JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART. CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn) IHSG LQ

11 

Teks penuh

(1)

Pa ge s | 1 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily Report

valbury

10 February 2012 PT Valbury Asia Securities

HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

Dari perspektif teknikal, IHSG masih berpeluang untuk menguat dalam pekan ini, tercermin dari leading indikator mengindikasikan trend positif. Indikator MACD maupun Stochastic memberikan sinyal potensial upside bagi IHSG. Demikian pula dari legging indikator menunjukan sinyal positif bagi IHSG. Kisaran gerak IHSG dalam pekani ini 3911-4010.

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn)

IHSG 3978.988 -9.711 3686 5574.38

LQ-45 694.471 -2.474 1621 4437.14

MARKET REVIEW

MARKET

VIEW

Pasar saham bergerak melemah pada perdagangan kemarin bersamaan dengan pelemahan pasar saham regional dan pasar saham global yang ditutup flat pada perdagangan sebelumnya waktu setempat. IHSG tercatat melemah sebesar 9,711 poin (0,243%) ke level 3.978,988 dari posisi sebelumnya pada level 3.988,699. Pergerakan pasar saham masih dipengaruh perkembangan seputar dana bailout Yunani tahap kedua. PM Yunani Lucas Papademos kembali mengadakan pertemuan dengan kreditur internasional. Hal ini dilakukan setelah kedua pihak gagal dalam mencapai kesepakatan penuh dari pihak koalisi terkait kebijakan ekonomi yang dibutuhkan untuk mendapatkan dana talangan tahap kedua. Dikabarkan bahwa terjadi kegagalan dalam mencapai kesepakatan pemangkasan dana pensiun. Kondisi ini menyebabkan investor masih bersikap selektif dan menunggu hasil penyelesaian masalah utang Yunani. Indeks Nikkei 225 tercatat melemah sebesar 13,35 poin (0,15%) ke level 9.002,24 dari posisi sebelumnya pada level 9.015,59 dam indeks Hang Seng tercatat melemah sebesar 8,45 poin (0,04%) ke level 21.010,01 dari posisi sebelumnya pada level 21.018,46. Dari Asia, tingkat inflasi China selama bulan Januari tahun ini tercatat meningkat diatas estimasi sebelumnya. Harga konsumen China naik 4,5% dibandingkan estimasi sebesar 4% dan inflasi Desember 2011 sebesar 4,1%. Kenaikan ini disebabkan oleh mahalnya harga bahan makanan selama perayaan dan liburan tahun baru China. Disamping itu, penjualan bulanan kendaraan di China tercatat turun drastis dalam tujuh tahun setelah sepinya penjualan selama liburan Imlek. Bursa saham Eropa mayoritas bergerak menguat. Sentimen pasar terangkat oleh spekulasi pembuat kebijakan zona Euro akan menyetujui paket penyelamatan bagi Yunani. Disamping itu, produksi manufaktur Inggris tercatat naik pada bulan Desember melebih perkiraan sebelumnya. Produksi pabrik naik 1% dibandingkan bulan sebelumnya yang turun 0,1%. Sementara itu, Bank Sentral Inggris diprediksi akan meningkatkan stimulus ekonomi yang akan dibahas pada pertemuan Kamis waktu setempat. Dari domestik, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan menurunkan bi rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dari 6% untuk memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah menurunnya kinerja ekonomi global.

Pasar saham global akan menghadapi sentimen positif yang tumbuh pasca keberhasilan para pemimpin Yunani menyetujui reformasi dan langkah-langkah penghematan yang diperlukan dalam pertukaran terhadap bailout baru untuk menghindari default. Selanjutnya paket lengkap harus disepakati dengan Yunani dan disetujui oleh Uni Eropa, IMF, dan bank sentral Eropa pada 15 Februari 2012. Hal ini dilakukan agar itu diselesaikan tepat pada waktunya untuk menghindari gagal bayar yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan global. Setelah adanya kesepakatan dicapai, tetap akan butuh waktu lama untuk menyelesaikan masalah fiskal Yunani, karena sulit untuk memulihkan ekonomi negara ini yang tengah menghadapi isu struktural. Sebelumnya pasar mencemaskan akan kesuksesan politikus Yunani dalam menyepakati paket suntikan modal yang krusial untuk menghindari gagal bayar utang. Dimana pertemuan pemimpin politik Yunani bersepakat memangkas gaji minimum sebesar 22%, dan tetap mempertahankan adanya bonus liburan. Tetapi pertemuan tiga pimpinan partai politik koalisi pemerintah gagal menyetujui pemangkasan anggaran untuk menyelamatkan ekonomi negara. Sementara itu, Papademos dan pimpinan partai politik menyetujui kebijakan fiskal Troika untuk memperbaiki target perbaikan ekonomi. Satu poin yang sebelumnya tidak mendapat kesepakatan mengenai pemangkasan uang pensiun pegawai negeri dan swasta. Kebuntuan juga terjadi seperti dalam pembahasan yang juga belum mencapai kesepakatan antara Yunani dengan kelompok Troika. Troika meminta pemerintah Yunani memangkas dana pensiun per orang mencapai 150 Euro per bulan. Kegagalan mencapai kesepakatan ini ditakuti akan menunda suntikan dana paket darurat 130 miliar euro terhadap Yunani. Gagal bayar utang akan mengancam stabilitas di seluruh zona Eropa. Keberhasilan dari kesepaktan Yunani tidak lepas keberhasilan dalam pertemuan lanjutan antara menteri Keuangan Yunani dengan para menteri luar negeri dari zona eropa di Brussels.

