M
MA
AS
S
S
S
BA
BA
DOKUM
DOKUM
ER PLAN /
ER PLAN /
RATEGIS
RATEGIS
( R S B
( R S B
TAHUN 2015 -2019 TAHUN 2015 -2019A
AN
N L
LA
AY
YA
AN
NA
AN
N U
UM
M
PUSKESMAS KAL
PUSKESMAS KAL
N
N
ENCANA
ENCANA
ISNIS
ISNIS
M DAERAH
M DAERAH
KAJAR
KAJAR
KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR
Visi Dinas Kese
Visi Dinas Kesehatan hatan mewujudkan mamewujudkan masyarakat sehat syarakat sehat yang mandiri yang mandiri dandan berkeadilan sebagai modal dasar menuju Wonosobo lebih maju dan sejahtera, berkeadilan sebagai modal dasar menuju Wonosobo lebih maju dan sejahtera, bisa ditempuh dengan salah satu cara yaitu menjamin tersedianya upaya bisa ditempuh dengan salah satu cara yaitu menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan. Oleh sebab itu kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan. Oleh sebab itu peningkatan pelayanan kesehatan di puskesmas dan jaringannya menjadi hal peningkatan pelayanan kesehatan di puskesmas dan jaringannya menjadi hal yang sangat penting. Tahun 2014 Puskesmas
yang sangat penting. Tahun 2014 Puskesmas Kalikajar akan menerapkan PolaKalikajar akan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD yang memberikan fleksibilitas berupa Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk keleluasaan untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Manajemen pengelolaan yang meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Manajemen pengelolaan yang fleksibel dan responsif perlu ditopang dengan perencanaan yang proaktif dan fleksibel dan responsif perlu ditopang dengan perencanaan yang proaktif dan berkesinambungan.
berkesinambungan.
Rencana Strategis Bisnis merupakan dokumen perencanaan yang Rencana Strategis Bisnis merupakan dokumen perencanaan yang memberikan arti penting dalam menentukan arah pembangunan kesehatan memberikan arti penting dalam menentukan arah pembangunan kesehatan Puskesmas Kalikajar yang akan dicapai dalam 5 (lima) tahun ke depan karena Puskesmas Kalikajar yang akan dicapai dalam 5 (lima) tahun ke depan karena mencakup pernyataan visi, misi, program strategis, pengukuran pencapaian mencakup pernyataan visi, misi, program strategis, pengukuran pencapaian kinerja, rencana pencapaian lima tahunan dan proyeksi keuangan lima kinerja, rencana pencapaian lima tahunan dan proyeksi keuangan lima tahunan.
tahunan.
Dokumen Rencana Strategis Bisnis (RSB) Puskesmas Kalikajar disusun Dokumen Rencana Strategis Bisnis (RSB) Puskesmas Kalikajar disusun untuk jangka waktu 2015 – 2019 sebagai Master Plan. Untuk mewujudkan untuk jangka waktu 2015 – 2019 sebagai Master Plan. Untuk mewujudkan Rencana Strategis tersebut dibutuhkan sumber daya meliputi sumber daya Rencana Strategis tersebut dibutuhkan sumber daya meliputi sumber daya manusia, sumber dana, sumber daya peralatan, metode serta pemasarannya, manusia, sumber dana, sumber daya peralatan, metode serta pemasarannya, untuk itu perlu dukungan dari semua pihak untuk dapat merealisasikan untuk itu perlu dukungan dari semua pihak untuk dapat merealisasikan Rencana Strategis yang telah disusun.
Rencana Strategis yang telah disusun.
Kami senantiasa mengharap saran dan masukan guna perbaikan Master Kami senantiasa mengharap saran dan masukan guna perbaikan Master Plan /Rencana Strategis ini, sehingga dapat
Plan /Rencana Strategis ini, sehingga dapat bermanfaat bagi semua pihak.bermanfaat bagi semua pihak.
Wonosobo,
Wonosobo, 1 1 Desember Desember 20142014
Direktur
Direktur Puskesmas Puskesmas KalikajarKalikajar
drg. Rina Sesotyawaty, MPH drg. Rina Sesotyawaty, MPH NIP. 19671226 199302 2 002 NIP. 19671226 199302 2 002
DAFTAR ISI DAFTAR ISI
HALAMAN
HALAMAN JUDUL………JUDUL……… KATA
KATA PENGANTAR………PENGANTAR……….………. DAFTAR ISI……… DAFTAR ISI………
BAB
BAB I. I. PENDAHULUAN………PENDAHULUAN………...………... A.
