BAB I BAB I
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
1.1
1.1 LataLatar Belakr Belakangang Dalam kehidupan s
Dalam kehidupan sehari-hari cahaya tehari-hari cahaya tentu sangat entu sangat diperlukan untuk diperlukan untuk membantumembantu aktivi
aktivitas kehidupan bagi tas kehidupan bagi makhlmakhluk hidup. Cahaya yang uk hidup. Cahaya yang sangat dipersangat diperlukan makhluk lukan makhluk hidup dibumi ini terutama adalah cahaya matahari. Bahkan tanpa cahaya matahari hidup dibumi ini terutama adalah cahaya matahari. Bahkan tanpa cahaya matahari makhluk hidup akan mati, karena energi bersumber dari cahaya matahari. Dan cahaya makhluk hidup akan mati, karena energi bersumber dari cahaya matahari. Dan cahaya juga
juga membantu membantu kita kita untuk untuk dapat dapat melihat melihat alam alam disekitar disekitar kita.Cahaya kita.Cahaya merupakanmerupakan rad
radiasiasi i gelgelombombang ang eleelektrktromaomagnetgnetik ik yanyang g dapadapat t diddideteeteksi ksi matmata a manmanusiusia. a. CahCahayaaya me
memimililiki ki sisifafat-t-sisifafat t gegelomlombanbang g sesecacara ra umumumum, , anantatara ra lalain in iaialalah h didifrfrakaksi si dadann interferensi cahaya. Difraksi cahaya adalah peristiwa pelenturan cahaya yang akan interferensi cahaya. Difraksi cahaya adalah peristiwa pelenturan cahaya yang akan terjadi jika cahaya melalui celah yang sangat sempit. Kita dapat melihat gejala ini terjadi jika cahaya melalui celah yang sangat sempit. Kita dapat melihat gejala ini dengan mudah pada cahaya yang melewati sela jari-jari yang kita rapatkan kemudian dengan mudah pada cahaya yang melewati sela jari-jari yang kita rapatkan kemudian kita arahkan pada sumber cahaya yang jaraknya jauh seperti pada bohlam, dan lampu kita arahkan pada sumber cahaya yang jaraknya jauh seperti pada bohlam, dan lampu neon.
neon. Dif
Difrakraksi si terterjadjadi i pada pada semsemua ua gelgelombombangang, , yaiyaitu tu gelgelombombang ang padpadaperapermukmukaanaan air
air,gel,gelombang bumi, ombang bumi, cahaya, gelombang mikro, dan cahaya, gelombang mikro, dan sebagaisebagainya. nya. Karena gelombangKarena gelombang bunyi
bunyi mempunyai mempunyai panjang panjang gelombang gelombang antara antara cm cm dan dan ! ! m, m, yaitu yaitu kira-kira kira-kira samasama dengan ukuran benda yang ada di sekitar kita, maka gelombang bunyi terdifraksi dengan ukuran benda yang ada di sekitar kita, maka gelombang bunyi terdifraksi den
dengan gan kuatkuat. . DifDifrakraksi si pada pada gelgelombombang ang cahcahaya aya oleoleh h celcelah ah semsempitpit, , dapdapat at diamdiamatiati den
dengan gan mudmudah ah bilbila a digdigunakunakan an cahcahaya aya dengdengan an sinsinar-ar-sinsinar ar yanyang g sejsejajar dan ajar dan kuatkuat,, misalnya sinar laser, dan digunakan c
misalnya sinar laser, dan digunakan celah sempit kira-kira sepersepuluh milimeter,elah sempit kira-kira sepersepuluh milimeter, "le
"leh h sebsebab ab ititu u dildilakuakukanlkanlah ah ekseksperperimeimen n menmengenagenai i perpermasmasalaalahan han optoptika ika yaiyaitutu difr
difraksi, salah aksi, salah satu petunjuk yang satu petunjuk yang dapat mengungkap tentang dapat mengungkap tentang perisperistiwa pembelokantiwa pembelokan energi cahaya yang dibawa oleh gelombang ke daerah bayang-bayang.
energi cahaya yang dibawa oleh gelombang ke daerah bayang-bayang.
1.2
1.2 TTuujuanjuan
#age $ % #age $ %
&n
&ntutuk k memengengetatahui hui didifrfraksaksi i gegelomlombanbang g cacahayhaya a dadan n memenenentntukaukan n papanjnjanangg gelombang suatu cahaya.
gelombang suatu cahaya.
