• Tidak ada hasil yang ditemukan

Renstra--Bab V_RencProg

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Renstra--Bab V_RencProg"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

INDIKASI PROGRAM-PROGRAM BAPERMAS PEREMPUAN & KB

PADA MASA YANG AKAN DATANG

Pada bagian ini akan dijabarkan indikasi program substantif yang bersifat lintas

bidang di Bapermasper KB Kota Semarang. Perumusan indikasi program ini didasarkan pada

hasil analisis yang telah dilakukan pada sebelumnya dengan didukung oleh peraturan

perundang-undangan, kebijakan dan isu yang berhasil diidentifikasi. Untuk lebih jelasnya

berikut uraian indikasi program SKPD Bapermasper & KB Kota Semarang:

1.

Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Penggalian Potensi SDA dan

Penerapan TTG

Program ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat

terhadap pentingnya pemanfaatan SDA yang terdapat di Kota Semarang, khususnya SDA

alam yang ada disekitar tempat tinggal masyarakat. Penggalian dan pemanfaatan

lingkungan dan SDA alam ini jika didukung dengan penerapan TTG nantinya akan

berpengaruh terhadap nilai tambah serta kesejateraan masyarakat Kota Semarang di masa

yang akan datang. Adapun program ini dapat di jabarkan lagi menjadi beberapa indikasi

kegiatan sebagi berikut:

Inventarisasi kawasan-kawasan yang memiliki potensi SDA yang perlu dikembangkan

melalui partisipasi masyarakat

Kajian profil dan karakteristik masyarakat di sekitar kawasan yang memiliki potensi SDA

Pemberian bantuan uji coba pengelolaan SDA skala kecil berbasis masyarakat

Sosialisasi pemberdayaan SDM dalam Pengelolaan SDA

Inventariasasi kebutuhan TTG pada kawasan-kawasan yang memiliki potensi SDA

Studi banding kelompok masyarakat pada best practices penerapan TTG dalam

pengelolaan SDA

(2)

2.

Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan

Penerapan TTG

Program ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan tingkat kesadaran

masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan SDA yang terdapat di Kota

Semarang. Kelestarian lingkungan dan SDA alam ini nantinya akan berpengaruh terhadap

keberlanjutan kehidupan masyarakat Kota Semarang di masa yang akan datang. Program ini

akan berhasil lebih optimal manakala peningkatan partisipasi masyarakat dalam penerapan

TTG ini dijadikan bagian yang tidak terpisahkan. Penerapan TTG dalam konteks ini bertujuan

untuk mengenalkan dan membiasakan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Semarang

yang masih awam terhadap teknologi, agar mampu beradaptasi terhadap TTG yang sudah

ada maupun yang baru. Dimana penerapan TTG ini diharapkan dapat turut andil

meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian SDA maupun lingkungan.

Disamping itu, program ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi

masyarakat dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam penciptaan

lingkungan yang sehat tersebut. Adanya lingkungan yang sehat maka diharapkan

masyarakatnya juga sehat sehingga kinerja untuk beraktivitas masyarakat juga tetap terjaga.

Adapun program ini dapat di jabarkan lagi menjadi beberapa indikasi kegiatan sebagai

berikut:

Inventarisasi kawasan-kawasan rawan lingkungan yang perlu dilindungi

Kajian profil dan karakteristik masyarakat di sekitar kawasan-kawasan rawan lingkungan

Pemberian bantuan uji coba pengelolaan lingkungan skala kecil berbasis masyarakat

Sosialisasi pemberdayaan SDM dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup

Inventariasasi kebutuhan TTG pada kawasan-kawasan rawan lingkungan

Studi banding kelompok masyarakat pada best practices penerapan TTG

Pemberian bantuan uji coba penerapan TTG berbasis masyarakat bagi pengelolaan

lingkungan

Peningkatan Edukasi dan Komunikasi Masyarakat Lokal di Bidang Lingkungan Hidup

Penyuluhan menciptakan lingkungan sehat

(3)

3.

Program Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat

Kota Semarang, khususnya bagi masyarakat bawah yang memiliki usaha kecil menengah.

