• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PENELITIAN TIM PASCA SARJANA PR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PROPOSAL PENELITIAN TIM PASCA SARJANA PR"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

USULAN

TIM PENELITIAN PASCASARJANA

PENDOKUMENTASIAN HIERARKI KESANTUNAN BERBAHASA MASYARAKAT CIREBON SEBAGAI WUJUD PEMERTAHANAN BUDAYA

TIM PENGUSUL:

1. Prof. Dr. Tajudin Nur, M.Hum. (NIDN: 0006065905)

2. Dr. Tubagus Chaeru Nugraha, M. Hum. (NIDN: 00024097001)

UNIVERSITAS PADJADJARAN MEI, 2017

(2)
(3)

3

IDENTITAS DAN URAIAN UMUM

1. Judul Penelitian:

PENDOKUMENTASIAN HIERARKI KESANTUNAN BERBAHASA

MASYARAKAT CIREBON SEBAGAI WUJUD PEMERTAHANAN BUDAYA

2. Tim Peneliti:

No Nama Jabatan Bidang Keahlian

Instansi Asal Alokasi Waktu (Jam/minggu) 1 Prof. Dr. Tajudin

Nur, M. Hum.

Ketua Peneliti

Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Unpad

18

2 Dr. Tubagus Chaeru Nugraha, M. Hum.

Anggota Peneliti

Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Unpad

12

3. Objek Penelitian dan Segi yang akan diteliti:

Tuturan penutur jati Basa Cerbon (Bahasa Cirebon) dalam percakapan sehari-hari

serta dimensi sosial yang melatarbelakangi hierarki kesantunan berbahasa masyarakat

Cirebon ditinjau dari kajian sosiopragmatik.

4. Masa Pelaksanaan: Mulai : Januari 2018 Berakhir : Desember 2020

5. Usulan Biaya DRPM Ditjen Penguatan Risbang

Tahun 1: Rp. 480.000.000,- (empat ratus delapan puluh juta rupiah) Tahun 2: Rp. 480.000.000,- (empat ratus delapan puluh juta rupiah) Tahun 3: Rp. 480.000.000,- (empat ratus delapan puluh juta rupiah)

6. Lokasi Penelitian:

Lokasi penelitian bertempat di wilayah tiga Cirebon, yaitu:

(1) Kota Cirebon (Kec. Lemahwungkuk, Kec. Kejaksan, Kec. Pekalipan, dan Kec. Harjamukti);

(2) Kabupaten Cirebon (Kec. Sumber, Kec. Arjawinangun, Kec. Kapetakan, dan Kec. Losari);

(3) Kabupaten Indramayu (Kec. Kertasmaya, Kec. Jatibarang, Kec. Karang Ampel, dan Kec. Balongan);

(4)

(5) Kabupaten Kuningan (Kec. Cidahu, Kec. Ciledug, Kec. Luragung, dan Kec. Linggarjati).

7. Instansi Lain Yang Terlibat: Tidak ada

8. Temuan Yang Ditargetkan:

Menghasilkan skema dimensi sosial yang melatarbelakangi penggunaan Basa

Bebasan (bahasa halus) dan Basa Padinan (bahasa tidak halus) sebagai hierarki

berbahasa dalam Basa Cerbon sebagai budaya masyarakat Cirebon.

9. Kontribusi Mendasar Pada Bidang Ilmu:

Penelitian ini berupaya untuk merumuskan dasar penggunaan Basa Bebasan

(bahasa halus) dan Basa Padinan (bahasa tidak halus) oleh penutur jati Basa

Cerbon. Penelitian terhadap hirearki kesantunan berbahasa dalam masyarakat

Cirebon ini belum pernah diteliti sebelumnya, sehingga penelitian ini dapat

berkontribusi dalam penetapan status Basa Cerbon, apakah sebuah bahasa atau

dialek. Selain itu, penelitian ini dapat dijadikan sebagai batu loncatan untuk

mendokumentasikan Basa Cerbon yang selama ini belum banyak dibukukan.

Penelitian ini menjadi sangat penting karena bila tidak dilakukan maka bahasa

Cirebon yang penuturnya hanya berada di wilayah keresidenan Cirebon (Kota dan

Kab. Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kab. Kuningan) dikhawatirkan secara

pelan tapi pasti akan punah karena desakan/pengaruh bahasa lain yang lebih kuat,

pengaruh budaya global, dan sebagainya.

Jurnal Ilmiah Yang Menjadi Sasaran:

Tahun ke- Jurnal Internasional Jurnal Nasional Terakreditasi

Tahun 1 (submitted) Gema Online Journal of Language Studies

(Terindeks Scopus Q2)

(5)

5

Tahun 2 Gema Online Journal of Language Studies (Terindeks Scopus Q2)

Metalingua

Tahun 3 3L: Language, Linguistics, and Literature (Terindeks Scopus Q1)

Linguistik Indonesia

Rencana Luaran Lainnya:

Penelitian ini memiliki target luaran yang akan dicapai di setiap tahunnya seperti

publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi (terindeks scopus) dan Jurnal Nasional

Terakreditasi yang telah dijabarkan pada poin di atas. Selain itu, hasil penelitian ini juga

akan disosialisasikan dalam bentuk seminar diseminasi atau FGD dan diikutsertakan

dalam seminar atau konferensi tingkat nasional maupun internasional. Jangkauan akhir

penelitian ini akan menghasilkan publikasi inseminasi berupa ensiklopedi bahasa sebagai

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Pengesahan 2

Identitas dan Uraian Umum 3

Ringkasan 7

Bab 1 Pendahuluan 8

Bab 2 Tinjauan Pustaka 11

Bab 3 Metode Penelitian 16

Bab 4 Biaya dan Jadwal Penelitian 18

Referensi 20

Lampiran 1. Justifikasi Anggaran Penelitian 21

Lampiran 2. Dukungan Sarana dan Prasarana 32

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti 33

Lampiran 4. Biodata Tim Pengusul 34

Lampiran 5. Surat Pernyataan Ketua Peneliti 60

(7)

7

RINGKASAN

Pada proposal penelitian ini, akan paparkan penelitian tentang dimensi sosial yang

melatarbelakangi penggunaan hierarki berbahasa dalam Basa Cerbon, yakni Basa

Bebasan (bahasa halus) dan Basa Padinan (bahasa tidak halus) oleh Masyarakat

Cirebon. Data berupa ujaran sehari-hari penutur jati Basa Cerbon akan dianalisis dengan

menggunakan teori dimensi sosial usungan Janet Holmes (2001) dengan empat faktor

utama yaitu: (1) jarak sosial/solidaritas (social distance), (2) status sosial/kekuasaan

(status scale), (3) formalitas (formality), dan (4) fungsi percakapan, efektif dan

referensial (two functional: the purposes or topic interaction). Penelitian ini merupakan

penelitian linguistik yang mengambil data langsung dari lapangan dengan titik lokasi

pengamatan dan pengambilan data bertempat di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon,

Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Titik lokasi

penelitian ditentukan berdasarkan pertimbangan bahwa wilayah Cirebon mulanya

merupakan wilayah keresidenan yang dahulunya meliputi wilayah Kabupaten Cirebon,

Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten

Indramayu. Penelitian ini bertujuan selain untuk memetakan kesantuan berbahasa, juga

bertujuan untuk mendokumentasikan Basa Cerbon dan budaya di dalamnya. Ini sejalan

dengan mandat yang terkandung di dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat

No. 14 Tahun 2014 tentang pemeliharaan bahasa, sastra, dan akasara daerah. Setiap

tahunnya, penelitian ini menghasilkan dua publikasi, yaitu jurnal internasional terindeks

scopus dan jurnal nasional terakreditasi, dan juga akan dipresentasikan pada seminar

tingkat nasional maupun internasional. Jangkauan akhir penelitian ini akan

menghasilkan publikasi inseminasi berupa ensiklopedi sebagai bentuk dokumentasi

(8)

BAB 1. PENDAHULUAN

Basa Cerbon merupakan salah satu bahasa daerah yang terdapat di wilayah Provinsi

Jawa Barat yang berasal dari rumpun bahasa Austronesia. Basa Cerbon hingga saat ini,

digunakan oleh masyarakat di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten

Indramayu, dan di wilayah Majalengka dan Kuningan yang berbatasan langsung dengan

wilayah Cirebon atau Indramayu.

Secara geografis, letak wilayah Cirebon yang berada di kawasan antara budaya Sunda

dan Jawa telah menyebabkan kedua budaya besar di Indonesia tersebut sedikit

banyaknya memengaruhi budaya Cirebon. Tentunya hal ini juga memengaruhi Basa

Cerbon berupa kemiripan dengan Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda. Beberapa kemiripan

inilah yang kerap kali memberikan identitas ambigu terhadap Basa Cerbon. Ironisnya,

masyarakat Sunda mengganggap Basa Cerbon merupakan bagian dari Bahasa Jawa dan

masyarakat Jawa mengganggap Basa Cerbon merupakan bagian dari Bahasa Sunda

sementara masyarakat Cirebon tentu saja beranggapan bahwa Basa Cerbon ya Basa

Cerbon, bahasanya orang Cirebon. Ini unik tapi juga membingungkan.

Akan tetapi bila diperhatikan dengan seksama, Basa Cerbon memiliki kekhasannya

sendiri yang dapat mencirikan dirinya dari Bahasa Sunda maupun Bahasa Jawa.

