• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Surakarta yang berada di Jalan Monginsidi No.40, Gilingan, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

2. Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020 dan dilakukan secara bertahap mulai dari bulan April 2020 - Agustus 2020. Penjelasan mengenai alokasi waktu penelitian dapat dilihat pada 3.1 berikut ini :

Tabel 3.1. Alokasi Waktu Penelitian

No Kegiatan Penelitian

Bulan

5 6 7 8 9 10 11 12 1

1 Persiapan Penelitian a. Observasi awal b. Perijinan

c. Penyusunan Proposal d. Pembuatan instrumen e. Analisis instrumen 2 Pengambilan data

3 Analisis Data dan Pelaporan

a. Analisis data

b. Penyusunan laporan skripsi

c. Ujian dan revisi d. Penggandaan laporan

commit to user

(2)

B. Desain Penelitian

Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif.

Penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian dimana data yang dikumpulkan dalam bentuk kata-kata atau gambar (Danim, 2002). Menurut Moleong (2010), penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik, dan dengan cara deskriptif dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Sementara itu, penelitian deskriptif merupakan suatu bentuk penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan berbagai fenomena yang ada, baik fenomena alami atau rekayasa manusia (Moleong, 2010).

Jenis penelitian deskriptif kualitatif yang digunakan pada penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai kemampuan argumentasi siswa kelas X MIPA di SMA Negeri 2 Surakarta secara komprehensif dan mendalam.

C. Data dan Sumber Data 1. Data Penelitian

Data yang dikumpulkan oleh peneliti berupa data yang dilihat dari aspek kualitatif yaitu berupa data hasil tes kemampuan argumentasi dan data wawancara dengan subjek penelitian.

2. Sumber Data Penelitian

Beberapa sumber data dalam penelitian ini antara lain : a. Tes

Tes yang dijadikan sumber data pada penelitian ini yaitu tes kemampuan argumentasi peserta didik secara tertulis dengan menggunakan 5 soal essay materi Hukum Dasar Kimia.

b. Informan

Informan yang dimaksud yaitu 8 peserta didik kelas X MIPA 1, 3 dan 5 di SMA Negeri 2 Surakarta. Delapan peserta didik ini dipilih

commit to user

(3)

berdasarkan hasil tes kemampuan argumentasi yang telah mereka laksanakan.

D. Teknik Pengambilan Sampel

Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, Purposive Sampling menurut Sugiyono (2015) adalah teknik penentuan sampel atau subjek penelitian dengan pertimbangan tertentu. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah kelas X MIPA 1, X MIPA 3, dan X MIPA 5.

Kelas-kelas tersebut dipilih berdasarkan hasil wawancara dengan guru, nilai UTS, dan observasi yang telah dilakukan. Kelas X MIPA 1 merupakan kelas dengan nilai rata-rata tertinggi, yaitu 80,44. Kelas X MIPA 3 masuk dalam kategori kelas dengan nilai rata-rata medium atau sedang, yaitu 78,44. Sedangkan kelas X MIPA 5 merupakan kelas yang memiliki nilai rata-rata terendah dibanding kelas X MIPA yang lainnya, yaitu 77,30. Tujuan dari pemilihan kelas dengan berbagai tingkat kemampuan kognitif adalah untuk mengetahui kemampuan argumentasi peserta didik kelas X secara merata di SMA Negeri 2 Surakarta.

E. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, meliputi : 1. Tes Kemampuan Argumentasi

Tes kemampuan argumentasi dilakukan untuk mendapatkan data kemampuan argumentasi tertulis peserta didik. Tes kemampuan argumentasi yang digunakan pada penelitian ini berupa 5 soal essay materi hukum dasar kimia dengan waktu pengerjaan 60 menit. Soal essay tersebut dibuat berdasarkan kompetensi dasar yang terdapat dalam materi hukum dasar kimia.

