PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2019
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK
TAHUN 2020
Kata Pengantar
HALIM RADIANTO, ST, M.Si Kendala terhadap pencapaian kinerja yang kami hadapi pada tahun 2019, akan kami gunakan sebagai dasar evaluasi menyeluruh dan feed back dalam perencanaan kinerja kedepan.
Hal yang cukup menggembirakan pada tahun 2019 adalah dengan berhasil diraihnya predikat A (memuaskan) atas Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah. Hasil ini menunjukkan tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik sudah baik. Hal ini disebabkan oleh kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Pemerintah Kabupaten Gresik sudah berjalan.
Kedepan, kami akan terus berupaya meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik agar keberadaan kami lebih dirasakan oleh masyarakat luas.
Kami juga selalu mengharapkan dukungan dari berbagai pihak terutama Kementerian/Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta DPRD Kabupaten Gresik dalam mewujudkan Kabupaten Gresik menjadi Kabupaten yang semakin baik.
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas bimbingan dan perlindunganNya sehingga sepanjang tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Gresik dapat melaksanakan berbagai program dan kegiatan dalam rangka mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik Tahun 2016-2021 dengan baik.
KATA PENGANTAR
BUPATI GRESIK
14 April
Ringkasan Eksekutif ii Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 ini menyajikan informasi atas upaya pelaksanaan pembangunan yang telah dilakukan dilihat dari tingkat capaian dan target sasaran strategis, selain itu juga mengungkapkan keberhasilan dan atau kegagalan pencapaian sasaran strategis.
Secara garis besar terlihat bahwa capaian kinerja 29 (dua puluh sembilan) sasaran strategis Pemerintah Kabupaten Gresik selama tahun 2019 menunjukkan keberhasilan dalam mewujudkan misi dan tujuan dalam RPJMD 2016-2021 sebagaimana yang telah ditargetkan. Dalam konteks pengklasifikasian tingkat keberhasilan yang diukur dari tingkat capaian yang telah ditetapkan, maka secara umum kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik dapat dinyatakan sangat berhasil. Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik pada 29 (dua puluh sembilan) sasaran menunjukkan hasil rata- rata capaian kinerja sebesar 126% dengan kategori SANGAT TINGGI.
Dari 40 Capaian indikator sasaran yang diukur, ada 34 indikator sasaran atau 82,5% telah mencapai kategori sangat tinggi, 4 indikator kinerja sasaran strategis atau 10% dalam kategori tinggi, 2 indikator kinerja sasaran strategis atau 5% dalam kategori rendah. Indikator sasaran strategis dengan kategori rendah adalah Persentase Akses Air Bersih/ Minum dan Indeks Tutupan Lahan.
Ringkasan Eksekutif iii Capaian Indikator Kinerja Sasaran Strategis
Dalam pelaksanaan pencapaian target indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik didukung dengan adanya alokasi anggaran belanja daerah dalam APBD Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp.1.626.995.846.419,46 Jumlah tersebut telah direalisasikan sebesar Rp 1.302.903.455.507,71 atau 80% dengan kategori TINGGI
ALOKASI DAN REALISASI ANGGARAN PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2019
Ringkasan Eksekutif iv Keberhasilan capaian kinerja Tahun 2019 tidak terlepas dari Komitmen dan keterlibatan Kepala Daerah yang didukung Aparatur di bawahnya untuk semakin memperbaiki kualitas manajemen kinerja serta didukung oleh dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
Uraian tingkat ketercapaian dan ketidaktercapaian indikator kinerja sasaran strategis akan diuraikan lebih detail pada Bab III. Terhadap berbagai target capaian yang tidak tercapai, Pemerintah Kabupaten Gresik akan melakukan langkah yang konstruktif dan kongkrit melalui analisis dan evaluasi kinerja agar dapat dilakukan perbaikan di masa mendatang.
Daftar Isi v DAFTAR ISI
Kata Pengantar i
Ringkasan Eksekutif ii
Daftar Isi v
Daftar Tabel vi
Daftar Gambar ix
Daftar Grafik x
BAB I PENDAHULAN 1.1 Latar Belakang 1
1.2 Maksud Dan Tujuan 2
1.3 Gambaran Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik 3
1.4 Sistematika Penyusunan 9
BAB II PERENCANAAN KINERJA 10
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 3.1 Capaian Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik 14
3.2 Evaluasi Dan Analisis Capaian Kinerja 19
3.3 Realisasi Keuangan 83
BAB IV PENUTUP 91 LAMPIRAN
Daftar Tabel vi DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Jumlah Pegawai Pemerintah Kabupaten Gresik 8 Tabel 2.1 Perjanjian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 11
Tabel 3.1 Skala Nilai Peringkat Kinerja 15
Tabel 3.2 Pengukuran Capaian Perjanjian Kinerja Tahun 2019 15 Tabel 3.3 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 1 20 Tabel 3.4 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 2 Tahun
2017,2018 dan 2019
23
Tabel 3.5 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 2 s.d. Akhir Periode RPJMD
24
Tabel 3.6 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 3 26 Tabel 3.7 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 3 s.d. Akhir
Periode RPJMD
27
Tabel 3.8 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 4 29 Tabel 3.9 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 4 s.d. Akhir
Periode RPJMD
29
Tabel 3.10 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 5 30 Tabel 3.11 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 5 s.d. Akhir
Periode RPJMD
31
Tabel 3.12 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 6 31 Tabel 3.13 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 6 s.d. Akhir
Periode RPJMD
32
Tabel 3.14 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 7 33 Tabel 3.15 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 7 s.d. Akhir
Periode RPJMD
34
Tabel 3.16 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 8 35 Tabel 3.17 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 9 37 Tabel 3.18 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 9 s.d. Akhir
Periode RPJMD
38
Tabel 3.19 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 10 39 Tabel 3.20 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 10 s.d. Akhir 40
Daftar Tabel vii Periode RPJMD
Tabel 3.21 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 11 41 Tabel 3.22 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 11 s.d. Akhir
Periode RPJMD
42
Tabel 3.23 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 12 43 Tabel 3.24 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 12 s.d. Akhir
Periode RPJMD
44
Tabel 3.25 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 13 45 Tabel 3.26 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 13 s.d. Akhir
Periode RPJMD
46
Tabel 3.27 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 14 47 Tabel 3.28 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 14 s.d. Akhir
Periode RPJMD
48
Tabel 3.29 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 15 50 Tabel 3.30 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 15 s.d. Akhir
Periode RPJMD
51
Tabel 3.31 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 16 51 Tabel 3.32 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 16 s.d. Akhir
Periode RPJMD
53
Tabel 3.33 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 17 54 Tabel 3.34 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 17 s.d. Akhir
Periode RPJMD
55
Tabel 3.35 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 18 55 Tabel 3.36 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 18 s.d. Akhir
Periode RPJMD
56
