• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risiko HIV AIDS terhadap Kelompok Waria di Klinik Infeksi Menular Seksual (IMS) Bestari Kota Medan Tahun 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risiko HIV AIDS terhadap Kelompok Waria di Klinik Infeksi Menular Seksual (IMS) Bestari Kota Medan Tahun 2014"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO HIV/AIDS TERHADAP KELOMPOK WARIA DI KLINIK INFEKSI

MENULAR SEKSUAL (IMS) BESTARI KOTA MEDAN TAHUN 2014

TESIS

Oleh

WINDY MAIDESI 127032176/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

THE RISK FACTORS OF HIV/ AIDS ON THE SHEMALE GROUP AT SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS (STIs)

AT BESTARI CLINIC IN THE CITY OF MEDAN 2014

THESIS

By

WINDY MAIDESI 127032176/IKM

MAGISTER OF PUBLIC HEALTH STUDY PROGRAM FACULTY OF PUBLIC HEALTH

UNIVERSITY OF SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO HIV/AIDS TERHADAP KELOMPOK WARIA DI KLINIK INFEKSI

MENULAR SEKSUAL (IMS) BESTARI KOTA MEDAN TAHUN 2014

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat

untuk Memperoleh Gelar Megister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Administrasi Kesehatan Komunitas/Epidemiologi

pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara

Oleh

WINDY MAIDESI 127032176/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(4)

Judul Tesis : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO HIV/AIDS TERHADAP KELOMPOK WARIA DI KLINIK INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) BESTARI KOTA MEDAN TAHUN 2014

Nama Mahasiswa : Windy Maidesi Nomor Induk Mahasiswa : 127032176

Program Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi : Administrasi Kesehatan Komunitas/Epidemiologi

Menyetujui Komisi Pembimbing

Tanggal Lulus : 26 Juni 2014

(drh. Hiswani, M.Kes) Anggota

(dr. Rahayu Lubis, M.Kes Ph.D) Ketua

Dekan

(5)

Telah Diuji

pada Tanggal : 26 Juni 2014

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : dr. Rahayu Lubis, M.Kes, Ph.D Anggota : 1. drh. Hiswani, M.Kes

(6)

PERNYATAAN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO HIV/AIDS TERHADAP KELOMPOK WARIA DI K LINIK INFEKSI

MENULAR SEKSUAL (IMS) BESTARI KOTA MEDAN TAHUN 2014

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam pustaka.

Medan, Juli 2014

(7)

ABSTRAK

HIV/AIDS pertama kali ditemukan di Indonesia Tahun 1987. Kasus HIV/ADS terus bertambah dan telah menyebar di 33 Provinsi serta 300 Kabupaten/Kota. Akumulasi data penderita HIV sampai dengan akhir tahun 2012 tercatat sebanyak 92.251 kasus. Kasus HIV pada waria di Klinik IMS Bestari dari 15 waria didapatkan ada 3 penderita HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi risiko HIV/AIDS terhadap kelompok waria di Klinik Infeksi Menular Seksual (IMS) Bestari Kota Medan Tahun 2014.

Jenis penelitian adalah studi analitik observasional dengan desain case control. Populasi adalah seluruh waria yang datang ke klinik IMS Bestari Kota Medan pada bulan Januari sampai Desember 2013 yang berjumlah 192 orang, sampel berjumlah 36 orang untuk kelompok kasus dan 36 orang untuk kelompok kontrol (Buku Register Klinik IMS Bestari Kota Medan 2013). Analisis data yaitu univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda.

Hasil analisis bivariat menunjukkan variable yang memiliki hubungan dengan kejadian HIV/AIDS adalah pengetahuan (OR=3,250;95%CI 1,217-8,676), sikap (OR=3,500;95%CI 1,260-9,724), dan tindakan (OR=3,750;95%CI 1,379-10,200). Hasil analisis multivariat variabel yang dominan terhadap kejadian HIV/AIDS pada kelompok waria adalah sikap, dimana waria bersikap kurang baik berisiko terkena HIV/AIDS 3,59 kali lebih besar dibanding dengan waria yang bersikap baik terhadap kejadian HIV/AIDS.

Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kota Medan untuk memperkuat layanan

VCT(Voluntary Counseling and Testing) dalam rangka pencarian kasus HIV/AIDS agar mengurangi risiko penularan dan perilaku yang berisiko. Klinik IMS Bestari Kota Medan diharapkan meningkatkan penyuluhan tentang HIV/AIDS kepada masyarakat melalui media elektronik, media massa serta meningkatkan kualitas KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) dan penggunaan kondom pada kelompok beresikotinggi.

Kata Kunci:HIV/AIDS, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Waria

(8)

ABSTRACT

Since first discoveredin 1987, the HIVAIDS cases have been increasedin 33 provinces and300 districts/cities of Indonesia. The accumulation of HIV/AIDS up to the end of 2012 were92,251cases. Three of the 15 shemales at Sexually Transmitted Infection (STI) Bestari Clinic are found to have suffered from HIV/ AIDS. The purpose of this study was to find out the factors in fluencing the risk of HIV/AIDS on shemale group at STI at Bestari Clinic in the City of Medan in 2014.

The population of this observational analytic study with case control design was192 shemales visited the STI Bestari Clinic in the City of Medan, from January to December 2013. And 36 of them were selected to be the sample in the case group and 36 to be in the control group. The data obtained were analyzed through univariately, bivariately and multivariate analysis by using multiple logistic regression tests.

The results of bivariate analysis showed that the variable of knowledge (OR=3,250;95%CI 1,217-8,676), attitude (OR=3,500;95%CI 1,260-9,724), and action (OR=3,750;95%CI 1,379-10,200) had in fluence on the incidence of HIV/AIDS in the shemale group. The result of multivariate analysis showed that the dominant variable influenced the incidence of HIV/AIDS in the shemale group was attitude, where the shemales with unfavorable attitude had 3,59 times more risky to be suffered from HIV/AIDS than those with favorable attitude

Medan City Health Service is expected to strengthen the VCT services in order to find the cases of HIV/ AIDS to reduce the risk of transmission and risky behaviors. STI Bestari Clinic in the City of Medan is expected to improve theextension on HIV/ AIDS forthe community through electronic media, mass media as well as improving the quality of IEC and the use of condom among high-risk groups.

.

Keywords : HIV/ AIDS, Knowledge, Attitude, Action, Shemales

(9)

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan Hidayah serta Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan tesis ini dengan judul “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risiko HIV/AIDS terhadap Kelompok Waria di Klinik Infeksi Menular Seksual (IMS) Bestari Kota Medan Tahun 2014 ”.

Penyusunan tesis ini merupakan salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Magister Kesehatan (M.Kes) pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara dengan Minat Studi Administrasi Kesehatan Komunitas/Epidemiologi.

Proses penulisan tesis dapat terwujud berkat dukungan, bimbingan, arahan, bantuan, dan kemudahan dari berbagai pihak sehingga tesis ini dapat diselesaikan. Untuk itu, dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimaksih kepada : 1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc (CTM), Sp.A(K) selaku Rektor

Universitas Sumatera Utara.

2. Dr. Drs. Surya Utama, M.S selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

3. Dr. Ir. Evawany Aritonang, M.Si selaku Sekretaris Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

(10)

4. dr. Rahayu Lubis, M.Kes, Ph.D selaku Ketua Komisi Pembimbing tesis yang telah banyak memberikan arahan dan masukan dalam penulisan tesis ini.

5. drh. Hiswani, M.Kes selaku Anggota Komisi Pembimbing tesis yang telah banyak memberikan arahan dan masukan dalam penulisan tesis ini.

6. Dr. Drs. R. Kintoko Rochadi, M.K.M selaku Ketua Penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran guna penyempurnaan tesis ini.

7. dr. Mhd Makmur Sinaga, M.S selaku Anggota Penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran guna penyempurnaan tesis ini.

