Analisis Implementasi Kebijakan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 17 Tahun 2011 Tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir Dan Anak Balita Di Kota Banda Aceh Tahun 2015
Teks penuh
Dokumen terkait
Salah satu upaya Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menurunkan kasus kematian Ibu dan Bayi diantaranya adalah dengan membuat satu kebijakan melalui Peraturan Daerah yaitu Qanun
Penelitian ini dilakukan di Kota Banda Aceh yaitu dibeberapa instansi pemerintah dan swasta serta masyarakat seperti Pemerintah Kota Banda Aceh, Dewan Perwakilan Rakyat Kota
Pemerintah Kota Banda Aceh telah menerbitkan peraturan daerah atau qanun nomor 17 tahun 2011 Tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak Balita (KIBBLA) yang bertujuan
Dampak kurangnya Hemoglobin Ibu Hamil yaitu Abortus, Persalinan yang lama, Perdarahan Pasca Melahirkan, Kelahiran Prematur di bawah 37 minggu, BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah)
Pelayanan kesehatan ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir di masa pandemi COVID-19 diselenggarakan dengan mempertimbangkan pencegahan penularan virus corona baik
(1) Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Fisiologis sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 ayat (4) huruf a meliputi Pelayanan Kehamilan, Pelayanan Persalinan
Tenaga Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir, Bayi, anak balita dan Anak adalah setiap tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dalam pelayanan kesehatan ibu, bayi baru
3 Tenaga kesehatan dan/atau tenaga nonkesehatan dalam melaksanakan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi,