• Tidak ada hasil yang ditemukan

TATA GUNA TANAH TATA GUNA AGRARIA. WIDIYANTO, SP, MSi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TATA GUNA TANAH TATA GUNA AGRARIA. WIDIYANTO, SP, MSi"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

TATA GUNA TANAH “TATA GUNA AGRARIA”

(2)

TATA GUNA TANAH VS TATA GUNA

AGRARIA

AGRARIA

TATA GUNA AGRARIA TATA GUNA GUNA TANAH

(3)

Tata Guna Tanah (land  use planning) TATA GUNA AGRARIA Tata Guna Air  (water use Tata Guna Ruang Angkasa AGRARIA (water use  palnning) (air use  planning)

(4)

`

`

Dalam ketentuan menimbang huruf a TAP MPR No IX

`

Dalam ketentuan menimbang huruf a TAP MPR No. IX

Tahun 2001 Tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan

Sumber Daya Alam ditegaskan bahwa bahwa sumber daya

agraria/sumber daya alam meliputi bumi, air, ruang angkasa

dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya sebagai

Rahmat Tuhan Yang Maha Esa kepada Bangsa Indonesia

Rahmat Tuhan Yang Maha Esa kepada Bangsa Indonesia,

merupakan kekayaan Nasional yang wajib disyukuri. Oleh

karena itu harus dikelola dan dimanfaatkan secara optimal

p

bagi generasi sekarang dan generasi mendatang dalam

rangka mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

(5)

TATA GUNA TANAH ADALAH…

TATA GUNA TANAH ADALAH…

Rangkaian kegiatan untuk mengatur

Rangkaian kegiatan untuk mengatur

peruntukan, penggunaan dan persediaan

tanah secara berencana dan teratur sehingga

diperoleh manfaat yang lestari, optimal,

seimbang dan serasi untuk sebesar-besarnya

kemakmuran rakyat dan negara.

kemakmuran rakyat dan negara.

(6)

TATA GUNA TANAH ADALAH…

TATA GUNA TANAH ADALAH…

Rangkaian kegiatan penataan penyediaan

Rangkaian kegiatan penataan, penyediaan,

peruntukan dan penggunaan tanah secara

b

d l

k

l k

k

berencana dalam rangka melaksanakan

pembangunan nasional.

(7)

TATA GUNA TANAH ADALAH…

TATA GUNA TANAH ADALAH…

Tata guna tanah adalah rangkaian kegiatan untuk

Tata guna tanah adalah rangkaian kegiatan untuk

mengatur Tata guna tanah adalah usaha untuk

menata proyek-proyek pembangunan, baik yang

diprakarsai pemerintah maupun yang tumbuh dari

prakarsa dan swadaya masyarakat sesuai dengan

d f

k l

i i

hi

di

ih k d

daftar sekala prioritas, sehingga di satu pihak dapat

tercapai tertib penggunaan tanah, sedangkan di

pihak lain tetap dihormati peraturan perundangan

pihak lain tetap dihormati peraturan perundangan

(8)

SEHINGGA……

SEHINGGA……

a. Adanya serangkaian kegiatan.

Yang meliputi pengumpulan data lapangan yang menyangkutg p p g p p g y g y g tentang penggunaan, penguasaan, dan kemampuan fisik tanah, pembuatan rencana/pola penggunaan tanah untuk kepentingan pembangunan dan pengawasan serta keterpaduan di dalam

p g p g p

pelaksanaanya.

b. Penggunaan tanah harus dilakukan secara berencana.

Ini men and n k nsek ensi bah a en naan tanah har s Ini mengandung konsekuensi bahwa penggunaan tanah harus dilakukan atas dasar prinsip-prinsip tertentu. Prinsip-prinsip tersebut ialah lestari, optimal, serasi dan seimbang.

c. Adanya tujuan yang hendak dicapai.

Ialah untuk tercapainya sebesar-besar kemakmuran rakyat menuju masyarakat yang adil dan makmur.j y y g

(9)

PENATAGUNAAN LAHAN

PENATAGUNAAN LAHAN

Penatagunaan tanah adalah sama dengan pola

pengelolaan tata guna tanah yang meliputi

penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah

yang berujud konsolidasi pemanfaatan tanah melalui

k l

b

k i d

pengaturan kelembagaan yang terkait dengan

pemanfaatan tanah sebagai satu kesatuan sistem

untuk kepentingan masyarakat secara adil (Pasal 1 PP

untuk kepentingan masyarakat secara adil (Pasal 1 PP 

(10)

PENATAGUNAAN LAHAN

PENATAGUNAAN LAHAN

T

h d l h

j d

k

b

i b ik

Tanah adalah wujud tutupan permukaan bumi baik yang

merupakan bentukan alami maupun buatan manusia.