2. Wawancara

Teknik wawancara yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur. Menurut Sugiyono (2015) tujuan dari teknik wawancara ini adalah untuk dapat menemukan permasalahan yang lebih

commit to user

(4)

Wawancara dilaksanakan setelah diperoleh analisis hasil perolehan skor tes kemampuan argumentasi peserta didik. Wawancara ini dilakukan untuk mengetahui alasan peserta didik memberikan jawaban seperti yang tertera pada lembar jawab.

F. Teknik Uji Validitas Data

Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal essay tes kemampuan argumentasi dan pedoman wawancara.

1. Instrumen Tes Kemampuan Argumentasi

Tes kemampuan argumentasi dibuat berdasarkan indikator kemampuan argumentasi menurut Toulmin. Tes ini berupa 5 soal essay yang didalamnya memungkinkan peserta didik menjawab sesuai dengan parameter kemampuan argumentasi. Sebelum soal kemampuan argumentasi ini diujikan, soal harus diuji validitas terlebih dahulu oleh validator. Pada penelitian ini validator terdiri dari 2 orang dosen pendidikan kimia. Selain itu, soal juga terlebih dahulu diujikan di luar kelas penelitian untuk mengetahui reliabilitas soal.

a) Uji Validitas

Validitas instrumen tes kemampuan argumentasi dapat diketahui apakah sudah memenuhi syarat atau belum dengan menggunakan formula Gregory. Formula Gregory adalah sebagai berikut :

Content Validity (CV) = 𝐷

𝐴+𝐵+𝐶+𝐷

Keterangan :

A = jumlah item yang kurang relevan menurut kedua panelis B = jumlah item yang kurang relevan menurut panelis I dan relevan

menurut panelis II

C = jumlah item yang kurang relevan menurut panelis II dan relevan menurut panelis I

D = jumlah item yang relevan menurut kedua panelis commit to user

(5)

Menurut Gregory (2007) kriterianya adalah jika CV > 0,700 maka analisis bisa dilanjutkan.

b) Uji Reliabilitas

Instrumen tes kemampuan argumentasi pada penelitian ini berbentuk soal essay, oleh karena itu untuk uji reliabilitasnya digunakan SPSS 23 formula Alpha Cronbach menurut Sugiyono (2010) yaitu sebagai berikut :

1) [

𝑘

𝑘−1

] [1 −

∑𝑆𝑗2

𝑆𝑥2

]

Keterangan :

α = koefisien reliabilitas

k = banyaknya butir pertanyaan atau soal Sj2 = jumlah varian butir/item

Sx2 = varian total

Dengan kriteria reliabilitas sebagai berikut (Sudijono, 2011) : 0,91 – 1,00 : Sangat Tinggi (ST)

0,71 – 0,90 : Tinggi (T) 0,41 – 0,70 : Cukup (C) 0,21 – 0,40 : Rendah (R)

>0,00 – 0,20 : Sangat Rendah (SR)

2. Instrumen Pedoman Wawancara

Instrumen pedoman wawancara terdiri atas pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan kepada subjek penelitian pada saat wawancara.

Pedoman wawancara ini berisi pertanyaan-pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui lebih dalam kemampuan argumentasi peserta didik. Pedoman wawancara yang telah dibuat kemudian diuji validitas oleh validator.

Validator yang dimaksud adalah 2 orang dosen pendidikan kimia.

Validitas instrumen pedoman wawancara dapat diketahui apakah sudah memenuhi syarat atau belum dengan menggunakan rumus :

commit to user

(6)

Skor Total Rata-rata = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑣𝑎𝑙𝑖𝑑𝑎𝑡𝑜𝑟 𝐼+𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑣𝑎𝑙𝑖𝑑𝑎𝑡𝑜𝑟 𝐼𝐼 2

Dengan kriteria hasil validasi sebagai berikut :

Tabel 3.2. Kriteria Hasil Validasi Pedoman Wawancara Jumlah Skor Nilai Kategori Keterangan

