• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pekanbaru, 17 Desember 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pekanbaru, 17 Desember 2015"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

SU MATERA KALIMANTAN

JAVA

IRIAN JAYA

Layout design by Murtono: http://brasco-tigabelas.blogspot.com/

1

SUMATERA KALIMANTAN

JAVA

IRIAN JAYA

Pekanbaru, 17 Desember 2015

(2)

1.

Mengapa Penyelenggaraan

Pemerintahan Daerah HARUS DILAPORKAN ?

2.

Kapan HARUS DISAMPAIKAN ?

3.

DATA apa yang harus dilaporkan ?

4.

Apa MANFAAT/tujuan pelaporan ?

5.

Apakah Kelengkapan ELEMEN

DATA/dokumen yg disertakan ?

2

(3)

1. Mengapa HARUS DILAPORKAN ?

UU 32 / 2004 tentang Pemerintahan Daerah

Dalam melaks tugas dan wewenangnya, kepala daerah

& wakil kepala daerah mempunyai kewajiban salah satunya adalah menyampaikan

lap.penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada

Pemerintah

Pasal 27 ayat (2), (3), (4) dan (5)

3

MANDAT

sebagai dasar melakukan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dan sebagai bahan pembinaan lebih lanjut sesuai dengan

peraturan perundang- undangan.

1. Disampaikan kepada Presiden mell. Mendagri 

unt Provinsi;

2. Disampaikan kepada Mendagri melalui Gubernur  untuk

Kab/Kota

(4)

4

Pasal 6 Ayat (1), (2), (3)

MANDAT UU 32 / 2004 tentang Pemerintahan Daerah

Daerah dapat dihapus dan digabung dengan daerah lain apabila tdk mampu

menyelenggarakan otoda

Penghapusan & penggabungan daerah otonom dilakukan stlh mell evaluasi thd

penyelengg pemerintahan daerah

Pedoman evaluasi sbgmn dimaksud diatur dalam PP

(5)

Melahirkan aturan pelaksanaan :

UU 32 / 2004 tentang Pemerintahan Daerah

PP 3 Tahun 2007

tentang LPPD kpd Pemerintah, LKPJ kpd DPRD, dan ILPPD kpd Masyarakat

Permendagri No. 73 Tahun 2009 ttg

Tata Cara Pelaksanaan EKPPD

SE Mendagri

No:120.04/7303/OTDA tgl 26 Desember 2012 perihal

Pedoman Penyusunan LPPD Tahun 2012

PP 6 Tahun 2008 tentang P-EPPD (EKPPD, EKPOD, EDOB)

SE Mendagri

No:120.04/4420/OTDA tgl 27 Juni 2013 perihal Manual Tata

Cara EKPPD Tahun 2013 terhadap LPPD Tahun 2012 Pasal 27 ayat (2), (3), (4) dan (5) Pasal 6 ayat (1), (2) dan (3)

5

(6)

1. Disampaikan 3 bulan setelah TA selesai oleh Kepala Daerah kepada Pemerintah,

2. Merupakan laporan atas penyelenggaraan Pemda selama 1 tahun anggaran berdasarkan RKPD;

3. LPPD sebagai bahan evaluasi utk pembinaan terhadap pemerintah daerah;

4. Menggunakan prinsip : Akuntabel dan transparan.

6

(7)

1.

Pelaksanaan Urusan Pemerintahan yg sudah

didesentralisasikan ke daerah (wajib & pilihan sbgmn PP 38/2007);

2.

Pelaksanaan urusan yg didanai melalui Tugas Pembantuan;

3.

Pelaksanaan Tugas Umum Pemerintahan.

Psl. 16 PP. Nomor 6 Tahun 2008 ttg Pedoman Evaluasi

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, menyebutkan bahwa sumber informasi utama untuk melakukan

EKPPD adalah LPPD.

7

(8)

8

EVALUASI PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH (EPPD)

BERDASARKAN PP 6/2008

EDOB

EVALUASI DAERAH OTONOM BARU

(S/D 3 TH)

EKPPD

Dilakukan Tahunan Atas Lppd Utk Menilai Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Dlm Upaya Peningkatan Kinerja Berdasarkan Prinsip Tata Kepemerintahan Yg Baik.