• ANTM ajukan dividen 35-45% dari laba bersih • KLBF siapkan dividen Rp 850 miliar

• KLBF mengalokasikan belanja modal Rp 700-800 miliar • NISP jajaki rights issue

• S&P turunkan peringkat BTEL • BTEL akan lunasi obligasi Rp 650 miliar • Yawadwipa bidik saham Bumi Plc

• WIKA targetkan kontrak pembangkit listrik Rp4,8 triliun • DILD bidik Rp 160 miliar dari penjualan lahan industri • DILD anggarkan capex Rp 1,4 triliun

• BSDE targetkan pendapatan tumbuh 15% di 2012 • APLN dirikan 2 anak perusahaan baru

• EXCL perkuat layanan data pada tahun 2012

• WIKA tagetkan laba bersih Rp 430.68 miliar untuk 2012 • ANTM akan garap pembangunan pabrik SGA di Mempawah • INDF rencana terbitkan surat utang baru Rp 2 triliun • ISAT akan serap saham baru yang di terbitkan TBIG • Moody's: peringkat TBIG berpotensi diturunkan

• BBKP perkirakan laba bersih 2011 naik 36% jadi Rp 670,07 miliar • NISP laba bersih naik 79,71% capai Rp 753 miliar pada 2011 • SHID rencana satukan 14 perusahaan di bawah Sahid Grup • RMBA selesaikan relokasi pabrik dari Cirebon ke Malang • BRNA realisasi penjualan 2011 naik 20% jadi Rp 684 miliar

Support level Resistance level Major trend Minor trend 3959/3939/3924 3994/4009/4029 Down Up

(2)

Pa ge s | 2 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily News

*

PT Valbury Asia Securities 10 Februari 2012

Aneka Tambang (ANTM) akan mengajukan payout ratio untuk dividen tahun buku 2011 sebesar 35-45% dari laba bersih. Tahun ini, ANTM masih akan fokus untuk mengerjakan 2 proyek besarnya yaitu pembangunan pabrik smelter di Tayan dan Halmahera Timur. Sementara untuk kinerja tahun ini, perseroan melihat estimasi harga feronikel adalah USD 9-10 per ton.

Aneka Tambang (ANTM) akan menggarap sendiri pembangunan

pabrik pengolahan aluminium, smelter grade alumina (SGA) di Mempawah, Pontianak, Kalimantan Barat, pasca investor dari Cina, Hangzhou Jinjiang Group (HJG) mundur. Pabrik SGA yang akan dibangun berkapasitas 1 juta metrik ton alumina per tahun dengan mengolah 4 juta weight metric ton (WMT) bijih bauksit. Nilai proyek diperkirakan mencapai USD 1 miliar. Saat ini masih dalam tahap mengkaji ulang hasil studi kelayakan pembangunan pabrik. Tahapan itu baru selesai pada semester I 2012.

Wijaya Karya (WIKA) memproyeksikan nilai buku kontrak (order book) untuk proyek pembangkit listrik dengan skema jasa teknik, pengadaan, dan konstruksi (EPC) menembus Rp4,8 triliun pada tahun ini. Sepanjang tahun ini, perseroan menargetkan perolehan order book sebesar Rp32,09 triliun. Dari jumlah tersebut diperkirakan 30% atau Rp9,63 triliun berasal dari divisi industrial plant and energy.

Wijaya Karya (WIKA) menargetkan laba bersih tahun 2012

sebesar Rp 430.68 miliar atau naik 23% YoY dari estimasi laba tahun 2011 sebesar Rp 350 miliar. Perseroan menargetkan perolehan total kontrak dihadapi sebesar Rp 32,09 triliun di tahun 2012 atau naik 20,68% dari pencapaian tahun 2011 sebesar Rp 26,59 triliun. Perolehan kontrak dihadapi itu termasuk carry over tahun 2011 sebesar Rp 15,57 triliun dan kontrak baru tahun 2012 sebesar Rp 16,52 triliun. Peroleh kontrak baru WIKA di tahun 2012 diperkirakan tetap didominasi oelh WIKA Induk sebesar Rp 11,39 triliun atau 68,95% dari kontrak baru WIKA.