Penguatan UKM (ekonomi bawah) diharapkan dapat ikut meningkatkan dan menstabilkan

kondisi perekonomian Kota Semarang. Perumusan program ini terkait dengan adanya

fenomena banyaknya jumlah tenaga kerja perempuan yang sebagian besar dari mereka

tidak memperoleh pekjerjaan yang layak, dan bahkan ada yang tidak mendapatkan

pekerjaan. Baik yang dikarenakan factor kualitas SDM maupun ketersediaan kesempatan

kerja dan modal yang terbatas. Oleh karena itu dengan program ini juga diharapkan dapat

memberdayakan kelompok perempuan sebagai komponen masyarakat untuk dapat bekerja

maupun menciptakan lapangan pekerjaan sendiri yang dapat turut mebantu meningkatan

kesejahteraan keluarganya. Adapun program ini dapat di jabarkan lagi menjadi beberapa

indikasi kegiatan sebagai berikut:

Penyusunan manual pengembangan bisnis skala kecil

Fasilitasi pemberian bantuan modal UKM

Pelatihan penyusunan proposal pengembangan bisnis skala kecil

Pameran hasil usaha ekonomi kelompok perempuan dan UKM

Pelatihan ketrampilan usaha bagi peningkatan pendapatan perempuan dan keluarga

Fasilitasi pemberian bantuan modal UKM berbasis perempuan

4.

Program Penguatan Jejaring Pengembangan Ekonomi Masyarakat

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jejaring yang menangani hal-hal

yang terkait dengan pengembangan ekonomi masyarakat, sehingga nantinya dapat

mendukung pelaksananaan berbagai program pada bidang terkait secara optimal. Program

ini dapat dijabarkan lagi menjadi beberapa indikasi aktivitas sebagi berikut:

Pelatihan ketrampilan kewirausahaan bagi kader KPM

Pemberdayaan KPM dalam inisiasi pengembangan ekonomi lokal

Kerjasama dengan dunia usaha dalam inkubasi bisnis

Penyusunan data base home industri di Kota Semarang

(4)

5.

Program Peningkatan Kemandirian dan Harkat Perempuan

Program ini dirumuskan terkait dengan masih banyaknya permasalahan yang terkait

dengan kehidupan perempuan yang sebagian masih mengalami penindasan dan KDRT.

Selain itu juga, sebagian perempuan masih mengalami permasalahan yang terkait dengan

kesetraan gender dalam mengembangkan kehidupan dan karirnya. Program ini bertujuan

untuk membantu perempuan agar memperoleh kehidupan yang lebih baik, terbebas dari

segala bentuk penindasan dan keterbatasan oleh gender. Program ini bertujuan untuk

meningkatkan kapasitas kelembagaan yang menangani hal-hal yang terkait dengan

pengarustamaan gender, sehingga nantinya dapat mendukung pelaksananaan berbagai

program pada bidang terkait secara optimal. Program ini dapat di jabarkan lagi menjadi

beberapa indikasi kegiatan sebagi berikut:

Inventarisasi dan pemetaan tingkat kualitas hidup perempuan dan tingkat kesetaraan

gender

Sosialisasi pengarusutamaan gender

Sosialisasi anti KDRT, perdagangan perempuan dan eksploitasi anak

Peningkatan jaring pelaku usaha pemberdayaan perempuan

Penyusunan manual pengarusutamaan gender

Pelatihan KPM/ mitra dalam penyusunan rencana aksi pengarusutamaan gender

6.

Program Pemenuhan Hak-Hak Dasar Anak

Program ini bertujuan agar anak-anak diharapkan dapat merasakan hak dasarnya.

Melalui program ini abak-anak dapat bebas dari kekerasan dan eksploitasi yang dilakukan

oleh pihak manapun, dan hak mendapatkan kehidupan yang layak. Program ini dapat di

jabarkan lagi menjadi beberapa indikasi kegiatan sebagai berikut:

Peningkatan kegiatan Posyandu bagi bayi dan balita.

Bantuan bagi penderita gizi buruk

Sosialisasi perlindungan anak

Pembinaan anak terlantar dan anak jalanan

Peningkatan jaring pelaku usaha perlindungan anak

Penyusunan manual perlindungan anak

(5)

7.