Tabel 3.37 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 19 57 Tabel 3.38 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 19 s.d. Akhir
Periode RPJMD
58
Tabel 3.39 Tabel 3.40
Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 20
Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 20 s.d. Akhir Periode RPJMD
60 61
Tabel 3.41 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 21 62
Daftar Tabel viii Tabel 3.42 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 21 s.d. Akhir
Periode RPJMD
63
Tabel 3.43 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 22 65 Tabel 3.44 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 22 s.d. Akhir
Periode RPJMD
66
Tabel 3.45 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 23 67 Tabel 3.46 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 23 s.d. Akhir
Periode RPJMD
68
Tabel 3.47 Jumlah produksi tanaman pangan (ton) Tahun 2016 s/d 2019 69 Tabel 3.48 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 24 70 Tabel 3.49 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 24 s.d. Akhir
Periode RPJMD
71
Tabel 3.50 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 25 73 Tabel 3.51 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 25 s.d. Akhir
Periode RPJMD
74
Tabel 3.52 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 26 74 Tabel 3.53 Angka Kematian Menurut Umur Tahun 2019 76 Tabel 3.54 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 27 77 Tabel 3.55 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 27 s.d. Akhir
Periode RPJMD
78
Tabel 3.56 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 28 79 Tabel 3.57 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 28 s.d. Akhir
Periode RPJMD
79
Tabel 3.58 Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 29 80 Tabel 3.59 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 29 s.d. Akhir
Periode RPJMD
82
Daftar Gambar ix DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1 Penanganan Pelanggaran PKL 21
Gambar 3.2 Juara 1 Lomba Desa Tangguh Bencana tingkat Prov. Jatim 24 Gambar 3.3 Juara 3, 4Th SEABF CHAMPIONSHIP di Kuala Lumpur 25 Gambar 3.4 Budaya dan Bangunan Cagar Budaya di Kabupaten Gresik 28 Gambar 3.5 Government Resource Management System (GRMS)
Pemerintah Kabupaten Gresik
32
Gambar 3.6 Penerimaan Hasil Evaluasi AKIP Tahun 2019 36 Gambar 3.7 Sosialisasi Pembinaan Aparatur Negara 39
Gambar 3.8 Obyek Wisata Alam Kabupaten Gresik 42
Gambar 3.9 Penanaman Mangrove dan Pembangunan Tambatan Perahu Nelayan di Desa Lumpur Kec. Gresik
44
Gambar 3.10 Kegiatan Koordinasi WP Perusahaan terkait ABT dan PPJ Non PLN
47
Gambar 3.11 Kegiatan Peningkatan Jalan 49
Gambar 3.12 Akses Air Bersih Non PDAM 49
Gambar 3.13 Pelaksanaan Kegiatan Pemeriksaan Kelengkapan 52 Gambar 3.14 Pengujian pada UPT Laboratorium Uji Kualitas Lingkungan 54
Gambar 3.15 Kegiatan penempatan kesempatan kerja 56
Gambar 3.16 Razia PMKS 62
Gambar 3.17 Pemberian Bimbingan bagi Lanjut Usia Produktif 63
Gambar 3.18 Pemberian Bantuan kepada Eks ODGJ 63
Gambar 3.19 Foto Kegiatan Bantuan Pemugaran Rumah oleh Habitat Tahun 2019 Kondisi Fisik 0% dan 100% Rumah Bpk. Salam Kunaifi Dusun Krajan Lor
65
Gambar 3.20 Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) 67
Gambar 3.21 Lomba LSSN Tahun 2019 73
Gambar 3.22 Pembinaan Puskesmas PONED dalam penanganan komplikasi maternal oleh dr. Zainul,Sp.OG
75
Gambar 3.23 Pelayanan KB MOP di Lapangan 76
Gambar 3.24 Bupati Gresik menerima penghargaan Kovablik 2018 79
Gambar 3.25 Pendampingan Visum korban di RSUD 81
Daftar Grafik x DAFTAR GRAFIK
Grafik 1.1 Grafik Jumlah Pegawai Pemerintah Kabupaten Gresik 8
Grafik 3.1 Pelanggaran Tahun 2019 21
Grafik 3.2 Pie Chart Kejadian Bencana Tahun 2019 22
Grafik 3.3 Pie Chart Nilai SKM Unit Pelayanan 30
Grafik 3.4 Pertumbuhan Nilai Ekspor dan IKM 59
Grafik 3.5 Jumlah Produksi Padi dan Jagung 68
Grafik 3.6 Perbandingan Jumlah Penduduk dengan usia tertentu dengan Jumlah Penduduk Bersekolah pada usia tertentu
72
Pendahuluan 1
BAB 1
Pendahuluan
Bab 1 berisi : 1. Latar Belakang 2. Maksud dan Tujuan 3. Gambaran Umum
Pemerintah Kabupaten Gresik
4. Sistematika Penyusunan
1.1 Latar Belakang
Laporan Kinerja Pemerintah mempunyai fungsi sebagai media/wahana pertanggungjawaban kepada publik atas penyelenggaran Pemerintahan.
Untuk itu penyusunan Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 ini secara garis besar berisi informasi mengenai rencana kinerja maupun capaian kinerja selama Tahun 2019. Penyusunan Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik ini berdasarkan pada amanat Peraturan perundangan sebagai berikut:
1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yang mengisyaratkan pentingnya Akuntabilitas dalam Perencanaan anggaran dan pertanggungjawaban anggaran.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2006 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia
Pendahuluan 2 Tahun 2006 Nomor Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4664);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara, Penyusunan, Pengendalian Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4689);
6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
7. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;
8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
9. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 09/M.PAN/05/2007 tentang Pedoman Penyusunan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah;
10. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 20/M.PAN/11/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator Kinerja Utama;
11. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Selain itu penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 juga berdasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 10 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 9 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik Tahun 2016 – 2021, dan Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2019.
1.2 MAKSUD DAN TUJUAN
Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 ini merupakan Laporan Pelaksanaan Kinerja tahun kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode Tahun 2016-2021.
Maksud disusunnya Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019
Pendahuluan 3 adalah untuk memberikan gambaran kinerja penyelenggaraan pemerintahan yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagai wujud pertanggungjawaban keberhasilan/kegagalan pencapaian target sasaran dalam kurun waktu Tahun 2019 serta sebagai wujud akuntabilitas kinerja yang dicerminkan dari hasil pencapaian kinerja berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Sedangkan tujuan penyusunan Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 adalah sebagai berikut:
1. Memberikan informasi mengenai perencanaan, pengukuran, pelaporan dan evaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik selama Tahun Anggaran 2019;
2. Sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik pada Tahun 2019;
3. Hasil evaluasi yang berupa kritik/saran diharapkan menjadi bahan acuan untuk perbaikan dan peningkatan kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik di tahun selanjutnya serta masa yang akan datang;
4. Meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Gresik dengan menerapkan azas transparansi, sistematik dan accountable (dapat dipertanggungjawabkan).
1.3 GAMBARAN UMUM PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK 1. Kedudukan Pemerintah Kabupaten Gresik
Kedudukan Pemerintah Kabupaten Gresik tahun 2019 berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah adalah sebagai Daerah Otonom, yaitu kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem Negara Kesatuan.
