA'

and table_type in ('BASE', 'GBL TEMP')

constraint PK_BUKU primary key (KODEBUKU) );

create unique index BUKU_PK on BUKU ( KODEBUKU ASC

(42)

/*==============================================================

constraint PK_MAHASISWA primary key (NIM) );

create unique index MAHASISWA_PK on MAHASISWA ( NIM ASC

);

alter table BUKU

add constraint FK_BUKU_RELATIONS_MAHASISW foreign key (NIM) references MAHASISWA (NIM)

on update restrict on delete restrict;

(43)

28

BAB III

METODELOGI PENELITIAN

3.1 Analisis Sistem

Untuk membuat aplikasi pada proyek akhir ini terlebih dahulu dilakukan analisis sistem, kemudian analisis kebutuhan dan perancangan sistem serta perancangan antar muka. Analisis sistem berguna untuk mengetahui data apa saja yang dibutuhkan dalam proses yang akan dikerjakan. Analisis kebutuhan berguna untuk identifikasi user dan menentukan variabel kebutuhan untuk input dan output user. Perancangan sistem berguna untuk mengintregasikan semua proses - proses yang terjadi. Sedangkan perancangan antarmuka bertujuan digunakan sebagai jembatan antara pengguna dan sistem aplikasi yang dibuat.

3.2 Pengumpulan Data

Pada pembuatan aplikasi ini, diperlukan beberapa data untuk melengkapi uji coba kelayakan aplikasi, pengumpulan data dilakukan dengan metode:

a. Tinjauan Pustaka

(44)

perancangan sistem, peraturan parkir daerah, desain antar muka aplikasi dan database.

b. Pengumpulan informasi sistem parkir dari beberapa tempat parkir mall yang ada di kota Surabaya

Seperti HI-TECH mall, Ciputra World , Royal Plaza, dan Tunjungan Plaza.

3.3 Analisis Data

Analisis data bertujuan untuk menyusun data dalam cara yang bermakna sehingga dapat dipahami. Para peneliti berpendapat bahwa tidak ada cara yang paling benar secara absolut untuk mengorganisasi, menganalisis dan menginterpretasikan data maka prosedur analisis data dalam penelitian disesuaikan dengan tujuan penelitian. Dari data yang telah terkumpul maka dilakukan analisis data yaitu menganalisa akan kebutuhan atau hasil akhir program. Dengan mengerti hasil akhir program dapat dilakukan pembuatan program dengan baik.

3.4 Perancangan Sistem

(45)

3.4.1 Konteks Diagram

DFD (data flow diagram) menggambarkan penyimpanan data dan proses yang mentransformasikan data. DFD menunjukkan hubungan antara data pada sistem dan proses pada sistem. Pada Gambar 3.1 merupakan konteks diagram sistem informasi parkir Kraton Plaza. Terdapat 3 entity yaitu : admin, petugas dan pengunjung. Admin melakukan inputan data kota, data biaya parkir, data biaya denda dan data petugas.

absensi

(46)

3.4.2 Data Flow Diagr am Level 0

(47)

data member

(48)

. Admin menerima output dari sistem berupa laporan absensi, laporan pendapatan denda, laporan pendapatan parkir, laporan pendapatn member, jumlah pengguna parkir dan jumlah member. Entity pengunjung memberikan inputan kode SMS sebagai format pengiriman SMS dan menerima SMS balasan informasi tempat parkir yang tersedia. Entity petugas input data parkir masuk, data parkir keluar, data member dan data absen. Semua proses pada konteks diagram diturunkan atau didetailkan lagi ke DFD Level 0 pada gambar 3.2 DFD Level 0 sistem informasi parkir Kraton Plaza. Dalam penggambaran DFD level 0 terdapat tiga proses kerja, yaitu maintenance master data. Proses maintenance master data berisi insert, update dan delete. Data-data master seperti data kota, data biaya parkir, data denda dan data petugas. Proses transaksi merupakan kumpalan transaksi-transaksi yang ada seperti transaksi data parkir masuk, data parkir keluar, transaksi absen dan transaksi input member. Proses pembuatan laporan merupakan proses berlangsungnya pembuatan laporan-laporan yang disediakan sistem, seperti laporan absen, laporan pendapatan parkir, laporan pendapatan denda, laporan jumlah pengunjung, laporan jumlah member dan laporan jumlah pendapatan member.

