• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pemerintah Bojonegoro dan Jombang Tahun 2010-2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pemerintah Bojonegoro dan Jombang Tahun 2010-2014"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  7.  Hasil  Rasio  Belanja  Operasional  Tahun   2010 sampai 2014  Tahun  Rasio Belanja Operasional  Kabupatan  Bojonegoro  Rasio Belanja Operasional Kabupatan Jombang  2010  89,32%  87,66%  2011  90,61%  89,29%  2012  85,18%  81,02%  2013  84,37%  8
Tabel  8.  Hasil  Rasio  Belanja  Modal  Tahun  2010  sampai 2014  Tahun  Rasio Belanja Modal  Kabupatan  Bojonegoro  Rasio Belanja Modal Kabupatan Jombang  2010  10,53%  7,86%  2011  9,20%  6,00%  2012  14,62%  14,28%  2013  15,51%  13,92%  2014  22,25%

Referensi

Dokumen terkait

Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemandirian daerah tergolong sangat rendah

Rasio Efisiensi Pajak Daerah Tabel 5.5 menunjukkan tingkat efisiensi pemerintah daerah dalam melakukan pemungutan pajak daerah, dari tabel tersebut dapat terlihat bahwa

SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN BOJONEGORO Urusan Pemerintahan :

Peneliti tertarik untuk memahami bagaimana proses pelembagaan (institusionalisasi) akuntabilitas keuangan pada pemerintah daerah Kabupaten Jombang, karena akuntabilitas

Hasil pengujian menunjukkan: rasio kemandirian dirata-rata kemampuan keuangan pemerintah daerah Provinsi Lampung sangat tinggi dan pola hubungannya termasuk pola hubungan

Berdasarkan hasil dari perhitungan pada tabel 6 diatas diketahui bahwa kinerja keuangan Pemerintah Kota Medan jika dilihat dari belanja operasi pada tahun 2014 yaitu

Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Bantul dilihat dari (1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah diantara 25-50% masih tergolong Rendah dan dalam

Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berdasarkan hasil yang didapat dari perhitungan pertumbuhan pengelolaan keuangan daerah dapat dikatakan baik, untuk