EKPOD

Dilakukan Thdp Daerah Apabila 3 X Berturut2 Rendah Utk Menilai Kemampuan Daerah Dlm Mencapai Tujuan Otonomi Daerah Yg Meliputi Peningkatan Kesejahteraan Masy, Kualitas Pelayanan Umum, & Kemampuan Daya Saing Daerah.

EDOB

Dilakukan Utk Memantau Perkembangan Kelengkapan Aspek2 Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah pd Daerah Yg Baru Dibentuk Dibawah Usia 3 Tahun.

(9)

Utk mengetahui keberhasilan penyelenggaraan Pemda dlm memanfaatkan hak yg diperoleh daerah dgn capaian keluaran dan hasil yang telah direncaakan;

Utk membandingkan tingkat capaian kinerja antar satu daerah dgn daerah lainnya dlm wilayah provinsi & nasional;

Sbg umpan balik dan rekomendasi bagi daerah utk mendorong peningkatan kinerja penyelenggaraan Pemda;

Sbg dsr Pemerintah memberikan penganugerahan kepada Pemda yg dinilai berkinerja tertinggi hasil EKPPD thdp LPPD;

Sbg dsr Pemerintah melakukan pembinaan dlm rangka peningkatan kapasda, sbgmn Perpres No. 59 Tahun 2012 ttg Kerangka Nasional Pengembangan Kapasda.

9

4. MAKSUD DAN TUJUAN EKPPD

(10)

1. Sumber informasi utama yg digunakan dlm melakukan EKPPD adalah LPPD.

2. Informasi pendukung berupa:

1) Lap. pertanggungjawaban pelaksanaan APBD;

2) Informasi keuangan daerah;

3) Lap. kinerja instansi pemerintah daerah;

4) Lap. hasil pembinaan, penelitian, pengembangan, pemantauan, evaluasi dan pengawasan pelaksanaan urusan pemda;

5) Lap. hasil survey kepuasan masyarakat terhadap layanan pemda;

6) Lap. KDH atas permintaan khusus;

7) Rekomendasi/Tanggapan DPRD thdp LKPJ kepala daerah;

8) Laporan yang berkaitan dgn penyelenggaraan Pemda yg berasal dari lembaga independen;

9) Tanggapan masyarakat atas Informasi LPPD; dan 10) Laporan dan/atau informasi lain yg akurat dan jelas

penanggungjawabnya.

10

(11)

Evaluasi Dilakukan thdp LPPD Prov, Kab dan Kota (disampaikan paling lambat 3 bulan setelah T.A berakhir):

Cakupan Penilaian;

Tataran Pengambil Kebijakan (KDH dan DPRD) Tataran Pelaksana Kebijakan (SKPD)

Menggunakan Sistem Pengukuran Kinerja.

Ruang lingkup EKPPD Tahun 2013, meliputi Pemprov, Pemkab dan Pemkot yg sdh berusia di atas 3 tahun (KDH definitif).

RUANG LINGKUP EKPPD

(12)

EKPPD

PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH

PENGAMBIL KEBIJAKAN YAITU DPRD DAN KDH

PELAKSANA KEBIJAKAN YAITU SKPD

DESENTRALISASI T. PEMBANTUAN

KINERJA PEMDA YG DIEVALUASI

(13)

1. Indeks Capaian Kinerja

Penilaian thdp variabel Indeks Capaian Kinerja terdiri dari penilaian:

Tataran Pengambil Kebijakan meliputi kinerja KDH dan DPRD, yg terdiri dari 13 aspek.

Tataran Pelaksana Kebijakan, dilakukan thdp SKPD yg terdiri dari 9 aspek, yaitu 8 aspek Administrasi Umum dan 1 aspek Tingkat Capaian Kinerja/SPM yang meliputi 26 urusan wajib dan 8 urusan pilihan.

PENILAIAN EKPPD

Penilaian EKPPD Prov, Kab,dan Kota Tahun 2013, dilakukan dgn cara menghitung dan menilai total indeks komposit thdp 2 variabel utama yaitu Indeks Capaian Kinerja dan Indeks Kesesuaian Materi :

2. Penilaian variabel Indeks Kesesuaian Materi dilakukan dgn membandingkan materi yg disajikan dlm LPPD dgn materi yg seharusnya disajikan (sesuai PP No. 3 Tahun 2007 dan turunannya).

(14)

Tataran pengambil kebijakan dan pelaksana kebijakan dirinci ke dlm aspek, fokus dan IKK.