3.5 Conceptual Data Model (CDM)

(49)

Gambar 3.4 Conceptual Data Model

3.6 Physical Data Model (PDM)

(50)

BIAYA

(51)

Gambar 3.6 Query Pembuatan Database.

3.8 Str uktur Ta ble

Struktur file merupakan penggambaran deskripsi dari field - field pada proses perancangan database yang terwujud dalam bentuk table beserta keterangan yang diperlukan yaitu antara lain :

A. Pada gambar table 3.1 Keterangan Table Biaya Nama Tabel : biaya

(52)

Primary Key : idbiaya

Tabel 3.1 Keterangan Tabel Biaya No Nama Kolom Tipe Data Keterangan

1 Idbiaya Varchar (10) PRIMARY KEY

2 Jeniskendaraan Varchar (50)

Jenis kendaraan yang diperbolehkan parkir

3 Biaya Integer Biaya parkir yang ditentukan

B. Pada gambar table 3.2 Keterangan Table Denda

Nama Tabel : denda

Fungsi : menyimpan data denda berdasarkan jenis pelanggaran

Foreign Key : iddenda

Tabel 3.2 Keterangan Tabel Denda

No Nama Kolom Tipe Data Keterangan

1 Iddenda Varchar (10) No urut denda

2 Jenisdenda Varchar (50) Jenis pelanggaran

3 Biaya Integer Biaya denda yang ditentukan

C. Pada gambar table 3.3 Keterangan Table Kota

Nama Tabel : kota

(53)

Primary Key : idkota

Tabel 3.3 Keterangan Tabel Kota

NO Nama Kolom Tipe Dat a Ket erangan 1 IDkota VARCHAR (10) No urut kot a

2 Nama kota VARCHAR (50) Nama kot a yang t ersedia 3 Provinsi VARCHAR (50) Nama provinsi yang t ersedia

D. Pada gambar table 3.4 Keterangan Tabel Petugas

Nama Tabel : petugas

Fungsi : menyimpan detail data petugas yang bekerja.

Primary Key : idpetugas

Tabel 3.4 Keterangan Tabel Petugas

NO Nama Kolom Tipe Dat a Ket erangan

8 Password VARCHAR (10) Password petugas untuk login syst em 9 St at us VARCHAR (10) Status petugas

E. Pada gambar table 3.5 Keterangan Tabel Member

(54)

Fungsi : menyimpan detail data member.

Primary Key : idmember

Tabel 3.5 Keterangan Tabel Member

NO Nama Kolom Tipe Dat a Ket erangan

F. Pada gambar table 3.6 Keterangan Table Absensi

Nama Tabel : absensi

Fungsi : menyimpan detail data absen petugas yang bekerja.

Primary Key : idabsen

Tabel 3.6 Keterangan Tabel Absensi

NO Nama Kolom Tipe Dat a Ket erangan

1 Tanggalmasuk Datetime Tanggal masuk petugas 2 Idpetugas VARCHAR (10) Id petugas

3 Jammasuk Datetime Jam masuk pet ugas

4 Tglkeluar Datetime Tanggal keluar kantor pet ugas 5 Jamkeluar Datetime Jam keluar kant or petugas

G. Pada gambar table 3.7 Keterangan Table Masuk

(55)

Fungsi : menyimpan data kendaraan masuk.