Kekhasan tersebut dapat dilihat dari bentuk kosakatanya dan bagaimana kosakata

tersebut digunakan. Misalnya kata dahar „makan‟ yang dapat ditemukan baik dalam

Basa Cerbon maupun Bahasa Sunda, merupakan bentuk yang paling sopan yang

biasanya digunakan saat berbicara dengan mitra tutur yang lebih tua untuk menunjukkan

hormat dan kesantunan si penutur. Namun kata „dahar‟ memiliki fungsi komunikatif

dan peruntukan yang berbeda dalam Bahasa Sunda, yaitu biasanya digunakan untuk

berbicara dengan mitra tutur yang seumuran atau kepada yang lebih muda. Kata ini

dinilai kasar bila diutarakan kepada orang yang lebih tua atau orang yang tidak kenal.

Selanjutnya, contoh kata yang dapat ditemukan baik dalam Basa Cerbon maupun

Bahasa Jawa yaitu kacung. Kata ini merupakan bentuk sapaan dalam Basa Cerbon biasa

digunakan penutur untuk memanggil anak kecil laki-laki atau memanggil laki-laki yang

usianya di bawah penutur. Berbeda dalam Bahasa Jawa, kata kacung bermakna „jongos kecil‟. Melihat dari fenomena bahasa tersebut, sehingga nampak adanya perbedaan dalam penggunaan kata-kata yang sama dalam Basa Cerbon, Bahasa Sunda, dan Bahasa

(9)

9

Berbicara soal kesantunan berbahasa, Basa Cerbon juga memiliki hierarki kesantunan

atau tata krama berbahasa yang dipakai oleh penutur jati untuk berkomunikasi dalam

kehidupan sehari-hari. Bila dalam Bahasa Sunda dikenal istilah undak usuk Basa Sunda,

sementara dalam Bahasa Jawa dikenal dengan istilah udha usuk Basa Jawa, dalam Basa

Cerbon juga ada yang disebut dengan istilah unggah ungguh Basa Cerbon. Tingkatan

berbahasa dalam Bahasa Sunda yaitu ; sementara Bahasa Jawa ada tiga tingkatan yaitu

(1) basa krama, (2) basa madya; dan(3) basa ngoko; dalam Bahasa Sunda terdapat dua

tingkatan yaitu (1) basa lemes dan (2) basa kasar; sedangkan dalam Basa Cerbon

terdapat dua tingkatan, yaitu (1) basa bebasan dan (2) basa padinan.

Kesantunan berbahasa yang dikenal dengan tata krama berbahasa tersebut juga

ditemukan dalam Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa. Kesantunan dalam kedua bahasa

tersebut sudah ditetapkan fungsi kegunaannya oleh berbagai penelitian dalam bidang

ilmu Linguistik. Bila dilihat dari segi situasi tutur, baik dalam Bahasa Jawa maupun

Bahasa Sunda, penutur jati menggunakan ragam bahasa paling tinggi/paling sopan bila

mereka dihadapkan pada situasi berbicara dengan orang yang lebih tua. Bauer (2007 :

282) mengemukakan bahwa Bahasa Jawa memiliki istilah kekerabatan/panggilan yang terstruktur dan tertata “well-developed „elevated‟ register”. Sementara itu, Bauer (2007: 339) menyatakan bahwa Bahasa Sunda memiliki kosakata yang terstruktur dan tertata

untuk menyatakan „penghormatan‟ dalam kesantunan berbahasa “well-developed

vocabulary for showing respect”.

Diketahui bahwa hierarki tertinggi dalam Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa digunakan

penutur untuk berbicara kepada mitra tutur yang usianya lebih tua atau kepada orang tua

sementara hirarki bahasa tertinggi dalam Basa Cerbon peruntukkannya kini belum dapat

dipastikan, apakah digunakan dalam situasi tutur berbicara dengan orang yang lebih tua

atau orang tua. Pasalnya temuan di lapangan melaporkan beberapa peristiwa komunikasi

yang gagal ketika penutur berbicara dengan mitra tuturnya menggunakan basa bebasan.

Basa bebasan tersebut tidak dapat dimengerti atau ketika digunakan saat berbicara

kepada orangtua/orang yang lebih tua dengan status sosial (terlihat dari pendidikan)

yang rendah, seperti tukang becak, buruh tani, dll. Oleh sebab itu muncul keingintahuan

tim peneliti ini untuk meneliti motif atau latar belakang penggunaan basa bebasan dan

basa padinan di wilayah Cirebon. Motif atau latar belakang tersebut dapat dikaji dengan

(10)

Penelitian ini sendiri dilakukan sejalan dengan mandat yang terkadung dalam Peraturan

Daerah Provinsi Jawa Barat No. 14 Tahun 2014 tentang pemeliharaan bahasa, sastra,

dan akasara daerah. Perlindungan terhadap bahasa daerah (dalam Pasal 7a) bertujuan

untuk mempertahankan kedudukan dan fungsi bahasa daerah sebagai pembentuk

kepribadian suku bangsa dan peneguh jati diri kedaerahan. Basa Cerbon, bersama

dengan bahasa daerah lainnya inilah yang memberikan karakter budaya ke dalam

Bahasa Indonesia. Artinya Bahasa Indonesia tidak memiliki budaya jika tidak

dituangkan budaya-budaya dari berbagai daerah di tanah air ini ke dalamnya. Oleh sebab

itu, penelitian ini dilakukan sebagai wujud perlindungan dan pendokumentasian

terhadap bahasa daerah (dalam hal ini Basa Cerbon). Di samping itu, penelitian ini pun

perlu untuk dilakukan mengingat juga masih sangat jarang penelitian dan publikasi yang

mengulas tentang Bahasa Cirebon.

Tujuan Khusus:

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mendokumentasikan dasar penggunaan

Basa Bebasan dan Basa Padinan oleh penutur jati Basa Cerbon dalam budaya

masyarakat Cirebon, melalui pengamatan langsung di lima lokasi penelitian strategis di

Wilayah Cirebon.

Urgensi (Keutamaan) Penelitian:

Urgensi dari penelitian ini adalah sebagai pengisi ruang rumpang dalam penelitian

tentang penetapan status kebahasaan Basa Cerbon. Penelitian tentang penetapan status

kebahasaan Basa Cerbon tersebut dilakukan oleh Supriatnoko (2015) dalam penelitian disertasinya yang berjudul “Pemetaan Basa Cerbon: Distribusi variasi dan penetapan status”. Sementara penelitian kami ini dapat dijadikan sebagai embrio penelitian selanjutnya yang fokus pada kajian lingustik bandingan historis. Sebagaimana yang

sudah disebutkan bahwa Basa Cerbon dipengaruhi oleh Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa.

Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pembanding untuk ketiga

bahasa daerah tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bermaksud untuk

(11)

11

Rencana Target Capaian Tahunan:

No Jenis Luaran Indikator Capaian

TS TS+1 TS+2

1 Publikasi Ilmiah Jurnal Internasional Terindeks Scopus

Submitted Accepted /Published

Accepted /Published

Jurnal Nasional Terakreditasi

Submitted Accepted /Published

Accepted /Published

2 Pemakalah dalam Pertemuan Ilmiah/

3 Ensiklopedi Bahasa (ISBN) Draft Draft Editing/Terbit

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

Hierarki bahasa merupakan salah satu topik kebahasaan yang dibahas dalam kajian

sosiopragmatik. Sosiopragmatik sendiri berkaitan dengan menganalisis pola yang

signifikan dari keadaan interaksi sosial tertentu dan/atau dalam sistem sosial tertentu.

Misalnya, suatu tindak tutur mungkin dapat dicapai dengan berbeda dalam konteks dan

situasi sosial yang berbeda pada kelompok sosial yang berbeda pula. Tosborg (1995)

mengemukakan bahwa sosiopragmatik meliputi analisis terhadap penggunaan tindak

tutur yang berhubungan dengan situasi sosial dan fungsi sosial bahasa yang mengarah

pada kajian linguistik.

Sosiopragmatik diturunkan dari sosiolinguistik, yakni satu kajian dalam linguistik yang

merupakan gabungan antara disiplin sosiologi dan disiplin linguistik. Singkatnya, dapat

dikatakan bahwa sosiolinguistik adalah bidang ilmu antardisiplin yang mempelajari

bahasa dalam kaitannya dengan penggunaan bahasa itu di dalam masyarakat. Sebagai

objek dalam sosiolinguistik, bahasa tidak dilihat atau didekati sebagai bahasa,

sebagaimana sarana interaksi atau komunikasi di dalam masyarakat manusia.

Sosiolinguistik secara umum dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari bahasa

dalam hubungan pemakaiannya di masyarakat. Definisi tersebut sejalan dengan Holmes

(12)

tentang hubungan bahasa dan pemakaiannya dalam konteks sosial kemudian membuat

sosiolinguistik mencakup banyak bahan kajian di dalamnya.

Selanjutnya, penjelasan mengenai sosiolinguistik juga datang dari Coulmas (2003).

Coulmas menyatakan bahwa sosiolinguistik merupakan disiplin ilmu yang kajiannya

mencakup keragaman bahasa dalam suatu komunitas. Dengan pendapat tersebut, penulis

menarik simpulan bahwa sosiolinguistik membahas tentang bagaimana bahasa dapat

digunakan dalam cara yang bervariasi dalam suatu komunitas sesuai dengan konteks

yang ada.

Sejalan dengan definisi yang dipaparkan Coulmas, Meyerhoff (2006: 3) juga

menjelaskan beberapa hal yang dibahas dalam ilmu sosiolinguistik. Diantaranya

dituliskan yaitu sebagai berikut.

(a) Siapa saja yang menggunakan bentuk bahasa atau bahasa yang berbeda?

(b)Kepada siapa mereka menggunakan bahasa tersebut?

