• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI E-LEARNING MANASIK HAJI UNTUK JEMAAH HAJI KHUSUS PADA PT. PANDI KENCANA MURNI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI E-LEARNING MANASIK HAJI UNTUK JEMAAH HAJI KHUSUS PADA PT. PANDI KENCANA MURNI"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI

E-LEARNING MANASIK HAJI

UNTUK JEMAAH HAJI KHUSUS

PADA PT. PANDI KENCANA MURNI

Rahma Indah Delfiani

Jl. Kavling Rawa Bunga No. 8A Graha Raya Bintaro,Tangerang Selatan 15226, 081286782229,

[email protected]

Nurlianti Auliani

Jl. Cendrawasih rt 02/06 No.56 Cipayung-Ciputat Tangerang Selatan 15411, 085780323182,

[email protected]

Achsa Adithia

Jl. Cherry 2 Blok D3/18 rt 02/09 Cijujung-Sukaraja Bogor, 085697723233, [email protected]

Witarsyah

Abstract

The rituals of Hajj is one of pilgrimage training process that did often by Muslims with various provisions to achieve Mabrur pilgrimage . The number of procedures and rules in performing the rituals of Hajj make learners difficult to learn, so it takes a learning media support that can be accessed anywhere and anytime that expected to assist in the learning process. The purpose of this study is to identify the rituals of Hajj in PT. Pandi Kencana Murni and designing a website e - Learning that used to produce instructional media in performing Hajj and facilitate the learners and the company to implementing the rituals of Hajj in the learning process . Design method that used in this study is the method according to Analysis and Design theory applied by John W. Satzinger and William Horton. The results achieved from this research is an E - Learning based website that contains learning materials Rituals of Hajj.

Keywords:E-Learning Methods, The rituals of Hajj, Website.

Abstrak

Manasik haji merupakan salah satu proses pelatihan ibadah haji yang sering dilakukan oleh umat islam dengan berbagai ketentuan untuk mencapai haji yang mabrur. Banyaknya tata cara dan aturan dalam melaksanakan manasik haji membuat para jemaah haji kesulitan untuk mempelajarinya, sehingga dibutuhkan sebuah media pembelajaran pendukung yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja yang diharapkan dapat membantu dalam proses

(2)

pembelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi proses manasik haji pada PT. Pandi Kencana Murni dan merancang sebuah website E-Learning yang dapat digunakan untuk menghasilkan media pembelajaran dalam melakukan ibadah haji dan memfasilitasi para jemaah haji dan perusahaan pelaksana manasik dalam mempermudah proses pembelajaran. Metode perancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Analisis dan Perancangan sesuai dengan teori yang diterapkan oleh John W. Satzinger dan William Horton. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah sebuah website berbasis E-Learning yang berisi materi pembelajaran Manasik Haji.

Kata Kunci: Metode e-learning, Manasik Haji, Website.

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pembelajaran mengenai tata cara melaksanakan ibadah haji selama ini dirasakan masih kurang interaktif oleh para jemaah haji karena berbagai keterbatasan, antara lain metodologi pelaksanaan bimbingan, media pembelajaran, materi yang disampaikan, sehingga jemaah haji tidak secara maksimal memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Pada saat ini, metode pembelajaran melalui media elektronik atau e-learning banyak menarik perhatian dari berbagai pihak. Beberapa acuan standar dapat digunakan untuk melakukan rancangan sistem pembelajaran jarak jauh beserta komponen-komponennya. Pedoman pembelajaran tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi yang dapat mengurangi kendala pembelajaran yang disebabkan oleh jarak dan waktu serta dapat meningkatkan kualitas dalam pembimbingan calon jemaah haji dalam melaksanakan ibadah haji.

Selain berkembang dalam bidang pendidikan, e-learning juga dapat dimanfaatkan oleh perusahaan atau setiap individu yang ingin melakukan pembelajaran jarak jauhyang selama ini terbatasi atau terhalang secara fisik. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tersebut,diharapkan para jemaah mendapatkan pembelajaran manasik haji dengan lebih baik, interaktif dan tidak terhalangi oleh tempat dan waktu.

