BAB IV
HASIL PENELITIAN 4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
Segment Tayangan Pasal M TM
Segment 1
Opening host : ”hi guys apa kabar, kembali saya putri anggraeni menjumpai anda hanya di mata lelaki” anda suka penampilan saya dengan kulit coklat ala asrtis – artis seksi.
Kulit coklat memang di gemari sebagian mata lelaki karena memiliki tersendiri berbeda dengan kulit putihsebagian seks appeal
Setidaknya tak sedikit wanita berkulit putih berlomba-lomba untuk menggelapkan kulit agar terlihat seksi dan eksotis.
VO: cantik tak harus memiliki kulit putih, terlahir dengan kulit eksotis merupakan suatu anugerah
pasal 2 : Wartawan Indonesia dengan penuh rasa tanggung jawab dan bijaksana mempertimbangkan patut tidaknya menyiarkan karya jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang dapat membahayakan
keselamatan dan keamanan negara, persatuan dan kesatuan bangsa, menyinggung perasaaan agama, kepercayaan atau keyakinan suatu golongan yang -undang.
pasal 3 : Wartawan Indonesia pantang menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang menyesatkan,
memutarbalikkan fakta, bersifat fitnah, cabul, serta sensasional.
Pasal 4 : wartawan indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul. dilindungi oleh undang
pasal 6 : Wartawan Indonesia menghormati dan menjunjung tinggi kehidupan pribadi dengan tidak menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang merugikan nama baik seseorang, kecuali menyangkut kepentingan umum.
9
9
9
9
Segment Tayangan Pasal M TM Segment
2
Kini jamannya kulit coklat eksotis membuat kami para perempuan lebih percaya diri dan lebih oke kan dimata kalian mata lelaki, karena semakin semakin jenuh dengan penampilan perempuan berkulit kuning langsat.
VO : party beach ladies nite di club yang berada di senayan, mereka menari penuh eksotis denbgan menggunakan bikini, untuk menunjukkan kulit mereka yang tanning seksi, serta para sexy dancer memamerkan liukan tubuh yang menggoda. Daya pikat yang ditonjolkan tak jauh dari kulit coklat yang ditunjang dengan bikini seksi berwarna cerah para sexy dancer.
Audio yang ditampilkan menunjukkan bagian tubuh wanita yang half naked (setengah bugil yang bukan pada tempatnya ex : pantai)
Audio yang ditampilkan mengusung ke arah sensual dengan menampilkan semua wanita yang berpose seksi dan berpakaian bikini.
pasal 1 : Wartawan Indonesia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila, taat kepada Undang-Undang Dasar Negara RI, kesatria, menjunjung harkat, martbat manusia dan
lingkungannya, mengabdi kepada kepentingan bangsa dan negara serta terpercaya dalam mengemban profesinya.
pasal 2 : Wartawan Indonesia dengan penuh rasa tanggung jawab dan bijaksana mempertimbangkan patut tidaknya menyiarkan karya jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang dapat membahayakan
keselamatan dan keamanan negara, persatuan dan kesatuan bangsa,
menyinggung perasaaan agama, kepercayaan atau keyakinan suatu golongan yang dilindungi oleh undang-undang.
pasal 3 : Wartawan Indonesia pantang menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang menyesatkan, memutarbalikkan fakta, bersifat fitnah, cabul, serta sensasional.
Pasal 4 : wartawan indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.
pasal 6 : Wartawan Indonesia menghormati dan menjunjung tinggi
kehidupan pribadi dengan tidak menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang merugikan nama baik seseorang, kecuali menyangkut kepentingan um 9 9 9 9 9
Segment Tayangan Pasal M TM Segment
3
VO : banyaknya wanita yang berlomba – lomba ingin terlihat tanning agar mata para lelaki takjub melihat kulit coklat nan eksotis. (video yang ditampilkan half naked)
Host : ”pada umumnya bnyak orang yang menghindari kulit coklat, dan berlomba – lomba memutihkan kulitnya,
Namun belakanganb justru wanita berkulit putih yang berlomba - lomba menghitamkan kulitnya agar terlihat seksi di mata anda mata lelaki” host berbicara dengan pose terbaring dengan
mengenakan pakaian renang yang memperlihatkan bagian belahan dada –nya.
pasal 2 : Wartawan Indonesia dengan penuh rasa tanggung jawab dan bijaksana mempertimbangkan patut tidaknya menyiarkan karya jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang dapat membahayakan
keselamatan dan keamanan negara, persatuan dan kesatuan bangsa, menyinggung perasaaan agama, kepercayaan atau keyakinan suatu golongan yang dilindungi oleh undang-undang.
pasal 3 : Wartawan Indonesia pantang menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang menyesatkan,
memutarbalikkan fakta, bersifat fitnah, cabul, serta sensasional. pasal 6 : Wartawan Indonesia menghormati dan menjunjung tinggi kehidupan pribadi dengan tidak menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang merugikan nama baik seseorang, kecuali menyangkut kepentingan umum.
