• Tidak ada hasil yang ditemukan

WISATA KULINER Atribut Baru Destinasi Ubud

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "WISATA KULINER Atribut Baru Destinasi Ubud"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

[email protected] Bekerja sama dengan

WISATA KULINER

Atribut Baru Destinasi Ubud

Wisata Kuliner Atribut Baru Destinasi Ubud

Popularitas Ubud sebagai destinasi wisata kuliner adalah hasil perjalanan panjang yang tidak bisa dilepaskan dari branding-nya sebagai destinasi wisata budaya sejak 1930- an. Kunjungan wisatawan ke Ubud membuka peluang bagi warga untuk mengangkat kuliner lokal seperti nasi ayam dan babi guling.

Menu ini mula-mula memikat warga lokal, turis domestik, pemandu wisata dan sopir travel, mulai 1990-an juga menarik selera turis mancanegara.

Selebritis TV dunia seperti Anthony Bourdain, Rick Stein, dan Bobby Chins datang ke Ubud mempromosikan kuliner Bali di acara-acara TV mereka yang ditonton warga dunia. Karena dikenal sebagai global gastronomic rock stars, pujian mereka tentang kelezatan masakan Bali pasti didengar dunia.

Buku ini membahas munculnya atribut baru Ubud sebagai destinasi wisata kuliner, keunikannya, wisata kuliner dalam dunia digital, serta hubungan antara atribut baru dengan branding Ubud sebagai destinasi wisata budaya.

Putu Diah Sastri PitanatriI Nyoman Darma Putra WISATA KULINER Artribut Baru Destinasi Ubud

Putu Diah Sastri Pitanatri I Nyoman Darma Putra

[email protected] Bekerja sama dengan

WISATA KULINER

Atribut Baru Destinasi Ubud

Wisata Kuliner Atribut Baru Destinasi Ubud

Popularitas Ubud sebagai destinasi wisata kuliner adalah hasil perjalanan panjang yang tidak bisa dilepaskan dari branding-nya sebagai destinasi wisata budaya sejak 1930- an. Kunjungan wisatawan ke Ubud membuka peluang bagi warga untuk mengangkat kuliner lokal seperti nasi ayam dan babi guling.

Menu ini mula-mula memikat warga lokal, turis domestik, pemandu wisata dan sopir travel, mulai 1990-an juga menarik selera turis mancanegara.

Selebritis TV dunia seperti Anthony Bourdain, Rick Stein, dan Bobby Chins datang ke Ubud mempromosikan kuliner Bali di acara-acara TV mereka yang ditonton warga dunia. Karena dikenal sebagai global gastronomic rock stars, pujian mereka tentang kelezatan masakan Bali pasti didengar dunia.

Buku ini membahas munculnya atribut baru Ubud sebagai destinasi wisata kuliner, keunikannya, wisata kuliner dalam dunia digital, serta hubungan antara atribut baru dengan branding Ubud sebagai destinasi wisata budaya.

Putu Diah Sastri PitanatriI Nyoman Darma Putra WISATA KULINER Artribut Baru Destinasi Ubud

Putu Diah Sastri Pitanatri I Nyoman Darma Putra

[email protected] Bekerja sama dengan

WISATA KULINER

Atribut Baru Destinasi Ubud

Wisata Kuliner Atribut Baru Destinasi Ubud

Popularitas Ubud sebagai destinasi wisata kuliner adalah hasil perjalanan panjang yang tidak bisa dilepaskan dari branding-nya sebagai destinasi wisata budaya sejak 1930- an. Kunjungan wisatawan ke Ubud membuka peluang bagi warga untuk mengangkat kuliner lokal seperti nasi ayam dan babi guling.

Menu ini mula-mula memikat warga lokal, turis domestik, pemandu wisata dan sopir travel, mulai 1990-an juga menarik selera turis mancanegara.

Selebritis TV dunia seperti Anthony Bourdain, Rick Stein, dan Bobby Chins datang ke Ubud mempromosikan kuliner Bali di acara-acara TV mereka yang ditonton warga dunia. Karena dikenal sebagai global gastronomic rock stars, pujian mereka tentang kelezatan masakan Bali pasti didengar dunia.

Buku ini membahas munculnya atribut baru Ubud sebagai destinasi wisata kuliner, keunikannya, wisata kuliner dalam dunia digital, serta hubungan antara atribut baru dengan branding Ubud sebagai destinasi wisata budaya.

Putu Diah Sastri PitanatriI Nyoman Darma Putra WISATA KULINER Artribut Baru Destinasi Ubud

Putu Diah Sastri Pitanatri I Nyoman Darma Putra

(2)

WISATA KULINER

Atribut Baru Destinasi Ubud

(3)

Gambar 0.1. Seorang wisatawan asing membeli nasi campur di Pasar Ubud. Foto: Penulis.

(4)

Putu Diah Sastri Pitanatri I Nyoman Darma Putra

Bekerja sama dengan

Program Studi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana

Denpasar, 2016

WISATA KULINER

Atribut Baru Destinasi Ubud

(5)

Putu Diah Sastri Pitanatri & I Nyoman Darma Putra WISATA KULINER

Atribut Baru Destinasi Ubud 167 halaman, 23 x 15,5 cm ISBN 978-602-14736-4-1

Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini dengan cara apapun, baik secara elektronik maupun mekanik, termasuk dengan cara penggunaan mesin fotokopi, merekam, atau dengan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin dari penulis.

© Putu Diah Sastri Pitanatri &

I Nyoman Darma Putra, 2016

Penulis:

Putu Diah Sastri Pitanatri I Nyoman Darma Putra Foto:

Dokumentasi Penulis Desain Sampul:

Epistula Communications Bali Tataletak:

Ema Sukarelawanto Penerbit:

JagatPress

Jl. Nuansa Kori Barat III/11 Denpasar, Bali 80116

Telp 0361 9072124, 427406 E-mail: [email protected] Bekerja sama dengan

Program Studi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana

(6)

Daftar Isi

Sambutan Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana

Kata Pengatar

1 Lahirnya Atribut Wisata Kuliner

1.1 Perkembangan Pariwisata Budaya di Ubud

1.2 Perkembangan Fasilitas Pariwisata Ubud Dewasa Ini 1.3 Daya Tarik Baru Destinasi Ubud

1.4 Atribut Baru Wisata Kuliner 2 Kisah Empat Srikandi Kuliner Ubud

2.1 Ibu Mangku dan Popularitas Nasi Ayam Khas Kedewatan 2.2 Bu Oka Dua Dekade Perkenalkan Babi Guling

2.3 Agung Sueni, Perintis Bebek Bengil

2.4 Wayan Puspawati, Perkenalkan Paon Bali Cooking Class 3 Faktor Pendukung Perkembangan Kuliner di Ubud

3.1 Faktor Pendukung Perkembangan Kuliner Bali di Ubud 3.1.1 Faktor Internal

3.1.2 Faktor Eksternal

3.2 Cooking Class sebagai Elemen Experience Wisata Kuliner 3.3 Kegigihan Srikandi Kuliner di Ubud

4 Wisata Kuliner dan Wisata Budaya di Ubud 4.1 Wisata Kuliner dan Pariwisata Berkelanjutan

4.1.1 Manfaat Ekonomi 4.1.2 Manfaat Sosial Budaya 4.1.3 Manfaat Lingkungan

4.2 Kuliner Perkuat Citra Wisata Budaya 5 Kuliner Bali di Ubud Goes Digital

5.1 Kuliner Bali dan Dunia Digital

5.2 Peran Media Sosial dan Generasi Millennial Daftar Isi

57

9 1516 2227 32 4142 4353 58 6768 6878 8488

9595 10396 108112

119121 128

(7)

135 135139 146150

153162 167

Daftar Ilustrasi

Gambar

0.1 Seorang wisatawan asing membeli nasi campur di Pasar Ubud 0.2 Nasi campur menu ayam khas Kedewatan

1.1 Representasi Ubud sebagai destinasi kuliner

1.2 Arsitektur Bali menyajikan suasana khas untuk menikmati kuliner lokal

2.1 Penyajian Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku dan menu yang ditawarkan

2.2 Usaha Ibu Mangku dalam mengembangkan kuliner Bali 2.3 Penyajian Babi Guling Bu Oka dan menu yang ditawarkan 2.4 Usaha Bu Oka dalam mengembangkan kuliner Bali 2.5 Usaha Agung Sueni dalam mengembangkan kuliner Bali 2.6 Tampilan penyajian crispy duck ala Bebek Bengil

2.7 Usaha Puspawati dalam mengembangkan kuliner Bali 2.8 Kegiatan wisatawan mengikuti sesi Cooking Class di Paon Bali 2.9 Kliping Sunshine Coast edisi 30 Mei 2010

2.10 Mengolah makanan bersama, sebuah tradisi masyakat Bali 2.11 Wanita Bali menjual makanan di pasar tradisional

2.12 Nasi campur ayam khas Kedewatan dan segelas es jeruk 3.1 Faktor internal dan eksternal pendukung destinasi kuliner Ubud 6 Penutup

Resiprokalitas Wisata Kuliner dan Wisata Budaya 6.1 Relasi Resiprokal

6.2 Sumber Branding dan Pengalaman Baru 6.3 Penciptaan Tradisi Kuliner Bali di Ubud 6.4 Kuliner Ubud dan Beberapa Kendala Daftar Pustaka

Indeks

Tentang Penulis

142 3740

43 4649 5155 5759 6163 6565 6669

(8)

3.2 Promosi kuliner Bali di media sosial Instagram @deliciousbali 3.3 Peringkat cooking class di TripAdvisor

3.4 Nasi campur yang bisa dinikmati di alam persawahan di Ubud 3.5 Suasana cafe yang memanfaatkan pemandangan alam sebagai pembangkit selera di kawasan wisata Ubud

4.1 Manfaat pengembangan kuliner terhadap Three Elements of Sustainability

4.2 Aktivitas “nguling” di rumah Bu Oka

4.3 Aktivitas memasak masakan tradisional Bali oleh para turis di Paon Bali

4.4 Antusiasme wisatawan saat diperkenalkan dan dijelaskan mengenai ragam kebase Bali

4.5 Nasi campur Bali dengan sup, sate, dan sayur segar 5.1 Food blogger internasional di Ubud, memotret makanan sebelum makan

5.2 Warung kuliner lokal di Ubud di media global, promosi gratis 5.3 Warung Bebek Bengil dalam media online, promosi kuliner dan destinasi Ubud

5.4 Faktor pendukung kuliner Bali di Ubud

5.5 Nasi ayam Kedewatan dan Bebek Bengil Ubud dalam aplikasi Gojek

5.6 Dua kuliner lokal Bebek Bengil dan Babi Guling Ibu Oka dalam aplikasi Gojek

5.7 Warung Bu Mangku di laman TripAdvisor

5.8 Nasi campur Bali dengan sate dengan saos kacang, sayur urap, dan aneka sambal termasuk sambal matah

6.1 Wisatawan cycling di sebuah perdesaan Bali sambil memotret wanita Bali menjunjung sesajen ke pura

6.2 Dapur Bali tradisional menggunakan kayu bakar dan alat memasak gerabah

Tabel

1.1 Perkembangan jumlah akomodasi di Ubud dan Gianyar 1.2 Hotel yang dibuka tahun 2016-2018

4.1 Manfaat ekonomi pengembangan kuliner lokal di Ubud 5.1 Inovasi promosi yang memperkuat branding kuliner lokal di Ubud

8185 9394

97 10999

113 118121

122123

125127

129 133134

140 152

2425 13199

(9)

K

ami menyambut baik atas terbitnya buku ini yang semula merupakan tesis Putu Diah Sastri Pitanatri, mahasiswa Program Studi Magister Kajian Pariwisata, Pascasarjana Universitas Udayana, angkatan 2014. Sudah sepantasnya tesis yang baik dikembangkan untuk diterbitkan menjadi buku sehingga isinya bisa dinikmati khalayak luas.

Lebih dari itu, jika penerbitan tesis bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, maka kontribusi lembaga pendidikan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan akan mulia adanya. Artinya, civitas akademika tidak saja bisa menggunakan ilmu yang berkembang tetapi juga ikut mengembangkan ilmu yang mereka gunakan.

Program Studi (Prodi) Magister Kajian Pariwisata sudah memulai langkah kecil dalam membangun tradisi menerbitkan hasil penelitian mahasiswa dan dosen ke dalam buku. Tahun 2015, Prodi Magister Kajian Pariwisata menerbitkan dua buku, yaitu buku Pariwisata Berbasis Masyarakat Model Bali (2015) dan buku Recent Developments in Bali Tourism: Culture, Heritage, and Landscape in an Open Fortress (2015).

Buku Pariwisata Berbasis Masyarakat Model Bali yang diisunting oleh I Nyoman Darma Putra berisi kumpulan artikel hasil penelitian mahasiswa dan dosen Universitas Udayana mengenai pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) di Bali. Buku ini mendapat sambutan luas,

Sambutan

Ketua Program Studi Magister Kajian Pariwisata

Universitas Udayana

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan metode reasuransi secara kontrak (treaty) adalah perjanjian antara pihak penanggung pertama dan para penaggung lain atau para penanggung ulang professional yang

kegiatan yang diperbolehkan meliputi kegiatan pemantapan Kawasan Perkotaan Gianyar sebagai perkotaan di sekitar kawasan perkotaan inti dari PKN Kawasan Perkotaan

Kelengkapan sarana prasarana sangat penting dalam menunjang suatu kegiatan,suatu kegiatan akan berjalan dengan baik apabila terdapat sarana prasarana yang mendukungnya. Pasar

Scene vilinskog svijeta je dodatno naglasio uključivanjem HMI reflektora postavljenih na bočne strane, a posebno zanimljivu i privlačnu sliku predstavljala je pojava

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat, rahmat, kuasa, dan penyertaan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul “EVALUASI

Dari hasil data yang telah diolah dalam penelitian ini kemudian dilakukan perhitungan rata-rata jumlah item obat per lembar resep, persentase peresepan obat dengan nama

Mengacu kepada keseluruhan paparan di atas, maka dari itu penulis tertarik menulis dan mengkaji lebih dalam mengenai pelaksanaan sistem penggajian yang berpengaruh terhadap

Mitigasi yang disarankan pada tahap ini adalah pekerja memiliki kompetensi yang baik, mengetahui bahaya bahan yang digunakan, serta menggunakan APD yang sesuai