Kajian Pustaka

Untuk menyelenggarakan metode pembelajaran e-learning tidaklah mudah. Okamoto (2008) menyatakan bahwa “diperlukan kemampuan untuk memahami esensi dari pengetahuan, bahwa pengetahuan tidak boleh tertutup hanya pada pemahaman manusia tentang dunia yang sebenarnya. Pembelajaran e-learning membutuhkan kegiatan kolaboratif dan kreatif dalam prosesnya untuk membangun lingkungan dimana "setiap orang" dapat belajar sesuatu dari "mana saja" dan pada waktu "kapan saja"”. Untuk itu, dalam menerapkan e-learning banyak aspek-aspek yangperlu diperhatikan, antara lain komitmen perusahaan pelaksana manasik, kesiapan para jamaah haji, kelengkapan prasarana dan sarana e-learning termasuk perangkat keras dan perangkat lunak yang akan digunakan, prosedur manual, sistem pendokumentasian dan lain-lain.

(3)

Salah satu metodologi untuk memecahkan masalah pelaksanaan e-learning manasik haji di atas adalah melakukan penelitian melalui kajian yang mendalam mengenai sistem dan tata cara pelaksanaan manasik haji kepada para calon jemaah haji di perusahaan haji khusus dan umrah PT. Pandi Kencana Murni Jakarta Timur dan selanjutnya dengan data dan informasi tersebut dapat dilakukan analisis dan perancangan aplikasi e-learningmanasik haji untuk dapat diakses dimana saja dan kapan saja, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam menghasilkan media pembelajaran model baru dalam proses pembimbingan calon jemaah haji Indonesia.

Rumusan Masalah

1. Banyaknya Jemaah Haji yang tidak dapat mengikuti manasik haji karena Jemaah Haji memiliki aktifitas pribadi yang tidak dapat ditinggalkan.

2. Kurangnya materi pendukung manasik haji yang lebih interaktif dan mudah untuk dipahami oleh Jemaah dalam pembelajaran.

3. Tidak adanya pembelajaran bahasa Arab sebagai bekal para jemaah haji berkomunikasi di Tanah Suci.

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perancangan aplikasi

e-learningyaitu:

a. Menghasilkan media dan sistem informasi pembelajaran ibadah haji.

b. Memfasilitasi para jemaah haji dan perusahaan pelaksana manasik haji dalam proses pembelajaran ibadah haji secara elektronik.

METODE PENELITIAN

Dalam mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan dalam penulisan tugas akhir ini digunakan beberapa metode, sebagai berikut:

Metode Analisis

Metode yang dilakukan dalam melakukan analisis aplikasi sistem e-learning di perusahaan penyelenggara haji khususmelalui 3 tahapan kegiatan, yaitu:

a) Melakukan observasi dan wawancara atau peninjauan langsung di perusahaan penyelenggara haji khususuntuk mengetahui kebutuhan sistem informasi pembelajaran yang sedang berjalan, melakukan wawancara langsung dengan karyawan perusahaan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkandan selanjutnya mengetahui kendala apa saja yang dihadapi, serta fitur pembelajaran apa yang diharapkan oleh pengguna.

b) Memberikan kuisioner yang berisi beberapa pertanyaan pilihankepada jemaah hajikhusus PT. Pandi Kencana Murni untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran.

c) Melakukan studi pustaka untuk memahami beberapa hal yang berkaitan dengan pokok-pokok bahasan, diantaranya melalui literatur, jurnal, artikel atau referensi yang ada baik berasal dari buku-buku yang diperoleh melalui perpustakaan,

(4)

internet, ataupun karya ilmiah.

Metode Perancangan

Dalam perancangan awal akan dibuat beberapa rancangan, seperti: a) Perancangan Layar

- Perancangan Use Case Diagram - Perancangan Class Diagram - Perancangan Activity Diagram

- Perancangan Three Layer Sequence Diagram

b) Coding

Membuat aplikasi yang telah dirancang dengan menggunakan bahasa pemprograman PHP dan database MySQL.

