Nama : Wahyu Nur Rohmah NIM : 2014017038
Kelas : 4 A2
BAB 13
Audit Terhadap Siklus Pendapatan :Pengujian Pengendalian
Siklus pendapatan terdiridari transaksi penjualan barang atau jasa,baik secara kredit maupun secara tunai,retur penjualan,pencadangan kerugian piutang dan penghapusan piutang. Perencanaan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap siklus pendapatan ini dibagi kedalam 5 kelompok yaitu:
1. Penjualan kredit 2. Penjualan tunai 3. Retur penjualan
4. Pencadangan kerugian piutang 5. Penghapusan piutang
Untuk pemahaman sistem informasi akuntansi untuk pelaksanaan transaksi diatas berupa penentuan kemungkinan salah saji dalam setiap tahap pelaksanaan transaksi , penentuan aktivitas pengendalian yang diperlukan untuk mendeteksi dan mencegah salah saji dalam setiap tahap pelaksanaan transaksi, penentuan prosedur audit untuk mendeteksi efektivitas aktivitas pengendalian, menyusun program audit untuk pengujian pengendalian terhadap transaksi.
Aktivitas pengendalian dalam sistem informasiakuntansipenjualan kredit
1. Penggunaan surat order penjualan yang diotorisasikan untuk setiap penjualan 2. Fungsi pemberian otorisai kredit mengecek semua customer baru
3. Penentuan bahwa customer berada dalam daftar customer yang telah disetujui 4. Pengecekan batas kredit sebelum penjualan kredit dilaksanakan
6. Pengecekan barang yang dikirim dengan surat order pengiriman 7. Pemisahan fungsi pengiriman barang dari fungsi penjualan 8. Pembuatan dokumen pengiriman untuk setiap pengiriman barang
9. Setiap faktur penjualan harus dilampiri dengan surat order pengiriman yang telah diotorisasikan dan dokumen pengiriman
10.Pencocokan faktur penjualan dengan dokumen pengiriman 11.Pertanggungjawaban secara periodic dokumen pengiriman
12.Pengecekan independen terhadap pemberian harga dalam faktur penjualan
13.Setiap pencatatan harus dilandasi dokumen sumber faktur penjualan dan dokumen pendukung
14.Pengecekan secara independen posting ke dalam buku pembantu piutang dengan akun control piutang dalam buku besar
15.Pertanggungjawaban semua faktur penjualan secara periodic 16.Panduan akun dan review terhadap pemberian kode akun 17.Pengiriman pernyataan piutang bulanan kepada debitur
Penjelasan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap transaksi penjualan kredit 1. Lakukan pengamatan terhadap prosedur penjualan,pengiriman barang, penagihan,dan
pengiriman pernyataan piutang
Pengamatan ini ditujukan untuk membuktikan
a. Adanya pemisahan tiga fungsi pokok : fungsi operasi,fungsi penyimpanan dan fungsi akuntansi dalam penanganan sistem penjualan kredit
b. Setiap penjualan kredit dilaksanakan oleh lebih dari unit organisasi sehingga tercipta adanya pengecekan intern dalam setiap pelaksanaan transaksi tersebut Pengamatan dilaksanakan dengan mengikuti pelaksanaan suatu transaksi penjulan kredit atau dengan cara memeriksa tanda tangan otorisasi yang tercantumdalam dokumen sumber dan dokumen pendukung transaksi penjualan kredit.
3. Periksa bukti digunakannya formulir bernomor urut tercetak dan pertanggung jawaban pemakaian formulir tersebut
Penggunaan nomor urut ini menjamin kelengkapan transaksi penjualan kredit yang dicatat dalam catatan akuntansi
4. Ambil sampel surat order pengiriman yang disetujui dan lakukan pengusutan ke dokumen pendukung dan catatan akuntansi yang bersangkutan
Hal ini dilakukan untuk membuktikan bahwa setiap transaksi penjualan kredit didahului dengan adanya otorisasi kredit dari fungsi pemberi otoriasi kredit,auditor mengambil stempel yang disimpan oleh bagian fungsi penjualan.
