PENGARUH
BUDAYA KERJA, KONF'LIK DAN KOMPENSASI
TERHADAP
KEPUASAN
KERJA
GURU
DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
I\-EGERI
4CILACAP
Oleh:
HARYADI
(Guru
SMP Negeri 4Cilacap)
ABSTRAKS
Penelitian
ini
berjudul Pengaruh Budaya
Kerja, Konflik Dan
Kompensasi Terhadap KepuasanKerja
Guru
Di
Sekolah MenengahPertama Negeri
4
Cilacap. Tujuanpenelitian
ini
adalah untuk
mengetahuipengaruh
budayakerja, konflik
dankompensasi
terhadap
kepuasan
kerja
guru
dan
untuk
mengetahuifahor
yang
mempunyai pengaruh
paling
domirnn
terhadap kualitas sekolahdi
SMPN4
Cilacap. Berdasarkanpada
hasilpenelitian
dan pembahasan dapat disimpulkan balrwa budayakerja,
konflik, dan kotnpensasi merupakanfaktor
yang berpengaruh terhadap kepuasankerja guru
di
SMPN
4
Cilacap.
Hasil
tersebutdibuktikan
denganuji
F
dan
uji
t.Besarnya
pengaruh
budayakerja,
konflik,
dan
kompensasi terhadap kepuasan kerjaguru
sebesar 71,50 persen, sisanya sebesar 28,5 persen dipengaruhi oleh variabellain
yang tidak
diteliti.
Komrynsasi
merupakan falOor yangpaling
terhadap kepuasankerja
guru
di
SMPN
4
Cilacap.
Hasil
tersebut
dibuktikan
dengan
uji
elastisitqs,nilai
elastisitas terbesar adqlah untuk variabel kompensasi,Kata Kunci
z Budaya Kerja,Konflik,
Kompensasi, KepuasanKerja Guru
1.
PENDAHT]LUAN
Perhatian pemerintah
dan
masyarakat terhadap
keberadaanguru,
sudah semakin nyata. Meskipun disadari bahwa perhatian tersebut masih dirasakan kurangoleh
sebagian besarguru.
Tuntutan terhadapkinet'a
guru, masihbelum
diimbangidengan
upaya
memberikan berbagai
pemenuhankebutuhan
guru. Kondisi ini
tentunya dapat berpengaruh terhadap kepuasan guru dalam beke{a.
Berdasarkan pada survey pendahuluan Bulan Oktober
di
SMPN
4 Cilacap, diperolehinformasi
secaxakualitatif
tentang beberapa perubahan yangtedadi
di
SMP
N
4Cilacap.
Disiplin kerja guru lebih
ditingkatkan
dari
tahun-tahun
sebelumnya. Keberadaan gurudi
sekolah,tidak
hanya karena adajam
mengajar tetapi setiap hari harusmulai dari
pagrhari
sampai sianghari.
Perubahan budayakefa
diharapkanakan
memberikan
kontribusi
pada
meningkatnyamutu
pendidikan
di
SMPN
4 Cilacap.Pengaruh Budaya
Ke{4
Konflik Dan Kompensasi Terhadap KepuasanKe{a
Gurudi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4Cilac4
Konflik
yangterjadi
antar guru sebagaihal
yang wajarterjadi
akibat adanyainteraksi
sosial,diminimalkan
dengan kegiatan rekreasi b€rsama dan kegiatanlain
yang ditujukan
untuk
meningkatkankualitas komunikasi antar guru.
Komunikasi yang baik dan berlangsung secara timbalbalik
diantara guru, menjadi upaya sekolahyang ditujukan untuk
menekan
resiko
te{adinya
konflik
yang kontraprodullif
dengan upaya mewujudkan tujuan sekolah.Dari
aspek finansial, sudahtimbul
harapan yang besar agar rencana pemerintahuntuk
meningkatkan kesejahteraanguru
dapat terealisasi.Demikian
juga
dengan adanya kemudahan prosedurdalam
pengajuanangka
kredit,
karena
sebelumnya pembuatan karyatulis
atau sejenisnya harus ke Jakarta, sekarang cukupdi
Semarang. Pemotonganjalur
birokasi
tersebut memungkinkan
guru dapat
meningkatkan golongannya dariIV/a
keIV/b
dengan lebih mudah.Berbagai perubahan yang
tet'adi
sebagaimana tersebutdi
atas, diharapkan akan memuaskangruu yang
selamaini
merasakurang sekali
mendapatkan perhatian.Bertitik
tolak dari hal tersebut, maka secaradefinitif
dapat dirumuskan permasalahanpenelitian
sebagai
berikut
l)
Apakah
budaya
ke{a,
konflik,
dan
kompensasi berpengaruh nyata terhadap kepuasanke{a
?. 2) Variabel manakahdi
antara budayake{a, konflik,
dan kompensasi yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasanke{a
guru ?.2. METODE PENELITIAN
Sasaran dari penelitian
ini
adalah seluruh guru SMPN 4Cilacap.