Program

Peningkatan

Partisipasi

Kelembagaan

Masyarakat

dalam

Proses

Pembangunan

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat secara

internal, sehingga nantinya dapat mendukung pelaksananaan berbagai program

Bapermasper KB secara optimal di tingkat akar rumput. Disamping itu program ini juga

bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan yang menangani pengelolaan

lingkungan, SDA dan TTG, sehingga nantinya dapat mendukung pelaksananaan berbagai

program pada bidang terkait secara optimal. Disamping itu, program ini juga ditujukan agar

kelembagaan masyarakat yang ada di tingkat kelurahan seperti (RT/RW) dapat meningkat

perannya untuk menumbuhkembangan partisipasi masyarakat dalam berbagai bidang

pembangunan yang terkait dengan pengelolaan dan perlindungan SDA, penerapan TTG,

penggalakan budaya KB serta hidup sehat, dan lain sebagainya. Dari perspektif ini terlihat

keterkaitan yang erat diantara bidang kelembagaan dan bidang-bidang lainnya dalam

rangka pemberdayaan masyarakat. Program ini dilakukan melalui sejumlah kegiatan

indikatif sebagai berikut:

Pelatihan kelembagaan RT/RW dalam melakukan fasilitasi di tingkat masyarakat

Inventarisasi kader pemberdayaan masyarakat (KPM) di tingkat kelurahan

Pelatihan peningkatan kapasitas KPM dalam fasilitasi masyarakat

Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Pedesaan

Pembinaan Kelompok Masyarakat Pembangunan Masyarakat Desa

Sosialisasi pengelolaan lingkungan yang baik

Penyusunan manual pengelolaan dan monitoring lingkungan berbasis masyarakat

Pelatihan KPM dalam penyusunan rencana aksi pengelolaan lingkungan

8.

Program Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Masyarakat dalam Pembangunan

(6)

Kerja Bhakti Masal di Seluruh Wilayah Kota Semarang

Pelaksanaan Lomba K3 antar kelurahan

Pelaksanaan peringatan hari besar nasional dan keagamaan

Bantuan pelaksanaan festival-festival rakyat

9.

Program Peningkatan Kesejahteraan dan Ketahanan Keluarga

Program ini dirumuskan didasarkan pada masih rendahnya kesadaran masyarakat

dalam menjaga kesehatan khusunya yang terkait dengan kesehatan ibu, bayi dan anak.

Dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ibu dan orang tua bayi/

anak untuk menjaga kesehatan sehingga kualitas kesehatan mereka dapat meningkat. Selain

itu, dengan program ini diharapkan remaja dapat lebih peduli kepada kondisi kesehetan

reproduksi mereka sendiri khususnya maupun orang lain umumnya, dengan cara

berpartisipasi pada kegiatan yang terkait. Program ini bertujuan untuk meberikan informasi

dan kesempatan berkonsultasi bagi masyarakat yang memerlukan informasi ataupun

bantuan yang terkait dengan kesehatan masyarakat. Program ini dapat dilakukan melalui

sejumlah indikasi kegiatan berikut ini:

Pelatihan pendidikan perawatan anak balita.

Pelatihan petugas pelayanan remaja di puskesmas

Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja di tingkat sekolah

Penyuluhan Penanggulangan Narkoba, Penyakit Menular seksual termasuk HIV/ AIDS

Peningkatan komunikasi, informasi, edukasi pemberantasan penyakit

Pelatihan Konselor sebaya siswa sekolah

Fasilitasi Forum Pelayanan KRR bagi kelompok Remaja & Kelompok sebaya diluar

sekolah

10.

Program Penurunan dan Pengendalian Pertumbuhan Penduduk

(7)

meningkatkan kapasitas kelembagaan yang menangani bidang keluarga berencana,

sehingga nantinya dapat mendukung pelaksananaan berbagai program pada bidang terkait

secara optimal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga dalam hal ini

yang terkait dengan kesehatan keluarga dan kesehatan lingkungan sekitarnya. Adapun

program ini dapat dijabarkan lagi menjadi beberapa kegiatan sebagi berikut:

Penyediaan pelayanan KB & alat konstrasepsi bagi keluarga miskin

Pembinaan Keluarga Berencana

Pelatihan KPM dalam pendampingan program KB

Pelatihan Tenaga Pendamping kelompok Bina Keluarga di kecamata

Fasilitasi pembentukkan kelompok masyarakat peduli KB.