5. Periksa adanya pengecekan independen terhadap posting ke buku pembantu dan jurnal Hal ini dilakukan untuk pengujian keandalan prosedur pencatatan transaksi penjualan kredit
Perencanaan program audit untuk pengujian pengendalian- transaksi retur penjualan ,Fungsi yang terkait adalah :
1. Fungsi penjualan 2. Fungsi gudang 3. Fungsi piutang 4. Fungsi piutang
5. Fungsi akuntansi biaya 6. Fungsi akuntansi umum 7. Fungsi peneriman barang
Salah saji potensial,aktivitas pengendalian yang diperlukan, dan prosedur audit untuk pengujian pengendalian yang dapat digunakan oleh auditor terhadap transaksi retur penjualan,aktivitas pengendalian dalam sistem informasi akuntansi retur penjualan
1. penggunaan memo kredit yang diotorisasikan untuk setiap retur penjualan 2. barang diterima kembali hanya atas otorisasi retur penjualan
3. pengcekan barang yang diterima dengan memo kredit
6. pertanggungjawaban semua memo kredit secara periodic 7. panduan akun dan review pemberian kode
Penjelasan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap transaksi retur penjualan a. lakukan pengamatan terhadap prosedur persetujuan retur penjualan
dalam pegamatan terhadap pelaksanaan transaksi retur penjualan ini auditor melakukan pengamatan tentang :
1. penjualan memo kredit yang dilaksanakan oleh fungsi penjualan 2. penerimaan barang yang dilaksanakan oleh fungsi penerimaan barang
b. ambil stempel transaksi retur penjualan dari jurnal umum dan lakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung, aktivitas pengendalian yang diperiksa auditor dalam pemeriksaan terhadap memo kredit tersebut adalah :
1. penggunaan formulir memo kredit yang bernomor urut tercetak
2. adanya pertanggungjawaban penggunaan formulir memo kredit yang bernomor urut tercetak tersebut
3. tanda tangan atas memo kredit dari yang berwenang
4. kesesuaian informasi yang dicantumkan dalam memo kredit dengan informasi yang tercantum dalam dokumen pendukung
5. kelengkapan dokumen pendukung memo kredit (laporan penerimaan barang ) 6. tanda tangan otorisasi atas dokumen pendukung dari yang berwenang
7. ketelitian pencatatan informasi yang tercantum dalam memo kredit kedalam buku pembantu piutang dari jurnal umum
c. periksa bukti digunakannya formulir bernomor urut tercetak dan pertanggungjawaban pemakaian formulir tersebut
auditor memeriksa apakah klien menggunakan formulir bernomor urut tercetak pada waktu auditor mengambil sampel memo kredit dan laporan penerimaan barang.
d. Ambil sampel memo kredit yang disetujui dan lakukan pengusutan ke dokumen dan catatan akuntansi yang bersangkutan
Aktivitas pengendalian yang diperlukan dalam transaksi pencadangan kerugian piutang
1. Penggunaan bukti memorial yang diotorisasi untuk setiap pencadangan kerugian piutang 2. Setiap pencatatan harus dilandasi dengan dokumen sumber dan dokumen pendukung
yang lengkap
3. Pengecekan secara independen posting ke dalam catatan akuntansi 4. Pertanggungjawaban semua bukti memorial secara periodic 5. Panduan akun dan review pemberian kode
Penjelasan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap transaksi pencadangan kerugian piutang dan transaksi penghapusan piutang :
a. Lakukan pengamatan terhadap prosedur persetujuan pembebanan kerugian piutang Auditor melakukan pengamatan terhadap :
1. Perhitungan umur piutang yang dipakai sebagai dasar penentuan jumlah kerugian piutang yang dibebankan ke tahun yang diaudit
2. Persetujuan bukti memorial oleh manajer yang berwenang
b. Periksa dari jurnal umum dan lakukan pemeriksaan terhadapdokumen pendukung
Aktivitas pengendalian yang diperiksa oleh auditor dalam pemeriksaan terhadap bukti memorialtersebut adalah:
1. Penggunaan formulir bukti memorial yang bernomor urut tercetak
2. Adanya pertanggungjawaban penggunaan formulir bukti memorial yang bernomor urut
3. Tanda tangan otorisasi atas bukti memorial dari yang berwenang
c. Periksa bukti digunakannya formulir bernomor urut tercetak dan pertanggungjawaban pemakaian formulir tersebut
d. Periksa bukti memorial yang disetujuai dan lakukan pengusutan ke dokumen dan catatan akuntansi yang bersangkutan
e. Periksa adanya pengecekan independen terhadap posting ke buku pembantu dan jurnal