• Tidak ada hasil yang ditemukan

Denies Priantinah, SE., M.Si, Ak, CA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Denies Priantinah, SE., M.Si, Ak, CA"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

1 • Memilih subyek penelitian 2 • Mempersempit topik

(3)

 Pilih subjek dengan seksama.

 Ingatlah waktu yang anda miliki untuk menulis skripsi  Batasi panjang tulisan skripsi

 Anda diminta untuk membatasi sumber, materi skripsi

dan pembaca.

 Cek di perpustakaan, internet,dll untuk memastikan

jumlah informasi yang memadai.

 Menulis skripsi akan lebih mudah bila anda memilih

subyek yang menarik bagi peneliti, sudah dipahami peneliti, bisa membentuk opini atau sudut pandang terhadap subyek tersebut.

 Hindari subyek yang kontroversial dan sensasional dan

tidak relevan dengan akademisi, terlalu teknikal dan hanya menyatakan kembali materi riset.

(4)

 Topik penelitian adalah apa yang ingin anda sajikan tentang subyek.  Untuk mempersempit topik, anda harus membaca artikel yang

melatarbelakangi subyek yang anda pilih. Cari referensi awal: artikel, ensiklopedi, buku, dll.

 Fokus pada ide utama, kemudian cobalah menjawab pertanyaan

berikut:

 Apakah isu utama skripsi anda

 Apakah opini anda terkait dengan topik tersebut

 Mengapa subyek skripsi anda adalah hal yang penting

(kontroversial, menarik)?

 Bagaimana masalah atau issue penelitian bisa dikembangkan?

Kapan ? Di mana?

Jawaban jawaban atas pertanyaan tersebut akan membantu untuk mempersempit topik penelitian.

(5)

Contoh:

Topik : Olah raga itu menyenangkan  Terlalu luas

Berenang itu menyenangkan.  Lebih baik tetapi tetap terlalu luas Persempit topik dengan pertanyaan:

• Olah raga apa yang menyenangkan..? • Mengapa berenang menyenangkan?

Mempersempit topik akan lebih rumit untuk penelitian terlalu luas. Cek ensiklopedia, artikel dan sumber lain yang umum untuk

memperoleh informasi yang luas tentang subyek penelitian anda. Cek di perpustakaan sumber sumber informasi yang relevan untuk penelitian anda.

Jika anda memperoleh informasi ini, baca sumber- sumber yang ada untuk mendapatkan informasi umum tentang subyek penelitian.

(6)

Sebelum anda memulai melakukan penelitian

untuk skripsi, anda perlu untuk menyusun sebuah

pernyataan yang menggambarkan sudut pandang

yang akan anda sampaikan dan dukung dalam

penelitian.

Karena tujuan akhir penelitian adalah untuk

membuktikan validitas skripsi, pernyataan

penelitian/ hipotesis sebaiknya mampu

mengendalikan ide penelitian.

Pengendalian ide penelitian akan membatasi

pemilihan sumber materi yang relevan dan

penulisan.

(7)

Contoh

Pernyataan/ hipotesis penelitian: Kebudayaan Yunani Kuno

Terefleksi dalam kehidupan Yunani terkini.

Ide pengendali ada pada fasa: tereflesikan dalam

Peneliti akan mencari sumber yang menggambarkan budaya

Yunani Kuno dan karakteristik dari kebudayaan Yunani modern

dan memperbandingkan kesamaan antara keduanya.

Pernyataan penelitian tidak boleh fakta yang tidak terbantahkan

(indisputable fact) atau opini yang tidak bisa dibuktikan

(insupportable opinion).

Misalnya:

USA merupakan negara pertama yang mendarat di bulan

[indisputable fact]

JD Salinger dalam Rye adalah novel yang paling menarik

(8)

Referensi awal adalah daftar sumber informasi yang potensial.

 Sumber informasi ini akan membantu untuk

mengalokasikan artikel dan buku yang relevan untuk topik skripsi.

 Evaluasi sumber potensial yang diperlukan. Sumber

potensial ini harus terkait dengan topik skripsi.

 Update sumber tersebut.

 Cek ketersediaan sumber materi

 Perhatikan penulis, peneliti yang memiliki karya terkenal

sesuai topik penelitian. Baca penelitian tersebut untuk

menentukan sudut pandang anda. Apakah artikel tersebut terlalu teknikal atau sederhana.