HASIL DAN BAHASAN

Berikut hasil dan bahasan yang diperoleh dengan menggunakan dilakukan tiga tahapan analisis yaitu analisis kebutuhan(Needs), pembelajar(Learners), dan objektif(Goal), menurut William Horton:

1) Analisis Kebutuhan (Needs) a. Analisis Kebutuhan Organisasi

Untuk mendukung tahapan analisis kebutuhan organisasi, maka telahdilakukan wawancara kepada para Pembimbing Penyelenggara Manasik Haji PT. Pandi Kencana Murni untuk memperoleh data dan informasi mengenai pelaksanaan manasik haji, sebagai berikut:

No. Uraian Apilkasi Sistem Manasik

1.

Penyiapan tempat pelaksanaan manasik haji

Informasi jadwal manasik haji dari Staff kolektor Kantor Pusat ke seluruh Kantor Cabang.

Kantor cabang mengumpulkan calon jemaah haji berdasarkan daerahnya di tempat manasik/hotel sesuai dengan jadwal yang telah diberikan dan dikofirmasi ulang Pelaksanaan manasik haji selama 4 hari, 1 hari dari kantor pusat dan 3 hari dari kantor cabang.

2 Kendala pelaksanaan manasik haji

Rata-rata 20% jemaah tidak hadir mengikuti manasik karena sibuk, sudah pernah manasik, faktor jarak dan umur yang sudah tua.

Banyak jemaah yang buta huruf.

Materi yang ada yaitu dari buku yang diterbitkan oleh Kementrian Agama yang dianggap sulit untuk dipahami.

3

Cara mengatasi kendala pelaksanaan manasik haji

Pelaksanaan manasik ulang selama berada di tanah suci Mekkah sesuai kesempatan waktu yang ada

Pengadaan ceramah langsung dianggap lebih efektif untuk menangani para jemaah yang buta huruf.

(5)

mudah dalam memberikan pengajaran.

4 Waktu pelaksanaan manasik haji

Pelaksanaan manasik haji dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan dalam empat hari, yaitu satu kali dari kantor pusat dan tiga kali dari kantor cabang. Waktu yang

dibutuhkan dalam tiap pertemuan selama 7 jam, yaitu pukul 09.00 pagi sampai 16.00.sore

Waktu tersebut dinilai sudah sangat cukup untuk

memberikan materi dalam manasik. Tetapi kemampuan daya tangkap setiap jemaah haji berbeda-beda sehingga kami sangat memerlukan suatu media pembantu untuk memberikan pembelajaran yang lebih lengkap

5 Materi manasik haji

Materi manasik haji, antara lain: Panduan Perjalanan Haji Bimbingan Manasik Hasji Hikmah Ibadah Haji

Tuntunan Keselamatan, Do’a dan Dzikir Ibadah Haji

6

Fitur yang dibutuhkan untuk pelaksanaan e-learning manasik haji

Fitur mengenai tata cara dalam ibadah haji yang lebih lengkap.

Fitur mengenai aturan-aturan perjalanan, seperti apa saja yang boleh dan tidak boleh untuk dibawa, dan aturan dalam bersikap (tata krama).

Fitur pembelajaran mengenai percakapan dalam bahasa Arab yang setidaknya membantu para jemaah mengenal dan belajar bahasa Arab selama berada di Tanah Suci.

Table 1.1 : Pelaksanaan Manasik Haji di PT. Pandi Kencana Murni

b. Analisis Kebutuhan Sistem

Kebutuhan Sistem dikelempokkan menjadi 2 bagian, yaitu kebutuhan fungsional dan non fungsional:

A. Kebutuhan Fungsional

1. Sistem yang berhubungan dengan admin

a) Pengguna dapat melakukan input, edit dan hapus data pembimbing.

b) Pengguna dapat melakukan input, edit dan hapus data jemaah haji. c) Pengguna dapat melakukan input, edit dan hapus jadwal dan

materi manasik.

d) Sistem dapat menampilkan jadwal manasik, materi manasik, daftar pengajar, dan daftar jemaah haji.

