Konsep Costing Biaya SPM
Teks penuh
(2) Sistematika Penyajian 01 Pendahuluan. 02 Konsep SPM Kesehatan 03. Konsep Perencanaan dan Perhitungan SPM Kesehatan. 04 Aplikasi SISCOBIKES Versi 3.0.
(3) 01. PENDAHULUAN.
(4) ARAH KEBIJAKAN RPJMN BIDANG KESEHATAN 2020-2024 Meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta terutama penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care) dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi STRATEGI RPJMN 2020-2024. Peningkatan kesehatan ibu, anak KB, dan kesehatan reproduksi. Percepatan perbaikan gizi masyarakat. Peningkatan pengendalian penyakit. PenguatanGerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Penguatan Sistem Kesehatan, Pengawasan Obat dan Makanan Pembiayaan Kesehatan.
(5) Pembiayaan Kesehatan “Pembiayaan Kesehatan adalah sebuah fungsi dari sebuah sistem kesehatan yang berkaitan erat dengan mobilisasi, akumulasi, dan akumulasi materiil untuk menanggung kebutuhan manusia, baik secara individu atau kolektif dalam tatanan sistem kesehatan” (WHO, 2000) UU 36 Tahun 2009: Pasal 170 s/d 173 • Sumber pembiayaan kesehatan berasal dari Pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, swasta dan sumber lain. • Besaran anggaran kesehatan pemerintah dialokasikan minimal 5% dari APBN diluar gaji dan pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota dialokasikan minimal 10% dari anggaran pendapatan dan belanja daerah di luar gaji. • Besaran anggaran kesehatan diprioritaskan untuk kepentingan pelayanan publik yang besarannya sekurang-kurangnya 2/3 dari anggaran kesehatan dalam APBN dan APBD.. Pembiayaan kesehatan adalah cara membiayai pelayanan/upaya kesehatan (menetapkan apa yang akan dibiayai, menghitung kebutuhan biayanya, penggalian/mobilisasi sumber biaya, pengalokasian dan pemanfaatan dana kesehatan secara efektif dan efisien serta melakukan evaluasi pemanfaatan dana kesehatan) dalam melaksanakan fungsi-fungsi sistem kesehatan secara keseluruhan. (Perpres-72/2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional). SITUASI PEMBIAYAAN KESEHATAN. Total Belanja Kesehatan Tahun 2019 • Belanja Publik • Belanja Non Publik. 490,3 T 255,5 T (52,1 %) 234,8 T (47,9 %). Proporsi Belanja Kesehatan terhadap PDB. 3,1 %. Proporsi Belanja Kesehatan Sektor Publik thd PDB. 1.6 %. Belanja Kesehatan per Kapita / Tahun. Rp 1,8 Juta.
(6) Pembiayaan Kesehatan Nasional Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). • Dialokasikan minimal 5% diluar gaji. • Alokasi APBN diperuntukan untuk: • Program-program kesehatan di Kementerian Kesehatan dan Kementerian/Lemb aga Negara lainnya • Program JKN bagi peserta PBI • Dana alokasi khusus (DAK) yang ditransfer ke pemerintah daerah. • Dialokasikan minimal 10% diluar gaji. • Alokasi APBD diperuntukkan untuk : • Program-program (promotif preventif) kesehatan dari Dinas Kesehatan Prov/Kab/Kota • Pembiayaan Iuran PBI Daerah. Rumah Tangga • Kesehatan pribadi (pembayaran premi JKN, obat-obatan pribadi tidak termasuk asuransi, dll). Sektor Swasta. Sumber-sumber lain. • Premi JKN • Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) • Coorporate Social Responsibility (CSR) • Asuransi Swasta/Mandiri. • Bantuan donor untuk program-program khusus yang diprioritaskan seperti HIV / AIDS, TB dan malaria..
(7) Sumber Pembiayaan UKM-UKP DANA DESA. Pemerintah Pusat. DBH DAK NON FISIK/ JAMPERSAL DAK FISIK. Pemerintah Daerah. Program (Ex. TB, Promkes, KIA, dll). DAU. Swasta/ Perorangan. Donor dan Private Lainnya (CSR, Filantropi, dll). PAD. UKM Upaya Promotif Preventif. Layanan SPM. Layanan Non SPM. UKP Upaya Kuratif dan Rehabilitatif. Layanan FKTP. Layanan FKRTL.