9
9
Segment Tayangan Pasal M TM Segment
4
Tayangan yang ditampilkan mengusung ke semua tubuh wanita yang seksi dengan ditampilkan-nya semua wanita bahkan model – model yang berpakaian seksi dalam tayangannya. Wawancara : Dr. Reisa kartikasari Dokter reisa adalah salah satu pakar ahli kecantikan, disini beliau menjelaskan betapa bahaya-nya sinar UV dari tempat tanning yang sering digunakan oleh para model – model bahkan selebritis hollywood untuk berusaha membuat kulitnya menjadi coklat yang eksotis.
Closing : host ”pesona kecantikan wanita indonesia dengan kulit khas-nya coklat nan seksi di kenal seantero dunia, seperti kulit saya ini guys, tapi ini asli loh dari lahir, oke guys see you next week bubbye (host berdiri dengan pakaian monokini yang sangat seksi yang memperlihatkan dada, punggung bahkan pangkal paha)
pasal 2 : Wartawan Indonesia dengan penuh rasa tanggung jawab dan bijaksana mempertimbangkan patut tidaknya menyiarkan karya jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang dapat membahayakan
keselamatan dan keamanan negara, persatuan dan kesatuan bangsa,
menyinggung perasaaan agama, kepercayaan atau keyakinan suatu golongan yang dilindungi oleh undang-undang
pasal 3 : Wartawan Indonesia pantang menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang menyesatkan, memutarbalikkan fakta, bersifat fitnah, cabul, serta sensasional.
pasal 6 : Wartawan Indonesia menghormati dan menjunjung tinggi
kehidupan pribadi dengan tidak menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang merugikan nama baik seseorang, kecuali menyangkut kepentingan umum.
9
9
9 9
4.1.1 Gambaran Umum Trans 7
Berawal dari kerjasama strategis antara Para Group dan Kelompok Kompas Gramedia pada tanggal 4 Agustus 2006, TRANS7 lahir sebagai sebuah stasiun swasta yang menyajikan tayangan yang mengutamakan kecerdasan, ketajaman, kehangatan penuh hiburan serta kepribadian bangsa yang membumi. TRANS7 yang semula bernama TV7 berdiri pada tanggal 22 Maret 2000 keberadaan TV7 telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 8687 sebagai PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Dengan dilakukannya re-launch pada tanggal 15 Desember 2006, tanggal ini ditetapkan sebagai hari lahirnya TRANS7. Dibawah naungan PT TRANS CORPORA yang merupakan bagian dari manajemen PARA GROUP, TRANS7 diharapkan dapat menjadi televisi yang maju, dengan program-program in-house productions yang bersifat informatif, kreatif, dan inovatif.46
4.1.2 Logo Trans 7
Logo TRANS7 membentuk empat sisi persegi panjang yang merefleksikan ketegasan, karakter yang kuat, kepribadian bersahaja yang akrab dan mudah beradaptasi. Birunya yang hangat tetapi bersinar kuat melambangkan keindahan batu safir yang tak lekang oleh waktu, serta menempatkannya pada posisi terhormat diantara batu-batu berlian lainnya. Perpaduan nama yang apik dan mudah diingat, diharapkan membawa TRANS7 ke tengah masyarakat Indonesia dan pemirsa setianya.
46
4.1.3 Visi dan Misi Trans 7
Pada akhir semester kedua 2006 sampai dengan semester awal tahun 2007, TRANS7 memiliki target 60% sampai dengan 80 % untuk in house production. Dan sisanya 40% sampai dengan 20 % adalah program local dan international acquisition. Prosentase program luar negeri berjumlah 43% dan program produksi local berjumlah 57%. TRANS7 mengedepankan program Informasi dan hiburan meliputi berita sebesar 29%, Olahraga 5% dan program yang di produksi oleh TRANS7 sebesar 17%. Dan sisanya sebesar 49% adalah program Internasional dan production house lokal.
