• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Perkuatan Tanaman Switchgrass

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Perkuatan Tanaman Switchgrass"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Keruntuhan Mohr Coulomb (Sumber: Braja M Das, 1995)
Gambar 2. Kurva hipotesis dari rasio daerah berakar (RAR) dengan kedalaman (z)  (Sumber: Daniele Cazzuffi & Enrico Crippa, 2005)
Gambar 4. Kekuatan tarik (T R ) vs diameter akar (d) (Sumber: Daniele Cazzuffi &
Gambar 6. Hasil analisis stabilitas lereng kondisi eksiting tanpa hujan.
+5

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah memperbaiki stabilitas lereng terhadap longsor dengan perkuatan tanah menggunakan susunan roda-roda karet pada bidang longsor..

Hal ini dikarenakan analisis yang dilakukan oleh program Geoslope sama dengan teori stabilitas lereng yang ada, yaitu dengan menggunakan metode keseimbangan

Analisis kestabilan lereng tanpa perkuatan lereng dilakukan pada stabilitas terhadap kelongsoran lereng. Dengan bantuan program geoslope didapatkan bentuk bidang

Reza Bagus Hermawan, 2016, Analisis Stabilitas Lereng Dengan Perkuatan Soil Nailing Menggunakan Program Geoslope (Studi Kasus: Desa Tambakmerang, Kecamatan Girimarto,

3.303 seperti yang terdapat pada Gambar 4.5. Hasil Analisis Kelongsoran Lereng dengan Program Geoslope pada.

Hasil analisis kestabilan lereng dengan menggunakan Software Rocscience Slide 6.0 diperoleh nilai faktor keamanan lereng yaitu SF = 0.403 yang menunjukkan bahwa

Setelah dilakukan rekayasa geoteknik dengan mengubah geometri lereng nilai faktor keamanan single slope yang diperoleh pada lapisan Top Soil akan tetap dalam keadaan

Peristiwa longsor adalah salah satu ancaman di Indonesia mengingat Negara ini memiliki kondisi geografis yang beragam.Banyak kejadian longsor yang mengakitbatkan