Wijaya Karya (WIKA) bersama PT. Mega Eltra dan PT. Navigat

ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan pembangunan Pembangkit listrik Tenaga Gas Kaltim (Peaking) 2X (50-60) MW (netto) milik PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan nilai kontrak sebesar Rp 925.438.366.620. Dalam konsorsium EPC ini, WIKA memperoleh porsi 46% dari total perolehan kontrak senilai Rp 425.701.648.645. Sedang 39% dimiliki PT. Mega Eltra dan 15% oleh PT. Navigat. Proyek ini akan dibangun di desa Tanjung Batu, kecamatan Tenggaong, Kalimantan Timur selama 18 bulan sejak awal Maret 2012. Unit 1 diperkirakan mulai beroperasi pada Juni 2013 dan unit 2 pada Agustsu 2013. Setelah beroperasi, proyek ini akan menghasilakn listrik 140 MW dengan bahan bakar gas (High Speed Diesel) yang akan disuplai pleh PLN.

Kalbe Farma (KLBF) mengusulkan rasio dividen 50% untuk

tahun buku 2011. Tahun lalu, laba KLBF mencapai Rp 1,6-1,7 triliun, sehingga besaran dividen sekitar Rp 850 miliar. Pendapatan tahun ini ditargetkan meningkat 15-20%. Kenaikan itu akan didorong dirilisnya beberapa produk baru dan peningkatan kontribusi bisnis distribusi.

Tahun ini, Kalbe Farma (KLBF) mengalokasikan belanja modal Rp 700-800 miliar. Capex digunakan untuk membiayai penambahan kapasitas obat bebas di pabrik Cikarang, Jawa Barat. Namun, capex tidak termasuk anggaran ekspansi ke negara-negara Asia Tenggara, seperti Vietnam, Myanmar, dan Thailand. Perseroan menyiapkan dana sebesar USD 10-100 juta di setiap

negara yang dibidik.

Indofood Sukses Makmur (INDF) berencana menerbitkan surat

utang baru Rp 2 triliun. Obligasi ini untuk refinancing obligasi sebelumnya tahun 2007 sebesar Rp 1,964 triliun yang jatuh tempo. Obligasi ini mendapat peringkat idAA+. Obligasi IV akan jatuh tempo 15 Mei 2012. PT Pemeringkat Efek Indonesia

(Pefindo) menetapkan peringkat idAA+ untuk obligasi IV

2007 yang diterbitkan INDF. Rencananya INDF akan menerbitkan obligasi maksimum senilai Rp 2 triliun pada triwulan II 2012. Obligasi tersebut akan digunakan untuk melunasi obligasi yang jatuh tempo di Mei.

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) segera menerbitkan

saham baru sekitar 5% dari total modal ditempatkan. Saham ini diserap oleh Indosat (ISAT) sebagai bagian dari transaksi jual-beli 2.500 menara. Pelaksanaan penerbitan saham rencananya pada triwulan II 2012. Penyerapan saham baru TBIG oleh Indosat merupakan bagian dari sisa pembayaran pengalihan aset menara ke Tower Bersama. Sebelum menerbitkan saham baru, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rups Luar Biasa pada April 2012.

Fitch Ratings menilai peringkat Indosat (ISAT), yang berada di BBB- dan berprospek positif, tidak terpengaruh penjualan sebanyak 2.500 menaranya kepada Tower Bersama

Infrastructure (TBIG). Fitch ratings menilai Indosat akan

diuntungkan dari dana kas sebesar USD 342 juta-USD 350 juta dari uang muka transaksi itu. Dana transaksi itu akan digunakan Indosat untuk melunasi obligasinya, belanja modal, dan keperluan umum.

Moody's Investors Service menempatkan prospek peringkat B2

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) dalam perhatian dan

berpotensi diturunkan. Pemeringkatan terkait dengan transaksi pembelian 2.500 menara dari Indosat (ISAT).

Bank OCBC NISP (NISP) berencana menerbitkans saham baru

paling lambat akhir semester I-2012, dengan target perolehan dana minimal Rp 1 triliun untuk mempertahankan rasio kecukupan modal (CAR). Bila perseroan tidak melakukan rights issue, CAR akan menurun akan menurun hingga 12,5% pada akhir tahun ini dari 13,8% pada akhir 2011. Rights issue diupayakan ada semester I agar dana yang diperoleh dapat lebih maksimal penggunaannya, terutama untuk mendukung pertumbuhan perseroan pada tahun ini.

XL Axiata (EXCL) akan fokus ke bisnis layanan data tahun ini.

Perseroan mengalokasikan sebagian besar belanja modal yang berjumlah Rp 7-8 triliun untuk memperkuat jaringan layanan data. S&P menurunkan peringkat utang jangka panjang Bakrie

Telecom (BTEL) menjadi CCC+ dari B. Performa operasi

perusahaan diprediksi akan lebih melemah dari perkiraan di tahun 2012. Lemahnya performa juga akan diiringi oleh beberapa utang jatuh tempo yang dapat melemahkan likuiditas perusahaan. S&P juga menurunkan peringkat notes perusahaan menjadi CCC+ dari B.

Bakrie Telecom (BTEL) berencana membayar obligasi senilai Rp

650 miliar yang akan jatuh tempo pada September 2012. Perseroan memiliki beberapa alternatif pendanaan, seperti menerbitkan obligasi lagi. Perseroan yakin mampu membayar

(3)

Pa ge s | 3 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

semua beban bunga dan utang sewa pembiayaan tahun ini. Dananya berasal dari EBITDA.