4.1.4 Program – Program Trans 7
TRANS7 berkomitmen untuk menyajikan yang terbaik bagi pemirsanya, dengan menyajikan program Informasi seperti Redaksi Pagi, Redaksi Siang, Redaksi Sore dan Redaksi Malam. Dikemas secara apik dan dinamis, update dan informatif. TRANS7 juga menghadirkan program berita lainnya seperti Selamat Pagi, TKP, Kupas Tuntas, Lacak, Fenomena yang memberikan wawasan bagi pemirsa. Tidak kalah Informatif, program Informasi untuk wanita seperti Asal Usul, Kajian Silaturahim, Wanita dalam Berita, Infotainment Pagi, Infotainment Siang, Infotainment weekend dan Cipika-Cipiki semakin lengkap menambah cakrawala diruang keluarga. Tidak hanya menyajikan program Informasi saja, program hiburan seperti Plesetan Misteri,Wisata Belanja, Kisah selebriti, Rumpi dan yang paling dinantikan yaitu program Empat Mata bersama Tukul Arwana.
Program Sport TRANS7 yang selalu dinanti oleh para pecinta olahraga. Moto GP 2007, merupakan ajang balap motor yang menarik untuk diikuti. TRANS7 juga menyajikan tayangan olahraga setiap hari dilayar pemirsa seperti program Sport 7 serta up date olahraga dunia di One Stop Football, Highlight Moto GP, Highlight Otomotif, serta plesetan dan tips dunia olahraga yang menarik dikemas dalam program Sportawa. Dunia anak tidak pernah lepas dari program TRANS7.
Hadir bersama Si Bolang dan Laptop Si Unyil, TRANS7 memberikan pengetahuan dan hiburan untuk anak-anak. Program Si Bolang merupakan program dokumenter petualangan yang menghadirkan anak-anak diseluruh penjuru Indonesia.
Lain halnya dengan program Laptop Si Unyil, program ini memberikan ilmu pengetahuan umum yang mendasar bagi si kecil. Dilengkapi dengan sajian film-film berkualitas, Theater7,
Theater Malam dan Theater fajar hadir setiap hari mengisi layar kaca anda. Maka jangan pernah lewatkan sajian kami, dikemas secara cerdas, tajam, menghibur dan membumi hanya di TRANS7.
4.1.5 Manajemen Trans 7
Dibawah naungan PT TRANS CORPORA yang merupakan bagian dari manajemen PARA GROUP, Trans 7 memiliki alamat di :
PT. Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh Menara Bank Mega Lt. 20
Jln. Kapten P. Tendean Jav. 12 – 14A Jakarta 12790
Telp : (021) 7917000
Jajaran Direksi Trans & terdiri dari : Dewan Komisaris
Komisaris Utama Chairul Tanjung
Komisaris 1. Agung Adiprasetyo
2. Ishadi SK
3. Asih Winanti
Dewan Direktur
Ditektur Utama Wishnutama
Wakil Direktur Utama Atiek Nur Wahyuni Direktur keuangan & Sumber daya Ch. Suswati Handayani
4.1.6 Program Mata Lelaki
Salah satu program yang diproduksi oleh stasiun TV Trans7 adalah Program Mata Lelaki. Ini adalah program reportase investigasi di malam hari dihadirkan Trans7 di awal tahun 2007 ini. Program yang mulai tayang 8 Januari 2007 dan dipandu oleh seorang host (model) dengan pakaian seksi dan setiap episode selalu di sesuaikan dengan tema yang akan diangkat, maka program ini akan menyajikan berbagai informasi yang dikemas dengan gaya yang host yang selalu berpenampilan seksi dan berpose seksi di setiap segmen-nya.
Program yang berdurasi 45 menit ini akan mengangkat topik/ masalah mengenai berbagai macam topik, seoerti wanita, pria, tubuh, otomotif, parfum, dll. Selain menghadirkan liputan dengan reporter yang mewawancari pakar psikologi, pakar seks, dan para ahli atau pelaku tema yang diangkat.
Mata lelaki adalah salah satu program Reporting investigation lebih menitikberatkan pada layanan publik dengan mengkritisi hak-hak dan kewajiban-kewajiban negara dan warga negaranya demi sebuah perbaikan.
Program ini diantarkan oleh Desy Ratnasari dan Ferdi Hasan. Ada 4 segmen setiap harinya. Segmen 1 dan 2 biasanya berisi indepth report dari kejadian terbaru atau terhangat (current). Di segmen ini kita selalu mencoba menghadirkan sejumlah narasumber yang berkaitan dengan topik yang sedang kita angkat.