IKK adalah, indikator kinerja utama yang mencerminkan keberhasilan atas penyelenggaraan suatu urusan pemerintahan. IKK berfungsi sbg variabel penilai bagi fokus dan aspek tataran pengambil kebijakan dan tataran pelaksana kebijakan. IKK disusun berdsrkan usulan yg diterima dari Kementerian/LPNK dgn mempertimbangkan kesesuaian kebijakan daerah dan peraturan perUUan yg lebih tinggi serta kepentingan umum, yg digunakan dlm mengevaluasi penyelenggaraan pemda (Pasal 31 PP 6/2008 ttg P-EPPD).

INDIKATOR KINERJA KUNCI (IKK)

(15)

ASPEK PENILAIAN: 1) TATARAN PENGAMBIL KEBIJAKAN DAERAH (Psl. 18. PP 6/2008 ttg EPPD)

1. KETENTRAMAN & KETERTIBAN UMUM DAERAH

2. KESELARASAN & EFEKTIVITAS HUB ANT PEM DAERAH & PEMERINTAH 3. KESELARASAN ANT KEBIJAKAN PEM. DAERAH DG PEMERINTAH

4. EFEKTIVITAS HUB ANT PEM DAERAH & DPRD

5. EFEKTIVITAS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH DPRD & TINJUTNYA 6. EFEKTIVITAS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KDH & TINJUTNYA 7. KETAATAN PELAKS PENYELENGG PEM. DAERAH PADA PER UU

8. INTENSITAS DAN EFEKTIVITAS PROSES KONSULTASI PUBLIK ANT PEMDA &

MASY

9. TRANSP. DLM PEMANFAATAN ALOKASI PENCAIRAN & PENYERAPAN DAU, DAK & DBH

10. INTENSITAS, EFEKTIVITAS DAN TRANSPARANSI SUMBER PAD &

PINJ/OBLIGASI DRH

11. EFEKTIVITAS PERENCANAAN, PENYUSUNAN, PELAKSANAAN TATA USAHA, PERTANGGUNG JAWABAN & PENGAWASAN APBD

12. PENGELOLAAN POTENSI DAERAH

13. TEROBOSAN INOVASI BARU 15

(16)

3. TINGKAT CAPAIAN SPM

2. KETAATAN THD PERATURAN / UU

4. PENATAAN KELEMBAGAAN DAERAH 5. PENGELOLAAN KEPEGAWAIAN DAERAH 6. PERENC PEMBANGUNAN DAERAH

7. PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 8. PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH

1. KEBIJAKAN TEKNIS PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN ASPEK PENILAIAN : 2).TATARAN PELAKSANA KEBIJAKAN DAERAH

(Psl.19. PP 6/2008 ttg Pedoman EPPD)

9. FASILITASI THD PARTISIPASI MASYARAKAT

16

(17)

SUBSTANSI LAMPIRAN PADA LPPD PROVINSI

Tataran Pengambil Kebijakan (Lampiran 1) terdiri dari :

o

13 aspek

o

35 fokus

o

39 IKK

Tataran Pelaksana Kebijakan (Lampiran 2) terdiri dari :

o

8 aspek

o

17 fokus

o

21 IKK

Capaian Kinerja Urusan Pemerintahan (Lampiran 3) terdiri dari :

o

26 Urusan Wajib terdiri dari 62 IKK

o

8 Urusan Pilihan terdiri dari 16 IKK

17

Di x 34 Urusan Pemerintahan

 272 aspek

 578 fokus

 714 ikk

(18)

18

Tataran Pengambil Kebijakan (Lampiran 1) terdiri dari :

o 13 aspek

o 35 fokus

o 43 IKK

Tataran Pelaksana Kebijakan (Lampiran 2) terdiri dari :

o 8 aspek

o 17 fokus

o 21 IKK

Capaian Kinerja Urusan Pemerintahan (Lampiran 3) terdiri dari :

o 26 Urusan Wajib terdiri dari 79 IKK u/ Kab (di+urusan irigasi); dan78 IKK u/Kota

o 8 Urusan Pilihan terdiri dari 15 IKK SUBSTANSI LAMPIRAN PADA LPPD

KABUPATEN/KOTA

Di x 34 Urusan Pemerintahan

 272 aspek

 578 fokus

 714 ikk

(19)

URUSAN WAJIB

1) PENDIDIKAN 8) KEPEMUDAAN DAN

OLAHRAGA 15) KB DAN KS 22) SOSIAL 2) KESEHATAN 9) PENANAMAN MODAL 16) PERHUBUNGAN 23) BUDAYA 3) LINGKUNGAN

HIDUP 10) KOPERASI DAN UKM 17) KOMUNIKASI DAN

INFORMATIKA 24) STATISTIK 4) PEKERJAAN UMUM 11) KEPENDUDUKAN DAN

CATATAN SIPIL 18) PERTANAHAN 25) KEARSIPAN 5) TATA RUANG 12) KETENAGAKERJAAN 19) KESBANG DAN POLITIK 26) PERPUSTAKAAN 6) PERENCANAAN

PEMBANGUNAN 13) KETAHANAN PANGAN 20) OTONOMI DAERAH

7) PERUMAHAN 14) PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

21) PEMBERDAYAAN

MASYARAKAT DAN DESA

URUSAN PILIHAN

1) KELAUTAN DAN

PERIKANAN 3) KEHUTANAN 5) PARIWISATA 7) PERDAGANGAN 2) PERTANIAN 4) ENERGI DAN SDM 6) INDUSTRI 8) TRANSMIGRASI

(20)

CONTOH ELEMEN DATA LPPD

(aspek, fokus & IKK)

Lampiran I Pengambil Kebijakan

No. ASPEK FOKUS No. IKK Rumus/

Perhitungan

Jenis Data (Tahun 2013)

Capaian

KInerja Keterangan

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1

KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN

UMUM DAERAH

Peraturan ttg ketertiban

penataan ruang

2 Rasio Rumah ber IMB

Jumlah Rumah ber IMB dibagi jumlah rumah seluruhnya

- Jumlah rumah ber IMB sd.

akhir Tahun 2012, sebanyak --- unit.

- Jumlah seluruh rumah sd.

akhir Tahun 2012 sebanyak --- Unit.

... %

3

KESELARASAN ANTARA KEBIJAKAN

PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN

KEBIJAKAN PEMERINTAH

Keuangan 15

Waktu penetapan PERDA APBD

2012

Tepat atau tidak tepat waktu penetapan PERDA APBD 2012

Apabila TEPAT:

Sebutkan dasar hukumnya.

PERDA Nomor : ---Tahun - --- tentang --- APBD 2012. (Paling lambat tanggal 31 Desember 2011).

Tepat/

tidak

Tidak tepat, apabila APBD

ditetapkan setelah 31 Desember

2011

Pelayanan Publik 19

Keberadaan PERDA tentang

Standar Pelayanan Publik sesuai

dengan peraturan perundang- undangan

Ada atau tidak adanya standar pelayanan

publik

Apabila ADA:

Sebutkan dasar hukumnya , PERDA Nomor --- Tahun--- ---- tentang --- (standar pelayanan publik’)

Ada/tidak

12 PENGELOLAAN POTENSI DAERAH

Peta potensi daerah 39

Rasio realisasi PAD 2012 terhadap

potensi PAD

Jumlah realisasi PAD 2012 dibagi dengan

potensi PAD X 100%

- Realisasi PAD Tahun 2012, sebesar Rp. ---

- Potensi PAD pada APBD Tahun 2012 sebesar Rp. ---

.... %

(21)

Lampiran II Pelaksana Kebijakan (34 Urusan Pemerintahan Daerah)

No. ASPEK FOKUS No. IKK Rumus/

Perhitungan

Jenis Data (Tahun 2013)

Capaian

KInerja Keterangan

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1

KEBIJAKAN TEKNIS PENYELENGGARA

AN URUSAN PEMERINTAHAN

Kesesuaian dengan kebijakan

teknis yang ditetapkan oleh

pemerintah cq Kementerian /

LPNK

2

Keberadaan Standard Operating Procedure

(SOP)

Ada atau tidak ada

Apabila Ada, sebutkan ada banyak ---

yang terdiri dari:

1.SOP ttg --- 2.SOP ttg --- 3.SOP ttg --- 4.Dst ---

Ada --- SOP / Tidak Ada :

SOP harus memenuhi NSPK yang ditetapkan oleh

Menteri pembina teknis

7

PENGELOLAAN BARANG MILIK

DAERAH

Manajemen Aset

SKPD 18

Keberadaan inventarisasi

barang atau asset SKPD

Ada atau tidak ada inventarisasi barang

atau aset SKPD

Apabila Ada, Sebutkan jenis

dokumennya.

