PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN PT. PERTAMINA (PERSERO)
PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN PT. PERTAMINA (PERSERO)
TBBM SEMARANG GROUP DENGAN PENDEKATAN
TBBM SEMARANG GROUP DENGAN PENDEKATAN
H
H UM
UM AN
AN RES
RESOURCES
OURCES S
SCOR
CORECARD
ECARD
Dyah Aisyah Putri, Naniek Utami Handayani
Dyah Aisyah Putri, Naniek Utami Handayani
*)*)Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik,Universitas Diponegoro Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik,Universitas Diponegoro
Abstrak
Abstrak
PT. PERTAMINA (PERSERO) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Semarang Group memiliki tugas PT. PERTAMINA (PERSERO) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Semarang Group memiliki tugas utama yaitu sebagai tempat Penerimaan, Penyimpanan, dan Penyaluran. TBBM Semarang Group utama yaitu sebagai tempat Penerimaan, Penyimpanan, dan Penyaluran. TBBM Semarang Group menargetkan posisi perusahaan ada pada peringkat “GOLD” di Tahun 2014 dengan standar kriter menargetkan posisi perusahaan ada pada peringkat “GOLD” di Tahun 2014 dengan standar kriter iaia persentase penilaian keseluruhan sebesar 90%. Da
persentase penilaian keseluruhan sebesar 90%. Dari data yang didapatkan hasil nilai audit POSE (Pertaminari data yang didapatkan hasil nilai audit POSE (Pertamina Operation & Service Excellent) pada tahun 2013 mencapai 92%, dan pada tahun 2014 meningkat menjadi Operation & Service Excellent) pada tahun 2013 mencapai 92%, dan pada tahun 2014 meningkat menjadi 93,9%. Namun pada 4 elemen yang berkaitan dengan aspek
93,9%. Namun pada 4 elemen yang berkaitan dengan aspek Human Human ResourcesResources terjadi penurunan. Tujuan terjadi penurunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi KPI (
dari penelitian ini untuk mengidentifikasi KPI ( Key performance Key performance indicator indicator ) terpilih yang dapat menunjang) terpilih yang dapat menunjang peningkatan nilai
peningkatan nilai POSE POSE dengan menggunakan dengan menggunakan rancanganrancangan HR HR Scorecard Scorecard , serta menghitung bobot masing-, serta menghitung bobot masing-masing KPI dengan metode
masing KPI dengan metode Analytical Analytical Hierarchy PHierarchy Processrocess dan mengukur nilai pencapaian kinerja dengan dan mengukur nilai pencapaian kinerja dengan metode Scoring System dan evaluasi hasil pengukuran kinerja dengan Traffic Light System. Perancangan metode Scoring System dan evaluasi hasil pengukuran kinerja dengan Traffic Light System. Perancangan pengukuran
pengukuran kinerja kinerja dengan dengan kerangkakerangka Human Human ResourcesResources Scorecard menghasilkan 17 KPI yang dapat Scorecard menghasilkan 17 KPI yang dapat menunjang peningkatan nilai POSE, yaitu 5 KPI
menunjang peningkatan nilai POSE, yaitu 5 KPI dari perspektifdari perspektif High Performance Work System High Performance Work System, 3 KPI, 3 KPI HR HR System Alignment
System Alignment , 4 KPI, 4 KPI HR Efficiency HR Efficiency, dan 5 KPI, dan 5 KPI HR Deliverable HR Deliverable. Dari hasil pengukuran kinerja TBBM. Dari hasil pengukuran kinerja TBBM Semarang Group berada pada level hijau dengan hasil kinerja sebesar 98% atau sudah baik. Namun, masih Semarang Group berada pada level hijau dengan hasil kinerja sebesar 98% atau sudah baik. Namun, masih terdapat 2 KPI yang berada pada level merah yaitu tingkat keterlambatan karyawan dan biaya penjagaan terdapat 2 KPI yang berada pada level merah yaitu tingkat keterlambatan karyawan dan biaya penjagaan
▸ Baca selengkapnya: contoh kpi persit
(2)(3)Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Pendahuluan Pendahuluan
PT. PERTAMINA (PERSERO) Terminal PT. PERTAMINA (PERSERO) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Semarang Group Bahan Bakar Minyak (TBBM) Semarang Group merupakan salah satu badan usaha milik negara yang merupakan salah satu badan usaha milik negara yang bergerak di
bergerak di bidang bidang minyak dan minyak dan gas. Salah gas. Salah satu tsatu tugasugas utama dari TBBM Semarang Group adalah sebagai utama dari TBBM Semarang Group adalah sebagai tempat Penerimaan, Penyimpanan, dan Penyaluran. tempat Penerimaan, Penyimpanan, dan Penyaluran. TBBM Semarang Group memiliki peran penting TBBM Semarang Group memiliki peran penting dalam mendistribusikan BBM di wilayah Jawa dalam mendistribusikan BBM di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Menurut Moeheriono (2012), Tengah dan sekitarnya. Menurut Moeheriono (2012), salah satu faktor yang paling penting dan mampu salah satu faktor yang paling penting dan mampu menentukan keberhasilan atau kegagalan suatu menentukan keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi adalah faktor sumber daya manusia atau organisasi adalah faktor sumber daya manusia atau disebut SDM.