2. Tugas Pokok dan Fungsi Pemerintah Kabupaten Gresik
Tugas Pokok dan Fungsi Pemerintah Kabupaten Gresik adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam
Pendahuluan 4 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Gresik, Perangkat Daerah terdiri dari : Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas Daerah, Badan Daerah, dan Kecamatan. Adapun tugas pokok dan fungsi Perangkat Daerah Kabupaten Gresik adalah sebagai berikut :
a. Sekretariat Daerah
Sekretariat Daerah mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif, dengan fungsi sebagai berikut:
1. Pengkoordinasian penyusunan kebijakan daerah;
2. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas Perangkat Daerah;
3. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah;
4. Pelayanan administratif dan pembinaan aparatur daerah; dan
5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
b. Sekretariat DPRD
Sekretariat DPRD mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan dan keuangan, mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, serta menyediakan dan mengoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD dalam melaksanakan hak dan fungsinya, dengan fungsi sebagai berikut:
1. Pengkoordinasian penyelenggaraan pelayanan administrasi kesekretariatan DPRD;
2. Pengkoordinasian penyelenggaraan pelayanan administrasi keuangan DPRD;
3. Fasilitasi penyelenggaraan rapat DPRD; dan
4. Penyediaan dan pengoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD.
Pendahuluan 5 c. Dinas Daerah
Dinas Daerah mempunyai tugas membantu bupati dalam melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang diberikan kepada kabupaten, menyelenggarakan fungsi:
1. Perumusan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya;
2. Pelaksanaan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya;
3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya;
4. Pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya; dan
5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati terkait dengan tugas dan fungsinya
Dinas Daerah dipimpin oleh kepala Dinas. Kepala Dinas berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
d. Badan Daerah
Badan Daerah mempunyai tugas membantu bupati dalam melaksanakan fungsi penunjang Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah kabupaten’ menyelenggarakan fungsi:
1. Penyusunan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;
2. Pelaksanaan tugas dukungan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;
3. Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;
4. Pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi-fungsi penunjang Urusan Pemerintahan Daerah sesuai dengan lingkup tugasnya;
dan
5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati/wali kota sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Pendahuluan 6 e. Kecamatan
Camat mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyelenggaraan tugas umum pemerintahan di wilayah kerja kecamatan yang meliputi :
1. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat;
2. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;
3. Mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang- undangan;
4. Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;
5. Mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan;
6. Membina penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan;
7. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa dan/atau kelurahan.
3. Susunan Organisasi Perangkat Daerah
Susunan Organisasi Pemerintah Kabupaten Gresik terdiri dari Sekretariat Daerah yang membawahi 3 Asisten dan 10 Bagian, Sekretariat DPRD yang
membawahi 3 Bagian, Inspektorat, 21 Dinas Daerah, 4 Badan Daerah, 18 Kecamatan dan 26 Kelurahan, dan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik.
Sebagaimana diatur dengan Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Gresik.
Bagan Struktur Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gresik sebagaimana pada halaman berikut :
Pendahuluan 7
Pendahuluan 8 Personil/Pegawai
Salah satu instrumen penunjang pokok pelaksanaan tugas dan fungsi OPD adalah pegawai dengan kuantitas dan kualitas yang memadai, sesuai dengan analisa jabatan, dan berkompetensi. Jumlah Pegawai yang ada di Pemerintah Kabupaten Gresik seluruhnya sebesar 7.573 pegawai dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 1.1 : Jumlah Pegawai Pemerintah Kabupaten Gresik
NO PERANGKAT DAERAH JUMLAH
PNS
1 Sekretariat Daerah 150
2 Sekretariat DPRD 35
4 Inspektorat 31
5 Badan Daerah 228
6 Dinas Daerah 6.082
7 Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik 13
8 Kecamatan 561
9 Komisi Pemilihan Umum 2
10 RSUD Ibnu Sina 471
JUMLAH TOTAL 7.573
Grafik 3.1 Grafik Jumlah Pegawai Pemerintah Kabupaten Gresik
Pendahuluan 9 1.4 Sistematika Penyusunan
Sistematika Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 terdiri dari 4 (empat) Bab yaitu sebagai berikut :
BAB I. PENDAHULUAN
Menjelaskan secara ringkas latar belakang, maksud dan tujuan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Gambaran Singkat tentang Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi dan Personil Perangkat Daerah serta Sistematika Penyusunan.
BAB II. PERENCANAAN KINERJA
Menjelaskan ringkasan/ikhtisar Perjanjian Kinerja tahun 2019 yang mendasarkan pada dokumen perencanaan.
BAB III. KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
Menjelaskan capaian kinerja berdasarkan hasil pengukuran kinerja tahun 2019.
Diuraikan pula analisis capaian kinerja yang meliputi : pembandingan antara target dan realisasi kinerja tahun 2019; pembandingan capaian kinerja tahun 2019 dengan capaian kinerja pada baseline tahun 2017 berdasarkan dokumen RPJMD tahun 2016 sampai tahun 2021; Analisis keberhasilan/kegagalan, hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah antisipatif yang diambil serta penyajian realisasi anggaran.
BAB IV. PENUTUP
Memuat kesimpulan umum atas capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik 2019 dan upaya/langkah di masa mendatang yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka peningkatan kinerjanya.
Perencanaan Kinerja 10 Bab 2 berisi :
1. Penjabaran
Perencanaan Kinerja 2. Dasar penyusunan
Perjanjian Kinerja 3. Perjanjian Kinerja
Bupati Gresik Tahun 2018
Perencanaan Kinerja merupakan tekad dan janji rencana kinerja tahunan yang akan dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Perjanjian kinerja ini menggambarkan capaian kinerja yang akan diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik dalam suatu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya.
Tujuan umum disusunnya Perjanjian Kinerja yaitu Meningkatkan Akuntabilitas, Transparansi, dan Kinerja Aparatur, Sebagai wujud nyata komitmen, Sebagai dasar penilaian dan pemberian penghargaan dan sanksi, sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur serta sebagai dasar untuk melakukan monitoring, evaluasi dan supervisi.
Namun demikian, ruang lingkup ini lebih diutamakan terhadap berbagai program utama organisasi, yaitu program-program yang dapat menggambarkan keberadaan organisasi serta menggambarkan isu strategik yang sedang dihadapi organisasi. Untuk itu, penyusunan Perencanaan Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 merupakan sasaran dan target kinerja yang sepenuhnya mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 10 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 9 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik Tahun 2016 – 2021, dan Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2019, Serta Dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019. Target Kinerja tersebut merepresentasikan nilai kuantitatif yang harus dicapai selama tahun 2019.