Setelah mengumumkan rencana akuisisi Bank Mutiara (BCIC), kini Yawadwipa Companies berniat membeli saham dengan hak suara Bumi Plc. Hal ini dilakukan untuk mendukung rencana perombakan direksi Bumi Plc.

Intiland Development (DILD) membidik penjualan lahan

industri Ngoro Industrial Park seluas 40 hektare (ha) senilai Rp160 miliar, guna mencapai target kontribusi pendapatan yang dipatok 9%-10% tahun ini. Ngoro Industrial Park merupakan kawasan industri terintegrasi di Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur.

Intiland Development (DILD) menargetkan penjualan lahan

seluas 40 ha di kawasan industri Ngoro Industrial Park (NIP) di Mojokerto, Jawa Timur. Perseroan berpotensi memperoleh dana Rp 160 miliar. DILD tengah mengembangkan kawasan industri terpadu NIP tahap II seluas 350 ha.

Intiland Development (DILD) menganggarkan belanja modal

sebesar Rp 1,2-1,4 triliun. Perseroan akan menggunakan dana capex untuk menggarap proyek properti di 4 segmen yaitu residential township & estate, high rise & mixed-use development, hospitality, dan industrial estate.

Bumi Serpong Damai (BSDE) menargetkan pertumbuhan

pendapatan dan laba bersih sebesar 15% pada 2012. Pertumbuhan perseroan akan didukung dari penjualan cluster dan lainnya. Selain itu, perseroan memperkirakan meraih pendapatan sebesar Rp 2,8 triliun dan laba bersih Rp 750-800 miliar pada 2011. BSDE menganggarkan belanja modal sebesar Rp 2 triliun pada 2012.

Agung Podomoro Land (APLN) melakukan pendirian 2 anak

usaha baru yakni Central Cipta Bersama dan Tunas Karya Bersama yang keduanya berkedudukan di Makasar. Perseroan memiliki sebanyak 51% saham di ke-2 perusahaan tersebut. Perusahaan tersebut didirikan dalam rangka persiapan pengembangan usaha di Makasar.

Bank Negara Indonesia (BBNI) bekerja sama dengan PT

Angkasa Pura II (Persero) untuk menangani layanan jasa perbankan dan cash management perseroan.

Bank Negara Indonesia (BBNI) menargetkan pertumbuhan

pendapatan non-bunga (fee based income) sebesar lebih dari 25% pada tahun 2012 menjadi sekitar Rp 8,81 triliun. Pada tahun 2011 perseroan membukukan kenaikan pendapatan berbasis biaya 25% menjadi sekitar Rp 7,05 triliun dibanding realisasitahun 2010 sekitar Rp 5,64 triliun.

Bank Bukopin (BBKP) diestimasi membukukan kenaikan laba

bersih tahun 2011 sebesar 36% menjadi Rp 670,07 miliar dibanding tahun sebesar 2010 Rp 492,7 miliar. Kenaikan laba bersih tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga dan pendapatan non-bunga perseroan.

Bank OCBC NISP (NISP) membukukan laba bersih Rp 753 miliar

di tahun 2011, naik 79,71% dibanding tahun 2010 yang sebesar Rp 419 miliar. Pertumbuhan laba bersih didorong pendapatan non-operasional perseroan.

PT Astra Honda Motor membukukan kenaikan penjualan sebesar 15,4% menjadi 382.635 unit di Januari 2012 dibanding periode yang sama 2011. Segmen skuter matik (skutik) berkontribusi sebesar 53% terhadap total penjualan Honda.

Hotel Sahid International (SHID) berencana menyatukan 14

perusahaan di bawah Sahid Grup. Perseroan berharao rencana itu terealisasi sebelum tahun 2015. Penyatuan akan dilakukan dengan konsolidasi saham, bukan konsolidasi aset karena pajak tinggi, melalui mekanisme right issue. Saham right issue akan diserap oleh perusahaan-perusahaan tersebut untuk menjadi porsi saham di SHID.

Bakrie Telecom (BTEL) akan mengkomersialkan layanan seluler

yang dimilikinya pada kuartal II 2012 seiring dengan dikeluarkannya izin penyelenggaraan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Saat ini BTEL menunggu Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO).

Bentoel Internasional Investama (RMBA) telah menyelesaikan

relokasi pabrik dari Cirebon ke Malang. Perseroan mengeluarkan dana investasi Rp 300 miliar untuk kebutuhan relokasi dan penambahan mesin-mesin produksi.

Berlina (BRNA) membukukan realisasi penjualan belum diaudit

tahun 2011 sebesar 20% menjadi Rp 684 miliar dibanding realisasi tahun 2010. Perolehan penjualan tersebut melampaui target awal yang diestimasikan sebesar Rp 651 miliar.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan

untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate 25 basis poin (bps) dari 6% menjadi 5,75% karena inflasi

terus menunjukkan penurunan. Perekonomian Indonesia masih kuat meskipun pertumbuhan lebih lambat. Penurunan itu diambil sebagai langkah lanjutan untuk memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah menurunnya kinerja ekonomi global. Triwulan I 2012 pertumbuhan ekonomi diprediksi 6,5%. BI memprediksi di tahun 2012 secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi cenderung menyentuh batas bawah 6,3% sedangkan inflasi terus menunjukkan penurunan.