8. Drg. H. Usma Polita Nst, M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan yang telah memberikan izin penelitian di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Medan.

9. dr. H. Indra Gunawan selaku Kepala Puskesmas Bestari Kota Medan yang telah memberikan izin penelitian di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Medan. 10. dr. Siti Hatati Surjantini, M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi

Sumatera Utara yang telah memberi izin penulis untuk Pendidikan Pasca Sarjana IKM-FKM USU

11. Ayahanda Drs. M. Ilyas dan Ibunda Trimey, selaku orang tua yang telah banyak memberikan dukungan motivasi dan doa selama penulis menyelesaikan Pendidikan Program Pasca Sarjana.

12. Putriku tercinta Cindy Octavia Siregar, terima kasih atas doa dan kesabaran serta kasih sayang yang telah diberikan selama penulis mengikuti pendidikan.

(11)

13. Saudara-saudaraku dr. Verdy Vernando, dr. Anthon Vermana, Sp.An, Dicky Andrea, dan Arnold Yananta terima kasih atas pengorbanan baik moril, materil dan spiritual yang telah diberikan selama penulis mengikuti pendidikan.

14. Seluruh Dosen Epidemiologi yang sudah member ilmu dan senantiasa rela memberikan waktu untuk berdiskusi baik formal maupun non formal.

15. Rekan-rekan mahasiswa di lingkungan Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara khususnya Minat Studi Administrasi Kesehatan Komunitas/Epidemiologi.

Akhirnya kepada seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materi, penulis ucapkan terima kasih semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya.

Penulis menyadari bahwa apa yang disajikan dalam tesis ini masih jauh dari sempurna dan memiliki banyak kekurangan. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari berbagai pihak, semoga tesis ini dapat bermanfaat.

Medan, Juli 2014 Penulis

Windy Maidesi 127032176/IKM

(12)

RIWAYAT HIDUP

Windy Maidesi, lahir pada tanggal 25 Desember 1973, anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Ayahanda Drs. M.Ilyas dan Ibunda Trimey.

Pendidikan formal penulis dimulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi Rantau Prapat tahun 1980, sekolah dasar di Sekolah Dasar Negeri No. 142423 Padang Sidempuan (Tapsel) selesai tahun 1986, Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Padang Sidempuan (Tapsel) selesai tahun 1989, Sekolah Menengah Atas di SMA Swasta UISU Medan selesai tahun 1992, dan Program Studi Kedokteran Umum (FK) di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Medan selesai tahun 2002.

Penulis bekerja di Praktek Dokter dan Klinik Bersalin Mustika Hati Tangerang-Banten tahun 2003 sampai 2005, bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat (Sumatera Barat) tahun 2005 sampai 2010, dan bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2011 sampai sekarang.

(13)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

RIWAYAT HIDUP ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1

1.1. LatarBelakang ... 1

1.2. PerumusanMasalah ... 10

1.3. TujuanPenelitian ... 10

1.4. Hipotesis ... 12

1.5. ManfaatPenelitian ... 12

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ... 13

2.1. HIV/AIDS ... 13

2.1.1. DefinisiHIV/AIDS ... 13

2.1.2. Epidemi HIV/AIDS ... 15

2.1.3. EtiologidanPatofisiologi ... 18

2.1.4. Risiko HIV/AIDS ... 20

2.1.5. Tahapan-Tahapan HIV/AIDS ... 22

2.1.6. GejalaKlinis HIV/AIDS ... 23

2.1.7. Penularan HIV/AIDS ... 25

2.1.8. KelompokResikoTinggiTertular HIV/AIDS ... 28

2.1.9. Cara Pencegahan HIV/AIDS ... 29

2.1.10.Pengobatan HIV/AIDS ... 30

2.1.11.Usaha yang DilakukanApabilaTerinfeksi HIV/AIDS 32

2.2. Waria ... 33

2.2.1. PengertianWaria ... 33

2.2.2. JenisWaria ... 36

2.2.3. Ciri-ciriWaria ... 37

2.2.4. Faktor-faktorPembentukanDiriWaria ... 37

(14)

