Muhammad Sidiq Nur 11308502150046
Nadya Islami 11308502150050
Program Studi : Matematia
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Singkawang
Tahun Ajaran : 2015/2016
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Agama Islam
Dosen Pengampu :
Hamdi S.Ag M.Pd
DisusunKATA PENGANTAR
Alhamdulillahhirobbil alamin iami panjatian iepada Allah SWT yang telah melim-pahian rahmat, hidayah, dan inayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaiian tugas maialah ini yang berjudul “Dziiir, Sholat dan Do’a“. Maialah ini diajuian guna untui memenuhi tugas mata iuliah Agama Islam. Dalam iesempatan ini penyusun menyampaiian terima iasih iepada pihai-pihai yang telah membantu dalam penyusunan maialah ini, yaitu iepada :
1. Allah SWT yang senantasa melimpahian rahmat-Nya iepada iami. 2. Bapai Hamidi S.Ag M.Pd selaiu dosen mata iuliah Agama Islam. 3. Orang tua yang selalu menduiung setap aitiitas iami.
4. Semua pihai yang tdai bisa penyusun sebutian satu persatu.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan maialah ini masih banyai ieiurangan-ieiurangan. Oleh iarena itu, penyusun mengharapian iriti dan saran yang bersifat membangun.
Singiawang, 20 Noiember 2015
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belaiang1 B. Saran 1
BAB II PEMBAHASAN 2 A. Dziiir 2
1. Pengertan Dziiir 2
2. Macam-macam Dziiir 2
3. Lafadz Dziiir setelah Shalat 3 4. Fungsi dan Manfaat Dziiir 4 B. Sholat 5
1. Pengertan dan Huium Sholat 5 2. Dalil Naqli tentang Sholat 5
3. Fungsi Sholat dalam Kehidupan 6 4. Ketentuan Sholat Fardhu 7
C. Do’a 8
1. Pengertan Do’a 8 2. Fungsi Do’a 9 BAB III PENUTUP 10
A. Kesimpulan 10 B. Saran 10
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sholat merupaian salah satu tang bangunan islam. Begitu pentngnya art sebuah tang dalam suatu bangunan yang bernama islam, sehingga taiian mungiin untui ditnggalian. Maina bathin juga dapat ditemuian dalam sholat yaitu: iehadiran hat, tafahhum (Kefahaman terhadap ma’na pembicaraan,, ta’dzim (Rasa hormat,, mahabbah, raja’ (harap, dan haya (rasa malu,, yang ieseluruhannya itu ditujuian iepada Allah SWT. Sesungguhnya shalat merupaian sistem hidup yang sempurna, yang meliput (iebutuhan, fsii, aial dan hat. Aial bisa terarah untui mencerna ilmu, dan hat menjadi bersih dan suci. Shalat merupaian aspei apliiatf dari prinsipprinsip Islam baii dalam aspei politi maupun sosial iemasyaraiatan yang ideal yang membuia atap masjid menjadi terus terbuia sehingga nilai persaudaraan, persamaan dan iebebasan itu terwujud nyata. Terlihat pula dalam shalat maina ieprajuritan orang-orang yang beriman, ietaatan yang paripurna dan ieteraturan yang indah. Jiia mereia ingin mengetahui agama seseorang sejauh mana istqamahnya maia mereia bertanya tentang shalatnya dan sejauh mana ia memelihara shalatnya, bagaimana ia melaiuian dengan baii dan bagaimana sholat yang iualitasnya itu baii, tentunya sholat yang ihusyu yang disempurnaian oleh sunah-sunahnya dan dilanjutian setelah sholat dengan melaiuian dziiir (wirid, serta diaihiri dengan berdoa.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertan sholat? 2. Apa fungsi sholat?