(4)

Pa ge s | 4 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Market

Data

PT Valbury Asia Securities 10 Februari 2012

COMMODITIES

DUAL LISTING

DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE (USD) PRICE (IDR) CHANGE (IDR)

CRUDE OIL (US$) / BARREL 99.84 1.13 TLKM (US) 30 6,784 -150

NATURAL GAS (US$) / mmBtu 2.48 0.03 ISAT (US) 30 6,791 40

GOLD (US$) / OUNCE 1729.40 -3.80 ANTM (GR) 0.16 1,916 -36

NICKEL (US$) / MT 21525.00 25.00 BLTA (SP) 0.03 194 0

TIN (US$) / MT 25400.00 0.00

COAL (NEWC) (US$) / MT * 118.95 --

COAL (RB) (US$) / MT* 105.72 --

CPO (ROTH) (US$) / MT 1097.50 22.50

CPO (MYR) / MT 3099.50 48.50

Rubber (MYR/Kg) 1157.75 2.00

Pulp (BHKP) (US$) / per ton 684.49 14.65 * weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP

COUNTRY INDICES

10-Feb-12 % Day % YTD 2011E 2012F 2011E 2012F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 12890.46 0.05 5.51 12.36 11.12 2.48 2.22 3,842.6

USA NASDAQ COMPOSITE 2927.23 0.39 12.36 15.55 13.20 3.36 2.32 4,716.6

ENGLAND FTSE 100 INDEX 5895.47 0.33 5.80 10.50 9.45 1.85 1.43 1,245.8

CHINA SHANGHAI SE A SH 2461.51 0.09 6.83 9.64 8.22 1.97 1.34 2,494.2

CHINA SHENZHEN SE A SH 940.27 0.54 3.68 14.58 11.65 2.77 1.92 1,071.6

HONG KONG HANG SENG INDEX 21010.01 -0.04 13.97 10.64 9.49 1.77 1.25 1,525.2

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 3978.99 -0.24 4.11 13.48 11.49 4.01 2.44 385.4

JAPAN NIKKEI 225 9006.50 -0.15 6.47 20.70 14.08 1.19 1.07 2,286.5

MALAYSIA KLCI 1565.32 0.78 2.26 14.59 13.19 2.49 1.97 270.8

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 2981.17 -0.03 12.65 13.88 12.41 1.66 1.27 388.7

FOREIGN EXCHANGE

DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE

USD/IDR 8,956.25 6.25 1000 IDR/ USD 0.11 -0.0001

EUR/IDR 11,901.11 -3.38 EUR / USD 1.33 -0.0010

JPY/IDR 116.03 0.28 JPY / USD 77.74 0.0670

SGD/IDR 7,193.27 -19.72 SGD / USD 1.25 -0.0007

AUD/IDR 9,678.38 -39.05 AUD / USD 1.08 -0.0015

GBP/IDR 14,176.40 -99.18 GBP / USD 1.58 -0.0008

CNY/IDR 1,422.35 -2.82 GBP / USD 6.30 0.0011

MYR/IDR 2,967.61 -9.37 MYR / USD 3.02 0.0095

KRW/IDR 8.00 -0.03 100 KRW / USD 11.20 0.0402

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)

FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 4.31

BI Rate (%) Indonesia 5.75 LIBOR (GBP) England 0.76

ECB Rate (%) Euro 1.00 SIBOR (USD) Singapore 0.26

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.18

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.18

(5)

Pa ge s | 5 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

10 Februari 2012

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

SBI

DESCRIPTION JAN’12 DEC’11 DESCRIPTION RATE (%)

Inflation YTD % 0.76 3.79 SBI (1M) 6.26

Inflation YOY % 3.65 3.79 SBI (3M) n/a

Inflation MOM % 0.76 0.57 SBI (6M) 6.08

Foreign Reserve (USD Bn) 111.99 110.12

GDP (IDR Bn) 1,921,560 1,923,568

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

DATE AGENDA EXPECTATION

10 Feb* US Trade Balance Defisit naik menjadi $48.5 bn dari $47.8 Bn 11 Feb* US Monthly Budget Statement Turun menjadi -$37.5 Bn dari -$49.8 Bn Ket: (*) US time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt

CPIN IJ 2725 3.81 1.88 ASII IJ 72950 -2.54 -8.81 ICBP IJ 5600 4.67 1.67 BBRI IJ 6950 -2.80 -5.59 GGRM IJ 56700 1.34 1.65 BMRI IJ 6300 -1.56 -2.65 PGAS IJ 3450 1.47 1.39 TLKM IJ 6800 -1.45 -2.31 UNVR IJ 19950 0.76 1.31 UNTR IJ 29050 -1.02 -1.28 LSIP IJ 2750 4.76 0.98 MNCN IJ 1480 -4.52 -1.11 EXCL IJ 4775 2.14 0.98 ADRO IJ 1980 -1.00 -0.73 ISAT IJ 5500 2.80 0.93 INCO IJ 3800 -1.30 -0.57 KLBF IJ 3575 2.14 0.87 PNBN IJ 860 -2.27 -0.55 BKSL IJ 255 8.51 0.72 INVS IJ 5850 -2.50 -0.44

