Analisis hukum Islam dan fatwa DSN MUI No. 29/DSN-MUI/ VI/ 2002 terhadap penetapan Ijarah pada akad dana talangan haji di Pusat Koperasi Syirkah Mu'awanah (Puskopssim) NU Jawa Timur
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian penerapan ujrah dalam produk dana talangan haji menggunakan akad qardh dinilai belum sesuai dengan Fatwa No. 19/DSN-MUI/IV/2001 tentang
Jadi dalam produk dana talangan haji di BSM menggunakan perpaduan akad qardh dengan ijarah, yaitu pinjaman atau talangan dana dari pihak Bank untuk bisa mendaftar
Dana Talangan haji yaitu pembiayaan dengan menggunakan akad Qardh wal ijarah yang diberikan kepada nasabah calon haji dalam rangka memperoleh nomor porsi atau pelunasan
Talangan haji adalah pembiayaan dengan mengguanakan akad Qardh wal ijarah yang diberikan kepada nasabah calon haji dalam rangka memperoleh nomor porsi atau pelunasan BPIH
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk dana talangan haji di Bank BNI Syariah Cabang Pekanbaru menggunakan akad qardh dan ijarah, yaitu dana yang dipinjamkan
Sesuai wawancara yang dilakukan penulis kepada Dewan Pengawas Syariah, “objek ijarah merupakan jasa yang diberikan oleh KSPPS Kopena Pekalongan dalam
Sesuai wawancara yang dilakukan penulis kepada Dewan Pengawas Syariah, “objek ijarah merupakan jasa yang diberikan oleh KSPPS Kopena Pekalongan dalam
29 tahun 2002 tentang Pengurusan Pembiayaan Haji Lembaga Ke- uangan Syariah dimana sebagai acuan pro- sedur pelaksanaan akad qardh wa al -ijarah pada produk dana