Pemanfaatan tanah adalah kegiatan untuk

Pemanfaatan tanah adalah kegiatan untuk

mendapatkan nilai tambah tanpa mengubah wujud fisik

penggunaan tanahnya. Sedangkan pengertian

t

h d l h h b

h k

t

penguasaan tanah adalah hubungan hukum antara

orang per orang, kelompok orang atau badan hukum

dengan tanah sebagaimana dimaksud dalam UU No. 5

g

g

Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok

Agraria

(11)

Mengapa Perlu Penatagunaan Tanah

Tertib Penggunaan Tanah, Pemeliharaan Tanah ,dan

Lingkungan Hidup

Peruntukan dan kepastian penggunaan tanah yang terarah Peruntukan dan kepastian penggunaan tanah yang terarah bagi setiap orang/badan hukum yang punya hubungan

hukum dengan tana (hak atas tanah)

Penyediaan tanah yang terarah bagi berbagai kebutuhan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah,  

k d i il h

masyarakat, dan swasta sesuai tata ruang wilayah

(12)

Landasan Hukum Penatagunaan Tanah

Landasan Hukum Penatagunaan Tanah

™ UUD 1945 (ps 33 ayat 3) Î hak menguasai tnh dr negara ™ UUPA ps 14 ayat 1 Î pemerintah hrs membuat rencana

umum ttg persediaan, peruntukan, & penggunaan BARA + K utk keperluan negara....mengembangkan produksi p g g g p

pertanian, peternakan, perikanan & sejalan dgn itu, & mengembangkan industri, transmigrasi & pertambangan

™ UU No 26 th 2007 ttg penataan ruang

™ UU No 26 th 2007 ttg penataan ruang

™ PP No 16 th 2004 ttg penatagunaan tanah

™ Peraturan ttg Rencana Tata Ruang Wilayah (Nasional, Propinsi, Kabupaten/Kota)

(13)

Prinsip-Prinsip Penatagunaan Tanah

` Prinsip Penggunaan Aneka (Principle of Multiple Use) Î

perencanaan penggunaan tanah hrs dpt memenuhi

p p gg p

beberapa kepentingan sekaligus pd kesatuan tanah tertentu

` Prinsip Pengg naan Maksimal (Princi le of Ma im m ` Prinsip Penggunaan Maksimal (Principle of Maximum

Production) Î perencanaan penggunaan tanah hrs

diarahkan utk memperoleh hasil fisik yg maksimal utk memenuhi kebutuhan yg mendesak

` Prinsip Penggunaan Optimal (Principle of

Optimalization Use) Î perencanaan penggunaan tanah Optimalization Use) Î perencanaan penggunaan tanah

hrs diarahkan agar memberikan keuntungan maksimal bg pengguna tanpa merusak kelestarian & kemampuan

13

(14)

Asas-asas Penatagunaan Tanah (LOSS)

g

(

)

ƒ Lestari Î tnh sbg sumber daya dimanfaatkan

sebesar-besarnya utk kemakmuran generasi skrg & mendatang.

ƒ Optimal Î tnh dimanfaatkan scr berdaya guna & berhasil guna utk mencapai hasil yg maksimal

berhasil guna utk mencapai hasil yg maksimal. ƒ Seimbang & Serasi Î berbagai jenis kebutuhan

pengg. tnh yg sesuai dg persediaan & fungsinya

t li g gg gg & li g t g ti dih

tanpa saling mengganggu & saling tumpang tindih peruntukan yg saling merugikan.

Keterpaduan, berkelanjutan, keterbukaan, kebersamaan & kemitraan, perlindungan kepentingan umum, kepastian hukum &

14

kepentingan umum, kepastian hukum & keadilan & akuntabilitas

(15)

Dasar-dasar Penatagunaan tanah

Dasar dasar Penatagunaan tanah

1. Kewenangan mengatur persediaan, peruntukan, &

h lih d d

penggunaan tanah serta pemeliharaannya ada pd negara.

2. Hak atas tnh memberi wewenang kpd pemegangg p p g g hak utk menggunakan tanah tersebut secara aktif 3. Kewenangan pemegang hak atas tanah untuk

menggunakan tanah dibatasi oleh ketentuan: hak menggunakan tanah dibatasi oleh ketentuan: hak atas tnh berfungsi sosial.

4. Perlindungan terhadap pihak ekonomi lemah dlm

t t h

proses penatagunaan tanah.

5. Penatagunaan tnh tdk dpt dipisahkan dari pengaturan penguasaan & pemilikan tnh.

15

(16)

D

d

P

h

6. Penatagunaan tnh disamping sbg sub sistem

Dasar-dasar Penatagunaan tanah

g p g g

penataan ruang, jg merup. sub sistem pemb. 7. Penatagunaan tnh scr koordinatif, krn multi

dimensi & multi sektoral dimensi & multi sektoral.

8. Penatagunaan tnh hrs mampu menyediakan tnh bg semua keg. pemb. yg sifatnya dinamis.

9. Penyelenggaraan penatagunaan tnh tugas

pemerinth pusat, pelaks. di daerah berdsrkan asas dekonsentrasi/pembantuan.p

(17)

Ruang Lingkup/Sasaran Penatagunaan Tanah

Obyek Penatagunaan Tanah :

(a). Permukaan bumi (tubuh bumi, air & ruang di atasnya) (b) T b h b i & di t t h b h &/ (b). Tubuh bumi & ruang di atas tnh yg berpengaruh &/

membatasi pengg.tnh dlm poin (a).

Kepentingan penggunaan tanah : (a) keperluan negara Kepentingan penggunaan tanah : (a). keperluan negara, (b). fasilitas umum, (c). perumahan & permukiman, pusat-pusat kehid.masy, sosial,kebudayaan, dll, (d). pengemb. produksi pertanian peternakan perikanan kehutanan & produksi pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, & kegiatan lain yg sejalan dg itu, (e). keg. industri,

transmigrasi, & pertambangan.

Status penguasaan : (a). tnh dg hak atas tnh, (b). tnh tanpa hak atas tnh berdsr ketentuan perundangan yg berlaku.

Fungsi geografis : (a) wilayah pedesaan & (b) perkotaan

17

(18)

Tindakan Penatagunaan Tanah

Tindakan Penatagunaan Tanah

™

Mengusahakan agar tdk terjadi salah tempat

dlm penggunaan tanah Î memperhatikan

data kemampuan fisik tanah (daya dukung

tnh) kondisi sosial & ekonomi masyarakat

tnh), kondisi sosial & ekonomi masyarakat

™

Mengusahakan agar tdk terjadi salah urus

penggunaan tanah Î kualitas tdk menurun

penggunaan tanah Î kualitas tdk menurun

™

Pengendalian thd perkembangan kebutuhan

masy. atas tanah Î menghindari konflik

y

g

™

Menjamin kepastian hukum bg hak atas tanah

masyarakat

(19)

Titik Berat Penatagunaan Tanah :

Titik Berat Penatagunaan Tanah :

(1). Mendukung pelaks. penataan ruang di kab/kota, (2). Memberikan prinsip-prinsip dasar pengg. tnh &

h t k t h & d

arahan peruntukan pengg.tnh & pedoman umum penatagunaan tnh di tk nasional & propinsi.

Pedoman Penggunaan Tanah Î kriteria-kriteria yg Pedoman Penggunaan Tanah Î kriteria kriteria yg digunakan dlm menggunakan tnh utk berbagai

kebutuhan pemb, berdsrkan potensi & fungsi tnh, scr fisik & ekonomi dg memperhatikan konservasi SDA lingk fisik & ekonomi dg memperhatikan konservasi SDA, lingk. hidup, & teknologi

Fungsi Pedoman Penggunaan Tanah :

(1) il i k k i h b b b j i h (1). menilai tk kesesuaian tnh bg berbg jenis pengg.tnh

dgn tk kemampuan fisiknya,

(2). pedoman teknis utk menjaga & memelihara

19

(20)

P

P

t

T

h

(1). Perencanaan penggunaan tanah Î rencana

Proses Penatagunaan Tanah :

tata ruang (nas, prop, kab/kota), meliputi : arahan

peruntukan tnh & pedoman teknis pengg. tanah (dlm rencana peruntukan & penggunaan tanah)p p gg )

(2). Pelaksanaan penatagunaan tanah Î survey & inventarisasi data pertanahan, data penunjang

penyediaan tnh, & koordinasi multisektoral dg instansi penyediaan tnh, & koordinasi multisektoral dg instansi terkait dlm penyerasian penatagunaan tnh dg RTRW (3). Pengendalian penggunaan tanah Î pemantauan

penggunaan tnh pemberian hak & perubahan pengg penggunaan tnh, pemberian hak & perubahan pengg. tnh, rekomendasi pengg. tnh, & perijinan lokasi

sesuai RTRW

(21)

Penataan Ruang

Suatu sistem proses yg meliputi perencanaan tata

ruang mencakup perenc. struktur & pola tata ruang ygg p p p g yg meliputi tata guna tnh, air, udara & sumber daya lain, pemanfaatan ruang & pengendalian pemanfaatan

ruang ruang

Rencana Tata Ruang Î hasil perencanaan tata ruang Pertimbangan dlm penataan ruang/perencanaan tata ruang, meliputi :

1. penggunaan tanah eksisting (yg tersedia) 2. kemampuan tanah (daya dukung tnh)

2 status penguasaan tanah Î hak atas tnh

21

2. status penguasaan tanah Î hak atas tnh

(22)

Proses Penataan Ruang

Proses Penataan Ruang

`

Perencanaan tata ruang

Î

penentuan

k

&

l

l

struktur & pola ruang yg meliputi penyusunan

& penetapan rencana tata ruang

`

Pemanfaatan ruang

Î

mewujudkan struktur

`

Pemanfaatan ruang

Î

mewujudkan struktur

ruang & pola ruang yg sesuai rencana tata

ruang melalui penyusunan & pelaksanaan

ruang melalui penyusunan & pelaksanaan

program pemanfaatan ruang

`

Pengendalian tata ruang

g

g

Î

mengendalikan

g

pemanfaatan ruang sesuai rencana tata ruang

utk mewujudkan tertib tata ruang

(23)

Bgm menyerasikan penatagunaan tnh dg

g

y

p

g

g

penataan ruang ?

P t gg t h i dik d

Pemantauan penggunaan tnh scr periodik pd wilayah-wilayah yg arahan pembangunannya

berpedoman pd RTRW

Hasil pemantauan sbg sarana evaluasi penerapan RTRW setiap periode waktu ttt

Bahan pertimbangan upaya penyerasian penatagunaan t h d t

23

(24)

Penyerasian penatagunaan tanah dgn penataan ruang Î

R P di P t k & P gg T h

Rencana Persediaan, Peruntukan & Penggunaan Tnh, dgn pertimbangan :

1. Penyediaan tnh utk pertanian, berdsr potensi tnh (luas & kesuburan tnh) & lingk. alam, pengg. tnh marjinal, & hutan produksi.

2. Penyediaan tnh utk perumahan & permukiman y p p 3. Penyediaan tnh utk kawasan industri :

a. Tdk mengurangi areal tnh pert.

b. Tdk dilakukan diatas tnh utk melindungi SDA & b. Tdk dilakukan diatas tnh utk melindungi SDA &

warisan budaya (cagar alam & cagar budaya)

Î perijinan kawasan industri & pengg. tnh kawasan industri

industri

4. Pengendalian pengg. tnh dlm kawasan lindung & kawasan budidaya.

(25)

RENCANA TATA RUANG WILAYAH

D E A C Keterangan : B g A : Kawasan Pertanian

B : Kawasan Industri, Perdagangan & Jasa C : Kawasan Perumahan

25

C : Kawasan Perumahan

D : Kawasan Hutan & Cagar Alam (Konservasi)

Referensi

Dokumen terkait

8 Pada penelitian ini didapatkan kadar ANC terendah setelah pemberian kemoterapi pertama dan kedua fase induksi, sedangkan pada fase profilaksis SSP terjadi setelah pemberian MTX 1

Hasil penelitian yang dilakukan dengan wawancara pada 146 karyawan percetakan yang menggunakan bahan kimia di percetakan Kota Makassar tahun 2013 diperoleh hasil lebih banyak

(6) Penyediaan akomodasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (2) huruf f, merupakan usaha yang menyediakan pelayanan penginapan yang dapat dilengkapi dengan

Berdasarkan strategi-strategi pembelajaran membaca pemahaman yang telah dikemukakan di atas, maka dalam penelitian ini menggunakan strategi Explicit Teaching of

Pekerjaan yang tercantum pada bab ini, kecuali ditentukan lain seperti catatan Pekerjaan yang tercantum pada bab ini, kecuali ditentukan lain seperti catatan pada gambar-gambar atau

Latihan kondisi fisik umum adalah latihan fisik yang belum dikaitkan dengan cabang olahraga tertentu. Dengan kata lain pembentukan kondisi fisik tersebut masih

INPUT PROSES TATA PAMONG KEPEMIMPINAN PROSES BELAJAR MENGAJAR ADMINISTRASI & PELAYANAN PENELITIAN ,PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, KERJASAMA SISTEM AUDIT Audit

Yang diberikan dalam bentuk pretest (tes kemampuan awal) dan posttest (tes kemampuan akhir). Data nilai kognitif hasil belajar matematika berupa nilai