(8)

Rencana Program, Kegiatan,Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif

Sekretariat

Bapermasperempuan dan KB

Kota Semarang

Tujuan Sasaran Indi kato Kegiatan

Indikator Kinerja Program ( outcome dan kegiatan output )

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Unit Kerja Tahun-1 Tahun-2 Tahun-3 Tahun-4 Tahun-5 Kondisi

Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

tar

Program Pelayana gktnya kinerja

Tersedian ya jasa komunika si, sumber daya air/listrik

1. 11. Sumber daya air & Listrik

Langganan Telp, Internet,

19.20

Menin Peraltn/p

1. 11. 01.01

Penyd Jasa

(9)

gktnya kinerja

erlengkpn ktr siap pakai

003 Peralatan & Perlkpn Ktr

Komputer, 000 .000

pegaw ai

Msn Tik,

Mebeleur dll

Menin gktnya kinerja

Terselesai kannya pekerjaan tepat Pegawai

kebersihan kantor

bersih & nyaman

Menin gktnya kinerja

Tersedian

Tersedianya ATK gktnya

Tersedian Cetakan

(10)

kinerja cetakan gktnya kinerja

Tersedian ya instalasi listrik

1. 11. Instalasi Listrik/Pe nerangan Banguna n ktr

Tersedianya komponen listrik (lampu, bacaan/

1. 11. 01.01 015

Penyedn bhn bacaan & peratura n Per-UU-an

Langganan koran, buku

tahuan pegaw ai

buku perrat per-UU-minuman

Makan, minum rapat/ tamu, penyelg lomba dll

Perjalanan Luar Daerah

(11)

018 Konsultas i ke Luar Daerah

00.00 Sarana dan

Prasaran a Aparatur

Motor roda 3 Peralatan gd ktr

Laptop, komputer, printer

kantor

Perbaikan/p emeliharaan

kantor

(12)

1. 11.

motor oprs

Address

Tersedianya Kapasitas

Sumber

daya Aparatur

ntasi Per-UU-an

Bintek Managemen

Petugas Lapangan

Pengemb Sistm

(13)

Pelap Capaian Kinerja & Keu.

1. 11.

01.06.0 27

Penysn Lap Informasi Kepegaw aian

Laporan adm kepegawaia n

25.34 0.300

48.00 0.000

52.80 0.000

58.08 0.000

63.88 8.000

70.276 .800

(14)

Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif

Bidang PEM Bapermas perempuan &KB

Kota Semarang Tujuan Sasaran Indikator

Sasaran

Ko de

Program dan Kegiatan

Indikator Kinerja

Data Capaian

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Unit Kerja

Lok asi Program

(outcome dan

kegiatan ouput)

Penyiapan tenaga pendamping

meningkatny

ketahanan keluarga

bina kluarga aktif

meningkatn ya klmpk bina

kelompok bina keluarga

kelompok aktif BK

keluarga

aktif BKR pndpng klp

(15)

mngktny lbg kuangan

meningk atnya

klmpk

Pedesaa n,

Prosentase klp/

ekonomi msykt Ktrmpln mnjmen BUMDes prmdln bg ktrampln kewir

Peningkatan keberdayaa

Cakupan penerapan

"- Pemberd Lemb & Org

Integrasi PNPM dgn

(16)

ditgkt keluraha

n lainnya

"- Fas Keg Penglngn kmiskinan

meningkatny a prosentase

Jml h Klp

23 kl p

18 kl p

22 kl p

20 klp

26 klp

22 klp

13 1

klp

100%

meningkatn

ya peran srt

jumlah klmpok msykt

ms

yk

msykt dlm pronang

kis

77. 87. 9. 7,5. 5,5.

