• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "3. METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

3. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Definisi Konsep

Dalam definisi konsep berikut akan dijelaskan mengenai arti dari judul skripsi ini, yaitu “analisa pasar student apartment di Surabaya”. Dengan memahami definisi konsep dari judul skripsi diharapkan penelitian akan dapat dilakukan dengan lebih terarah.

Definisi Analisa Pasar

Analisa pasar adalah sebuah penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada permintaan dan ketersediaan dari suatu produk. (Carn, 1988)

Definisi Student Apartment

Apartment adalah sebuah bangunan yang memungkinkan sejumlah orang untuk menghuni suatu bangunan yang sama dan menyediakan keamanan, privasi dan kenyamanan bagi penghuninya yang berada dalam suatu lingkungan sosial dalam sebuah bangunan (Powers, 2001). Jadi pengertian student apartment adalah sebuah bangunan yang pembangunannya ditujukan dan direncanakan untuk dihuni bersama oleh sejumlah pelajar dengan menyediakan keamanan, privasi dan kenyamanan bagi setiap para pelajar yang menghuni bangunan tersebut.

Definisi Analisa Pasar Student Apartment

Analisa pasar student apartment adalah sebuah penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada permintaan dan ketersediaan dari suatu student apartment.

(2)

3.2. Definisi Operasional

Agar variabel analisa pasar student apartment dapat diteliti, maka diperlukan beberapa definisi operasional yang dapat mempermudah dan memperjelas definisi konsep yang digunakan. Definisi operasional yang digunakan dijabarkan sebagai berikut :

Variabel dalam analisa pasar student apartment dibagi menjadi 5, yaitu perilaku konsumen, analisa pesaing, potensi konsumen, kekuatan dalam persaingan, dan kunci sukses. Perilaku konsumen meliputi pengaruh psikologi (motivasi, personalitas, gaya hidup), pengaruh sosial (pengaruh individu, pengaruh kelompok, pengaruh keluarga, pengaruh kelas sosial), pengaruh situasi (situasi penggunaan, situasi penempatan, situasi pembelian, antecedent states), pengaruh marketing mix (produk, harga, distribusi, promosi), pengaruh hukum (hak atas tanah, legalitas perjanjian jual-beli atau sewa, perpajakan, hipotek).

Analisa pesaing meliputi karakteristik pesaing, kelebihan dan kekurangan dari pesaing, strategi dari pesaing, objektif / tujuan pesaing. Potensi konsumen meliputi pengertian produk, ketersediaan, kemampuan menggunakan produk tersebut, kemampuan untuk mendapatkan produk tersebut. Kekuatan dalam persaingan meliputi melakukan persiapan akan adanya pesaing baru yang mungkin muncul, melakukan diferensiasi produk, keunggulan dalam modal usaha, meningkatkan kualitas produk. Kunci sukses meliputi teknologi, manufaktur, distribusi, kemampuan organisasi.

3.3. Jenis Penelitian

Jenis penelitian dilakukan dengan menggunakan : 1) Studi kepustakaan

Pengumpulan data atau informasi dilakukan dengan mempelajari berbagai literatur yang diperoleh dari berbagai buku yang berhubungan dengan materi yang diteliti.

(3)

2) Penelitian Lapangan

Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuesioner pada para mahasiswa serta developer student apartment di kota surabaya.

3.4. Lokasi Penelitian

Penelitian dan pembagian kuesioner dilakukan pada mahasisawa (Ubaya dan UK.Petra) dan developer student apartment (Metropolis dan High Point).

3.5. Jadwal Penelitian

Penelitian dan penyusunan laporan dilakukan dari bulan Februari sampai dengan bulan juni 2009.

Kegiatan Jadwal Penelitian

February Maret April Mei Juni

Pembuatan Proposal

Persiapan sidang proposal

Bab.I Pendahuluan

Bab.II Dasar Teori

Bab.III Metodologi Penelitian

Menyusun Kuesioner

Menyebarkan Kuesioner

Bab.IV Analisis dan

Pembahasan

Bab.V Kesimpulan dan Saran

Pembuatan laporan akhir

3.6. Teknik Sampling

Besarnya sampel harus diperhatikan karena jika sampel terlalu besar berarti pemborosan biaya dan tenaga, sedangkan jika sampel terlalu sedikit dapat mengakibatkan besarnya error. Dengan demikian banyaknya sampel yang akan

(4)

digunakan dalam penelitian ini akan dicari menurut rumus berikut (Scheaffer, Richard L, 1986)

) 1

( )

1 (

) 1

(

P P

D N

P P

n N

− +

×

= × (3.1)

D = B²/4

n = Jumlah sampel N = Jumlah Populasi P = Nilai proporsi = 0.5 B = Bound of error

Dari data yang didapat dari website Universitas Surabaya jumlah mahasiswa Ubaya sekitar 12 ribu mahasiswa sedangkan dari BAAK Univeritas Kristen Petra didapatkan jumlah mahasiswa aktif adalah 7,257 mahasiswa.

