• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengukuran Kinerja Karyawan (Human Capital) dengan Metode Human Resource Scorecard di PT. Inktech Indahmulya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengukuran Kinerja Karyawan (Human Capital) dengan Metode Human Resource Scorecard di PT. Inktech Indahmulya"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

*Corresponding Author: ISSN (Online): 2774-7182 Email: [email protected]

Volume 1 Nomor 3 April 2021 http://journal.febubhara-sby.org/ekobis Hal: 177-182 Pengukuran Kinerja Karyawan (Human Capital) dengan Metode

Human Resource Scorecard di PT. Inktech Indahmulya

*Imanuel Jerein da Costa, Pribadiyono, RM. Bramastyo Kusumo Negoro

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya, Indonesia

DOI: 10.46821/ekobis.v1i3.168 ABSTRAK

PT. Inktech Indahmulya telah menerapkan pengukuran sistematis kinerja karyawan berdasarkan kompetensi. Namun, sistem pengukuran kinerja belum dapat menilai keberhasilan strategi sumber daya manusia dalam mewujudkan visi, misi, dan strategi perusahaan. Human Resource Scorecard (HRSC) adalah bentuk pengukuran sumber daya manusia yang menghubungkan antara strategi kinerja untuk mengukur sejauh mana perannya untuk mencapai visi, misi, dan strategi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari efektivitas organisasi dengan human capital ROI untuk human resource scorecard, dan melakukan strategi perbaikan pada perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data perusahaan, kemudian melakukan pengolahan data yang diperoleh dengan rumus human capital ROI yaitu human resource scorecard, training and development, organizational effectiveness. Dengan demikian, diketahui dimana posisi kinerja pegawai dalam human resource scorecard. Maka perusahaan dapat menentukan strategi perbaikan pada perusahaan yang sesuai untuk masa yang akan datang dan menjadikan PT. Inktech Indahmulya sebagai pemenang dalam persaingan di pangsa pasar.

Kata Kunci: Kinerja Karyawan, Human Resource Scorecard

ABSTRACT

PT. Inktech Indahmulya has implemented a systematic measurement of employee performance based on competence. However, the performance measurement system is not yet able to assess the success of the strategy division of the company. Human Resource Scorecard (HRSC) is a form of human resource measurement that inks between the strategy-performance to measure the extent of it’s role in achieving the vision, mission and strategy of the company. The purpose of this study is to find the effectiveness of the organization’s human capital ROI scorecard human resource, and perform repairs on the company’s strategy. This study was conducted with data collection company, and then do the processing data obtained by the formula of human capital ROI namely human resource structure, training and development, organizational effectiveness. This, it is known where the position of employees in the human resource performance scorecard. Then the company can define improvement strategies to suit the future and make PT. Inktech Indahmulya as winner of the competition in the market. Keywords: Performance of employees, Human Resource Scorecard.

(2)

Imanuel J da Costa dkk., Pengaruh Kinerja Karyawan

(Human Capital)

178 Ekobis: Jurnal Ekonomi & Bisnis

Vol. 1 No. 3 2020 PENDAHULUAN

Perkembangan perekonomian dunia saat ini berkembang dengan sangat cepat sehingga membuat persaingan dalam dunia bisnis semakin meningkat. Ada banyak faktor yang mempengaruhi suatu peningkatan bisnis, bukan hanya dilihat dari faktor pelanggan, produk, demografis dan lain-lain, tetapi dilihat juga dari faktor sumber daya manusianya (human resource). Sumber daya manusia di perusahaan perlu dikelola secara professional agar terwujud keseimbangan antara kebutuhan pegawai dengan tuntutan dan organisasi perusahaan. Bukan hanya sumber daya manusia saja yang dikelola secara professional, tetapi dibutuhkan juga suatu alat untuk mengukur kinerja SDM sehingga dapat diketahui sampai sejauh mana strategi dan sasaran yang telah ditentukan dapat tercapai. Human resource scorecard merupakan sebuah bentuk pengukuran sumber daya manusia (human resource) yang mencoba memperjelas peran sumber daya manusia secara detail sebagai sesuatu yang selama ini dianggap masih intangible (tidak berwujud) untuk diukur perannya sejauh mana terhadap pencapaian visi, misi dan strategi perusahaan

Human resource scorecard menggambarkan adanya keseimbangan antara tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang, antara ukuran keuangan dan nonkeuangan, antara indikator lagging dan indikator leading. Human resource scorecard cukup komprehensif untuk memotifasi eksekutif dalam mewujudkan kinerja pegawai yang kondusif dan berdaya guna bagi optimalisasi perusahaan.

TINJAUAN PUSTAKA Kinerja Karyawan

Anwar Prabu Mangkunegara (2016:67) mengatakan bahwa kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Human Resource Scorecard

Queen dalam Rosyid dan Hana (2017) menyatakan bahwa Human resource scorecard sendiri merupakan suatu sistem pengukuran yang mengaitkan antara sumber daya manusia dengan strategi, serta kinerja organisasi yang pada akhirnya mampu menimbulkan kesadaran tentang konsekuensi dalam keputusan investasi sumber daya manusia. Sehingga tepat arah dan tepat jumlah dalam keuntungan investasi sumber daya manusia.

METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian

Pendekatan ini kemudian akan digunakan untuk mengukur kinerja karyawan sesuai dengan human resource structure, training and development, organizational effectiveness. Ruang lingkup penelitian ini adalah:

a. Subjek penelitian ini adalah PT. Inktech Indahmulya.

b. Obyek penelitian adalah mengimplementasikan pengukuran kinerja human resource scorecard dan keefektifannya dalam menghasilkan strategi perbaikan kinerja pegawai di perusahaan dengan melihat penerapan dan hasil pengukuran human resource scorecard yang berhubungan langsung pada produktivitas perusahaan.

(3)

Imanuel J da Costa dkk., Pengaruh Kinerja Karyawan

(Human Capital)

179 Ekobis: Jurnal Ekonomi & Bisnis

Vol. 1 No. 3 2020

c. Penerapan human resource scorecard yang diteliti adalah pada manajemen sumber daya manusia utama dari PT. Inktech Indahmulya yaitu pada sumber daya manusia dan kaitan dengan human resource structure, training and development, dan organizational effectiveness.

Lokasi dan Waktu Penelitian

a. Lokasi dari objek penelitian ini adalah pada PT. Inktech Indahmulya.

b. Waktu Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei 2020 hingga data yang diperlukan oleh peneliti sudah lengkap.

Jenis dan Sumber Data Data Primer

Data yang secara langsung dikumpulkan oleh peneliti, data ini diperoleh dari pengamatan dan wawancara langsung oleh peneliti dengan pihak-pihak terkait. Dalam hal ini adalah pihak bagian departemen sumber daya manusia (HRD).

Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung, yaitu berupa keterangan yang ada hubungannya dengan penelitian yang bersifat melengkapi atau mendukung data primer. Misalnya: laporan audit sumber daya manusia.

Sumber Data

Sumber data penelitian ini diperoleh dari perusahaan tempat diadakannya penelitian, yaitu pada PT. Inktech Indahmulya berupa data internal perusahaan meliputi karyawan, dan lain-lain.

HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN Tabel 1

Human Resource Structure pada PT. Inktech Indahmulya

pada Tahun 2018 -2019

Indikator Satuan Jan-Jun Jul-Des Jan-Jun Jul-Des

2018 2018 2019 2019

HR Expense Percentage Persen 10,5 10,7 10,1 10,3

HR FTE Ratio Jam 144 144 143 143

HR Exempt Percentage Persen 28,7 28,7 28,6 28,6 HR Investment Factor Rupiah 886.154 898.846 917,884 930.576 HR Separation Persen 0,5 0,5 1 1,5

(4)

Imanuel J da Costa dkk., Pengaruh Kinerja Karyawan

(Human Capital)

180 Ekobis: Jurnal Ekonomi & Bisnis

Vol. 1 No. 3 2020

Tabel 2

Training and Development pada PT. Inktech Indahmulya

pada Tahun 2018 -2019

Indikator Satuan Jan-Jun Jul-Des Jan-Jun Jul-Des

2018 2018 2019 2019

Employees Trained Persentage Persen 6,75 6,75 7,5 7,5 Training Cost Factor Rupiah 388.889 388.889 416.666 416.666 Training Cost Percentage Persen 1,20 1,20 1,33 1,33 Training Investment Factor Rupiah 2.625.000 2.625.000 3.125.000 3.125.000 Training Staff Ratio Jam 57,77 57,77 43,33 43,33 Training Cost per Hour Rupiah 129.629 129.629 138.889 138.889 Internal Staff Training Hours

Percentage Jam 3,7 3,7 3,3 3,3

External Staff Training Hours

Percentage Jam 3,7 3,7 4,6 4,6

Sumber : Peneliti (2020)

Tabel 3

Organizational Effectiveness pada PT. Inktech Indahmulya

pada Tahun 2018 -2019

No. Indikator Satuan Jan-Jun Jul-Des Jan-Jun Jul-Des

2018 2018 2019 2019

1. Revenue Factor Rupiah 19.548.076 19.616.346 21.623.653 21.626.057 2. Expense Factor Rupiah 8.394.230 8.394.230 9.013.269 9.013.269 3. Income Factor Rupiah 11.153.846 11.222.115 12.610.384 12.612.788 4.

Human Capital

Value Added Rupiah 11.227.932 11.296.826 12.709.653 12.712.701 5.