disebut SDM. Dalam “Ekonomi Baru”, Sumber DayaDalam “Ekonomi Baru”, Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan pondasi bagi penciptaan Manusia (SDM) merupakan pondasi bagi penciptaan nilai. Berbagai kajian menunjukkan bahwa hingga 85 nilai. Berbagai kajian menunjukkan bahwa hingga 85
memiliki hubungan yang kuat dengan peranan memiliki hubungan yang kuat dengan peranan penting
penting SDM SDM di di TBBM TBBM Semarang Semarang Group, Group, namunnamun dari 13 elemen yang terdapat dalam POSE, dari 13 elemen yang terdapat dalam POSE, masing-masing sub elemennya tidak memiliki cakupan dalam masing sub elemennya tidak memiliki cakupan dalam bidang
bidang Human Resources Human Resources atau dengan kata lain tidak atau dengan kata lain tidak terdapat sub elemen yang mendukung pencapaian terdapat sub elemen yang mendukung pencapaian kinerja SDM-nya agar dapat membantu kinerja SDM-nya agar dapat membantu meningkatkan nilai-nilai efisiensi, efektivitas, dan meningkatkan nilai-nilai efisiensi, efektivitas, dan produktivitas kinerja perusahaan.
produktivitas kinerja perusahaan.
Oleh karena itu, diperlukan adanya evaluasi Oleh karena itu, diperlukan adanya evaluasi sistem pengukuran kinerja perusahaan dengan sistem pengukuran kinerja perusahaan dengan pendekatan
pendekatan Human Resources Human Resources yang lebih mendalam, yang lebih mendalam, sehingga dengan diberikannya usulan perbaikan pada sehingga dengan diberikannya usulan perbaikan pada beberapa
beberapa aspekaspek Human Human ResourcesResources, diharapkan dapat, diharapkan dapat membentuk perusahaan untuk meningkatkan kinerja membentuk perusahaan untuk meningkatkan kinerja karyawannya. Karena, peningkatan kinerja pada karyawannya. Karena, peningkatan kinerja pada
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Konfirmas Konfirmasi Ki K PIPI
Pada tahap ini dilakukan konfirmasi dari Pada tahap ini dilakukan konfirmasi dari Key Key performance
performance indicator indicator (KPI) yang telah dirancang (KPI) yang telah dirancang peneliti
peneliti yang yang didapatkan didapatkan dari dari perumusan perumusan visi, visi, misi,misi, dan strategi perusahaan. Konfirmasi yang dilakukan, dan strategi perusahaan. Konfirmasi yang dilakukan, yaitu dengan cara memberikan kuisioner konfirmasi yaitu dengan cara memberikan kuisioner konfirmasi KPI kepada beberapa orang yang mengerti sistem KPI kepada beberapa orang yang mengerti sistem pengukuran
pengukuran kinerja kinerja yang yang dilakukan dilakukan di di TBBMTBBM Semarang Group, yaitu kepada Supervisor PPP, Semarang Group, yaitu kepada Supervisor PPP, Supervisor HSE, dan Adm. TMC TBBM Semarang Supervisor HSE, dan Adm. TMC TBBM Semarang Group.
Group.
Anal
Anal ytical Hytical H ierarchy Prierarchy Pr oceocessss(AHP)(AHP)
Pada tahap ini akan dilakukan pembobotan Pada tahap ini akan dilakukan pembobotan terhadap
terhadap key performance indicator key performance indicator yang ada yang ada didalamnya. Metode yang digunakan adalah metode didalamnya. Metode yang digunakan adalah metode
a.
a. Membuat HirarkiMembuat Hirarki Penyusunan
Penyusunan hierarki hierarki permasalahan permasalahan adalahadalah langkah untuk mengidentifikasi permasalahan langkah untuk mengidentifikasi permasalahan yang kompleks ke dalam sub sistem, elemen, sub yang kompleks ke dalam sub sistem, elemen, sub elemen, dan seterusnya yang pada akhirnya elemen, dan seterusnya yang pada akhirnya menjadi lebih jelas dan mendetail (Nurmita, menjadi lebih jelas dan mendetail (Nurmita, 2010).