(8) Jenis Layanan dan Indikator Target SPM Bidang Kesehatan Jenis Layanan Provinsi. Jenis Layanan Kab/Kota 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.. Pelayanan kesehatan ibu hamil Pelayanan kesehatan ibu bersalin Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Pelayanan kesehatan balita Pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar Pelayanan kesehatan pada usia produktif Pelayanan kesehatan pada usia lanjut Pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi Pelayanan kesehatan pada penderita diabetes melitus Pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat Pelayanan kesehatan orang terduga tuberculosis Pelayanan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (HIV). Indikator Matriks RPJMN 2020-2024. Indikasi target 2021 2024. Angka Kematian Ibu (per 100ribu KH). 217. 183. Angka kematian bayi per 1000 KH. 19,5. 16. Prevalensi stunting balita (%). 21,1%. 14%. Prevalensi wasting balita (%). 7,8%. 7%. Prevalensi pemakaian kontrasepsi cara modern (mCPR) %. 62,2%. 63,4%. Presentase kebutuhan ber-KB yang ttidak terpenuhi (unmet need). 8,3%. 7,4%. ASFR 15-19 tahun (%). 24%. 18%. Insidensi TB (per 100ribu penduduk). 252. 190. Insidensi HIV. 0,21. 0,18. Eliminasi malaria (Kab/Kota). 345. 405. Presentase Merokok usia 10-18 tahun (%). 9,0%. 8,7%. Pravelensi Obesitas usia > 18 tahun (%). 21,8%. 21,8%8.
(9) Penyampaian Laporan SPM 2020 Seluruh Indonesia Tahun 2021 Sudah Menyampaikan Laporan SPM. Provinsi. Kabupaten. Kota. Sumber : Kemendagri. Belum Menyampaikan Laporan SPM. 34 (100%). 356 (85,78%). 90 (96,77%). 0 (0%). 480 (88,56%). 62 (11,44%). 59 (14,22%). 3 (3,23%). Provinsi. Kabupaten. Kota 9.
(10) Capaian SPM Kesehatan. 10 Sumber : ASDK Pusdatin Kemenkes.
(11) Penyampaian Laporan Perencanaan SPM di SISCOBIKES. Perencanaan 2021. Perencanaan 2021. Perencanaan 2022. Perencanaan 2021. 0 dari 34 Provinsi yang sudah melakukan pengunggahan data perencanaan. 28 dari 514 Kab/Kota yang sudah melakukan pengunggahan data perencanaan. 0 dari 34 Provinsi yang sudah melakukan pengunggahan data perencanaan. 4 dari 514 Kab/Kota yang sudah melakukan pengunggahan data perencanaan. Kab/Kota yang Melaporkan Perencanaan SPM. Kab/Kota yang Melaporkan Perencanaan SPM. 11.
(12) Tantangan Implementasi SPM. Komitmen Daerah. Terbatasnya SDM. Belum optimalnya komitmen daerah dalam mendukung pelaksanaan SPM terutama dalam sisi anggaran dan tim penerapan SPM yang belum berkoordinasi optimal sehingga SPM belum menjadi prioritas. Ketersediaan SDM yang terbatas, dimana semua petugas puskesmas memiliki tanggung jawab lebih dari satu program dan seringkali terjadi rotasi antar petugas. Ketersediaan Anggaran Terbatasnya ketersediaan anggaran untuk menunjang pelaksanaan deteksi dini dan pengurangan alokasi anggaran BOK untuk program (Permenkes 12/2021) mempengaruhi layanan SPM. Target Capaian SPM Target capaian 100% yang tidak realistis, sumber data yang menjadi rujukan berasal dari angka proyeksi sehingga lebih tinggi dari realita di lapangan. Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terbatasnya Sarana dan Prasarana Belum bisa dipenuhinya sarana dan prasarana medis sesuai standar di beberapa puskesmas. Pencatatan dan Pelaporan data SPM yang belum terintegrasi dan tersistem dengan baik sehingga menyulitkan pemantauan capaian SPM. 12.
(13) Strategi Mengatasi Tantangan Implementasi SPM. 1. 3. 2. 4. 13.
(14) Strategi Mengatasi Tantangan Implementasi SPM. 5. 7. 6. 8. 14.
(15) 02. KONSEP SPM KESEHATAN.
(16) Kebijakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. SPM Kesehatan. PP No. 2 Tahun 2018 Tentang Standar Pelayanan Minimal. Permendagri No. 100 Tahun 2018 tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal. Permenkes No. 4 Tahun 2019 tentang Penerapan Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan 16.
(17) Prinsip Standar Pelayanan Minimal (SPM) 1. Merupakan kebutuhan dasar Kesehatan bagi setiap individu secara universal 2. Pemenuhan kebutuhan dasar Kesehatan dapat dipenuhi sendiri oleh warga negara, atau oleh pemerintah daerah 3. Merupakan pelayanan dasar kesehatan yang. 8. Pelayanan SPM dilaksanakan pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta. 9. Pelayanan dasar dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dan untuk jenis pelayanan dasar tertentu dapat dilakukan oleh kader kesehatan terlatih dibawah pengawasan tenaga kesehatan.. menjadi kewenangan daerah provinsi maupun. kabupaten/kota 4. Merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah. 10. Perhitungan pembiayaan SPM memperhatikan berbagai sumber pembiayaan agar tidak terjadi duplikasi anggaran.. provinsi maupun kabupaten/kota untuk menjamin setiap warga negara memperoleh kebutuhan dasar. 11. Penganggaran pemenuhan SPM tidak boleh dibatasi oleh anggaran (unconstrain budget).. kesehatannya 5. Berlaku secara nasional 6. Pelayanan SPM bersifat promotif dan preventif. 12. Penganggaran SPM harus diprioritaskan, dengan demikian maka anggaran SPM harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum memenuhi anggaran lainnya..