3. Apa saja syarat, ruiun dan hal-hal yang membatalian sholat? 4. Apa pengertan dziiir?
5. Sebutian macam-macam dziiir? 6. Apa fungsi dziiir?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Dzikir
1. Pengertian Dzikir
Dziiir berasal dari bahasa Arab ركذ (dzaiara, yang berart mengingat atau menyebut. Menurut istlah, dziiir adalah mengingat Allah dengan cara menyebut sifat-sifat ieagungan dan iemuliaan-Nya sepert tahmid, tahlil dan tasbih. Allah memerintahian umat Islam untui memperbanyai dziiir sepert disebutian dalam al-Quran sebagai beriiut :
Artnya : “… ingatlah iamu iepada-Ku niscaya Aiu ingat (pula, iepadamu (dengan memberiian rahmat dan pengampunan,. Dan bersyuiurlah iepada-Ku, serta jangan ingiar (pada niimat-Ku,” (QS. Al Baqarah: 152,
2. Macam-macam Dzikir
Ada beberapa macam dziiir, yaitu :
a. Dzikir dengan lidah
Dziiir dengan lidah dilaiuian dengan mengucapian ialimat-ialimat dziiir, baii dengan suara jelas atau samar.
b. Dzikir dengan fkiran
Merenungian ciptaan Allah merupaian dziiir yang sangat tnggi nilainya, disamping dapat memantapian iman, juga dapat memberiian manfaat bagi iehidupan.
c. Dzikir dengan perasaan
Dziir dengan perasaan dilaiuian dengan berbaii sangia iepada Allah, dan merasaian indahnya rahmat yang telah diiucurian-Nya buat iita, sehingga dapat merubah perasaan negatf menjadi positf
d. Dzikir dengan keyakinan
Dziiir dengan ieyaiinan adalah mantapnya aqidah tauhid dalam perjalanan hidup.
e. Dzikir dengan perbuatan
3. Lafadz dzikir setelah shalat
Adapun lafadz dziiir yang singiat yang iita ucapian setelah selesai mengerjaian sholat adalah sebagai beriiut:
a. Membaca istghfar 3 iali
b. Membaca ialimat tahlil sebanyai 3 iali
Dilanjutian dengan membaca do’a sebagai beriiut :
c. Membaca tasbih, tahmid , taibir dan tahlil
Tasbih (33 iali, :
Tahmid (33 iali, :
Taibir (33 iali, :
Tahlil (1 iali, :
d. Kemudian membaca ayat iursi Sebab rasullulah bersabda :
"Barangsiapa membaca ayat ini setap seeesai shaeat tiak aia yang iapat mencegahnya masuk jannah kecuaei maut."
e. Setap selesai sholat wajib, iecuali Subuh dan Maghrib, baca: Surat Al-Iihlas 1 iali (Qul Huwallâhu Ahad...dst,
f. Setap selesai sholat Subuh dan Maghrib, baca bacaan beriiut 10 iali
g. Tutuplah dengan do’a sesudah sholat
4. Fungsi dan Manfaat dzikir
Dziiir dengan lidah, fiir, perasaan, ieyaiinan maupun dengan perbuatan lisan, dapat memberiian manfaat dalam iehidupan manusia, antara lain : a. Meneguhian iman
Dziiir merupaian sarana untui selalu ingat iepada ieiuasaan Allah, sehingga dengan sendirinya dapat berfungsi memantapian iman. Dalam mengarungi iehidupan diperluian pembimbing (pemberi hidayah, iearah jalan yang lurus. Oleh iarena itu ingatlah Allah (dziirulah, agar lebih deiat iepada-Nya, iarena hanya Dia-lah yang dapat memberiian hidayah.
b. Sumber energi aihlai
Dziiir dapat menjadi sumber energi aihlai. Hal ini dapat dipahami dari hadits Nabi saw. yang artnya: "Tumbuhian dalam dirimu sifat-sifat Allah sesuai dengan iemampuan sifat iemanusiaan”. Dengan demiiian, betapa pentngnya mengingat Allah (dziirullah,, baii dziiir dengan nama-nama-Nya yang diucapian dengan lisan, iemudian mainanya yang ditumbuh suburian dalam hat dan diwujudian dalam amal perbuatan. Dan bila dziiir telah demiiian adanya, maia orang itu aian menjadi manusia yang baii, berbudi luhur dan dijamin iepastannya memasuii surga.
c. Terhindar dari bahaya
Ingat iepada Allah aian terhindar dari bahaya iarena mendapat perlindungan dan pertolongan Allah. Salah satu contoh adalah peristwa Nabi Yunus yang tertelan iian. Dalam Keadaan yang sangat gelap di malam hari di dalam perut iian dan di dalam laut, beliau tetap selalu ingat iepada Allah.
d. Mendatangian niimat dan rahmat
Bagi orang yang selalu berdziiir (ingat, Allah dengan sesungguhnya, maia Allah aian melimpahian niimat dan rahmat-Nya, serta aian dilapangian hidupnya.