(c)Apakah mereka sadar akan pilihan (bahasa) tersebut?

(d)Mengapa beberapa bahasa lebih cenderung digunakan daripada bahasa lainya?

(e) Jenis informasi sosial apa yang terdapat dalam penggunaan bentuk bahasa atau

bahasa yang berbeda?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengacu pada satu hal yang sama, yaitu keragaman

bahasa dalam penggunaannya pada suatu konteks tertentu dapat disimpulkan bahwa

sosiolinguistik merupakan ilmu yang erat kaitannya dengan ragam atau variasi

penggunaan bahasa dalam konteks tertentu. Jelas ini berhubungan dengan hierarki

bahasa yang menjadi pokok utama pembahasan penelitian ini.

Berbicara mengenai kajian sosiopragmatik sudah tentu tidak dapat dipisahkan dari

kajian pragmatik. Dalam penelitian ini, pragmatik memegang peranan penting yaitu

dalam menentukan maksud ujaran penutur jati dengan mempertimbangkan konteksnya.

Yule (1996), memaparkan bahwa pragmatik adalah; (1 ) bidang yang mengkaji makna

pembicara, (2) bidang yang mengkaji makna menurut konteks pragmatiknya, (3) bidang

yang melebihi kajian tentang makna yang diujarkan, mengkaji makna yang

dikomunikasikan atau terkomunikasi oleh pembicara, dan (4) bidang yang mengkaji

bentuk ekspresi menurut jarak sosial yang membatasi partisipan yang terlibat dalam

percakapan tertentu.

(13)

13

tentang konteks, yaitu semua pemahaman latar belakang yang dianggap diketahui oleh

penutur dan yang memberi sumbangan terhadap pemahaman petutur pada ujaran

penutur. Cutting (2003: 13) menjelaskan konteks menjadi tiga bagian yaitu:

(1) Konteks situasi (situational context)

Dalam konteks situasi terdapat tuturan penutur sehubungan dengan hal- hal yang

dilihat di sekitarnya saat itu.

(2) Konteks pengetahuan latar belakang (background knowledge context)

Konteks ini terbagi menjadi dua bagian yaitu; a. pengetahuan umum (cultural

knowledge), b. pengetahuan spesifik (interpersonal knowledge); pengetahuan

yang spesifik seringkali bersifat pribadi mengenai sejarah penutur.

(3) Konteks ko-tekstual (co-textual context)

Konteks ini ialah konteks yang terjadi dalam teks itu sendiri. Hal-hal yang

diketahui oleh masing-masing partisipan mengenai hal-hal yang telah mereka

ujarkan dapat dilihat dalam teks tuturan mereka.

Dalam penelitian ini, pokok bahasan akan difokuskan pada penggunaan Basa Bebasan

dan Basa Padinan dalam Basa Cerbon. Analisis mula-mula akan dimulai dengan

melihat latar belakang penutur jati. Oleh Holmes (2001), tolak ukur tersebut disebut

dengan istilah social dimension atau dimensi sosial. Dimensi sosial dibagi menjadi

empat bagian yang merupakan kelanjutan dari faktor sosial yang telah Holmes jelaskan

sebelumnya (Holmes, 2001: 8). Faktor-faktor yang menjadi kaitan munculnya dimensi

sosial tersebut terbagi atas empat faktor sebagai berikut, yaitu:

(1) Who: The participants. Dengan siapa orang tersebut berbicara atau siapakah yang

sedang berbicara. Ini merupakan faktor sosial pertama yang menentukan linguistic

choice yang akan dipilih oleh seseorang saat bercakap-cakap.

(2) Where: The settings or the context. Dimana percakapan tersebut terjadi, juga

merupakan variabel penentu jalannya sebuah percakapan antara dua partisipan yang

terlibat.

(3) What: The topic. Apa yang sedang dibicarakan merupakan hal penting yang harus

diperhatikan saat seseorang memilih bagaimana cara ia mengekspresikan suatu hal,

formal atau informal.

(4) Why: The function. Fungsi sebuah percakapan erat kaitannya pula dengan maksud

atau tujuan dari kedua belah pihak yang terlibat (goals). Ini sangat menentukan

(14)

Adapun dimensi sosial oleh Holmes (2001 : 9) dirumuskan ke dalam empat bagian yang

dijabarkan sebagai berikut, yaitu:

(1) Jarak sosial/solidaritas (social distance)

Dalam bertutur, seseorang akan mempertimbangkan kedekatan/hubungan sosial

dengan mitra tuturnya. Semakin mereka merasa kenal atau akrab dengan seseorang,

maka akan semakin santai pula pilihan cara bertuturnya. Holmes lebih memilih

untuk menggunakan istilah intimate bagi kadar solidaritas yang tinggi sedangkan

untuk solidaritas yang rendah atau tidak ada solidaritas sedikitpun ia menggunakan

istilah distant. Salah satu bentuk dari adanya solidaritas atau jarak sosial dalam

percakapan adalah terjadinya alih kode atau Code Switching.

(2) Status sosial/kekuasaan (status scale)

Saat seseorang yang memiliki status sosial yang lebih tinggi atau kekuasaan

dalam suatu lingkungan, maka ia akan cenderung memilih menggunakan bahasa

yang (relatif lebih) tinggi dan baik dalam cara pemilihan kosakata maupun

pengucapan. Berbeda dengan apa yang terjadi pada orang yang memiliki

kekuasaan yang lebih rendah, biasanya ia akan memilih bahasa yang biasa-biasa

saja. Pemilihan bahasa dipengaruhi oleh kekuatan fisik, kesehatan, usia, jenis

kelamin, tingkat keagamaan, lingkungan tempat tinggal, hingga keadaan

keluarga dalam besar kecilnya kekuasaan (power) yang dimiliki seseorang

dalam suatu percakapan atau yang bisa disebut juga dengan istilah status sosial

(status).

Intimate Distant

Solidarity Low Solidarity

Skala Jarak Sosial (Holmes: 2009 : 9)

Superior High Status

(15)

15

(3) Formalitas (formality)

Formalitas merupakan sebuah gambaran keadaan yang mempengaruhi bagaimana

seseorang bertutur. Dua orang yang terlibat dalam sebuah percakapan yang bersifat

formal akan lebih menggunakan pilihan bahasa dan cara bertutur yang formal pula

dibandingkan dalam keadaan yang lebih santai atau tidak formal. Terdapat pengaruh

keformalitasan konteks dan kriteria perhatian yang diberikan dalam sebuah

percakapan yang sebenarnya sangat berpengaruh sekali dengan cara bertutur

seseorang. Keformalitasan merupakan sebuah keadaan percakapan yang

mempengaruhi cara berkomunikasi seseorang. seseorang biasanya memilih untuk

menggunakan strategi kesopanan yang lebih baik biasanya terjadi dalam konteks

berbicara yang lebih formal dibanding keadaan informal.

(4) Fungsi percakapan, afektivitas dan referensial (two functional: the purposes or topic

interaction).

Dimensi terakhir yang dapat dilihat dari percakapan yaitu fungsi percakapan itu

sendiri. Terdapat dua. Terdapat dua hal penting yang menjadi tolak ukur dimensi

fungsi percakapan ini, yaitu afektivitas dan referensi. Afektifitas dalam sebuah

percakapan biasanya akan menjelasakan tentang interpersonal communication atau

yang berhubungan dengan emosional atau perasaan penutur dan mitra tutur. Hal

berikutnya adalah referensi (refential) yang erat kaitannya dengan acuan atau objek

dari sebuah percakapan, apakah percakapan itu saling menguntungkan

antarpartisipannya atau hanya menguntungkan sebelah pihak saja. Kedua tolak ukur

ini saling berhubungan satu dengan lainnya bergabung menjadi satu dimensi yaitu

dimensi fungsi percakapan. Hal ini pun erat kaitannya dengan maksud atau topik

dalam interaksi percakapan.

Superior High Status

(16)

Skala Fungsi Percakapan (Holmes: 2009 : 10)

Selanjutnya peta jalan penelitian dari tim peneliti dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Gambar 1. Peta jalan penelitian

BAB 3. METODE PENELITIAN

Penelitian ini didesain berkesinambungan multitahun, yakni selama tiga tahun. Secara

garis besar tahapan penelitian direncanakan sebagai berikut: tahun pertama berupa

survei lapangan, pengumpulan data, pengolahan data dan pengamatan fenomena

berbahasa di Kota Cirebon (Kec. Lemahwungkuk, Kec. Kejaksan, Kec. Pekalipan, dan Referential

High information content

Low affective content

Affective

Low information content

(17)

17

Kec. Harjamukti) dan Kabupaten Cirebon (Kec. Sumber, Kec. Arjawinangun, Kec.

Kapetakan, dan Kec. Losari). Tahun kedua, berupa survei lapangan, pengumpulan data,

pengolahan data, dan pengamatan fenomena berbahasa di Kabupaten Majalengka (Kec.

Ligung, Kec. Sumber Jaya, dan Kec. Jatiwangi); dan Kabupaten Kuningan (Kec.

Cidahu, Kec. Ciledug, Kec. Luragung, dan Kec. Linggarjati), serta melakukan analisis

perbandingan antara temuan (hasil penelitian) tahun pertama dan kedua. Selanjutnya di

tahun ketiga, survey lapangan, pengumpulan data, pengolahan data, dan pengamatan

fenomena berbahasa di Kabupaten Indramayu (Kec. Kertasemaya, Kec. Jatibarang, Kec.

