• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pengaruh Upah Minimum dan Inflasi terhadap Kesempatan Kerja Sektor Industri Pengolahan Besar dan Sedang di Jawa Tengah (35 Kab/kota)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Pengaruh Upah Minimum dan Inflasi terhadap Kesempatan Kerja Sektor Industri Pengolahan Besar dan Sedang di Jawa Tengah (35 Kab/kota)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel hasil Uji Autokorelasi Model Summary b Model R R Square Adjusted RSquare Std. Error of theEstimate Durbin-Watson 1 .421 a .177 .161 1.00355 .970
Tabel 6 Hasil Uji Staistik F

Referensi

Dokumen terkait

Unit analisis pada penelitian ini adalah data tentang upah minimum regional, jumlah industri dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) serta kesempatan kerja di Kabupaten

Untuk menganalisis pengaruh Upah minimum Provinsi, Inflasi dan PDRB terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Jawa Tengah 2014-2017 maka penelitian ini menggunakan analisis 35 data

Analisis dari pengaruh variabel Inflasi, Tingkat Upah Minimum, Pengeluaran pemerintah, Investasi, dan Migrasi terhadap Tingkat pengangguran di Jawa Tengah pada

Analisis regresi linier berganda model data panel digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel Upah Minimum (X1), Nilai Output (X2), dan Jumlah Unit Usaha (X3)

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat adanya pengaruh dari variabel PDRB, upah minimum, inflasi dan IPM secara parsial terhadap tingkat penyerapan

Maka dari itu, dalam penelitian ini digunakan sampling jenuh dari tahun 2016 hingga tahun 2021, yang diperoleh dari data Jumlah Industri Besar-Sedang, Upah Minimum, Tenaga kerja serta

Persamaan regresi dalam penelitian ini memiliki kostanta 0,591490 yang menjelaskan bahwa apabila variabel independennya Upah Minimum Provinsi dan Jumlah Perusahaan bernilai 0 atau

Selain bentuk perkembangan laju inflasi dan upah minimum seperti dijelaskan di atas, faktor lain yang menjadi dasar penentuan Jawa Tengah sebagai objek penelitian adalah adanya hasil