 Kumpulkan material skripsi. Lalu evaluasi. Gunakan bab/

(9)

 Rencana kegiatan penelitian adalah hal yang penting karena akan memberikan urutan penulisan penelitian.  Jika penelitian dilakukan maka kita perlu untuk

mengkaji rencana apabila kekurangan informasi

mengenai topik atau informasi yang saling bertentangan.  Rencana kegiatan ini juga akan memberikan titik awal

yang bagus dan penting sebelum kita mulai menulis.  Diawali dengan membuat daftar topik dibaca, kemudian

bagi dalam ide besar itu dalam topik utama dan subtopik.

Contoh:

Pernyataan/ hipotesis penelitian: Kebudayaan Yunani Kuno direfleksikan dalam kebudayaan Yunani di masa kini.

Working outline:  Yunani Kuno  Yunani Modern  Agama  Keyakinan  Keluarga  Struktur keluarga  Benda Seni

(10)

Setelah memperoleh bahan dan mempersiapkan garis

besar penelitian, maka kembangkan ide dengan

membuat catatan.

Buat catatan ini seperti membuat indeks. Beri judul

pada tiap item dengan topik yang sesuai, sehingga

memudahkan untuk mempersiapkan garis besar

penelitian.

Tiap item ini juga dicantumkan sumber referensi dari

materi yang telah dibaca sebelumnya. Hal ini

dipergunakan untuk memudahkan pencarian ide dan

sitasi dari semua material yang tersedia, walaupun

mungkin bukan berupa kutipan langsung.

Usahakan membuat catatan dengan kalimat sendiri,

gunakan kuotasi langsung hanya jika diperlukan

(untuk menghindari plagiarisme).

(11)

Garis besar akhir serupa dengan

garis besar sebelumnya, tetapi

lebih kompleks, tiap topik dibagi

menjadi beberapa subtopik dan

dikembangkan.

Kembangkan outline penelitian

dengan gunakan working

outline dan catatan penelitian.

Kembangkan working outline

dengan membaginya menjadi

subtopik yang lebih detil sesuai

dengan ide penelitian.

Pastikan korelasi antara working

outline dengan catatan

penelitian untuk membatasi

pengembangan ide penelitian.

(12)

Setelah melengkapi outline akhir, mulai menulis

keseluruhan draf. Penting untuk mengingat bahwa draf ini

akan direvisi.

Pada saat ini jangan terlalu kuatir terkait dengan tata tulis.

Sebaiknya fokuskn dulu pada konten penelitian, mengikuti

outline yang telah dibuat dan mengembangkan ide dengan

informasi yang ada pada catatan yang telah dibuat.

Penelitian terdiri dari 3 bagian utama:

 Pendahuluan. Berisi tentang pernyataan penelitian, ringkasan ide

utama, menangkap ketertarikan pembaca.

 Badan Penelitian. Berisi pengembangan setiap bagian garis besar

penelitian. Dengan mengikuti outline yang telah disusun dan bekerja melalui catatan yang telah dibuat membuat

pengembangan badan tulisan menjadi lebih mudah dilakukan dengan menyusunnya sesuai dengan outline yang ada.

 Kesimpulan. Berisi ringkasan temuan penelitian dan menyatakan

(13)

Ketika drat telah dibuat, baca lagi dan revisi.

Berikan perhatian khusus pada konten dan

mengorganisasi penelitian

Apakah tiap paragraf memiliki kalimat yang terkait

dengan topik penelitian

Apakah tiap ide didukung dengan bukti?

Apakah ada transisi yang jelas antara satu bagian dengan

bagian yang lain, dari kalimat yang disusun dengan

kutipan yang dipergunakan?

Apakah ada transisi yang jelas untuk mengindikasikan

pada pembaca bahwa satu ide telah selesai dan ide yang

lain dimulai

(14)

Draf akhir dikembangkan dari draf yang telah

dibuat pada langkah 8 dan telah direvisi.

Draf akhir merupakan keseluruhan penelitian

secara lengkap mulai dari halaman judul sampai

dengan lampiran penelitian.

Sesuaikan draf akhir dengan tata tulis dan gaya

selingkung penelitian yang diharuskan.

Pastikan minim dari kesalahan tulis.

Perhatikan sitasi dan referensi untuk menghindari

tuduhan plagiat

(15)
(16)

Memuat latar belakang permasalahan, esensi topik yang dibahas,

tujuan pembahasan dan manfaatnya bagi penerapan, pengembangan, pembudayaan ilmu pengetahuan, teknologi.

