BAB III
PENATALAKSANAAN STUDI KASUS
BLANGKO PENGKAJIAN AKUPUNKTUR
No. : 01/10-12-2010
Tanggal Pengkajian : 10 Desember 2010 Pemeriksa : Vita Setyorini
Nama Pasien : Siti Lestari Pendidikan : SMA Jenis Kelamin : Perempuan Pekerjaan : Perias Tanggal Lahir : 12 Maret 1957 Alamat : Tawangsari
Agama : Islam
I. EMPAT CARA PEMERIKSAAN AKUPUNKTUR : A. PENGAMATAN ( Wang )
1. SEN( Keadaan Jiwa )
Semangat : kurang bersemangat Sinar mata : layu
Ekspresi Umum : lesu Kesadaran : sadar penuh 2. SE
Warna Kulit Wajah: tidak menunjukkan kelainan Ekspresi Wajah : layu
3. SING TAY
Resam tubuh : proporsional
Gerak-gerik : tidak ada hambatan Posisi tubuh : tegak
Keadaan :
- Kulit tubuh : cukup lembab - Hidung : simetris
- Keringat : tidak berkeringat - Bibir : cukup lembab
- Mata : simetris, berkacamata
- Rambut : beruban
- Telinga : tidak menunjukkan kelainan 4. PENGAMATAN LIDAH
a. Otot lidah
- Warna : merah
- Gemuk / kurus : kurus
- Kebasahan : cukup lembab - Pergerakan : tidak tremor b. Selaput lidah
- Warna : putih tipis kering bersih
B. PENDENGARAN DAN PENGHIDU ( Wen ) 1. PENDENGARAN
- Suara bicara : keras
- Suara berdahak : tidak ada dahak
- Suara bernafas : tidak terdengar - Suara cegukan : tidak ada cegukan - Suara batuk : tidak ada batuk - Suara bertahak : tidak ada tahak 2. PENGHIDU
- Bau hawa mulut : tidak tercium - Bau riak : tidak dievaluasi - Bau keringat : tidak tercium -Bau air seni : tidak dievaluasi - Bau tinja : tidak dievaluasi C. ANAMNESA / WAWANCARA ( Wun )
1. Keluhan utama : kepala terasa berputar
2. Keluhan tambahan : pegel bagian bokong sampai paha samping bagian kanan (biasanya terasa kalau tensi naik)
3. Riwayat penyakit : a. Sekarang : Hipertensi
b. Keluarga : ada riwayat penyakit keturunan Hipertensi
PERTANYAAN KHUSUS
a. Sering / ada panas/dingin : tidak spesifik
b. Keadaan berkeringat : berkeringat bila beraktivitas c. Keluhan / rasa dibagian
- kepala : pusing berputar
- tubuh / badan : tubuh terasa berat dan pegel bila tensi naik
- anggota gerak : extremitas bawah lutut bagian kanan kadang terasa nyeri
- dada : tidak ada sesak
- perut : tidak ada rasa penuh/sesak d. Buang Air Besar : setiap hari 1 kali, tinja keras
Buang Air Kecil : ±6 kali sehari, ada kencing malam 2 kali, urin jernih dan sedikit
e. Nafsu makan : tidak ada masalah, 3 kali sehari Kebiasaan makan-minum : suka panas, suka rasa manis
f. Kehausan : tidak sering haus g. Telinga/pendengaran : tidak berdenging
h. Pengobatan selama sakit : pengobatan medikamentosa i. Khusus wanita
Wanita : Keadaan haidnya : menopause sekitar ±3 tahun yang lalu
j. Emosi : marah
k. Exercise : tidak ada olah raga khusus 4.Sindrom kelainan organ Zang Fu
Meridian Paru-paru : tidak ada sesak nafas maupun batuk
Meridian Usus besar : tinja keras
Meridian lambung : tidak ada mual maupun nyeri daerah perut
Meridian Limpa : tidak ada nyeri otot
Meridian Jantung : tidak ada palpitasi maupun insomnia
Meridian Usus Kecil : tidak ada gangguan BAK Meridian Ginjal : ada nyeri lutut, telinga
tidak berdenging
Meridian Pericardium : tidak ada palpitasi, insomnia Meridian Kandung Empedu : ada pusing, tidak ada rasa pahit
dimulut
Meridian Hati : ada pusing berputar D. PERABAAN ( Cie )
1. PERABAAN LOKAL / KELUHAN
a. Ketegangan otot : tidak ada ketegangan otot b. Nyeri tekan :
- titik nyeri tekan / Ashi point : tekan enak
- titik akupunktur : Huantiao (GB30), Fengshi (GB.31) - meridian : Kandung Empedu
c. Perabaan suhu
- Tubuh : dalam batas normal - Tangan : dalam batas normal
- Kaki : dalam batas normal
2. PERABAAN TITIK-TITIK ORGAN ( Dengan menekan titik Shu Bel, Mu Dep, Yuan ).
NO ORGAN ZANG FU
SHU BELAKANG MU DEPAN TITIK YUAN NAMA
TITIK
REAKSI NAMA TITIK
REAKSI NAMA TITIK
REAKSI 1.
2.
3.
Paru-paru Usus besar
Lambung
BL.13 BL.25 BL.21
- - -
LU.2 ST.25 CV.12
- - -
LU.9 LI.4 ST.42
- - -
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
Limpa Jantung Usus Kecil
Kandung Kemih
Ginjal Pericardium
Sanjiao Kandung
Empedu Hati
BL.20 BL.15 BL.27 BL.28 BL.23 BL.14 BL.22 BL.19 BL.18
- - - - Enak
- - Enak Enak
LV.13 CV.14 CV.4 CV.3 GB.25 CV.17 CV.5 GB.24 LV.14
- - - - - - - - -
SP.3 HT.7 SI.4 BL.64
KI.3 PC.7 SJ.4 GB.40
LV.3
- - - - - - - - Enak
3. PERABAAN NADI
NADI UMUM YANG PATOLOGIS 1) Untuk jenis kelainannya
a. Dalam b. Halus
4. PEMERIKSAAN TAMBAHAN
a. Keadaan umum : kurang bersemangat b. Tekanan darah : 160/90 mmHg c. BB / TB : 70kg / 160 Cm.
d. Frekwensi nadi : 78 x/ menit, teratur e. Frekuensi nafas : 21 x/ menit, teratur f. Dx Medis : Hipertensi
5. ANALISA PADA GEJALA
Berdasarkan Wang kurang bersemangat, sinar mata layu, dan lesu menunjukkan Defisiensi.Pada pengamatan lidah yang berbentuk kurus menunjukkan defisiensi Yin.Berdasarkan Wen suara bicara keras, menandakan Yang tipe Defisiensi. Berdasarkan Wun pada keluhan utama kepala terasa berputar, yang diakibatkan adanya defisiensi Yin yang bertransformasi menjadi api dan naik ke meridian kandung empedu di kepala.Tubuh terasa berat dan pegel bila tensi naik, menunjukkan adanya lembab yang terjadi karena
tertekannya limpa oleh Yang hati tipe defisien . Extremitas bawah lutut bagian kanan kadang terasa nyeri menunjukkan adanya Defisiensi nutrisi dan defisiensi ginjal.Buang air kecil ±6 kali sehari, ada kencing malam 2 kali, urin jernih dan sedikit, menunjukkan adanya Defisiensi Yin.Berdasarkan Cie terdapat nyeri tekan enak yang menunjukkan adanya Defisiensi.
No WANG WEN WUN CIE
1. YIN √√ √
2. YANG √
3. LUAR
4. DALAM
5. DINGIN √
6. PANAS
7. DEFISIENSI √√ √ √√√ √
8. EXCESS
II. KESIMPULAN :
Dari data tersebut diatas dapat disimpulkan kondisi pasien secara umum dalam keadaan Defisiensi dan Yin.
DIAGNOSA KERJA AKUPUNKTUR :
Ny. SL 54 tahun seorang wiraswasta perias mengeluhkan kepala terasa berputar dengan keluhan tambahan pegel di bokong sampai paha samping bagian kanan oleh karena hipertensi disebabkan Defisiensi Yin Hati, Limpa dan Ginjal oleh karena PPD emosi, keturunan dan over work.
TINJAUAN SECARA WU SING
1. Organ Primer ( Penyebab ): Ginjal
2. Organ Sekunder ( yang terkena akibat ) : Hati, Kandung Empedu dan Limpa
AIR
KAYUU
API
LOGAM TANAH
3. Penjelasannya :
Pada kasus tersebut terjadi Defisiensi ginjal sehingga tidak dapat menghidupi Yin limpa dan Yin Hati. Emosi marah akan berubah menjadi panas/api tipe defisien dan merusak Yin. Simbol (↓) pada Kayu, Tanah dan Air menandakan defisiensi.
III. TERAPI :
1. Alat terapi yang digunakan :
a. Jarum akupunktur : Jarum ukuran 0,5 cun, 1 cun dan 1,5 cun b. Elektro stimulator
2. Prinsip terapi
a. Menguatkan Limpa dan Ginjal b. Mengendalikan Yang Hati
c. Melancarkan Qi meridian Kandung Empedu d. Mengusir / mengeluarkan Api
3. Posisi pasien
a. Tidur dengan posisi tengkurap, pada leher diganjal bantal untuk mempermudah dalam penusukkan bagian tengkuk. Selain itu posisi tengkurap untuk penusukkan bagian belakang tubuh.
b. Tidur dengan posisi terlentang untuk penusukkan bagian depan tubuh.
4. Pemilihan titik :
Titik Kausal ( organ / meridian ) :
a. Taizhong (LV.3) Manipulasi : Sedasi
Terletak pada dorsum pedis pada cekungan bagian proksimal os metatarsal I dan II.Indikasi untuk menguatkan Limpa, memperbaiki kelembaban, menenangkan Hati dan menyingkirkan angin.
b. Shenmen (HT.7) Manipulasi : Sedasi
Terletak pada sisi ulnair lipat pergelangan tangan pada cekungan dekat musculus fleksor digitorum superficialis.Indikasi untuk sakit kepala, vertigo, memperbaiki sirkulasi darah jantung, memberi rasa tenang, dan membuka segala saluran jantung.