(6)

Pa ge s | 6 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Corporate Info

PT Valbury Asia Securities 10 Februari 2012

DIVIDEND

STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT

CORPORATE ACTIONS

STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE (IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD

BIPP Tender Offer -- 51 -- -- 03 Feb – 02 Mar’12

BCIP Rights Issue 10:67 250 31-Jan-12 01-Feb-12 07 Feb - 19 Mar’12

FREN Rights Issue 1:2 100 13-Feb-12 14-Feb-12 20 Feb – 24 Feb’12

KIAS Rights Issue 5:4 123-135 23-Feb-12 24-Feb-12 01 Mar – 07 Mar’12

GENERAL MEETING

EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA

GDYR RUPSLB 09-Feb-12 KIAS RUPSLB 16-Feb-12 BCIP RUPSLB 16-Feb-12 INCO RUPSLB 17-Feb-12 SIMM RUPSLB 21-Feb-12 HITS RUPST 23-Feb-12 BIPI RUPST 29-Feb-12 PGAS RUPSLB 02-Mar-12

(7)

Pa ge s | 7 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Technical Analysis

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

PT Valbury Asia Securities 10 Februari 2012

ASII

TRADING BUY

S1

71950

R1

74400 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

69500

R2

76850

Closing

Price 72950

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp72850 – Rp74400 • Entry Rp72950, take Profit Rp74400

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 11.1 Positif

MACD -620.1 Positif

True Strength Index (TSI) -59.2 Positif Bollinger Band (Mid) 77350 Negatif

MA5 75840 Negatif 55,000 60,000 65,000 70,000 75,000 80,000

Jul August September October November December 2012 February ASII - Daily 2/9/2012 Open 74800, Hi 74800, Lo 72350, Close 72950 (-2.5%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 71,669.47, Fractal Up = 79,200.00, Fractal Down = 76,900.00, MA(Close,5) = 75,840.00, MA1(Close,8) = 76,781.25

76,781.3 75,840 72,950 71,669.5 76,900 77,350 79,200 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 ASII - Stochastic %D(5,3,3) = 11.08, Stochastic %K = 4.21, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

11.0762 4.21174 4.21174 11.0762 20 80 -1,500 -1,000 -500 0 500 1,000 0 ASII - MACD (6,9) = -620.13, Signal() = -426.37

-620.13 -426.371 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 ASII - TSI(3,5,3) = -59.21 -44.0836 -59.2137 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

GGRM

TRADING BUY

S1

55950

R1

57150 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

54750

R2

58350

Closing

Price 56700

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp56600 – Rp58100 • Entry Rp56700, take Profit Rp58000

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 29.3 Positif

MACD -194.9 Positif

True Strength Index (TSI) -21.1 Positif Bollinger Band (Mid) 57650 Negatif

MA5 57300 Negatif 45,000 50,000 55,000 60,000 65,000

Jul August September October November December 2012 February GGRM - Daily 2/9/2012 Open 55850, Hi 56800, Lo 55600, Close 56700 (1.3%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 63,743.53, Fractal Up = 59,850.00, Fractal Down = 55,400.00, MA(Close,5) = 57,300.00, MA1(Close,8) =

57,462.5 57,300 56,700 55,400 57,650 59,850 63,743.5 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 GGRM - Stochastic %D(5,3,3) = 29.34, Stochastic %K = 12.55, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

20 12.5469 12.5469 29.3401 29.3401 80 -800 -400 0 400 800 0 GGRM - MACD (6,9) = -194.85, Signal() = -156.22 -194.85 -156.218 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 GGRM - TSI(3,5,3) = -21.05 -12.2411 -21.0456 0.00000

(8)

Pa ge s | 8 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

10 Februari 2012

KLBF

TRADING BUY

S1

3525

R1

3600 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

3450

R2

3675

Closing

Price 3575

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area neutral • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp3550 – Rp3675 • Entry Rp3575, take profit Rp3675

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 66.7 Positif

MACD +1.9 Positif

True Strength Index (TSI) +1.9 Positif Bollinger Band (Mid) 3527 Positif

MA5 3545 Positif 2,800 3,000 3,200 3,400 3,600

Jul August September October November December 2012 February KLBF - Daily 2/9/2012 Open 3525, Hi 3575, Lo 3500, Close 3575 (2.1%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 3,416.53, Fractal Up = 3,650.00, Fractal Down = 3,450.00, MA(Close,5) = 3,545.00, MA1(Close,8) = 3,528.13, MA2(Close

3,528.13 3,527.5 3,450 3,416.53 3,545 3,575 3,650 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 KLBF - Stochastic %D(5,3,3) = 66.67, Stochastic %K = 60.00, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

60 60 20 66.6667 66.6667 80 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 0.0 KLBF - MACD (6,9) = 1.90, Signal() = 0.39 0.388737 1.90348 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 KLBF - TSI(3,5,3) = 1.94 0.00000 -2.64236 1.93621