peningktn pengetahuan

terpenu hinya

kbthan

prgm pengemban gan dan Informasi

Jml media

0 e k

s

kader & msykt ttg prgm

media penyulu

han Jml Klp BK ttg

pengasuhan & pemb tumbag anak

informa

si 55 0 se t

62 0 se t

30 00 lm br

25 00 lm br

10 00 lm br

25

%

BK

dlm Bina klrg

(17)

BIDANG SOSBUD

mencapai

sasaran)

Arah Kebijakan

(melengk api strategi

untuk merumus

kan

program) Program

SKP D

Indikator Kinerja Program

Capaian kinerja Program Kerangka Pendanaan Pag

u

(18)

hteraa status Gizi kinerja Pokja Posyan du untuk mening katkan Gizi sosial

(19)
(20)
(21)

6 Menin ararah peren penget masy penget, ketrampi lan dan penget masy dlm pelaksn pemban wilayah

(22)

sebes

(23)

RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KOTA SEMARANG

N

O Tujuan Sasaran

Program dan Kegiatan

Capaian kinerja Program Kerangka Pendanaan Unit Indikator

Sasaran

Indikator Kinerja Program

Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5

Kondisi Kinerja pada akhir

periode Renstra SKPD

1 Meningka tnya lembaga pemerint ah mencapai 20 %

Meningk atnya kualitas dan

Program keserasian kebijakan peningkat an kualitas Anak dan Perempua n

Meningkat kannya komitmen Pemerinta h terhadap Anggaran Responsif Gender.

2

Kegiatan Perumusa n Kebijakan Peningkat an Peran dan Posisi Perempua n di Bidang Politik dan Jabatan

(24)

Publik.

1.11

1.11.01 15.03

Kegiatan Sosialisasi yang terkait dengan Kesetaraa n gender Pemberda yaan Perempua n dan Perlindung an Anak

2 Meningka tnya persentas e pastiripas i peremua n di lembaga swasta sebesar 30 %

Meningk atnya pelayana n terhadap tindak kekerasa n pada perempu an

1.11 1.11.01 16

Program Penguatan Kelembag aan Pengarusu tamaan Gender dan Anak

a). Meningkat nya pemaham an tentang pengarusu tamaan hak anak dan pengarusu tamaan gender.

2 kgt

525.0 00.00 0

3 kgt 550.0

00.00 0

3 kgt 575.0

00.00 0

5 kgt 600.0

00.00 0

35 %

625.00 0.000

(25)

1.11 1.11.01 16.01

Kegiatan Advokasi dan Fasilitasi Pengarusu tamaan Gender bagi perempua n.

b). Terwujudn ya sinkronisa si program kegiatan organisasi yang responsif gender.

2 kgt

525.0 00.00 0

3 kgt 550.0

00.00 0

3 kgt 575.0

00.00 0

4 kgt 600.0

00.00 0

35 %

625.00 0.000

1.11 1.11.01 16.02

Kegiatan Fasilitasi Pengemba ngan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberda yaan Perempua n (P2TP2)

1.11 1.11.01 16.04

Kegiatan Pengemba ngan materi dan pelaksana an KIE ttg Kesetaraa n dan Keadilan Gender (KKG)

1.11 1.11.01 16.05

Kegiatan Penguatan Kelembag aan PUG dan Anak.

(26)

1.11 1.11.01 16.06

Kegiatan Peningkat an Kapasitas dan Jaringan Kelembag aan Pemberda yaan Perempua n dan Anak.

3 Menurun

nya rasio Kekerasa n Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi sebesar 20 %

Meningk atnya peran serta lembaga pengarus utamaan Gender dan Anak

1.11 1.11.01 17

Program Peningkat an Kualitas Hidup dan Perlindung an Perempua n

Meningkat nya kesadaran masyaraka t terhadap pemberda yaan perempua n, perlindung an perempua n dan anak.

2 kgt

715.0 00.00 0

3 kgt 725.0

00.00 0

3 kgt 750.0

00.00 0

6 kgt 775.0

00.00 0

40 %

800.00 0.000

1.11

1.11.01 17.02

Kegiatan Pelatihan bagi Pelatih (TOT) SDM Pelayanan dan Pendampi ngan Korban KDRT.