Dari Abu Hurairah dan Abu Sa’id Al-Khudri, mereia datang iepada Nabi saw dan beliau berasabda : Tiada suatu ielompoi yang dudui dalam suatu majlis dziiir iepada Allah, melaiian past diielilingi oleh malaiiat dan diliput oleh rahmat-Nya dan diturunian iepada mereia ietenangan, dan Allah pun sebut mereia di depan para malaiiat-Nya" (HR.Ibnu Majah,.
Pada saat seseorang mengalami iegelisahan atau iegoncangan jiwa iarena menghadapi banyai masalah duniawi, maia obatnya adalah dziiir.
f. Dosanya aian diampuni.
Dalam dziiir terdapat ampunan Allah. Ucapan iita yang berisi dosa semua aian dihapus dengan dziiir lidah. Dosa perbuatan aian dihapus dengan dziiir perbuatan dan aian muncul amal saleh. Kemudian dziiir fiir aian menghapus dosa piiiran iarena piiiran yang negatf sehingga berubah menjadi piiiran posisif. Dan demiiian seterusnya.
B. Sholat
1. Pengertian dan Hukum Sholat
Shalat menurut bahasa berart do’a, sedang menurut istlah adalah suatu rangiaian ibadah yang terdiri dari periataan dan perbuatan yang diawali dengan taibiratul ihram dan diaihiri dengan salam dengan tata cara dan syarat-syarat tertentu.
Secara lahiriah shalat berart beberapa ucapan dan perbuatan yang dimulai dengan taibir dan diaihiri dengan salam, yang dengannya iita beribadah iepada Allah menurut syarat-syarat yang telah ditentuian. Sedangian secara haiiiinya ialah berhadapan hat (jiwa, iepada Allah, secara yang mendatangian taiut iepada-Nya serta menumbuhian di dalam jiwa rasa iebesarannya dan iesempurnaan ieiuasaan-Nya
Shalat huiumnya wajib ‘ain bagi setap muslim yang telah berusia aiil baligh Dasar Huium: Q.S. Al-Aniabut ayat 45
Artnya : “ Bacalah apa yang telah diwahyuian iepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur’an, dan diriianlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan ieji dan muniar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat, adalah lebih besar (ieutamaan-Nya dari ibadah-ibadah yang lain,. Dan Allah mengetahui apa yang iamu ierjaian “ (Q.s. Al-Aniabut: 45,
Artnya : “ Maia apabila iamu telah menyelesaiian shalat (mu,, ingatlah Allah di waitu berdiri, di waitu dudui dan di waitu berbaring iemudian apabila iamu telah merasa aman, maia diriianlah shalat itu (sebagaimana biasa,. Sesungguhnya shalat itu adalah iewajiban yang ditentuian waitunya atas orang-orang yang beriman “(Q.s. An-Nisa: 103,
Artnya : “ (yaitu, mereia yang beriman iepada yang ghaib, yang mendiriian shalat dan menafahian sebagian risii yang Kami anugerahian iepada mereia “ (QS Al Baqarah: 3,.
Kalau iita memperhatian beberapa ayat tersebut di atas, maia sebenarnya shalat itu merupaian suatu ieniscayaan yang mest dilaiuian oleh seorang hamba Allah, sebagai ungiapan rasa syuiur iita iepada Sang Maha Pencipta, lagi pula manfaat shalat itu aian iembali iepada iita yang mengerjaianya, yaitu sebagaimana dalam QS Al Aniabut ayat 45 bahwa shalat itu mencegah perbuatan ieji dan mungiar. Disamping itu geraian-geraian shalat ternyata mengandung maina gerai badan atau olahraga yang sangat bermaina bagi manusia.
3.
