• Tidak ada hasil yang ditemukan

DASAR HUKUM KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA DALAM PENGANGKATAN ANAK ( ADOPSI ) SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DASAR HUKUM KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA DALAM PENGANGKATAN ANAK ( ADOPSI ) SKRIPSI"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

DASAR HUKUM KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA DALAM PENGANGKATAN ANAK ( ADOPSI )

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi dan melengkapi tugas Dalam menyelesaikan jenjang Strata I (S1)

Ilmu Hukum dengan kekhususan HUKUM PERDATA

Disusun oleh :

SHO’IMATUN NISHFAH NIM. 2017-20-073

FAKULTAS HUKUM

(2)

ii

HALAMAN PENGESAHAN

DASAR HUKUM KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA DALAM PENGANGKATAN ANAK (ADOPSI)

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi dan melengkapi tugas Dalam menyelesaikan Sarjana Strata Satu ( SI )

Ilmu Hukum Dengan Kekhususan HUKUM PERDATA

Disusun Oleh : SHO’IMATUN NISHFAH

NIM. 2017-20-073

Kudus, 2 September 2021 Disetujui :

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. SUKRESNO, S.H, M.Hum WAHYU EDY AMRULLOH, S.H, M.Hum

Mengetahui

Dekan Fakultas Hukum UMK

Dr. HIDAYATULLOH, S.H, M.Hum

(3)

iii

PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Sho’imatun Nishfah

Nim : 2017-20-073

Alamat : Alasdowo Rt. 04 Rw. 02 Dukuhseti Pati

Judul skrpisi : “Dasar Hukum Kewenangan Pengadilan Agama Dalam Pengangkatan Anak (Adopsi)”.

Dengan ini menyatakan bahwa :

1. Skripsi ini adalah murni gagasan, rumusan, dan penelitian saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan Dosen Pembimbing.

2. Dalam skripsi ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis atau dipublikasikan orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas dicantumkan sebagai acuan dalam naskah dengan disebutkan sumber aslinya dan dicantumkan dalam daftar pustaka.

3. Pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila di kemudian hari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang telah diperoleh karena skripsi ini, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di Universitas Muria Kudus.

Kudus, 2 September 2021

Yang membuat pernyataan

Sho’imatun Nishfah

(4)

iv

HALAMAN PERSEMBAHAN

MOTTO :

 “Kebiasaan adalah kualitas jiwa”.

( Ibnu Khaldun ) Kebiasaan yang dilakukan orang sukses itu diawali dengan kebiasaan sederhana seperti membiasakan hidup baik. Kebiasaan baik itu kunci kesuksesan. Yakinkan dirimu bahwa kebiasaan yang baik akan membawa kita kepada kebaikan.

 “Bekerja keras dan bersikap baiklah, hal luar biasa akan terjadi”.

( Conan O’brien ) Menjalani hidup yang luar biasa itu dengan menjadi pribadi yang baik dan bekerja keras.

Kupersembahkan untuk : 1. Orang tuaku terkasih 2. Suamiku tercinta 3. Anakku tersayang 4. Adik-adik terbaikku 5. Sahabat-sahabat terbaikku 6. Almamater kebanggaanku

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang mana telah melimpahkan rahmat beserta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “DASAR HUKUM KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA DALAM PENGANGKATAN ANAK ( ADOPSI )“.

Adapun maksud dan tujuan dari Penulis adalah untuk melengkapi tugas dan memenuhi persyaratan guna menyelesaikan Studi Program Strata 1 (S1) Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus.

Pada penelitian dan penulisan skripsi ini, Penulis mengalami banyak sekali hambatan, namun berkat bantuan, dorongan, semangat dan bimbingan dari berbagai pihak, penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan baik.

Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada :

1. Prof. Dr. Ir. Darsono MSi selaku Rektor Universitas Muria Kudus.

2. Bapak Dr. HIDAYATULLOH, S.H, M.Hum selaku Dekan Fakultas Hukum yang saya hormati.

3. Bapak Dr. SUKRESNO, S.H, M.Hum selaku Dosen pembimbing I, yang membimbing dalam penulisan skripsi ini dari persiapan hingga akhir penulisan.

4. Bapak WAHYU EDY AMRULLOH, S.H, M.H selaku Dosen pembimbing II, yang membimbing Penulis dalam proses penyelesaian penulisan skripsi ini hingga tersusun dengan baik dan skripsi ini dapat diselesaikan oleh Penulis.

(6)

vi

3. Ibu SUCININGTYAS, S.H, M.Hum selaku Dosen wali penulis, yang tiada hentinya memberikan suport semangat bagi penulis hingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini.

4. Ibu AZIZAH DWI HARTANI, S.H.I., M.H selaku Hakim Pengadilan Agama Kudus, yang telah sudi memberikan informasi data yang penulis sangat butuhkan untuk bahan dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini.

5. Para Pemohon permohonan pengangkatan anak di Pengadilan Agama Kudus Bp. AHMAD RIDHO beserta Ibu LAILA SYIFA dan Bp. BUDI WIJAYA beserta Ibu ERNI UZLIFA.

6. Suami tercinta, Anak tersayang, Orang tua terkasih, Adik-adik dan sahabat terbaik yang telah memberikan Do’a restu, dukungan dan semangat yang luar biasa sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini penuh dengan semangat.

Penulis beranggapan bahwa skripsi ini merupakan karya terbaik yang dapat Penulis persembahkan, namun Penulis menyadari tidak tertutup kemungkinan terdapat kekurangan-kekurangan di dalamnya, maka dari itu kritik dan saran yang membangun akan Penulis terima dengan senang hati. Akhir kata, semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi Penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.