A. LATAR LATAR BELAKANG………BELAKANG……… B.
B. DASAR DASAR HUKUM………HUKUM………..……….. C.
C. VISI PUSKESMAS VISI PUSKESMAS KALIKAJAR……….……KALIKAJAR……….………...………... D. MISI PUSKESMAS KALIKAJAR …………...
D. MISI PUSKESMAS KALIKAJAR …………... ...………....………. E. MAKSUD
E. MAKSUD DAN TUJUAN DAN TUJUAN ………...………...
BAB II. GAMBARAN UMUM PUSKESMAS KALIKAJAR ………… BAB II. GAMBARAN UMUM PUSKESMAS KALIKAJAR …………
A. KONDISI
A. KONDISI WILAYAH KERJA………WILAYAH KERJA……….…. B. KEADAAN
B. KEADAAN SUMBER DAYA………SUMBER DAYA………..…….. C.
C. CAPAIAN INDIKATOR CAPAIAN INDIKATOR KINERJA.………KINERJA.………
BAB III. ANALISIS SITUASI LINGKUNGAN BAB III. ANALISIS SITUASI LINGKUNGAN
A. ANALISIS
A. ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL………LINGKUNGAN INTERNAL……….…. B.
B. ANALISIS PELANGGAN ANALISIS PELANGGAN PUSKESMAS…………PUSKESMAS……… C. ANALISIS KEKUATAN
C. ANALISIS KEKUATAN DAN KELEMAHAN………DAN KELEMAHAN………... D.
D. ASUMSI PENYUSUNAN ASUMSI PENYUSUNAN RSB………RSB………
BAB IV. RENCANA KER
BAB IV. RENCANA KERJA TAHUN 2015 -2019JA TAHUN 2015 -2019 A. SASARAN
A. SASARAN DAN TARGET DAN TARGET KINEJA………KINEJA……… B. TARGET
B. TARGET KINERJA MANAJEMEN………KINERJA MANAJEMEN……….…………. C. TARGET
C. TARGET KINERJA KEUANGAN………KINERJA KEUANGAN………...…………... D. PROSEDUR
D. PROSEDUR PELAKSANAAN PROGRAM………PELAKSANAAN PROGRAM………
BAB V. PENUTUP BAB V. PENUTUP
LAMPIRAN LAMPIRAN
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 : Matriks indikator Kinerja Puskesmas Kalikajar Tahun 2015 -2019 Lampiran 2 : Rencana Kebutuhan SDM Puskesmas Kalikajar Tahun 2015 -2019 Lampiran 3 : Rencana Bisnis dan Anggaran Puskesmas Kalikajar Tahun 2015 – 2019 Lampiran 4 : Proyeksi Neraca Puskesmas Kalikajar Tahun 2015 -2019
BAB I
PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
Puskesmas Kalikajar merupakan pelaksana teknis Dinas Kesehatan yang bertugas melaksanakan dan mengkoordinasikan kesehatan di wilayah kerja puskesmas, sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo Nomor 4 tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Wonosobo. Sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan efektifitas serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat lebih maju dan sejahtera dan untuk mewujudkan good goverment dan clean government,maka puskesmas berubah dari UPTD menjadi unit pelayanan fungsional dibawah Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo.
Puskesmas sebagai institusi pelayanan kesehatan yang berada di garis depan di masyarakat, selalu berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan melakukan berbagai upaya perbaikan, antara lain dengan memenuhi sarana prasarana puskesmas dan jaringannya, meningkatkan sumber daya manusia,memanfaatan sistem
informasi kesehatan serta melakukan upaya perbaikan mutu pelayanan melalui akreditasi puskesmas.
Pada tahun 2015, Puskesmas menerapkan PPK BLUD berdasarkan Surat Keputusan Bupati Wonosobo Nomor 440/467/Tahun 2014 tentang Penetapan Puskesmas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hal tersebut juga ditujukan guna merespon kebijakan pemerintah pusat tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bahwa sejak 1 Januari 2014 BPJS Kesehatan melaksanakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penerapan Jaminan Kesehatan Nasional tersebut akan bertumpu kepada fasilitas kesehatan primer maupun sekunder. Agar dapat memberikan pelayanan yang bermutu, terjangkau dan profesional, maka Puskesmas Kalikajar harus dikelola secara professional. Prinsip-prinsip efektifitas dan efisiensi, optimalisasi, benefit, dan cost harus menjadi indikator dalam pelaksanaannya. Agar dalam pengelolaan Puskesmas dapat fleksibel dan responsif diperlukan suatu bentuk tata kelola keuangan yang fleksibel pula dalam ini pemerintah telah mengeluarkan peraturan
Keuangan Badan Layanan Umum dan PERMENDAGRI No. 61 tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.
Untuk menerapkan efisiensi Pola Pengelolaan Keuangan maka seluruh puskesmas Kalikajar 1 dan Puskesmas Kalikajar 2 digabung menjadi satu manajemen PPK BLUD. Pola Pengelolaan Keuangan BLUD merupakan pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat sehingga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Puskesmas sebagai PPK BLUD harus menyusun Rencana Strategis Bisnis (Rentra Bisnis) sebagai master plant sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 61 Tahun 2007 pasal 11 yang menyatakan bahwa Rencana Strategis Bisnis harus mencakup pernyataan visi, misi, program strategis, pengukuran pencapaian kinerja, rencana pencapaian lima tahunan dan proyeksi keuangan lima tahunan BLUD. Oleh karena itu disusun Rencana Strategis Bisnis Puskesmas Kabupaten Wonosobo tahun 2015 -2019 sebagai pedoman dalam melaksanakan BLUD Puskesmas.
B. DASAR HUKUM
1. Undang-Undang No.1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, pasal 68 dan 69.
2. Undang-Undang No.40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
3. Undang-Undang No.23 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
4. Undang-Undang No.24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS).
5. Peraturan Pemerintah No.23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.
6. Peraturan Pemerintah No.74 Tahun 2012 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah No.23 Tahun 2005.
7. Permendagri No.58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
8. Permenkeu No.7, 8, 9 dan 10 Tahun 2006 dan penyempurnaannya tentang pengelolaan BLU.Permendagri No.61 Tahun 2007 tentang Petunjuk teknis pengelolaan keuangan BLUD.
9. Keputusan Bupati Wonosobo No. 440/467 Tahun 2014 tentang Penetapan BLUD Puskesmas.
C. VISI
Visi Puskesmas Kalikajar adalah:
“Menjadi Puskesmas terpercaya dan memenuhi kebutuhan pelanggan”.
Artinya, Puskesmas Kalikajar ingin mencapai impian sebagai puskesmas yang dipercaya oleh pelanggan, karena Puskesmas Kalikajar mampu memenuhi kebutuhan pelanggan, baik pelanggan masyarakat Kecamatan Kalikajar maupun pelanggan dari luar kecamatan dan stake holder lainnya. Visi Puskesmas Kalikajar yang telah menjadi komitmen tersebut diharapkan mampu menumbuhkan motivasi dan inspirasi untuk menjawab tantangan dalam mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan. Di samping itu, visi tersebut dapat menjadi pedoman untuk bertindak dan mampu memberdayakan semua pihak yang berkepentingan (stakeholders) serta menjadi semakin konkrit pada saat dijabarkan lebih lanjut menjadi misi, , program dan kegiatan.