2.3. FaktorRisiko HIV/AIDS padaKelompokWaria ... 38

2.3.1. Umur ... 38

2.3.2. Pendidikan ... 39

2.3.3. Pekerjaan ... 39

2.4. PerilakuKesehatan ... 41

2.4.1. DefinisiPerilakuKesehatan ... 41

2.4.2. DeterminanPerilakuKesehatan ... 42

2.4.3. DeterminanPerilakuTerkaitPenelitian ... 44

2.5. LandasanTeori ... 47

2.6. KerangkaKonsep ... 49

BAB 3. METODE PENELITIAN ... 50

3.1. JenisdanDesainPenelitian ... 50

3.2. LokasidanWaktuPenelitian ... 51

3.2.1. LokasiPenelitian ... 51

3.2.2. WaktuPenelitian ... 51

3.3. PopulasidanSampelPenelitian ... 51

3.3.1. PopulasiPenelitian ... 51

3.3.2. SampelPenelitian ... 52

3.3.3. PengambilanSampel ... 53

3.4. MetodePengumpulan Data ... 53

3.5. UjiValiditasdanUjiReliabilitas ... 54

3.6. DefenisiOperasional ... 56

3.7. AspekPengukuran ... 57

3.8. MetodeAnalisa Data ... 58

BAB 4. HASIL PENELITIAN ... 60

4.1. DeskriptifLokasiPenelitian ... 60

4.1.1. KeadaanGeografi ... 60

4.1.2. JumlahPenduduk ... 61

4.1.3. KeadaanKlinik IMS Bestari ... 61

4.2. AnalisisUnivariat ... 62

4.2.1. DeterminanBerdasarkan Host ... 62

4.2.2. Pengetahuan ... 63

4.2.3. Sikap ... 63

4.2.4. Tindakan ... 64

4.2.5. Kejadian HIV/AIDS ... 64

(15)

4.3. AnalisisBivariat ... 65

4.3.1. HubunganUmurdenganKejadian HIV/AIDS ... 65

4.3.2. HubunganPendidikandenganKejadian HIV/AIDS ... 66

4.3.3. HubunganPekerjaandenganKejadian HIV/AIDS ... 66

4.3.4. HubunganPengetahuandenganKejadian HIV/AIDS ... 67

4.3.5. HubunganSikapdenganKejadian HIV/AIDS ... 67

4.3.6. HubunganTindakandenganKejadian HIV/AIDS ... 68

4.4. AnalisisMultivariat ... 69

BAB 5. PEMBAHASAN ... 73

5.1. PengaruhantaraKarakteristikterhadapKejadian HIV/AIDSdiKlinik IMS Bestari Medan ... 73

5.1.1. Umur ... 73

5.1.2. Pendidikan ... 75

5.1.3. Pekerjaan ... 77

5.2. PengaruhantaraPerilakuterhadapKejadian HIV/AIDSdiKlinik IMS Bestari Medan ... 80

5.2.1. Pengetahuan ... 80

5.2.2. Sikap ... 85

5.2.3. Tindakan ... 89

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 94

6.1. Kesimpulan ... 94

6.2. Saran ... 94

DAFTAR PUSTAKA ... 96

LAMPIRAN

(16)

DAFTAR TABEL

No. Judul Halaman

3.1 Rencana Waktu Penelitian ... 54

3.1 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Pengetahuan ... 54

3.2 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Sikap ... 55

3.3 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Tindakan ... 56

3.4 Aspek Pengukuran Variabel Independen dan Variabel Dependen ... 57

4.1. Distribusi Frekuensi di Klinik IMS Bestari Medan Berdasarkan Karakteristik Waria (Umur, Pendidikan dan Pekerjaan) ... 62

4.2 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Waria terhadap Kejadian HIV/AIDS di Klinik IMS Bestari Medan ... 63