(18) Permendagri 100/2018. • Jumlah dan identitas Warga Negara yang berhak menerima • Jumlah barang dan/atau jasa yg sudah tersedia dan yg dibutuhkan • Jumlah sarana, prasarana, dan sumber daya lainnya yang tersedia dan yg masih dibutuhkan. Pengumpulan Data. Tahapan Penerapan SPM Perhitungan Biaya • Menghitung selisih kebutuhan terhadap ketersediaan barang dan/atau jasa dan sarana dan/atau prasarana berdasarkan jumlah Warga Negara penerima • Menyusun kebutuhan untuk pemenuhannya. SISCOBIKES. Pelaksanaan. • RPJMD dan RKPD • Renstra PD dan Renja PD sesuai dengan tugas dan fungsi. Penyusunan Rencana. • Menyediakan barang/jasa dan sarana prasarana sesuai dengan standar teknis SPM • Kerjasama antar daerah dalam pemenuhan pelayanan dasar sesuai ketentuan PUU.
(19) 03 KONSEP PERENCANAAN DAN PERHITUNGAN BIAYA SPM KESEHATAN.
(20) PERMASALAHAN DALAM PERHITUNGAN BIAYA SPM KESEHATAN DI DAERAH Perencanaan dan penganggaran SPM yang dilakukan hanya terbatas pada kebutuhan pelaksanaan program di masing-masing bidang Dinkes. Satu. Koordinasi terkait pembiayaan antar program, lintas sektor, dan pelaksanaan di lapangan belum optimal. Dua. Keterbatasan sumber daya di daerah (Sarana, Prasarana, Alkes, dan SDM). Tiga.
(21) Perencanaan Penghitungn Anggaran SPM menggunakan SISCOBIKES SISCOBIKES - Mempermudah perhitungan pembiayaan SPM bidang kesehatan - instrumen untuk memperkuat Performance Based Budgeting - berguna agar alokasi pembiayaan dapat efisien dan efektif atau tercapai Alokatif Efisiensi Pembiayaan. • • • • •. Identifikasi Sasaran Identifikasi Kebutuhan Alkes/BHP Identifikasi Kebutuhan SDM Identifikasi Kebutuhan berdasarkan Kegiatan Identifikasi Kebutuhan berdasarkan Sumber Dana. Aplikasi SISCOBIKES. • •. Digunakan oleh Dinkes Kab/Kota Menghitung kebutuhan SPM untuk satu wilayah. Aplikasi 3. Aplikasi 2. Aplikasi 1 • •. Digunakan oleh Puskesmas (sesuai kebijakan Dinkes) Menghitung kebutuhan SPM di tingkat puskesmas. • •. Digunakan oleh Dinkes Menarik database pada Aplikasi 1 Upload/Unggah fil ke sistem SIscobikes 21.
(22) Tool Costing SPM Siscobikes 3.0 Berbasis Excel Tools Penginputan Data. Aplikasi ke-1 ; KAB /KOTA. Berbasis Web. Aplikasi ke-2 ; PUSKESMAS. Aplikasi ke-3 ; UPLOAD FILE. : http://siscobikes.ppjk.kemkes.go.id/.
(23) Pembiayaan Kesehatan yang Harus Disediakan Provinsi untuk SPM (PMK 4/2019). KLB 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.. Kajian Epidemiologi Penemuan kasus dan identifikasi faktor risiko Penatalaksana an penderita pencegahan dan pengebalan pemusnahan penyebab penyakit penanganan jenazah Komunikasi Risiko Upaya penanggulangan lainnya. KRISIS/ BENCANA. 1. Tahap Pra Krisis Kesehatan (Edukasi pengurangan risiko krisis ) 2. Tahap Tanggap Darurat 3. Mobilisasi tim penanggulanga n krisis kesehatan c) Pelayanan kesehatan dasar di fasilitas pelayanan kesehatan d) Pelayanan kesehatan rujukan e) Kebutuhan logistik kesehatan (paket obat, paket hygiene Kit/family Kit, dan Paket Makanan pendamping.