Penelitianini
dilakukandi
SMPN4 Cilacap.
Penelitianini
menggunakan metode survey, dengan menggunakankuesioner
sebagaialat
pengumpulandata
yang
pokok.
Populasi adalah keseluruhan obyek penelitian(Arikunto,
1998). Populasi dalam penelitianini
adalah seluruh gurudi
SMPN4
Cilacap. Seluruh anggota populasidiambil
menjadi sampel, sehinggapenelitian
ini
merupakanpenelitian sensus.
Untuk
mengetahui pengaruhbudaya
ke{a,
konflik
dan
kompensasi terhadap kepuasanke{a
guru digunakan analisis regresi (Sugiyono, 1999). Sedangkan untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh digunakan rumus elastisitas (Pyndick, 1976).Pengaruh Budaya
Kerjq Konllik
Dan Kompensasi Terhadap KepuasanKe{a
Gurudi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Cilacap3. HASIL DAN PEMBAHASAN
1.
Uji Validitas
DanReliabilitas
Supaya diperoleh data penelitian yang tepat serta dapat dipercaya, maka kuesioner yang digunakan
untuk
mengambul data penelitiandiuji
validitas
danreliabilitasnya.
Uji
validitas
butir
menggunakankorelasi Product
Moment, sedangkanuji
reliabiliasnya
menggunakanreliabilitas Alpha. Hasil
uji
validitasbutir
untuk setiap pernyataan pada setiap variabel diperlihatkan pada tabel berikut ini.Tabel 1. Hasil
Uji
ValiditasButir
Variabel Budaya Kerja (X1)Nomor Pernyataan r hitung r tabel
(!
:0,05)
KeteranganI
2 J 4 5 6 7 8 9l0
0,594 0,628 0,542 0,648 0,553 0,579 0,609 0,596 0,537 0,552 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Tabel
I
memperlihatkan bahwanilai r
hitung pada setiap pernyataan pada variabel budaya kerja lebih besar darinilai r
tabel pada taraf signifikan 95 persen sebesar 0,396.Hasil
tersebut menunjukkan bahwa seluruhbutir
pernyataan pada variabel budaya kerja adalah valid.Pengaruh Budaya
Kttjq
Konflik Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Gurudi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 CilacapTabel2.
HasilUji
ValiditasButir
VariabelKonflik
(X2)Nomor Pernyataan r hitung r tabel
(I
:0,05)
KeteranganI
2 3 4 5 6 7 8 9 10 0,657 0,624 0,647 4,641 0,661 0,641 0,563 0,582 0,590 0,574 0,396 0,396a3e6
0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Tabel 2 memperlihatkan bahwa
nilai r
hitung pada setiap pernyataan padavariabel
konflik lebih
besardari
nilai
r
tabel
padataraf
signifikansi
95
persen 0,396.Hasil
tersebut menunjukkan bahwa seluruhbutir
pernyataan pada variabelkonflik
adalah valid.Tabel 3. Hasil
Uji
ValiditasButir
Variabel Kompensasi (X3)Nomor Pernyataan r hitung r tabel
([J
:0,05)
Keterangan1 2 a J 4
)
6 7 8 9 10 0,579 0,610 0,653 0,573 0,560 0,659 0,648 0,581 0,605 0,660 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Pengaruh Budaya
Ke{a
Konllik
Dan Kompensasi rerhadap KepuasanKe{a
Gurudi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 CilacapTabel 3 memperlihatkan bahwa
nilai
r
hitung pada setiap pemyataan pada variabel kompensasi lebih besar darinilai
r tabel pada tamf signifikansi 95 penen sebesar 0,396.Hasil
tersebut menunjukkan bahwa seluruhbutir
pemyataan pada variabel kompensasi adalah valid.Tabel 4. Hasil
Uji
ValiditasButir
Variabel KepuasanKe{a
Guru(y)
Nomor Pemyataan r hitung r tabel(!