4.3 Distribusi Frekuensi Sikap Waria terhadap Kejadian HIV/AIDS di Klinik IMS Bestari Medan ... 64

4.4 Distribusi Frekuensi Tindakan Waria terhadap Kejadian HIV/AIDS di Klinik IMS Bestari Medan ... 64

4.5 Distribusi Frekuensi Kejadian HIV/AIDS padaWaria di Klinik IMS Bestari Medan ... 65

4.6 Hubungan Umur dengan Kejadian HIV/AIDS di Klinik IMS Bestari Medan ... 66

4.7 Hubungan Pendidikan dengan Kejadian HIV/AIDS di Klinik IMS Bestari Medan ... 66

4.8 Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian HIV/AIDS di Klinik IMS Bestari Medan ... 67

(17)

4.9 Hubungan Sikap dengan Kejadian HIV/AIDS di Klinik IMS Bestari

Medan ... 68

4.10 Hubungan Tindakan dengan Kejadian HIV/AIDS di Klinik IMS

Bestari Medan ... 68

4.11 Hasil Analisis yang Memenuhi Asumsi Multivariat (Kandidat)... 69

4.12 Hasil Akhir Uji Regresi Logistik Berganda ... 70

(18)

DAFTAR GAMBAR

No. Judul Halaman

1.1. Deskripsi Penyebaran HIV dari 1 Orang HIV+ ... 2

1.2. Regional Overview HIV/AIDS ... 4

2.1. Jumlah HIV dan AIDS yang Dilaporkan per Tahun ... 17

2.2. Cara Penularan Virus HIV/AIDS dalamTubuh ... 21

2.3. Virus Penyebab HIV/AIDS ... 23

2.4. Sumber Risiko Pemicu Epidemi HIV di Indonesia ... 25

2.5. Persentase AIDS Dilaporkan Menurut Faktor RisikoTahun 2012 ... 28

2.6. Bagan Precede Lawrence W. Green ... 43

2.7. Kerangka Konsep Penelitian ... 49

(19)

DAFTAR LAMPIRAN

No. Judul Halaman

1. Informed Consent ... 99

2. Kuesioner ... 100

3. POA ... 104

4. Master Data ... 105

5. Hasil Uji Statistik ... 106

6. Uji Validitas dan Reliabilitas ... 133

7. Dokumentasi Penelitian ... 139

7. Surat Izin Uji Kuesioner Klinik IMS Veteran Kota Medan... 142

8. Surat Izin Pendahuluan Dinkes Kota Medan ... 143

9. Surat Izin Penelitian Puskesmas Bestari Kota Medan ... 144

10. Surat Izin Telah Melaksanakan Penelitian Puskesmas Bestari Kota Medan 145 11. Surat Izin Telah Melaksanakan Penelitian Dinkes Kota Medan ... 146

Referensi

Dokumen terkait

Perlakuan dosis pupuk J19/Unud/2010 (J2) memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap sebagian besar variabel yang diamati, kecuali pada jumlah anakan maksimum

ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014. PROVINSI :

- Ditayangkan media power point tentang reaksi identifikasi gugus fungsi senyawa karbon, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi, polimerisasi, dan reaksi

Kesimpulan dari penelitian Putz-Bankuti et al ini yaitu terdapat hubungan signifikan dari 25(OH)D dengan derajat disfungsi hati dan memberi kesan bahwa rendahnya kadar

P SURABAYA 03-05-1977 III/b DOKTER SPESIALIS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH RSUD Dr.. DEDI SUSILA, Sp.An.KMN L SURABAYA 20-03-1977 III/b ANESTESIOLOGI DAN

Napsu badan jeung sagala panga- jakna teh ku jelema anu geus jadi kagungan Kristus Yesus mah geus Ka pan urang teh geus maot tina dosa, piraku bisa keneh hirup dina

Lebih lanjut berdasarkan data dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2005), stimulasi verbal yang dapat dilakukan orang tua untuk mengembangkan kemampuan bicara

Mengenai kebenaran beliau, Hadrat Masih Mau'ud ‘alaihis salaam menulis: 'Aku melihat bahwa orang yang mau mengikuti alam dan hukum alam telah diberikan kesempatan bagus oleh