(27)

1.11 1.11.01 17.06

Kegiatan Sosialisasi Sistem Pencatata n dan Pelaporan KDRT

Kegiatan Penyusun

Kegiatan fasilitasi Upaya Perlindung an terhadap Tindak Kekerasan jumlah tenaga kerja dibawah umur sebesar 20 %

Meningk atnya kapasitas dan jaringan kelemba

Program Peningkat terhadap manajeme n usaha ekonomi produktif.

2

Kegiatan Pembinaa n Org Prempuan

(28)

1.11 1.11.01 18.02

Kegiatan Pendidika n dan Latihan Peningkat an Peran Serta dan Kesetaraa

n Gender.

1.11 1.11.01 18.03

Kegiatan Penyuluha n bagi ibu rumahtan gga dalam membang un keluarga

sejahtera.

1.11 1.11.01 18.04

Kegiatan Bimbingan Manajeme n Usaha bagi Perempua n dalam mengelola

(29)

Renana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif Bidang KB Bapermasperempuan dan KB Kota Semarang

N Sasaran

Indikator Kinerja Program

Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5 Kondisi

Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Tar get Rp.

6 Pengemb angan sistem pengend alian laju pertumb uhan dan persebar annya, fasilitasi Keluarga Berencan a dan sistem administr jumlah anak 2 per keluarga

Mening katnya PUS ikut KB

1.12 1.11.0 1 15

Program Keluarga Berencan a

Tercapain ya Rata-rata jumlah anak per keluarga mencapai 2 anak 2 Meningka

tnya usia

Program Kesehata

ahankan Ratio akseptor KB sekitar 78 %

Mening katnya pelayan

(30)

4 Meningka tnya kualitas IMP katnya kualitas dan kuantita s kader dan mitra peduli KB

1.12 1.11.0 1 18

Program pembina madiri

Meningkat nya jejaring/m itra peduli KB 5 Meningka

tnya pelayana n keluarga berencan katnya pelayan

Program promosi kesehata n ibu, bayi dan anak melalui kelompo k kegiatan di persalinan

20 kualitas informasi KRR melalui PIK Remaja menjadi mencapai 33 % dari jumlah keluaraha n

Mening katnya jumlah Pengelol a, Konselo r dan Pendidik sebaya

1.12 1.11.0 1 20

Program pengemb angan pusat pelayana n informasi dan konseling Remaja/K RR

Meningkat nya jumlah PIK Remaja per jumlah kelurahan

(31)

7 Meningka tnya kualitas PLKB dan kader

1.12 1.11.0 1 22

Program pengemb angan bahan informasi tentang pengasuh an dan pembina an tumbuh kembang anak

1.12

1.11.0 1 23

Program penyiapa n tenaga pendamp ing kelompo k bina keluarga

(32)

Rencana Program, Kegiatan,Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif Bapermasper dan KB Kota Semarang

BIDANG : PENGEMBANGAN SUMBERDAYA ALAM , LINGKUNGAN DAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Tujua n

Sasar an

Indikator Sasaran Kinerja Progra output )

Data Capaian Pada Tahun Awal Perencan aan

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Unit Kerj Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD teknologi tepat

Program pengemban gan lembaga ekonomi pedesaan

(33)

bidan aplikasi teknologi tepat guna.

(34)

Penunj angan Kelem bagaa n Posyan tek

c Terlaks anany a stimul an alat TTG bagi Posyan tek

50. 000

d

Terlaks anyany a stimul an Invent or/Pen emu TTG

30. 000

e

Terlaks anany a keikuts ertaan Gelar TTG Nasion al XIII

100 .00 0

f

Terlaks anany a Monev kegiat an TTG

150 .00 0

(35)

g

Invent arisasa i Kebut uhan TTG di masya rakat

20. 000

h

Pelatih an penera pan TTG di tingkat Masya rakat

30. 000

i Terlaks anya Lomba TTG Tingka t Kota Semar ang

70. 000

j

Fasilita si dan Revital isasai Penunj angan pada Posyan tek

30. 000

k .

Terlaks anany a keikuts ertaan dalam Jambo

25. 000

(36)

re fasilitasi pengelola an serta peningkat an kualitas sumberda ya alam, lingkunga n yang berbasis masyarak n partisipasi masyarakat.

(37)

Memba ngun Desa

Rakor TMMD

0 0 0 0 0

b

Terlaks anany a Survey lokasi TMMD

c Tersus unnya Renum (Renca na Umum ) TMMD

d

Jumlah Fasilita si dan Penunj angan Operas ional TMMD

e

Jumlah Penunj angan Fisik TMMD 2 Tahap

f Tersus unnya Lapora n TMMD

(38)

melalui Fasilitasi dan Penunja ngan KKN (Kuliah Kerja program pengabdi wilayah Kota

Jumlah ijin lokasi /reko

(39)

Semar ang

c

Jumlah Kelura han dan Kecam atan yang memp eroleh bantua n Penunj angan /Stimu lan dana Koordi nasi KKN

96. 500

3

Fasilitasi dan Stimuln Perbaika n Kualitas Perumh an Lingkung an RTM berbasis pember dayaan masyara kat

16

Kec. 1.8 00. 000

16 Kec.

1.9 00. 000

16 Kec. 2.0

00. 000

16 Kec.

2.1 00. 000

16 Kec.

22.0 00.0 00

16 Kec. 29.8

00.0 00

(40)

a

Jumlah Fasilita si Bantua n Infratr uktur dari pemeri ntah Lebih Tinggi (APBD Prov, dan APBN) \

Masih banyakny a usulan kegiatan masyarak at yang belum mendapa t dukungan dana stimulan dari Pemerint ah Kota Semarang

b

Jml RTM yang terfasil itasi melalu i bantua n pemug aran rumah tidak layak huni

Banyakny a perumah an yang tidak layak huni baik yang berlokasi di pedesaan maupun perkotaa n sebagai akibat terbatasn ya ketersedi aan lahan, rendahny a kualitas pengelola an

32 Pok mas

900 .00 0

c Jmlh lokasi lingku ngan Permu kiman dan prasar

80 loka si

900 .00 0

(41)

ana lingku ngan RTM yang terfasil itasi

infrastruk tur dan rendahny a kemampu an/ daya beli masyarak at

4

Fasilitasi Pengelol aan Sumber daya Alam dan Lingkung aan berbasis masyara kat

16

Kec. 300 .00 0

16 Kec.

330 .00 0

16 Kec.

375 .00 0

16 Kec.

420 .00 0

16 Kec.

460. 000

16 Kec.

1.88 5.00 0

a

Jmlh Penda mping an Pelaks anaan Kebija kan Progra m Nasion al (AMPL , Pamsi mas, Sanim

150 .00 0

(42)

as ISSDP, Peman faatan Prasar ana &saran a Permu kiman, Pelest arian Mangr ove dll)

b

Jmlh lokasi sasara n progra m yang termo nitor dalam dangk a keberl anjuta n dan kesina mbung an pengel olaan sarana

150 .00 0

J U M L A H 3.0 65. 000

3.3 30. 000

3.6 05. 000

3.8 80. 000

23.9 60.0 00

37.8 40.0 00

(43)

Terfas ilitasi nya penin gkata n peran serta masya rakat dalam penge ndalia n banjir dan penga mana n pantai

Terbentu knya forum masyarak at peduli banjir di wilayah Kota Semarang (terutama daerah rawan banjir)

Program Pengendalia n Banjir dan Pengamana n Pantai

Belum optimalny a fungsi prasarana dan sarana pengenda lian banjir dan pengama nan pantai sehingga ada kecender ungan terjadinya banjir dan abrasi pantai.

Terlak sanan ya target peme nuhan kebut uhan air baku untuk ruma h tangg a, kota dan indust ry

Meningka tkan pemenuh an kebutuha n air baku sampai dengan 60%.