:
0,05) KeteranganI
z
J 4 5 6 7 8 9 10 0,62s 0,620 0,645 0,624 0,588 0,669 0,651 0,626 0,593 0,585 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396 0,396Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Tabel
4
memperlihatkan bahwanilai
r
hitung pada setiap pemyataan pada variabel kepuasanket'a
gurulebih
besardari
nilai
r
tabel padataraf
signifikansi95
persen
sebesar0,396.
Hasil
tersebut menunjukkan
bahwa
seluruh butir
pernyataan pada variabel kepuasan
ke{a
guru adalah valid.Uji
reliabilitas
rnenggunakanrumus
Alpha
Cronbachditampilkan
pada tabel berikutini.
Tabel 5. Hasil
Uji
ReliabilitasAlpha
No
Variabel KoefisienAlpha
r
tabel
(n
0,0s) KeteranganI
2 J .+ Budayake{a
Konflik
KompensasiKepuasan
kefa
guru0,7801 0,8145 0,8134 0,8215 0,396 0,396 0,396 0,396 Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel
pengaruh Budaya Kerja,
Konllik
Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Gurudi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 CilacaPTabel 5 memperlihatkan bahwa
nilai
koefisienAlpha
pada setiap variabellebih
besar darinilai r
tabel padataraf
signifikansi 95 persen(!
=
0,05) sebesar0,396. Hasil tersebut membuktikan bahwa seluruh kuesioner adalah reliabel.
2.
PengaruhBudaya
kerja, Konflik,
dan
Kompensasiterhadap
Kepuasankerja
guru
Y
:
-18,454 + 0,425 Xr +0,574X2
+ 0,599X3
(r)Penjelasan dari persamaan (1) adalah sebagai
berikut
:a=-18,454
artinya,
jika
variabel budaya kerja,
konflik,
dan
kompensasi dianggapbemilai
0
(nol),
maka
kepuasankerja guru
bemilai
-18,454 satuan.Hasil
tersebut menunjukkan
bahwajika
budayake{a
kurangbaik, konflik tinggi,
dan kompensasi rendah, maka kepuasanke{a
guru akan rendah.bt:
0,425
artinya,
apabilakonflik,
dan kompensasi dianggap konstan makasetiap
kenaikan
satu
satuanpada variabel
budaya
ke{a
akan meningkatkan kepuasankerja guru
sebesar 0,425 satuan.Artinya
apabila
konflik
tidak
berubah, dan kompensasi tetap, maka budayake{a
yang baik akan meningkatkan kept'asanke{a
guru.b2:0,574
artinya
apabilavariabel
budayake{a,
dan
kompensasi dianggapkonstan
maka
setiapkenaikan
satu satuan padavariabel
konflik
akan
meningkatkan
kepuasanke{a
guru
sebesar0,574
satuan.Hasil
tersebut menunjukkan bahwa
jika
budaya
ke{a,
dankompensasi
tidak
berubah,
maka
menurunnya
konllik
akan meningkatkan kepuasanke{a
guru.br:0,599
artinya apabila variabel budayaket'a
dankonflik
dianggap konstan maka setiap kenaikan satu satuan pada variabel kompensasi akanmeningkatkan
kepuasanke{a
guru
sebesar0,599
satuan. Hasil tersebut menunjukkan bahwajika
budayakerja,
dankonflik
tidak
berubah,maka
kompensasiyang
meningkat akan
meningkatkan kepuasan ket'a guru.Pengaruh Budaya
Ke{4
Konflik Dan Kompensasi TeAadap KepuasanKe{a
Gurudi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 CilacapUntuk
menguji
keberartiangaris
regresi digunakanUji
F.
Berdasarkan pada hasil analisis varians diperolehnilai
F hitung
sebesar 29,217.Nilai
F
tabel pada tingkat signifikansi 95 persen(!
:0,05)
dan derajat bebas (3, 35) diketahui sebesar2,88.
Nilai F
hitung yang
lebih
besar daripadanilai F
tabel
(29,217 > 2,88), menunjukan bahwa budayake{a, konflik,
dan kompensasi secarabersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan
ke{a
guru.Untuk mengetahui pengaruh budaya kerja,
konflik,
dan kompensasi secara parsial terhadap kepuasan ket'a guru digunakanuji
t.
Nilai
t hitung untuk masing-masingvariabel
diketahuisebsar
tr
:3,917, tz:4,381, t::4,854,
dannilai
t
tabel tingkat
sigrifikansi
95
persen(!