Dengan menggunakan bound of error sebesar 10%, maka dengan menggunakan rumus diatas maka didapatkan jumlah sampel minimum sebanyak 98.65 (100) responden untuk mahasiswa UK. Petra dan 99.18 (100) untuk responden mahasiswa Ubaya

.

Jumlah sample mahasiswa UK.Petra

65 . ) 98 5 . 0 1 ( 5 . 0 0025 . 0 ) 1 7257 (

) 5 . 0 1 ( 5 . 0

7257 =

− +

×

= ×

n ≈ 100

Jumlah sample mahasiswa Ubaya

18 . ) 99 5 . 0 1 ( 5 . 0 0025 . 0 ) 1 12000 (

) 5 . 0 1 ( 5 . 0

12000 =

− +

×

= ×

n ≈ 100

(5)

3.7. Proses Pembuatan Kuesioner

Kuesioner merupakan instrumen utama pengumpulan data dalam penelitian ini. Isi pertanyaan dalam kuesioner berdasarkan landasan teori yang telah dijelaskan dalam bab II. Pada penelitian ini terdapat 2 jenis kuesioner yaitu :

A. Kuesioner untuk mahasiswa

Pada kuesioner untuk mahasiwa, terbagi menjadi 3 bagian yaitu : 1) Pengantar

Berisi perkenalan dantujuan diadakannya penelitian, kesediaan responden untuk mengisi kuesioner, dan ucapan terima kasih kepada responden.

2) Profil responden

Berisi data data umum mengenai jenis kelamin, jurusan kuliah, pengeluaran untuk tempat tinggal tiap bulannya, asal kota, tempat tinggal sekarang.

3) Isi

Pada kuesioner untuk mahasiwa, responden diminta untuk memberikan penilaian tentang faktor-faktor perilaku konsumen yang mempengaruhi minat dan ketertarikan mereka untuk menghuni student apartment. Jumlah pertanyaan ada 39 nomor. Jawaban untuk pertanyaan ini dinilai dengan skala satu sampai lima. Skala satu untuk jawaban tidak berpengaruh dan skala lima untuk jawaban sangat berpengaruh.

¾ Perilaku Konsumen : a. Pengaruh Psikologi b. Pengaruh Sosial c. Pengaruh Situasi

d. Pengaruh Marketing Mix e. Pengaruh Aspek Hukum

(6)

B. Kuesioner untuk pengembang student apartment

Pada kuesioner untuk pengembang, terbagi menjadi 2 bagian yaitu : 1) Pengantar

Berisi perkenalan dan tujuan diadakannya penelitian, kesediaan responden untuk mengisi kuesioner, dan ucapan terima kasih kepada responden.

2) Isi

Pada kuesioner untuk pengembang, responden diminta untuk memberikan penilaian tentang faktor-faktor perilaku konsumen yang mempengaruhi minat dan ketertarikan mereka untuk menghuni student apartment serta faktor faktor mengenai analisa pesaing, peluang konsumen yang belum membeli, kekuatan dalam persaingan serta kunci sukses. Jumlah pertanyaan ada 55 nomor.

Jawaban untuk pertanyaan ini dinilai dengan skala satu sampai lima. Skala satu untuk jawaban tidak berpengaruh dan skala lima untuk jawaban sangat berpengaruh.

¾ Perilaku Konsumen

¾ Analisa Pesaing

¾ Peluang / potensi konsumen

¾ Kekuatan dalam persaingan

¾ Kunci sukses

3.8. Penyebaran Kuesioner

Kuesioner disebarkan dengan metode simple random sampling. Sampel acak sederhana adalah merupakan sampel kesempatan (probability sampling) sehingga hasilnya dapat dievaluasi secara obyektif. Penyebaran kuesioner pada mahasiswa dilakukan secara satu persatu dengan cara mendatangi mereka pada saat istirahat, berada di perpustakaan, berada di kantin, setelah keluar kelas. Cara ini dilakukan untuk meminimalisi kesalahan dan memberikan waktu yang cukup bagi responden pada saat pengisian kuesioner. Sedangkan kuesioner untuk developer hanya dibagikan kepada pimpinan marketing. Hal ini bertujuan agar

(7)

kuesioner itu dapat mewakili dan merepresentatifkan pendapat dari developer tersebut mengenai pemasaran student apartment.

3.9. Pengolahan dan Analisa Data

Data yang diperoleh dari hasil kuesioner akan dilakukan rekapitulasi dan kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan program Microsoft Excel.

3.9.1 Analisa deskriptif

Analisa deskriptif yang akan digunakan untuk menganalisa data hasil kuesioner , yaitu analisis distribusi frekuensi, mean, dan peringkat. Analisis deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan karakteristik data.

Analisis distribusi frekuensi digunakan untuk menunjukkan presentase jawaban yang diberikan responden berdasarkan nilai pada masing masing faktor.

Pada analisis frekuensi dapat dihitung dengan rumus :

% 100

% = ×

jawaban seluruh

frekuensi total

sama yang

jawaban frekuensi

Frekuensi (3.2)

Analisa mean bertujuan untuk mengetahui tingkat pengaruh dari masing masing faktor yang tercantum dalam kuesioner. Hasil analisis mean merupakan nilai rata-rata dari pendapat responden. Analisis mean dapat dihitung dengan rumus :

n

x = Sx (3.3) Dimana :

x : rata-rata pendapat responden

S : jumlah pendapat responden x

n : banyaknya responden

Analisa peringkat bertujuan untuk mengetahui dan mengurutkan faktor yang paling menentukan (nilai mean terbesar) ke faktor yang paling tidak menentukan (nilai mean terkecil) berdasarkan parameter pengaruh.

(8)

3.9.2 Analisis Inferensial

Analisis inferensial yang digunakan adalah analisis varian (two-way ANOVA). Analisis ini dilakukan untuk membandingkan jawaban dari para responden yaitu dari mahasiswa UK.Petra dan mahasiswa Ubaya terhadap faktor- faktor analisa pasar perilaku konsumen dalam kuesioner. Dengan menggunakan analisis varian maka akan dapat diketahui apakah terdapat perbedaan pengaruh antara faktor yang satu dengan faktor yang lainnya dan apakah terdapat perbedaan pendapat antara mahasiswa UK. Petra dan mahasiswa Ubaya terhadap faktor faktor analisa pasar perilaku konsumen. Hipotesis analisis pada penelitian ini adalah :

H0 : Sama / equal (tidak terdapat perbedaan pengaruh antara faktor) H1 : Berbeda / difference (terdapat perbedaan pengaruh antara faktor) H0 ditolak dan H1 diterima jika F-Ratio > Fα (5%)

Level signifikan ditentukan 5%, artinya dari data yang diolah diharapkan memiliki ketepatan 95% dan kemungkinan kesalahan 5%. Rumus-rumus yang digunakan dalam two-way ANOVA :

Tabel 3.1. Contoh Observasi Faktor Mahasiswa

Mean Petra Ubaya

1 Y11 Y12 Y1•

2 Y21 Y22 Y2•

3 Y31 Y32 Y3•

Mean Y• 1 Y• 2 Y• •

Tabel 3.2. Rumus ANOVA

Source Sum of Square DF Mean Square F-Ratio Faktor SSF (b-1) MSF = SSF / ((b-1) F = MSF / MSR Mahasiswa SSM (k-1) MSM = SSM / (k-1) F = MSM / MSR

Residual SSR (b-1)(k-1) MSR = SSR / (b-1)(k-1)

(9)

• SSF =

=

b

i

Y Yi k

1

)2

( (3.4)

• SSM =

=

k

j

Y j Y k

1

)2

( (3.5)

• SSR =

∑ ∑

=

=

k

j b

i

Y j Y Yi Yij

1

2 1

)

( (3.6)

Dimana :

SSF : Sum of Square Faktor SSM : Sum of Square Mahasiswa SSR : Sum of Square Residual

3.10. Pengambilan Kesimpulan dan Saran

Dari data data yang telah dianalisa, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan tentang faktor - faktor pasar yang dapat mempengaruhi konsumen dalam memilih student apartment dan faktor - faktor apa saja yang dipertimbangkan oleh pengembang.

