• Tidak ada hasil yang ditemukan

312209802-Analisis-Terhadap-Pasal-28-a-J-UUD-1945.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "312209802-Analisis-Terhadap-Pasal-28-a-J-UUD-1945.docx"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

No. Pasal Jenis Ham yang Diatur Analisis 1. 28 A Hak untuk hidup dan

mempertahankan hidupnya. Analisis Filosofis :Maksud isi tersebut adalah bahwa setiap manusia terutama warga negara indonesia, sejak ia lahir

mempunyai hak yang sama dalam hal hak untuk hidup dan

mempertahankan kehidupannya. Tidak ada satu orang pun yang bisa membeli nyawa orang lain atau menghilangkan nyawa orang lain dengan alasan apa pun. Jika ada yang menghilangkan nyawa orang lain dengan atau apa lagi tanpa alasan, maka orang tersebut harus menanggung hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku. Analisis Yuridis :

Analisis Sosiologis : 2. 28 B Ayat 1 :Hak untuk berkeluarga.

Ayat 2 : Hak untuk kelangsungan hidup,tumbuh,dan berkembang.

Analisis Filosofis :

Ayat 1 :Maksud pasal tersebut adalah bahwa setiap warga negara indonesia memiliki hak yang sama untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Perkawinan yang sah adalah perkawinan dimata hukum Jika tidak, maka keluarga tersebut tidak sah di mata hukum dan hak-hak sebagai warga negara indonesia tidak dijamin oleh negara.Jika sah, maka keluarga tersebut berhak untuk membentuk keluarga dan hak-hak seluruh anggota keluarga tersebut terjamin di mata hukum negara Ayat 2 : Jika mendasarkan pada pendekatan filosofis yang terdapat dalam bagian Pasal 28 B ayat (2) perlindungan dan tanggung jawab orang tua, keluarga, masyarakat, negara dan pemerintah merupakan rangkaian kegiatan yang

dilaksanakan secara terus menerus demi terselenggaranya

(2)

pertumbuhan dan perkembangan anak, baik fisik, mental, spiritual maupun sosial. Analisis Yuridis : Ayat 1 : Ayat 2 : Analisis Sosiologis : Ayat 1 : Ayat 2 : 3.. 28 C Ayat 1 : Hak mengembangkan diri

Ayat 2 : Hak untuk memajukan diri.

Analisis Filosofis :

Ayat 1 :Maksudnya setiap orang berhak untuk mengembangkan diri dalam hal pendidikan, teknologi dan pengetahuan, seni budaya untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan manusia terutama rakyat

indonesia. Keluarga berkewajiban membantu mewujudkanhal ini, jika keluarga kurang mampu maka negara berkewajiban membantu mewujudkan hal ini terutama bagi warga negara yang memiliki kemauan dan kemampuan yang besar.

Ayat 2 :Setiap orang berhak

memajukan dirinya secara kolektif unntuk membangun masyarakat, bangsa dan negara indonesia. Analisis Yuridis : Ayat 1 : Ayat 2 : Analisis Sosiologis : Ayat 1 : Ayat 2 : 4. 28 D Ayat 1 : Hak atas

pengakuan,jaminan,perlindungan hukum.

Ayat 2 : Hak untuk bekerja dan mendapat upah.

Ayat 3 : Hak untuk memperoleh kesempatan yang dalam

pemerintahan.

Ayat 4 : Hak atas status kewarganegaraan.

Analisis Filosofis :

Ayat 1 :setiap orang berhak atas pengakuan dalam arti diakui oleh negara , jaminan dan perlindungan dari negara itu sendiri serta

perlakuan yang sama dihadapan hukum .

Ayat 2 :Untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan imbalan yang pentas memang tergantung kepada persiapan para pencari

(3)

kerja tapi pemerintah juga

berkewajiban menciptakan banyak lapangan pekerjaan agar tingkat pengangguran semakin menurun dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Ayat 3 :Negara memberikan hak kepada tiap warga atau masyarakat untuk ikut dalam berpolitik. Negara terlihat berusaha memenuhi kewajibannya. Ini sudah terlihat dari banyak

munculnya berbagai partai politik. Tinggal bagaimana para partisipan politik benar-benar bekerja sesuai dengan tugasnya tanpa adanya penyimpangan

Ayat 4 :Tiap orang berhak atas status kewarganegaraan. Berarti masyarakat mempunyai hak untuk untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan negara serta ikut berpartisipasi dalam berbagai acara nasional seperti pemilu sebagai warga negara Indonesia. Dan karena memiliki status

kewarganegaraan Indonesia, berarti masyarakat juga

berkewajiban untuk taat terhadap hukum dan peratuaran yang berlaku di wilayah Indonesia Analisis Yuridis : Ayat 1 : Ayat 2 : Ayat 3 : Ayat 4 : Analisis Sosiologis : Ayat 1 : Ayat 2 : Ayat 3 : Ayat 4 : 5. 28 E Ayat 1 : Hak untuk memeluk

agama dan beribadah.

