LEMBARAN DAERAH
PROPINSI DAERAH TINGKAT I BALI
NOMOR : 177 TAHIIN :
1994SERI: DNO.
176 GUBERNURKEPAI,A DAERAII TINGKAT I BALI
KEPUTUSAN GUBERNUR
KEPAI,A DAERAII TINGKAT I BALI
NOMOR 385TAHUN
1994TENTANG
PETI.]NJUK PEI,AKSANAAN PERATURAN
DAERAII PROPINSI
DAERATITINGKAT I BALI
NOMOR 10TAHUN
1983 TENTANGUSAIIA PERTAMBANGAN BAIIAN GALIAN
GOLONGAN C JOPERATI.]RAN DAERAII PROPINSI DAERAII TINGKAT I BALI
NOMOR 4TAIIUN
1989 GUBERNURKEPAI,A
DAERATITINGKAT I BALI
Menimbang : a.
bahwa dengan terbentuknya Dinas Pertambang- an Propinsi Daerah Tingkat I Bali, urusan rumah tangga Daerah dalam bidang pertambangan di- serahkan kepadanya;b.
bahwa berhubung denganhal
tersebuthuruf
a,petunjuk
Pelaksanaan Peraturan Daerah Pro- pinsi Daerah Tingkat I Bali Nomor 10 Tahun 1983 dan Nomor4 Tahun
1989 yangdiatur
dengan Keputusan Gubernur Kepala Daerah TingkatI
BaIi tanggal3 JuIi 1985 Nomor 333 Tahun 1985 jo
192
Mengingat
Keputusan Gubernur Kepala Daerah
Tingkat I
Baii
tanggal5 Pebruari
L992 Nomor 56 Tahun1992 perlu ditinjau kembali;
c.
bahwa berkenaan dengan hal tersebut huruf a dan b, dipandang perlu menetapkan kembali petunjuk pelJksanaan Peraturan Daerah dimaksudhuruf
t d"ttg"tt
Keputusan Gubernur Kepala Daerah TingkatI
Bali.1-. Undang-undang
Nomor 12 Drt Tahun
1957tentang Perturan Umum Retribusi
Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1957 Nomor 57 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1288);
2.
Undang-undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerahfingkat
I B aI, Nusa TenggaraBarat dan NusaTenggaraTimur (Lem- baran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 115; Tambahan Lembaran Negara Re- publik Indonesia Nomor f649);3.
Undang-undang Nomor 11 Tahun 1967 tentangKetentuan-ketentuan Pokok
Pertambangan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1967 Nomor 22; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 283I);
4.
Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Pemerintahandi
Daerah (Lem-baran
N"gutt
Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 38; Tambahan Lembaran Negara Repu-blik
Indonesia Nomor 9037);5.
Peraturan Pemerintah Nomor 27'Tahun
1980 tentang Penggolongan Bahan Galian Golongan C (LembaranN"g"ta
Republik Indonesia Tahun 1980 Nomor47
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3774);6.
Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1993 tentangAnalisis
Dampak Lingkungan (Lem- baranN"gt"t
Republik Indonesia Tahun 1993 Nomor 84);193
7.
PeraturanMenteri
Pertambangan dan Energi Nomor 03/P/WPertambangan/1981 tentang pe- doman PemberianIjin
Pertambangan Daerah untuk Bahan Galian Golongan C;8.
Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 7256.W03/MIPE/1991 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengawasan Usaha per- tambangan Bahan Galian Golongan C oleh pe- laksana Inspeksi Tambang Daerah (pITDA);9.
Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor KeputusanMENLM/94
tentang Jenis Usahaatau
Kegiatan yangwajib
dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan);10.
Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor Kep- I2/IVIENLIVS/94 tentang Pedoman UmumUpaya
PengelolaanLingkungan Hidup
dan Upaya Pemantauan Lingkungan;11.
KeputusanMenteri
Dalam Negeri tanggal 26Maret 1994 Nomor 26 Tahun 1994 tentang pe- doman Usaha Pertambangan
Bahan
Galian Golorgan C;12. Peraturan Daerah Propinsi Daerah
Tingkat I
Bali Nomor 10 Tahun 1983 tentang Usaha per- tambangan Bahan
Galian
GolonganC
(Lem- baran Daerah Propinsi DaerahTingkat I
Bali Tahun 1983 Nomor 83 Seri B Nomor 1);13. Peraturan Daerah Propinsi Daerah
Tingkat I
Bali
Nomor 4 Tahun 1989 tentang Perubahan PertamaPeraturan
DaerahPropinsi
DaerahTingkat I BaIi
Nomor 10 Tahun 1988 tentang Bahan Galian Golongan C (Lembaran Daerah Propinsi DaerahTingkat I Bali Tahun
1989 Nomor 152 Seri B Nomor 3);14. Peraturan Daerah Propinsi Daerah
Tingkat I
Bali Nomor 2 Tahun 1990 tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pertambangan Propinsi D aerah Tingkat I Bali (Lembaran D aerah
L94
Propinsi Daerah Tingkat I Bali Tahun 1990 Nomor 244Seri D Nomor 241).