Karang Ampel, dan Kec. Balongan), serta melakukan analisis perbandingan antara

temuan (hasil penelitian) tahun pertama, kedua, dan ketiga. Pemetaan hierarki

kesantunan berbahasa masyarakat Cirebon akan menjadi luaran penelitian di tahun

ketiga tersebut.

Dari tahap-tahap kegiatan di atas, terdapat tiga kegiatan yang menunjang penelitian dan

pendataan data, yaitu sebagai berikut:

penelitian lapangan kepustakaan, misalnya pada buku ajar anak sekolah,

pelaksanaan wawancara terhadap penjabat daerah setempat,

pegumpulan dan pendataan data dari naskah kuno Basa Cerbon.

(18)

Indikator Capaian dan Kemajuan Studi Mahasiswa Pasca Sarjana:

di Tahun Pertama)

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN Anggaran Biaya

Ringkasan anggaran biaya adalah sebagai berikut:

Ringkasan Anggaran

No Biaya yang digunakan

JENIS PENGELUARAN Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3

1 Honorarium pelaksana /

Operasional riset

Rp. 144,000,000 Rp. 144,000,000 Rp.144,000,000

2 Bahan habis pake Rp. 96,000,000 Rp. 96,000,000 Rp. 96,000,000

3 Biaya Perjalanan Rp. 192,000,000 Rp. 192,000,000 Rp.192,000,000

4 Publikasi, seminar laporan dlll Rp. 48,400,000 Rp. 48,400,000 Rp. 48,400,000

2 Variasi Berbahasa Masyarakat Cirebon (Studi Kasus di Lokasi Penelitian di Tahun Pertama dan Kedua)

(19)

19

Jadwal Penelitian

Berikut ini disajikan tabel pelaksanaan penelitian yang akan kami lakukan.

(20)

REFERENSI

Bauer, Laurie. (2007). The Linguistics Student‟s Handbook. Edinburgh: Edinburgh University Press Ltd.

Coulmas, F. (1998). The Handbook of Sociolinguistics. New York: Blackwell Publisher. Cutting, J. (2002). Pragmatics and Discourse. London: Routledge

Holmes, J. (2001). An Introduction to Sociolinguistics 2nd edition. Essex: Pearson

Education Limited.

Meyerhoff, Miriam. (2006). Introducing Sociolinguistics. London: Routledge.

Trosborg, A. (1995). Interlanguage Pragmatics: Request, Complaints and Apologies. Berlin: Mouton de Gyuter.

(21)

21

Lampiran 1: Justifikasi Anggaran Penelitian

ANGGARAN TIM PENELITIAN PASCASARJANA TAHUN PERTAMA (2018)

Tim Prof. Dr.Tajudin Nur, M.Hum

NO JENIS PENGELUARAN MAKSIMUM JUMLAH (Rp)

Rp. 480,000,000

1

Operasional riset, petugas laboratorium, pengumpul data, pengolah data,

penganalisis data, operator, dan pembuat system. (maksimum 30% dan dibayarkan sesuai ketentuan)

30% Rp. 144,000,000

2

Perjalanan untuk biaya survey/sampling data, biaya akomodasi, konsumsi, lumsum, transport (tidak termasuk biaya seminar atau workshop).(maksimum 60%)

40% Rp. 192,000,000

3

Pembelian bahan habis pakai untuk ATK, fotocopy, surat-menyurat, penyusunan laporan, pencetakan dan penjilidan laporan, publikasi, pulsa, internet, bahan laboratorium.(maksimum 40%)

20% Rp. 96,600,000

4

Publikasi: submit Jurnal Internasional, Jurnal Nasional terakreditasi, draft 1 ensiklopedia Bahasa Cirebon; Proceeding Scopus

10% Rp. 47,400,00

JUMLAH (Rp) 100% Rp. 480,000,000

Keterangan Lokasi Penelitian Tahun Pertama: Kota Cirebon ada 4 kecamatan:

(1) Kec. Lemahwungkuk; (2) Kec. Kejaksan; (3) Kec. Pekalipan; (4) kec Harjamukti

Kab Cirebon ada 4 kecamatan:

(1)Kec. Sumber: (2) Kec. Arjawinangun; (3) Kec. Losari; (4) Kec. Kapetakan

Setiap kecamatan 3 kali kunjungan, yaitu 1 kali survei dan dua kali pemupuan data, jadi pada tahun pertama ada 24 kegiatan kunjungan ke lokasi penelitian.

(22)

ANGGARAN TIM PENELITIAN PASCASARJANA TIGA TAHUN (2018-2020)

Tim Prof. Dr.Tajudin Nur, M.Hum

NO JENIS PENGELUARAN MAKSIMUM TH Ke-1

Rp480,000,000

TH Ke-2 Rp480,000,000

TH Ke-3 Rp480,000,000

1

Operasional riset, petugas laboratorium, pengumpul data, pengolah data,

penganalisis data, operator, dan pembuat system. (maksimum 30% dan dibayarkan sesuai ketentuan)

30% Rp144,000,000 Rp144,000,000 Rp144,000,000

2

Perjalanan untuk biaya survey/sampling data, biaya akomodasi, konsumsi, lumsum, transport (tidak termasuk biaya seminar atau workshop).(maksimum 60%)

40% Rp192,094,000 Rp192,094,000 Rp192,094,000

3

Pembelian bahan habis pakai untuk ATK, fotocopy, surat-menyurat, penyusunan laporan, pencetakan dan penjilidan laporan, publikasi, pulsa, internet, bahan laboratorium.(maksimum 40%)

30% Rp143,906,000 Rp143,906,000 Rp143,906,000

4

Publikasi: Jurnal Internasional, Jurnal Nasional terakreditasi, draft 1

ensiklopedia Bahasa Cirebon; Proceeding Scopus

10% Rp47,400,000 Rp47,400,000 Rp47,400,000

JUMLAH (Rp) 100% Rp480,000,000 Rp480,000,000 Rp480,000,000

Jumlah Total Biaya Rp1,440,000,000,00

(23)

23

RINCIAN ANGGARAN TAHUN PERTAMA

JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI

PEMAKAIAN

A.OPERASIONAL RISET

KUANTITAS HARGA

SATUAN (Rp.)

JUMLAH (Rp.)

Pengumpul Data 24 kegiatan 5 kali X 2 hari X 8 orang 200000 38400000 Pengolah Data 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 250000 48000000 Penganalisis Data 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 300000 57600000

JUMLAH Rp144,000,000

B.BELANJA PERJALANAN

Survai 8 kegiatan 8kali X 1 hari X 3 orang 430000 Rp10,320,000

Pemupuan data 16 kegiatan 2 kali X8 X 1,5 hari 430000 Rp75,680,000

Transport lokal 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 110000 Rp21,120,000

JUMLAH Rp107,120,000

C.BELANJA KONSUMSI DAN AKOMODASI

Konsumsi rapat 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 37000 Rp7,104,000

Biaya Penerjemahan artikel jurnal dan

paper 3 kegiatan 3 orang 270000 Rp2,430,000

Akomodasi 23 kegiatan 4 kali X 3 kamar X 2

malam 410000 Rp75,440,000

JUMLAH Rp84,974,000

(24)

JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI PEMAKAIAN

KUANTITAS

HARGA SATUAN

(Rp.)

JUMLAH (Rp.)

D.BELANJA BAHAN HABIS PAKAI

HVS A4 80 gr 14 kegiatan 2 rim 40000 1120000

HVS F4 70 gr 14 kegiatan 2 rim 37000 1036000

Bollpoint 8 kegiatan 8 lusin 20000 1280000

Map Inter-X Folder Jepit 8 kegiatan 8 buah 10000 640000 Ziper Bag A4 file organizer 8 kegiatan 4 buah 10000 320000 Holder folio isi 60 lbr 8 kegiatan 4 buah 30000 960000

CD Writer 8 kegiatan 1 box 100000 800000

Modem Android 1 kegiatan 4 buah 500000 2000000

Canon PIXMA 811 Colour ink cartridge 8 kegiatan 1 buah 450000 3600000 Canon PIXMA 810 in cartridge black 8 kegiatan 1 buah 400000 3200000

Toner Laser jaet 4 kegiatan 2 buah 800000 6400000

Flasdisk sandisk OTG 32 GB 8 kegiatan 1 buah 150000 1200000

Pulsa 8 kegiatan 4 paket 100000 3200000

Internet 8 kegiatan 4 paket 100000 3200000

Materai 3000 2 kegiatan 100 lbr 4000 800000

Materai 6000 2 kegiatan 80 lbr 7000 1120000

Tas Dispan 2 kegiatan 80 buah 70000 11200000

Foto copy 8 kegiatan 10.019 lbr 200 16030000

Poster 8 kegiatan 2 buah 175000 2800000

(25)

25

Cirebon

Spanduk 8 kegiatan 2 buah 250000 4000000

Ex-Banner 8 kegiatan 2 buah 350000 5600000

Penjilidan laporan 2 kegiatan 30 eksp 100000 6000000

JUMLAH Rp96,506,400

E. JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI

PEMAKAIAN

KUANTITAS

HARGA SATUAN

(Rp.)

JUMLAH (Rp.)

Publikasi Jurnal Internasional Q.2 1 buah 1 artikel 10000000 10000000 Publikasi Jurnal Nasional terakreditasi 1 buah 1 artikel 7000000 7000000 Publikasi Prceeding Scopus 2 kegiatan 2 paper 4000000 16000000 Publikasi draft 1 Ensiklopedia Bahasa

Cirebon 2 kegiatan 72 buku 100000 14400000

Rp47,400,000

(26)

RINCIAN ANGGARAN TAHUN KEDUA

JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI

PEMAKAIAN

A.OPERASIONAL RISET

KUANTITAS HARGA

SATUAN (Rp.)