2010). b.
b. Penentuan PrioritasPenentuan Prioritas
AHP melakukan analisis prioritas elemen dengan AHP melakukan analisis prioritas elemen dengan metode perbandingan berpasangan (
metode perbandingan berpasangan ( pairwise pairwise comparison
comparison) antara dua elemen, hingga semua) antara dua elemen, hingga semua elemen yang ada tercakup. Bentuk matriks ini elemen yang ada tercakup. Bentuk matriks ini biasa
biasa disebut disebut matriks matriks bujur bujur sangkar sangkar (Nurmita,(Nurmita, 2010). Prioritas ini ditentukan berdasarkan 2010). Prioritas ini ditentukan berdasarkan pandangan
pandangan para para pakar pakar dan dan pihak-pihak pihak-pihak yangyang berkepentingan terhadap
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Kinerja Karyawan Kinerja Karyawan
HR Efficiency
HR Efficiency HR System HR System Alignment Alignment
Biaya
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
1.
1. Warna merah menandakan skor dari KPI tidakWarna merah menandakan skor dari KPI tidak mencapai target atau di bawah target, maka perlu mencapai target atau di bawah target, maka perlu diadakan perbaikan. Batas skor : KPI < 60.
diadakan perbaikan. Batas skor : KPI < 60. 2.
2. Warna kuning memberikan indikasi bahwa skorWarna kuning memberikan indikasi bahwa skor yang dicapai perlu ditingkatkan. Batas skor : 60 ≤ yang dicapai perlu ditingkatkan. Batas skor : 60 ≤ KPI ≤ 80.
KPI ≤ 80. 3.
3. Warna hijau menandakan bahwa skor yangWarna hijau menandakan bahwa skor yang dicapai telah sesuai dengan target yang diinginkan dicapai telah sesuai dengan target yang diinginkan perusahaan. Batas skor : KPI ≥ 80.
perusahaan. Batas skor : KPI ≥ 80.
Berikut merupakan contoh perhitungan salah Berikut merupakan contoh perhitungan salah satu KPI pada perspektif
satu KPI pada perspektif High High Performance Performance WorkWork System
System..
KPI 1: Tingkat Produktivitas KaryawanKPI 1: Tingkat Produktivitas Karyawan
Kategori:Kategori: Higher is Better Higher is Better
Formula: Skor = (aktual/target) x 100%Formula: Skor = (aktual/target) x 100%
Skor = (75/100) x 100% Skor = (75/100) x 100%
Evaluasi hasil pengukuran kinerja dengan Evaluasi hasil pengukuran kinerja dengan Traffic Light System
Traffic Light System menunjukkan bahwa KPI 1 menunjukkan bahwa KPI 1 berada pada indikator kuning karena Skor KPI berada berada pada indikator kuning karena Skor KPI berada
diantara 60 diantara 60 – – 80. 80.
Hasil dan Pembahasan Hasil dan Pembahasan a.
a. IdentifikasiIdentifikasiKey Key PePerfrf ormance Indiormance Indi catocators rs
Objectives
Objectives yang yang telah telah diturunkan diturunkan akanakan menghasilkan indikator-indikator pengukuran menghasilkan indikator-indikator pengukuran kinerja. Indikator-indikator utama ( kinerja. Indikator-indikator utama ( Key Key Performance
Performance IndicatorsIndicators) merupakan acuan untuk) merupakan acuan untuk mengukur kinerja sumber daya manusia pada mengukur kinerja sumber daya manusia pada perusahaan.
perusahaan. Penentuan Penentuan indikator indikator diperoleh diperoleh daridari studi pustaka yang sesuai dengan
studi pustaka yang sesuai dengan objectivesobjectives yang yang diinginkan.
diinginkan. Key
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
d.
d. Biaya asuransi kecelakaan kerjaBiaya asuransi kecelakaan kerja e.
e. Biaya perawatan sarfas secara rutinBiaya perawatan sarfas secara rutin 2
2 High Performance High Performance Work System Work System
a.
a. Optimalisasi jadwal kerjaOptimalisasi jadwal kerja b.
b. Biaya operasionalBiaya operasional c.
c. Jumlah usulan yang diimplementasikanJumlah usulan yang diimplementasikan d.
d. TrainingTraining karyawankaryawan e.
e. BiayaBiaya reward reward /penghargaan/penghargaan f.
f. Tingkat keterlambatan karyawanTingkat keterlambatan karyawan g.