(24) Pembiayaan Kesehatan yang Harus Disediakan Kab/Kota untuk SPM (PMK 4/2019) Ibu Hamil. 1. Pendataan 2. Pemeriksaan ANC a) Set Pemeriksaan b) Tablet Fe c) Vaksin Td 3. Buku KIA 4. Kartu Ibu dan Kohort 5. Rujukan. Ibu Bersalin. Bayi Baru Lahir. 1. Pendataan 2. Pelayanan Persalinan a) Set Persalinan b) Set Resusitas Bayi c) Set Perawatan Pasca Persalinan d) Paket obat dan BHP persalinan e) Formulir Partograf 3. Buku KIA 4. Kartu Ibu dan Kohort 5. Rujukan. 1. Pendataan 2. Pelayanan Kesehatan BBL a) Formulir BBL b) Formulir MTBM c) Set Pelayanan BBL d) Set Kegawatdaruratan Neonatal e) Vit. K1 Injeksi f) Salep/tetes mata g) Pedoman pelayanan kes. neonatal 3. Buku KIA 4. Pencatatan dan pelaporan a) Register Kohort b) Formulir SIP c) Formulir dan ATK 5. Rujukan. Balita. 1. Pendataan 2. Pelayanan Kesehatan Balita a) Set Pemeriksaan Kesehatan Anak b) Set imunisasi c) SDIDTK KIT d) Formulir DDTK e) Formulir kuesioner Pra skrining perkembangan f) Kit Posyandu g) Kit Imunisasi 3. Buku KIA 4. Pencatatan dan pelaporan a) Register Kohort b) Formulir dan ATK 5. Rujukan. Usia Sekolah Dasar. Usia Produktif. 1. Pendataan 2. Skrining Kesehatan a) UKS Kit b) Instrumen pencatatan c) Formulir rekapitulasi hasil skrining 3. Tindak lanjut hasil skrining kesehatan. 1. Skrining factor risiko PTM a) Kit Skrining PTM b) Kit Pemeriksaan IVA 2. Konseling faktor risiko PTM 3. Rujukan ke FKTP a) Kit Peralatan PTM b) Paket pemeriksaan laboratorium 4. Pencatatan dan pelaporan. Usia Lanjut. 1. Pendataan 2. Skrining kesehatan a) Kit lansia b) Strip uji gula darah dan kolesterol c) Instrumen GDS, AMT dan ADL dalam paket P3G 4. Pencatatan dan pelaporan a) Buku Lansia b) Formulir dan ATK 5. Rujukan.
(25) Pembiayaan Kesehatan yang Harus Disediakan Kab/Kota untuk SPM ( PMK 4/2019) Hipertensi. 1. 2.. 3.. 4.. Pendataan Penemuan kasus Hipertensi a) Pelayanan Skrining b) Pengadaan Tensimeter digital Edukasi perubahan gaya hidup dan kepatuhan minum obat atau terapi farmakologi. c) Media KIE d) Obat Melakukan rujukan ke FKRTL. 1. 2.. 3.. 4. 5.. Pendataan Melakukan skrining penderita DM a) Pelayanan Skrining b) Pengadaan Glukometer Pelayanan kesehatan sesuai standar c) Media KIE d) Obat DM e) Kit Posbindu PTM Melakukan rujukan ke FKRTL Penyediaan peralatan kesehatan DM a) Alat dan Reagen b) Obat DM. HIV. ODGJ. DM. 1. 2. 3. 4. 5.. 6. 7.. Pendataan Materi KIE Buku Kerja ODGJ Paket Pencatatan dan pelaporan Melakukan diagnosis terduga ODGJ (Buku PPDGJ– III (ICD-10)) Pelaksanaan kunjungan rumah Melakukan rujukan ke FKRTL a) Kit Berisi 2 Alat Fiksasi b) Laporan. 1.. Penentuan orang yang berisiko terinfeksi HIV 2. Pemetaan penemuan kelompok sasaran 3. Promosi kesehatan dan Penyuluhan 4. Jejaring Kerja dan Kemitraan 5. Sosialisasi Pencegahan 6. deteksi dini HIV 7. Pencatatan dan Pelaporan 8. Monitoring dan Evaluasi 9. Peniaian kinerja SPM 10. Rujukan. TB. 1. 2.. 3. 4.. Pemeriksaan Klinis Pemeriksaan Penunjang a) Pot dahak b) Formulir c) Kaca Slide d) Reagen e) Cartridge Tes cepat molekuler f) Bahan Lab. Lainnya (Oase, oil imersi, dll) g) Masker rumah tangga h) Masker N95 Edukasi Rujukan.
(26) Penghitungan Kebutuhan Anggaran dan Identifikasi Sumber Pembiayaan Identifikasi Kebutuhan SDM Identifikasi Kebutuhan Alkes/BHP. Identifikasi Kebutuhan berdasarkan kegiatan. Sumber Pembiayaan Pemerintah. Identifikasi Kebutuhan berdasarkan Sumber Dana. Identifikasi Sasaran. Sumber Pembiayaan BUMN, Swasta/Lainnya. Dinas Kesehatan. Dokumen Perencanaan dan Penganggaran Daerah. Puskesmas. MultiSektor. Dokumen Usulan kepada Institusi terkait.
(27) APLIKASI SISCOBIKES Versi 3.0. 04.
(28) PENGEMBANGAN APLIKASI SISCOBIKES. Tools versi terbaru 3.0 Kab/Kota didesain agar lebih mudah dipahami, lebih sederhana, dan lebih berdaya guna. Tools penghitungan kebutuhan anggaran SPM telah diinisiasi sejak tahun 2018. Tools terus mengalami perbaikan, dari versi 1.0, kemudian 2.0. 2021. 2020 2019. 2018. Flatform Pembelajaran Mandiri melalui : E-Learning Siscobikes 3.0 ; www.siscobikes.ppjk.kemkes.go.id. Tools dikembangkan agar lebih memperkuat peran Dinas Kesehatan.