13≤Skor total<16 A Sangat Baik Pedoman wawancara dapat digunakan tanpa revisi 10≤Skor total<13 B Baik Pedoman wawancara dapat

digunakan dengan sedikit revisi

7≤Skor total<10 C Cukup Baik Pedoman wawancara dapat digunakan dengan banyak revisi

4≤Skor total<7 D Tidak Baik Pedoman wawancara tidak layak digunakan

G. Teknik Analisis Data

Pada penelitian kualitatif ini proses analisis data dilakukan setelah subjek penelitian mengerjakan soal tes kemampun argumentasi. Penilaian pada jawaban ditentukan berdasarkan rubrik penilaian yang telah ditetapkan ketentuannya dengan rentang nilai 0 sampai 3 untuk langkah pengerjaan Data, Warrant, dan Backing. Sementara untuk langkah menulis Claim diberi rentang nilai 0 sampai 2.

Seluruh skor yang diperoleh kemudian dirata-rata sehingga dapat diperoleh hasil skor rata-rata kemampuan peserta didik dalam berargumentasi ilmiah secara tertulis.

commit to user

(7)

Tabel 3.3. Rubrik Penilaian Kemampuan Argumentasi (Sumber : Albab dan Anisyah, 2018)

Skor Claim Data Warrant Backing

Pernyataan yang menjawab pertanyaan/

permasalahan utama

Data ilmiah yang mendukung claim.

Data harus sesuai dan memadai untuk mendukung claim

Pembenaran yang menghubungkan data dengan claim.

Menunjukkan data dianggap sebagai bukti dari claim dengan

menggunakan prinsip-prinsip ilmiah

Teori yang mendukung Warrant.

Terkadang Warrant belum cukup kuat untuk membentuk suatu argumen

0 Tidak membuat claim atau membuat claim yang tidak sesuai

Tidak menyebutkan data atau hanya menyediakan data yang tidak sesuai atau kurang tepat

Tidak menyatakan suatu alasan atau hanya menyatakan alasan yang kurang tepat

Tidak menyebutkan Backing

1 Membuat claim yang tepat tetapi tidak jelas/ masih samar

Membuat sebuah pernyataan umum dengan data yang tidak spesifik

Mengulangi data dan menghubungkannya dengan claim tapi tidak mencakup hubungannya secara prinsip ilmiah

Menyebutkan Backing tetapi tidak sesuai dengan teori yang ada

2 Membuat claim yang akurat dan tepat

Mencakup sebagian data spesifik yang disajikan dalam permasalahan

Mencakup sebagian hubungan Data dan Claim

Menyatakan Backing yang sesuai teori namun masih belum tepat

3 Mencakup seluruh

data spesifik yang disajikan dalam permasalahan

Mencakup seluruh hubungan Data dan Claim

Menyatakan Backing yang tepat dan sesuai dengan teori

Kriteria kemampuan berargumentasi dapat ditentukan dengan cara membandingkan perolehan skor yang diperoleh dengan skor maksimal masing- masing kriteria. Masing-masing hasil perbandingan tersebut dapat ditentukan tingkat kemampuannya berdasarkan tabel kriteria pencapaian skor oleh Supedo (2014).

(8)

Tabel 3.4. Kriteria Indikator Kemampuan Argumentasi pada Langkah Penulisan Claim (Sumber : Supeno, 2014)

Rentang Skor Kriteria

0 ≤ x ≤ 0,4 Sangat Rendah

0,4 ≤ x ≤ 0,8 Rendah

0,8 ≤ x 1,2 Sedang

1,2 ≤ x ≤ 1,6 Tinggi

1,6 ≤ x ≤ 2,0 Sangat Tinggi

Tabel 3.5. Kriteria Indikator Kemampuan Argumentasi pada Langkah Penulisan Data, Warrant, dan Backing

(Sumber : Supeno, 2014)

Rentang Skor Kriteria

0,5 ≤ x ≤ 1,0 Sangat Rendah

1,0 ≤ x ≤ 1,5 Rendah

1,5 ≤ x 2,0 Sedang

2,0 ≤ x ≤ 2,5 Tinggi

2,5 ≤ x ≤ 3,0 Sangat Tinggi

H. Prosedur Penelitian

Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah Penelitian Kualitatif.