Titik Lokal :
a. Baihui (GV.20) Manipulasi : Sedasi
Terletak pada kepala 5 cun dari garis rambut anterior dan dilinea mediana dan garis yang menghubungkan kedua apex telinga.Indikasi untuk sakit dipuncak kepala, vertigo, insomnia, merangsang kesadaran dan menenangkan perasaan, serta mengusir angin dan melunakkan Hati.
b. Fengchi (GB.20) Manipulasi : Sedasi
Terletak pada kuduk dibawah os occipitalis setinggi Du.16 pada cekungan yang terletak dibawah origo musculus sternocleidomastoid dengan musculus trapezius.Indikasi untuksakit kepala, vertigo, menenangkan Hati, menahanangin dan menghilangkan panas.
c. Renying (ST.9) Manipulasi : Sedasi
Terletak pada leher bagian lateral 1,5 cun protuberantia larynx dan tepi anterior musculus sternocleidomastoideus dekat arteri carotis communis.Indikasi untuk menghilangkan rasa penuh didada, menurunkan tensi, sakit kepala dan vertigo.
d. Tai yang (Ex-HN 5) Manipulasi : Sedasi
Terletak pada daerah temporal, 1 jari posterior antara ujung luar alis mata dengan canthus lateral mata.Indikasi untuk sakit kepala, migraine, menghilangkan panas dan sakit mata.
Simptomatis :
a. Huantiao (GB.30) Manipulasi : Tonifikasi
Terletak pada 2/3 lateral dari garis yang menghubungkan trochanter major dan hiatus sacralis.Indikasi untuk sakit pinggang dan punggung, menghilangkan angin dan lembab, serta menghilangkan sumbatan pada meridian dan collateral.
b. Huatojiaji (L3-S1) Manipulasi : Tonifikasi
Terletak pada 0,5 cun dari meridian Du antara processus spinosus. Indikasi untuk gangguan pada ekstremitas dan lokal.
c. Yang Ling Quan(GB.34) Manipulasi : Tonifikasi
Terletak pada cekungan anterior dan inferior caput fibula.Indikasi untuk melunakkan Hati dan Kandung Empedu, sakit dipinggang dan sakit kepala.
d. Wei Zhong (BL.40) Manipulasi : Tonifikasi
Terletak pada pertengahan lipat plopitea diantara biceps femoris dan musculus semitendinosus.Indikasi untuk sakit pinggang dan punggung, merangsang sirkulasi darah, menghilangkan rasa sakit dan meghilangkan panas.
5. Teknik Penusukkan
Pada pemasangan elektostimulator titik BL.40 (+) dengan GB.34 (-), titik HT.7 (+) dengan GB.31 (-), titik Huatuojiaji L3- S1 (+) dengan GB.30 (-), Ex-HN 5 (+) dengan GB.20 (-), LV.3 (+ dan -).GV.20 tidak dilakukan pemasangan kabel stimulator.Pada (-) menunjukan elektroda negatif, (+) menunjukkan elektroda positif.
6. Frekwensi / Jadwal terapi : 2 hari sekali
7. Evaluasi terapi:
No Kunjungan Tanggal Evaluasi
1. Terapi I 10 Desember 2010 Keluhan utama kepala terasa berputar.
Lidah kurus berwarna merah dengan selaput putih tipis. Nadi dalam dan halus. Tekanan darah 160/ 90 mmHg.
2. Terapi II 13 Desember 2010 Keluhan utama kepala sudah tidak terlalu berputar, tetapi bagian bokong sampai paha masih terasa pegel. Lidah berwarna merah kurus dengan selaput putih tipis dan cukup lembab. Nadi teraba dalam dan halus. Tekanan darah turun menjadi 140/90 mmHg.
3. Terapi III 15 Desember 2010 Keluhan utama kepala sudah tidak berputar, tetapi bagian bokong sampai paha masih terasa pegel. Lidah berwarna merah kurus dengan selaput putih tipis dan cukup lembab. Nadi teraba dalam dan halus. Tekanan darah turun menjadi 130/90 mmHg.
4. Terapi IV 17 Desember 2010 Keluhan utama kepala sudah tidak berputar lagi, bagian bokong sampai paha sudah tidak terlalu pegel lagi.
Lidah berwarna merah kurus dengan selaput putih tipis dan cukup lembab.
Nadi teraba dalam dan halus. Tekanan darah naik menjadi 145/90 mmHg.
8. Dasar pertimbangan / Penjelasan penentuan terapi :
Mempercepat penyembuhan pasien dan mengurangi keluhan utama yang dikeluhkan pasien
9. Saran / anjuran untuk pasien :
* Dapat mengontrol emosi
* Melakukan relaksasi dan cukup istirahat
* Mengurangi aktivitas yang berat
* Melakukan diet rendah garam