• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI. Kata Pengantar. Susunan Panitia. Daftar Isi. A. Telekomunikasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR ISI. Kata Pengantar. Susunan Panitia. Daftar Isi. A. Telekomunikasi"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)

iv

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

i

Susunan Panitia

ii

Daftar Isi

iii

A.

Telekomunikasi

1

Uji Keandalan Sistem Otentikasi Dalam Mengakses Layanan Lokal

Dari Jaringan Publik Via Ponsel Sebagai Pengganti Token

Putri Sanggabuana Setiawan, Widia Nursiyanto, dan

Berkah I. Santoso

Program Studi Sistem Komputer,

Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Universitas Multimedia Nusantara

A1

1

2

Pengaruh Model-Model Kanal Terhadap Kinerja OFCDM

Ellsa Fitria Sari dan Nasaruddin

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

A2

12

3

Studi Perencanaan Komunikasi Nirkabel WiMAX di Kotamadya

Banda Aceh

Rizal Munadi, Muhammad Siddiq, dan Hubbul Walidaini

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

A3

19

4

Analisis Network Error pada Jaringan Lokal Akses Tembaga

(Jarlokat) Studi Kasus Di STO Kancatel Lhokseumawe

Hubbul Walidainy, Zulkarnaini dan Rizal Munadi

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

(5)

v

5

Analisa Jaringan Serat Optik Unsyiah Menggunakan Optical Time

Domain Reflectometer (OTDR)

Syahrial, Nasaruddin, dan Melinda

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

A5

33

6

Pemodelan Kanal HF menggunakan Autoregressive Moving Average

Anita Fauziah dan Mursyidah

Jurusan Teknik Elektro

Politeknik Negeri Lhokseumawe

A6

40

7

Analisis Kualitas Sinyal GSM di Kecamatan Syiah Kuala

Menggunakan Nokia Network Monitor

Rizal Munadi, Rahmat Saputra, dan Hubbul Walidaini

Jurusan Teknik Elektro, Universitas Syiah Kuala

A7

44

8

Late-time Ringing Characterization of UWB Printed Antenna for

Surface Penetrating Radar Application

Achmad Munir dan Roy B. V. B. Simorangkir

Radio Telecommunication and Microwave Laboratory,

School of Electrical Engineering and Informatics

Institut Teknologi Bandung, Indonesia

A8

52

B.

Perancangan Sistem – Perangkat Lunak

9

Perbandingan Perangkat Lunak Basis Data NoSQL,

Studi Kasus : Cassandra dan MongoDB

Kemal Ade Sekarwati dan Lulu Chaerani Munggaran

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi,

Universitas Gunadarma

B1

1

10

Rancang Bangun Sistem Informasi Multi Resiko Bencana Aceh

Berbasis Open Source

Raihan Islamadina dan Nasaruddin

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

B2

5

11

Perancangan dan Implementasi Perangkat Lunak Edukatif

Ori Novanda, Umar Sidik dan Suriadi

Teknik Elektro USU dan Teknik Elektro UNSYIAH

(6)

vi

12

Kerangka Pembersihan Data dari Sumber Data Heterogen

Menggunakan Ontologi

Lily Wulandari

Pusat Studi Teknologi Sistem Informasi,

Universitas Gunadarma

B4

15

13

Perancangan Sistem Informasi Pengajuan Cuti Berbasis Objek

Yeni Setiani, Lulu Chaerani, dan Munggaran

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi,

Universitas Gunadarma

B5

19

14

Sistem Informasi Persediaan Sparepart Kapal

Dina Anggraini dan Widiastuti

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi,

Universitas Gunadarma

B6

23

15

Aplikasi Duplikator Data Concentrator Unit Berbasis Simple

Multi-Agent System

Guson Prasamuarso Kuntarto dan Ciptoning Hestomo

Prodi Teknik Informatika, Universitas Multimedia Nusantara

B7

31

16

Optimalisasi Pengelompokan Teknik Rekayasa Kebutuhan

Menggunakan Metode Clustering dan Davies-Bouldin Index

Firli Irhamni

Program Studi Teknik Informatika, Universitas Trunojoyo

B8

41

17

Analisa dan Evaluasi Afiks Stemming untuk Bahasa Indonesia

Jiwa Malem Marsya dan Taufik Fuadi Abidin

Program Studi Informatika, FMIPA, Universitas Syiah Kuala

B9

46

C.

Pengolahan Sinyal dan Citra Digital

18

Studi Analisis Citra Digital Hutan untuk Pemantauan dan

Penghitungan Laju Perubahan Area

Dyah Pratiwi, Dewi Agushinta R dan Sarifuddin M

Universitas Gunadarma

(7)

vii

19

Enkripsi Citra Digital dalam Ranah DCT dengan Menggunakan

Fungsi Chaos

Rinaldi Munir

Teknik Informatika, ITB

C2

7

20

Perancangan Aplikasi Motion Segmentasi Untuk Navigasi Robotika

Twk. Iqbal, Khairul Munadi dan Fitri Arnia

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

C3

13

21

Aplikasi Phase-Only Correlation (POC) Untuk Proteksi Sistem

Biometrik Iris Mata

Frainky Sumarta H, Khairul Munadi dan Fitri Arnia

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

C4

18

22

Pengenalan Kerusakan Pada Biji Pinang dengan Pengolahan Citra

Digital Menggunakan Operasi Pengambangan Otsu

Aidi Finawan

Politeknik Negeri Lhokseumawe

C5

25

23

Implementasi Algoritma Wavelet Haar untuk Menghilangkan Noise

pada Citra Digital

Arum Tri Iswari, Priska Restu Utami, Rachmansyah, dan

Suryarini Widodo

Teknik Elektro Universitas Gunadarma

C6

31

24

Implementasi MPRL dan Hough Transform Untuk Segmentasi dan

Ekstraksi Fitur Pada Citra Gaya Berjalan

Hustinawaty, Dewi Agushinta R, Tubagus Maulana Kusuma,

Intan Nur Lestari, Cicu Ratih, dan Damayanthi

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi,

Universitas Gunadarma

C7

37

25

Evaluation the Condition of Electrical Equipment using Infrared

Thermography

Mohd. Shawal Jadin, Soib Taib dan Shahid Kabir

USM, Penang Malaysia

(8)

viii

26

Otomasi Pendeteksian Posisi dan Luas Kangker Paru-Paru Pada Citra

CT-Scan

Sarifuddin Madenda, Rodiah, Eri Prasetyo, dan Dewi Agusinta

Universitas Gunadarma dan STMIK Jakarta

C9

48

27

Perbandingan Kinerja Metode Fusi Citra (IHS dan Wavelet) Pada

Citra Remote Sensing

Riska Mustika dan Khairul Munadi

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

C10

53

28

Interpretasi Citra Remote Sensing SeaWIFS dan MODIS untuk

Penentuan Potensi Fishing Ground di Laut Utara Aceh

Mirna Ria Andini, Fardhi Adria, Khairul Munadi, dan Rizwan

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

C11

57

29

Analysis of Land Surface Temperature over Banda Aceh Before and

After Tsunami of 26 December 2004 Using Landsat-TM

Saumi Syahreza dan Marwan

Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Syiah Kuala

C12

61

D.

Robotika, Sistem Kendali

30

Perancangan Simulasi Model Industrial Robot Manipulator 6 Derajat

Kebebasan Secara Mekanik

Firmansyah

Teknik Elektronika Industri, Poltek Aceh

D1

1

31

Analysed Polished Rod Load Torque Data Measurement to Optimize

the performance of the Pumping Unit

Hasballah, Djoko Purwanto, Muhammad Rivai dan

Achmad Arifin

Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember

(9)

ix

E.

Jaringan Komputer, Teknologi Internet

32

Pencarian Citra Berbasis Web dan Berdasarkan pada Keyword dan

Karakteristik Citra Query

Sarifuddin Madenda, Novrina, Lussiana ETP dan

Adang Suhendra

Universitas Gunadarma dan STMIK Jakarta

E1

1

33

Evaluasi Website E-Government LNPK Melalui Pengadopsian

Kriteria Economist Intelligence Unit

Budhi Gustiandi dan Yayat Hidayat

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

E2

7

34

Sistem Informasi Koperasi Berbasis Web

Widiastuti dan Akhmad Faisal

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi,

Universitas Gunadarma

E3

12

35

Sistem Informasi Geografis Rumah Sakit Berbasis Web

Ricky Agus Tjiptanata, Widiastuti, Mufi Widyanti

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi,

Universitas Gunadarma

E4

19

36

E-Meukat: Sebuah Gagasan Toko Online Kerajinan Aceh Berbasis

API Facebook

Zefriansyah, Teddy Juana, Harits Arunda Achsan,

Taufiq Abdul Gani, Melinda, dan Yuwaldi Away

Center for Computational Engineering,

Jurusan Teknik Elektro

Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

E5

25

F.

Energi Listrik

37

Analisa Kapasitas Energi Listrik Panas Bumi Gunung Seulawah

Agam

Syukriyadin dan Muhammad Raihansyah

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

(10)

x

38

Kehandalan Sistem Distribusi Primer 20 kV Kota Banda Aceh Pasca

Tsunami

Muhammad Rizal Fachry dan Syukriyadin

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

F2

8

39

Penentuan Setelan dan Metode Pengujian Power Swing Blocking

Pada Rele Jarak

Budi Santor, Lukman, dan Firdaus Ridwan

PT PLN (Persero) P3BS UPT Banda Aceh

F3

13

40

Pendekatan Praktis untuk Menentukan Kapasitas System Pembangkit

Listrik Tenaga Surya - Photovoltaic

Syafrudin, Muhammad, dan Arnawan

Fakultas Teknik Elektro Universitas Tanjungpura,

Pontianak

Fakultas Teknik Elektro Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe

F4

22

41

Suatu Metoda Praktis untuk Menentukan Faktor Daya pada Sistem

Tenaga Listrik Mengandung Arus Harmonisa

Syafrudin, Asri, dan Arnawan

Fakultas Teknik Elektro Universitas Tanjungpura,

Pontianak

Fakultas Teknik Elektro Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe

F5

27

42

Konsep Sistem Cerdas untuk Pembangkit Hibrid pada Energi

Terbarukan

Suriadi, Soib bin Taib, dan Azman Nordin

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

F6

34

43

Perencanaan Jaringan Distribusi Bersumber Prakiraan Ramalan

Beban

Eddy Hamdani

Teknik Elektro, UNRI

(11)

xi

G.

Elektronika, Sensor, Komputer Hardware

44

Akusisi Data Pengukuran Gas CO dan HC pada Kendaraan Bermotor

dengan Komputer

Hidayat Nur Isnianto, Tanto Kiswantoro, dan

Achmad Andra Yulistyawan

Program Diploma Teknik Elektro, Sekolah Vokasi, UGM

G1

1

45

Desain Uninterruptable Power Supply 220 V pada Frekuensi 50 Hz

Tjahjo Dwinurti dan Yulisdin Mukhlis

Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma

G2

5

46

Pengembangan Sistem Penjejak Sinar Matahari pada Solar Cell

Menggunakan Metode Fuzzy

Inzar Salfikar dan Rouhillah

Jurusan Teknik Mekatronika, Politeknik Aceh, Banda Aceh

G3

10

47

Perancangan

Penguat

Operasional

OTA

(Operational

Transconductance) Dua Stage Menggunakan CMOS Teknologi

AMS 0,35 µm

Erma Triawati Ch dan Nickal Cosmas

Teknik Elektro, Universitas Gunadarma

G4

16

48

Desain Komparator Presisi untuk Aplikasi ADC Pipeline 1-bit/stage

Menggunakan CMOS Teknologi AMS 0,35 µm

Hamzah Afandi dan Erma Triawati Ch

Teknik Elektro, Universitas Gunadarma

G5

22

49

Perancangan

Alat

Pendeteksi

dan

Pemadam

Kebakaran

Menggunakan Sensor Cahaya

Iqbal, Edwar Iswardy, dan Zulfalina

Program Studi D-III Instrumentasi dan Komputasi (INSKOM)

Jurusan Fisika

G6

29

50

Desain Pembangkit Pulsa Clock Non-Overlapping untuk Aplikasi

ADC Pipeline 1-bit/stage Menggunakan CMOS Teknologi AMS 0,35

µm

Hamzah Afandi dan Atit Pertiwi

Teknik Elektro, Universitas Gunadarma

(12)

xii

51

Studi Potensi Penentuan Golongan Darah dengan Metode Optik

Nasrullah Idris, Edwar Iswardy, dan Denny Syahputra

Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Syiah Kuala

G8

37

52

Perancangan Tampilan Digital Pada KWH Meter Berbasis

Mikrokontroler AT89C51

Alfisyahrin dan Azwir

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

G9

42

53

Digital System Implementation Using Field Programmable Gate

Array (FPGA)

Soeharwinto

Universitas Sumatera Utara, Medan,

Departemen Teknik Elektro FT USU

G10

53

54

Rancang Bangun Pendeteksi Kadar Alkohol pada Obat Batuk

Berbasis Mikrokontroler AT89C52

Yunidar dan T. Mizan Syarani Denk

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,

Universitas Syiah Kuala

G11

57

55

Desain Multilevel Inverter Cascade Satu Sumber Berbasis

Mikrokontroler PIC16F877A pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Tarmizi, Soib bin Toib dan Ade Chandra

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

School of Electrical & Electronic Engineering, Universiti Sains

Malaysia

G12

63

56

Kendali Fuzzy Sebagai Percepatan Penyembuhan Luka Dengan

Stimulasi Elektrik (Objek Manusia, Bagian 1)

Rahmawati, Achmad Arifin, Gunawan, dan Syafruddin

Politeknik Negeri Lhokseumawe

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

RSU. Cut Mutia Lhokseumawe

(13)

8

Kehandalan Sistem Distribusi Primer

Kota Banda Aceh Pasca Tsunami

Muhammad Rizal Fachri

dan

Syukriyadin

Jurusan Teknik Elektro - Fakutas Teknik

Universitas Syiah Kuala - Banda Aceh

email : [email protected], [email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini di fokuskan untuk mengetahui indeks kehandalan baik Saidi (System Avarage Interruption Duration Index) maupun Saifi (System Avarage Interruption Frequency Index) pada setiap Gardu Hubung kota Banda Aceh, tepatnya pada pasca tsunami yang mengalami rekontruksi atau perbaikan kinerja pendistribusian energi listrik setelah terjadi kerusakan selama tsunaming disimulasikan melalui perangkat lunak ETAP 6.0. Dari hasil l penelitian baik perhitungan dan simulasi menunjukan bahwa gardu hubung kota Banda Aceh yang memiliki kehandalan yang lebih baik yaitu Gardu Hubung Lueng Bata, dimana nilai indeks kehandalannya lebih rendah atau lebih baik daripada gardu hubung yang lainnya yaitu 0.33 jam/pelanggan untuk Saidinya dan 0.27 gangguan/pelanggan untuk Saifinya.

Key Words

Kehandalan, Laju kegagalan, Lama gangguan, SAIFI, SAIDI

1. Pendahuluan

Pada suatu sistem distribusi tenaga listrik kota Banda Aceh, tingkat kehandalan adalah hal yang sangat penting dalam menentukan kinerja sistem distribusi kota tersebut. Apalagi dalam pasca tsunami perlu meningkatkan kehandalan sistem distribusi karena makin pesatnya pertumbuhan penduduk dan industri di kota Banda Aceh. Kehandalan ini dapat dilihat dari sejauh mana suplai tenaga listrik bisa mensuplai secara kontinyu dalam satu tahun ke konsumen. Permasalahan yang paling mendasar pada distribusi daya listrik adalah terletak pada mutu, kontinuitas dan ketersediaan pelayanan daya listrik pada pelanggan [1,4]. Gangguan yang terjadi pada peralatan-peralatan listrik jaringan distribusi, akan menyebabkan terganggunya penyediaan tenaga listrik dengan segala akibatnya bagi perusahaan listrik maupun konsumen [6].

Kehandalan sistem distribusi tenaga listrik sangat dipengaruhi oleh konfigurasi sistem, peralatan yang dipasang, dan sistem operasinya. Konfigurasi yang tepat,

peralatan yang handal serta pengoperasian sistem yang otomatis akan memberikan penampilan sistem distribusi yang baik. Sebagai solusi permasalahan yang ada maka penulis melakukan penelitian terhadap kehandalan sistem distribusi tenaga listrik khususnya kota Banda Aceh[3].

Suatu sistem distribusi tenaga listrik dapat dinilai dari indeks kehandalan. Ada beberapa kriteria dasar yang digunakan dalam menghitung indeks kehandalan sistem distribusi yaitu laju kegagalan rata-rata suatu peralatan (λ), ketidaktersediaan tahunan rata atau lama padam rata-rata (U) dan kemudian dapat dihitung Saidi (System

Average Interruption Duration Index) dan Saifi (System Average Interruption Frequency Index)[1,6].

2. Sistem Distribusi Tenaga Listrik

Sistem distribusi tenaga listrik adalah penyaluran energi listrik dari pembangkit tenaga listrik (power station) hingga sampai kepada konsumen (pemakai) pada tingkat tegangan yang diperlukan. Jaringan distribusi terdiri atas dua bagian, yang pertama adalah jaringan tegangan menengah/primer (JTM) dengan tegangan 20 KV, yang menggunakan tiga kawat atau empat kawat untuk tiga fasa. Jaringan distribusi primer berada antara gardu induk dan transformator distribusi. Jaringan yang kedua adalah jaringan tegangan rendah (JTR) dengan tegangan 380/220 Volt[4].

2.1 Kehandalan Sistem Distribusi

Secara umum kehandalan didefinisikan sebagai kemungkinan (Probability) dari suatu sistem yang mampu bekerja sesuai dengan kondisi operasi tertentu dalam jangka waktu yang ditentukan, dengan kata lain keandalan disebut juga dengan kecukupan atau ketersediaan (availability). Kehandalan memiliki sifat non deterministik (terjadi secara kebetulan) tapi probabilistik (sesuatu yang bersifat acak, tidak pasti, namun dapat dianalisa dengan

teori probabilitas) [1,4]. Dalam mendefenisikan

kehandalan terhadap gangguan terdapat empat faktor yang memegang peranan penting yaitu:

(14)

9

1. Kemungkinan (Probability)

Angka yang menyatakan berapa kali gangguan terjadi dalam waktu tertentu pada suatu sistem atau saluran.

2. Bekerja Dengan Baik (Performance)

Menunjukan kriteria kontinuitas suatu salauran sistem penyaluran tenaga listrik tanpa mengalami gangguan.

3. Periode Waktu

Periode waktu adalah lama suatu saluran bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya. Semakin lama

saluran digunakan, maka akan semakin banyak

kemungkinan terjadinya kegagalan. 4. Kondisi Operasi

Kondisi operasi yang dimaksud disini adalah keadaan lingkungan kerja dari suatu jaringan seperti pengaruh suhu, kelembaban udara dan getaran yang mempengaruhi kondisi operasi [1,4].

Kehandalan suatu sistem tenaga listrik sangat erat dengan ketersediaan, yaitu jumlah waktu sistem kerja sesuai dengan fungsinya. Sedangkan seluruh waktu operasi sistem tersebut terbagi dalam dua waktu, yaitu waktu perbaikan atau waktu kegagalan dan waktu sistem beroperasi secara normal[1,2].

2.2 Parameter Kehandalan

Parameter – parameter menentukan kehandalan sistem tenaga listrik adalah :

2.2.1 Laju Kegagalan

Laju kegagalan adalah nilai rata – rata dari jumlah kegagalan persatuaan waktu pada selang pengamatan tertentu (T), satuaan yang digunanakan kegagalan pertahun sehingga dapat ditulis sebagai berikut[1,4]:

λ =

𝑁𝑇

………(1)

Dengan:

λ = Nilai kegagalan (kegagalan/tahun) N = Jumlah kegagalan dalam waktu T T = Selang waktu pengamatan (tahun)

Sedangkan untuk menentukan lama gangguan atau ketidaktersedian tahunan rata-rata (U) merupakan jumlah lama gangguan persatuan waktu pada selang waktu pengangamatan (T), sehingga dapat ditulis seperti persamaan berikut ini [1,4].

𝑈 =

∑𝑡𝑇

……….(2)

Dimana :

t = Lama Gangguan (Jam)

T = Selang waktu pengamatan (tahun)

2.2.2 Indeks Gangguan Tambahan

Indeks kehandalan yang telah di perhitungkan kembali menggunakan konsep klasik adalah laju kegagalan rata-rata, lamanya gangguan rata-rata dan waktu kegagalan tahunan[1,4].

1) System Avarage Interruption Frequency

Index(SAIFI)

SAIFI merupakan suatu indeks yang menyatakan banyaknya gangguan (pemadaman) yang terjadi dalam selang waktu tertentu (1 tahun) pada pelanggan dalam suatu sistem secara keseluruhan(Rukmi,2008).

SAIFI = ∑𝜆𝑖𝑁𝑖

∑𝑁 ………(3)

Dengan :

λi = angka keluar (outage rate) komponen

Ni = jumlah customer pada load point i N = total customer pada sistem distribusi

2) System Avarage Interruption Duration

Index(SAIDI)

SAIDI merupakan suatu indek yang menyatakan lamanya gangguan (pemadaman) yang terjadi dalam selang waktu tertentu (1 tahun) pada pelanggan dalam suatu sistem secara keseluruhan[1,4,6].

SAIDI = ∑𝑈𝑖𝑁𝑖

∑𝑁 ………(4)

Dengan:

Ui = waktu perbaikan (repair duration) komponen Ni = jumlah customer pada load point i

N = total customer pada sistem distribusi

3. Metodelogi Penelitian

Bedasarkan data yang didapat dalam penelitian maka rangkaian simulasi menggunakan ETAP dapat didekati dengan rangakain seperti gambar 1 berikut, yang merupakan rangkaian dasar untuk mencari kehandalan suatu jaringan distribusi khususnya di kota Banda Aceh, dengan data-data yang telah didapat sebelumnya.

(15)

10

Gambar 1 Rangakaian simulasi sistem jaringan distribusi

kota Banda Aceh

Dalam penelitian kehandalan sistem ini, maka metode yang digunakan adalah seperti ditunjukan pada alur penelitian gambar 2 berikut:

Gambar 2 Flow chart tahapan metode menganalisa

4. Hasil Dan Pembahasan

4.1 Perhitungan Laju Kegagalan (λ) dan Lama

gangguan rata-rata (U)

Dari perhituangan dan simulasi jaringan distribusi maka didapat hasil bahwa nilai pemadaman dan jumlah gangguan yang terjadi pada masing-masing gardu hubung seperti ditunjukan pada tabel 1 berikut :

Tabel 1 Perbandingan Laju Gangguan dan Laju Kegagalan antara perhitungan dengan simulasi

Laju kegagalan dan lama gangguan baik perhitungan maupun simulasi yang ditunjukan pada tabel 1 maka Gardu Hubung Jantho yang mengalami gangguan terlama yaitu 26.39 jam/tahun dan 27 jam/tahun sedangkan Gardu Hubung Merduati yang mengalami lama gangguan terendah yaitu sebesar 9.39 jam/tahun dan 9.33 jam per/tahun.

Begitu pula juga laju kegagalan, dilihat dari perhitungan maupun simulasi maka Gardu Hubung Merduati yang mengalami laju kegagalan terendah sebesar 8.16 kali/tahun dan Gardu Hubung Jantho yang tertinggi nilai laju kegagalan yaitu 20.66 kali/tahun, sehingga dapat dibuat grafik perbandingan antara perhitungan dengan simulasi seperti yang tinjukan pada gambar 3 dan 4 berikut.

Start

Input Data (Data Jumlah Pelanggan dan

Kegagalan/Pemadaman)

Menghitung Laju Kegagalan Dengan Menggunakan

Persamaan (1)

Menghitung Lama Gangguan Rata-rata Dengan Menggunakan

Persamaan (2) Hasil Hasil Menghitung Indek Pelanggan Dengan Menggunakan Pers. (3) dan (4) Simulasi Kehandalan Sistem Start Tidak Ya Ya Tidak

(16)

11

Gambar 3 Grafik perbandingan Lama Gangguan

(Jam/Tahun) antara Perhitungan dengan Simulasi

Gambar 4 Grafik Perbandingan Laju Kegagalan (Kali/Tahun) antara Perhitungan dengan Simulasi

4.2 Perhitungan Indek Kehandalan

Begitu juga dengan nilai indeks kehandalan maka didapat hasil bahwa nilai Saidi dan Saifi untuk masing-masing Gardu hubung seperti ditunjukan pada tabel 2 berikut:

Tabel 2 Nilai Saidi dan Saifi pada masing-masing gardu hubung kota Banda Aceh

Gardu Nilai Indeks

Saidi Saifi Ajun 0.5 0.43 Lueng bata 0.33 0.27 Lambaro 3.69 2.94 Jantho 1.25 0.98 Ulee Kareng 0.51 0.42 Krueng Cut 0.52 0.39 Merduati 5.84 5.09

Dari tabel diatas telah Nampak perbedaan Saidi dan Saifi masing-masing gardu hubung kota Banda Aceh dimana gardu hubung memiliki nilai saidi tertinggi yaitu 5.84 jam/pelanggan dan gardu hubung lueng bata yang memiliki nilai saidi terendah yaitu 0.33 jam/pelanggan.

Begitu juga pula dengan Saifi masing-masing gardu hubung dimana gardu hubung Merduati yang memliki nilai Saifi yang tertinggi sebesar 5.09 gangguan/pelanggan sedangkan yang nilai Saifi terendah yaitu gardu hubung Lueng Bata sebesar 0.27 gangguan/pelanggan seperti ditunjukan pada gambar 5 berikut:

Gambar 5 Blok diagram Saidi dan Saifi masing Gardu Berdasarkan hasil yang diperoleh maka Gardu hubung Lueng Bata merupakan gardu hubung yang lebih handal daripada gardu hubung yang lainnya, karena Gardu Hubung Lueng Bata memiliki nilai indeks lebih rendah atau lebih baik dibandingkan dengan gardu hubung yang lainnya.

5. Kesimpulan

Dari hasil analisa penelitian ini dapat dibuat beberapa kesimpulan antara lain yaitu:

1. Nilai Saidi pada GH Lueng bata merupakan indek

kegagalan yang terendah yaitu 0.33

jam/pelanggan dan GH Merduati merupan GH yang memiliki indeks kegagalan yang tinggi yaitu sebesar 5.84 jam/pelanggan.

2. Nilai Saifi pada GH Lueng bata merupakan indeks kegagalan yang termasuk rendah yaitu 0.26 gangguan/pelanggan dan tertinggi indeks kegagalannya ialah GH Merduati sebesar 5.09 gangguan/pelanggan.

3. Gardu Hubung Lueng Bata yang memiliki kehandalan yang lebih baik dibandingkan dengan gardu hubung yang lainnya, karena memiliki nilai

0 5 10 15 20 25 30

Lama Gangguan (Perhitungan) Lama Gangguan (Simulasi)

0 5 10 15 20 25 Laju Kegagalan (Perhitungan) Laju Kegagalan (Simulasi) 0 1 2 3 4 5 6 7 Saidi Saifi

(17)

12

indeks kehandalan lebih rendah atau lebih baik yaitu 0.33 Jam/pelanggan untuk Saidinya dan 0.27 gangguan/pelanggan untuk Saifinya.

6. Referensi

[1]. Roy Billinton and Ronald N. Allan (1984), Reliability Evaluation of Power Systems, Plenum Press: New York and London, Second Edition

[2]. Adi W., Suryawan. 2007. Analisi Ketersediaan Daya dan Keandalan Sistem Jaringan Distribusi di Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang, Skripsi, Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang.

[3]. Kadir, Abdul. 2000. Distribusi dan Utilisasi Tenaga Listrik. Jakarta : Universitas Indonesia Press.

[4]. Mubarak, Morhel. 2008. Studi Keterandalan Sistem Jaringan Distribusiudara 20 KV Pada Gardu Hubung Kandis kota Padang, Skripsi. Fakultas Teknik universitas Negeri Padang.

[5]. PT. PLN (persero). 2009. Data Dasar Laporan Pemadaman. Cabang Banda Aceh.

[6]. Rukmi SH, Sukerayasa, dkk.,” Penentuan Angka Keluar Peralatan Untuk Evaluasi Keandalan Sistem Distribusi Tenaga Listrik”, [Online] Available:

Gambar

Gambar 2 Flow chart tahapan metode menganalisa
Tabel  2  Nilai  Saidi  dan  Saifi  pada  masing-masing  gardu  hubung kota Banda Aceh

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No.39/Permentan/OT.140/6/2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Veteriner Farma mempunyai tugas melaksanakan

Eksperimental dan Siswa Kelas Kontrol 432 4.55 Hasil Perhitungan Uji Perbedaan Rerata Peringkat Penguasaan Keterampilan Berbahasa Indonsesia Siswa Kelas Eksperimental

Adapun tema riset Partisipasi masyarakat dalam pemilu yakni : Masalah Sosial Ekonomi, Kehadiran dan Ketidakhadiran Pemilih di TPS Voter turnout, Perilaku memilih Voting

Distribusi terbanyak pada prevalensi tumor tulang jinak berdasarkan umur adalah kategori dewasa awal (26-35 tahun), berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki (18

Hasil Komparasi Laju Alir Massa Kebocoran Gas dari Pipeline 35 Tabel 4.4.. Hasil Simulasi Laju Alir Massa di Lubang Kebocoran Pipeline 37

Akuntabilitas kinerja Badan Pusat Statistik merupakan perwujudan kewajiban Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Tengah untuk mempertanggungjawabkan

Penerapan Media Learning Management System (LMS) pada Mata Kuliah Simulasi Digital terhadap Hasil Belajar Siswa Mahasiswa Semster II. Prodi TIK IKIP