2. Sistem yang berhubungan dengan pembimbing a) Pengguna dapat mengedit profil pembimbing. b) Pengguna dapat menambah dan melihat materi. c) Pengguna dapat melihat jadwal manasik.

d) Sistem dapat menampilkan informasi tentang identitas pembimbing konsultasi, dan materi manasik.

3. Sistem yang berhubungan dengan jemaah haji a) Pengguna dapat mengedit profil jemaah.

(6)

b) Pengguna dapat melakukan view materi manasik haji, susunan acara, peta dan jadwal.

c) Pengguna dapat mendownload modul manasik haji.

d) Sistem dapat menampilkan informasi tentang identitas jemaah, konsultasi, dan materi manasik.

B. Kebutuhan Non Fungsional 1. Fasilitas Operasional

a) Menggunakan sistem operasi windows 7 b) Processor Intel Core Duo 2.16Ghz c) RAM 2048MB d) Monitor 15,4” e) Xampp f) Mozilla Firefox g) Macromedia Dreamweaver 8 2. Keamanan

Sistemdatabase dilengkapipassword, sehingga hanya admin yang bisa mengaksesnya.

3. Informasi

a) Digunakan untuk menginformasikan apabila password yang dimasukkan oleh pengguna salah.

b) Digunakan untuk menampilkan login user.

2) Analisis Pembelajar (Learner)

Pada tahap analisis Pembelajar diperoleh dari data hasil penyebaran kuisioner terhadap 82 jemaah haji tahun keberangkatan 2013. Data hasil kuisioner disampaikan dalam tabel berikut:

No. Metode

Pembelajaran

Bobot/Jumlah Jemaah Nilai

Bobot Prosentase Peringkat

5 4 3 2 1

1. Membaca buku

manasik haji 12 5 25 8 19 190 15% 4

2.

Mencari materi dan informasi melalui internet 11 7 20 32 10 217 17% 3 3. Mendengarkan pengalaman atau cerita orang lain

0 3 8 30 38 134 11% 5

4.

Mendengar ceramah langsung dari nara sumber

39 22 19 2 3 386 30% 1

5. Menonton VCD

bimbingan haji 20 45 10 10 12 342 27%

2

Tabel 1.2: Metode Pembelajaran Manasik Haji

Data mengenai umur jemaah peserta manasik hajisangat penting untuk menentukan metode pembelajaran yang tepat untuk pelaksanaan

(7)

manasik haji. Umur rata-rata peserta manasik haji yang berdomisili di Jakarta tahun 2013 dapat di lihat pada tabel berikut.

Umur Jemaah Jumlah Jemaah Persentase

<20 tahun 2 2% 20-29 tahun 5 6% 30-39 tahun 17 21% 40-49 tahun 26 32% 50-59 tahun 21 26% > 60 tahun 11 13% Jumlah Jemaah 82 100%

Tabel 1.3: Umur Rata-Rata Peserta Manasik Haji tahun 2013

3) Analisis Objektif (goal)

Untuk kebutuhan pembelajaran manasik haji di Indonesia, ada 4 sasaran materi pembelajaran manasik haji yang perludibahas dalam websitee-learning manasik haji PT. Pandi Kencana Murni, antara lain: Panduan Perjalanan Haji, Bimbingan Manasik Haji, Hikmah Ibadah Haji dan Tuntunan Keselamatan, Do’a dan Dzikir Ibadah Haji.

1. Panduan Perjalanan Haji

Materi yang diperlukan dalam memandu perjalanan haji adalah: a) Persiapan Keberangkatan, meliputi:

panduan pendaftaran, pengelompokan, bimbingan serta pemeriksaan kesehatan,

b) Pemberangkatan haji, c) Kegiatan di Arab Saudi, d) Pemulangan,

e) Pembinaan dan pengamanan kesehatan, f) Tempat Ziarah di Mekkah dan Madinah, dan g) Tata Cara Shalat dan Shalat jenazah.