g. Tingkat beban kerja karyawanTingkat beban kerja karyawan 3
3 HR System Alignment HR System Alignment a.a. Rasio ketersediaan komputerRasio ketersediaan komputer b.
b. Rasio ketersediaan teknologiRasio ketersediaan teknologi c.
c. Waktu pelayananWaktu pelayanan 4
4 HR Deliverable HR Deliverable a.a. Transfer KnowledgeTransfer Knowledge b.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
b.
b. KonfirmasiKonfirmasiKey PeKey Perfrf ormance Inormance In dicator dicator
Konfirmasi KPI dilakukan dengan melakukan Konfirmasi KPI dilakukan dengan melakukan pengisian
pengisian kuisioner kuisioner KPI KPI yang yang telah telah dirancangdirancang untuk kemudian diisi oleh responden yang untuk kemudian diisi oleh responden yang berkompeten
berkompeten (Senior (Senior Spv. Spv. PPP, PPP, Spv. Spv. HSE, HSE, dandan
Dari hasil pengukuran kinerja yang dilakukan, Dari hasil pengukuran kinerja yang dilakukan, didapatkan bahwa dari 20 KPI terpilih, 2 berada didapatkan bahwa dari 20 KPI terpilih, 2 berada pada
pada indikator indikator merah, merah, 6 6 berada berada pada pada indikatorindikator kuning, dan 12 berada pada indikator hijau.
kuning, dan 12 berada pada indikator hijau.
KPI yang masih berada pada indikator merah KPI yang masih berada pada indikator merah
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Tabel 4.
Tabel 4.Hasil Perhitungan Skor KPI dengan MetodeHasil Perhitungan Skor KPI dengan Metode Scoring SystemScoring System yang berada pada Indikator Merah yang berada pada Indikator Merah
No
No Key Key PePerfrf ormance Indiormance Indi catocatorr BobotBobot ScoringScoring System
System SkorSkor
Traffic Traffic Light Light System System Skor Skor Ter-bobot bobot
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Efendi, R., dan Hanoum, S., (2011). Pengukuran Efendi, R., dan Hanoum, S., (2011). Pengukuran Performansi Corporate Shared Service Performansi Corporate Shared Service (Department of Information Technology) PT. (Department of Information Technology) PT. Pertamina (Persero) dengan Menggunakan Pertamina (Persero) dengan Menggunakan Kerangka IT Scorecard (Studi Kasus: IT Kerangka IT Scorecard (Studi Kasus: IT
Nurmita,
Nurmita, S. S. A. A. (2010). (2010). Perancangan Perancangan SistemSistem Pengukuran Kinerja Karyawan dengan Pengukuran Kinerja Karyawan dengan Pendekatan HR Scorecard (Studi Kasus di PT. Pendekatan HR Scorecard (Studi Kasus di PT. Kubota Indonesia).
Kubota Indonesia). Industrial Industrial EngineeringEngineering Online Journal.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd
FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Tabel 6
Tabel 6Hasil Perhitungan Skor KPI dengan MetodeHasil Perhitungan Skor KPI dengan Metode ScorinScorin g Sysg System tem ( (HH igher is Better igher is Better ,, Lower iLower is Bettes Better r ,, MM ust be ust be Zero Zero , dan, dan MM ust be ust be One One )) No
No Key Key PerforPerfor mance mance IIndicatorndicator Satuan Satuan Bobot Bobot Aktual Aktual TargetTarget ScoriScori ng Sysng Systemtem SkorSkor Traffic LightTraffic Light System System Skor Skor Ter-bobot Ter-bobot H
H igh Perforigh Perfor mance mance Work SysteWork Systemm 46% 46% 71.0571.05 32.6832.68 1
1 Tingkat produktivitas Tingkat produktivitas karyawan karyawan %% 29%29% 75 75 100100 Higher is Better Higher is Better 75 75 21.6821.68 2 Biaya
2 Biaya reward reward / / penghargaan penghargaan Rp Rp 22% 22% 2500000000 2500000000 30000000003000000000 Higher is Better Higher is Better 83.33 83.33 18.4218.42 3
3 Biaya Biaya operasional operasional Rp Rp 18% 18% 9000000000 9000000000 1340000000013400000000 Higher is Better Higher is Better 67.16 67.16 12.2212.22 4
4 Optimalisasi Optimalisasi jadwal jadwal kerja kerja % % 9% 9% 90 90 100100 Higher is Better Higher is Better 90 90 8.198.19 5
5 Tingkat Tingkat keterlambatan keterlambatan karyawan karyawan % % 8% 8% 69.23 69.23 3535 Lower is Better Lower is Better 2.2 2.2 0.170.17 6