(29) Tantangan Tools Aplikasi Siscobikes versi 1.0 & 2.0 Puskesmas mengisi seluruh tools seperti yang dilakukan Dinkes. Rotasi Petugas Puskesmas terkedala mengisi tools Kurangnya pengetahuan ttg Siscobikes Awalnya tools ini didesain dapat diisi oleh Dinas Kesehatan, tetapi kebanyakan Dinkes ingin melibatkan pihak puskesmas dalam pengisian tools SPM (SISCOBIKES 1.0 & 2.0). Akibatnya: Dinkes yang upload ke website SISCOBIKES rendah, dengan alasan menunggu hasil pengisian tools dari puskesmas. Petugas sibuk dengan tugas utama Masih menunggu pengisian tools program selesai atau data tidak tersedia. Hasil review: Strategi harus diubah dengan memperkuat peran Dinkes untuk mampu laksana mengisi tools SPM, puskesmas berfungsi untuk melengkapi data yang dibutuhkan dinkes (SISCOBIKES 3.0).
(30) Solusi Menjawab Tantangan 03. Memperkuat peran Dinkes Kab/kota untuk mampu laksana dalam mengisi tools SPM, baik dari sisi waktu dan akurasi datanya.. 01. Memperbaiki tools SPM menjadi lebih sederhana, akurat, dan praktis.. 04 Mengubah strategi pengisian tools SPM yang semula melibatkan puskesmas secara penuh, menjadi sebuah usulan kebutuhan anggaran SPM bagi puskesmas (lebih fokus).. 02. Dari hasil studi costing SPM, dimanfaatkan untuk: Memasukkan satuan biaya (manual, rerata, min, mak) Membuat batas atas dan batas bawah total anggaran SPM (unit cost * target sasaran per SPM).
(31) Tool Costing SPM Siscobikes 3.0 Berbasis Excel Tools Penginputan Data. Aplikasi ke-1 ; KAB /KOTA. Berbasis Web. Aplikasi ke-2 ; PUSKESMAS. Aplikasi ke-3 ; UPLOAD FILE. : http://siscobikes.ppjk.kemkes.go.id/.
(32) Aplikasi Tool Siscobikes. Berbasis Excel (Prov,Kab/Kota,Puskesmas ). Berbasis Website.
(33) Tampilan tools Siscobikes 3.0 Provinsi. MENU UTAMA • DATA INPUT APLIKASI KE-1 PENGHITUNGAN PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN (Versi 3.0) TINGKAT DINAS KESEHATAN PROVINSI. PUSAT PEMBIAYAAN DAN JAMINAN KESEHATAN SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA. • PENGOLAHAN DATA • HASIL PENGHITUNGAN • DOKUMEN ANGGARAN PANDUAN.
(34) Tampilan tools Siscobikes Provinsi KEMBALI. 1. INPUT DATA. SPM 1.1 IDENTITAS. 1.2 PENDANAAN. 1.3 TARGET. 1.4 SARPRAS. 1.5 SPM. 1.6 KINERJA.
(35) Tampilan tools Siscobikes Provinsi Import Database ALAT BANTU (APLIKASI ke-2) UNTUK MENARIK DATABASE SPM BIDANG KESEHATAN UNTUK DINKES PROVINSI. PUSAT PEMBIAYAAN DAN JAMINAN KESEHATAN SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA. Hapus Database. Aplikasi ini digunakan untuk melakukan penarikan data dan hasilnya di unggah ke webiste siscobikes (http://siscobikes.ppjk.kemkes.go.id/). Sumber data yang diambil berasal dari Aplikasi 1 (Siscobikes) untuk Dinas Kesehatan Provinsi Cara Menggunakan Aplikasi ini: 1) Buat satu folder yang berisi hanya file Aplikasi ke-1 (Siscobikes). Pastikan Aplikasi ke-1 telah terisi lengkap dan benar pengisian datanya 2) Letakkan file ini (Aplikasi ke-2) diluar folder tersebut. 3) Klik IMPORT DATABASE, lalu pilih dimana folder Aplikasi ke-1 berada. 4) Lalu klik, maka secara otomatis data akan ditarik menjadi database (Lama waktu penarikan, tergantung komputer). 5) Setelah selesai, lakukan upload aplikasi ke-2 ini ke dalam website Siscobikes 6) BIla ada kesalahan data setelah di tarik dengan aplikasi ke-2, maka betulkan data pada aplikasi ke-1 terlebih dahulu. 7) Sebelum melakukan penarikan data dari aplikasi ke-1, lakukan perintah HAPUS DATABASE. Jika perintah ini tidak dilakukan, maka tidak bisa dilakukan perintah IMPORT DATABASE. 8) Setelah itu, lakukan perintah IMPORT DATABASE, dengan langkah seperti diatas.