D. MISI
Misi Puskesmas
Dalam rangka mewujudkan Visi Puskesmas Kalikajar tersebut, maka ditetapkan 3 (tiga) Misi sebagai berikut :
1. Menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) tingkat pertama yang bermutu.
Artinya Puskesmas menyelenggarakan pelayanan Upaya Kesehatan Masyarakat dan pelayanan Upaya Kesehatan Perorangan yang sesuai dengan standar, terpercaya handal dan memenuhi kebutuhan masyarakat,
2. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat guna mendukung Kecamatan Kalikajar Sehat.
Artinya Puskesmas selalu berupaya agar setiap keluarga dan masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerjanya
semakin berdaya di bidang kesehatan melalui peningkatan pengetahuan dan kemampuan menuju kemandirian untuk hidup sehat. Hasil dari kemandirian untuk hidup sehat pada seluruh masyarakat Kalikajar akan mewujudkan Kecamatan Kalikajar Sehat.
3. Menerapkan tata kelola Puskesmas Kalikajar yang bersih, efektif dan efisien
Artinya dalam menyelenggarakan kegiatannya, puskesmas menerapkan tata kelola puskesmas yang bersih dan akuntabel dapat dipertanggungjawabkan, memacu kenerja yang efektif berhasil guna serta selalu memperhatikan
efisiensi.
E. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan penerapan PPK-BLUD Puskesmas Kalikajaryaitu : 1. Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
2. Puskesmas menjadi lebih mandiri dalam pengelolaan keuangan sehingga pelayanan lebih responsif.
3. Puskesmas menjadi lebih akuntabel dan efisien dalam pengelolaan anggaran.
BAB II
GAMBARAN UMUM PUSKESMAS KALIKAJAR
Gambaran umum tentang Puskesmas Kalikajar mengenai wilayah kerja, sumber daya yang meliputi sarana prasarana dan ketenagaan, serta kinerja pelayanan tahun 2014, adalah sebagai berikut :
A. KONDISI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN WONOSOBO A. Keadaan Geografis
a. Kondisi Wilayah Kerja Puskesmas Kalikajar
Puskesmas Kalikajar berada di wilayah Kecamatan Kalikajar, terletak antara 32º LS dan 22º derajad LU dan berada di sebelah Timur Ibukota Kabupaten Wonosobo dengan jarak 10 km dari ibu kota kabupaten, dan 115 km dari Ibukota Propinsi Jawa Tengah, daerah berada di kaki Gunung Sumbing yang membujur dari arah utara ke selatan.
Wilayah Puskesmas Kalikajar mempunyai luas wilayah 3.464.93 Ha yang terbagi menjadi tanah sawah seluas 1.122.084 Ha dengan pengairan irigasi teknis, setengah teknis, dan sederhana, serta tanah bukan sawah seluas 2.342.846 Ha yang terbagi atas tanah pekarangan, tegalan, hutan Negara, kolam, dan perkebunan.
Puskesmas Kalikajar secara geografis dibatasi :
Sebelah Utara : Kecamatan Kertek Kab. Wonosobo Sebelah Selatan : Kecamatan Sapuran Kab. Wonosobo Sebelah Barat : Kecamatan Selomerto Kab. Wonosobo Sebelah Timur : Kabupaten Temanggung
Wilayah Puskesmas Kalikajar merupakan daerah dataran tinggi, yang keadaan tanahnya bergelombang, berbukit dan bergunung-gunung yang jenis tanahnya adalah jenis tanah regosol. Wilayah Puskesmas kalikajar Iberada pada ketinggian 600meter sampai dengan 972meter diatas permukaan laut dengan suhu 18º Celcius sampai dengan 29º Celcius.
Tinggi Tempat dan Jarak Ke Ibukota Kecamatan dan Ke Kabupaten dirinci Per Desa, dengan rincian seperti table sebagai berikut :
Tabel 3 Tinggi Tempat dan Jarak Ke Ibukota Kecamatan dan Ke Kabupaten No Desa Ketinggian ( m dpl ) Jarak (Km) Ke Ibu Kota Kecamatan Ke Ibu Kota Kabupaten 1 Mangunrejo 600 11.9 13.3
2 Mungkung 605 10.9 14.3 3 Perboto 654 9.5 16.6 4 Kedalon 831 2.0 15.5 5 Rejosari 703 5.5 19.0 6 Kalikajar 831 0.2 12.0 7 Simbang 924 2.1 14.1 8 Karangduw ur 972 5.1 18.1 9 Maduretno 866 2.5 11.5 10 Tegalombo 1.034 5.90 11.90 11 Kembaran 974 4,.5 13.50 12 Kalikuning 983 5.40 14.40 13 Wonosari 1.118 7.40 16.40 14 Purwojiwo 1.156 6.30 19.80 15 Kwadungan 1.139 7.50 21.00 16 Lamuk 1.217 7.50 16.50 17 Bowongso 1.419 10.30 19.30 18 Butuh Kidul 1.388 10.40 19.40 19 Butuh Lor 1.387 12.30 19.40
Sumber Data : Badan Statistik Kab. Wonosobo
Wilayah Puskesmas Kalikajar terdiri dari 19 Desa dan 212 RT, 40 Dusun serta 76 RW dengan rincian tabel sebagai berikut :
Tabel 4 RT, RW, Dusun Di Wilayah Puskesmas Kalikajar 1 Dirinci Per. Desa
No Desa RT RW Dusun POSYANDU
1. Mangunrejo 22 8 5 5 2. Mungkung 11 6 3 3 3. Perboto 25 10 6 7 4. Kedalon 22 7 4 5 5. Rejosari 21 11 5 5 6. Kalikajar 33 12 4 11 7. Simbang 29 7 4 4 8. Karangduwur 12 4 4 4 9. Maduretno 37 11 5 5 10 Tegalombo 19 8 5 5 11 Kembaran 32 9 4 4
12 Kalikuning 10 3 2 2 13 Wonosari 18 6 3 3 14 Purwojiwo 29 7 6 6 15 Kwadungan 33 8 6 6 16 Lamuk 20 10 5 5 17 Bowongso 33 7 3 3 18 Butuh Kidul 16 7 4 4 19 Butuh Lor 40 12 5 5
Sumber Data : Badan Statistik Kab. Wonosobo
Dari 19 Desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kalikajar , secara keseluruhan telah berstatus Desa Siaga, Desa Siaga Strata Pratama sebanyak 7 desa, dan Strata Madya 2 desa ( 2Desa Siaga Aktif ) dengan 49 posyandu satu diantaranya posyandu model.