Ayat 2 : Hak untuk kebebasan meyakini kepercayaan,meyatakan

Analisis Filosofis :

Ayat 1 :Setiap orang berhak untuk memilih agamanya sendiri dalam arti dia nyaman dengan agamanya

(4)

pikiran.

Ayat 3 : Hak untuk bebas berserikat,berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

tersebut dan tidak berpindah-pindah agama dan pengajaran untuk menuntut ilmu , memilih pekerjaan mana yang pantas untuk mereka dan sesuai dengan kualitas mereka masing-masing dan

memilih negara serta bertempat tinggal dinegara piulihannya tersebut tetapi atas dasar hukum dan pemerintahan yang sah. Ayat 2 :Serta pemerintah memberikan kebebasan atas keyakinan yang diyakini oleh warga Negara tesebut dan berhak atas pemikiran dan sikap yang mereka ambil dikehidupan sehari hari sesuai dengan hati nurani yang mereka anggap benar selama semua itu tidak merugikan orang lain.

Ayat 3 :Serta setiap Negara menjamin atas kebebasan berorganisasi berserikat dan berkumpul dengan tidak

merugikan pihak lain atau Negara itu sendiri dan mengeluarkan pendapat dengan bebas dan mendengar pendapat tersebut dengan baik , baik pendapatnya diterima atau pun tidak diterima Analisis Yuridis : Ayat 1 : Ayat 2 : Ayat 3 : Analisis Sosiologis : Ayat 1 : Ayat 2 : Ayat 3 : 6. 28 F Hak untuk berkomunikasi dan

memperoleh informasi. Analisis Filosofis :setiap orang berhak untuk berbicara dan memperoleh informasi dari mana pun dan mengembangkannya dalam masyarakat dengan menggunakan media yang telah tersedia dan tidak merugikan orang lain atau digunakan untuk mencari

(5)

fakta maka hal tersebut diperbolehkan.

Analisis Yuridis : Analisis Sosiologis : 7. 28 G Ayat 1 : Hak untuk perlindungan

diri pribadi,keluarga.

Ayat 2 : Hak untuk bebas dari penyiksaan.

Analisis Filosofis :

Ayat 1 :setiap warga Negara berhak untuk mendapatkan perlindungan dari Negara baik bagi dirinya sendiri, keluarga, kehormatan maupun martabat dan harta benda yang dia miliki

dibawah kekuasaannya. Setiap orang pun berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman untuk berbuat atau bertindak yang tidak sesuai dengan hak asasi manusia.

Dan bagi orang yang melakukan kekerasan ataupun mencoba untuk melakukan tindakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, maka orang tersebut dapat dipidanakan dan mendapatkan hukuman yang telah diatur oleh Negara tersebut. Ayat 2 :Warga Negara pun berhak untuk bebas dari tindakan

penyiksaan dan perlakuan yang dapat merendahkan derajat dan martabat manusia. Dan untuk melindungi warganya, maka negara membentuk lembaga di bidang hukum untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan dan kejahatan di masyarakat. Setiap warga negara pun berhak memperoleh suaka politik dari negara lain. Analisis Yuridis : Ayat 1 : Ayat 2 : Analisis Sosiologis : Ayat 1 : Ayat 2 : 8. 28 H Ayat 1 : Hak untuk hidup

(6)

Ayat 2 : Hak untuk mendapat kemudahan dalam keadilan. Ayat 3 : Hak atas jaminan sosial. Ayat 4 : Hak untuk memiliki hak milik pribadi.

hidup dengan sehat dan bertempat tinggal yang bersih , aman dan tentram dan mendapat pelayanan kesehatan yang baik , misalnya dalam masyarakat yang tidak mampu diberi kartu sehat agar meringankan biaya mereka , tetapi tidak di salah gunakan.

Ayat 2 :Semua orang sama di depan hukum dan berhak atas perlindungan hukum yang sama tanpa diskriminasi. Semua berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap bentuk apa pun. Ayat 3 : Setiap orang itu berhak atas jaminan dalam bentuk sosial atau kebutuhan hidupnya untuk bertumbuh dan menjadi manusia yang baik dan berpendidikan. Ayat 4 : Setiap orang itu memiliki hak pribadi dan yang milik pribadi itu tidak boleh ada campur tangan atau diganggu gugat oleh orang lain dengan tidak sopan.