(36) Tampilan tools Siscobikes Kab/Kota Input Dinas Kesehatan MENU UTAMA • DATA INPUT. APLIKASI PENGHITUNGAN PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN. • PENGOLAHAN DATA • HASIL PENGHITUNGAN. • DOKUMEN ANGGARAN. UNTUK DINAS KAB/KOTA Sistem Costing Pembiayaan Kesehatan SISCOBIKES - Aplikasi 1 - Versi 3.0 PUSAT PEMBIAYAAN DAN JAMINAN KESEHATAN, SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN. KEGIATAN (PERMENKES 4/2019). PANDUAN.
(37) Tampilan tools Siscobikes Kab/Kota Input Puskesmas ``. Target SPM. ALAT BANTU (Aplikasi ke-2) PERHITUNGAN KEBUTUHAN PENDANAAN SPM DITINGKAT PUSKESMAS Bagian dari tools SISCOBIKES. Kegiatan SPM. Kebutuhan Sarpras SPM Lampiran isi SPM. Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan. Panduan.
(38) Tampilan tools Siscobikes Kab/Kota Alat bantu Upload Import Database ALAT BANTU (Aplikasi ke-3) PENARIKAN DATA PADA APLIKASI ke-1 (SISCOBIKES) UNTUK DI UNGGAH KE WEBSITE SISCOBIKES UNTUK DINAS KESEHATAN KAB/KOTA. PUSAT PEMBIAYAAN DAN JAMINAN KESEHATAN SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN. Hapus Database. Aplikasi ini digunakan untuk melakukan penarikan data dan hasilnya di unggah ke webiste siscobikes (http://siscobikes.ppjk.kemkes.go.id/). Sumber data yang diambil berasal dari Aplikasi 1 (Siscobikes) untuk Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.. Cara Menggunakan Aplikasi ini: 1) Buat satu folder yang berisi hanya file Aplikasi ke-1 (Siscobikes). Pastikan Aplikasi ke-1 telah terisi lengkap dan benar pengisian datanya 2) Letakkan file ini (Aplikasi ke-3) diluar folder tersebut. 3) Klik IMPORT DATABASE, lalu pilih dimana folder Aplikasi ke1 berada. 4) Lalu klik, maka secara otomatis data akan ditarik menjadi database (Lama waktu penarikan, tergantung komputer). 5) Setelah selesai, lakukan upload aplikasi ke-3 ini ke dalam website Siscobikes 6) BIla ada kesalahan data setelah di tarik dengan aplikasi ke-3, maka betulkan data pada aplikasi ke-1 terlebih dahulu. 7) Sebelum melakukan penarikan data dari aplikasi ke-1, lakukan perintah HAPUS DATABASE. Jika perintah ini tidak dilakukan, maka tidak bisa dilakukan perintah IMPORT DATABASE. 8) Setelah itu, lakukan perintah IMPORT DATABASE, dengan langkah seperti diatas.
(39) Cek SPM : Sebagai Fitur Alert penginputan data • Versi 3.0 - konsep cek kualitas data => Kab Tuban Row Labels 01. Ibu hamil 02. Ibu Bersalin 03. Bayi baru Lahir 04. Balita 05. Pendidikan dasar 06. Usia Produktif 07. Usia Lanjut 08. Hipertensi 09. Diabetes Melitus 10. ODGJ 11. TB 12. HIV Grand Total. 2021Grand Total 4.509.212.997 4.509.212.997 6.652.422.347 6.652.422.347 3.094.704.016 3.094.704.016 3.521.917.184 3.521.917.184 5.656.774.311 5.656.774.311 4.702.545.021 4.702.545.021 5.648.628.544 5.648.628.544 1.820.574.435 1.820.574.435 1.370.385.252 1.370.385.252 602.546.760 602.546.760 2.357.397.793 2.357.397.793 1.618.412.410 1.618.412.410 41.555.521.068 41.555.521.068. Total Cost 4.509.212.997 6.652.422.347 3.094.704.016 3.521.917.184 5.656.774.311 4.702.545.021 5.648.628.544 1.820.574.435 1.370.385.252 602.546.760 2.357.397.793 1.618.412.410. Peringatan Cek Lagi Cek Lagi Cek Lagi Cek Lagi Sudah Benar Sudah Benar Sudah Benar Sudah Benar Sudah Benar Sudah Benar Sudah Benar Sudah Benar. 39.