=
0,05)
dan derajat bebas(35)
sebesar 2,021.Nilai t
hitung untuk setiap variabel yang lebih besar daripadanilai
t
tabelmembuktikan
bahwa
budaya
ke{a,
konflik,
dan
kompensasi
secara parsialmempunyai pengaruh signifikan terhadap
kepuasan
ke{a
guru.
Besarnya pengaruh budayake{a, konflik,
dan kompensasi terhadap kepuasankeia
guru sebesar71,50
persen(R
Squre:0,715).
Pengaruhvariabel
lain
sebesar 28,50 persen.Berdasarkan pada
hasil
pengujian tersebut, maka hipotesis pertama yang menyatakan *budayake{a, konflik,
dan kompensasi mempunyai pengaruh yang nyata terhadap kepuasan kerja guru" diterima.3. Variabel
YangPaling Berpengaruh Terhadap
Kepuasankerja guru
Pengujian terhadap variabel yang
paling
berpengaruh terhadap kepuasanke{a
guru
dilakukan
dengan menggunakanuji
elastisitas.Hasil
uji
elastisitas diperolehnilai
elastisitas untuk setiap variabel sebagaiberikut
Er:
0,4485E2:
0,5753E::
0,6195Berdasarkan pada perhitungan elastisitas
di
atas dapatdiketahui
bahwanilai
elastisitas terbesar adalahuntuk
variabel kompensasi (E3:0,6195).
Hasil tersebut menunjukkan bahwa kompensasi merupakan variabel yang berpengaruhpaling
besar terhadap kepuasanke{a
guru.
Dengandemikian
hipotesis keduaPengaruh Budaya
Ke{4
Konflik Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Keg'a Gurudi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Cilacapyang
menyatakanbahwa
kompensasi merupakanfaktor
yang
paling
dominan berpengaruh terhadap kepuasanke{a
guru diterima.4. KESIMPULAN DAN
SARAN
1. Kesimpulana.
Budayakeda,
konflik,
dan kompensasi merupakanfaktor
yang berpengaruh terhadap kepuasanke{a
gurudi
SMPN
4
Cilacap.Hasil
tersebut dibuktikandengan
uji F
dan
uji
t.
Besamya pengaruh budaya
ke{a,
konflik,
dan kompensasiterhadap
kepuasanke{a
guru
sebesar71,50
persen,
sisanyasebesar 28,5 persen dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak
diteliti.
b.
Kompensasi merupakanfaktor
yang
paling
berpengaruh terhadap kepuasanke{a
gurudi
SMPN 4 Cilacap. Hasil tersebut dibuktikan denganuji
elastisitas,nilai
elastisitas terbesar adalah untuk variabel kompensasi.2.
Sarana.
Kepuasankerja
gurudi
SMPN4
Cilacap, pada masa yang akan datang dapatditingkatkan
dengancara
antara
lain
memenuhi
kebutuhanfinansial,
baikdilakukan melalui
peningkatangaji
maupun pemberianinsentif.
Pemenuhankebutuhan
non
finansial
dilakukan dengan memberikan
pujian
atau penghargaan terhadap prestasike{a
guru yang baik.b.
Upaya
meningkatkan kepuasan
ke{a
guru
di
SMPN
4
Cilacap
lebih memperhatikan aspek kompensasi,yang
terbulti
memiliki
kontribusi
paling tinggi terhadap kepuasan kerja guru. Meskipun demikian,fattor
lain yang telahditeliti
tetap diprioritaskan, yaitu budayake{a
dankonflik.
DAFTARPUSTAKA
Adam
I.
Indrawijaya. (2002).Perilaku
Organisasi. Bandung: Sinar Baru Algensindo.Arikunto,
Suharsimi,. (1998). Prosedur Penelitian : Suatu PendekatanPrahek-
Jakarta'.Rineka Cipta.
Gomes, Faustino
Cardoso.(2001)
Manajemen
SumberdayaManusia.
Yogyakarta:Andi
Offset.Moh. As'ad. (200
l).
P s i ko I ogiI
ndus tri.
Yogyakarta: Liberty.Pengaruh Budaya Kerja,
Konflik
dan KompensasiTerhadap KepuasanKe{a
Gurudi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 CilacapPyndick,
R.S. dan
D.L.
Rubinfield. (1976).
Econometic
Forecast,
New York:Mc
GrawHill.
Sedarmayanti.
(2001).
Sunberdaya
Mamuia dan
Produhivitas
Kerja.
Bandung: Mandar Maju.Sugiyono. (1999). Statistika Untuk Penelitian. : Alfabeta.