PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN DALAM PERKAWINAN MENURUT HUKUM ADAT MELAYU KAMPAR
Teks penuh
Dokumen terkait
Pasal 16 ayat (3) Deklarasi Umum tentang Hak Asasi Manusia (DUHAM) menentukan bahwa keluarga adalah kesatuan alamiah dan mendasar dari masyarakat dan berhak atas
Menurut Van Vollenhoven (dalam Bushar, 1988) ciri-ciri hak ulayat itu adalah sebagai berikut: (a) Tiap anggota dalam persekutuan hukum (etnik, sub etnik, atau fam )
Ter Haar, Asas-asas dan Susunan Hukum Adat, Pradnya Paramita , Jakarta, 1979 Tutik, Titik Triwulan, Hukum Perdata Dalam Sistem Kewarisan Nasional, Kencana,.
Dengan melihat kriteria nomor tiga di atas, yaitu mempunyai wilayah tertentu, desa pakraman adalah kesatuan masyarakat hukum adat yang eksistensinya bertumpu
Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, anak luar kawin dianggap tidak mempunyai hubungan hukum apapun dengan orang tuanya apabila tidak ada pengakuan dari
serta memberi jawaban atas permasalahan-permasalahan hukum, terutama yang terkait dengan akibat hukum perceraian terhadap kedudukan perempuan dari perkawinan nyerod
Pendekatan konseptual digunakan peneliti untuk dapat menemukan serta memberi jawaban atas permasalahan-permasalahan hukum, terutama yang terkait dengan akibat hukum
Pasal 18 B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 bahwa “Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat serta hak-hak