Pemikiran Gus Dur Tentang Pendidikan Islam Multikultural
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Kepada segenap Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberi bekal pengetahuan, sehingga penulis dapat menyelesaikan
Dalam pendidikan multikultural yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan sering terjadi diskontinuitas nilai budaya. Peserta didik memiliki latar
pendidikan agama Islam merupakan salah satu alat untuk mencerdaskan kehidupan generasi penerus, baik putra maupun putri yang ada dalam naungan bangsa dengan
Dalam skripsi tersebut memberikan wajah baru Islam yang melahirkan pemikiran pribumisasi Islam Abdurrahman Wahid dan neo- modernisme Islam Nurcholis Majid secara
Meskipun isu sentralnya dalam pendidikan Islam Multikultural pengakuan keragaman, namun hal itu bukan berarti kita harus menyelenggarakan pendidikan yang peserta
Pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural di harus sesuai dengan yang telah direncanakan oleh GPAI yang ada, tempat pembalajaran biasanya dilakukan
Untuk itu dipandang sangat penting memberikan porsi pendidikan multikultural sebagai wacana baru dalam sistem pendidikan di Indonesia terutama agar peserta didik memiliki kepekaan
Dengan demikian akan muncul term pembebasan dalam pendidikan agama Islam yang dalam koridor ajarannya harus dipahami secara komperhensif bukan dengan pemahaman yang parsial.227 Dalam