Perencanaan Kinerja 11 Target Kinerja pada tingkat sasaran strategis akan dijadikan tolok ukur dalam mengukur keberhasilan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam upaya pencapaian visi misi dan akan menjadi komitmen bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mencapainya dalam Tahun 2019. Perjanjian Kinerja Tahun 2019 disusun berdasarkan pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 53 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintahan. Adapun Perjanjian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Tabel 2.1 Perjanjian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 2019
1 Menciptakan ketentraman dan ketertiban umum dengan menguatkan peran dan keberdayaan
masyarakat
Persentase Penurunan Angka Kriminalitas
10-20%
2 Mewujudkan ketangguhan Daerah dalam menghadapi dan mengurangi resiko bencana dan Kebakaran
Persentase Penanganan Bencana
100%
3 Menggugah kreatifitas pemuda dalam kemandirian dan pembangunan
Persentase Pemuda Pelopor/
Berprestasi
96%
4 Melestarikan keluhuran budaya berbasis kearifan lokal
Persentase Cagar Budaya yang dilaestarikan
100%
5 Meningkatkan kualitas dan kebermanfaatan pelayanan publik
Nilai Survey Kepuasan Masyarakat
84,5
6 Mewujudkan
penyelenggaraan e-
Government yang menjamin keterbukaan informasi
Indeks e-Governement 3,00-3.10
7 Menghadirkan keselarasan perencanaan pembangunan daerah
Nilai Pangripta A
8 Mewujudkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah
Opini BPK WTP
9 Meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintahaan daerah
Predikat Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan Daerah
A
Perencanaan Kinerja 12 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 2019
10 Meningkatnya kualitas dan kapasitas birokrat
Pemerintahan daerah
Indeks Profesionalitas ASN 80%
11 Meningkatkan kuantitas iklim investasi dan frekuensi usaha di Daerah
Pertumbuhan Realisasi Investasi
Rp39,45T
12 Meningkatnya kunjungan wisata dan pengembangan ekonomi kreatif
Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan
6,5-7,5%
13 Meningkatkan keberdayaan Ekonomi Nelayan
Nilai Tukar Nelayan 112,25 14 Mewujudkan kemandirian
daerah yang didukung intensifikasi dan
ekstensifikasi pendapatan asli daerah
Rasio Kemandirian Fiskal 59%
15 Menciptakan pembangunan infrastruktur daerah yang berkelanjutan, dan berdaya saing serta mewujudkan harmonisasi pembangunan berlandaskan tata ruang.
Persentase Kemantapan Infrastruktur Jalan
84,81 % Jalan Persentase Akses Air
Bersih/Minum
100%
Kesesuaian pemanfaatan ruang dengan RTRW
100%
16 Mewujudkan pelayanan perhubungan dengan prioritas keselamatan, dan ketepatan waktu
Angka Kecelakan Angkutan Umum
0.12%
17 Meningkatnya kualitas lingkungan hidup secara menyeluruh dan
berkelanjutan
Indeks Kualitas Air Sungai 60 - 64,3 Indeks Kualitas Udara 83-87,5 Indeks Tutupan Lahan 18.19%
18 Menurunnya tingkat pengangguran
Tingkat Pengangguran Terbuka
5.20-4.90%
19 Menguatkan daya saing, peningkatan kinerja, dan menstimulasi pertumbuhan usaha UMKM dan Koperasi yang inovatif
Pertumbuhan Komulatif Usaha Mikro
0,15% (250) Pertunbuhan Koperasi Sehat 6,91% (325)
20 Meningkatkan produktivitas perdagangan dan
meningkatkan pertumbuhan industri kecil, dan menengah secara berkelanjutan
Pertumbuhan Nilai Ekspor Barang/Komoditi (US $)
24,74%
(1.643.903) Pertumbuhan Komulatif IKM 0,89% (7.266)
21 Menghadirkan peningkatan kualitas layanan sosial yang berkelanjutan
Persentase penanganan terhadap jumlah PMKS, eks Penyandang Penyakit Sosial, penyandang disabilitas
4,9-5,4%
Perencanaan Kinerja 13 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 2019
22 Mendorong percepatan pengentasan lingkungan kumuh didukung kemudahan akses terhadap perumahan dan peningkatan kualitas rumah layak huni.
Luas Penurunan kawasan permukiman kumuh
30 ha Persentase Rumah Layak
Huni
85.97%
23 Mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan untuk mencapai kemandirian Desa
Indeks Desa Membangun 0.675
24 Mencapai kemandirian pangan dan kesejahteraan pelaku pertanian
Rasio Ketersediaan Pangan Utama
194 Kg/Kpt/Thn Nilai Tukar Petani 109.32 25 Menghadirkan pelayanan
pendidikan yang berkualitas dan inklusif
APM SD dan Sederajat 99,10%
APM SMP sederajat 86.99%
Angka Harapan lama sekolah 9.5 26 Meningkatkan kualitas dan
aksesibilitas pelayanan kesehatan
Angka Usia Harapan Hidup 72.6
27 Mengendalikan laju pertumbuhan penduduk didukung optimalisasi program Keluarga Berencana
Angka laju pertumbuhan penduduk
0.6-1.4
28 Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan
keberdayaan perempuan dalam kesetaraan dan keadilan Gender
Indeks Pemberdayaan Gender (IDG)
63.25-63.75
29 Mewujudkan perlindungan perempuan dan anak serta kota layak anak
Persentase penyelesaian penanganan aduan terhadap P2TP2A
100%
Nilai Kabupaten Layak Anak 775-850
Akuntabilitas Kinerja 14 Bab 3 berisi :
1. Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik
2. Evaluasi Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik atas 29 Sasaran Strategis 3. Capaian Kinerja
Keuangan Pemerintah Kabupaten Gresik
3.1 Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik
Format Pengukuran Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik tahun 2019 diukur berdasarkan pada format Pengukuran Kinerja sebagaimana yang termuat dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 53 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintahan, yaitu dengan cara membandingkan antara realisasi capaian indikator kinerja dengan target indikator kinerja sasaran yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019.
Adapun tujuan dilakukannya pengukuran kinerja adalah dalam rangka untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pencapaian sasaran strategis Pemerintah Kabupaten Gresik dan indikator kinerja sasaran yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019.