JUMLAH (Rp.)

Pengumpul Data 24 kegiatan 5 kali X 2 hari X 8 orang 200000 38400000 Pengolah Data 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 250000 48000000 Penganalisis Data 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 300000 57600000

JUMLAH Rp144,000,000

B.BELANJA PERJALANAN

Survai 8 kegiatan 8kali X 1 hari X 3 orang 430000 Rp10,320,000

Pemupuan data 16 kegiatan 2 kali X8 X 1,5 hari 430000 Rp75,680,000

Transport lokal 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 110000 Rp21,120,000

JUMLAH Rp107,120,000

C.BELANJA KONSUMSI DAN AKOMODASI

Konsumsi rapat 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 37000 Rp7,104,000

Biaya Penerjemahan artikel jurnal dan

paper 3 kegiatan 3 orang 270000 Rp2,430,000

Akomodasi 23 kegiatan 4 kali X 3 kamar X 2

malam 410000 Rp75,440,000

JUMLAH Rp84,974,000

(27)

27

JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI

PEMAKAIAN

KUANTITAS

HARGA SATUAN

(Rp.)

JUMLAH (Rp.)

D.BELANJA BAHAN HABIS PAKAI

HVS A4 80 gr 14 kegiatan 2 rim 40000 1120000

HVS F4 70 gr 14 kegiatan 2 rim 37000 1036000

Bollpoint 8 kegiatan 8 lusin 20000 1280000

Map Inter-X Folder Jepit 8 kegiatan 8 buah 10000 640000 Ziper Bag A4 file organizer 8 kegiatan 4 buah 10000 320000 Holder folio isi 60 lbr 8 kegiatan 4 buah 30000 960000

CD Writer 8 kegiatan 1 box 100000 800000

Modem Android 1 kegiatan 4 buah 500000 2000000

Canon PIXMA 811 Colour ink cartridge 8 kegiatan 1 buah 450000 3600000 Canon PIXMA 810 in cartridge black 8 kegiatan 1 buah 400000 3200000

Toner Laser jaet 4 kegiatan 2 buah 800000 6400000

Flasdisk sandisk OTG 32 GB 8 kegiatan 1 buah 150000 1200000

Pulsa 8 kegiatan 4 paket 100000 3200000

Internet 8 kegiatan 4 paket 100000 3200000

Materai 3000 2 kegiatan 100 lbr 4000 800000

Materai 6000 2 kegiatan 80 lbr 7000 1120000

Tas Dispan 2 kegiatan 80 buah 70000 11200000

Foto copy 8 kegiatan 10.019 lbr 200 16030000

Poster 8 kegiatan 2 buah 175000 2800000

Diskusi panel Kesantuan Berbahasa di

(28)

Spanduk 8 kegiatan 2 buah 250000 4000000

Ex-Banner 8 kegiatan 2 buah 350000 5600000

Penjilidan laporan 2 kegiatan 30 eksp 100000 6000000

JUMLAH Rp96,506,400

E. JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI

PEMAKAIAN

KUANTITAS

HARGA SATUAN

(Rp.)

JUMLAH (Rp.)

Publikasi Jurnal Internasional Q.2 1 buah 1 artikel 10000000 10000000 Publikasi Jurnal Nasional terakreditasi 1 buah 1 artikel 7000000 7000000 Publikasi Prceeding Scopus 2 kegiatan 2 paper 4000000 16000000 Publikasi draft 1 Ensiklopedia Bahasa

Cirebon 2 kegiatan 72 buku 100000 14400000

Rp47,400,000

(29)

29

RINCIAN ANGGARAN TAHUN KETIGA

JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI

PEMAKAIAN

A.OPERASIONAL RISET

KUANTITAS HARGA

SATUAN (Rp.)

JUMLAH (Rp.)

Pengumpul Data 24 kegiatan 5 kali X 2 hari X 8 orang 200000 38400000 Pengolah Data 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 250000 48000000 Penganalisis Data 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 300000 57600000

JUMLAH Rp144,000,000

B.BELANJA PERJALANAN

Survai 8 kegiatan 8kali X 1 hari X 3 orang 430000 Rp10,320,000

Pemupuan data 16 kegiatan 2 kali X8 X 1,5 hari 430000 Rp75,680,000

Transport lokal 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 110000 Rp21,120,000

JUMLAH Rp107,120,000

C.BELANJA KONSUMSI DAN AKOMODASI

Konsumsi rapat 24 kegiatan 24 kali X 8 orang 37000 Rp7,104,000

Biaya Penerjemahan artikel jurnal dan

paper 3 kegiatan 3 orang 270000 Rp2,430,000

Akomodasi 23 kegiatan 4 kali X 3 kamar X 2

malam 410000 Rp75,440,000

JUMLAH Rp84,974,000

(30)

D.BELANJA BAHAN HABIS PAKAI

HVS A4 80 gr 14 kegiatan 2 rim 40000 1120000

HVS F4 70 gr 14 kegiatan 2 rim 37000 1036000

Bollpoint 8 kegiatan 8 lusin 20000 1280000

Map Inter-X Folder Jepit 8 kegiatan 8 buah 10000 640000 Ziper Bag A4 file organizer 8 kegiatan 4 buah 10000 320000 Holder folio isi 60 lbr 8 kegiatan 4 buah 30000 960000

CD Writer 8 kegiatan 1 box 100000 800000

Modem Android 1 kegiatan 4 buah 500000 2000000

Canon PIXMA 811 Colour ink cartridge 8 kegiatan 1 buah 450000 3600000 Canon PIXMA 810 in cartridge black 8 kegiatan 1 buah 400000 3200000

Toner Laser jaet 4 kegiatan 2 buah 800000 6400000

Flasdisk sandisk OTG 32 GB 8 kegiatan 1 buah 150000 1200000

Pulsa 8 kegiatan 4 paket 100000 3200000

Internet 8 kegiatan 4 paket 100000 3200000

Materai 3000 2 kegiatan 100 lbr 4000 800000

Materai 6000 2 kegiatan 80 lbr 7000 1120000

Tas Dispan 2 kegiatan 80 buah 70000 11200000

Foto copy 8 kegiatan 10.019 lbr 200 16030000

Poster 8 kegiatan 2 buah 175000 2800000

Diskusi panel Kesantuan Berbahasa di 2 kegiatan 50 orang 200000 20000000

JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI

PEMAKAIAN

KUANTITAS

HARGA SATUAN

(Rp.)

(31)

31

Cirebon

Spanduk 8 kegiatan 2 buah 250000 4000000

Ex-Banner 8 kegiatan 2 buah 350000 5600000

Penjilidan laporan 2 kegiatan 30 eksp 100000 6000000

JUMLAH Rp96,506,400

E. JENIS PENGELUARAN JUSTIFIKASI

PEMAKAIAN

KUANTITAS

HARGA SATUAN

(Rp.)

JUMLAH (Rp.)

Publikasi Jurnal Internasional Q.2 1 buah 1 artikel 10000000 10000000 Publikasi Jurnal Nasional terakreditasi 1 buah 1 artikel 7000000 7000000 Publikasi Prceeding Scopus 2 kegiatan 2 paper 4000000 16000000 Publikasi draft 1 Ensiklopedia Bahasa

Cirebon 2 kegiatan 72 buku 100000 14400000

Rp47,400,000

(32)

Lampiran 2: Dukungan Sarana dan Prasarana Penelitian

Kelancaran penelitian ini akan terlaksana bila didukung sarana dan

prasarana yang tersedia di lingkungan tempat peneliti melaksanakan kegiatan

penelitian. Hingga proposal ini dirancang, tim peneliti tidak menemukan kendala

dalam dukungan sarana dan prasarana dari lembaga tempat tim peneliti melakukan

kegiatan. Secara ringkas sarana dan prasarana yang diperlukan dapat diuraikan

sebagai berikut:

No Sarana dan Prasarana Keterangan

1 Ruang peneliti

Kerja Tim Tersedia di Gedung Pusat Administrasi

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran

2 Ruang

FGD

Seminar atau Tersedia di Fakultas Ilmu Budaya Gedung D

dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.

3 Perangkat Komputer dan

Multimedia

Tersedia di ruang laboratorium Fakultas Ilmu

Budaya yang siap untuk digunakan.