B. Keadaan Penduduk
Pada tahun 2013, jumlah penduduk Kecamatan Kalikajar adalah sebanyak 58.630 jiwa yang terdiri dari 29.649 jiwa berjenis kelamin laki-laki dan 28.981 jiwa berjenis kelamin perempuan dengan rasio jenis kelamin (sex ratio) 102,30. Angka sex ratio ini menunjukkan bahwa pada tahun 2013, setiap 100 jiwa penduduk perempuan terdapat 102 penduduk laki-laki di Kecamatan Kalikajar. Desa Butuh memiliki angka sex ratio terbesar yaitu 111,47 dan Desa rejosari memiliki angka sex ratio terendah yaitu sebesar 92,85.
Bila dilihat per desa/kelurahan, jumlah penduduk terbesar terdapat di Desa Butuh sebesar 5.717 jiwa, sedangkan jumlah penduduk terkecil terdapat di Desa Kalikuning yaitu sebesar 1.170 jiwa.
Kepadatan penduduk di Kecamatan Kalikajar tahun 2013 sebesar 704 jiwa per km2.Bila dilihat per desa/kelurahan, angka kepadatan penduduk cukup bervariasi. Angka kepadatan penduduk yang paling tinggi terdapat di Desa Maduretno sebesar 2.172 jiwa per km2 sedangkan yang terendah terdapat di Desa Kwadungan sebesar 282 jiwa per km2.
Komposisi penduduk Kecamatan Kalikajar termasuk penduduk muda.jumlah penduduk tertinggi di kelompok usia 0-4 tahun sebanyak 5.079 jiwa, disusul kelompok usia 5-9 tahun sebanyak 5.073 jiwa, dan kelompok usia 10-14 tahun sebanyak 5.047 jiwa.
Kelahiran Kasar (CBR) sebesar 9,47 dan Angka Kematian Kasar (CDR) sebesar 5,63.
C. Keadaan Sosial Ekonomi
Mata pencaharian penduduk di Kecamatan Kalikajar sebagai berikut :
NO MATA PENCAHARIAN JUMLAH
1 Petani 12.516 2 Buruh 7.471 3 Peternak Unggas 10 4 Peternak Sapi 2 5 Penggalian 265 6 Nelayan 0 7 Industri 2.541 8 Bangunan 1.241 9 Perdagangan 3.590 10 Transportasi 889 11 PNS / Honor 1.010 12 Pensiunan 154 b. Pendidikan
Tingkat pendidikan dapat berkaitan dengan kemampuan menyerap dan menerima informasi kesehatan serta kemampuan dalam berperan serta dalam pembangunan kesehatan.Angka melek huruf penduduk usia 10 tahun ke atas pada tahun 2013 adalah 90,15 %.
4. Pembiayaan Kesehatan bersumber Pemerintah
Anggaran belanja yang dialokasikan untuk pembiayaan kesehatan di Kabupaten Wonosobo tahun 2013 sebesar Rp. 59.168.172.780,- yang terdiri dari APBD Kabupaten dan APBN. Sedangkan anggaran untuk Puskesmas Kalikajar pada tahun 2014 sebesar Rp.2.353.511.500 (APBD II) dan Rp 135.000.000 (BOK) serta Rp 516.291.000(Kapitasi 6 bulan).
B. KEADAAN SUMBER DAYA PUSKESMAS KALIKAJAR
1. Sarana Pelayanan Kesehatan
Puskesmas Kabupaten Wonosobo terdiri dari 2 puskesmas rawat jalan. Untuk mendukung pelayanan kesehatan di puskesmas terdapat 4 puskesmas pembantu, Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) sebanyak 13 buah .
2. Tenaga Kesehatan
Pelayanan kesehatan bagi 58.630 jiwa jiwa penduduk di wilayah Kabupaten Wonosobo dilayani oleh 1 dokter, 1 dokter gigi, 32 bidan, 11 perawat, 2 orang tenaga kefarmasian, 2 orang tenaga gizi.
Rasio Tenaga Kesehatan terhadap 100.000 penduduk adealah sebagai berikut :
a. Dokter Umum : 1,17 %
b. Dokter gigi : 0,598%
c. Bidan : 18,76%
d. Perawat dan Perawat Gigi : 6,45% e. Tenaga Kefarmasian : 1,17 %
f. Tenaga Gizi : 1,17,06%
g. Tenaga Teknis Medis :0,59 %
Jumlah tenaga di Puskesmas Kalikajar kondisi tahun 2014 adalah sebagai berikut :
NO JENIS TENAGA JUMLAH PENDIDIKAN STATUS
1 Dokter Umum 2 S-1(dr) = 2 PNS = 2 2 Dokter Gigi 1 S-2(drg) = 1 PNS = 1 3 Perawat 11 S-1(nurse) = 1 D-III = 6 SPK/SPRG = 4 PNS = Honorer = 1 4 Bidan 32 D-IV = 5 D-III = 25 D-I = 2 PNS = PTT = Honorer = 5 Kesehatan Masyarakat 0
6 Kesehatan Lingk 0 7 Laboratorium 1 D-III = 1 8 Gizi 2 D-IV = 1 D-III = 1 9 Kefarmasian 2 D-III = 2 10 Non Kesehatan 5 S1 = 1 SMA = 4
Direktur Puskesmas KALIKAJAR Sekretaris Koordinator UKP Koordinator UKM
Tata Usaha dan Kepegawaian
Bendahara
Pengelola Aset Tetap
BAB III
ANALISIS SITUASI LINGKUNGAN
A. ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL 1. Analisis Kapabilitas Internal
a. Struktur Organisasi
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kabupaten Wonosobo Nomor : 12 tahun 2015 tentang Pola Tata Kelola Puskesmas Kalikajar struktur organisasi Puskesmas Kalikajar terdiri dari :
a. Direktur b. Sekretaris
c. Koordinator UKP d. Koordinator UKM
STRUKTUR ORGANISASI BLUD PUSKESMAS KALIKAJAR
b. Tugas dan Fungsi
Tugas Puskesmas adalah melaksanakan dan mengkoordinasikan kegiatan pelayanan kesehatan di wilayah kerja puskesmas.