Guna mempermudah interpretasi atas pencapaian indikator kinerja sasaran Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut digunakan skala nilai peringkat kinerja yang mengacu pada formulir Tabel VII-C dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah sebagaimana pada Tabel 3.1 sebagai berikut :
Akuntabilitas Kinerja 15 Tabel 3.1 Skala Nilai Peringkat Kinerja
No Interval Nilai Realisasi Kinerja Kriteria Penilaian Realisasi Kinerja
1. 91 ≥ Sangat Tinggi
2. 76 ≤ 90 Tinggi
3. 66 ≤ 75 Sedang
4. 51 ≤ 65 Rendah
5. ≤ 50 Sangat Rendah
Adapun tingkat capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik pada Tahun 2018 berdasarkan hasil pengukuran diatas dapat diilustrasikan dalam tabel sebagai berikut:
Tabel 3.2 : Pengukuran Capaian Perjanjian Kinerja Tahun 2019 N
O
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR
KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN 1 Menciptakan
Ketentraman Dan Ketertiban Umum Dengan
Menguatkan Peran Dan Keberdayaan Masyarakat
Persentase Penurunan Angka Kriminalitas
10-20% 17%
(295 Pelanggara
n)
170%
2 Mewujudkan Ketangguhan
Daerah Dalam Menghadapi Dan Mengurangi Resiko Bencana Dan Kebakaran
Persentase Penanganan Bencana
100% 100% 100.00%
3 Menggugah
Kreatifitas Pemuda Dalam Kemandirian Dan Pembangunan
Persentase Pemuda Belopor/Berpre stasi
96% 96.37% 100.39%
4 Melestarikan
Keluruhan Budaya Berbasis Kearifan Lokal
Persentase Cagar Budaya yang
diletarikan
100%
(5 Cagar Budaya)
100%
(5 Cagar Budaya)
100%
5 Meningkatkan Kualitas Dan Kebermanfaatan Layanan Publik
Nilai Survei Kepuasan Masyarakat
84,5% 90,67% 107%
Akuntabilitas Kinerja 16 N
O
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR
KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN 6 Mewujudkan
Penyelenggaraan E- Government Yang Menjamin
Keterbukaan Informasi
Indeks E- Government
3.00-3.10 3,15 (Mandiri)
3,14 (Ketetapan
Menpan)
105.00%
7 Menghadirkan Keselarasan Perencanaan Pembangunan Daerah
Nilai Pangripta A B Belum
Tercapai
8 Mewujudkan Efektifitas Dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah
Opini BPK WTP WTP 100.00%
9 Meningkatnya
Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan
Daerah
Predikat Akuntabilitas Kinerja
Pemerintahan Daerah
A A 100.00%
10 Meningkatnya Kualitas Dan Kapasitas Birokrat Pemerintahan Daerah
Indeks
Profesionalitas ASN
80% 66% 83,00%
11 Meningkatnya Kuantitas Iklim Berinvestasi Dan Frekuensi Usaha Di Daerah
Pertumbuhan Realisasi Investasi
39,45T 52.93T 134%
12 Meningkatnya Kunjungan Wisata Dan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan
6,5-7,5% 29.39% 452%
13 Meningkatkan Keberdayaan Ekonomi Nelayan
Nilai Tukar Nelayan
112.25 125.84 112%
14 Mewujudkan
Kemandirian Daerah Yang Didukung Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah
Rasio
Kemandirian Fiskal
59% 67.22% 114%
Akuntabilitas Kinerja 17 N
O
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR
KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN 15 Menciptakan
Pembangunan Infrastruktur Daerah Yang Berkelanjutan, Dan Berdaya Saing Serta Mewujudkan Harmonisasi Pembangunan Berlandaskan Tata Ruang
a Persentase Kemantapan Infrastruktur Jalan
84,81% 72,41% 85,37%
b Persentase Akses Air Bersih/
Minum
100% 58.36% 58,36%
c Kesesuaian pemanfaatan ruang
dengan RTRW
100% 100% 100%
16 Mewujudkan pelayanan perhubungan dengan prioritas keselamatan dan ketepatan waktu
Angka Kecelakaan Angkutan Umum
0.12% 0.12% 100.00%
17 Meningkatnya kualitas lingkungan hidup secara menyeluruh dan berkelanjutan
a Indeks Kualitas Air Sungai
60-64.3 63.33 106%
b Indeks Kualitas Udara
83-87,5 86.16 104%
c Indeks Tutupan Lahan
18,19% 9.75% 54%
18 Menurunnya tingkat pengangguran
Tingkat
Pengangguran Terbuka
5.20- 4.90%
5.54% 113%
19 Meningkatnya menguatkan daya saing, peningkatan kinerja, dan
menstimulasi
pertumbuhan usaha UMKM dan Koperasi yang inovatif
a Pertumbuha n Usaha
0.15%
(250 Usaha Mikro)
0.15%
(250 Usaha Mikro)
100%
b Pertumbuha n Koperasi Sehat
6,91%
(325 Koperasi
Sehat)
8.82%
(415 Koperasi
Sehat)
128%
Akuntabilitas Kinerja 18 N
O
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI CAPAIAN 20
Meningkatka produktivitas perdagangan dan meningkatkan pertumbuhan industri kecil, dan menengah secara berkelanjutan
a Pertumbuha n Nilai Ekspor Barang/
Komoditi (US $)
24.74%
(USD 1.643.90
3.000)
28,36%
(USD 1.691.565.3
05,62)
114%
b Pertumbuha n IKM
0.89%
(7.266 IMKM)
0.94%
(7.275 IMKM)
106%
21 Menghadirkan peningkatan kualitas layanan sosial yang berkel[anjutan
Persentase penanganan terhadap jumlah PMKS, Eks
penyandang Penyakit Sosial, penyandang disabilitas
4,9-5,4% 7.41% 151%
22 Mendorong percepatan pengentasan lingkungan kumuh didukung
kemudahan akses terhadap
perumahan dan peningkatan kualitas rumah layak huni
a Luas Penurunan Kawasan Permukiman Kumuh
30 ha 102,79 ha (14,19 ha)
343%
b Persentase Rumah Layak Huni
85,97% 90.55% 105%
23 Mewujudkan
Pembangunan Desa Yang Berkelanjutan Untuk Mencapai Kemandirian Desa
Indeks Desa Membangun
0.675 0.7072 105%
24 Mencapai Kemandirian Pangan Dan Kesejahteraan Pelaku Pertanian
a .
Rasio Ketersediaa n Pangan Utama
194 kg/kpt/th
n
187.55 kg/kpt/thn
96.39%
b .
Nilai Tukar Petani
109.32 108.53 99.28%
Akuntabilitas Kinerja 19 N
O
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI CAPAIAN 25 Menghadirkan
Pelayanan
Pendidikan Yang Berkualitas Dan Inklusif
a APM SD dan Sederajat
99.10% 95.04% 95.90%
b APM SMP dan
Sederajat
86.99% 72.10% 82.88%
c Angka Harapan Lama Sekolah
9.5 9.29 97.79%
26 Meningkatkan Kualitas Dan Aksesbilitas Pelayanan Kesehatan
Angka Usia Harapan Hidup
72.6 72.46 99.81%
27 Mengendalikan Laju Pertumbuhan
Penduduk Dan Didukung Optimalisasi Program Keluarga Berencana
Angka laju pertumbuhan penduduk
0.6-1.4 1.4 233%
28 Meningkatkan Kapasitas
Kelembagaan Dan Keberdayaan Perempuan Dalam Kesetaraan Dan Keadilan Gender
Indeks
Pemberdayaan Gender
63.25- 63.75
65.33 103%
29 Mewujudkan Perlindungan Perempuan Dan Anak Serta Kota Layak Anak
a Persentase Penyelesaia n penangan aduan terhadap P2TP2A
100% 100% 100.00%
b Nilai
Kabupaten Layak Anak
775-850 828 107%
3.2 Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja
Pengukuran kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019 menggunakan metode yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan
Akuntabilitas Kinerja 20 Kinerja Instansi Pemerintah. Selanjutnya berdasarkan hasil pengukuran kinerja diatas dilakukan evaluasi dan analisis pencapaian kinerja guna memberikan informasi yang lebih transparan mengenai pencapaian kinerja sebagaimana yang telah ditargetkan pada misi dan tujuan RPJMD Pemerintah kabupaten Gresik Tahun 2016-2021 melalui 29 (dua puluh sembilan) sasaran strategis dan 40 (empat puluh) indikator kinerja sasaran yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2019. Adapun evaluasi dan analisis tingkat pencapaian kinerja dari 29 (dua puluh sembilan) sasaran strategis Pemerintah Kabupaten Gresik pada Tahun 2019 tersebut adalah sebagai berikut :
Menciptakan Ketentraman Dan Ketertiban Umum Dengan Menguatkan Peran Dan Keberdayaan Masyarakat
Sasaran strategis ini merupakan salah satu upaya mencapai misi pertama sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021 yaitu ”Meningkatkan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat untuk menumbuhkan prilaku masyarakat yang berakhlak mulia sesuai dengan simbol Gresik sebagai kota Wali dan Kota Santri” dan juga untuk mencapai tujuan : “Mewujudkan keharmonisan sosial berlandaskan keluhuran Budaya Gresik didukung kondusifitas dan ketangguhan daerah”.
Untuk mengukur tingkat pencapaian sasaran ini dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 3.3. Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 1 NO SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI 2017 2018 2019 1 Menciptakan
ketentraman dan ketertiban umum dengan
menguatkan peran dan keberdayaan masyarakat
Persentase Penurunan
Angka Kriminalitas
10-20% - 49% 17%
SASARAN STRATEGIS 1
Akuntabilitas Kinerja 21 Angka Kriminalitas Kabupaten Gresik
Tahun 2019 diukur dengan cara identifikasi pelanggaran Perda yang ditangani oleh Satuan Polisi Pamong Praja. Pada Tahun 2019 terdapat pelanggaran perda sebesar 295 kasus. Jumlah kasus yang terjadi berkurang 59 kasus dari tahun sebelumnya.
Jenis pelanggaran yang terjadi di Tahun 2019 antara lain adalah :
1. Pelanggaran PKL sejumlah 33 kasus
Gambar 3.1 Penanganan Pelanggaran PKL 2. Pelanggaran MIRAS sejumlah 43 kasus
3. Pelanggaran PSK sejulah 10 Kasus 4. Pelanggaran Gepeng sejumlah 57 Kasus 5. Pelanggaran Yustisi sejumlah 82 Kasus 6. Pelanggaran Muda-Mudi sejumlah 10 kasus 7. Pelanggaran Reklame sejumlah 60 kasus
Grafik 3.1 Pelanggaran Tahun 2019
Beberapa faktor penunjang tercapainya kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka menurunkan Angka Kriminalitas adalah :
1. Regulasi Hukum yang baik
a. Peraturan Daerah No. 22 tahun 2004 tentang Perubahan atas Perda No. 7 tahun 2002 tentang Pelarangan Pelacuran dan Perbuatan Cabul b. Peraturan Daerah No. 19 tahun 2004 tentang perubahan atas Perda
No. 15 tahun 2002 tentang Larangan Peredaran Minuman Keras
Akuntabilitas Kinerja 22 c. Peraturan Daerah No. 15 tahun 2013 tentang Ketentraman dan
Ketertiban Umum
2. Adanya penambahan jumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gresik.
3. Koordinasi yang baik antara aparatur pemerintah dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dalam penegakan Perda dan Perbup di Kabupaten Gresik.
Mewujudkan Ketangguhan Daerah Dalam Menghadapi Dan Mengurangi Resiko Bencana Dan Kebakaran
Sasaran strategis ini merupakan salah satu upaya mencapai misi pertama sebagaimana tertuang dalam RPJMD Reviu 2016-2021 yaitu ”Meningkatkan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat untuk menumbuhkan prilaku masyarakat yang berakhlak mulia sesuai dengan simbol Gresik sebagai kota Wali dan Kota Santri” dan juga untuk mencapai tujuan : “Mewujudkan keharmonisan sosial berlandaskan keluhuran Budaya Gresik didukung kondusifitas dan ketangguhan daerah”.
Pada Tahun 2019, jumlah Bencana yang terjadi di Kabupaten Gresik sebanyak 255 kejadian bencana. Kejadian bencana tersebut mengakibatkan 13.365 rumah rusak karena Kebakaran, angin kencang, dan tanah longsor. Berdasarkan Grafik 3.1, kebakaran menjadi kejadian bencana yang terbanyak yang terjadi di Tahun 2019 yakni sebanyak 78,82%, disusul dengan banjir sebanyak 9% dan kekeringan, angin kencang, tanah longsor dan
Grafik 3.2 Pie Chart Kejadian Bencana Tahun 2019
Pohon Tumbang seluruhnya berkisar 12 %, Seluruh kejadian tersebut dapat ditangani oleh BPBD Kabupaten Gresik, sehingga capaian dari sasaran
SASARAN STRATEGIS 2
Akuntabilitas Kinerja 23
“Mewujudkan ketangguhan Daerah dalam menghadapi dan mengurangi resiko bencana dan kebakaran” adalah 100% sebagaimana tercantum dalam Tabel 3.2.
Tabel 3.4. Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 2 Tahun 2017,2018 dan 2019
NO SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET 2019
REALISASI 2017 2018 2019 1 Mewujudkan
ketangguhan Daerah dalam menghadapi dan mengurangi resiko bencana dan kebakaran
Persentase Penanganan Bencana
100% 100%
(222)
100%
(398)
100%
(255)
Jumlah bencana pada tahun 2018 hingga tahun 2019 mengalami penurunan dari 398 kejadian menjadi 255 kejadian. Meskipun demikian, seluruh bencana yang terjadi di Tahun 2018 hingga 2019 telah tertangani dengan baik (Lihat Tabel 3.4). Dalam pelaksanaan penanganan bencana selama Tahun 2019, dilakukan beberapa upaya sebagai berikut :
1. Mengintensifkan pertemuan-pertemuan/rapat-rapat internal dengan pejabat struktural sehingga terwujud sinkronisasi program antar bidang serta seluruh jajaran BPBD sehingga memiliki persepsi yang sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan kebencanaan.
2. Tersusunnya buku Kajian Resiko Bencana Kabupaten Gresik Tahun 2015- 2020 sebagai pedoman Pemerintah Daerah dalam menyusun kebijakan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Gresik;
3. Kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan prasarana, dan sarana.
4. Peningkatan Kualitas SDM melalui pelatihan siaga / simulasi / gladi / teknis bagi setiap sektor penanggulangan bencana berupa search and rescue;
5. Mengerahkan seluruh sumber daya yang ada yang melibatkan TNI, POLRI, Badan Usaha, LSM dan Relawan.dalam rangka Penanggulangan Bencana secara dini untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa manusia;.
Akuntabilitas Kinerja 24 6. Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana untuk
penanggulangan bencana
Tabel 3.5. Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 2 s.d. Akhir Periode RPJMD
NO SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET AKHIR RPJMD
REALISASI 2019
TINGKAT KEMAJUAN 1 Mewujudkan
ketangguhan Daerah dalam menghadapi dan mengurangi resiko bencana dan kebakaran
Persentase Penanganan Bencana
100 % 100% +
Prestasi yang dicapai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik kembali meraih penghargaan dalam lomba Desa Tangguh Bencana tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019. Tahun ini, BPBD Gresik menyabet juara 1 kategori Terbaik Kategori Utama Bidang Kemandirian Pendanaan Lomba Desa Tangguh Bencana Tingkat Provinsi Jawa Timur di
Gambar 3.2. Juara 1 Lomba Desa Tangguh Bencana tingkat Prov. Jatim Desa Bendanten Kecamatan Manyar. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ibu Gubernur Jatim. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si kepada Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si dalam upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jawa Timur ke-74, di Gedung Grahadi Kantor Gubernur Jatim
.
Akuntabilitas Kinerja 25 Menggugah Kreatifitas Pemuda dalam Kemandirian dan Pembangunan
Sasaran strategis ini merupakan salah satu upaya mencapai misi pertama sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021 yaitu ”Meningkatkan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat untuk menumbuhkan prilaku masyarakat yang berakhlak mulia sesuai dengan simbol Gresik sebagai kota Wali dan Kota Santri” dan juga untuk mencapai tujuan : “Mewujudkan keharmonisan sosial berlandaskan keluhuran Budaya Gresik didukung kondusifitas dan ketangguhan daerah”.