Human Capital

ROI Persen 151,5 151,2 128,0 127,0

Sumber : Peneliti (2020)

SIMPULAN

Berdasarkan pembahasan yang dilakukan maka simpulan yang dapat diambil dari hasil kinerja karyawan dengan penerapan metode HR Scorecard di PT. Inktech Indahmulya perlu adanya beberapa perbaikan yang ditunjukkan dari hasil penghitungan tiga human capital factor yang ditunjukkan hasil (a) HR Structure Scorecard yang diukur dengan HR Expense Percentage, HR FTE Ratio, HR Exempt Percentage, HR Investment Factor, HR Separation Rate adalah dalam keadaan yang cukup baik dan perlu diadakan beberapa strategi perbaikan terkhusus pada faktor HR Exempt Percentage mengalami penurunan. (b) Training and Development Scorecard yang diukur dengan Employees Trained Percentage, Training Cost Factor, Training Cost Percentage, Training Investment Factor, Training Staff Ratio, Training Cost per Hour, Internal Staff Training Hours Percentage, External Staff Training Hours Percentage adalah dalam keadaan yang cukup baik walaupun masih ada peningkatan dan penurunan dari beberapa faktor jadi masih memerlukan beberapa strategi perbaikan seperti faktor Training Staff Ratio dan Internal Staff Training Hours Percentage untuk ditingkatkan agar lebih baik lagi. (c) Organizational Effectiveness Scorecard yang diukur berdasarkan Revenue Factor, Expense Factor, Income Factor, Human Capital

(5)

Imanuel J da Costa dkk., Pengaruh Kinerja Karyawan

(Human Capital)

181 Ekobis: Jurnal Ekonomi & Bisnis

Vol. 1 No. 3 2020

Value Added dan Human Capital ROI adalah dalam keadaan yang cukup baik karena perusahaan mengalami peningkatan pendapatan dan mampu menyeimbangkan pengeluaran, walaupun sudah cukup baik tetap untuk diadakan strategi perbaikan.

DAFTAR PUSTAKA

Firtz-enz, Jac. 2000. The ROI of Human Capital: Measuring the Economic Value of Employee Performance, New York.

Kaplan. Robert S. dan David Norton.2000. Balanced Scorecard: Menerapkan Strategi Menjadi Aksi.Terjemahan oleh Peter R. Yosi Pasla dari Balanced Scorecard: Translating Strategy Into Action (1996). Erlangga, Jakarta. Mangkunegara, A.A Anwar Prabu, 2016. Evaluasi Kerja SDM, PT. Refika

Aditama, Bandung.

Norton, David. 2009. The HR Scorecard Mengaitkan Manusia, Strategi, dan Kinerja, Erlangga, Jakarta.

(6)

Imanuel J da Costa dkk., Pengaruh Kinerja Karyawan

(Human Capital)

182 Ekobis: Jurnal Ekonomi & Bisnis

Vol. 1 No. 3 2020

Lampiran 1. Strategi Perbaikan PT. Inktech Indahmulya

No Human Capital Factor Hasil Pengukuran Rekomendasi Human Resource Structure Scorecard

1. HR Expense Percentage Baik Ditingkatkan

2. HR FTE Ratio Baik Ditingkatkan

3. HR Exempt Percentage Kurang Baik Diperbaiki 4. HR Investment Factor Baik Ditingkatkan

5. HR Separation Baik Ditingkatkan

Training and Development Scorecard

1. Employees Trained Percentage Baik Ditingkatkan 2. Training Cost Factor Baik Ditingkatkan 3. Training Cost Percentage Baik Ditingkatkan 4. Training Investment Factor Baik Ditingkatkan 5. Training Staff Ratio Kurang Baik Diperbaiki 6. Training Cost per Hour Baik Ditingkatkan 7. Internal Staff Training Hours Percentage Kurang Baik Diperbaiki 8. External Staff Training Hours Percentage Baik Ditingkatkan

Organizational Effectiveness Scorecard

1. Revenue Factor Baik Ditingkatkan 2. Expense Factor Baik Ditingkatkan

3. Income Factor Baik Ditingkatkan

4. Human Capital Value Added Baik Ditingkatkan 5. Human Capital ROI Kurang Baik Diperbaiki

Referensi

Dokumen terkait

This study compares performance of aerial image based point clouds (IPCs) and light detection and ranging (LiDAR) based point clouds in detection of thinnings and clear cuts

Berdasarkan hasil supervisi model klinis yang ada di Gugus IV Kecamatan Sanankulon berdampak pada peningkatan kinerja guru dalam melaksanakan proses belajar

Perubahan tersebut ditandai dengan perubahan karakter hukum internasionalyang bersasis pada kedaulatan negara secara ketat dan kaku ke arah pola hubungan antar negara yang cair

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII SMP N 5 Satu Atap Purwanegara menggunakan pembelajaran TAI ( Team

29 Jumlah kerjasama terkait kepakaran dosen Kerjasama 4 20 Kumulatif 30 Jumlah publikasi pada jurnal terindeks Scopus Publikasi 2 10 Kumulatif 31 Jumlah publikasi

didapatkan baik dari tes proses berpikir siswa yang pertama maupun yang kedua. akan dibandingkan hingga data penelitian tersebut

Hasil penelitian diperoleh terdapat faktor internal yang terdiri dari lima kekuatan dan empat kelemahan sedangkan faktor eksternal yang terdiri dari tiga peluang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan dan profitabilitas yang dicapai oleh peternakan sapi perah “Karunia” dan mengetahui pengaruh faktor –