Ada/

tidak ada

Penggunaan Aset

SKPD 19

Jumlah yang tidak digunakan oleh SKPD

Nilai aset yang tidak digunakan SKPD dibagi nilai aset yang

dikuasai SKPD x 100

%

- Aset yang tidak digunakan, senilai Rp ---.

- Aset yang dikuasai SKPD, senilai Rp ---.

... %

8

PEMBERIAN FASILITASI TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT

Responsivitas terhadap partisipasi masyarakat

21

Keberadaan Survey Kepuasan Masyarakat

Ada atau tidak adanya Hasil Survey Kepuasan Masyarakat

terhadap Pelayanan publik

Apabila Ada, sebutkan survey kepuasan tentang --

---

Ada/

tidak ada

Survey kepuasan masyarakat/

pelanggan yang dilakukan oleh

Pemda.

LANJUTAN ...

(22)

NO URUSAN NO. IKK RUMUS/PERSAMAAN CAPAIAN

KINERJA KET

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

URUSAN PILIHAN

3 Energi dan SDM

7 Pertambangan tanpa ijin

Luas Penambangan Liar yang ditertibkan

--- x100 Luas area Penambangan Liar

...

8

Kontribusi sektor pertambangan terhadap PDRB

Jumlah Kontribusi PDRB dari sektor pertambangan --- x100 Jumlah total PDRB

……….... %

6 Industri

11

Kontribusi sektor Industri terhadap

PDRB

Jumlah Kontribusi PDRB dari sektor industri --- x100 Jumlah total PDRB

……….... %

12 Pertumbuhan Industri

Jumlah Industri tahun 2012 - Jumlah Industri tahun 2011 --- x100

Jumlah Industri s/d tahun 2011

………...

7 Perdagangan

13

Kontribusi sektor Perdagangan terhadap PDRB

Luas Penambangan Liar yang ditertibkan

--- x100 Luas area Penambangan Liar

……….... %

14 Ekspor Bersih

Perdagangan Nilai ekspor bersih = nilai ekspor – nilai impor US$ ...

Lampiran III Urusan Pemerintahan

LANJUTAN ...

(23)

PROVINSI : 13 ASPEK, 34 FOKUS, 40 IKK KOTA : 13 ASPEK, 35 FOKUS, 44 IKK KABUPATEN : 13 ASPEK, 35 FOKUS, 44 IKK

ASPEK TATARAN PELAKSANA KEBIJAKAN ASPEK TATARAN PENGAMBIL KEBIJAKAN

PROVINSI : 8 ASPEK, 18 FOKUS, 21 IKK

KOTA : 8 ASPEK, 18 FOKUS, 21 IKK

KABUPATEN : 8 ASPEK, 18 FOKUS, 21 IKK

(24)

Bagan Bobot Total Indeks Kinerja Pemda per Komponen EKPPD terhadap LPPD 2009

Manajemen Otonomi

Daerah

Catatan :

IKM = Indeks Kesesuaian Materi ICK = Indeks Capaian Kinerja

Tugas Umum Pemerintahan

(0,10) Urusan Desentralisasi

(0,65 ) Total

Indeks Kinerja Pemda

1,00 Pembantuan Tugas

(0,20) IKM

(0,05)

RPJMD &

GUD (0,5)

Aspek Capaian

Kinerja

(0,60 ) Urusan

Pilihan ( 0,20) ICK

(0,95)

Tataran Pengambil

Kebijakan (0,3)

Tataran Pelaksana

Kebijakan (0,7)

Urusan Wajib (0,80) Aspek

Umum ( 0,40)

(0,125) (0,125) (0,125) (0,125) (0,125) (0,125) (0,125) (0,125)

Prioritas (0,50) Non Prioritas

(0,50)

Pekerjaan Umum

Perumahan Ketahanan Pangan

Ketertiban Umum dan Ketentraman

Masyarakat Lingkungan Hidup

(0,06 ) (0,06 ) (0,10 ) (0,06 ) (0,06 ) (0,10 )

(0,075 ) (0,125 ) (0,075 ) (0,075 ) (0,075 ) (0,06 )

(0,075 )

Catatan :

IKM = Indeks Kelengkapan Materi ICK = Indeks Capaian Kinerja

Kesehatan Pendidikan

Tata Ruang

Kependudu kan dan Catatan

Sipil

(25)