3.11. Kerangka Kerja Penelitian

Supaya suatu penelitian dapat berhasil dengan baik dan memuaskan, maka diperlukan sistematika dalam melakukan penelitian dan penyusunan laporan.

Kedua hal tersebut harus saling berkesinambungan dan tersusun dengan rapi.

Oleh karena itu perlu dibuat suatu kerangka kerja penelitian yang membahas dari pertama penelitian itu dilakukan (pengajuan judul, proposal, penyusunan, penyebaran, dan pengumpulan kuesioner), pengolahan dan menganalisis data yang diperoleh, membuat kesimpulan yang diperlukan hingga penyusunan laporan penelitian (Dapat dilihat pada halaman selanjutnya).

(10)

JUDUL

Analisa Pasar Student Apartment di Surabaya

LATAR BELAKANG MASALAH

Dilakukan studi tentang analisa pasar student apartment di Surabaya agar dapat memberi masukan bagi perusahaan pengembang dalam merencanakan investasinya.

PERUMUSAN MASALAH

Bagaimana menganalisis student apartment di Surabaya ?

TUJUAN PENELITIAN Penelitian ini bertujuan untuk :

1. Mengetahui faktor-faktor analisa pasar yang berpengaruh bagi mahasiswa (Ubaya dan UK.Petra) dalam memilih student apartment sebagai hunian.

2. Membandingkan apakah terdapat perbedaan faktor – faktor analisa pasar yang mempengaruhi mahasiswa Ubaya dan UK.Petra dalam memilih student apartment sebagai hunian.

3. Membandingkan faktor-faktor analisa pasar yang berpengaruh antara developer student apartment dan mahasiswa.

TINJAUAN TEORI Akan dibahas pada kerangka berikutnya

METODOLOGI PENELITIAN :

Jenis Penelitian : studi Kepustakaan dan penelitian di lapangan

Lokasi Penelitian : Penelitian dilakukan pada mahasiswa Ubaya dan UK.Petra serta pengembang student apartment yaitu Metropolis dan High Point

Teknik Sampling : Simple Random Sampling

Teknik Analisis Data : analisis deskriptif (frekuensi, mean, peringkat) dan analisis Varian (ANOVA)

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Informasi Umum Objek Penelitian

2. Faktor Analisa Pasar Student Apartment Untuk Mahasiswa Ubaya dan UK.Petra.

3. Faktor Analisa Pasar Student Apartment Untuk Mahasiswa (Keseluruhan)

4. Faktor Analisa Pasar Student Apartment Untuk Mahasiswa dan Developer (Metropolis dan High Point) 5. Diskusi

KESIMPULAN DAN SARAN

Gambar 3.1. Kerangka Kerja Penenelitian

(11)

3.12. Kerangka Tinjauan Teori

Gambar 3.2. Kerangka Tinjauan Teori

(12)

Gambar 3.3. Kerangka Tinjauan Teori (lanjutan)

Gambar

Tabel 3.2. Rumus ANOVA
Gambar 3.1. Kerangka Kerja Penenelitian
Gambar 3.2. Kerangka Tinjauan Teori

Referensi

Dokumen terkait

KESATU : Menetapkan Petunjuk Teknis Pemberian Penghargaan dan Pemberian Hukuman Disiplin Bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya

Semua bayi baru lahir di fasilitas kesehatan harus segera mendapatkan tanda pengenal berupa gelang yang dikenakan pada bayi dan ibunya untuk menghindari tertukarnya bayi,

mikroba pada beberapa jenis antibiotika yang berbeda–beda dapat diakibatkan oleh penggunaan pada suatu jenis antibiotika dalam upaya pengobatan dan pencegahan penyakit yang

Paling tidak terdapat tiga macam bentuk pengendalian konflik, yakni : 1) Konsiliasi, iaitu pengendalian konflik yang dilakukan dengan melalui lembaga-lembaga tertentu

Data primer merupakan data yang didapat dari sumber pertama baik dari induvidu atau perseorangan, Data primer yang digunakan dalam penilitan ini yaitu hasil penyebaran

Margono (1997:158) observasi diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Pengamatan dan

Manajemen merupakan faktor produksi tidak langsung (intangible)  aktivitas keahlian pengorganisasian, pengoperasian dari ketiga faktor produksi yang lain (tanah, tenaga kerja,

Beberapa variabel yang diduga mempengaruhi konsumsi ikan pada konsumen muda adalah konsumsi ikan di masa kanak-kanak, sikap, kesadaran kesehatan, tekanan sosial,