Huda Muksin 051110010 Muhammad Zain 051110010 Ilham Akbar 05111001079
ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN PUPUK BERSUBSIDI TERHADAP TINGGAT PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN MARTAPURA
Latar belakang
Peranan pupuk di akui sangat penting dalam usaha peningkatan produksi pertanian. Hal ini di dorong oleh di gunakannya varietas unggul yang mempunyai respon tinggi terhadap pemupukan, lahan lahan pertanian yang umumnya telah menurun atau rendah tingkat kesuburannya, pengetahuan petani tentang teknologi budidaya telah meningkat dan sistem berusahatani yang telah mulai membaik.
Pada dasarnya kegiatan pemupukan ialah penyeimbangan ketersedian unsru unsrur hara di dalam tanah yang di perlukan oleh tanaman sehingga tumbuh dengan subur dan berkembangan dan berproduksi baik. Pada halnya kegiatan pemupukan yaitu penambahan unsur hara ke dalam tanah agar keseimbangan tetap terjaga dalam unsur hara.
Hal ini di dukung juga letak negara kita yang strategis dan memiliki tanah yang subur karna indonesia sebagai negara pertanian. Negara indonesia merupakan negara yang secara letak sangat strategis dalam kegiatan bercocok tanam. Kegiatan bercocok tanam tentunya mememerlukan pupuk yang biasanya berhubungan dengan sektor tanaman pangan dan sektor tanaman perkebunan. sektor tanaman pangan utama adalah beras, jagung, gandum, kacang kedelai, kentang, dan cabai yang biasanya di tanam selama musim kemarau setelah padi di panen. Sedangkan pada sektor perkebunan terdiri dari sawit, karet, kopi, teh, coklat dan tebu.
Kecamatan Martapura merupakan bagian dari Kabupaten Ogan Kombring Ulu Timur di mana terletak di dekat perbatasan antara provinsi Sumatra Selatan dan Lampung. Di lihat dari terbentuknya kabupaten ini yang merupakan pemekaran dari Ogan Kombring Ulu induk sehingga menjadi kabupaten yang baru berkembang maka Martapura dalam hal ini terus berbenah diri dalam membangun kesejahteraan untuk masyarakat karna merupakan pusat pemerintahannya.
Oleh sebab itu pemerintahan OKUT terutama Martapura membina petani untuk menggunakan Pupuk bersubsidi dengan melalui program penyuluhan dari dinas pertanian serta beberapa penyuluhan untuk memberikan penjelasan pentingnya pengunakan pupuk organik selain baik untuk tanaman serta harganya relatif murah.
Maka dengan adanya pupuk bersubsidi maka biaya yang di keluarkan dalam kegiatan berproduksi akan lebih murah. Sehingga dalam sekali berproduksi biaya yang di keluarkan akan lebih ringan dengan adanya bantuan pupuk bersubsidi. Dalam hal ini biaya pengeluaran dan biaya pemasukan akan terlihat jelas dalam sekali produksi.
Masalah
Masalah yang terjadi di kecamatan Martapura yaitu
1. Bagaimana mengetahui perkembangan pengunaan pupuk organik bersubsidi ? 2. Apakah sudah tepat sasaran dalam pengunaan pupuk bersubsidi terhadap petani ? 3. Apakah pengunaan pupuk bersubsidi menimbulkan kekhawatiran terhadap hasil
produksi ?
4. Bagaimana dampak pengunaan pupuk bersubsidi terhadap tingkat pendapatan petani ? Tujuan
1. Untuk menganalisis penggunaan pupuk bersubsidi terhadap tingkat pendapatan petani di Kecamatan Martapura.
2. Untuk menganalisis volume pupuk dalam sekali produksi.
3. Untuk menganalisis keuntungan yang di terima petani dalam penggunaan pupuk bersubsidi.