• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Data Curah Hujan Kabupaten Ketapang dan Kota Pontianak Menggunakan Transformasi Wavelet

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Data Curah Hujan Kabupaten Ketapang dan Kota Pontianak Menggunakan Transformasi Wavelet"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Lokasi Penelitian
Gambar  3.  (a)  Grafik  curah  hujan  terhadap  waktu,  (b)  wavelet  power  spectrum  dan  (c)  global  wavelet
Gambar 5.  Cross wavelet curah hujan dan indeks DM di Kabupaten Ketapang
Gambar  5.  Intensitas  curah  hujan  yang  tinggi  terjadi  pada  tahun  1995  bertepatan  dengan  fase  normal
+2

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil validasi model prediksi curah hujan menunjukkan model Jaringan Syaraf Tiruan cocok digunakan untuk memprediksi curah hujan pada pewilayah hujan 3, model Wavelet

Di dalam makalah ini akan dianalisis osilasi curah hujan musiman dan tahunan menggunakan transformasi wavelet untuk beberapa daerah di Sumatra Barat, yaitu

Data jumlah curah hujan tahunan yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari tiga stasiun hujan di kota Makassar selama 30 tahun, yaitu dari tahun 1985

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut model persamaan berdasarkan hubungan intensitas curah hujan terhadap durasi hujan

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut model persamaan berdasarkan hubungan intensitas curah hujan terhadap durasi hujan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa curah hujan yang terjadi di Indonesia didominasi oleh evening rain (12LT-21LT) Pergerakan curah hujan secara umum dapat

Dari gambar tersebut ditunjukkan bahwa distribusi curah hujan rata-rata bulanan pada tahun 2009 memiliki intensitas curah hujan rata-rata bulanan lebih rendah dari intensitas

Intensitas ini dihitung dan di ukur dengan alat penakar hujan Hellman dan menghasilkan curah hujan tercatat dengan intensitas curah tidak melebihi hujan rata-rata 31.5 mm selama 1 bulan