1.3
1.3 Alat dAlat dan Baan Bahanhan 1.
1. LaLaseser dr dioiode de lilighght t 2.
2. ApAperertutureres brs bracackeket t 3.
3. HigHigh sh sensensitiitivitvity ly lighight st sensensor or '.
'. BaBangngku ku opoptitik %k %! ! cmcm 5.
5. RoRotatary ry motmotioion n sesensnsor or 6.
6. nntterer!!acace "e "5#5# 7.
7. $ingle%slit set $ingle%slit set (.
(. )o)oftftwaware re ##**)C)C"" + +.. aappttoopp BAB II BAB II KAJIAN PUSTAKA KAJIAN PUSTAKA #age $ #age $
2.1 D!rak" #aha$a λ θ λ θ = = sin sin a a
Difraksi adalah kecenderungan gelombang yang dipancarkan dari sumber melewati celah yang terbatas untuk menyebar ketika merambat. enurut prinsip uygens /)etiap titik pada muka gelombang dapat dianggap sebagai sumber baru0.
1ika muka gelombang bidang tiba pada suatu celah sempit 2lebarnya lebih kecil dari pan&ang gelombang 3, maka gelombang ini akan mengalami lenturan sehingga terjadi gelombang-gelombang setengah lingkaran yang melebar di belakang celah tersebut. #eristiwa ini dikenal dengandifraksi .
Difraksi cahaya adalah peristiwa penyebaran atau pembelokan gelombang oleh celah sempit sebagai penghalang.#ola yang keluar dari susunan celah-celah penghalang 2obstruction3 dapat membentuk pola terang 4 gelap secara bergantian. 5elombang terdifraksi selanjutnya berinterferensi satu sama lain sehingga menghasilkan daerah penguatan dan pelemahan. 6imbul pola terang dan gelap dimana intensitas pola terang tidak sama ataumakin jauh makin kecil intensitasnya.
%a&'ar
d
ata"
&enunjukkan ()la *aha$a
$ang ter'entuk (ada la$ar
ak'at *aha$a dar "uatu
"u&'er
$ang
&ele+at
lu'ang ke*l ,ttk- )'$ek
'ura&
,tdak
te&'u"
*aha$a-.
#oint source
2.2 D!rak" #elah Tunggal
Dalam topik ini akan dibahas difraksi 8raunhofer yang dihasilkan oleh celah tunggal. )alah satu jenis difraksi 8raunhofer, yaitu difraksi dengan sumber cahaya dan layar penerima berada pada jarak tak terhingga dari benda penyebab difraksi, sehingga muka gelombang tidak lagi diperlakukan sebagai bidang sferis, melainkan sebagai bidang datar. Dengan kata lain, difraksi ini melibatkan berkas caha ya sejajar.
5ambar % 9 Difraksi celah tunggal.
#ada 5ambar % menunjukkan gelombang cahaya dengan panjang gelombang : didifraksikan oleh celah sempit dengan lebar d. #ola gelap dan terang terbentuk ketika gelombang cahaya mengalami interferensi.
Beda lintasan ke titik # adalah 2 d'2 3 sin ;, dengan ; adalah sudut antara garis tegak lurus terhadap celah dan garis dari pusat celah ke #. *pabila beda lintasan yang terjadi adalah %< :, maka kedua cahaya 25ambar %3 akan saling memperlemah dan menyebabkan terjadinya interferensi minimum sehingga pada layar terbentuk pola gelap.
1adi, pola gelap 2difraksi minimum3 terjadi jika9
d sin ( = n λ; n
=
1,2,3… )ementara itu, pola terang 2difraksi maksimum3 terjadi bila9d sin ( =
(
n−
1
2
)
λ ; n=
1,2,3…2.3 D!rak" #elah aje&uk ,K"
D!rak"-Kisi difraksi merupakan celah yang diberi kisi sehingga terbentuk banyak celah dengan lebar yang sama. *rtinya, selisih lintasan dua sinar berurutan adalah sama besar. Difraksi yang disebabkan oleh kisi ini kemudian disebut dengan difraksi oleh
kisi.
Kisi difraksi merupakan piranti untuk menghasilkan spektrum dengan menggunakan difraksi dan interferensi, yang tersusun oleh celah sejajar dalam jumlah sangat banyak dan memiliki jarak yang sama 2biasanya dalam orde %.!!! per mm3.
5ambar 9 Kisi difraksi.
Dengan menggunakan banyak celah, garis-garis terang dan gelap yang dihasilkan pada layar menjadi lebih tajam. Bila banyaknya garis 2celah3 per satuan panjang, misalnya cm adalah ?, maka tetapan kisi d adalah9
d
=
1 NBila cahaya dilewatkan pada kisi dan diarahkan ke layar, maka pada layar akan terjadi hal-hal berikut ini.
%. 5aris terang 2maksimum3, bila9
d sin ( = n λ; n
=
0,1,2… . 5aris gelap 2minimum3, bila9d sin ( =
(
n−
1
2
)
λ ; n=
1,2,3…Kemampuan lensa untuk membebaskan bayangan dari dua titik benda yang sangat dekat disebut resolusi lensa. 1ika dua titik benda sangat dekat, maka pola difraksi bayangan yang terbentuk akan tumpang tindih.
Kriteria Aayleigh menyatakan bahwa 9/Dua bayangan dapat diuraikan jika pusat piringan difraksi salah satunya persis di atas minimum pertama pola difraksi
yang lainnya0.
&kuran kemampuan alat optik untuk membentuk bayangan terpisahkan dari benda-benda rapat atau untuk memisahkan panjang gelombang radiasi yang rapat
disebut daya urai.
2./ Pengaruh e&(er'e"ar Ju&lah #elah
Diagram menunjukkan pola interferensi yang dibungkus oleh pita interferensi pusat untuk setiap kasus. 1arak celah sama untuk > kasus tersebut. al yang penting
adalah9
• #osisi angular dari maksimum utama 2primary maima3 untuk ) yang berbeda
adalah sama.
• 1umlah maksimum sekunder antara dua maksimum primer meningkat
dengan ) dan sama dengan ) -.
• ntensitas maksimum sekunder melemah dibandingkan maksimum primer. • ebar maksimum primer berkurang dengan naiknya ?.
2.0 Jen"jen" D!rak" , Kind of Diffraction-Difraksi cahaya terdiri atas dua jenis yaitu 9 1. D!rak" re"nel
Difraksi 8resnel merupakan jenis difraksi dimana sumber cahaya atau layar terletak pada jarak tertentu 2dekat3 dari celah difraksi, dan secara umum difraksi yang dibahas merupakan jenis Difraksi 8resnel.
6injauan teoritis dari difraksi fresnel sangat kompleks. Berikut gambar dari difraksi fresnel 9
5ambar +. Difraksi celah tunggal biasa merupakan jenis Difraksi 8resnel 2)umber 9 y Blog 5reen, !%!3
2. D!rak" raunh)!er
Difraksi 8raunhofer merupakan jenis difraksi dimana sumber, kisi, dan layar jauh jaraknya, sehingga semua garis dari sumber ke kisi dapat dianggap sejajar. Berikut adalah suatu eksperimen untuk memperoleh pola difraksi fraunhofer dari suatu celah tunggal E
#ada Difraksi 8raunhofer digunakan lensa cembung yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang datang dari sumber yang jaraknya sangat jauh. Berkas cahaya tersebut terlebih dahulu difokuskan dengan menggunakan sebuah lensa cembung yang telah diatur agar focus lensa tepat berada pada celah pertama. Dengan demikian, berkas cahaya yan terfokus ini dapat menjadi sumber cahaya baru yang akan didifraksikan.
)ebelum melewati celah difraksi, berkas cahaya terlebih dahulu melewati lensa cembung agar cahaya yang tadinya telah terfokus pada titik fukus lensa pertama dapat sejajar kembali dan kemudian berkas sejajar inilah yang akan mengalami difraksi.
#erlu diperhatikan bahwa jarak antara lensa cembung kedua dan kisi difraksi haruslah sangat kecil agar berkas cahaya tidak sempat difokuskan oleh lensa cembung kedua pada titik fokusnya.
Difraksi dapat digunakan untuk membuktikan bahwa cahaya putih merupakan cahaya polikromatik yang terdiri dari berbagai spectrum warna. Dan spectrum warna cahaya bila dipadukan akan menghasilkan warna putih kembali dapat dibuktikan dengan difraksi fraunhofer.
BAB III
ETDE PENELITIAN
3.1 Jen" Peneltan
1enis penelitian ini adalah eksperimen. #enelitian eksperimen adalah penelitian yangdigunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap variable-variabel yang ditelitidan dalam kondisi yang dikendalikan.
3.2 Te&(at dan 4aktu Pelak"anaan
#raktikum gelombang dan optik percobaan interferensi celah ganda ini dilaksanakan pada + "ktober !%@ dimulai pada pukul %>.7! sampai dengan selesai. Bertempat di aboratorium 5elombang dan "ptik, #rogram )tudi #endidikan 8isika, 8akultas Keguruan dan lmu #endidikan, &niversitas 6adulako, #alu.
3.3 Pr)"edur Kerja
1. enyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan pada percobaan ini. . enyusun alat seperti pada gambar dibawah ini.
7. emutar single slit set pada celah tunggah !,%@ mm. '. enyalakan laser diode light.
>. engatur jarak antara single slit set dengan apertures bracket , kemudian mengukur jarak tersebut sebagai .
@. engatur software #*)C" pada laptop, dengan membuka hardware setup dan memilih rotary motion sensor dan light sensor.
. embuka graph dan mengatur pada sumbu y sebagailight intensity dan sumbu sebagai position.
(. engklik tombol record pada software #*)C" bersamaan dengan menggeser sensor gerak rotasi secara perlahan sehingga pada monitor terbentuk grafik, kemudian menghentikan perekaman dengan mengklik tombol stop.
+. emilih ikon smart tool untuk melihat titik maksimum dan minimum pada grafik hasil pola difraksi.
%!. encatat hasil pengamatan pada tabel hasil pengamatan.
%%. engulangi langkah 7 sampai %! pada celah tunggal !,!( mm.
BAB I5
HASIL DAN PEBAHASAN
/.1 Ha"l Penga&atan = 7! cm = !,7 m d = !,%@ mm = %,@ %!-' m ? Fn 2m3 ∆ F 2G3 ! !,%% - , % !,%@@ !,!!> %,! !,%@% !,!% !,7 7 !,%>> !,!%' !, d = !,!( mm = (,! %!-> m ? Fn 2m3 ∆ F 2G3 ! !,%+ - %,@ % !,%% !,!!% %%,' !,%@(7 !,!!'@ (,7 7 !,%@@ !,!!@ ',@ #age $ %
d = !,%@ mm
- d = !,!(mm
/.2 Anal"a Data d ∆ y
L
=
nλλ
=
d ∆ y nl%. &ntuk lebar celah !,%@ mm λ1= d ∆ y nl
=
(
1,6 x10−4)(
0,005)
1 x0,3 = ,@ %!-@ m λ2=
d ∆ y nl=
(
1,6 x10−4)(
0,01)
2 x0,3 = ,@ %!-@ m λ3= d ∆ y nl=
(
1,6 x10−4)(
0,0142)
3 x0,3 = ,> %!-@ m λrata−rata=
∆ λ Σ n=
λ1+
λ2+
λ3… Σ n =(
2,67+
2,67+
2,52)
x10−6 3m
= ,@ %!-@ m . ebar celah !,!( mm λ1= d ∆ y nl=
(
8,0 x10−5)(
0,0017)
1 x0,3 = ',>7 %!- m λ2=
d ∆ y nl=
(
8,0 x10−5)(
0,0046)
2 x0,3 = @,%7 %!- m λ3= d ∆ y nl=
(
8,0 x10−5)(
0,0067)
3 x0,3 = >,+@ %!- m #age $ %>λrata−rata
=
∆ λ Σ n=
λ1+
λ2+
λ3… Σ n =(
4,53+
6,13+
5,96)
x10−7 3m
= >,>' %!-m /.3 Pe&'aha"anDifraksi adalah kecenderungan gelombang yang dipancarkan dari sumber melewati celah yang terbatas untuk menyebar ketika merambat.enurut prinsip uygens /)etiap titik pada muka gelombang dapat dianggap sebagai sumber baru0.
Difraksi cahaya adalah peristiwa penyebaran atau pembelokan gelombang oleh celah sempit sebagai penghalang.#ola yang keluar dari susunan celah-celah penghalang 2obstruction3 dapat membentuk pola terang 4 gelap secara bergantian. 5elombang terdifraksi selanjutnya berinterferensi satu sama lain sehingga menghasilkan daerah penguatan dan pelemahan. 6imbul pola terang dan gelap dimana intensitas pola terang tidak sama atau makin jauh makin kecil intensitasnya.
Kisi difraksi merupakan celah yang diberi kisi sehingga terbentuk banyak celah dengan lebar yang sama. *rtinya, selisih lintasan dua sinar berurutan adalah sama besar. Difraksi yang disebabkan oleh kisi ini kemudian disebut dengan difraksi oleh
kisi.
6ujuan dari dilakukannya percobaan iniyaitu untuk mengetahui difraksi gelombang cahaya dan menentukan panjang gelombang suatu cahaya.
Berikut fungsialat dan bahan yang digunakan pada percobaan ini yaitu red diode laser berfungsi sebagai cahaya monokromatis yang akan diselidiki sifatnya serta diukur intensitas gelombang terhadap sudut yang akan digunakan, high sensitivity light sensor berfungsi untuk mendeteksi cahaya yang dipancarkan dari red
diode laser , aparature bracket memilikiaparature disk yang bisa diputar ke salah satu sembilan posisi dan digunakan salah sejalan dengan high sensitivity light sensor yang
dipasang di belakang aperture disk , rotary motion sensor berfungsi untuk mendeteksi gerak rotasi dari apareture bracket yang digeser secara perlahan, single%slit set merupakan perangkat celah tunggal atau kisi yang akan digunakan untuk mengetahui difraksi gelombang cahaya, bangku optik %! cm berfungsi sebagai dasar dan penyangga untuk red diode laser , high sensitivity light sensor , aparature bracket*
ataupun single%slit set. nter!ace "5# berfungsi untuk menghubungkan antara laptop yang telah memiliki #*)C" +apstone so!t,are dengan light sensor , rotation motion sensor* -A$+ +apstone so!t,are merupakan software yang ada pada laptop yang
digunakan untuk mengolah data dari alat psraktikum yang telah dihubungkan sebelumnya dengan nter!ace "5#.
*dapun prosedur praktikum yang dilakukan praktikan yaitu pertama menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan pada percobaan.Kemudian menyusun<merangkai alat seperti pada prosedur kerja, lalu memutar single slit set pada celah tunggal !,%@ mm dan menyalakan laser diode light. )etelah itu mengatur jarak antara single slit set dengan apertures bracket , kemudian mengukur jarak
tersebut sebagai . Kemudian mengatur software #*)C" pada laptop, dengan membuka hardware setup dan memilih rotary motion sensor dan light sensor. alu membuka graph dan mengatur pada sumbu y sebagailight intensity dan sumbu sebagai position. )etelah semua alat dan bahan siap,praktikan mengklik tombol record pada software #*)C" bersamaan dengan menggeser sensor gerak rotasi secara perlahan sehingga pada monitor terbentuk grafik, kemudian menghentikan perekaman dengan mengklik tombol stop, lalu memilih ikon smart tool untuk melihat titik maksimum dan minimum pada grafik hasil pola difraksi, dan terakhir yaitu mencatat hasil pengamatan pada tabel hasil pengamatan. #raktikan mengulangi perlakuan yang sama untuk celah tunggal !,!( mm.
#ada analisa data, dilakukan perhitungan dari data yang telah didapatkan sebelumnya pada hasil pengamatan. &ntuk lebar celah !,%@ mm atau %,@ %!-' m
didapatkan panjang gelombang untuk orde % hingga 7 secara berturut-turut sebesar ,@ %!-@ m, ,@ %!-@ m, ,> %!-@ m. )edangkan untuk lebar celah !,!( atau (,!
%!->diperoleh panjang gelombang untuk orde % hingga 7 secara berturut-turut
sebesar ',>7 %!- m, @,%7 %!- m, >,+@ %!- m. 1ika di rata-ratakan panjang
gelombang untuk lebar celah !,%@ mm atau %,@ %!-' m diperoleh panjang gelombang
sebesar ,@ %!-@ m dan untuk lebar celah !,!( atau (,! %!->diperolehpanjang
gelombang sebesar >,>' %!- m atau !,>>' %!-@ m
6 sedangkandiketahui dari literatur besar panjang gelombang red dioda laser adalah @,> %!- m. Dari hal
tersebutdapat diketahui bahwa ketika cahaya red dioda laser terdifraksi nilai panjang gelombang cahaya laser yang terdifraksitersebut tidak akan sama dengan panjang gelombang sebelumnya. ?ilai panjang gelombang yang dihasilkan sesudah terdifraksi bergantung pada besar-kecilnya lebar celah, dimana semakin kecil lebar celah yang
digunakan maka nilai panjang gelombangnya akan semakin kecil.
Dari grafik hubungandan tabel pada hasil pengamatan antara posisi dengan intensitas cahaya pada hasil pengamatan terlihat bahwa semakin besar lebar celah maka semakin kecil pusat difraksinya dan intensitasnya semakin besar bila lebar celahnya semakin kecil. ipotesis tersebut dilihat dari nilai intensitas danpusat difraksi yang diperoleh pada hasil pengamatan yaitu, untuk d = !,%@ mm secara berturut-turut 2dari orde terkecil ke terbesar3 sebesar ,G - !,%% m, %,!G - !,%@@ m, !,7G - !,%@% m, dan !,G - !,%>> m ,sedangkan pada d = !,!( mm diperoleh secara berturut-turut 2dari orde terkecil ke terbesar3 sebesar %,@G - !,%+ m, %%,'G - !,%% m, (,7G - !,%@(7 m, dan ',@G - !,%@@ m.*dapun juga diketahui dari data diatas bahwa apabilaordenya semakin bertambah maka nilai intensitas dan titik pusat difraksinya semakin menurun.
BAB 5 PENUTUP
0.1 Ke"&(ulan
Dari percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan 9
%. Difraksi cahaya adalah peristiwa penyebaran atau pembelokan gelombang oleh celah sempit sebagai penghalang. #ola yang keluar dari susunan celah-celah penghalang 2obstruction3 dapat membentuk pola terang 4 gelap secara bergantian.
. &ntuk menghitung panjang gelombang digunakan rumus 9
λ
=
d ∆ y nl Keterangan 9 λ=¿
panjang gelombang 2m3 d=
lebar celah 2m3 n=
ordeL
=
jarak laser ke kisi difraks i2m3 ∆ y= ¿selisih antara titik terang pusat dan titik terang pusat berikutnya2m3
7. Dari analisa data diperoleh besar nilai rata-rata panjang gelombang, sebagai berikut 9
- &ntuk lebar celah 2d3 !,%@ mm, λr ata−rata=¿ ,@ %!-@ m
- &ntuk lebar celah 2d3 !,!( mm, λrata−rata=¿
>,>' %!- m
'. Dari analisa data diperoleh besar nilai intensitas- pusat difraksi gelombang, sebagai berikut 9
- &ntuk lebar celah 2d3 !,%@ mm, -FnE ,G - !,%% m, %,!G - !,%@@ m,
!,7G - !,%@% m, dan !,G - !,%>> m.
- &ntuk lebar celah 2d3 !,!( mm, -FnE %,@G - !,%+ m, %%,'G - !,%% m,
(,7G - !,%@(7 m, dan ',@G - !,%@@ m.
>. ?ilai panjang gelombang yang dihasilkan sesudah terdifraksi bergantung pada besar-kecilnya lebar celah, dimana semakin kecillebar celah yang digunakan
maka nilai panjang gelombangnya akan semakin kecil.
@. semakin besar lebar celah maka semakin kecil pusat difraksinya dan intensitasnya semakin besar bila lebar celahnya semakin kecil.
. semakin bertambah orde maka nilai intensitas dan titik pusat difraksinya semakin menurun.
(. 5rafik hubungan antara intensitas cahaya dengan posisi
0.2 Saran
Diharapkan agar kedepannya penjelasan prosedur kerja atau petunjuk pada modul praktikum ataupun bimbingan dari asisten lebih lengkap dan jelas. )ehingga pada saat praktikum waktu yang digunakan lebih efisien dan diharapkan dapat
meminimalisir kesalahan.
DATA7 PUSTAKA
*ri, rawan. 2!%'3. /isi 0i!raksi. H"nlineI. 6ersedia9 http9<<ari-irawan'.blogspot.co.id<!%'<!><kisi-difraksi.html H "ktober !%@I
*njela, aya. 2!%73. 0i!raksi. H"nlineI. 6ersedia9 http9<<fisika-maya.blogspot.co.id<!%7<!><difraksi.html H "ktober !%@I
*yudia, esti. 2!%73. akalah ptik 0i!raksi. H"nlineI. 6ersedia9 https9<<id.scribd.com<doc<7%7'7+%@(<@'!>%7+-akalah-"ptik-Difraksi-doc H "ktober !%@I
Damayanti, ndah Kurnia #utri. 2!%3. 0i!raksi +ahaya. H"nlineI. 6ersedia9 http9<<indahkurniaputridamayanti.blogspot.co.id<!%<!><difraksi-cahaya.html H "ktober !%@I
Jko, ?ursulistyo. 2!%3. 0i!raksi +elah unggal* 0i!raksi +elah anda*dan 0i!raksi +elah a&emuk. H"nlineI. 6ersedia9 https9<<ekophysicseducation.files.
wordpress.com<!%<!@<difraksi-celah-tunggal-celah-ganda-celah.ppt. H "ktober !%@I
6im #enyusun. 2!%@3. -enuntun -raktikum elombang 4 ptik. #alu 9 &niversitas 6adulako.