Primary Key : nokarcis

Tabel 3.7 Keterangan Tabel Masuk

NO Nama Kolom Tipe Dat a Ket erangan 1 Nokarcis VARCHAR (10) No urut parkir

2 Jeniskendaraan VARCHAR (50) Jenis kendaraan yang parkir 3 Nopol VARCHAR (10) No polisi kendaraan

4 Jammasuk Datetime Jam masuk kendaraan 5 Nama petugas VARCHAR (100) Nama pet ugas yang jaga 6 Biaya Int eger Biaya parkir kendaraan 7 St at us VARCHAR (10) Status parkir kendaraan 8 Foto VARCHAR (max) Fot o hasil jepretan cctv 9 Tanggal Datetime Tanggal masuk kendaraan

H. Pada gambar table 3.8 Keterangan Tabel Keluar

Nama Tabel : keluar

Fungsi : menyimpan data kendaraan keluar parkir.

Primary Key : nokarcis

Tabel 3.8 Keterangan Tabel Keluar

NO Nama Kolom Tipe Dat a Ket erangan 1 Nokarcis VARCHAR (10) No urut parkir

2 Jeniskendaraan VARCHAR (50) Jenis kendaraan yang parkir 3 Nopol VARCHAR (10) No polisi kendaraan

(56)

9 Jenisdenda VARCHAR (100) Jenis denda yang diterima 10 Biayadenda Int eger Biaya denda yang dibayar

9 Tanggal Datetime Tanggal masuk kendaraan

3.9 Perancangan Antar muka

Pada implementasi antarmuka ini, menjelaskan bagaimana membuat sebuah antarmuka yang menarik dan mudah dipahami dari sebuah aplikasi sehingga menjadi user friendly bagi pengguna dan dapat dijalankan dengan mudah oleh pengguna aplikasi.

3.9.1 Desa in Menu Uta ma

Menu utama adalah halaman awal dari aplikasi. Menu account yang pertama kali muncul. Di dalam menu account terdapat menu login yang berfungsi untuk masuk ke dalam menu-menu aplikasi. Menu logout yang berfungsi untuk keluar dari menu-menu aplikasi. Menu exit untuk menutup dari aplikasi.. Adapun gambaran dari menu utama adalah sebagai berikut gambar 3.6 :

(57)

3.9.2 Desa in Menu Master Biaya

Menu master biaya pada gambar 3.7 berfungsi untuk setting biaya parkir di Kraton Plaza. Biaya parkir di bedakan berdasarkan jenis kendaraan. Adapun gambaran dari menu master biaya adalah sebagai berikut :

Gambar 3.8 Rancangan Menu Master Biaya

3.9.3 Desa in Menu Master Denda

(58)

Gambar 3.9 Rancangan Menu Mater Denda. 3.9.4 Desa in Menu Master Petugas

Menu master petugas berfungsi untuk mendata petugas parkir yang bekerja di Kraton Plaza. Data yang di input antara lain id petugas, nama, no telpon, alamat, posisi, tanggal lahir dan password untuk login ke sistem. Adapun gambaran dari menu master denda adalah sebagai berikut gambar 3.9 di bawah ini :

(59)

3.9.5 Desa in Tr ansaksi Kendar aan Masuk

Transaksi kendaraan masuk berfungsi untuk input data kendaraan yang masuk parkir. Di dalam form ini terdapat gambar mobil yang berfungsi untuk menampilkan hasil capture kamera cctv. Tombol cetak berfungsi untuk mencetak karcis parkir. Adapun gambaran dari menu transaksi kendaraan masuk adalah sebagai berikut gambar 3.10 di bawah ini :

(60)

3.9.6 Desa in Tr ansaksi Kendar aan Keluar

Transaksi kendaraan keluar berfungsi untuk input data kendaraan yang keluar parkir. Petugas melakukan input nomor polisi kendaaran yang akan keluar dan menekan enter. Maka detail kendaraan akan keluar, seperti no karcis, jam masuk, biaya parkir dan gambar kendaraan. Tombol cetak berfungsi untuk mencetak bukti pembayaran parkir. Adapun gambaran dari menu transaksi kendaraan keluar adalah sebagai berikut pada gambar 3.11 di bawah ini :

(61)

Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil dan pembahasan dari rancangan

sistem aplikasi yang telah dibuat pada bab sebelumnya. Bagian implementasi

sistem aplikasi ini meliputi implementasi data, implementasi proses, dan

implementasi antarmuka.