4 Mesin Photo Copy Untuk keperluan penggandaan lembar

instrumen penelitian, lembar pengolahandata,

dan lain-lain, telah tersedia di Fakultas Ilmu

Budaya Universitas Padjadjaran. Fasilitas

tersebut dapat digunakan melalui petugas yang

(33)

33

Lampiran 3: Susunan Organisasi Tim Pengusul dan Pembagian Tugas

No Nama/NIDN Instansi Asal

Linguistik 18 1. Merancang proposal 2. Merancang anggaran 3. Merancang

instrumen penelitian 4. Melakukan

penelitian lapangan 5. Merancang seminar 6. Memberikan

Linguistik 12 1. Merancang proposal 2. Melakukan

penelitian lapangan 3. Melaksanakan

pengumpulan data

4. Mengolah data 5. Melaksanaka

n wawancara di lapangan

6. Melaksanakan seminar 3 Faiz Karim

Filologi 8 1.Persiapan penelitian 2.Penjajagan lapangan 3.Pemupuan data 4.Entri data

5.Merekam wawancara 6.Dokumentasi Foto

4 Susiyanti

Linguistik 8 1.Persiapan penelitian 2.Penjajagan lapangan 3.Pemupuan data 4.Entri data

5.Merekam wawancara 5. Dokumentasi Foto

5 Muhammad

Linguistik 8 1.Persiapan penelitian 2.Penjajagan lapangan 3.Pemupuan data 4.Entri data

(34)

Lampiran 4: Biodata Tim Pengusul

(1) Ketua Pengusul A.Identitas Diri

1 Nama Lengkap (dengan gelar) Prof. Dr. TAJUDIN NUR, M. Hum. 2 Jabatan Fungsional/akademis Pembina Utama Madya/Guru Besar/IVd 3 NIP 195906061986091001

4 NIDN 0006065905

5 Tempat dan Tanggal Lahir Cirebon, 6 Juni 1959 6 E-mail [email protected] 7 Nomor Telp. / Hp (022)7207487/081322892059 8 Mata kuliah yang diampu 1.Linguistik Arab III (Semantik)

2.Linguistik Arab IV (Teori Tarjamah) 3.Al-Tarjamah

4.Metode Penelitian Linguistik 5.Seminar Linguistik Arab 6.Logika

7.Pendidikan Agama Islam 8.Seminar Topik (S3) 9.Semantik (S2)

B.Riwayat Pendidikan

S-1 S-2 S-3

Universitas Gadjah Mada

Bidang Ilmu/ Konsentrasi

Bahasa dan Sastra Arab

Linguistik Linguistik

Tahun Masuk- lulus

1980/1985 1994/1998 2002/2008

Judul Skripsi/ Tesis/ Disertasi

Syair dan Fungsinya pada Masa Awal Islam

Konstruksi Posesif dalam Bahasa Arab

Verba dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia: Studi Gramatika Kontrastif

C.SKS Tugas Pengajaran, Penelitian, dan PKM

Aktivitas dosen tetap dinyatakan dalam SKS rata-rata per semester pada satu tahun akademik terakhir, diisi dengan perhitungan sesuai SK Dirjen Dikti no. 48 tahun 1983 (12 SKS setara dengan 36 jam kerja per minggu)

(35)

35

D.Penguji Luar Pengalaman dosen

E.Pakar/ Konsultan

Pakar/Konsultan/Staf Ahli/Nara Sumber

No. Nama Lembaga Waktu

Penilai Buku Teks Pelajaran Bahasa Arab SMA oleh Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional

2010 Nasional

2

Penilai Buku Teks Pelajaran Bahasa Arab SMA oleh Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional

2012 Nasional

3

Mitra Bestari/Revewer Naskah Jurnal

Metahumaniora

2015 Nasional

F. Keanggotaan pada lembaga Profesi dan Ilmiah

No. Nama Lembaga Waktu Tingkat

(Nasional, Internasional)

(1) Contoh

(1) Pengurus IMLA (Ikatan

Pengajar Bahasa Arab)

(36)

G.Pengalaman Penelitian dalam 5 tahun terakhir

No. Tahun Judul Penelitian Pendanaan

Sumber Jml (Juta Rp) 1 2010 Yerusalem Kota Tiga Agama Mandiri Rp. 5.000.000,- 2 2011 Inventarisasi dan Dokumentasi

Kesenian Kabupaten Cirebon (Ketua)

DIPA Fakultas

Rp.10.000.000,-

3 2013 Sumbangsih Bahasa Arab terhadap Bahasa Sunda dalam Perspektif Pengembangan Bahasa dan Budaya (Ketua)

HIBAH Fakultas

Rp. 5.000.000,-

4 2015 Kearifan Lokal sebagai Bentuk Pelestarian Lingkungan Hidup: Studi Kasusu Masyarakat Adat Kampung Naga Tasikmalaya

HIBAH Fakultas

Rp.

18.000.000,-

5 2015 Verba Berpreposisi dalam Bahasa Arab: Analisis Struktur dan Semantik

Mandiri Rp.

10.000.000,- 6 2015 Pemetaan Motif Batik di Jawa Barat

sebagai Potensi Wisata Kreatif Berbasis Keunggulan Lokal

Hibah ALG

Rp.

250.000.000,-

7 2017 Kearifan Lokal dalam Motif Batik Jawa Barat sebagai Potensi Wisata Kreatif

HIU Rp.

250.000.000,-

H.Prestasi/reputasi Dosen

Sebutkan pencapaian prestasi/reputasi dosen tetap (misalnya prestasi dalam pendidikan, penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat) berupa hadiah dan

penghargaan lainnya.

No. Prestasi yang Dicapai* Waktu Pencapaian

I. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 tahun terakhir

No. Tahun Judul Penelitian

Pendanaan Sumber Jml (Juta

Rp) 1 2011 Optimalisasi Peran Orang Tua Terhadap

Anak Prasekolah di Desa Sukadami dan Ciawi Kec. Wanayasa Kab. Purwakarta

(37)

37

3 2012 Membangun Karakter Bangsa dengan Aktualisasi Nilai-nilai Religi dan Budaya pada Siswa SD di Desa Cinisti dan Ciela Kec. Bayongbong Kab. Garut

DIPA Aktualisasi Nilai-nilai Religi dan Budaya

DIPA BLU

Rp.

6.200.000,- pada Siswa SD di Desa Cileungsi dan

Kiara Payung Kec. Rancah Kab. Ciamis

UNPAD

5 2013 Membangun Karakter Bangsa dengan Aktualisasi Nilai-nilai Religi dan Budaya pada Siswa MAN I Kota Bandung

DIPA Fakultas

Rp.

5.000.000,-

6 2014 Pendampingan Metode pembelajaran Maharah Al-Qira‟ah dalam Pengajaran Bahasa Arab bagi Para Guru Bahasa Arab di Pesantren tarogong Kelurahan

pataruman Kabupaten Garut

DIPA Fakultas

Rp.

5.000.000,-

7 2014 Membangun Karakter Bangsa Berdasarkan Nilai-nila Agama dan Budaya pada Siswa SD di Desa Cinta Damai dan Desa Sukajaya Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut

DIPA PNBP Unpad

Rp.

6.380.000,-

8 2015 Membangun Karakter Bangsa

Berdasarkan Nilai-nila Agama pada Siswa SD di Desa Caringin dan Desa Sukaresmi Kecamatan Caringin Kabupaten Garut

DIPA PNBP Unpad

Rp.

7.650.000,-

9 2016 Pemberdayaan UMKM Produk Olahan Kacang Ijo di Desa Lojikobong dan Desa Cidenok Kecamatan Sumberjaya

Kabupaten Majalengka

10 2017 Penyuluhan Pembangunan dalam rangka Meningkatkan Pendapatan Petani Berbasis Tanaman Baru yang bernilai Ekonomis Melalui Budidaya Tanaman Semusim Rosella (Hibiscus Sabdariffa L)

DIPA PNBP Unpad

Rp.

10.000.000,-

Sertakan dokumen pendukung pada saat mengumpulkan (copy cover)

J. Publikasi Ilmiah Dalam Jurnal 5 tahun terakhir

No. Judul Publikasi Nama Jurnal Volume/

Nomor/Tahun 1 Fungsi Afiks Infleksi Penanda

Persona, Jumlah, dan Jender pada Verba Bahasa Arab: Tinjauan Perspektif Morfologi Infleksi dan Derivasi.

HUMANIORA (terakreditasi)

2010

2 Verba Berpreposisi dalam Bahasa Arab: Analisis Struktur dan Makna

(38)

3 Analisis Kontrastif Perspektif Bahasa dan Budaya terhadap Distingsi Jender Maskulin versus Feminin dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia

HUMANIORA (terakreditasi)

2011

4 Sumbangsih Bahasa Arab terhadap Bahasa Indonesia dalam Perspektif Pengembangan Bahasa dan Budaya

HUMANIORA (terakreditasi)

2014

5 Pentingnya Analisis Kontrastif dalam Studi Bahasa

ARABI 2016

K.Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 tahun terakhir No. Nama Pertemuan

Ilmiah/ Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat 1 Seminar Internasional

UNPAD-UKM dengan Tema: Pemantapan Linguistik Melalui Data Penyelidikan

Dikotomi Jender Maskulin versus Feminin dalam Perspektif Bahasa dan Budaya: Analisis Kontrastif Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia

2010 di UNPAD

2 Seminar Internasional Bahasa Arab ke-7 oleh IMLA dengan tema: The Role of Arabic Language in the

Development of Civilization

Ishamatu „l-Lughati „l- Arabiyyah ila „l-Indunisiyyah fi Mandzuri Tanmiyyati „l- Lughati „l-Arabiyyah (Sumbangsih Bahasa Arab Terhadap Bahasa Indonesia dalam Perspektif

Pengembangan Bahasa dan Budaya)

2011

3 Seminar Nasional Masyarakat Sejarawan Indonesia

Kesetaraan Jender dalam Perspektif Islam

2011 di UNPAD

4 Seminar Internasional Bahasa Arab ke-6 dengan Tema Al- Lughatu „l-Arabiyyah bayna „l-Inqirad wa „t- Tathawwur (Arabic between Extinction, Challenges, and Development Prospects )

Verba Berpreposisi dalam Bahasa Arab: Analisis Struktur dan Semantik

2014 di UGM

5 Seminar Serantau Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Arab Malaysia-Indonesia

Pentingnya Analisis Kontrastif dalam Studi Bahasa

(39)

39

6 Seminar Internasional Bahasa Arab dg tema: Allughatu al-Arabiyyah Asasu al-Tsaqafati al- Insaniyyah (Bahasa Arab Asas Kebudayaan Manusia)

Al-Tamyiz bayna al-

Mudzakkar wa al-Mu‟annats fi Lughatay al-Arabiyyah wa al-Indunisiyyah (Perbedaan Jender dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia)