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

JSMR

TRADING BUY

S1

4375

R1

4500 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

4250

R2

4625

Closing

Price 4450

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart mengindikasikan trend positif • RSI sinyal uptrend dalam area neutral • Harga saham berada di area upper band

Prediksi • Trading range Rp4425 – Rp4625 • Entry Rp4450, take profit Rp4625

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 42.5 positif

MACD +16.7 positif

True Strength Index (TSI) +18.9 Positif

Bollinger Band (Mid) 4331 Positif

Ma5 4425 Positif 3,400 3,600 3,800 4,000 4,200 4,400 4,600

Jul August September October November December 2012 February JSMR - Daily 2/9/2012 Open 4400, Hi 4475, Lo 4350, Close 4450 (1.1%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 4,113.17, Fractal Up = 4,525.00, Fractal Down = 4,150.00, MA(Close,5) = 4,425.00, MA1(Close,8) = 4,428.13,

4,425 4,331.25 4,150 4,113.17 4,428.13 4,450 4,525 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 JSMR - Stochastic %D(5,3,3) = 42.46, Stochastic %K = 33.33, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

33.3333 33.3333 20 42.4603 42.4603 80 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 0.0 JSMR - MACD (6,9) = 16.69, Signal() = 17.79 16.686 17.7862 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 JSMR - TSI(3,5,3) = 18.93 18.9256 0.00000 24.7914

(9)

Pa ge s | 9 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

10 Februari 2012

INDF

TRADING BUY

S1

5050

R1

5200 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

4900

R2

5350

Closing

Price 5150

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp5100 – Rp5350 • Entry Rp5150, take Profit Rp5350

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 56.8 Positif

MACD +38.3 Positif

True Strength Index (TSI) +56.4 Positif Bollinger Band (Mid) 4864 Positif

MA5 4975 Positif 4,500 5,000 5,500 6,000 6,500

Jul August September October November December 2012 February INDF - Daily 2/9/2012 Open 5100, Hi 5150, Lo 5000, Close 5150 (1.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 4,511.40, Fractal Up = 4,925.00, Fractal Down = 4,825.00, MA(Close,5) = 4,975.00, MA1(Close,8) = 4,928.13, MA2(Close

4,925 4,863.75 4,825 4,511.4 4,928.13 4,975 5,150 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 INDF - Stochastic %D(5,3,3) = 56.75, Stochastic %K = 72.22, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

56.746 56.746 20 72.2222 72.2222 80 -150.0 -100.0 -50.0 0.0 50.0 100.0 0.0 INDF - MACD (6,9) = 38.25, Signal() = 26.90

26.9014 38.2548 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 INDF - TSI(3,5,3) = 56.38 41.2495 0.00000 56.3753

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

SGRO

TRADING BUY

S1

3325

R1

3400 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

3250

R2

3475

Closing

Price 3375

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi negatif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh beli • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp3350– Rp3475 • Entry Rp3375, take Profit Rp3475

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 84.9 Positif

MACD +26.7 Positif

True Strength Index (TSI) +53.3 Positif Bollinger Band (Mid) 3210 Positif

MA5 3315 Positif 2,600 2,800 3,000 3,200 3,400 3,600 3,800

Jul August September October November December 2012 February SGRO - Daily 2/9/2012 Open 3300, Hi 3375, Lo 3300, Close 3375 (2.3%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 3,049.62, Fractal Up = 3,175.00, Fractal Down = 3,100.00, MA(Close,5) = 3,315.00, MA1(Close,8) = 3,271.88,

3,210 3,175 3,100 3,049.62 3,271.88 3,315 3,375 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 SGRO - Stochastic %D(5,3,3) = 84.95, Stochastic %K = 86.77, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

84.9471 80 20 84.9471 86.7725 86.7725 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 0.0 SGRO - MACD (6,9) = 26.73, Signal() = 23.99

23.9906 26.7276 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 SGRO - TSI(3,5,3) = 53.33 50.3807 0.00000 53.3255

(10)

Pa

ges

| 1

0 of

11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Trading View

PT Valbury Asia Securities 10 Februari 2012

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

09/02/12 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * MA5* High Low

AGRICULTURE

AALI Trading Buy 22700 22700 23200 22150 22500 22850 23200 Positif Positif Positif 22550 20300

LSIP Trading Buy 2750 2750 2950 2500 2650 2800 2950 Positif Positif Positif 2675 2175

SGRO Trading Buy 3375 3375 3475 3250 3325 3400 3475 Positif Positif Positif 3350 2925

MINING

BUMI Trading Buy 2475 2475 2575 2350 2425 2500 2575 Negatif Negatif Negatif 2625 2075

PTBA Trading Buy 20950 20950 21300 20550 20800 21050 21300 Positif Positif Positif 20800 17000

ADRO Trading Sell 1980 1980 1940 1940 1970 2000 2025 Negatif Negatif Positif 2025 1740

MEDC Trading Sell 2225 2225 2150 2150 2200 2250 2300 Positif Negatif Negatif 2600 2200