4.1 Spesifikasi Sistem

Dalam pembuatan aplikasi sistem parkir kraton plaza, dibutuhkan

perangkat sistem pendukung seperti perangkat keras (hardware) dan perangkat

lunak (software). Dibutuhkan spesifikasi sistem yang memadai, sehingga aplikasi

sistem parkir kraton plaza dapat berjalan dengan baik.

4.2 Perangkat Sistem

Peralatan yang digunakan untuk semua proses dari keseluruhan tahap

pembuatan aplikasi yang ada termasuk uji coba aplikasi.

4.2.1 Perangkat Keras (Hardware) yang Digunakan

Didalam perancangan dan pembangunan aplikasi sistem parkir kraton

plaza, penulis membutuhkan perangkat keras. Perangkat keras yang dimaksud

untuk menunjang pembuatan aplikasi adalah dengan spesifikasi sebagai berikut :

1. Processor : Intel Multicore 2,4, Ghz

2. Memory : 2 GB

3. Hard Disk : 160 Gbyte, dengan ruang kosong minimal 5 Gbyte

(62)

Perangkat lunak yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan

aplikasi sistem parkir kraton plaza adalah sebagai berikut :

a. Sistem Operasi : Microsoft Windows 7 (Seven)

b. Bahasa Pemrograman : Visual Basic .Net 2008

c. Tool Pemrograman : Visual Studio 2008

d. Dokumentasi : Microsoft Word 2010, Power Designer 6

4.3 Implementasi Desain Antar muka

Setelah perancangan desain antarmuka yang dilakukan pada bab

sebelumnya telah selesai, maka pada bab ini menjelaskan implementasi

bagaimana penerapan desain antarmuka yang telah dibuat pada bab sebelumnya.

Desain antar muka diperlukan agar terjadi kenyamanan dan menghindari kesulitan

penggunaan saat digunakan oleh user.

(63)

merupakan tampilan yang keluar pertama kali saat aplikasi dijalankan. Menu

utama menyediakan menu login untuk masuk ke menu-menu yang sesuai dengan

hak akses yang disediakan. Menu exit untuk keluar aplikasi dan menu logout

untuk keluar dari akun akses menu.

Saat login sebagai admin, tersedia menu SMS gateway, menu master,

menu transaksi dan menu laporan. Login sebagai admin merupakan akses

tertinggi yang dapat membuka semua menu aplikasi. Tampilan menu admin dapat

(64)

Login operator tersedia menu transaksi in out saja, dikarenakan operator

yang bertugas di pos penjagaan parkir. Tampilan menu login operator dapat

dilihat pada gambar 4.3 sebagai berikut.

Gambar 4.3 Halaman Menu Login Operator

4.3.2 Halaman Setting SMS Gateway

(65)

aplikasi untuk melakukan setting handphone yang digunakan sebagai media SMS

gateway. Setting yang perlu dilakukan adalah setting nomer port yang terkoneksi

dengan perangkat hand phone. Pada halaman setting ini tersedia informasi yang

menampilkan data sinyal, jaringan yang digunakan, nomer pusat pesan, merek

handphone dan model hanphone yang digunakan. Daftar SMS masuk yang

tersedia berfungsi untuk menampilkan data SMS yang baru masuk ke dalam

aplikasi.

4.3.3 Halaman Master Kota

Gambar 4.5 Halaman Master Kota

Halaman master kota gambar 4.5 merupakan halaman untuk user

melakukan management data kota. Pada halaman ini user dapat melakukan

tambah data, merubah data dan hapus data. Isian yang perlu di isi adalah id kota,

(66)

Gambar 4.6 Halaman Master Biaya

Halaman master biaya pada gambar 4.6 merupakan halaman untuk user

melakukan management data tarif biaya parkir. Pada halaman ini user dapat

melakukan tambah data, merubah data dan hapus data tarif parkir. Tarif parkir

dibedakan antara pengunjung dengan member. Tarif member lebih murah dari

tarif pengunjung. Begitu juga tarif dibedakan berdasar jenis kendaraan mobil atau

motor. Data yang sudah terinput kedalam sistem, ditampilkan pada list grid di

sebelah kanan.

(67)

melakukan management data tarif denda parkir. Pada halaman ini user dapat

melakukan tambah data, rubah data dan hapus data tarif denda parkir. Tarif denda

parkir dibedakan berdasar jenis pelanggaran dan jenis kendaraan. Data yang sudah

terinput kedalam sistem, ditampilkan pada list grid di sebelah kanan.

4.3.6 Halaman Master Member

Gambar 4.8 Halaman Master Member

Halaman master member pada gambar 4.8 merupakan halaman untuk user

melakukan management data member. Pada halaman ini user dapat melakukan

tambah data, rubah data dan hapus data member. Pendaftaran member dibedakan

berdasar jenis kendaraan mobil atau motor. Data member yang sudah terinput

(68)

Gambar 4.9 Halaman Master Petugas

Halaman master petugas pada gambar 4.9 merupakan halaman untuk user

melakukan management data petugas. Pada halaman ini user dapat melakukan

tambah data, rubah data dan hapus data petugas. Pendaftaran data petugas

dibedakan berdasar posisi bekerja sebagai admin atau operator. Data yang perlu

dinputkan lagi adalah data nomer telpon, alamat, tanggal lahir dan password untuk

login kedalam aplikasi. Data petugas yang sudah terinput kedalam sistem,

ditampilkan pada list grid di sebelah kanan.

(69)

untuk user melakukan management data tempat parkir yang tersedia. Pada

halaman ini user dapat melakukan tambah data, merubah data dan hapus data

tempat parkir yang tersedia. Data jumlah parkir pada list akan terbarui sesuai

jumlah pengguna parkir terkini.

4.3.9 Halaman Transaksi Masuk (in)

Gambar 4.11 Halaman Tranksasi Masuk (in)

Halaman transaksi masuk pada gambar 4.11 merupakan halaman yang

berfungsi sebagai input data pengguna parkir yang masuk ke dalam area parkir.

Data yang perlu diinput kedalam aplikasi adalah data nomor polisi dan id member

jika pengguna parkir merupakan member. Pada halaman ini juga terlihat hasil

(70)

Gambar 4.12 Halaman Tranksasi Keluar (out)

Halaman transaksi keluar pada gambar 4.12 merupakan halaman yang

berfungsi sebagai input data pengguna parkir yang keluar dari area parkir. Data

yang perlu diinput kedalam aplikasi adalah data nomor polisi. Tombol cari

berfungsi untuk mencari data berdasar nomor polisi yang dininputkan. Jika data

nomor polisi tidak ditemukan makan aplikasi akan memberi informasi bahwa

nomor polisi yang diinputkan tidak ada. Jika data nomor polisi ditemukan makan

akan ditampilkan detil berdasar nomor polisi, seperti data no karcis, tipe member,

jam masuk dan biaya parkir. Bagi pengguna parkir melakukan pelanggaran,

petugas dapat mencentang denda dan memilih jenis pelanggaran yang dilakukan.

Biaya denda akan tampil otomatis saat memilih jenis pelanggaran. Tombol save

(71)

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai proses uji coba dari aplikasi

yang telah dibuat berdasarkan dari desain sistem yang telah dijelaskan

sebelumnya. Uji coba ini dilakukan untuk melihat bahwa aplikasi yang telah

dibuat sesuai dengan yang diharapkan, mulai dari awal hingga akhir proses dan

tidak terjadi error pada aplikasi saat digunakan. Pengujian yang dilakukan pada

penginputan sample data.