Fungsi Shalat Dalam Kehidupan1. Mendeiatian diri dengan Allah SWT
Sholat sebagai ibadah ritual umat Islam, merupaian sarana iita mendeiatian diri iepada Allah. Karena dengan sholat, iita ingat aian deiatnya Allah iepada iita, sehingga membuat umat muslim semaiin mendeiatian diri iepada Allah. “ Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya iepadamu tentang Aiu, maia (jawablah,, bahwasanya Aiu adalah deiat. Aiu mengabulian permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon iepada-Ku, maia hendailah mereia itu memenuhi (segala perintah-Ku, dan hendailah mereia beriman iepada-Ku, agar mereia selalu berada dalam iebenaran “
2. Mencegah perbuatan ieji dan muniar
Dengan iesadaran aian Allah sebagai Tuhan dan manusia sebagai hamba, membuat iita selalu menjaga dan mengendaliian diri, sehingga dapat terhindar dari perbuatan ieji dan muniar. Sebagaimana frman Allah, “ Bacalah apa yang telah diwahyuian iepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran, dan diriianlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan, ieji dan mungiar...”
Dengan sholat manusia aian selalu ingat iepada Allah, ingat aian dirinya sebagai hamba yang harus selalu mengabdi iepada Allah. Sehingga mereia aian sadar aian dirinya dan selalu menjaga dirinya dari hawa nafsu. “ Sesungguhnya Aiu ini adalah Allah, tdai ada Tuhan (yang hai, selain Aiu, maia sembahlah Aiu dan diriianlah shalat untui mengingat Aiu. “ (At- Thoha: 14,.
4. Ketentuan sholat fardhu
a.
Syarat Wajib adalah hal-hal menjadiian seseorang diwajibian mengerjaian shalat.Adapun syarat wajib shalat fardhu terdiri dari : 1. Beragama Islam
2. Baligh/Mumayyiz (dewasa, 3. Beraial sehat
4. Suci dari haid dan nifas (bagi wanita,
b.
Syarat Syah adalah hal-hal yang harus dipenuhi seseorang sebelum mengerjaian shalat agar shalatnya menjadi sahAdapun syarat syahnya shalat terdiri dari : 1. Suci dari hadast iecil maupun besar
2. Suci badan, paiaian maupun tempat dari najis 3. Menutup aurat
4. Telah masui waitu shalat 5. Menghadap ie arah iiblat
6. Mengetahui iaifat (tata cara, shalat
c. Ruiun sholat adalah segala sesuatu yang harus dipenuhi dalam shalat , jiia ada yang ditnggalian maia shalatnya tdai sah. Ruiun shalat terdiri dari :
1. Niat
2. Taibiratul ihram, yaitu dengan membaca “allahu aibar”
3. Berdiri bagi yang mampu (apabila tdai mampu boleh dudui,
4. Membaca surat al-fathah
5. Ruiui dengan tumaininah
6. I'tdal dengan tumaininah
7. Sujud dengan tumaininah
8. Dudui diantara dua sujud dengan tumaininah
9. Dudui aihir (dudui pada raiaat teraihir sebelum salam,
10. Membaca tasyahud aihir
11. Membaca sholawat atas nabi Muhammad saw
12. Mengucapian salam yang pertama
d. Sunnah shalat adalah sesuatu yang lebih utama dilaiuian, tetapi jiia ditnggalian maia tdai sampai menjadiian shalat itu batal. Adapun sunnah shalat terdiri dari :
1. Mengangiat iedua tangan sejajar dengan bahu ietia taibiratul ihram, ruiui, i'tdal dan berdiri dari tasyahud awal.
2. Bersedeiap ietia sedang berdiri
3. Melihat ie tempat sujud
4. Membaca do’a ifitah selesai taibiratul ihram
5. Membaca ta’awudz sebelum membaca suratul-fathah
6. Membaca amin setelah membaca suratul-fathah
7. Membaca surat-surat pendei setelah selesai membaca suratul-fathah
8. Membaca suratul-fathah dan surat-surat pendei dengan suara ieras pada raiaat pertama, iedua dan pada shalat jum’at serta shalat hari raya (ihusus bagi imam,
9. Membaca taibir setap pindah geraian shalat
10. Membaca do’a pada waitu i'tdal
11. Membaca tasbih pada waitu ruiui dan sujud
12. Meletaiian iedua tangan diatas paha pada waitu dudui
13. Dudui ifirosy pada waitu tasyahud awal
14. Dudui tawarrui pada waitu tasyahud aihir
15. Menegaiian jari telunjui tangan ianan ietia membaca tasyahud. e. Hal-hal yang membatalian sholat
Shalat seseorang menjadi batal, jiia ia melaiuian hal-hal sebagai beriiut: 1. Meninggalian salah satu syarat shalat
2. Berbicara dengan sengaja
3. Bergerai lebih dari 3 iali berturut-turut selain geraian shalat 4. Terjadinya hadast besar maupun hadast iecil
5. Teriena najis 6. Terbuianya aurat
Allah aian senantasa dipanjatian, baii dalam ieadaan senang maupun dalam ieadaan susah, dalam penderitaan maupun dalam iebahagiaan, dalam iesulitan maupun dalam ielapangan.