Prestasi pemuda adalah masa depan dan potret bangsa. Prestasi pemuda yang berhasil diraih meliputi bidang kepemudaan dan bidang olah raga.
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pemuda Olah Raga memberikan pembinaan kepada semua pemuda yang bertujuan meningkatkan pemberdayaan pemuda dalam pembangunan daerah. Selama Tahun 2019, Dari 1460 pemuda yang dibina terdapat 1407 pemuda yang meraih prestasi dengan rincian sebagai berikut sebanyak 91 pemuda berhasil meraih prestasi. Prestasi yang diraih tersebut adalah sebagai berikut :
1. Pelajar yang terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Kabupaten sebanyak 75 orang dan Tingkat Propinsi sebanyak 2 orang
2. 8 Orang terpilih sebagai Pemuda Pelopor di Tingkat Kabupaten dengan kategori Bidang Pendidikan, Bidang Agama, Sosial dan Budaya, Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata, Bidang Inovasi Teknologi
3. 6 Pemuda berprestasi dalam Kategori Pemuda Berprestasi Tingkat Kabupaten Selain itu, pada Tahun 2019
kejuaraan internasional yang berhasil diraih oleh pemuda Kabupaten Gresik di bidang Olahraga adalah Juara 3 cabang olah raga Bridge (4Th SEABF CHAMPIONSHIP) di Kuala Lumpur. sedangkan untuk kejuaraan nasional diraih oleh cabang Olahraga Drumband sebagai berikut : Juara Umum,
Gambar 3.3 Juara 3, 4Th SEABF CHAMPIONSHIP di Kuala Lumpur.
SASARAN STRATEGIS 3
Akuntabilitas Kinerja 26 Juara I Nomor Unjuk Gelar, Juara I Nomor Unjuk Gelar Campuran, Juara I Nomor Brass, Juara I Nomor Perkusi
Selain itu, teradapat 1316 prestasi dari bidang Olahraga melalui kompetisi- kompetisi yang diadakan pada Tahun 2019. Dari 22 cabang olahraga yang dipertandingkan, yang memperoleh prestasi sebanyak 21 cabang olahraga.
Cabang Olahraga yang meraih prestasi antara lain : Atletik, Bilyard, Pabbsi ( Angkat Berat, Angkat Besi Dan Binaraga), Persani (Senam ), Podsi ( Dayung ), Porserosi ( Sepatu Roda ), Fpti (Panjat Tebing ), Perkemi ( Kempo ), Taekwondo, Possi ( Selam ), Gabsi (Bridge), Pssi ( Sepak Bola Dan Futsal ), Fhi ( Hockey ), Pwi (Wushu), Issi ( Balap Sepeda), Kodrat (Tarung Drajat ), Mi ( Muathay ), Fopi ( Pentangue ), Renang (Prsi), Bolla Voley (PBVSI), Drumband.
Tabel 3.6. Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 3 NO SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI 2017 2018 2019 1 Menggugah
Kreatifitas Pemuda dalam Kemandirian dan Pembangunan
Persentase Pemuda Pelopor/
Berprestasi
96% 47% 94,79% 96,37%
Berdasarkan Tabel 3.6, Persentase Pemuda Pelopor/Berprestasi pada Tahun 2019 mengalami kenaikan dibandingkan dengan Tahun 2018.
Dibandingkan dengan tahun 2018, jumlah pemuda pelopor/berprestasi mengalami kenaikan yang signifikan yakni dari 548 menjadi 1407 pemuda pelopor/berprestasi. Sedangkan jika dibandingkan dengan target akhir tahun RPJMD, maka tingkat kemajuan untuk mencapai Target Akhir RPJMD sebesar 96,37% (Tabel 3.7). Pencapaian ini dapat terealisasi karena beberapa hal sebagai berikut :
1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas atlit berprestasi dengan merintis penyelenggaraan kegiatan olahraga prestasi
2. Meningkatkan kerjasama dengan mitra kerja pembinaan organisasi olahraga, yaitu prestasi oleh KONI, olahraga rekreasi oleh FORMI
3. Pembinaan prestasi berdasarkan skala prioritas cabang olahraga unggulan 4. Pembinaan prestasi berdasarkan skala prioritas cabang olahraga unggulan
Akuntabilitas Kinerja 27 5. Memberikan pengahargaan terhadap wirausaha muda yang berprestasi
Tabel 3.7. Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 3 s.d. Akhir Periode RPJMD
NO SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET AKHIR RPJMD
REALISASI 2019
TINGKAT KEMAJUAN 1 Menggugah
Kreatifitas
Pemuda dalam Kemandirian dan Pembangunan
Persentase Pemuda Pelopor/
Berprestasi
100% 96,37% -
Melestarikan Keluhuran Budaya Berbasis Kearifan Lokal
Sasaran strategis ini merupakan salah satu upaya mencapai misi pertama sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021 yaitu ”Meningkatkan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat untuk menumbuhkan prilaku masyarakat yang berakhlak mulia sesuai dengan simbol Gresik sebagai kota Wali dan Kota Santri” dan juga untuk mencapai tujuan : “Mewujudkan keharmonisan sosial berlandaskan keluhuran Budaya Gresik didukung kondusifitas dan ketangguhan daerah”.
Untuk mengukur tingkat pencapaian sasaran ini dapat dilihat pada tabel berikut : Hasil Pendataan Jumlah berdasarkan jenis seni dan budaya yang terdaftar pada tahun 2019 sebanyak 288 jenis dan seluruhnya (100 %) dilestarikan dan dilakukan oleh masyarakat setiap hari besar masyarakat setempat. (Tabel 3.8).
SASARAN STRATEGIS 4
Akuntabilitas Kinerja 28 Gambar 3.4. Budaya dan Bangunan Cagar Budaya
di Kabupaten Gresik
Cagar Budaya di Kabupaten Gresik Tahun 2019 yang dilestarikan sebagai berikut :
1. Makam Sunan Giri – Situs - SK Menteri
2. Kompleks Makam Maulana Malik Ibrahim – Situs – SK Menteri 3. Kompleks Makam Sunan Prapen – Situs – SK Menteri
4. Gedung Nasional Indonesia – Bangunan 5. Kompleks Makam Leran – Situs – SK Menteri 6. Toko Garling I – Bangunan – SK Bupati
7. Rumah Mochammad Chisni – Bangunan – SK Bupati 8. Hotel Bahagia – Bangunan
9. Bagian Rumah Kopel No. 5 – Bangunan – SK Bupati 10. Rumah Lusi Hidayati – Bangunan – SK Bupati
11. Struktur di Sidayu – Struktur – SK Bupati 12. Rumah F. Rahmah – Bangunan – SK Bupati 13. Benteng Lodewijk – Situs
14. Bangkai Kapal SS Bengal di Ghusong Gili Bawean – Situs 15. Kawedanan Sangkapura Bawean – Situs
16. Komplek Kubur Purbonegoro – Situs
17. Meriam Kuna di Kantor Koramil Sangkapura – Benda 18. Eks. Asrama VOC – Bangunan
19. Gardu Menara Suling Gresik – Struktur
20. Gedung DPRD Kabupaten Gresik – Bangunan
Akuntabilitas Kinerja 29 21. Kafe House of De’ Lodji – Bangunan
22. Masjid Jami’ Gresik – Bangunan
23. Perkantoran Gouw Van Nederland Indie – Bangunan 24. Toko Garling III – Bangunan
Tabel 3.8. Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 4
NO SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI 2017 2018 2019 1 Melestarikan Keluruhan
Budaya Berbasis Kearifan Lokal
Persentase Kelestarian Cagar Budaya
100 % 100 % 100 % 100%
Berdasarkan Tabel 3.9, Persentase Kelestarian Cagar Budaya di Tahun 2019 telah mencapai target di akhir RPJMD. Namun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala yakni belum banyaknya cagar budaya yang teregistrasi serta banyak barang sejarah yang jadi barang pribadi. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, Kabupaten Gresik melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan cara melengkapi jumlah tim ahli cagar budaya kabupaten, sosialisasi dan pendataan cagar budaya, dan pengajuan rekomendasi dan pengkajian data obyek cagar budaya secara berkala.