4.4.1 Uji Coba Proses Login

Login merupakan langkah awal untuk masuk kedalam menu aplikasi.

Terdapat dua jenis hak akses pada aplikasi sistem parkir ini. Yaitu login sebagai

admin dan login sebagai operator atau petugas parkir. Pada uji coba ini dilakukan

login sebagai admin. Tampilan proses login aplikasi dapat di lihat pada uji coba

proses login di bawah ini pada gambar 4.13 uji coba proses login.

(72)

login benar maka sistem akan masuk ke dalam menu admin seperti tampilan pada

gambar 4.14 bawah ini.

Gambar 4.14 Uji Coba Campilan Awal Aplikasi Sistem Parkir

4.4.2 Uji Coba Input Master Data

Master data merupakan data awal yang di inputkan ke dalam aplikasi,

sebagai dasar dalam melakukan transaksi parkir. Perlu dilakukan uji coba dalam

penginputan master data agar proses transaksi dapat berjalan dengan baik. Pada

uji coba ini dilakukan sample penginputan master data, yaitu penginputan data

biaya parkir. Penginputan data biaya parkir dibedakan atas biaya member atau

pengunjung dan jenis kendaraan mobil atau motor. Tampilan dari proses input

data biaya parkir dapat dilihat pada gambar 4.15 uji coba master data biaya parkir

(73)

Gambar 4.15 Uji Coba Input Master Data Biaya Parkir

Pada uji coba ini dilakuan input data biaya parkir untuk pengunjung yang

memakai jenis kendaraan motor dengan biaya parkir 1000 rupiah. Hasil dari

penginputan dapat dilihat pada gambar 4.16 informasi sukses input biaya parkir

(74)

Gambar 4.16 Informasi Sukses Uji Coba Input Biaya Parkir.

4.4.3 Uji Coba Transaksi Parkir Masuk

Proses transaksi parkir pada gambar 4.17 merupakan hal yang utama pada

aplikasi ini. Transaksi yang dilakukan ada dua, yaitu transaksi masuk parkir dan

transaksi keluar parkir. Pada uji coba kali ini dilakukan penginputan transaksi

parkir dengan data jenis kendaraan motor untuk pengunjung umum, nomor polisi

kendaraan S 1303 ET. Tampilan proses transaksi parkir masuk dapat dilihat pada

(75)

Gambar 4.17 Uji Coba Transaksi Parkir Masuk

Petugas dapat menekan tombol cetak untuk memproses transaksi parkir masuk.

Jika proses berlangsung dengan benar, akan tampil karcis parkir seperti tampilan

(76)

Gambar 4.18 Tampilan Karcis Pakir Bukti Hasil Uji Coba Transaksi Parkir

Masuk (in)

4.4.4 Uji Coba SMS Info Par kir

Uji coba sms info parkir merupakan proses saat penggunjung ingin

mengetahui info parkir yang tersedia dari area parkir yang telah disediakan.

Dengan mengetik sms Info Parkir ke No 085748688786 maka akan muncul

(77)

Transaksi parkir keluar pada gambar 4.20 merupakan proses saat

pengguna parkir keluar dari area parkir. Data parkir keluar untuk uji coba kali ini

adalah nomor kendaraan S 1303 ET . Petugas menginputkan nomor kendaraan ke

kolom nomor kendaraan dan menekan tombol cari. Sistem akan menampilkan

detail parkir sesuai dengan nomor kendaraan yang diinputkan. Jika data tidak

ditemukan, detail parkir tidak akan tampil pada form transaksi parkir keluar.

Gambar 4.20 Uji Coba Transaksi Parkir Keluar

Jika data detail parkir sesuai pada gambar 4.20 uji coba parkir keluar . Petugas

dapat menekan tombol save untuk menyimpan data ke dalam database sistem.

(78)

Pada bab terakhir ini, beberapa kesimpulan dan saran yang bisa

diberikan berdasarkan penerapan sistem aplikasi parkir berbasis smsgateway di

Kraton Plaza Mojokerto.