2015 di UIN Malang

7 Seminar Internasional ICELA

Possessive Structure in Arabic Language: Morphosyntax Analytic

2017 UNJ Jakarta

L.Peran dalam Seminar 5 tahun terakhir

Keikutsertaan dosen tetap dalam kegiatan seminar ilmiah/lokakarya/penataran/ workshop/ pagelaran/ pameran/peragaan yang melibatkan pakar/ahli dari luar PT

No Jenis Kegiatan Tempat Waktu Sebagai Penyaji Peserta

(1) (3) (4) (5)

1 Seminar Internasional IAIN 2010 √ Bahasa Arab ke-6 dengan Alauddin

Tema Al-Lughatu „l-

Arabiyyah bayna „l- Makasar Inqirad wa „t-Tathawwur

(Arabic between Extinction, Challenges, and Development Prospects )

2 Seminar Internasional UNPAD-UKM dengan Tema: Pemantapan Linguistik Melalui Data Penyelidikan

UNPAD 2010 √

3 Seminar Internasional YOGYAK 2011 √ ke-7 oleh IMLA dengan ATA

tema: The Role of Arabic Language in the

Development of Civilization

4 Seminar Nasional Masyarakat Sejarawan Indonesia

(40)

5 Seminar Serantau Pengajaran dan

Pembelajaran Bahasa dan Sastra Arab Malaysia- Indonesia

UNPAD 2014 √

6 Seminar Internasonal On Arabic Cultural Identity: Facts and Challenges

UGM 2014 √

7 Workshop Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Berbahasa Arab

UPI 2014 √

8 Seminar Internasional 2015 √ Bahasa Arab dg tema:

Allughatu al-Arabiyyah Asasu al-Tsaqafati al-

UIN Malang

Insaniyyah (Bahasa Arab Asas Kebudayaan

Manusia)

M.Karya Buku dalam 5 tahun terakhir (ber-ISBN)

No Judul Buku Tahun Jumlah

Halaman

Penerbit

1 Mutiara Ajaran Islam I 2011 195 Dian Rakyat Jakarta

2 Terjemahan Foklor Sunda Terpopuler: Mitologi, Dongeng, dan Kisah

(Asyharu „l-Foklorati „s-

Sundawiyyah: Al-Khurafat, wa „l- Asathir, wa „l-Qishash)

2011 150 Fakultas Ilmu Budaya

3 Pelangi Budaya 2011 187 Uvula Press 4 Bahasa Arab Fungsional 2013 215 Alqaprint 5 Kategori Gramatika Verba Bahasa

Arab-Bahasa Indonesia: Pendekatan Kontrastif

2017 325 Semiotika Bandung

6 Semantik Bahasa Arab: Studi Ilmu Makna

2017 190 Semiotika Bandung 7 Morfologi Bahasa Arab:

Pendekatan Deskriptif

(41)
(42)

(2)Anggota Pengusul 1

A.Identitas Diri

1 Nama Lengkap (dengan gelar)

Dr. Tubagus Chaeru Nugraha, S.S, M.Hum

2 Status Dosen Dosen Tetap Universitas Padjadjaran 3 Jabatan Fungsional/

akademis

Lektor

4 NIP 197009241999031001 5 NIDN 0024097001

6 Karpeg H.061679 7 Jenis Kelamin Pria

8 Tempat dan Tanggal Lahir Sukabumi, 24-9-1970 9 E-mail [email protected]/

[email protected]

10 Nomor Telp. / Hp 022-87822593/ '081802070877

11 Pekerjaan Dosen bahasa Arab dan Pascasarjana Linguistik Unpad, Peneliti, dan penulis buku

12 Alamat Rumah Komplek Permata Biru Blok U-33, Rt.02/Rw.23, Desa Cinunuk, Cileunyi, Kabupaten Bandung, 40939

13 Alamat Kantor Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21 Jatinangor 14 Mata kuliah yang diampu 1. Metode Penelitian S2

2. Linguistik 2 (morfologi bahasa Arab) 3. Seminar Linguistik bA (bahasa Arab) 4. Metode Penelitian Linguistik (MPL) 5. Pendidikan Agama Islam

6. Kemahiran bahasa Arab (I,II,III, IV) dll.

B.Riwayat Pendidikan

S-1 S-2 S-3

Bahasa dan Sastra Arab

Linguistik Linguistik

Tahun Masuk- lulus

1990-1995 2003-2006 2009-2014

Judul Skripsi/

(43)

43

C.Pakar/ Konsultan/Nara Sumber

No. Nama Lembaga Waktu

Tingkat (Lokal, Nasional,

Internasional) (1) Pembina Yayasan Da‟wah Islam 2015- sekarang Nasional

2 Pembina Masjid Unpad 2013- sekarang Lokal

D.Keanggotaan pada lembaga Profesi dan Ilmiah

No. Nama Lembaga Waktu Tingkat

(Nasional, Internasional)

(1) Anggota MLI (Masyarakat

Linguistik Indonesia) 2010 - sekarang Nasional

2

Anggota IMLA

(Ittihadul Mudarrisin Li- Lughatil Arabiyyah

2007 - sekarang Internasional

3 Anggota SFL (Systemic

Functional Linguistics) 2012 - sekarang Nasional

E.Pengalaman Penelitian

No. Tahun Judul Penelitian

1 2015 Internalisasi Nilai-Nilai Religiositas Kasundaan di masjid-masjid Besar Kab. Garut: Kajian Lingusitik Terapan

2 2014 Sorogan Tradisi Transformasi Budaya Pesantren: Kajian Lingusitik Terapan

3 2014 Perempuan dan Aktualisasi Hukum Pernikahan Dalam Naskah Kitab fi Hukmi An-Nikah Mazhab Imam Syafei (Kajian Filologis) 4 2012 Fungsionalisasi Modalitas Bahasa Arab Bidang Ekonomi

F. Pengalaman Pelatihan 5 tahun terakhir

No. Tahun Judul Pelatihan

1 2016 Nara Sumber Dosen Pendidikan Agama Islam Unpad 2 2014 Lokakarya Dosen Pendidikan Agama Islam Unpad

3 2012 Pelatihan Metode pengajaran bA Kemahiran Mendengar dan Berbicara bahasa Arab Prof. Dawoed (Canal Suez University, Mesir)

4 2012 Sandwich-Like: Canal Suez University, Mesir Prof. Dawoed. Metode Penelitian Linguistik Arab

(44)

Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat 5 tahun terakhir

No. Tahun Judul Acara

1 2017 Penerjemah lisan tamu Palestina dalam acara „tasaqah Islamiyah' di Masjid, Bandung

2 2016 Penerjemah lisan tamu Arab dalam acara 'Daurah Idariyah Islamiyah' di Gedung Rancage, Bandung

3 2015 Penerjemah lisan tamu Arab dalam acara 'Daurah Siyasah Islamiyah' di Gedung Emeral, Bandung

4 2014 Pendampingan Maharatul Istima‟ Bahasa Arab Pada Guru-Guru Bahasa Arab di PERSIS, Tarogong, Garut.

5 2013 Pendampingan Kemahiran Berbicara Bahasa Arab Pada Guru-Guru Bahasa Arab di Sukabumi

6 2013 Penerjemah lisan tamu Arab dalam acara 'Daurah Da'wah Islam' di Gedung Emeral, Bandung

7 2012 Penerjemah lisan tamu Arab dalam acara 'Daurah Islam' di Gedung Da'wah,

8 2012 Membangun Karakter Bangsa dengan Aktualisasi Nilai-nilai Religi dan Budaya pada Siswa SD di Desa Cinisti dan Ciela Kec.

Bayongbong Kab. Garut

G.Publikasi Ilmiah Dalam Jurnal

No. Judul Publikasi Nama Jurnal Volume/

Nomor/Tahun 1 Internalisasi Nilai-

Nilai Religiositas

Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial dan Humaniora (Journal of Social Sciences and Humanities)

http://www.sosiohumaniora.unpad.ac.id

Journal of Islamic Perspective on Science, Technology and Society (JISTECS)

Terbit di www.jistecs.org.

Vol.1, No. 2, December 2013 ; ISSN

2339-1472

3 Revitalisasi Nilai- Nilai Agama Islam dalam PAI di Perguruan Tinggi.

Jurnal Penelitian Agama (JPA) Vol.12, No. 2, Juli-Desember

2011 ; ISSN 1411-

5875

H.Pemakalah Seminar Ilmiah No. Nama Pertemuan Ilmiah/

Seminar

(45)

45

1 The 1st IcoLLiT

(International Conference on Language, Literature and Teaching) is Revitalizing Literacy Culture Graduate Program of Language Study

Revitalization of Sundanese‟s Ngalogat: Literacy in Education

4-5 April 2017 at the 7 floor of Gedung Induk Siti

Walidah Universitas Muhammadiyah

Surakarta 2 Seminar Nasional 2017

“Kearifan Lokal dalam Pemertahanan Integrasi

Conference on Islamic Law in Indonesia

Implementation of Islamic Religious Value on Governance of Law and Enviromental Issue

25th-26th November 2016 Universitas Indonesia Campus

Depok, Indonesia 4 Seminar Nasional

Oftimalisasi Zakat

Zakat masa Khilafah dan Masa Kini: Analisis Komparatif

9 November 2016, Unpad

5 8th Widyatama

International Seminar on Sustainability (WISS) 2016

ISSN

Sustainability of Favor in Culinary Business

Community of Bandung Society: CDA

5 - 8 Sept 2016

The Trans Luxury Hotel, Bandung

Indonesia 6 6th International Seminar

Language Maintenance and Shift (LAMAS) 2016 ISSN 2540-8755

Peristilahan Politik Arab dalam Bahasa Sunda: Kajian Semiotik Bahasa Bidang Politik