Adapun prosedur dalam penelitian kualitatif menurut Moleong (2010) mencakup langkah-langkah yang terdiri dari (1) Tahap pra-lapangan, (2) Tahap pekerjaan lapangan, dan (3) Tahap analisis data. Prosedur penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut :

1. Tahap pra-lapangan

Tahap pra-lapangan adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peneliti sebelum proses pengumpulan data. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti pada tahap ini meliputi :

a. Memilih lapangan penelitian

b. Menjajaki dan menilai lapangan penelitian c. Menyusun perizinan kelembagaan yang terkait d. Menyusun proposal penelitian

e. Menyiapkan instrumen penelitian commit to user

(9)

2. Tahap pekerjaan lapangan

Tahap pekerjaan lapangan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh peneliti di tempat penelitian guna mengumpulkan data-data yang dibutuhkan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan argumentasi secara tertulis dan wawancara dengan beberapa peserta didik.

a. Tes kemampuan argumentasi.

Soal tes kemampuan argumentasi yang diberikan kepada peserta didik berupa 5 soal essay materi hukum dasar kimia yang dikerjakan dalam waktu 60 menit secara online menggunakan aplikasi google classroom.

b. Wawancara

Wawancara dilakukan kepada beberapa peserta didik untuk melihat dan menelusuri alasan peserta didik memberikan jawaban seperti yang tertera pada lembar jawab. Wawancara dilakukan secara online menggunakan aplikasi zoom meeting.

3. Tahap analisis data

Analisis data pada penelitian ini mencakup analisis skor hasil tes kemampuan argumentasi dan analisis hasil wawancara. Pada tahap ini peneliti mengolah dan menganalisis data hasil tes kemampuan argumentasi yang telah terkumpul dengan mengacu pada pedoman penskoran yang sudah dibuat. Kemudian setelah itu dilakukan wawancara untuk mengetahui alasan peserta didik memberikan jawaban seperti yang tertera pada lembar jawaban. Setelah itu, hasil dari kedua sumber data tersebut dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif.

Gambar

Tabel 3.1. Alokasi Waktu Penelitian
Tabel 3.2. Kriteria Hasil Validasi Pedoman Wawancara  Jumlah Skor  Nilai  Kategori  Keterangan
Tabel 3.3. Rubrik Penilaian Kemampuan Argumentasi   (Sumber : Albab dan Anisyah, 2018)
Tabel 3.4. Kriteria Indikator Kemampuan Argumentasi pada  Langkah Penulisan Claim (Sumber : Supeno, 2014)

Referensi

Dokumen terkait

(Nakita niya si Simoun na naghuhukay nang kung ano at may katabing isang malaking kahon. Isang pagbabalik tanaw ang nangyari kay Basilio: Sa paghabol niya sa kanyang ina noon,

Lembar observasi pada aktivitas guru dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh guru selama proses

Wawancara dilakukan setelah dilakukan tes kemampuan komunikasi matematis tertulis, sehingga bisa disesuaikan dengan kemampuan siswa. Hasil wawancara akan ditulis oleh

KARYA CIPTA UTAMA GUGUR TEKNIS.. P6

Sedangkan, pada bagian belakang kartu matching cards menggunakan warna kontras dari biru tua yaitu merah marun dengan warna emas yang melambangkan pekerjaan

Penyajian informasi keuangan sebagai informasi komparatif telah disesuaikan dengan SE BI Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan Bank Umum serta Laporan Tertentu yang disa

1) Menentukan pengguna jasa. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi sasaran adalah pengguna jasa maskapai penerbangan Citilink dengan rute penerbangan

Wawancara dilakukan untuk memperoleh data kualitatif tentang hasil kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan metode wawancara baku