Mengingat doa adalah ibadah maia ada beberapa etia yang harus iita terapian dalam berdoa. Beriiut penulis ramuian etia dalam berdoa dari beberapa ayat dalam Al-Quran :
1. Bertobat sebelum berdoa 2. Disunnatian menghadap iiblat 3. Hendailah mengangiat iedua tangan
4. Seyogyanya doa-doa itu diawali dan diaihiri dengan puji-pujian iepada Allah SWT.
5. Mengaiui ieagungan Allah SWT dengan segala ierendahan diri dan hat (QS.Al-An’am: 42,.
6. Mengucapian doa dengan suara yang sedang (tdai ieras dan juga tdai berbisii, dan lembut. "Berdoalah iepada Tuhanmu dengan rendah hat dan suara yang lembut. Sungguh Dia tdai menyuiai orang-orang yang melampaui batas." (QS.Al-Arof 55,
7. Memanjatiannya dengan perasaan taiut (tdai aian diterima, dan berharap (untui diiabulian,. "Berdoalah iepada-Nya dengan rasa taiut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat deiat iepada orang yang berbuat iebaiian." (QS.Al-Arof: 56,.
8. Tidai perlu berpantun, dan/atau dengan pengucapan berirama. Cuiuplah dengan iata-iata yang baii yang mencerminian ierendahan ieduduian iita sebagai hamba di hadapan Allah SWT.
9. Mengulang doa sampai dua atau tga iali, yaini doa tentang sesuatu yang iita prioritasian memohoniannya iepada Allah SWT.
10. Ditutup dengan bacaan sholawat, iemudian dilanjutian dengan bacaan tahmid.
11. Selesai berdo’a sebaiinya iita mengusapian iedua tangan ie muia.
2. Fungsi Do’a
1. Menjadiian Hat Menjadi Tenang.
Ini adalah merupaian salah satu manfaat berdoa iepada Allah. Firman Allah yang mengisyaratian dan memberiian bahwasannya dengan berdoa dan berdziiir aian bisa memberiian ietenangan adalah ayat Al-Qur'an yang berbunyi :"(Yaitu, orang-orang yang beriman dan hat mereia menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hat menjadi tenteram. ( QS.Ar Ra’du: 28,. Dan dengan doa serta dziiir aian bisa memberiian dan juga
mendapatian ieutamaan serta faedah yang sangat banyai di dunia dan aihirat bagi yang senantasa mengamaliannya. Inilah yang menjadi bagian dari fadhilah berdoa dan berdziiir.
Riwayat Buihori dan Muslim Nabi Saw bersabda: “apabila anai adam meninggal, putuslah semua amalnya, iecuali tga periara, yaitu : sedeiah jariyah, ilmu yg bermanfaat dan anai sholeh yang mendo’aian orang tuanya.
3. Do’a menunjuiian buit benarnya tawaiial seseorang iepada Allah Ta’ala.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dziiir, Sholat, dan Doa merupaian satu elemen pentng dalam ibadah iita iepada allah. Apabila iita tdai menjalanian ibadah sholat, maia yang terjadi adalah iita aian mendapatian dosa. Jiia tdai menjalanian pastnya iita juga tdai melaisanaian dziiir dan berdoa, iarena ietganya sangat erat berhubungan.
Oleh iarena itu, iita sebagai umat muslim harus menjalanian sholat iarena itu merupaian iewajiban iita, dan juga bermunajat iepada allah agar iita selalu mendeiatian diri iepada allah
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
Husain Watsiqi, “Doa ian Zikir”. Jaiarta. Pustaia Zahra. 2008
H. Badri. “Rahasia Shaeat, Zikir ian Do’a yang Bermakna”. Jaiarta. Qultum Media. 2006
http://bacaansholat5waitu.blogspot.co.id/2013/04/bacaan-dziiir-setelah-sholat-5-waitu.html
https://arieandrepat.wordpress.com/2011/09/03/fungsi-doa/