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN GUBERNUR KEPALA
DAERAH TINGKATI
BALI TENTANG PEI"AKSANAAN PE- RATURAN DAERAH PROPINSI DAERAH TING-I(AT I BALI
NOMOR 10 TAHUN 1983 TENTANG USAHA PERTAMBANGANBAIIAN
GALIAN GO- LONGAN C JO PERATURAN DAXRAH PROPINSI DAERAHTINGKAT I BALI NOMOR 4 TAHUN 1989BAB I
PERIJINAN Pasal I
(1)
Setiap Pengusaha Pertambangan Bahan Galian Golongan C baru dapat dilakukan setelah mem- peroleh Surat Ijin Pgrtambangan Daerah (SIPD).(2)
UsahaPertambanganBahan Galian Golongan Chanya dapat dilakukan oleh :
a.
Badan usahaMilik
Negara;b.
Perusahaan Daerah;c.
Koperasi, Sekaa;d.
BadanHukum
Swasta sesuai dengan Pe-raturan
Perundang-undangan RepublikIn-
donesia, berkedudukandi
Indonesia mem- punyai pengurus yang berkewarganegaraan Indonesia serta bertempat tinggal di Indone- sia dan mempunyai lapangan usaha dibidang Pertambangan;e.
Perorangan yang berkewarganegaraan Indo- nesia danbertempattinggal diDaerahfingkat II
tempat terdapatnya bahan galian golongan Cyalg
bersangkutan;f.
Perusahaan dengan modal bersama antar BadanUsaha Milik
Negaradisatu
pihak195
(1)
(2)
dengan Daer-ah Tingkat
I
dan atau DaerahTingkat
II
atau Perusahaan Daerah dipihak lain;g.
Perusahaan dengan modal bersama antara Negara/Badan UsahaMilik
Negara dan atau Daerah./Perusahaandisatu pihak
dengan Badan Hukum Swasta atau perorangan ter- sebut pada huruf d dan e.BAB II
TATA
CARA PERMOHONANDAN PEMBERIAN
SIPDPasal
2Surat
Ijin
Pertambangan (SIPD) yang dikeluar- kan oleh Kepala Dinas Pertambangan Propinsi DaerahTingkat I Bali atas nama
Gubernur Kepala Daerah TingkatI
BaIi diajukan kepada Gubernur Kepala DaerahTingkat I Bali
Cq.Kepala Dinas Pertambangan Propinsi Daerah Tingkat
I
Bali.Permohonan Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) sebagaimana dimaksud Pasal 1 ayat (1) harus dilampiri dengan :a.
Peta Wilayah yang dimohon dan Peta Ren- cana Tambang yang menunjukkan batas-batas secarajelas dengan skala 1 : 1000 (satu ber- banding seribu) yang menggambarkan lokasi Wilayah Tambang;b.
Salinan/photo copyActe pendirian perusahaan bagi yang berbadan hukum yang dalam Acte tersebut antara lain menyebutkan perusaha-an
dibidang pertambangan yangtelah
ter- daftar pada Pengadilan Tinggi setempat bagiCV
danFirma
serta bagiPT
dengan tam- bahan mendapat pengesahandari
Menteri kehakiman dan salinan/photo copy KTP bagi perorangan yang dilegalisir;196
c.
Rekonendasidari Dinas
Pekerjaan Umum Propinsi DaerahTingkat I Bali,
bilamana penambangan dilakukan padaAlur
Sungai;d.