Latar belakang penelitian mengungkapkan keingintahuan mahasiswa tentang fenomena/gejala yang menarik untuk diteliti dengan

menunjukkan signifikansi penelitian bagi pengembangan pengetahuan ilmiah.

Empat komponen latar belakang masalah yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Adanya gejala tentang permasalahan yang akan diteliti.

2. Relevansi dan intensitas pengaruh masalah yang diteliti terhadap

aspek ilmu (teknik, sosial, ekonomi, budaya, politik, seni, agama) dengan segala akibat yang ditimbulkannya.

3. Keserasian pendekatan metodologis yang digunakan. 4. Gambaran kegunaan hasil penelitian

(17)

Dari pihak peneliti, pengungkapan bagian

ini dapat didasarkan atas pertanyaan

berikut:

Tentang topik yang diteliti, apa-apa saja

informasi yang telah diketahui, baik

teoretis maupun faktual;

Berdasarkan informasi yang diperoleh,

adakah ditemukan adanya

permasalahan;

Dari permasalahan yang dapat

diidentifikasi, bagian mana yang

menarik untuk diteliti;

Apakah mungkin secara teknis masalah

(18)

Identifikasi Masalah. Identifikasi masalah adalah inti

fenomena yang akan diteliti sebagai akibat adanya

kesenjangan teori dan realita

Maksud dan/atau Tujuan Penelitian. Maksud

penelitian mengungkapkan arah dan tujuan

umum apa yang akan dicapai dalam penelitian.

Tujuan penelitian mengetengahkan

indikator-indikator/aspek-aspek yang hendak ditemukan

dalam penelitian, terutamaberkaitan dengan

variabel-variabel yang akan diteliti.

Kegunaan Penelitian. Penjelasan tentang manfaat

penelitian yang dilakukan, baik manfaat teoretis

maupun manfaat praktis hasil penelitian

(19)

 Bab ini menjelaskan teori yang relevan dengan masalah yang

diteliti.

 Uraian tentang data sekunder/tersier yang diperoleh dari

jurnal-jurnal ilmiah atau hasil penelitian pihak lain yang dapat dijadikan asumsi-asumsi yang memungkinkan terjadinya penalaran untuk menjawab masalah yang diajukan peneliti.

 Pembahasan lebih dari satu teori atau data sekunder/tersier

untuk membahas permasalahan yang menjadi topik skripsi, sepanjang teori–teori dan/atau data sekunder/tersier itu berkaitan.

 Tinjauan pustaka merupakan hasil telusuran tentang kepustakaan

yang mengupas topik penelitian yang relevan dengan penelitian yang akan diteliti.

 Bukti pendukung bahwa topik atau materi yang diteliti memang

merupakan suatu permasalahan yang penting karena juga merupakan hal yang dikaji banyak orang, sebagaimana ditunjukkan oleh kepustakaan yang dirujuk.

 Kepustakaan juga dapat berupa teknik, metode, taktik, strategi,

(20)

Kerangka Pemikiran

Pada prinsipnya kerangka pemikiran pada penelitian

deduktif (deductive/operational research) dikemukakan

(beberapa) dalil, hukum, teori yang relevan dengan

masalah yang diteliti sehingga memunculkan asumsi-

asumsi dan proposisi yang kemudian kalau mungkin dapat

dirumuskan ke dalam hipotesis operasional atau hipotesis

yang dapat diuji ( testable/operational hypothesis).

Pada penelitian induktif ( inductive research ) kerangka

pemikiran berdasarkan dugaan sementara, yaitu adanya

kaitan-kaitan tertentu dalam variabel masalah, tetapi tidak

dapat didedukasi dari teori. Jadi, hipotesis tidak

diturunkan terlebih dahulu, tetapi hipotesis dihasilkan dari

data yang disebut benang merah”, yaitu percerminan alur

runtut pikir peneliti.

(21)

 Metodologi penelitian mengungkapkan secara ringkas rancangan

penelitian, prosedur penelitian, alat ukur yang

digunakanparameter yang diamati, sampel, teknik analisis, dan metode ujinya.

 Penelitian ilmiah wajib memenuhi asas dapat diulang (repeatable)

dan dapat menghasilkan hasil penelitian yang sama (reproduceable).