Kudus, 2 September 2021 Penulis,

Sho’imatun Nishfah

(7)

vii

ABSTRAK SKRIPSI

Skripsi yang berjudul “DASAR HUKUM KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA DALAM PENGANGKATAN ANAK ( ADOPSI ) ”ini bertujuan untuk mengetahui perspektif Hukum Islam terhadap pengangkatan anak atau adopsi dan Dasar Hukum kewenanagan Pengadilan Agama dalam penetapan pengangkatan anak.

Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yang dalam teknik pengumpulan data penulis menggunakan data sekunder sebagai data utama dan data primer sebagai data tambahan . Dalam penelitian ini penulis melakukan wawancara langsung terhadap narasumber yang terkait dengan pelaksanaan pengangkatan anak di Pengadilan Agama dan melakukan pendekatan terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 dan perubahan keduanya yakni Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Peradilan Agama, Kompilasi Hukum Islam dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak. Setelah data diperoleh, maka disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisa secara kualitatif, sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas dan selanjutnya disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah.

Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa perspektif Hukum Islam terhadap pengangkatan anak atau adopsi ialah, bahwa pengangkatan anak adalah boleh dan sah selama pengangkatan anak dilakukan tidak untuk memutuskan hubungan darah atau nasab antara anak angkat dan orangtua kandungnya dan Pengangkatan anak harus dilakukan dengan tujuan untuk kepentingan terbaik bagi anak dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan bagi anak, yang tentunya didorong dengan motivasi hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Dasar Hukum kewenangan Pengadilan Agama dalam penetapan pengangkatan anak bagi Masyarakat Muslim adalah Pasal 49 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama, yang mana secara eksplisit disebutkan dalam Pasal 49 huruf a angka 20 ndang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 yang berbunyi: Penetapan asal-usul seorang anak dan penetapan pengangkatan anak berdasarkan Hukum Islam, dan Kompilasi Hukum Islam pada pasal 171 huruf h jo pasal 209.

Meskipun Pengadilan Agama telah mempunyai kewenangan untuk mengadili perkara permohonan pengangkatan anak terhadap Pemohon Muslim, namun dalam praktik yang terjadi di lapangan tak sedikit pula Pengadilan Negeri menerima permohonan pengangkatan anak yang beragama Islam. Sedangkan seperti yang telah diketahui keduanya pastilah mempunyai akibat hukum yang berbeda, misalnya mengenai waris dan wasiat wajibah.

Kata Kunci: Dasar Hukum, Kewenangan Pengadilan Agama, Pengangkatan Anak.

(8)

viii DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME ... iii

HALAMAN PERSEMBAHAN... iv

KATA PENGANTAR ... v

ABSTRAK SKRIPSI ... vii

DAFTAR ISI ... viii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar belakang ... 1

B. Perumusan Masalah ... 5

C. Tujuan Penelitian ... 5

D. Kegunaan Penelitian ... 6

E. Sistematika Penulisan ... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8

A. Pengangkatan Anak ... 8

1. Pengertian Pengangkatan Anak ... 8

2. Macam-macam Pengangkatan Anak ... 13

1) Pengangkatan Anak Menurut Hukum Adat ... 13

2) Pengangkatan Anak Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 54 - Tahun 2007 ... 17

(9)

ix

3) Pengangkatan Anak Menurut Hukum Islam ... 20

3. Alasan dan Tujuan Pengangkatan Anak... 21

4. Tata cara Pengangkatan Anak ... 22

B. Dasar Hukum Pengangkatan Anak ... 25

BAB III METODE PENELITIAN... 28

A. Metode Pendekatan ... 30

B. Spesifikasi Penelitian ... 30

C. Metode Penentuan Sampel ... 31

D. Metode Pengumpulan Data ... 32

E. Metode Pengolahan dan Penyajian Data... 34

F. Metode Analisis Data ... 35

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 36

A. Perspektif Hukum Islam Terhadap Pengangkatan Anak (Adopsi) .... 36

B. Dasar Hukum Kewenangan Pengadilan Agama dalam Penetapan PengangkatanAnak ... 51

BAB V PENUTUP ... 73

A. Kesimpulan ... 73

B. Saran ... 74

DAFTAR PUSTAKA ... 76

LAMPIRAN

Referensi

Dokumen terkait

Muhamadiyah Surakarta, 2013, xx + 231 halaman. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan pelaksanaan adopsi anak melalui Pengadilan Agama Karanganyar, meliputi

Surakarta, 2013, xx + 231 halaman. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan pelaksanaan adopsi anak melalui Pengadilan Agama Karanganyar, meliputi persyaratan, prosedur

Proses pengangkatan anak tersebut dilakukan melalui Pengadilan Agama setempat bagi warga negara yang beragama Islam yang meliputi: Permohonan dimaksud diajukan

Proses pengangkatan anak tersebut dilakukan melalui Pengadilan Agama setempat bagi warga negara yang beragama Islam yang meliputi: Permohonan dimaksud diajukan

Proses pengangkatan anak tersebut dilakukan melalui Pengadilan Agama setempat bagi warga negara yang beragama Islam yang meliputi: Permohonan dimaksud diajukan

anak berdasarkan hukum Islam, maka Pengadilan Negeri tidak lagi.. berwenang untuk mengadili permohonan pengangkatan anak

PANDANGAN HAKIM PENGADILAN AGAMA LAMONGAN DALAM MEMUTUS PERKARA PENGANGKATAN ANAK YANG TIDAK DIKETAHUI ORANG TUA KANDUNGNYA Maka pembimbing menyatakan bahwa skripsi tersebut

Praktik pengangkatan anak yang dilakukan melalui Pengadilan tersebut, telah berkembang baik di lingkungan Pengadilan Negeri maupun dalam lingkungan Pengadilan Agama bagi mereka yang