Analisis Yuridis : Ayat 1 : Ayat 2 : Ayat 3 : Ayat 4 : Analisis Sosiologis : Ayat 1 : Ayat 2 : Ayat 3 : Ayat 4 : 9. 28 I Ayat 1 : Hak untuk hidup dan

tidak disiksa.

Ayat 2 : Hak untk bebas dari pelakuan diskriminatif.

Ayat 3 : Hak untuk masyarakat menghormati identitas budaya. Ayat 4 : Hak untuk mendpat perlindungan,pemajuan dari pmerintah.

Analisis Filosofis :

Ayat 1 :setiap orang lahir bukan untuk disiksa dan hak untuk tidak di siksa misalnya dalam sebuah pekerjaan TKI masih banyak para-para majikan yang menyiksa pembantunya dan itu harus dilaporkan kepada yang berwajib agar merdeka dalam segi hati dan rohani mereka dan kita harus diakui dalam hukum

(7)

perlakuan seseorang dan mendapat perlindungan dari pemerintah agar tidak terjadi lagi konflik atau perselisihan yang berkelanjutan dan berkepanjangan atau pun permasalahan yang sewaktu-waktu tidak di selesaikan atau tidak terpecahkan sama sekali.

Ayat 3 :Budaya harus dihormati, dilestariakan tidak memandang sebalh mata akan budaya kita dan tidak membiarkan akibat

perkembangan zaman budaya kita menghilang begitu saja kita harus menjaganya dengan baik agar generasi mudah bisa mengetahui budayanya masing-masing.

Ayat 4 :Pemerintah harusnya lebih memajukan atau memberikan hak penuh terhadap hak asasi manusia. Agar semua pihak yang

mempunyai hak asasi dapat

menegakkan hak-hak mereka yang slama ini tidak pernah di anggap oleh pemerintah-pemerintah yang hanya mementingkan kepentingan sendiri atau tidak pernah

menganggap serius hak asasi manusia yang tertindas selama ini. Analisis Yuridis : Ayat 1 : Ayat 2 : Ayat 3 : Ayat 4 : Analisis Sosiologis : Ayat 1 : Ayat 2 : Ayat 3 : Ayat 4 :

(8)

10. 28 J Ayat 1 : Hak untuk menghormati HAM orang lain.

Ayat 2 : Hak untuk tunduk terhadap pembatasan.

Analisis Filosofis :

Ayat 1 :Setiap orang itu harus saling menghormati satu dengan yang lain dan tidak ikut campur dalam hak-hak orang tersebut itulah pertandanya kita bernegara dan berbangsa

Ayat 2 :Setiap orang diharuskan untuk selalu mematuhi peraturan yang telah diberlakukan undang-undang. Dimana bagi siapa yang tidak mematuhi peraturan atau melanggar peraturan undang-undang harus dikenakan saksi yang lebih berat dari sebelumnya. Agar tidak terjadi pelanggaran perundang-undangan. Analisis Yuridis : Ayat 1 : Ayat 2 : Analisis Sosiologis : Ayat 1 : Ayat 2 :

(9)

Referensi

Dokumen terkait

menyatakan bahwa perkawinan yang dilakukan di luar Indonesia atau seorang warga Negara Indonesia dengan warga Negara asing adalah sah bilamana dilakukan menurut hukum yang berlaku

Dalam perkawinan campuran antara Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing terdapat pertautan dua stelsel hukum yakni stelsel hukum Indonesia dan stelsel hukum Asing

karena: (a) menghambat pemenuhan hak konstitusional warga negara atas pendidikan, khususnya pendidikan tinggi yang dijamin dalam Alinea IV Pembukaan UUD NRI 1945,

Anak yang lahir di luar perkawinan sah dari seorang ibu warga negara indonesia dan ayah tidak mempunyai kewarganegaraan atau hukum warga negara asal ayahnya tidak

Anak yang lahir di luar perkawinan sah dari seorang ibu warga negara indonesia dan ayah tidak mempunyai kewarganegaraan atau hukum warga negara asal ayahnya tidak

Kesetaraan antarlembaga negara, hubungan yang bersifat demokratis antara pemerintah pusat dengan daerah, hak asasi manusia yang meliputi hak-hak sosial, ekonomi, hukum, dan

Anak yang lahir di luar perkawinan sah dari seorang ibu warga negara indonesia dan ayah tidak mempunyai kewarganegaraan atau hukum warga negara asal ayahnya tidak memberikan

Selanjutnya, Pasal 4 huruf d menyatakan yaitu Warga Negara Indonesia adalah anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah Warga Negara Asing dan ibu Warga Negara