2. Bimbingan Manasik Haji

Materi yang diperlukan dalam bimbingan manasik haji adalah: a) Ketentuan Ibadah Haji dan Umrah, dan

b) Pelaksanaan Ibadah Haji Tamattu,Ifrad dan Qiran, meliputi Syarat, Rukun dan Wajib Haji.

• Hikmah Ibadah Haji

Materi yang diperlukan dalam hikmah ibadah haji adalah hikmah pakaian ihram, berihram, talbiyah sebagai panggilan Allah, hikmah tawaf, sa’i, bercukur, wukuf, mabit di Musdalifah dan Mina, melontar

(8)

jamarat, membayar dam, pemotongan qurban, tawaf wada, dan keutamaan ibadah.

• Tuntunan Keselamatan, Do’a dan Dzikir Ibadah Haji.

Materi yang diperlukan dalam tuntunan do’a, seperti do’a saat berniat haji atau berihram, do’a saat melakukan tawaf maupun dzikir pada saat melakukan wukuf di padang Arafah.

Rancangan Komponen E-Learning

Berdasarkanhasil penelitian yang dilakukan di PT. Pandi Kencana Murni – Jakarta Timur, makadapatdirumuskan suatu rancangan sistem e-learning manasik haji yang difokuskan pada pembuataan modul-modul utama untuk pembelajaran manasik haji, antara lain berupa video tentang syarat, rukun, dan wajib haji, audio doa-doasaatmenjalankanibadah haji, aturanperjalananuntuk jemaah haji, kosakata bahasa Arab, fitur personal messagesebagai media konsultasi antara jemaah dan pembimbing, forum diskusi untuk setiap jemaah haji dan para pembimbing, serta video

conferenceyang dikhususkan untuk para pembimbing dalam berinteraksi satu sama lain.

Adapun rancangan komponen dari aktifitase-learningyang akan diterapkan di PT. Pandi Kencana Murni, sebagai berikut:

Absorb Activities

Aktivitasabsorb yang diterapkanpada website iniberupa video

tentangsyarat haji, rukun haji danwajibhaji,

sertainformasitentangaturanperjalananibadah haji. - Presentation

Presentation merupakan tipe absorb yang paling tepat untuk

desain e-learning ini. Presentation biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi dasar, menunjukkan prosedur yang benar serta menggambarkan perilaku manusia.

- Physical demonstration

Physical demonstration merupakan salah satu tipe presentation

yang sesuai dalam perancangan ini. Physical demonstration berguna untuk menjelaskan suatu materi pembelajaran yang akan disampaikan oleh pengajar terhadap learner yang biasanya berupa gerakan tubuh, suara dan ekspresi wajah. Didalam web

e-learningini, jemaah dapatmelihatpenjelasanmengenaitatacara hajiberupa video, seperticarauntukmemakaipakaian ihram, melemparjumrahatauwukuf di Arafahsecara detail danlengkap. Do Activities

Aktivitasdo yang diterapkan pada rancangan website ini berupa video

conference yang akan digunakan antara pembimbing untuk berinteraksi dan

(9)

- Teamwork Activities (Social Learning)

Social learning merupakan pembelajaran yang melibatkan

interaksi dengan orang lain, seperti teman sekelas atau seseorang yang memiliki profesi sama, atau dengan seorang ahli, seperti guru. Social learning dalam website e-learning ini dikhususkan untuk para pembimbing di PT. Pandi Kencana Murni yaitu berupa diskusi grup dengan menggunakan media video conference. • Connect Activities

Aktifitas connect yang diterapkanpada rancangan website iniberupa fitur-fitur yang dapat dimanfaatkan oleh pembimbing dan jemaah berupa personal

message dan forum.