4.2 Hasil Penelitian.
Tayangan “ Mata Lelaki “ yang dianalisa pada penelitian ini adalah episode “kecenderungan pelanggaran kode etik jurnalistik pada tayangan mata lelaki episode kulit coklat yang eksotis”, yang tayang setiap hari senin pukul 12.15 WIB. Berikut pemaparan hasil peneliatan berdasarkan per segmentnya :
VO : party beach ladies nite di club yang berada di senayan, mereka menari penuh eksotis denbgan menggunakan bikini, untuk menunjukkan kulit mereka yang tanning seksi, serta para sexy dancer memamerkan liukan tubuh yang menggoda. Daya pikat yang ditonjolkan tak jauh dari kulit coklat yang
ditunjang dengan bikini seksi berwarna cerah para sexy dancer.(pasal 1, pasal 4, pasal 6)
Audio yang ditampilkan menunjukkan bagian tubuh wanita yang half naked (setengah bugil yang bukan pada tempat ex: pantai) (pasal 1, pasal 2, pasal 3, pasal 6, pasal 4)
Audio yang ditampilkan mengusung ke arah sensual dengan menampilkan semua wanita yang berpose seksi dan berpakaian bikini.(pasal 2, pasal 3) Liputan model yang hobby ke salon untuk merawat kulitnya yang coklat seksi, audio yang ditampilkan wanita yang mengenakan dress s
Top model dunia yang terlalu sering menggunakkan tanning dan kulit kaki-nya menjadi rusak. Video yang ditampilkan model memakai pakaian seksi menonjolkan dada dan paha-nya.
VO: sunbuthing harus dilakukan dengan anjuran dokter karna sunbuthing yang berlebihan dapat merusak jaringan kulit dan menyebabkan kanker kulit. Audio yang ditampilkan penuh dengan wanita yang berpakaian seksi menggunakan bikini.
Closing host : putri anggraini mengenakan swimsuit yang hanya menutupi bagian depan tubuhnya dan berpose seksi saat mengucapkan kata terakhir dan menampilkan dada, punggung belakang dan bagian tubuuh lainnya. (pasal 1, pasal 2, pasal 3)
”pasal 1 : Wartawan Indonesia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila, taat kepada Undang-Undang Dasar Negara RI, kesatria, menjunjung harkat, martbat manusia dan lingkungannya,
mengabdi kepada kepentingan bangsa dan negara serta terpercaya dalam mengemban profesinya.
”pasal 2 : Wartawan Indonesia dengan penuh rasa tanggung jawab dan bijaksana mempertimbangkan patut tidaknya menyiarkan karya jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan negara, persatuan dan kesatuan bangsa, menyinggung perasaaan agama, kepercayaan atau keyakinan suatu golongan yang dilindungi oleh undang-undang. ” 47
”pasal 3 : Wartawan Indonesia pantang menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang menyesatkan, memutarbalikkan fakta, bersifat fitnah, cabul, serta sensasional.”48
“Pasal 4 : Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.
a. Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
b. Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk.
c. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan.
d. Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto, gambar, suara, grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi.
47
Zaenuddin HM, The Journalist hal 214 – 215 Simbiosa Rekatama Media. 2011 48
” pasal 6 : Wartawan Indonesia menghormati dan menjunjung tinggi kehidupan pribadi dengan tidak menyiarkan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) yang merugikan nama baik seseorang, kecuali menyangkut kepentingan umum.
” pasal 7 : Wartawan Indonesia dalam memberikan peristiwa yang diduga menyangkut pelanggaran hukum atau proses peradilan harus menghormati asas praduga tak bersalah, prinsip adil, jujur, dan penyajian yang berimbang.”49
” pasal 8 : Wartawan Indonesia dalam memberitakan kejahatan susila (asusila) tidak merugikan pihak korban.”50
”pasal 9 : Wartawan Indonesia menempuh cara yang sopan dan terhormat untuk memperoleh bahan karya Jurnalistik (tulisan, suara, serta suara dan gambar) dan selalu menyatakan identitasnya kepada sumber berita.”51
49
Zaenuddin HM, The Journalist hal 214 – 215 Simbiosa Rekatama Media. 2011 50
Zaenuddin HM, The Journalist hal 214 – 215 Simbiosa Rekatama Media. 2011 51