9-10 Agustus 2016 Pascasarjana Undip Semarang

7 Seminar Tahunan Linguistik 2016 (tingkat Internasional )

ISBN 978-602-6000-60-6

The Hyponym of Al- Qadha and Al-Uqubat: A Semiotic Analysis in Legal Language

Isola Resort, UTC, Pasca Sarjana UPI-

MLI, 1-2 Juni 2016 8 Bangkok International

Conference on Social Science (BICSS)

ISBN 978-986-5654-40-5

Internalization of Kasundaan Religiosity Values (IKRV)

Higher Education Forum (HEF)

Pullman Bangkok 8-10 March 2016

Thailand

9 International Symposium On Religious Literature and Heritage

ISBN

The Cultural Transformations:

Religious Art and Culture

Hotel Millenium Arab Melalui Publikasi Budaya Islam dan Arab ISBN 977-2460-7390-42 dauruhu fi nasyri lugha al-„arabiyyah: Fawaid Masysruthiyyah al- „arabiyyah fi „s-siyasah

Jakarta, UIN-

9 Seminar Serantau Pengajaran dan

Pembelajaran Bahasa dan

Pembelajaran

Kemahiran Berbicara bahasa Arab dengan

Jatinangor, 8 Desember 2014

(46)

Sastra Arab 2014 Malaysia- Indonesia

Learning Game

10 Jakarta International

Conference of Muslim Intellectuals 2013

ISBN 978-602-14779-0-8

The Paradigm of Education and Higher Education Curriculum: Critical Discourse Analysis (CDA)

Desember 2013 Wisma Makara

Universitas Indonesia

11 Seminar Nasional dengan tema „Peran Bahasa Dalam Era Globalisasi‟ ISSN: 2252-8342

' Modalitas Bahasa Arab

(47)

47

(3) Asisten Pengusul 1

1 Nama Lengkap (dengan gelar) Faiz Karim Fatkhullah, S.S., M.Hum 2 Jabatan Fungsional Asisten Ahli

3 NPM 180130150013

4 Tempat dan Tanggal Lahir Cirebon, 22 Desember 1982

5 Alamat Rumah

Komplek Permata Regency Blok P. Nomor 14 RT 10 RW 16 Desa Bumiwangi Kec. Ciparay Kab. Bandung

6 Nomor Telepon/Faks/HP 085224027175

7 Alamat Email [email protected]

A. Riwayat Pendidikan

Pendidikan S1 S2 S3

Nama Perguruan Tinggi Universitas Padjadjaran Universitas Padjadjaran

Universitas Padjadjaran Bidang Ilmu Sastra Arab Imu Sastra

(Filologi)

Ilmu Sastra (Filologi) Tahun Masuk-Lulus 2002-2006 2011-2013 2015-

sekarang Judul

Skripsi/Tesis/Disertasi

Kumpulan Khuthbah Raja Fahd pada Musim Haji: Analisis Strukturalisme Genetik Lucian Goldman

Pengalaman Spiritual KH Bisri Mustofa dalam

- Jalaluddin, Drs - Yani Rohmayani,

M.Ag

dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima resikonya. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Penelitian Hibah Bersaing.

Bandung, 06 Juni 2017 Anggota,

(48)

(4) Asisten Pengusul 2

A.Identitas Diri

1. Nama Lengkap (dengan gelar) Susiyanti Rusyan, S.Hum. 2. Jenis Kelamin Perempuan

3. NPM 180920160026/Mahasiswa Magister Linguistik 3. NIP/NIK/Identitas lainnya 3209245803910001 (KTP) / 180920160026

(KTM0)

4. Tempat dan Tanggal Lahir Cirebon, 18 Maret 1991 5. E-mail [email protected] 6. No. Telepon/HP 085724215913

B.Riwayat Pendidikan

S-1 S2

Nama Perguruan Tinggi Universitas Padjadjaran Universitas Padjadjaran Bidang Ilmu Sastra dan Bahasa Inggris/

Linguistik

Linguistik

Tahun Masuk-Lulus 2010-2015 2016-Sekarang (ongoing) Judul

Skripsi/Tesis/Disertasi

Tindakan Pengancaman Muka dan Strategi

Kesantunan dalam Respons Diplomatik Marty

Natalegawa Dan Julie Bishop Terkait Kasus Penyadapan Indonesia Oleh Australia: Kajian Pragmatik

Metafora dalam

Komunikasi Medis Pada Serial Drama Televisi House M.D. Sesi 1-7: Satu Kajian Linguistik Kognitif

Nama

Pembimbing/Promotor

Dr. Ekaning Krisnawati, Dip.Appl.Ling., M.Hum. Eko Wahyu Koeshandoyo, M.

Prof. Dr. Tajudin Nur, M.Hum.

Dr. Elvi Citraresmana, M.Hum.

C.Pemakalah Oral pada Seminar Ilmiah

No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat

1 Seminar Internasional Leksikologi dan Leksikografi

Leksikon Kekerabatan di Tiga Kecamatan di Kabupaten Cirebon

(Arjawinangun, Panguragan, dan Gegesik) : Kajian Etnolinguistik

(49)

49

D.Pengalaman Penyusunan Buku/Modul

No.

Posisi Judul/Penulis/Penerbit/ISBN Penerbit/ISBN/Tahun Terbit

1 Editor Buku: Pragmatik/ Dr. Dr. Elvi Citraresmana, M. Hum.

Unpad Press/978-602- 6242-35-8/2015 2 Editor Modul: Introduction to

Linguistics/ Dr. Dr. Elvi

Dicetak untuk lingkungan sendiri/2015

3 Kontributor Modul: Cognitive Linguistics/ Dr. Dr. Elvi Citraresmana, M.

Dicetak untuk lingkungan sendiri/2015

4 Editor Buku: Metodologi dan Strategi Penelitian Linguistik/ Prof. Dr. T. Fatimah Djajasudarma dan Dr. Dr. Elvi Citraresmana, M.

Unpad Press/ 978-602-

6242-79-2/2016

5 Penata Letak Monograf: Diksi Kesantunan dalam Ranah Sosiolinguistik Pembentukan Karakter:

Analisis Bahasa Budaya Sunda di Jawa Barat

Unpad Press/978-602- 6242-79-2/2016

E. Pengalaman Penelitian

No Posisi Judul Penelitian/Penelitian Tahun

1 Peneliti Utama FTA dan Strategi Kesantunan dalam Respon Diplomatik Marty Natalegawa dan Julie Bishop Terkait Kasus

Penyadapan Indonesia oleh Australia: Kajian Pragmatis/Skripsi/Universitas

2015

2 Proof Reader/ Asiste Penelitian

Iber Kasehatan in Sukamiskin: Plural Health Information and Communication in the Sunda Region of West Java, Indonesia/Disertasi Wina Erwina/Leiden University

2015

3 Asisten Penelitian Pemerolehan Bahasa Anak di Lingkungan Masyarakat Jawa Barat dalam Pembentukan Karakter Bangsa/ Academic Leadership Grant (ALG)/Tim Prof. Dr. Prof. Dr. T. Fatimah

Djajasudarma/ Universitas Padjadjaran

2016- Sekarang

4 Peneliti Utama Metafora dalam Komunikasi Medis Pada Serial Drama Televisi House M.D. Sesi 1- 7: Satu Kajian Linguistik

Kognitif/Tesis/Universitas Padjadjaran

2017- Sekarang

5 Peneliti Utama Istilah Kekerabatan dalam Bahasa Cirebon: Satu Kajian

Etnolinguistik/Mandiri

(50)

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat

dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai

ketidak- sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian

biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan

dalam pengajuan Penugasan Penelitian Tim Pascasarjana.

Bandung, 27 Mei 2017

Gambar

Gambar 1. Peta jalan penelitian
Gambar 2. Metode penelitian (Fishbone diagram)
Tabel 4.2.1 Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Selama 3 Tahun Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

satu. Artinya manusia itu diciptakan dari zat yang sama, baik bangsa Cina, Sunda, maupun Jawa. Tuhan tidak membedakan manusia satu sama lain, yang membuat

Campur kode bentuk kata bahasa Indonesia adalah salah satu fenomena beralihnya bahasa penutur yang dalam ini adalah bahasa jawa sebagai bahasa yang dipakai dalam khutbah

Kata berawalan ci -, yang berasal dari kata cai ‘air’ dalam bahasa Sunda, sebagai nama tempat tidak hanya digunakan di wilayah Jawa Barat karena awalan ci-

Dalam penggunaan kata-kata Tabu berhubungan dengan fungsi alami tubuh manusia dalam bahasa Inggris dan bahasa Jawa memiliki persamaan yaitu sama-sama langsung mengacu pada

Fitur yang terdapat pada aplikasi dapat melihat data kata-kata dalam tingkatan bahasa krama, melihat data kalimat dalam pribahasa jawa beserta artinya, menjawab soal

Khusus mengenai kerja kami di PLL, dalam inventarisasi pengaruh Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda, ada kesulitan menetapkan apakah sebuah kata itu berasal dari Bahasa Jawa atau dari

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan bentuk dan makna bahasa Sunda dan bahasa Jawa dalam kosakata “peralatan dapur” Data dikumpulkan dengan teknik pencatatan

Dalam penggunaan kata-kata Tabu berhubungan dengan fungsi alami tubuh manusia dalam bahasa Inggris dan bahasa Jawa memiliki persamaan yaitu sama-sama langsung mengacu pada