RencanaUsaha atau kegiatan yang
ada dampakpentingnya diwajibkan
membuatAMDAL,
sedangkan rencanausaha
atau kegiatan yang tidak ada dampak pentingnya dan atau secara teknologi sudah dapat dike-lola
dampak pentingnya diharuskan mela-kukan UKL
danUPL
sesuai dengan yang ditetapkan di dalam syarat-syarat perijinan- nya menurut Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.Untuk pelaks anaan hal dimaksud ay at (2)
huruf
d, dibentukTim Pembina UKL dan UPLyang di-
tetapkan oleh Kepala Dinas
Pertambangan Propinsi Daerah TingkatI
Bali.Pasal
3Surat
ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) diberi- kan dalam jangkawaktumaksimal 10 tahun dan dapat diperpanj ang 2 kali serta untuk setiapkali
perpanjangan jangkawaktu
maksimal 3 (tiga)tahun
atas permohonan PemegangSurat Ijin
Pertambangan Daerah, serta berdasarkan per- timbangan besarnya potensi endapan'
Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD)untuk
jangka waktu yang melebihi 2 (dua)tahun
di- wajibkan melakukan daftar ulang setiap 2 (dua) tahun sekali.Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD)untuk
jangka waktu yang melebihi ketentuan ayat (2), hanya dapat diberikan oleh Gubernur Kepala DaerahTingkat I BaIi
setelah mendapat per- setujuan dari Menteri Pertambangan dan Energi.Pasal
4(1)
SuratIjin
Pertambangan Daerah (SIPD) dengan (3)(1)
(2)
(3)
L97
Q)
(3)
Iuas areal
sampai dengan1 (satu) ha
yang penambangannya tidak menggunakan peralatan berat atau mekanis dan atau bahan peledak di- keluarkan oleh Bupati/lValikotamadya kepala Daerah TingkatII
atas nama Gubernur Kepala Daerah TingkatI
Bali.Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) yanC luas arel sampai dengan 1 (satu) ha yang pe- nambangannya menggunakan peralatan berat atau mekanik dan atau bahan peledak tetap di- keluarkan oleh Gubernur Kepala Daerah Ting- katI
Bali.Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) yang dikeluarka n oleh Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah TingkatII
permohonan diajukankepada Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Ting-kat II
Cq. Kepala Bagian Ekonomi Setwilda TingkatII
dilampiri dengan :a.
Sketsapeta yang
menggambarkan lokasi wilayah pertambangan;b.
Salinan/photo copy akte pendirian perusaha- an bagi yang berbadan hukum yang dalam akte tersebut antaralain
menyebutkan pe- rusahaan dibidang pertambangan yang telah terdaftar pada Pengadilan Negeri setempat bagi CV dan Firma serta bagi FT dengan tam- bahan mendapat pengesahandari
Menteri Kehakiman dan salinan/photo copy KTP bagi perorangan yang dilegalisir;c.
Rencanausaha atau kegiatan yang
ada dampakpentingnya diwajibkan
membuatAMDAI
sedangkan rencana usaha atau ke- giatan yangtidak
ada dampak pentingnya dan atau secara teknologi sudah dapat dike- lqla dampak pentingnya diharuskan melaku-kan UKL
danUPL
sesuai dengan yang di-198
(4)
(5)
(1)
tetapkan
di
dalam syarat-syarat perijinan- nya menurut Peraturan Perundang-undangan yang berlaku;d.
Pertimbanganteknis dari Instansi terkait
setempat.Sebelum memberikan Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) dimaksud ayat (1) Bupati/TVali- kotamadya Kepala DaerahTingkat II
terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuantertulis dari Kepala Dinas Pertambangan
Propinsi Daerah TingkatI
Bali.Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) yang dikeluarkan oleh Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah TingkatII
tembusannya antara lain di- sampaikan kepada :a.
Gubernur Kepala Daerah TingkatI
BaIi Cq.Asisten Sekwilda Bidang Administrasi dan Pembangunan (Asisten
II);
b. .Kepala Dinas Pertambangan Propinsi Daerah Tingkat
I
BaIi;c.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Daerah TingkatI
BaIi;d. Kepala Dinas
PekerjaanlJmum
Propinsi Daerah TingkatI
Bali.e. Kasi Wilayah
Pertambangandan
Energi Propinsi Bali.Pasal
5Pemegang
Surat Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) dapat menyerahkan kembali SuratIjin
Pertambangan Daerahnya dengan pernyataan tertulis kepada Gubernur Kepala Daerah Ting- kat
I
Bali Cq. Kepala Dinas Pertambangan Pro-pinsi
DaerahTingkat I Bali
dengan disertaialasan-alasannya.