(40) Cek SPM : Sebagai Fitur Alert penginputan data • Versi 3.0 - (DETAIL DARI ALERT SISTEM ) => KAB TUBAN Sum of total biaya. Column Labels. Row Labels. Sheet "Input SPM" Sheet "Alat Medis2". Sheet "BHP2". Sheet "Obat & Vaksin 2". Sheet "Perlengkapan2". 01. Ibu hamil. 950.174.225. 1.977.328.546. 479.920.711. 298.386.634. 02. Ibu Bersalin. 965.149.975. 1.960.544.344. 3.413.912.439. 312.815.590. 6.652.422.347. 03. Bayi baru Lahir. 718.229.850. 1.264.906.053. 661.742.929. 449.825.184. 3.094.704.016. 04. Balita. 813.277.150. 1.933.613.813. 426.838.260. -. 05. Pendidikan dasar. 3.021.952.800. 2.400.390.962. 234.430.550. 5.656.774.311. 06. Usia Produktif. 1.447.730.900. 635.101.493. 2.619.712.627. 4.702.545.021. 07. Usia Lanjut. 1.255.978.000. 641.300.083. 3.655.859.220. 08. Hipertensi. 777.826.350. 561.219.192. 09. Diabetes Melitus. 520.458.500. 125.858.467. 10. ODGJ. 600.630.300. 1.916.460. 11. TB. 523.292.500. 1.279.378.671. 12. HIV. 794.654.325. Grand Total. 12.389.354.875. 12.781.558.085. 376.517.400. 803.402.880. Grand Total. 348.187.960. 95.491.240. 4.509.212.997. 3.521.917.184. 5.648.628.544. 481.528.892. 1.820.574.435. 347.550.884. 1.370.385.252. 602.546.760 554.726.622. 2.357.397.793. 823.758.085. 1.618.412.410. 13.247.418.843. 1.890.107.185. 1.247.082.080. 40 41.555.521.068.
(41) Sumber : Siscobikes Dinkes Kab Tuban. 01. Ibu hamil 02. Ibu Bersalin 03. Bayi baru Lahir 04. Balita 05. Pendidikan dasar 06. Usia Produktif 07. Usia Lanjut 08. Hipertensi 09. Diabetes Melitus 10. ODGJ 11. TB 12. HIV Total. TOTAL BIAYA SPM TAHUN 2021 - 2025 2021 4.509.212.997 6.652.422.347 3.094.704.016 3.521.917.184 5.656.774.311 4.702.545.021 5.648.628.544 1.820.574.435 1.370.385.252 602.546.760 2.357.397.793 1.618.412.410 41.555.521.068. 2022 4.464.120.867 6.585.898.124 3.063.756.976 3.486.698.012 5.656.774.311 4.702.545.021 5.705.114.829 1.820.574.435 1.370.385.252 602.546.760 2.380.971.771 1.634.596.534 41.473.982.890. 2023 4.419.479.658 6.520.039.143 3.033.119.406 3.451.831.032 5.656.774.311 4.702.545.021 5.762.165.977 1.820.574.435 1.370.385.252 602.546.760 2.404.781.488 1.650.942.499 41.395.184.981. 2024 4.375.284.862 6.454.838.751 3.002.788.212 3.417.312.721 5.656.774.311 4.702.545.021 5.819.787.637 1.820.574.435 1.370.385.252 602.546.760 2.428.829.303 1.667.451.924 41.319.119.188. 2025 4.331.532.013 6.390.290.364 2.972.760.330 3.383.139.594 5.656.774.311 4.702.545.021 5.877.985.513 1.820.574.435 1.370.385.252 602.546.760 2.453.117.596 1.684.126.443 41.245.777.632.
(42) Template Input Data Capaian dan Target SPM di Puskesmas. Sumber : Dinkes Kota Cimahi Provinsi Kab/kota Nama Puskesmas Nama Petugas No. HP. Cluster 2 32 3277. JAWA BARAT KOTA CIMAHI CIMAHI UTARA dr. IRENE HERDI 081222318276. HASIL INPUT APLIKASI 2 (CONTOH : PUSKESMAS CIMAHI UTARA. Total Kebutuhan Anggaran Menurut Kegiatan SPM dan Kebutuhan Sarpras Jenis Layanan Kegiatan SPM 15,842,000 97,200 15,582,800 40,668,000 25,938,600 22,626,600 8,550,400 19,425,000 3,207,600 2,950,000 8,975,000 21,505,200 185,368,400. Ibu hamil Ibu bersalin Bayi baru lahir Balita Pendidikan Dasar Usia Produktif Usia Lanjut Hipertensi Diabetes Melitus ODGJ TB HIV Total. Alat Medis 21,149,948 13,870,135 3,801,630 15,700,121 47,500,252 2,353,240 106,470 104,481,795. Bahan Habis Pakai 16,759,050 8,404,871 695,020 4,054,796 5,641,711 294,358,985 171,931,698 7,806,887 509,653,016. Kebutuhan Sarpras SPM Obat dan Vaksin 20,944,000 3,632,366 24,576,366. Perlengkapan 21,562,800 1,029,840 22,592,640. Total Sarpas 38,321,850 29,554,819 14,565,155 7,856,426 21,341,832 341,859,236 175,314,778 20,944,000 3,632,366 106,470 7,806,887 661,303,817. Total 54,163,850 29,652,019 30,147,955 48,524,426 47,280,432 364,485,836 183,865,178 40,369,000 6,839,966 3,056,470 16,781,887 21,505,200 846,672,217. Total Kebutuhan Anggaran Kegiatan SPM Menurut Sumber Dana Jenis Layanan. DAK Fisik. DAK Non Fisik (termasuk BOK). APBD - PAD. Kegiatan SPM Menurut Sumber Dana APBD - DBH Donor Agency. APBD - DAU. JKN. Retribusi/ kantong sendiri. Lainnya, sebutkan. Total. Ibu hamil. -. 14,550,000. -. -. -. -. 1,292,000. -. -. Ibu bersalin. -. -. -. -. -. -. 97,200. -. -. 97,200. Bayi baru lahir. -. 2,250,000. -. -. -. -. 13,332,800. -. -. 15,582,800. Balita. -. 39,225,000. -. -. -. -. 1,443,000. -. -. 40,668,000. Pendidikan Dasar. -. 23,325,000. -. -. -. -. 2,613,600. -. -. 25,938,600. Usia Produktif. -. 10,875,000. -. -. -. -. 11,751,600. -. -. 22,626,600. Usia Lanjut. -. 3,150,000. -. -. -. -. 5,400,400. -. -. 8,550,400. Hipertensi. -. 16,875,000. -. -. -. -. 2,550,000. -. -. 19,425,000. Diabetes Melitus. -. 1,875,000. -. -. -. -. 1,332,600. -. -. 3,207,600. ODGJ. -. 750,000. -. -. -. -. 2,200,000. -. -. 2,950,000. TB. -. 7,925,000. -. -. -. -. 1,050,000. -. -. 8,975,000. HIV. -. 7,650,000. -. -. -. -. 13,855,200. -. -. 21,505,200. 15,842,000.