Program Penyedi aan dan Pengelol aan Air Baku

Rendahny a ketersedi aan

(44)

sebes ar 1,3 milyar m3 per tahun atau 60% total kebut uhan MDG’ s

Tercu kupin ya dan menin gkatn ya pelay anan air bersih , sanita si dan persa mpah an teruta ma bagi masya rakat RTM di perko taan

Persentas e RTM yang mempero leh layanan air bersih Persentas e RTM yang mempero leh layanan sanits Persentas e RTM yang mempero leh layanan persampa han

Program peningk atan kinerja pengelol aan air minum dan sanitasi;

(45)

maup un perde saan serta di daera h rawan benca na

Permasal ahan ini terutama dialami oleh masyarak at berpengh asilan rendah (rumah tangga miskin)

Belum

meratany a kemampu an swadaya (pendana an) masyarak at dalam melaksan akan pembang unan lingkunga

(46)

n

Menin gkatka n pembe rian dana stimul an dalam pelaks anaan pemba nguna n sarana dan prasar ana lingku ngan di tingkat RT, RW dan Kelura han.

Masih banyakny a usulan kegiatan masyarak at yang belum mendapa t dukungan dana stimulan dari Pemerint ah Kota Semarang

(47)

1. Terbangu n dan meningka tnya infrastruk tur perumah an/permu kiman

1. Program pemban gunan peruma han

Banyakny a perumah an yang tidak layak huni baik yang berlokasi di pedesaan maupun perkotaa n sebagai akibat terbatasn ya ketersedi aan lahan, rendahny a kualitas pengelola an infrastruk tur dan rendahny a kemampu an/ daya beli masyarak at

2. Teralokasi nya penyedia an lahan untuk perumah an/permu

(48)

kiman sesuai peruntuk an tata ruang.

3.

Meningka tnya kualitas rumah sehingga layak huni

1. Menin gkatn ya kema mpua n dan keber dayaa n masya rakat dalam pemb angun an, penge lolaan , dan penin gkata n peru

1. Meningka tnya pengetah uan kesadara n, partisipas i masyarak at pedesaan dan MBR dalam peningkat an kualitas hunian

Program pember dayaan komunit as peruma han

. Rendahny a pengetah uan, kesadara n dan partisipas i masyarak at dalam pembang unan, pengelola an, dan peningkat an kualitas infrastruk tur perumah an/permu kiman

(49)

maha n serta siaga terha dap benca na.

terutama pada masyarak at pedesaan dan MBR (Masyara kat Berpengh asilan Rendah)

1. Meningka tnya kualitas infrastruk tur perumah an/ permuki man

1. Meningka tnya pengetah uan, kesadara n dan partisipas i masyarak at dalam penguran

(50)

gan risiko bencana.

1

2 2

1 1

1 6

Program pengem bangan lembaga ekonomi pedesaa n

1

2 2

1 1

1 6

Program peningk atan partisipa si masyara kat dalam memba ngun

(51)

desa

Referensi

Dokumen terkait

Jumlah Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) dari ke 11 kelurahan tersebut tercatat ada 96 RW dan 1.082 RT. Kecamatan Tambora dilewati oleh Kali Krendang, Kali

Upaya untuk melaksanakan ekstensifikasi dapat dilakukan dengan berbagai macam cara antara lain melalui kerja sama dengan RT, RW, Kelurahan di daerah pemukiman mewah agar

Kelurahan berkoordinasi langsung terhadap Lembaga Masayarakat kelurahan dalam pelaksana administrasi kependudukan di tingkat RT/RW, salah satu lembaga kemasyarakatan

Peserta  musrenbang   kelurahan  terdiri   atas  komponen  masyarakat   (individu  maupun kelompok)  yang  berada  di  kelurahan  seperti  :  ketua  RW,  ketua 

Hasil dari Rembug Warga/Musrenbang tingkat RT dam RW dijadikan sebagai usulan pada Rembug Warga/Musrenbang di Tingkat Kelurahan yang nantinya usulan dimaksud akan

Pengawasan juga lemah pada pemerintah level rendah seperti RT/RW, Kelurahan, dan Kecamatan, yang seharusnya dapat memberikan informasi secara lebih sering

Argomulyo 7 MUAMMAR RADHIYYA RESTUWAJA Dsn.Pranggen RT 27 RW 06 Plumbon Suruh 8 Dita Pratiwi Banjaran Rt 02 Rw 07 Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga 9 Ariyaputri

Usulan jaringan RT/RW-Net ini bermanfaat bagi masyarakat dalam hal update informasi dan browsing internet, sehingga masyarakat mendukung adanya program ini agar keinginan masyarakat