 Bahan dan Metode Penelitian harus diuraikan dengan jelas dan

rinci sehingga jika ada orang yang memiliki kompetensi yang samaingin melakukan penelitian yang sama, ia akan dapat

mengikuti semua prosedur penelitian dan akan memperoleh hasil yang relatif sama pula.

 Deskripsikan secara lebih rinci dan runtut rancangan penelitian,

prosedur penelitian, teknik penarikan sampel dan kriterianya (termasuk populasinya), penetapan variabel penelitian dan definisi operasional penelitian, teknik analisis dan metode lainnya.

(22)

Lokasi dan Waktu Penelitian

 Subbab ini menguraikan di mana penelitian dilakukan (kota,

daerah, desa, laboratorium, sekolah, perusahaan, klinik, rumah sakit, panti asuhan dsb.).

 Selain itu, menguraikan jadwal dan lamanya penelitian yang

dilakukan

 Bab ini memberikan gambaran umum mengenai objek penelitian,

khususnya keadaan objek penelitian yang dikaitkan dengan judul skripsi atau permasalahan yang diteliti

(23)

 Hasil penelitian adalah bagian yang menyajikan hasil dari penelitian

dalam bentuk data.

 Data hasil penelitian:

 Uraian/ deksripsi

 Ilustrasi (gambar, foto, diagram, grafik, tabel, dll.).

 Data tabel dan grafik berupa self explanatory. Artinya, semua keterangan

harus ada pada tabel dan grafik tersebut sehingga pembaca dapat memahaminya tanpa harus mengacu ke teks/naskah.

 Pembahasan bukanlah mengulang data yang ditampilkan dalam bentuk

uraian kalimat, melainkan berupa arti (meaning) data yang diperoleh.

 Perbandingan hasil yang diperoleh dengan data pengetahuan (hasil riset

orang lain) yang sudah dipublikasikan, kemudian menjelaskan implikasi data yang diperoleh bagi ilmu pengetahuan atau pemanfaatannya.

 Temuan atau informasi yang diperoleh dapat dikaitkan dengan tujuan

penelitian (impikasi hasil penelitian) atau dibandingkan dengan hasil penelitian orang lain yang telah dipublikasikan.

(24)

 Simpulan : kristalisasi hasil analisis dan intepretasi.

 Simpulan ini harus terlebih dahulu dibahas dalam bagian

Pembahasan sehingga apa yang dikemukakan dalam bagian

Simpulan tidak merupakan pernyataan yang muncul secara tiba-tiba.

 Ringkas dan padat.

 Tidak memberikan penafsiran lain.  Simpulan bisa berupa:

 Pendapat baru

 Pengukuhan pendapat lama,  Koreksi atas pendapat lama  Menumbangkan pendapat.

 Saran tidak merupakan pernyataan yang muncul tiba-tiba akan

tetapi merupakan kelanjutan dari simpulan.

 Saran merupakan anjuran yang menyangkut aspek operasional,

kebijakan, ataupun konseptual.

 Saran hendaknya bersifat konkret, realistis, bernilai keilmuan

(25)

Referensi

Dokumen terkait

Anggota kelompok adalah warga masyarakat yang bernasib sama yaitu

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah taruna teknik yang mendapat pembelajaran model problem based learning berbasis

ALUR PROSES MERENCANAKAN & MELAKSANAKAN PERBAIKAN PENYEBAB DOMINAN RENCANA PERBAIKAN 5 W 2 H INTERMEDIATE TARGET PROSES PERBAIKAN (UJI COBA) MONITORING MAINTAIN HASIL

Tidak adanya perbedaan yang signifikan antara lama pemberian terapi dengan jenis medikamentosa yang diberikan, dan menunjukkan bahwa menggunakan terapi kortikosteroid golongan

Hal ini menunjukkan bahwa pupuk belum memberikan respon terhadap pertumbuhan vegetatif rumput raja atau tanaman belum mampu memanfaatkan secara optimal unsur hara

Walaupun dalam beberapa hasil analisis telah menunjukkan kategori baik seperti pada penilaian aktivitas guru, namun ada beberapa kriteria penilaian mendapat nilai dua, hal

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Judul “ Gerakan Spangul

Pada kenyataannya perbuatan hukum peralihan hak milik atas tanah melalui jual beli masih banyak yang tidak dibuktikan dengan akta jual beli dan tidak menggunakan