EKPPD dilakukan oleh Tim Teknis Nasional dibantu Timda dgn menggunakan Sistem Pengukuran Kinerja melalui tahapan :

A. DESK EVALUATION 1. Penetapan IKK.

2. Pengumpulan Data Kinerja Prov, Kab/Kota yg dituangkan dlm LPPD.

3. Metodologi Pengukuran Kinerja.

4. Validasi/Verifikasi Data, Pembobotan, Analisis, & Interpretasi Kinerja

B. COMMON SENSE SURVEY

Untuk mendukung objektivitas hasil pemeringkatan sementara EKPPD tahun 2014 thdp LPPD tahun 2013, Tim Teknis EPPD melakukan verifikasi lapangan (Common Sense Survey) thdp Pemerintah Daerah yg berprestasi terbaik dlm rangka penetapan peringkat secara Nasional bagi Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota

SISTEM PENGUKURAN KINERJA

PEMERINTAHAN DAERAH

(26)

PROSES PELAKSANAAN EVALUASI

Evaluasi Pemerintah Provinsi :

Menginput elemen data LPPD ke dalam sistem aplikasi template individu, yang secara otomatis akan menghasilkan nilai capaian kinerja.

Elemen data kinerja harus sesuai dgn data pendukung yang ada, bila tidak ada data pendukung maka tidak ada informasi atau TDI, baik pada tataran pengambil kebijakan (Lampiran I), pelaksana kebijakan (Lampiran II) dan urusan pemerintahan (Lampiran III).

Mendokumentasikan data pendukung dari elemen data masing- masing IKK secara sistematis (sesuai dgn Manual Tata Cara EKPPD).

Membuat Notisi hasil evaluasi, rekomendasi khususnya terhadap IKK yang capaian kinerjanya rendah dan TDI pada aspek Pengambil Kebijakan, Pelaksana Kebijakan, dan Capaian Kinerja Urusan Wajib dan Pilihan.

Mencetak Kertas Kerja Evaluasi (KKE) untuk ditandatangani oleh evaluator, dilengkapi data pendukung.

(27)

PELAKSANAAN EKPPD SAMPAI DENGAN 2014

1. Tahun 2011 :LPPD 2009 hasilnya ada & telah ditetapkan dgn KEPMENDAGRI Nomor. 120-276 Th 2011 Ttg Penetapan Peringkat & Status Kinerja

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Thdp LPPD Th 2009 dgn menghasilkan Total Indeks Kinerja Pemda dg Kategori Prestasi Kinerja Sangat Tinggi, Tinggi, Sedang & Redah;

2. Tahun 2012 :LPPD 2010 hasilnya ada & telah ditetapkan dgn KEPMENDAGRI Nomor 120-279 Th 2012 Ttg Penetapan Peringkat & Status Kinerja

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Thdp LPPD Th 2010 dgn menghasilkan Total Indeks Kinerja Pemda dg Kategori Prestasi Kinerja Sangat Tinggi, Tinggi, Sedang & Redah;

3. Tahun 2013 :LPPD 2011 hasilnya ada & telah ditetapkan dgn KEPMENDAGRI Nomor 120-2818 Th 2013 Ttg Penetapan Peringkat & Status Kinerja

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Thdp LPPD Th 2011 dgn menghasilkan Total Indeks Kinerja Pemda dg Kategori Prestasi Kinerja Sangat Tinggi, Tinggi, Sedang & Redah;

4. Tahun 2014 : LPPD 2012 hasilnya ada & telah ditetapkan dgn KEPMENDAGRI Nomor 120-251 Th 2014 Ttg Penetapan Peringkat & Status Kinerja

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Thdp LPPD Th 2011 dgn menghasilkan Total Indeks Kinerja Pemda dg Kategori Prestasi Kinerja Sangat Tinggi, Tinggi, Sedang & Redah;

(28)

KEPMENDAGRI

NO. 120-2818 TH 2013 &

NO. 120-251 TH 2014,

KEPPRES:

1. Satyalancana 2011 : No. 106/TK/tahun 2013;

2. Samkaryanugraha 2011 : No. 62/TK/tahun 2013;

3. Satyalancana 2012 : No.

4. Samkaryanugraha 2012: No.10/TK/tahun 2014

PENGANUGERAHAN OLEH PRESIDEN RI

DI ISTANA NEGARA, TGL 25 April 2014

(Psl 11 Permendagri 73/2009).