5.1Kesimpulan

Berdasarkan pada hasil penerapan dan uji coba aplikasi sistem parkir

kraton plaza pada bab sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Aplikasi dapat berjalan dengan baik dalam memberikan hak akses admin

atau petugas.

2. Aplikasi dapat menjalankan input master data dengan baik.

3. Aplikasi dapat melakukan proses transaksi parkir masuk dan keluar

dengan baik.

4. Aplikasi dapat menerima maupun mengirim pesan melalui metode SMS

gateway dengan baik.

5.2Sar an

1. Disarankan aplikasi sistem parkir kraton plaza ditambahkan modul

perhitungan biaya parkir berdasarkan jam.

2. Disarankan aplikasi sekarang ini dihubungkan dengan portal parkir dan

(79)

DAFTAR PUSTAKA

1) Ayub Subagtyas. (2008). Perancangan ERD Diagram Dengan Power

Designer Data Architect (CDM - PDM). Yogyakarta : Wahana Komputer.

2) Betha Sidik, Ir, Husni I. Pohan, Ir, M.Eng. (2004). Pengenalan Sistem Basis

Data Jilid 1. Bandung : PT Indeks Group Gramedia.

3) Bunafit Nugroho.(2011). Panduan Lengkap Menguasai Perintah SQL. Jakarta

: Media Kita.

4) Dhewiberta Hardjono. (2006). Visual Studio.Net dengan database.

Yogyakarta : Wahana Komputer, Penerbit Andi.

5) Duncan Mackenzie, Kent Sharkey. (2004). Belajar sendiri dalam 21 hari

Visual Basic.Net. Yogyakarta : Penerbit Andi.

6) Herlambang, Soendoro. 2005. Sistem Informasi: Konsep, Teknologi dan

Manajemen. Yogyakarta: Graha Ilmu.

7) Jeffry L.Whitten dan Lonnie D.Bentley. 2004. Metode Desain dan Analisis

Sistem: Edisi 6. Yogyakarta: Andi.

8) (Supriyanto, Dodit. 2008.) Belajar Sendiri Membuat Aplikasi Database

Gambar

Gambar 2.3 Form New Conceptual Data Model (CDM).
gambar 2.4 di bawah :
Gambar 2.5  Pengisian Atribut pada Entity Mahasiswa.
Table 2.2 Table Atribut Entity Buku.
+7

Referensi

Dokumen terkait

overhead pabrik dalam perhitungan harga pokok produksi yang menyebabkan. kurang tepatnya perhitungan harga pokok produksi sehingga

Pria Sani itu kemudian perlahan-lahan mengikat- kan bungkusan sagu di leher Sento menggunakan tali pengikat ikan bakar tiga hari lalu yang sudah dilepas ketiga ikatan

beban selama suatu periode. Terjadi saldo Laba jika jumlah Pendapatan > jumlah Beban, dan saldo Rugi akan terjadi jika jumlah Pendapatan < jumlah Beban.

Bentuk Kalimat Sapaan Kepada Saudara Laki-laki dan Perempuan dari Pihak Ayah Bahasa Indonesia Bahasa Sigulai Dialek Salang.. Mau

yakni persyaratan keabsahan suatu perjanjian atau kontrak harus mengacu kepada ketentuan seperti misalnya, yang ditentukan dalam Pasal 1320 KUH-Perdata yang telah

Pentingnya dilakukan penelitian ini untuk memberikan masukan kepada guru dan memotivasi siswa karena kreativitas itu adalah milik siapa saja dan bisa dikembangkan

Sebagai lembaga pendidikan umum yang agamis, madrasah adalah.. lembaga manusia yang mengangkat derajatnya, 6 sebagaimana firman

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan olah tanah nyata mempengaruhi bobot gulma pertanaman dan bobot brangkasan tanaman singkong, namun tidak nyata mempengaruhi laju