Tabel 3.9. Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 4 s.d. Akhir Periode RPJMD
NO SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET AKHIR RPJMD
REALISASI 2019
TINGKAT KEMAJUAN 1 Melestarikan
Keluruhan Budaya Berbasis Kearifan Lokal
Persentase Kelestarian Cagar Budaya
100% 100 % +
Akuntabilitas Kinerja 30 Meningkatkan kualitas dan kebermanfaatan pelayanan publik
Sasaran strategis ini merupakan salah satu upaya mencapai misi kedua sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021 yaitu ”Meningkatkan pelayanan yang adil dan merata kepada masyarakat dan pengusaha melalui tata kelola kepemerintahan yang baik” dan juga untuk mencapai tujuan :
“Menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik”.
Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) adalah pengukuran secara komprehensif kegiatan tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran atas pendapat
masyarakat. Pada Tahun 2019, nilai Survey Kepuasan Masyarakat Kabupaten Gresik adalah 90,67 dengan kategori “Sangat Baik”. Sehingga, capaian kinerja sasaran strategis ini lebih dari 107 % atau “Sangat Tinggi”
(Tabel 3.2). Melalui survei ini diharapkan mendorong partisipasi masyarakat sebagai pengguna layanan dalam menilai kinerja penyelenggara
Grafik 3.3 Pie Chart Nilai SKM Unit Pelayanan
pelayanan serta mendorong penyelenggara pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan melakukan pengembangan melalui inovasi-inovasi pelayanan publik.
Tabel 3.10. Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 5
NO SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI
2017 2018 2019 1 Meningkatkan kualitas
dan kebermanfaatan pelayanan publik
Nilai Survey Kepuasan Masyarakat
84,5 77.08 90,16 90,67 SASARAN
STRATEGIS 5
Akuntabilitas Kinerja 31 Berdasarkan Tabel 3.10, Nilai Survey Kepuasan Masyarakat Kabupaten Gresik Tahun 2019 mengalami kenaikan dibandingkan dengan realisasi di Tahun 2018. Sedangkan jika dibandingkan dengan target akhir RPJMD, Nilai Survey Kepuasan Masyarakat Kabupaten Gresik telah tercapai. Keberhasilan ini dikarenakan beberapa upaya yang dilaksanakan oleh Kabupaten Gresik melalui Sekretariat Daerah dengan cara mengasistensi penyusunan Survey Kepuasan Masyarakat juga difasilitasi melalui Grup Whatsapp. Dengan adanya Grup Whatsapp, seluruh peserta mendapat arahan teknis tentang pelaksanaan survey dengan lebih cepat serta progress yang dicapai sesuai tahapan survey dapat dipantau oleh
Tabel 3.11 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 5 s.d. Akhir Periode RPJMD
NO SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET AKHIR RPJMD
REALISASI 2019
TINGKAT KEMAJUAN 1 Meningkatkan
kualitas dan kebermanfaatan pelayanan publik
Nilai Survey Kepuasan Masyarakat
86-90 90,67 +
Mewujudkan penyelenggaraan e-Government yang menjamin keterbukaan informasi
Sasaran strategis ini merupakan salah satu upaya mencapai misi kedua sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021 yaitu ” Meningkatkan pelayanan yang adil dan merata kepada masyarakat melalui tata kelola kepemerintahan yang baik” dan juga untuk mencapai tujuan : “Menghadirkan pelayanan yang adil dan merata kepada masyarakat dan pelaku usaha”.
Pemerintah Kabupaten Gresik telah memiliki rencana pengembangan E- Government yang dituangkan dalam Peraturan Bupati Gresik Nomor 7 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan E-Goverment di Pemerintah Kabupaten Gresik.
Mulai Tahun 2018, E-Government dinilai dengan menggunakan indeks Sistem SASARAN
STRATEGIS 6
Akuntabilitas Kinerja 32 Pemerintahan Berbasis Elektronik. Dalam evaluasi e-Government Tahun 2019, Kabupaten Gresik memperoleh indeks e-Government sebesar 3,15 dengan komponen penilaian sebagai berikut :
a. Kebijakan internal Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan nilai 3.35 (Terstandarisasi)
b. Tata Kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan nilai 1.29 (Rintisan)
c. Layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan nilai 3.18 (Transaksi)
Tabel 3.12. Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 6 NO SASARAN
STRATEGIS
INDIKATO R KINERJA
TARGET REALISASI
2017 2018 2019 1 Mewujudkan
penyelenggaraan e-Government yang menjamin keterbukaan
informasi
Indeks e-
Government
3.00-3.10 - 2,68 (Mandiri)
2,56 (Ketetapan
Menpan)
3,15 (Mandiri)
3,14 (Ketetapan
Menpan)
Gambar 3.5 Government Resource Management System (GRMS) Pemerintah Kabupaten Gresik
Akuntabilitas Kinerja 33 Tabel 3.13 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran Strategis 6 s.d. Akhir Periode RPJMD
NO SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET AKHIR RPJMD
REALISASI 2019
TINGKAT KEMAJUAN 1 Mewujudkan
penyelenggaraan e-Government yang menjamin keterbukaan
informasi
Indeks
e-Government
3.00-3.10 3,15 (Mandiri)
3,14 (Ketetapan
Menpan)
+
Berdasarkan Tabel 3.13, indeks e-Government Kabupaten Gresik Tahun 2019 telah mendekati target akhir RPJMD sebesar 3,10. Hal ini dapat tercapai karena upaya yang dilakukan oleh Kabupaten Gresik melalui Dinas Komunikasi dan Informatika yakni :
1. Mengadakan rapat kordinasi Tim Evaluatur Internal untuk mengidentifikasi domain yang bisa ditingkatkan indeksnya
2. Melengkapi kebijakan yang menjadi dasar layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
3. Percepatan penetapan Peraturan Bupati tentang Penyelenggaraan e- Government
4. Menyusun SK Tim Pengarah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik 5. Melengkapi SOP layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik 6. Melengkapi dokumentasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Menghadirkan keselarasan perencanaan pembangunan daerah
Sasaran strategis ini merupakan salah satu upaya mencapai misi kedua sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021 yaitu ”Meningkatkan pelayanan yang adil dan merata kepada masyarakat melalui tata kelola kepemerintahan yang baik” dan juga untuk mencapai tujuan : “Menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik”.
SASARAN STRATEGIS 7