- Qustioning Activities

Questioning activities merupakan bagian penting untuk digunakan

dalam pendidikan, pelatihan, dan setiap usaha yang melibatkan lebih dari satu orang untuk saling berinteraksi sesama peserta didik, pembimbing, maupun anggota lainnya.

Didalam rancangan web ini terdapat dua Questioning

Activitiesyaitu personal message dan forum, dimanapara jemaah

dapatmengirimkan pesan khusus yang ditujukan kepada pembimbing di setiapkotatempat tinggal jemaah masing-masinguntuk berinteraksi maupun menanyakanmaterimanasik yang belum dimengerti dan forum yang digunakan untuk berinteraksi antara seluruh jemaah dan pembimbing disetiap cabang.

SIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil analisis dan perancangan aplikasi e-learning manasik haji untuk jemaah haji di PT. Pandi Kencana Murni, maka dapat disimpulkan, bahwa:

1) Menghasilkan media dan sistem informasi pembelajaran mengenai ibadah haji melalui websitee-learningyang berisikan fungsi pembelajaran manasik haji berupa modul video tentang syarat, rukun, dan wajib haji, audio doa-doa saat menjalankan ibadah haji, serta aturan perjalanan untuk jemaah haji, kosakata bahasa Arab.

2) Fasilitas-fasilitasyang ada didalam websitedapat membantu proses pembelajaran, baik dalam segi internal perusahaan maupun dengan para jemaah haji. Seperti adanya fitur berupa video conference, personal message, dan forum diskusi.

3) Memfasilitasi jemaah dan pihak perusahaan dengan adanya materi dan semua informasi mengenai ibadah haji, seperti jadwal perjalanan, tempat atau lokasi perjalanan, dan berita mengenai ibadah haji,yang dapat di akses dimana saja dan kapan saja.

(10)

4) Selain itu website yang baru dapat memenuhi kebutuhan jemaah dalam pemahaman materi dengan adanya kosakata bahasa Arab yang dapat dijadikan sebagai pembelajaran.

Adapun saran yang kami berikan yaitu : Saran Untuk Kelompok :

a) Sebagai tindak lanjut dari penelitian ini, diperlukan tahapan lanjutan, yaitu tahapan pembangunan (build) dan evaluasi untuk kebutuhan perbaikan dan modifikasi untuk penyempurnaan rancangan e-learning manasik haji.

b) Untuk kesempurnaan modul rancangan e-learning manasik haji yang telah dibuat, perlu lebih mendalami materi proses pelaksanaan ibadah haji secara detil sesuai tuntunan dan pedoman yang ada.

Saran Untuk Perusahaan :

a) Untuk kepentingan pengembangan perusahaan secara global dan mendukukung program pemerintah untuk pembinaan jemaah haji, maka perusahaan disarankan untuk menyiapkan program strategispelaksanaan manasik hajidan dipandang perlu aplikasi berbasis web seperti e-learning untuk membantu dan memudahkan sistem pembelajaran mengenai ibadah haji yang dapat di akses dimana saja dan kapan saja, dimana perusahaan sebelumnya hanya mengadakan manasik haji secara face to face dan dengan waktu yang terbatas.

b) Dibutuhkan pengembangan sarana dan prasarana khusus serta komitmen perusahaan untuk menerapkan program e-learning, kesiapan pembimbingan para jemaah haji, kelengkapan sarana dan prasarana e-learning, sistem pendokumentasian, dan lain-lain.

REFERENSI

1) Connolly, T., & Begg, C. (2010). Database Systems A Practical Approach To

Design, Implementation And Management, Fifth Edition. Pearson.

2) Deitel, P. J., & Detel, H. M. (2008). Internet & World Wide Web How To

Program, Fourth Edition. Pearson Education.

3) Horton, W. (2012). E-Learning by Design. San Fransisco: Pfeiffer.

4) Kementrian Agama RI, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah. (2013). Tuntunan Manasik Haji dan Umrah. Jakarta: Ikhlas Beramal.