(43) Sumber : Siscobikes Dinkes Kab Tuban. UNIT COST SPM TAHUN 2021 - 2025 01. Ibu hamil 02. Ibu Bersalin 03. Bayi baru Lahir 04. Balita 05. Pendidikan dasar 06. Usia Produktif 07. Usia Lanjut 08. Hipertensi 09. Diabetes Melitus 10. ODGJ 11. TB 12. HIV Total. 2021 264.090 408.165 199.373 56.977 38.951 6.078 35.858 6.157 87.236 270.322 175.704 80.668 27.731. 2022 264.090 408.165 199.373 56.977 38.951 6.078 35.858 6.157 87.236 270.322 175.704 80.668 27.667. 2023 264.090 408.165 199.373 56.977 38.951 6.078 35.858 6.157 87.236 270.322 175.704 80.668 27.606. 2024 264.090 408.165 199.373 56.977 38.951 6.078 35.858 6.157 87.236 270.322 175.704 80.668 27.545. 2025 264.090 408.165 199.373 56.977 38.951 6.078 35.858 6.157 87.236 270.322 175.704 80.668 27.487.
(44) Kesimpulan 1. Dalam Perencanaan Penghitungan SPM bidang kesehatan, merujuk pada Permenkes No.4 tahun 2019 tentang Teknik penghitungan pembiayaan, yang dalam implementasinya menggunakan tools/aplikasi Siscobikes mengakomodir tahapan pengumpulan data dan perhitungan biaya SPM bidang kesehatan. 2. Penggunaan aplikasi SISCOBIKES untuk perhitungan pembiayaan SPM kesehatan Kab/Kota, memperkuat Performance Based Budgeting dalam proses perencanaan penganggaran daerah sehingga alokasi anggaran pembiayaan kesehatan dapat efektif dan efisien atau tercapai Alokatif Efisiensi Pembiayaan. 3. Dengan SISCOBIKES perencanaan SPM Kesehatan dapat mengetahui secara detail komponen , sumber dana, kegiatan yang dianggarkan untuk tiap layanan SPM Kesehatan 4. Penggunaan SISCOBIKES mempermudah advokasi dan sosialisasi penganggaran pada tahapan perencanaan kepada stake holder terkait.
(45) TERIMA KASIH.
(46)
Dokumen terkait
Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris selama tahun 2012 dilaksanakan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan
convergence pada sisi VRF yang telah dikonfigurasi antara Customer Edge router dan mengetahui bahwa VRF sudah berjalan dengan baik. Gambar 4.39 Pengecekan modularitas
Penekanan intensitas penyakit busuk pelepah pada tanaman yang diaplikasi dengan cendawan antagonis pada pengamatan 10 minggu setelah tanam hanya 11,4-15,8%, sedangkan yang
Anda mendengarkan Cerita Kampus untuk mencari informasi kegiatan yang diadakan Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) USU.. Motif
Demi pengembangan ilmu pengetahuan menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Sumatera Utara Hak Bebas Royalti non Eksklusif (Non Exclusive Royalty- Free Right) atas karya
Atas dasar tersebut penelitian ini banyak berkoordinasi pada Kasubbag umum, kepegawaian dan keuangan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tulang Bawang, selaku
Pendidikan berbasis keunggulan lokal dimaksudkan selain peserta didik memiliki keakraban dengan lingkungan terdekatnya, juga untuk menghasilkan lulusan yang
Starter ‘starfung’ yang digunakan berisi bakteri asam laktat (BAL) yang berasal dari ekstrak limbah sayur pasar kubis dan sawi yaitu Lactobacillus plantarum dan jenis