Pengembalian Surat
Ijin
Pertambangan Daerah Q\199
(SIPD) dinyatakan sah setelah
disetujui
oleh Gubernur Kepala Daerah TingkatI
Bali.BAB III
TIDAK BERI,AKUI{YA
SIPDPasal
6Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIDP)tidak
ber- laku./batal karena :a.
telah berakhir masa berlakunya dan tidak diper- panjang lagi;b.
pemegang Surat Ijin Pertambangan Daerah (SIPD)tidak
memenuhi syarat-syarat yangtelah
dite- tapkan dalam SuratIjin
Pertambangan Daerah dan ketentuan-ketentuan lainnya yang berlaku;c.
perusahaan yang bersangkutan dinyatakanpailit
berdasarkanketentuan Peraturan
Perundang- undangan yang berlaku.BAB fV
KEWAJIBAN
PEMEGANG SIPDPasal
7Pemegang Surat
Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) diwajibkan membayar iuran berupa :a. Iuran
tetap eksplorasi sebesar Rp. 2.500,- (duaribu lima ratus rupiah) per hektar dalam
se-tahun;
b.
Iuran tetap eksploitasi sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) per hektar dalam setahun;c. Iuran
produksiuntuk
setiap jenis bahan galian Golongan C sesuai Peraturan Daerah.Pasal
8Pelaksanaan pemungutan
iuran
sebagaimana ter- sebut Pasal 7 ditugaskan kepada Bupati/Walikota- madya Kepala DaerahTingkat II
Cq. Dinas Pen- dapatan/PesedahanAgung Kabupaten
Daerah TingkatII
dimana terdapat Bahan Galian Golong-an C yang bersangkutan dengan Surat Ketetapan
Retribusi dan
tembusannya disampaikan kepada Kepala Dinas Pertambangan Propinsi Daerah Ting- katI
Bali.BAB V
PEMBAGIAN IIASIL PENERIMAAN RETRIBUSI BAIIAN GALIAN
GOLONGAN
CPasal
9(1) Hasit
Pungutaniuran
sebagaimana tersebut Pasal 7 ditentukan pembagiannya sebagai ber-ikut:
a.
30Vo untuk Pemerintah Propinsi Daerah Ting- katI
BaIi;h.
7\Vountuk
Pemerintah Kabupaten'/Kota- madya Daerah TingkatII
yang bersangkut- an;c.
25Vo dari bagian yang diterima Pemerintah Daerah Kabupaten/I(otamadya Daerah Ting-kat II
diperuntukanuntuk
Desa tempat ter- dapatnya Bahan Galian Golongan C tersebut'(2)
Semua hasil penerimaan retribusi disetor secara Bruto ke Kas Daerah TingkatI
Bali sesuai ke- tentuan yang berlaku.BAB VI
PENGENDALIAN
DAN PENGAWASANPasal
10Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah
Tingkat II
Cq. Kepala Dinas Pendapatan Daerah./Pesedahan Agotrg Kabupaten/Kotamadya Daerah Tingkat
II di
wajibkan
menyampaikanLaporan
pertanggung- jawaban mengenai pelaksanaan pungutan dan pe-nyetoran iuran sebagaimana tersebut Pasal 8 kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat
I
Bali Cq. Kepala Dinas Pertambangan Propinsi Daerah Tingkat I Bali207
dan
tembusannyamasing-masing
disampaikan kepada:a.
Inspektur Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I BaIi;b.
Kepala Dinas Pendapatan Propinsi Daerah Ting- katI
BaIi;c.
Kepala Biro Keuangan Setwilda TingkatI
Bali.d.
Kepala Biro Bina Perekonomian Setwilda Ting- katI
Bali.Pasal 1l
(1)
PemegangSurat Ijin
Pertambangan Daerah (SIDP) wajib melakukan pemeliharaan dibidang pengusahaan, keselamatankerja, teknik
per-tambangan yang baik dan benar, reklamasi dan pengelolaan lingkungan hidup.
(2)
Guna kepentingan kelestarian lingkungan di- - maksudayat (1)
kepada pemegangSIPD
di-wajibkan
menyetor/mgmbayarjaminan
biaya reklamasi.,, Pasal
12(1)
Rencana reklamasi dimaksud Pasal 11 dican- tumkan dalam SIPD.(2)
T ata c ara penetap an j aminan rekl am asi didas ar-kan atas
rencana penambangan disesuaikan dengan :a.
Lokasi penambangan;b.
luas areal;c.
jenis dan volume bahan galian;d.
rencana peruntukan lahan setelah selesai di- tambang;e.