5) Riyanto, S. (2009). ONH Biasa VS ONH Plus. Jurnal Haji dan Umrah .

6) Riyanto, S. (2009). Pengetahuan Tentang Haji. Jurnal Haji dan Umrah .

7) Satzinger, J. W., Jackson, R. B., & Burd, S. D. (2005). Object-Oriented Analysis

(11)

8) Shelly, G. B., Woods, D. M., & Dorin, W. J. (2009). HTML Comprehensive

Concepts and Techniques, Fifth Edition. Course Technology Cengage Learning.

9) Yusuf, U. E. (2012, November 8). Arti Manasik | Biro Perjalanan Haji dan

Umroh. Dipetik October 16, 2013, dari Arti Manasik: http://www.lintas.me/go/biroperjalanan-umroh.blogspot.com/arti-manasik-biro-perjalanan-haji-dan-umrah

10)Slamet Riyanto., Bimbingan Manasik Haji, Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah, Kementerian Agama Repubiik Indonesia, 28 Mei 2007

RIWAYAT HIDUP PENULIS

Nama : Rahma Indah Delfiani

Tempat/Tanggal Lahir : Makasar, 30Juni 1993

Alamat : Jl. Kavling Rawa Bunga No. 8A Graha Raya BintaroTangerang Selatan 15226

No. Telepon : 081286782229,

Pendidikan : 2010 - 2014 Fakultas Ilmu Komputer Program S-1 Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara, Jakarta Pengalaman Kerja : Tidak ada

Nama : Nurlianti Auliani

Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 07April 1993

Alamat : Jl. Cendrawasih rt 02/06 No.56 Cipayung-Ciputat Tangerang Selatan

No. Telepon : 085780323182

Pendidikan : 2010 - 2014 Fakultas Ilmu Komputer Program S-1 Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara, Jakarta Pengalaman Kerja : Tidak ada

Nama : Achsa Adithia

Tempat/Tanggal Lahir : Bogor, 23 November 1991

Alamat : Jl. Cherry 2 Blok D3/18 rt 02/09 Cijujung-Sukaraja Bogor

No. Telepon : 085697723233

Pendidikan : 2010-2014 Fakultas Ilmu Komputer Program S-1 Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara, Jakarta Pengalaman Kerja : Tidak ada

Gambar

Table 1.1 : Pelaksanaan Manasik Haji di PT. Pandi Kencana Murni
Tabel 1.2: Metode Pembelajaran Manasik Haji
Tabel 1.3: Umur Rata-Rata Peserta Manasik Haji tahun 2013

Referensi

Dokumen terkait

TOGAF merupakan metodologi yang lengkap, penelitian-penelitian diatas yang mengimplementasikan TOGAF pada perancangan arsitektur enterprise sistem informasi pengadaan barang

berpengaruh positif tidak signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan keluarga, faktor demografi pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku

Kudeta militer pada tahun 1999 yang dilakukan oleh Jenderal Pervez Musharraf terhadap Perdana Menteri Pakistan saat itu yaitu Nawaz Sharif, dilatarbelakangi oleh berbagai macam hal,

Oleh karena pemerintah hanya bertindak sebagai wakil sah calon jemaah haji, maka pada saat mendaftar haji, para calon jemaah haji mengisi dan meneken formulir akad

Berdasarkan pada pengertian tersebut maka peneliti disini berkeinginan untuk menganalisis, mengamati dan melihat pelaksanaan program SRA (Sekolah Ramah Anak) di Sekolah Dasar

Kerja sama ini untuk menjamin bahwa persiapan serah terima terowongan untuk operasi dan pemeliharaan dari proyek kepada sub Dinas Pengairan dapat dilakukan

Dalam hal ini juga sering kelompok kehilangan arah untuk memecahkan masalah dan mereka juga kehilangan kesempatan menemukan cara yang lebih baik maka dari itu

Zainut menyatakan, jemaah haji yang akan diberangkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022 adalah jemaah haji yang berhak berangkat tahun 1441 H/2020 yang