Profil Pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Puskesmas Rambangaru Tahun 2015
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi keluarga dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada anak balita..
Kesimpulannya adalah tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ispa) pada balita di Puskesmas Pucang Sewu Surabaya. Kata Kunci
Selanjutnya berdasarkan hasil analisis bivariat diketahui bahwa terdapat dua variabel independen yang berhubungan terhadap ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas
Pada penelitian ini tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan ISPA pada Balita, tapi hasilnya jika dilihat dari proporsi status gizi baik dan status gizi tidak baik
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui obat yang digunakan pada penderita ISPA berdasarkan jenis dan penggolongannya dari data rekapitulasi resep pasien Infeksi
saluran pernapasan akut (ISPA) pada bulan Mei 2015 di Puskesmas Dinoyo Kota Malang.Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 30
KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut ISPA Dengan Kekambuhan ISPA Pada Balita, maka dapat ditarik
HASIL DAN PEMBAHASAN Rasionalisasi Pemberian Obat Pemberian obat yang rasional penyakit infeksi saluran pernapasan akut ISPA Pada Balita, penelitian ini didasarkan pada 5 kategori