Kemungkinan-kemungkinanlain
yang ter-jadi
akibat penambangan;(3)
Besarnya jaminan reklamasi dimaksud Pasal 11ayat (2)
diatur
lebihlanjut
oleh Kepala Dinas Pertambangan Propinsi Daerah TingkatI
Bali.202
(1)
' Pasal
13Jaminan reklamasi dimaksud Pasal
7l
ayat (2),disimpan dalam bentuk
depositoatas
nama Pemerintah Daerah pada Bank Pembangunan Daerah Bali Kantor Pusatuntuk
SIPD yang di- keluarkan oleh Gubernur Kepala Daerah Ting-kat I Bali, Bank
Pembangunan Daerah Bali Kantor Cabanguntuk
SIPD yang dikeluarkanoleh
Bupati/TValikotamadyaKepala
Daerah TingkatIL
Surat Ijin
Pertambangan Daerah (SIPD) me- nyerahkan j aminan reklamasi.Jaminan reklamasi dapat
ditarik
oleh pemegang SIPD, setelah pemegang SIPDdinilai
telah me- laksanakan semua kewajibannYa.Apabila SIPD telah berakhir masa berlakunya dan pemegang SIPD tidak juga melaksanakan kewajibannya maka ieklamasi dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Cq. Dinas Pertambangan Propinsi DaerahTingkat I
Baliuntuk
SIPD yangdikeluarkan oleh Gubernur Kepala
Daerah Tingkat I Bali Bagian Perekonomian Kabupaten Daerah Tingkat II untuk SIPD yang dikeluarkanoleh Bupati/lValikotamadya Kepala
Daerah TingkatII
dengan menggunakan dana jaminan reklamasi tersebut.Pasal
14Pembinaan Pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan Keputusan ini, dilaksanakan oleh Kepala Dinas Pertambangaa Propinsi Daerah Tingkat I Bali.
BAB VII
KETENTUA}.I PENUTUP
Pasal
15(1)
Keputusanini
mulai berlaku surut mulai tang- gal 1Juni
1994.(2)
(3)
@)
203
(2)
Dengan berlakunya keputusan ini, maka dinya- takan tidak berlaku lagi;a.
Keputusan Gubernur Kepala Daerah TingkatI
BaIi tanggal 3Juli
1985 Nomor 333 Tahun 1985tentang Ketentuan
Pelaksanaan Pe-raturan
Daerah Propinsi DaerahTingkat I Bali
Nomor 10 Tahun 1983 tentang Usaha Pertambangan Bahan Galian Golongan C;b.
Keputusaa Gubernur Kepala Daerah Ting- kat I BaIi tanggal3 Agustus 1987 Nomor 317 Tahun 1987 tentang Perubahan KeputusanGubernur Kepala
DaerahTingkat I Bali
tanggal 18 Oktober 1983 Nomor 10 Tahun 1983 tentang Usaha Pertambangan Bahan Galian Golongan C;c.
Keputusan Gubernur Kepala Daerah Ting- katI
Bali tanggal4 Februari 1992 Nomor 56 Tahun 1992 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Propinsi Daerah TingkatI
,
BaIi Nomor 4 Tahun 1989 tentang Perubahan Pertama Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Bali Nomor 10 Tahun 1983 tentang Usaha Pertambangan Bahan Galian Golongan C;d. Dari
petunjuk-petunjuk/ketentuan-keten- tuanlain
yang merupakan pelaksanaan Pe-raturan
Daerah Propinsi Daerah?ingkat I Bali
Nomor 10Tahun
1983 dan Nomor 4Tahun 1989.
Ditetapkan
di :
Denpasar Padatanggal :
18 Agustus 1994GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT
I
BALI, ttd.IDA BAGUP
OKA204
1.
,
3.
4.
5.
b.
7.
8.
Keputusan
ini
disamPaikan kePada :Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta'
Menteri Pertambangan dan Energi
cq. Direktur
Jenderal Pertam- bangan Umum di Jakarta.Ketua DPRD Propinsi Daerah Tingkat
I
Bali di Denpsar ( 3 expl )' Kasiwilayah
Pertambangan dan Energi Propinsi Bali di Denpasar.Staf Lengkap Gubernur Kepala Daerah Tingkat
I
BaIi di Denpasar.Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat
II
se-Bali.Direktur Bank Pembangunan Daerah Bali di Denpasar' Camat se-Bali.
Diundangkan dalam Lembaran Daerah Propinsi Daerah Tingkat
I
BaIiNomor : 777
Tanggal:
11 Oktober 1994Seri:DNomor:176
Sekretaris Wilayah./Daerah Tingkat
I
Bali,ttd.
DEWA BERATIIA.
PEMBINA UTAMA NIP. 010049857
205