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, puskesmas menyelenggarakan fungsi :
2. Pelayanan kesehatan masyarakat strata pertama,
3. Pelaksanaan rujukan kesehatan perorangan dan rujukan kesehatan masyarakat,
4. Pemberdayaan masyarakat, 5. Penyediaan data kesehatan.
2. Produk Layanan Puskesmas
a. Layanan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) 1) Layanan Rawat Jalan
Klinik Umum
Klinik Gigi & Mulut Klinik Ibu Klinik KB Klinik Balita Klinik Gizi Klinik VCT Laboratorium Pelayanan Farmasi Puskesmas Pembantu PKD 2) Layanan Persalinan 3) Layanan Ambulans
b. Layanan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) 1) Pelayanan Promosi Kesehatan
2) Pelayanan Kesehatan Lingkungan
3) Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga Berencana 4) Pelayanan Gizi
5) Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit 6) Pelayanan Kesehatan Sekolah (UKS dan UKGS)
7) Pelayanan Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) 3. Kinerja Layanan
Pencapaian kinerja pelayanan puskesmas Kabupaten Wonosobo yang terdiri dari layanan UKP dan UKM tahun 2014 adalah sebagai berikut :
a. Upaya Kesehatan Perorangan (UKP)
Tabel Kinerja Upaya Kesehatan Perorangan Puskesmas Kabupaten Wonosobo Tahun 2014.
No. Pelayanan Satuan s/d nov Tahun 2014 Perkiraan Tahun 2015 Ket
1. Rawat Jalan Umum Kunjungan 27.691 30.550 2 Rawat Jalan BPJS Kunjungan 8.307 9.000 3 Tindakan (Umum,Gigi,KB, dll) Kali 2.856 3.000 4 Keur (Kesehatan, Haji, Caten) Kali 2.419 2.550 5 Persalinan Kunjungan 622 700
b. Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)
Capaian indikator kinerja UKM sesuai denganStandard Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten Wonosobo tahun 2012 – 2014 adalah sebagai berikut :
Tabel Capaian Indikator SPM Kabupaten Wonosobo:
INDIKATOR SPM Capaian Target 2015 Ket 2012 2013 2014 s/d Juni A Pelayanan Kesehatan Dasar
1. Cakupan kunjungan Ibu Hamil K-4
90.37 86.42 41.04 95
2. Cakupan Komplikasi Kebidanan Yang Ditangani
102.41 112.7 3
53.37 80
3. Cakupan Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Yang Memiliki Kompetensi Kebidanan
98.88 99.53 43.45 90
4. Cakupan Pelayanan Nifas 97.56 98.15 43.14 90 5. Cakupan Neonatus Dengan
Komplikasi Yang Ditangani
73.80 109.6 5
51.92 80
6. Cakupan Kunjungan Bayi 98.45 94.11 92.45 90 7. Cakupan Desa/Kelurahan
Universal Child Immunization (UCI)
98.87 100.0 0
51.3 10
8. Cakupan Pelayanan Anak Balita 76.94 2.14 78.35 90 9. Cakupan Pemberian Makanan
Pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin
7.15 40.66 5.93 10
0
10 .
Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 100.00 100.0 0 100.00 10 0 11 .
Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat
96.96 98.66 0 10
0 12
.
Cakupan Peserta KB Aktif 82.07 80.99 83.24 70
13 .
Cakupan Penemuan dan Penanganan Penderita Penyakit a. AFP Rate per 100.000
penduduk < 15 tahun
1.87 4.20 2.8 10
0 b. Penemuan Penderita
Pneumonia Balita Yang Ditangani
31.49 32.56 15.10 10 0
c. Penemuan Pasien Baru BTA (+)
41.33 38.25 10
0 d. Penderita DBD Yang Ditangani 100.00 100.0
0
100.00 10
0 e. Penemuan Penderita Diare 51.66 57.70 27.45 10
0 14
.
Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar Pasien Masyarakat Miskin
100 100 100 10
0 B. Pelayanan Kesehatan Rujukan
1. Cakupan Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien Masyarakat Miskin
100 100 100 10
0
2. Cakupan Pelayanan Gawat Darurat Level 1 Yang Harus Diberikan Sarana Kesehatan (RS) di Kabupaten/Kota 100.00 100.0 0 100.00 10 0 1. Cakupan Desa/Kelurahan Mengalami KLB yang Dilakukan Penyelidikan Epidemiologi < 24 jam 100.00 100.0 0 100.00 10 0
D. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
1. Cakupan Desa Siaga Aktif 100.00 100.0 0
4. Kinerja Keuangan a. Pendapatan
No. Jenis
Pendapatan (dalam ribuan) 2013 s/d nov Tahun 2014 1. Rawat jalan 124.256.000 138.455.000 2 Tindakan (Umum,Gigi,KB, dll) 31.258.000 45.466.500 3 Keur
(Kesehatan, Haji, Caten)
21.123.000 24.190.000 4 Rawat Jalan BPJS (Kapitasi) 0 1.771.000.000 5 Persalinan 307.200.000 374.400.000 6 BOK 130.000.000 135.000.000 Jumlah 613.337 2.488.511.500
B. ANALISIS PELANGGAN PUSKESMAS
Berdasarkan data kunjungan tahun 2012 – 2014 Secara lengkap dapat dilihat pada table di bawah ini.
No . Status Kunjungan 2012 2013 s/d nov Tahun 2014 Keterangan 1. Bayar 23.842 25.357 27.691 2. Askes/Jamkesm as/ BPJS 6.112 6.652 8.307 3 Gratis 1.562 1.254 1.369 Jumlah 37367
C. ANALISIS KEKUATAN DAN KELEMAHAN 1. Kondisi Pelayanan
Kekuatan
Puskesmas Kalikajar sedang menyusun dan menerapkan standar
akreditasi Puskesmas
Hasil survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) di puskesmas
menyatakan Puskesmas Kalikajar dengan status : Baik
Adanya Perda Kabupaten Wonosobo No. 9 Tahun 2009 Tentang
Retribusi Pendapatan Puskesmas Kelemahan
Standar Operasional Prosedur belum dijalankan secara optimal
Pelayanan pengembangan di puskesmas belumsepenuhnya di
akses masyarakat secara optimal
Makin bertambahnya fasilitas kesehatan primer swasta dan
praktekdokter mandiri/swasta yang mempunyai beberapa kelebihan, baik jenis pelayanan maupun kualitas pelayanan
2. Kondisi Keuangan Kekuatan
Pendapatan puskesmas meningkat terus setiap tahun.
Tarifpelayanan kesehatan di puskesmas sangat terjangkau.
Puskesmas akan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD Pendapatan puskesmas hasil kerja sama dengan BPJS di era JKN
dapat mendukung rencana pengembangan demi kemajuan puskesmas.
Masih mendapat subsidi Pemerintah.
Kesempatan mendapatkan keuntungan dari pihak ke tiga
Kesempatan mengembangkan jenis pelayanan yang baru sesuai
dengan visi dan misi
Kelemahan
System pengelolaan keuangan Pemda Kab Wonosobo sangat rigid
dan rumit serta sering terjadi keterlambatan pencairan dana.
Jumlah anggaran UKM terbatas.
Perubahan pola tariff merupakan hal yang sulit karena harus
mendapatkan persetujuan DPR. Padahal dalam beberapa tahun tarif yang ada akan semakin jauh dari harga keekonomian
3. Kondisi Organisasi dan Sumberdaya Manusia Kekuatan
Pemerintah Daerah Wonosobo memiliki komitmen yang kuat
Kemampuan SDM kesehatan senantiasa meningkat dengan pelatihan-pelatihan.
Kelemahan
Jumlah dan jenis SDM tehnis strategis belum merata dan masih belum optimal
SDM memiliki tugas ganda
Adanya moratorium PNS dan larangan pengangkatan tenaga wiyata menyulitkan puskesmas untuk memenuhi kebutuhan SDM
4. Kondisi Sarana dan Prasarana Kekuatan
Gedung puskesmas memadai
Akses transportasi mudah dijangkau
Wilayah kerja puskesmas mudah dijangkau Kelemahan
Lahan puskesmas terbatas
Pengelolaan Barang / Inventaris belum optimal
Beberapa wilayah kerja puskesmas merupakan lokasi rawan longsor
C. ASUMSI PENYUSUNAN RSB 1. Aspek Makro
No. Unsur Asumsi
Tahun 2014 Perkiraan Tahun 2015 Keterangan 1. Pertumbuhan ekonomi (%) 5,5 5,6 2. Tingkat Inflasi (%) 5,3 4,4 3. Pertumbuhan Pasar (%) 5 4,8 4. Tingkat suku bunga pinjaman
(%)
6,0 6,2
5. Angka pengangguran terbuka (%)
5,9 5,7
6. Pertambahan penduduk miskin (%)
9 10
7. Defisit APBN (%) dari PDB 2,4 232 8. Kurs 1 USS (Rp) 11.600 12.500
2. Aspek Mikro
No. Unsur Asumsi
Tahun 2014
Perkiraan
Tahun 2015 Keterangan 1. Anggaran kesehatan APBD II 10% 20%
2. Pengembangan Produk Baru (%) 20% 50% 3. Peningkatan Volume layanan (%) 10% 15% 4. Kesiapan alat-alat medis (%) 50% 70% 5. Kesiapan alat-alat non medis (%) 50% 70%
6. Tariff unit cost (%) 60% 90% Sesuai
Perda 7. Kenaikan cakupan rata2
pelayanan (%)
BAB IV
RENCANA KERJA PUSKESMAS KALIKAJAR TAHUN 2015 – 2019
A. SASARAN DAN TARGET KINERJA
Mengacu pada visi, misi, tujuan Puskesmas Kalikajar maka sasaran dan target kinerja yang disusun untuk kurun waktu tahun 2015 – 2019 adalah sebagai berikut :
1. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
a. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan GIZI 1) Menurunkan Angka kematian ibu (AKI)
No
Indikator Kinerja Target Satuan 2015 2016 2017 2018 2019
1 Angka Kematian Ibu (AKI) 102 102 101 100 100 /100.000
kelahiran hidup 2 Kunjungan Ibu Hamil K-4 90 92 94 96 97 %
3 Komplikasi Kebidanan yang ditangani
100 100 100 100 100 % 4 Pelayanan Nifas 99 99,5 99,9 100 100 % 5. Peserta KB Aktif 99 99,5 99,9 100 100 %
2) Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB)
No
Indikator Kinerja Target Satuan 2015 2016 2017 2018 2019
1 Angka Kematian Bayi (AKB) 11,1 10,9 5
10,9 10,85 10,8 /1000 kelahiran hidup 2 Neonatus Komplikasi yang
ditangani
91 92 93 94 95 % 3 Kunjungan Bayi 80 80 80 80 80 %
3) Menurunkan Angka Kematian Balita (AKABA)
No
Indikator Kinerja Target Satuan 2015 2016 2017 2018 2019
1 Angka Kematian Balita 11,8 5
11,8 11,7 5
(AKABA) kelahiran hidup 2 Pelayanan Kesehatan Anak
Balita
85 85 85 85 85 %
4) Penanganan Balita Gizi Buruk
No
Indikator Kinerja Target Satuan
2015 2016 2017 2018 2019 1 Balita Gizi Buruk < 1,5 < 1,5 < 1,5 < 1,5 < 1,5 % 2 Penanganan Balita Gizi
Buruk
100 100 100 100 100 %
3 Pemberian MP-ASI pada Anak usia 12 – 24 bulan Keluarga Miskin
100 100 100 100 100 %
b. Mengendalikan Penyakit Menular 1) TB Paru
No
Indikator Kinerja Target Satuan
2015 2016 2017 2018 2019 1 Penemuan BTA positif (CDR) 70 70 70 70 70 %
2 Kesembuhan TB Paru 85 85 85 85 85 %
3
2) Kusta
No
Indikator Kinerja Target Satuan
2015 2016 2017 2018 2019
1 RFT Rate 90 90 90 90 90 %
3) Pneumonia
Indikator Kinerja
a) Cakupan Penemuan Pnemonia Balita Target Tahun 2015 : 100 % Target Tahun 2016 : 100 % Target Tahun 2017 : 100 % Target Tahun 2018 : 100 % Target Tahun 2019 : 100 % 4) Diare Indikator Kinerja
a) Cakupan Penemuan dan Penanganan Penderita Diare Target Tahun 2015 : 100 % Target Tahun 2016 : 100 % Target Tahun 2017 : 100 % Target Tahun 2018 : 100 % Target Tahun 2019 : 100 % 5) DBD No
Indikator Kinerja Target Satuan
2015 2016 2017 2018 2019 1 Angka Kesakitan DBD (Insiden Rate DBD) 12 12 12 12 12 /100.000 penduduk 2 Angka Kematian DBD (CFR) 0 0 0 0 0 %
c. Mengendalikan Penyakit Tidak Menular 1) Diabetes Mellitus
Indikator Kinerja
a) Cakupan pengendalian penyakit Diabetes Mellitus Target Tahun 2015 : membangun data base
Target Tahun 2016 : membuat dan melaksanakan program Target Tahun 2017 : membuat dan melaksanakan program Target Tahun 2018 : membuat dan melaksanakan program Target Tahun 2019 : membuat dan melaksanakan program 2) Hipertensi
Indikator Kinerja
a) Cakupan pengendalian penyakit hipertensi Target Tahun 2015 : membangun data base
Target Tahun 2016 : membuat dan melaksanakan program Target Tahun 2017 : membuat dan melaksanakan program Target Tahun 2018 : membuat dan melaksanakan program Target Tahun 2019 : membuat dan melaksanakan program
d. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
No
Indikator Kinerja Target Satuan
2015 2016 2017 2018 2019
2 Penjaringan Kesehatan Siswa Baru SD/setingkat
95 95 95 95 95 %
3 Rumah Tangga Sehat 70% 73% 75% 78% 80% %
4 Desa Siaga Aktif 100 100 100 100 100 %
2. Pelayanan Kesehatan Dasar No
Indikator Kinerja Target Satuan
2015 2016 2017 2018 2019 1 Pelayanan Kesehatan Dasar
Pasien Masyarakat Miskin
100 100 100 100 100 %
2 Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien Masyarakat Miskin
100 100 100 100 100 %
B. TARGET KINERJA MANAJEMEN
Proyeksi kebutuhan tenaga kesehatan selama lima tahun ke depan : Tabel Proyeksi Kebutuhan SDM Puskesmas Kalikajar Tahun2015 –
2019
No. Jenis Tenaga Pendidikan Kebutuhan
2015 2016 2017 2018 2019 1. Dokter Umum S1 Ked.
Umum
2
2. Dokter Gigi S1 Ked. Gigi 1
3. PRT SMP 1 4. Administrasi D3 Administrasi 2 5. Loket SMA 1 1 6. Bidan D3 Kebidanan 4 2 7. Sopir SMA 1 8. Perawat Umum D3 Keperawatan 1 9. Perawat Gigi D3 10. Teknisi Medis D3 1 11. Akutansi D3 Akutansi 1 12. Asisten Apoteker D3 13. Jaga Kantor SMP 2 14. Kesling D3 Kesling 2
15. Gizi D3 Gizi
16. Promkes S1 Kesmas 1
17. Perekam Medis D3 Kamdik 1
18. Laborat D3 Analis Kes. 1
C. TARGET KINERJA KEUANGAN 1. Proyeksi Pendapatan
Pendapatan Puskesmas Kalikajar terdiri dari jasa layanan meliputi UKP dan UKM, hibah, pendapatan lainnya, APBD II, APBD I dan APBN. Proyeksi pendapatan Puskesmas Kabupaten Wonosobo selama lima tahun ke depan dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
No. Uraian Rencana Pendapatan (dalam ribuan)
2015 2016 2017 2018 2019 1. Jasa layanan a. UKP 3.261.983 3.580.963 3.927.129 4.307.912 4.726.773 b. UKM 2. Hibah 3. Pendapatan Lainnya 0 0 0 0 0 4. APBD II 0 0 0 0 0 5. APBD I 0 0 0 0 0 6. APBN (BOK) 135.000 135.000 135.000 135.000 135.000 Jumlah 3.396.983 3.715.963 4.062.129 4.442.912 4.861.773 2. Proyeksi Belanja
Belanja Puskesmas Sukoharjo Kabupaten Wonosobo terdiri dari belanja pegawai, belanja farmasi, belanja rumah tangga, belanja pemeliharaan dan belanja barang. Proyeksi belanja Puskesmas Sukoharjo Kabupaten Wonosobo Selama lima tahun ke depan adalah sebagai berikut :
Tabel Rencana Belanja Puskesmas Sukoharjo Kabupaten Wonosobo Tahun 2015 – 2019
No. Uraian Rencana Belanja (dalam ribuan)
1. Belanja Pegawai 1.950.000 2.215.000 2.350.000 2.570.000 2.825.000 2. Belanja Farmasi 320.000 350.000 390.000 430.000 470.000 3. Belanja UKM 300.000 350.000 390.000 430.000 470.000 4. Belanja Rumah Tangga 480.000 530.000 585.000 640.000 700.000 5. Belanja Pemeliharaan 95.000 100.000 115.000 120.000 140.000 6. Pengelolaan limbah 30.000 35.000 35.000 40.000 45.000 7. Kebersihan/keama nan 30.000 35.000 35.000 40.000 45.000 8. Belanja Barang 163.000 175.000 195.000 215.000 235.000 Jumlah 3.368.000 3.665.000 4.035.000 4.405.000 4.830.000 3. Proyeksi Neraca
Proyeksi Neraca Puskesmas Kabupaten Wonosobo Tahun 2015 – 2019 sebagaimana terlampir.
4. Proyeksi Laporan Operasional
Proyeksi Laporan Operasional Puskesmas Kabupaten Wonosobo Tahun 2015– 2019 sebagaimana terlampir.
D. PROSEDUR PELAKSANAAN PROGRAM
Pelaksanaan program yang telah disusun, dalam pelaksanaannya berpedoman pada dokumen Manual Mutu Puskesmas Kalikajar.
BAB IV PENUTUP
Dokumen Rencana Strategi Bisnis (Renstra Bisnis) Puskesmas Kabupaten Wonosobo Tahun 2015 – 2019 sebagai master plan memuat kajian strategis untuk dapat memberikan gambaran konstruktif kepada pihak internal tentang arah pengembangan Puskesmas Kabupaten Wonosobo Tahun 2015 – 2019.
Dalam pelaksanaannya Master Plan Rencana Strategis ini diharapkan menjadi arahan dan pedoman dalam penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) Puskesmas Kalikajar Kabupaten Wonosobo untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Dengan demikian, program pembangunan kesehatan yang mencerminkan integrasi kegiatan pokok pembangunan dapat lebih meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Wonosobo.
Selain sebagai pedoman dalam penyusunan rencana bisnis anggaran, Master Plan/ Renstra juga disusun sebagai pedoman dasar dalam evaluasi dan pelaporan pelaksanaan atas kinerja lima tahunan.
Semoga Master Plan / Rencana Strategis Bisnis Kabupaten Wonosobo Tahun 2015 – 2019 dapat memberikan sumbangan nyata bagi upaya
memantapkan kebijakan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kabupaten Wonosobo.
Matrik
Indikator Kinerja Puskesmas Kalikajar Tahun 2015 – 2019
Sasaran Strategis
Indikator Kinerja Puskesmas Kabupaten Wonosobo
Target Capaian Setiap Tahun
Ket 2015 2016 2017 2018 2019
Kesehatan Masyarakat
1. Angka Kematian Ibu (AKI) per 100.000KH
102 102 101 100 100 KIA GIZI 2. Cakupan Kunjungan Ibu
Hamil K-4
90 % 92% 94% 96% 97% 3. Cakupan Komplikasi
Kebidanan Yang Ditangani
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 4. Cakupan Pertolongan
Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Yang Memiliki Kompetensi Kebidanan
99% 99,5% 99,9% 100% 100%
5. Cakupan Pelayanan Nifas 99% 99,5% 99,9% 100% 100% 6. Cakupan Peserta KB Aktif 85,4% 86,5% 87,5% 88.5% 90% 7. Angka Kematian Bayi (AKB)
per 1.000 KH
11,1 10,95 10,9 10,85 10,8 8. Cakupan Kunjungan Bayi 91% 92% 93% 94% 95% 9. Cakupan Neonatus dengan
Komplikasi yang ditangani
80% 80% 80% 80% 80% 10
.
Angka Kematian Balita (AKABA) per 1.000 KH
11,85 11,8 11,75 11,7 11,65 11
.
Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak Balita
85% 85% 85% 85% 85% 12
.
Persentase Balita Gizi Buruk 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 13
.
Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 14
.
Cakupan Pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin
100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
Penanganan Penyakit Menular
1. Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA (+)
70 % 70 % 70 % 70 % 70 %
2. Angka kesembuhan penyakit TB Paru
85 % 85 % 85 % 85 % 85 % 3. RFT Rate 90 % 90 % 90 % 90 % 90 % 4. Cakupan balita dengan
pneumonia yang ditangani
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 5. Cakupan penderita diare yang
ditangani
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 6. Angka Kesakitan (IR) DBD per
100.000 penduduk
12 12 12 12 12 7. Angka Kematian DBD (CFR) 0 0 0 0 0 8. Cakupan Desa/Kelurahan
Universal Child Immunization (UCI)
100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
9. Cakupan penemuan (AFP) rate per 100.000 penduduk < 15 tahun > 2 > 2 > 2 > 2 > 2 10 . Cakupan Desa/Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % Pengendalian Penyakit Tidak Menular 1. Cakupan Penanganan diabetes mellitus Membang un data base Membuat dan melaksana kan Membuat dan melaksana kan Membuat dan melaksana kan Membuat dan melaksanak an 2. Cakupan penanganan hipertensi Membang un data base Membuat dan melaksana kan Membuat dan melaksana kan Membuat dan melaksana kan Membuat dan melaksanak an Promosi kesehatan dan pemberdayaan
1. Cakupan Posyandu Purnama dan Mandiri
62 % 65% 69% 72% 75%
2. Cakupan Penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat
95% 95% 95% 95% 95%
3. Cakupan Rumah Tangga Sehat
70% 73% 75% 78% 80%