INCO Trading Sell 3800 3800 3725 3725 3775 3825 3875 Negatif Negatif Negatif 4050 3100

ANTM Trading Sell 1910 1910 1840 1840 1890 1940 1990 Negatif Negatif Negatif 1950 1590

TINS Trading Buy 1970 1970 2025 1920 1950 1980 2025 Positif Positif Positif 1980 1650

BASIC INDUSTRY AND CHEMICALS

SMGR Trading Buy 11400 11400 11600 11150 11300 11450 11600 Positif Positif Positif 12950 10750

INTP Trading Buy 17450 17450 18200 16550 17100 17650 18200 Positif Positif Positif 19050 16300

SMCB Trading Buy 2325 2325 2350 2300 2300 2350 2350 Positif Positif Positif 2375 2050

MISCELLANEOUS INDUSTRY

ASII Trading Buy 72950 72950 74400 69500 71950 74400 76850 Positif Positif Negatif 79650 71800

GJTL Trading Buy 2800 2800 2875 2725 2775 2825 2875 Positif Positif Positif 3100 2675

CONSUMER GOODS INDUSTRY

INDF Trading Buy 5150 5150 5350 4900 5050 5200 5350 Positif Positif Positif 5100 4550

GGRM Trading Buy 56700 56700 58000 54750 55950 57150 58350 Negatif Positif Negatif 63250 55400

UNVR Trading Buy 19950 19950 20300 19550 19800 20050 20300 Positif Positif Positif 24450 17950

KLBF Trading Buy 3575 3575 3675 3450 3525 3600 3675 Positif Positif Positif 3650 3350

PROPERTY, REAL ESTATE AND BUILDING CONSTRUCTION

BSDE Trading Sell 1200 1200 1140 1140 1180 1220 1260 Positif Negatif Positif 1220 920

ELTY Trading Buy 132 132 137 124 129 134 139 Negatif Positif Negatif 147 116

WIKA Trading Buy 690 690 720 660 680 700 720 Positif Positif Negatif 730 580

ADHI Trading Buy 710 710 740 680 700 720 740 Negatif Positif Positif 720 560

INFRASTRUCTURE, UTILITIES & TRANSPORTATION

PGAS Trading Buy 3450 3450 3650 3250 3375 3500 3650 Positif Positif Positif 3500 3050

JSMR Trading Buy 4450 4450 4625 4250 4375 4500 4625 Negatif Positif Positif 4575 4125

ISAT Trading Buy 5500 5500 5750 5150 5350 5550 5750 Positif Positif Positif 5950 5200

TLKM Trading Sell 6800 6800 6600 6600 6750 6900 7050 Negatif Negatif Negatif 7200 6700

BLTA Trading Sell 196 196 192 192 195 198 205 Negatif Negatif Negatif 205 189

FINANCE

BMRI Trading Sell 6300 6300 6100 6100 6250 6400 6550 Negatif Negatif Negatif 7150 6250

BBRI Trading Sell 6950 6950 6600 6600 6850 7100 7350 Negatif Negatif Negatif 7250 6600

BBNI Trading Buy 3600 3600 3600 3525 3550 3625 3675 Positif Positif Positif 3950 3325

BBCA Trading Buy 7900 7900 3600 7750 7850 7950 8050 Positif Positif Negatif 8250 7800

BDMN Trading Buy 4650 4650 3600 4525 4600 4700 4750 Negatif Negatif Negatif 4950 4050

TRADE, SERVICES & INVESTMENT

UNTR Trading Buy 29050 29050 29450 28550 28850 29150 29450 Positif Positif Positif 29900 24950

MPPA Trading Buy 940 940 970 910 930 950 970 Positif Negatif Positif 960 910

Support and resistance for short term only by using; Pivot Point, and/or

Standard deviation (risk level)

Description; *) Stochastics

(11)

Pa

ges

| 1

1 of

11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

RESEARCH TEAM

VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere

Head of Research Alfiansyah Alfiansyah@valbury.com Research Analyst Reny Susanti reny.susanti@valbury.com Michael Handisurya michael.handisurya@valbury.com

Budi Rustanto budi.rustanto@valbury.com

Winny Rahardja winny.rahardja@valbury.com Research Support Selly Handayani selly.handayani@valbury.com

PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950

Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : valburyriset@bloomberg.net

www.vas.co.id BRANCH OFFICES

JAWA

JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119

JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,

JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788

MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888

BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800

SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A(024) 850-1122

YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111 SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888

BALI

DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229

SUMATERA

MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635

PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888

PEKANBARU, Jl. Tuanku Tambusai Komplek CNN Blok A No. 3 (0761) 839-393 (0761) 839-313 KALIMANTAN

PONTIANAK, Jl. Tanjungpura No. 261, Pontianak (0561) 733-299, (0561) 735-468 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918

VAS GALERY

• JAKARTA : Universitas Mercu Buana • BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

• PEKANBARU : Politeknik Caltex Riau • PADANG : Universitas Negeri Padang

• MENADO : Universitas Klabat

MUTUAL FUND PRODUCT

MONEY MARKET MIXED FIXED INCOME EQUTY

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :