Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo 159
PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS
ADOBE CAPTIVATE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL
BELAJAR SISTEM STARTER PADA SISWA KELAS XI TKR DI SMK
NEGERI 6 PURWOREJO
Oleh : Jati prasetyo, Widiyatmoko, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Universitas Muhammadiyah Purworejo
E-mail : [email protected]
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan proses pembuatan media evaluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe Captivate 2) Mendeskripsikan tahapan pengembangan media evaluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe Captivate, 3) Mendeskripsikan responm peserta didik terhadap penggunaan media evaluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe
Captivate, 4) Mengetahui peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar setelah
menggunakan media sistem starter.
Jenis penelitian ini adalah Research and Development. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR 1 dan XI TKR 3. Kelas XI TKR 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TKR 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji beda (uji t). Hasil validasi produk oleh ahli materi maupun ahli media, uji coba kelompok kecil dan uji coba pemakaian produk menunjukkan produk layak (baik) digunakan sebagai media pembelajaran.Hasil uji beda membuktikan bahwa media pembelajaran yang dibuat efektif untuk meningkatkan motivasi belajar (thitung = 4,657 dan p=0,000) dan hasil belajar (uji Man Whitney p=0,029) siswa Kelas XI TKR SMK Negeri 6 Purworejo. Media pembelajaran dapat digunakan dalam pembelajaran sebagai media untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar karena dalam ujicoba kelompok besar dengan jumlah siswa 32 orang telah berhasil meningkatkan belajar.
160 Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo PENDAHULUAN
Profesi guru menempati posisi penting dalam dunia pendidikan. Menurut Sudjana (2014:15) guru memiliki tiga tugas pokok yaitu guru sebagai pengajar,sebagai pembimbing dan sebagai administrator. James O. Whittaker dalam Djamarah (2011:12) mengatakan bahwa “belajar sebagai proses di mana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. Lebih lanjut menurut Howard L. Kingskey dalam Djamarah (2011:13) mengatakan bahwa “learning is the process by which behavior (in the broader sense) is
originated or changed through practice or training. Belajar adalah proses dimana
tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan.
Adobe Captivate™ merupakan aplikasi yang diperuntukkan bagi
penggunaan profesional yang dapat dengan mudah membuat demonstrasi intektif serta simulasi dalam berbagai format termasuk Flash (SWF) dan EXE. Kita dapat pula menggunakan aplikasi ini untuk membuat demonstrasi produk online, simulasi software untuk e-learning, atau tutorial online untuk dukungan pemakai, dan Captivate adalah solusi ideal untuk ini. Adobe Captivate memiliki kemampuan merekam apa yang terjadi dalam desktop dan secara instant membuat sebuah simulasi.
Captivate memungkinkan kita untuk menambah, memodifikasi keterangan teks, memberi audio (voice-overs, background music, dan sound
effects), video, animasi Flash, animasi text, gambar, hyperlink, kedalam movie
yang dibuat. Ukuran file yang kecil serta resolusi yang tinggi membuat simulasi dan demonstrasi yang dibuat dengan Captivate mudah untuk dipublikasikan secara online atau diburning ke CD untuk dipakai dalam pelatihan, penjualan, pemasaran, maupun dukungan pemakai
Hasil pengamatan peneliti di SMK Negeri 6 Purworejo pada waktu penulis melaksanaan PPL pada bulan Agustus 2016 diketahui bahwa pembelajaran di SMK Negeri 6 Purworejo sudah berjalan cukup baik. Guru sudah menggunakan media dalam proses penyampaian materi pelajaran. Setiap guru
Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo 161 sudah memakai media berbasis teknologi dan informasi dalam kelas, fasilitas untuk penggunaan media juga sudah tersedia, namun berdasarkan pengamatan peneliti dalam hal pemanfaatan media evaluasi pembelajaran belum tersedia. Sejauh ini dalam hal penyampaian materi dan evaluasi pembelajaran guru terbiasa menggunakan cara pada umumnya yaitu menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan buku cetak, sedangkan untuk tes/ulangan harian guru menggunakan tes di atas media kertas dan dikerjakan menggunaan alat tulis, memberi kesempatan kepada siswa untuk sailing mencontek. Sepanjang pengamatan peneliti motivasi siswa dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar masih rendah. Hal ini antara lain ditunjukkan oleh masih sering ditemukan anak yang tidak semangat, tidak tertarik, dan memiliki motivasi kurang dalam pembelajaran. Hal ini ditandai dengan kemauan anak untuk menjawab pertanyaan kurang, terdapat anak yang melakukan sesuatu yang mengganggu pembelajaran misalnya berbicara dengan teman selama pembelajaran, dan kegiatan lainnya. Hal ini perlu dikembangkan media evaluasi belajar sistem starter.
Hasil wawancara kepada beberapa orang siswa diperoleh informasi bahwa selama ini evaluasi belajar hanya dilakukan menggunakan media kertas atau LKS saja. Dalam proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah, diskusi dan memberi tugas dan jarang menggunakan media pembelajaran yang sudah tersedia. Hal ini mengakibatkan proses pembelajaran cenderung monoton sehingga banyak siswa yang bosan dan jenuh mengikuti proses pembelajaran sistem starter.
Berdasarkan permasalahan di atas maka tujuan dari penelitian ini adalah : 1.) Mendeskripsikan proses pembuatan media evaluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe Captivate. 2.) Mendeskripsikan tahap pengembangan media evaluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe Captivate. 3.) Mendeskripsikan respon peserta didik penggunaan terhadap eveluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe Captivate. 4.) Mengetahui respon peserta
162 Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo didik penggunaan terhadap eveluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe
Captivate. 5.) Mengetahui peningkatan motivasi belajar dan hasilbelajar siswa
setelah menggunakan media evaluasi belajar sistem starter.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development, dengan 8 langkah prosedur pengembangan.
Gambar 1. Langkah-Langkah Penggunaan Metode Research And
Development (R & D) Menurut Sugiyono (2015: 407)
Gambar 1 menjelaskan tentang langkah-langkah pengembangan penelitian ini, yaitu : 1) pencarian potensi masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain, 6) uji coba produk, 7) revisi produk, 8) pemakaian produk
Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI TKR SMK Negeri 6 Purworejo, tempat pengambilan data penelitian yang dilaksanakan di Penelitian di SMK Negeri 6 purworejo adapun waktu pelaksanaan penelitian adalah bulan sampai dengan Agustus 2017. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI jurusan Teknik Kendaraan Ringan sebanyak 64 siwa yang terbagi atas 2 kelas dengan jumlah siswa masng-masing kelas 32 siswa Pada penelitian ini kelas XI TKR 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TKR 2 sebagai kelas kontrol.
Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi instrumen ahli media, ahli materi, tanggapan siswa, dan instrumen motivasi. Instrument pengumpulan data yaitu menggunakan soal tes, kuesioner (angket). Jenis data
Pengumpulan Data Desain Produk Validasi Desain Revisi Desain Uji coba Produk Revisi Produk Pemakaian Produk Potensi dan Masalah
Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo 163 penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif., kemudian data dianalisis secara statistik deskriptif. Uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t-test.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil uji t diperoleh t =4,657 dengan p=0,000 menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata motivasi belajar antara kelas eksperimen dan kontrol setelah perlakuan Artinya tingkat motivasi kelas eksperimen dan kontrol setelah ada perbedaan yang signfikan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media latihan terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Berdasarkan hasil uji Man Whitney diperoleh p=0,029<0,05 menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar antara kelas eksperimen dan kontrol setelah perlakuan. Artinya hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol setelah ada perbedaan yang signfikan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media evaluasi belajar efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Berdasarkan data motivasi belajar diperoleh menggunakan angket motivasi belajar yang terdiri dari 24 item dengan skor item antara 1 sampai dengan 4. Rangkuman perhitungan statistik motivasi belajar kelas eksperimen dan kontrol sesudah perlakuan adalah sebagai berikut:
Tabel 1. Rangkuman Perhitungan Statistik Motivasi Belajar Kelas Eksperimen dan Kontrol sesudah Perlakuan
Indikator Statistik Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Kategori eksperimen Kategori kontrol Jumlah 2652,00 2340,00
Rata-rata 82,88 75,48 Baik baik
Skor Tertinggi 91,00 87,00 Sangat baik Sangat baik
164 Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo Rangkuman perhitungan statistic hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol sesudah perlakuan adalah sebagai berikut:
Tabel 2. Rangkuman Perhitungan Statistik Hasil Belajar Kelas Eksperimen dan Kontrol sesudah Perlakuan
Test Statisticsa
Hasil Belajar Postest
Mann-Whitney U 375,000
Wilcoxon W 871,000
Z -3,689
Asymp. Sig. (2-tailed) ,029
a. Grouping Variable: Kelas Indikator Statistik Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Kategori Eksperimen Kategori Kontrol Jumlah 2560,00 2315,00
Rata-rata 80,00 74,68 Baik Cukup
Skor Tertinggi 100,00 90,00
Sangat Baik Sangat Baik Skor
Terendah 60,00 60,00
Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo 165 KESIMPULAN
Dari hasil penelitian dan pengembangan ini, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Proses pembuatan medialatihan soal sistem starter ini menggunakan software aplikasi Adobe Captivate CS 5 secara prinsip merupakan pengabungan teks, gambar, audio dan video yang diintegrasikan membentuk suatu media soal yang siap pakai.
2. Tahap pengembangan media evaluasi belajar sistem starter pada siswa Kelas XI TKR SMK Negeri 6 Purworejo telah meliputi pencarian potensi masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, pengujian produk, uji coba pemakaian dan revisi produk.
3. Hasil validasi produk oleh ahli materi maupun ahli media, uji coba kelompok kecil dan uji coba pemakaian produk menunjukkan produk layak (baik) digunakan sebagai media pembelajaran.
4. Hasil uji beda membuktikan bahwa media pembelajaran yang dibuat efektif untuk meningkatkan motivasi belajar (thitung = 4,657 dan p=0,000)
dan hasil belajar(uji Man Whitney p=0,029) siswa Kelas XI TKR SMK Negeri 6 Purworejo. Media pembelajaran dapat digunakan dalam pembelajaran sebagai media untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar karena dalam ujicoba kelompok besar dengan jumlah siswa 32 orang telah berhasil meningkatkan belajar.
SARAN
Agar produk yang dihasilkan bisa dimanfaatkan secara maksimal ada beberapa saran yang terkait dengan media latihan soal, antara lain :
1. Guru menggunakan metode yang bervariatif didukung dengan pemakaian multimedia pembelajaran sehingga akan meningkatkan minat, motivasi, pemahaman peserta dan hasil belajarnya.
166 Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo 2. Sekolah hendaknya menerapkan media pembelajaran di semua
kompetensi lain pada mapel kompetensi kejuruan. Serta melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang media pembelajaran tersebut.
3. Bagi peneliti berikutnya agar lebih kreatif serta menemukan ide-ide baru dalam pembuatan media pembelajaran, sehingga akan meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran yang lain terutama yang menggunakan media pembelajaran.
DAFTAR PUSTAKA
Djamarah, Syaiful Bahri. 2011,. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Sudjana, Nana. 2014. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung; Sinar Baru Algesindo