(29)

PENETAPAN, PENGUMUMAN & PEMBERIAN PENGHARGAAN

PENETAPAN PENGUMUMAN PEMBERIAN

PENGHARGAAN

 Dilakukan setiap tahun

 3-10-10 :

prov-kab-kota tetinggi Dan paling rendah

 Dengan

Keputusan Mendagri

Ps. 27 ayat (5) PP No. 6/2008. Ps. 27 ayat (6) PP 6/2008.

• setiap tgl 25 April Sbg Hari OTDA;

• Diserahkan oleh Presiden

Ps. 56 PP 6/2008 &

PP No. 35 Tahun 2010 ttg

Pelaksanaan UU No. 20 Tahun 2009

Piagam Penghargaan Mendagri unt ST

Satyalancana Karya

Bhakti Praja Nugraha (3-10-10 tertinggi)

Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha

(3th berturutan)

(30)

Pemerintah dan Pemda menindaklanjuti Hasil EKPPD dengan Program Pengembangan untuk Meningkatkan Kinerja.

Dalam Rangka Pembinaan, Pemerintah memberikan Penghargaan (Award) Kepada Daerah yang mempunyai Kinerja Tertinggi guna memenuhi ketentuan sesuai dengan PP 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU No 20 Tahun 2009 tentang Gelar Tanda Jasa dan Tanda Penghormatan.

Pemerintah mempersiapkan Pembinaan & Fasilitasi secara khusus bagi daerah-daerah yg mempunyai Prestasi Kinerja Rendah, sebagaimana dimaksud dalam Perpres No. 59 Tahun 2012 tentang Kerangka Nasional Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah

TINDAK LANJUT HASIL EKPPD

(31)

1. Bahwa kegiatan EKPPD dilaksanakan setiap tahun terhadap Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota yg sudah berusia > 3 tahun dan dengan bahan informasi utama LPPD;

2. Data pendukung terkait capaian kinerja untuk masing2 urusan sangat mempengaruhi penilaian LPPD ybs. Namun dengan memenuhi data saja tidak cukup  % capaian kinerja juga harus diperhatikan;

3. Peran LPPD Kab/Kota akan sangat mempengaruhi performance LPPD prov. ;

4. Pemeringkatan kab/kota hasil EKPPD regional, belum tentu sama dengan pemeringkatan kab/kota secara nasional karena kab/kota akan terkena 2x pembobotan saat akan dilakukan penghitungan tk.

Nas.;

5. Pelaksanaan EKPPD oleh Timda dilaksanakan secara terpadu oleh 3 elemen utama anggota Timda (Ropem + Inspektorat+BPKP) dengan tetap melibatkan SKPD terkait .

(32)

SU MATERA KALIMANTAN

JAVA

IRIAN JAYA

Layout design by Murtono: http://brasco-tigabelas.blogspot.com/

32

SEKIAN DAN

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian yang dilakukan, perbandingan pengukuran kelembaban beras menggunakan sensor yang dirancang dengan moisturemeter MC-100 pada tingkat kelembaban

Strategi Personal Branding dan Brand Survival Fotografer Independen (Studi Kasus Pada Satria Khindi Prasetyo)i. beserta perangkat yang ada (jika

Pada kuadran I, terdapat 3 kota yaitu Palembang, Lubuk Linggau dan Prabumulih dan 2 kabupaten yakni OKU Timur dan Banyuasin yang memiliki indikasi sebagai daerah

Dari situ, masalah yang terjadi adalah Bagaimana caranya mendesain buku tips yang ilustratif dan mampu memberi ilmu akan dunia penyutradaraan sehingga menarik

kondisi atau hubungan yang ada, pendapat yang sedang tumbuh, proses yang sedang berlangsung, akibat atau efek yang terjadi atau kecenderungan yang tengah berkembang). 25

pemeriksaan/pengawasan/pembinaan sesuai dengan Program Kerja Pengawasan Tahunan Tahun Anggaran 2018 pada Badan, Dinas, Sekretariat, Kecamatan, Kelurahan, dan Tambahan obrik

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) Akhir Tahun merupakan penjabaran kinerja Pemerintah Desa selama periode 1 (satu) tahun yang memuat penyelenggaraan

[r]